• Tidak ada hasil yang ditemukan

1.pengem kota yan

5. Skoring Kondisi Sanitasi Rumah Tangga Kelurahan di Kota Surakarta

5.6. Arahan Strategi Pengembangan Permukiman dan Infrastruktur Perkotaaan (SPPIP) Kota Surakarta

5.6.2. Strategi Pengembangan Permukiman dan Infrastruktur Kota

Strategi pembangunan permukiman dan infrastruktur permukiman perkotaan Surakarta merupakan suatu rumusan langkah riil dan terukur yang digunakan untuk mewujudkan tujuan pembangunan. Strategi disusun dengan melihat rumusan tujuan yang ingin dicapai, kebijakan pembangunan serta berbagai tantangan dari permasalahan yang dihadapi. Rumusan strategi yang ada difokuskan pada sektor-sektor strategi yang memegang peranan penting dalam pembangunan permukiman dan infrastruktur permukiman perkotaan di Kota Surakarta.

Strategi Skala Kota

Dalam skala Kota Surakarta, strategi pembangunan permukiman dan infrastruktur permukiman yang diarahkan sesuai dengan kebijakan yang telah disusun meliputi:

1. Strategi dalam peningkatan kuantitas permukiman layak huni

a. Meningkatkan jumlah rumah layak huni melalui usaha-usaha penyediaan perumahan permukiman dan perbaikan rumah agar memenuhi syarat rumah

RPI2JM Bidang Cipta Karya Kota Surakarta Tahun 2014 V-46 sehat, standarisasi bangunan, kejelasan persyaratan dan memfasilitasi masyarakat kurang mampu.

b. Melakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang perbaikan perumahan dan permukiman secara luas dengan media yang ada

2. Strategi dalam peningkatan kualitas permukiman kumuh

a. Meningkatkan dan menata kawasan permukiman kumuh melalui upaya peremajaan, revitalisasi maupun rehabilitasi

b. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan kualitas hunian yang sehat dan layak

3. Strategi dalam peningkatan legalisasi hak kepemilikan rumah

a. Mendorong hak kepemilikan rumah melalui mekanisme perijinan yang mudah dan murah bagi masyarakat kurang mampu

b. Melakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang perolehan hak kepemilikan rumah 4. Strategi dalam peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan infrastruktur

permukiman perkotaan berdasarkan karakteristik permukiman Strategi pembangunan jalan:

a. Mengakomodasikan sistem jaringan jalan lingkungan permukiman secara menerus dengan sistem jaringan kota.

b. Perbaikan dan pembangunan jalan lingkungan permukiman di Kota Selatan. c. Membangun dan meningkatkan jaringan jalan di Kota Surakarta bagian

utara, sebagai upaya mendorong dan mengarahkan perkembangan kota. Strategi pembangunan drainase:

a. Pembangunan dan peningkatan jaringan sekunder dan tersier pada kawasan permukiman, serta penanggulangan, pengerukan dan pemerliharaan saluran b. Penanganan banjir dan genangan, dengan menjaga kelancaran aliran

saluran drainase primer, mengendalikan sempadan sungai, mengoptimalkan fungsi pintu air dan mengembangkan jaringan drainase primer, sekunder dan tersier pada kawasan yang belum terjangkau sistem drainase dengan mengikuti pola jaringan jalan yang ada.

c. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan dan pemeliharaan saluran drainase

Strategi pembangunan persampahan:

a. Meningkatkan jangkauan pelayanan persampahan kepada masyarakat secara berkelanjutan

b. Melakukan sosialisasi pemilahan sampah rumah tangga

c. Penataan TPS dengan mempertimbangkan berbagai aspek, terutama ketersediaan lahan

RPI2JM Bidang Cipta Karya Kota Surakarta Tahun 2014 V-47 d. Peningkatan dan pengembangan sarana pengangkutan sampah

e. Penataan dan revitalisasi TPA Putri Cempo

f. Peningkatan peran serta masyarakat dan kapasitas kelembagaan dalam pengelolaan persampahan

Strategi pembangunan air bersih:

a. Peningkatan identifikasi sumber-sumber air baru, dan pemanfaatan air permukaan b. Pembangunan dan peningkatan instalasi dan jaringan distribusi perpipaan

c. Peningkatan kapasitas kelembagaan, dan peningkatan peran serta masyarakat dalam menggunakan air bersih yang layak

d. Melakukan kerjasama dengan daerah lain dalam hal pengambilan sumber air Strategi pembangunan air limbah:

a. Meningkatkan pelayanan pengolahan limbah cair rumah tangga dengan sistem on site maupun off site

b. Meningkatkan pelayanan sistem sanitasi secara komunal dan terpadu, baik limbah rumah tangga maupun tinja

c. Memberdayakan masyarakat dalam pengolahan limbah cair berbasis masyarakat d. Melakukan sosialisasi dan penyuluhan pengolahan limbah rumah tangga

5. Strategi dalam relokasi kawasan perumahan di kawasan lindung dan/atau rawan bencana

a. Menyediakan lahan pengembangan perumahan baru bagi relokasi perumahan di kawasan lindung dan/atau rawan bencana

b. Merelokasi permukiman ilegal yang menempati lahan tidak sesuai dengan fungsinya

c. Pembangunan kawasan permukiman relokasi beserta infrastruktur pendukung d. Mengembalikan fungsi kawasan lindung

6. Strategi dalam pengaturan regulasi terhadap pembangunan kawasan perumahan baru

a. Mengendalikan pertumbuhan kawasan perumahan baru, melalui mekanisme perijinan sesuai dengan tata ruang

b. Meningkatkan pemantauan pembangunan perumahan dan permukiman

c. Membatasi perkembangan perumahan permukiman pada kawasan yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

7. Strategi dalam penyediaan rumah bagi masyarakat kurang

a. Membangun rumah susun terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah b. Meningkatkan sumber-sumber pembiayaan pembangunan perumahan dan

RPI2JM Bidang Cipta Karya Kota Surakarta Tahun 2014 V-48 8. Strategi pemberdayaan masyarakat dalam pemenuhan permukiman dan

pembangunan infratsruktur

a. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan permukiman dan infrastruktur dengan mendorong pembangunan secara swadaya dan gotong- royong

b. Penguatan kelembagaan dalam penyediaan rumah sehat dan layak huni

c. Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pemenuhan lingkungan kawasan hunian yang sehat

9. Strategi peningkatan kerjasama dengan pemerintah kab/kota sebagai penyangga Kota Surakarta dalam pembangunan permukiman dan infrastruktur

a. Meningkatkan kerjasama dalam pemenuhan rumah sehat bagi masyarak b. berpenghasilan rendah, melalui pengembangan rumah susun atau perumahan

sederhana pada kawasan perbatasan.

c. Meningkatkan kerjasama dalam pembangunan infrastruktur skala regional d. Membangun kerjasama dalam kegiatan penanganan bencana

10. Strategi dalam pengembangan ruang terbuka hijau

a. Peningkatan ruang publik melalui pembangunan taman-taman dalam setiap tingkatan lingkungan sebagai sarana interaksi masyarakat

b. Memperbaiki dan mengembalikan fungsi bantaran sungai sebagai ruang terbuka hijau perkotaan

c. Peningkatan peran serta masyarakat dalam mendorong dan meningkatkan ketersediaan ruang terbuka hijau pekarangan

11. Strategi dalam pengurangan tingkat pencemaran lingkungan a. Meningkatkan jalur hijau jalan dan sempadan sungai

b. Membangun barrier antara kegiatan permukiman dan industri

c. Pengolahan air limbah pada kegiatan-kegiatan yang menimbulkan resiko pencemaran

d. Pengembangan kinerja dan peningkatan pemberdayaan masyarakat menjaga kelestarian lingkungan

12. Strategi pengembangan infrastruktur dengan kontruksi “soft” untuk meningkatkan

infiltrasi air ke tanah

a. Menggunakan konstruksi biopori dalam pembangunan

b. Mendorong masyarakat untuk menggunakan bahan baku konstruksi yang ramah lingkungan

13. Strategi peningkatan kualitas dan pengembalian fungsi pada kawasan-kawasan permukiman tradisional sebagai identitas kota budaya,

RPI2JM Bidang Cipta Karya Kota Surakarta Tahun 2014 V-49 a. Revitalisasi dan rehabilitasi kawasan-kawasan permukiman tradisional sebagai

penjagaan aset budaya dalam identitas kota

b. Mengendalikan pembangunan pada kawasan permukiman tradisional, dengan tetap mempertahankan nilai-nilai historis, simbol dan identitas kawasan.

c. Meningkatkan peran masyarakat dalam penjagaan aset budaya

Dokumen terkait