• Tidak ada hasil yang ditemukan

2.2 GAMBARAN UMUM PEREKONOMIAN KABUPATEN GRESIK

2.2.1 Struktur Ekonomi

Selama lima tahun terakhir (2016- 2020) struktur perekonomian Kabupaten Gresik didominasi oleh 5 (lima) kategori lapangan usaha, diantaranya: Industri Pengolahan; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil, dan Sepeda Motor;

Konstruksi; Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; terakhir adalah kategori Pertambangan dan Penggalian. Hal ini dapat dilihat dari peranan masing-masing lapangan usaha terhadap pembentukan PDRB Kabupaten Gresik.

Peranan terbesar dalam pembentukan PDRB Kabupaten Gresik pada tahun 2020 dihasilkan oleh lapangan usaha Industri Pengolahan, yaitu mencapai 49,59 persen (angka ini meningkat dari 48,73 persen di tahun 2016). Selanjutnya lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil, dan Sepeda Motor sebesar 12,47 persen (turun dari 12,86 persen di tahun 2016), disusul oleh lapangan usaha Konstruksi sebesar 9,42 persen (turun dari 9,47 persen di tahun 2016). Berikutnya lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 7,70 persen (menurun dari 8,38 persen di tahun 2016), dan lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 5,96 persen (menurun dari 7,02 persen di tahun 2016).

-62-

Tabel 2. 32 Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha di Kabupaten Gresik (juta rupiah), 2015–2020

Lapangan Usaha Tahun

2015 2016 2017 2018 2019 2020

A. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 8.274.300 9.038.899,00 9.809.404,93 10.022.405,13 10.285.301,64 10.337.079,78 B. Pertambangan dan Penggalian 8.771.932 7.571.492,16 9.019.961,16 10.698.176,07 10.584.411,96 8.000.412,22 C. Industri Pengolahan 49.572.708 5.2573.170,50 56.872.420,84 62.222.127,71 66.603.468,18 66.583.596,12

D. Pengadaan Listrik dan Gas 464.122 510.546,98 600.505,60 665.968,18 709.647,65 682.841,42

E. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur

Ulang 62.525 69.039,07 76.394,00 81.342,77 85.448,52 88.803,60

F. Konstruksi 8.876.471 10.212.251,38 11.524.132,17 12.634.528,33 13.484.198,36 12.642.990,59

G. Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda

Motor 12.183.313 13.873.126,59 15.205.350,65 16.843.196,44 18.294.817,82 16.742.782,33

H. Transportasi dan Pergudangan 2.319.528 2.544.864,68 2.807.675,61 3.095.587,47 3.509.134,84 3.334.172,29 I. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 1.227.221 1.427.925,70 1.592.506,06 1.771.785,74 1.947.234,94 1.785.411,15 J. Informasi dan Komunikasi 3.654.737 4.116.188,19 4.565.998,96 4.974.254,96 5.507.902,37 6.021.495,01 K. Jasa Keuangan dan Asuransi 1.139.196 1.285.909,81 1.385.460,67 1.537.624,48 1.621.611,95 1.612.733,75

L. Real Estat 1.191.246 1.328.191,62 1.442.856,31 1.663.815,76 1.832.870,12 1.874.362,05

M,N. Jasa Perusahaan 272.919 302.834,02 334.861,83 380.854,89 415.295,91 430.900,91

O. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial

Wajib 1.215.932 1.365.981,77 1.467.555,69 1.638.045,87 1.817.319,07 1.893.901,94

P. Jasa Pendidikan 837.051 922.895,99 1.012.182,90 1.111.585,53 1.219.467,98 1.266.380,98

Q. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 373.451 407.580,94 452.332,65 497.536,65 548.117,59 602.428,16

R,S,T,U. Jasa Lainnya 287.135 325.686,35 349.630,73 390.551,30 427.354,76 368.266,11

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 100.723.787 107.876.584,70 118.519.230.80 130.229.387,30 138.893.603,70 134.268.558,40

-63-

Tabel 2. 33 Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Gresik Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2015─2020

Lapangan Usaha Tahun

2015 2016 2017 2018 2019 2020

A. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 8,21 8,38 8,28 7,7 7,41 7,7

B. Pertambangan dan Penggalian 8,71 7,02 7,61 8,21 7,62 5,96

C. Industri Pengolahan 49,22 48,73 47,99 47,78 47,95 49,59

D. Pengadaan Listrik dan Gas 0,46 0,47 0,51 0,51 0,51 0,51

E. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah,

Limbah dan Daur Ulang 0,06 0,06 0,06 0,06 0,06 0,07

F. Konstruksi 8,81 9,47 9,72 9,7 9,71 9,42

G. Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi

Mobil dan Sepeda Motor 12,1 12,86 12,83 12,93 13,17 12,47

H. Transportasi dan Pergudangan 2,3 2,36 2,37 2,38 2,53 2,48

I. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 1,22 1,32 1,34 1,36 1,4 1,33

J. Informasi dan Komunikasi 3,63 3,82 3,85 3,82 3,97 4,48

K. Jasa Keuangan dan Asuransi 1,13 1,19 1,17 1,18 1,17 1,2

L. Real Estat 1,18 1,23 1,22 1,28 1,32 1,4

M,N. Jasa Perusahaan 0,27 0,28 0,28 0,29 0,3 0,32

O. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan

dan Jaminan Sosial Wajib 1,21 1,27 1,24 1,26 1,31 1,41

P. Jasa Pendidikan 0,83 0,86 0,85 0,85 0,88 0,94

Q. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 0,37 0,38 0,38 0,38 0,39 0,45

R,S,T,U. Jasa Lainnya 0,29 0,3 0,29 0,3 0,31 0,27

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO - 100 100 100 100 100

-64-

Pada tahun 2020, diantara kelima lapangan usaha tersebut, ada 2 kategori yang mengalami peningkatan peranan jika dibandingkan tahun 2019, yaitu Industri Pengolahan; dan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan. Sementara 3 kategori yaitu Pertambangan dan Penggalian; konstruksi; dan Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil, dan Sepeda Motor; peranannya berfluktuasi selama 5 tahun terakhir dan relatif menurun.

Sementara itu, peranan dari 12 lapangan usaha lainnya, masing-masing kurang dari 5 persen. Salah satu penyebab menurunnya peranan Pertambangan dan Penggalian adalah Produksi migas yang menurun akibat kurangnya bahan baku industri pengilangan migas. Sementara konstruksi; dan Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil, dan Sepeda Motor; mengalami penurunan akibat pandemic Covid19 yang membatasi beberapa aktifitas ekonomi seperti kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

-65- 2.2.2 Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator makro untuk melihat kinerja perekonomian secara riil di suatu wilayah. Laju pertumbuhan ekonomi dihitung berdasarkan perubahan PDRB atas dasar harga konstan tahun yang bersangkutan terhadap tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi dapat dipandang sebagai pertambahan jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh semua lapangan usaha kegiatan ekonomi yang ada di suatu wilayah selama kurun waktu setahun.

Berdasarkan harga konstan 2010, nilai PDRB Kabupaten Gresik pada tahun 2020 menurun. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh menurunnya produksi di sebagian besar lapangan usaha yang sudah bebas dari pengaruh inflasi. Nilai PDRB Kabupaten Gresik atas dasar harga konstan 2010 tahun 2020, mencapai 97,62 triliun rupiah. Angka tersebut turun dari 101,35 triliun rupiah pada tahun 2019. Hal tersebut menunjukkan bahwa selama tahun 2020 pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Gresik mengalami kontraksi sebesar 3,68 persen dan terjadi perubahan arah dari pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya yang mencapai 5,42 persen.

Terdapat enam lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan negatif atau kontraksi diatas lima persen pada tahun 2020 diantaranya adalah lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 12,82 persen, Konstruksi sebesar 6,66 persen, Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 10,13 persen, Transportasi dan Pergudangan sebesar 5,46 persen, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 9,59 persen, dan Jasa Lainnya sebesar 14,98 persen. Hal tersebut terjadi karena pandemi Covid-19 yang melanda hampir di seluruh dunia sehingga produktifitas lapangan usaha tersebut menurun tajam.

Sementara itu kinerja pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gresik yang mengalami kontraksi dibawah lima persen pada tahun 2020 diantaranya adalah lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 0,82 persen, Industri Pengolahan sebesar 1,32 persen, Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 0,09 persen, Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 0,78 persen, dan Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 0,40 persen.

-66-

Pertumbuhan ekonomi positif tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial karena sektor ini sebagai garda terdepan dalam penanganan krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19. Beberapa hal yang mempengaruhi percepatan kinerja di sector ini adalah adanya penanganan wabah Covid-19 yang melibatkan banyak ahli kesehatan, adanya pembagian alat berupa masker, antiseptik dan semprotan desinfektan untuk menghambat penyebaran virus Covid-19, kebijakan pemerintah untuk pembiayaan gratis kepada masyarakat dalam kasus Covid-19, pemberian insentif kepada tenaga medis yang menangani kasus Covid-19, peningkatan pendapatan rumah sakit, klinik, dan laboratorium kesehatan untuk penangan Covid-19.

Jasa Informasi dan Komunikasi mengalami pertumbuhan ekonomi positif tertinggi kedua di Kabupaten Gresik tahun 2020 yaitu sebesar 8,28 persen. Hal tersebut disebabkan adanya perubahan perilaku masyarakat selama pandemi Covid-19. Banyak kegiatan work from home (WFH), efek aktifitas belajar secara daring, penggunaan YouTube, Google hingga WhatsApp meningkat, kegiatan rapat dan seminar secara online, pengurusan dan pelayanan pemerintah yang dilakukan secara online membuat permintaan untuk sektor ini naik signifikan.

Gambar 2. 22 Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Gresik, 2016-2020

5.49 5.83 5.81

5.42

-3.68

-6 -4 -2 0 2 4 6 8

2016 2017 2018 2019 2020

-67-

Tabel 2. 34 PDRB Kabupaten Gresik Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha (Juta Rupiah), 2015-2020

Lapangan Usaha Tahun

2015 2016 2017 2018 2019 2020

A. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 5.563.337,90 5.910.982,64 6.174.857,73 6.030.047,77 6.053.854,96 6.004.076,07 B. Pertambangan dan Penggalian 9.038.143,94 9.232.393,95 960.5738,1 9.895.835,08 9.844.446,66 8.582.771,87 C. Industri Pengolahan 39.359.843,13 41.018.650,99 43.195.652,59 45.840.598,95 48.340.369,27 4.770.3855,9 D. Pengadaan Listrik dan Gas 445.800,75 467.482,47 491.839,66 519.069,83 54.4260,8 543.748,93 E. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah,

Limbah dan Daur Ulang 49.394,23 51.789,85 55.376,45 58.207,02 61.843,22 64.115,17

F. Konstruksi 6.939.213,75 7.617.067,96 8.337.117,06 9.072.388,67 9.893.280,67 9.234.800,14 G. Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi

Mobil dan Sepeda Motor 9.757.223,81 10.546.822,68 11.244.528,97 12.002.373,46 12.805.933,52 11.509.213,38 H. Transportasi dan Pergudangan 1.721.756,21 1.834.887,33 1.939.973,91 2.089.489,04 2.337.378,36 2.209.853,13 I. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 908.408,57 995.088,06 1.084.376,61 1.183.367,97 1.281.886,85 1.158.991,74 J. Informasi dan Komunikasi 3.345.974,13 3.638.412,26 3.958.476,15 4.304.842,82 4.722.777,73 5.113.944,06 K. Jasa Keuangan dan Asuransi 870.799,52 935.510,86 969.378,45 1.039.844,12 1.084.152,29 1.075.747,48 L. Real Estat 1.006.176,28 1.095.625,35 115.3428,3 1.263.119,33 1.362.855,23 1.383.876,76

M,N. Jasa Perusahaan 213.826,05 229.307,06 245.055,22 267.967,89 28.5254,5 29.0782,3

O. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan

Jaminan Sosial Wajib 942.573,95 999.330,48 1.039.845,36 109.4021,3 1.136.239,58 1.131.654,98

P. Jasa Pendidikan 665.223,43 713.052,99 761.880,73 822.069,31 891.618,19 916.567,08

Q. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 305.289,54 324.461,72 345.838,53 375.926,49 405.459,27 441.850,61 R,S,T,U. Jasa Lainnya 227.458,74 23.9241,1 252.239,29 272.443,66 294.937,26 250.752,48 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 81.360.443,93 85.850.107,77 90.855.603,11 9.613.1612,7 101.346.548,40 97.616.602,07

-68-

Tabel 2. 35 Laju Pertumbuhan PDRB Kabupaten Gresik Atas Dasar Harga Konstan Menurut Lapangan Usaha (Persen)

Lapangan Usaha Tahun

2015 2016 2017 2018 2019 2020

A. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 6.07 6.25 4.46 -2.35 0.39 -0.82

B. Pertambangan dan Penggalian 5.94 2.15 4.04 3.02 -0.52 -12.82

C. Industri Pengolahan 5.62 4.21 5.31 6.12 5.45 -1.32

D. Pengadaan Listrik dan Gas -0.55 4.86 5.21 5.54 4.85 -0.09

E. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah,

Limbah dan Daur Ulang 4.96 4.85 6.93 5.11 6.25 3.67

F. Konstruksi 9.87 9.77 9.45 8.82 9.05 -6.66

G. Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi

Mobil dan Sepeda Motor 9.19 8.09 6.62 6.74 6.7 -10.13

H. Transportasi dan Pergudangan 6.33 5.35 5.73 7.71 11.86 -5.46

I. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 8.75 9.54 8.97 9.13 8.33 -9.59

J. Informasi dan Komunikasi 6.83 8.74 8.8 8.75 9.71 8.28

K. Jasa Keuangan dan Asuransi 7.34 7.43 3.62 7.27 4.26 -0.78

L. Real Estat 6.02 8.89 5.28 9.51 7.9 1.54

M,N. Jasa Perusahaan 7.39 7.24 6.87 9.35 6.45 1.94

O. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan

dan Jaminan Sosial Wajib 6.43 6.02 4.05 5.21 3.86 -0.4

P. Jasa Pendidikan 7.88 7.19 6.85 7.9 8.46 2.8

Q. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 7.94 6.28 6.59 8.7 7.86 8.98

R,S,T,U. Jasa Lainnya 5.85 5.18 5.43 8.01 8.26 -14.98

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO - 5.49 5.83 5.81 5.42 -3.68

-69- 2.2.3 PDRB Per Kapita

Salah satu indikator tingkat kemakmuran penduduk di suatu daerah/wilayah dapat dilihat dari nilai PDRB per kapita, yang merupakan hasil bagi antara nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh kegiatan ekonomi dengan jumlah penduduk. Oleh karena itu, besar kecilnya jumlah penduduk akan mempengaruhi nilai PDRB per kapita, sedangkan besar kecilnya nilai PDRB sangat tergantung pada potensi sumber daya alam dan faktor-faktor produksi yang terdapat di daerah tersebut. PDRB per kapita atas dasar harga berlaku menunjukkan nilai PDRB per kepala atau per satu orang penduduk.

Nilai PDRB per kapita Kabupaten Gresik atas dasar harga berlaku sejak tahun 2016 hingga 2019 senantiasa mengalami kenaikan, namun tahun 2020 mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19. Pada tahun 2016 PDRB per kapita tercatat sebesar 84,90 juta rupiah. Secara nominal terus mengalami kenaikan sampai tahun 2019 kemudian turun ditahun 2020 mencapai 101,23 juta rupiah (lihat tabel 3.3). Walaupun terjadi penurunan di tahun 2020 namun jika dibandingkan dengan tahun 2016 angka PDRB per kapita masih cukup tinggi, hal ini terjadi karena masih dipengaruhi oleh faktor inflasi.

Tabel 2. 36 PDRB dan PDRB Perkpita Kabupaten Gresik, 2016-2020 Nilai PDRB (Miliar Rupiah)

2016 2017 2018 2019 2020

ADHB 107.877 118.515 130.229 138.894 134.246

ADHK 85.850 90.856 96.132 101.347 97.617

PDRB Perkapita

ADHB 84.895,3 92.231,6 100.251,7 105.793,3 101.226,3

ADHK 67.651,2 70.703,8 74.003,0 77.194,0 73.594,0

Pertumbuhan PDR Perkapita ADHK 2010

(ribu orang) 1.271 1.285 1.299 1.313 1.326

Pertumbuhan Jumlah Penduduk (Persen) 1.15 1.13 1.09 1.07 1.03

2.2.4 Investasi

Kabupaten Gresik merupakan salah satu kota industri di Jawa Timur. Dari total nilai PDRB Kabupaten Gresik, 49,59 persen, hampir setengahnya, merupakan nilai PDRB di sektor industri pengolahan. Sebagai kota industri, nilai investasi di Kabupaten Gresik juga terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, baik itu

-70-

Penanaman Modal Asing maupun Penanaman Modal Dalam Negeri. Pada tahun 2019, nilai investasi Penanaman Modal Dalam Negeri di Kabupaten Gresik sebesar 3,2 triliun rupiah dan meningkat menjadi 12,3 triliun rupiah pada tahun 2020.

Pertumbuhan Realisasi Investasi Kabupaten Gresik meningkat secara signifikan pada Tahun 2020 dengan total investasi akumulatif mencapai 67,21 T yang terdiri dari 12.385.034,6 juta rupiah) Penanaman Modal Dalam Negeri dan 127.284,80 (US$ ribu) berasal dari Penanaman Modal Asing. Secara tahunan investasi Kabupaten Gresik mencapai 14,28 Trilliun. Rincian realisasi investasi tahun 2017 sampai dengan tahun 2020 sebagaimana berikut:

Tabel 2. 37 Jumlah Realisasi Investasi di Kabupaten Gresik, 2015-2020

Uraian 2015 2016 2017 2018 2019 2020

Jumlah Proyek 66 64 77 575 899 1596

Realisasi Investasi PMDN

(Juta Rupiah) 744.842,7 3.986.874,1 4.451.144,7 6.619.730,5 3.199.730 12.385.034,6 Realisasi Investasi PMA

(Ribu USD) 148.274,1 351.839,8 436.663,7 326.804,7 98.346,6 127.284,8 Sumber : Kabupaten Gresik Dalam Angka, 2021

Adapun dari sisi jumlah proyek investasi, pada tahun 2020 terdapat sebanyak 1596 proyek, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkatn tahun 2019 yang sebanyak 899 proyek.