PHQMDGL6HRUDQJ.$'(53HNND
STRUKTUR ORGANISASI
42
TIMAHLI
PUBDOK
TIMKOORDINATOR
KOORDINATOR
NASIONAL
TIMPENDAMPING
LAPANG
ADMINISTRASIDAN
KEUANGAN
BADAN
PENGURUS
TABEL 28. TIM KOORDINATOR DAN STAF SEKRETARIAT JAKARTA
No NAMA JABATAN KETERANGAN
(Pembiayan) 1 Zulminarni Koordinator Nasional / Team Leader PRIME 2 Kodar Tri Wusananingsih Program Coordinator Pendidikan PENDIDIKAN 3 Mien Rianingsih Political Education Proyek Coordinator PRIME
4 Adi Nugroho Economic Empowerment PRIME
5 Fitria Villa Sahara Program Coordinator PRIME
6 Romlawati Program Coordinator PEKKA 3
7 Rudianto Community Media Center Coordinator PRIME
8 Wilu Indah Consultant WLE WLE
9 Paula Elina Finance & Administration Manager PRIME
10 Mulyati Accountant PENDIDIKAN
11 Chairil Anwar Accountant PRIME
12 Diana Zumroh Accountant PEKKA 3
13 Nenny Prabandini Cashier PRIME
14 Indah Fajar Sari Computer Operator PENDIDIKAN
15 Purwanto Computer Operator PEKKA 3
16 Suhendri Computer Operator PRIME
17 Endah Kusmawati Administration Staf PENDIDIKAN
18 Adam Saputra Administration Staff PRIME
19 Muhammad Ferryana Administration Staff PRIME
TABEL 29. TIM PENDAMPING LAPANG
NO NAMA WILAYAH KERJA
1 Oemi Faezathi Cianjur, Jawa Barat 2 Mibnasah Rukamah Sukabumi, Jawa Barat 3 Nunung Nurnaningrum Karawang, Jawa Barat 4 Firta Nurcitra Awali Subang, Jawa Barat 5 Nunik Sri Harini Brebes, Jawa Tengah 6 Dhesi Vienayanti Batang, Jawa Tengan
7 Sri Urianti Pemalang, Jawa Tengah
8 Baralia Batauga, Sultra
9 Wa Ode Salawati Pasar Wajo, Sultra 10 Yusnia Asif Mawasangka, Sultra 11 Dani Fitriyana Pontianak, Kalbar 12 Diana Lestari Pontianak, Kalbar
13 Kholilah Pontianak, Kalbar
14 Bernadete Deram Kelubagolit, NTT 15 Benedikta Hera Larantuka, NTT 16 Susana Rawa Ile Boleng, NTT 17 Sitti Zamraeni Alauthi Lingsar, NTB 18 Riadul Wardiyah Gerung, NTB 19 Nur Fatqurnihari Jonggat, NTB
20 Ratna Fitri Tobelo, Maluku Utara 21 Damra S Bangsa Maluku Utara
22 Nurbayati Mukmin Maluku Utara 23 Jermina Kalengit Maluku Utara 24 Wirda A. Simatupang
25 Ratu Viva Saparlinah
26 Yanti Jawa Barat
Secara keseluruhan, Pekka dikelola oleh satu sekretariat nasional yang berkedudukan di Jakarta.
Kecuali di Aceh, di seluruh wilayah kerja Pekka hanya ada tim pendamping lapang sebagai kontak person, tanpa sekretariat. Strategi ini sengaja diterapkan untuk efisiensi biaya operasional serta merintis kemandirian masyarakat di lapangan. Paska Tsunami di Aceh, Seknas Pekka mengembangkan program khusus di Aceh yang membutuhkan strategy dan pendekatan khusus yang berbeda dari wilayah lainnya. Untuk meningkatkan efektivitas pengembangan program khusus ini, maka sekretariat nasional membentuk sekretariat wilayah yang awalnya bekedudukan di Biereun, dan dipindahkan ke Aceh Besar sejak tahun 2006. Ini menjadi satu-satunya sekretariat di tingkat wilayah
43
yang dibentuk oleh Seknas. Sekretariat Wilayah Aceh dikelola oleh seorang koordinator program, tim pendamping lapang dan tim administrasi dan keuangan.
TABEL 30. TIM PENDAMPING LAPANG ACEH NO NAMA WILAYAH KERJA
1 Afrida Purnama Tangan-tangan, NAD 2 Ornila Hanim Idi Rayeuk, NAD 3 Keumalawati Bireun, NAD 4 Nelly Agustien Sukamakmur, NAD
5 Fazriah Calang, NAD
6 Ratnawati Mutiara Timur, NAD 7 Yusnidar Nagan Raya, NAD 8 Nonong Labuan Haji Barat, NAD 9 Erlynawati Aceh Singkil, NAD 10 Mardyah Kuala Batee, NAD TABEL 31. TIM SEKRETARIAT ACEH
NO NAMA JABATAN
1 Asrida Staff Keuangan/Pembukuan 2 Indra Saputri Staff Keuangan/Kasir 3 Lena Fazriah Kerumah Tanggaan
Seknas Pekka melakukan berbagai kegiatan pemberdayaan termasuk pelatihan untuk pelatih, dan pendampingan melalui kegiatan monitoring ke lapangan. Pada periode 2005-2008, Seknas telah menyelenggarakan 14 kegiatan berskala nasional baik berupa pelatihan untuk pelatih atau kader serta forum Pekka dengan total peserta sebanyak 742 orang kader Pekka. Sejalan dengan itu Seknas Pekka telah pula meningkatkan kapasitas pendamping lapang melalui kegiatan pelatihan dan lokakarya di tingkat nasional sebanyak 20 kali kegiatan. Dan guna memastikan proses di lapangan berjalan sesuai dengan kerangka dan strategi yang telah dikembangkan maka telah pula dilakukan kegiatan monitoring ke lapangan sebanyak 85 kali oleh tim seknas Pekka.
TABEL 32. KEGIATAN PELATIHAN KADER
NO Kegiatan Waktu Tempat Peserta
1 Plth Kader Hukum 1 - 6 Agustus 2005 Wisma BPK 26
2 Pengembangan Kapasitas Kader LKM 16 - 20 Sept 2006
H.Sriwijaya,
Jakarta 54
3
Pengembangan Kapasitas Kader
UKM 16 - 20 Sept 2006
H.Sriwijaya,
Jakarta 52
4
Refleksi & Pengembangan Kapasitas
Kader Lanjutan 27 Mei - 3 Juni 2006
H. Central,
Jakarta 106
5 FORNAS 28 Okt - 3 Nov 2007
H.Cempaka,
Jakarta 353
44
45
NO Kegiatan Waktu Tempat Peserta
6
Pelatihan TOT (Pendidikan, Politik, Hukum)
7 Plth pendidika paud 26
8 Plth Hukum 22
9 Plth Pendidikan Politik
24 Feb-3 Maret 2008 Padepokan Pencak silat
23 10 Pelatihan Radio Komunitas 2-6 Desember 2008 Wisma Hijau 18 11 Plth TOT Kader Lanjutan Tematik
12 Plth Hukum 20
13 Plth Pendidikan Politik 24
14 Plth Pendidikan PAUD
10 - 16 Des 2008 H.LPP, Jogja
18
TABEL 33. KEGIATAN PELATIHAN PL
NO KEGIATAN WAKTU TEMPAT PESERTA
1 Plth Kader Hukum 1 - 6 Agustus 2005 Wisma BPK 3
2
Pengembangan Kapasitas Kader
LKM 16 - 20 Sept 2006
H.Sriwijaya,
Jakarta 9
3
Pengembangan Kapasitas Kader
UKM 16 - 20 Sept 2006
H.Sriwijaya,
Jakarta 8
4
Refleksi & Pengembangan
Kapasitas Kader Lanjutan 27 Mei - 3 Juni 2006
H. Central,
Pelatihan TOT (Pendidikan, Politik, Hukum)
7 plth pendidika paud 10
8 Plth Hukum 7
9 Plth Pendidikan Politik
24 Feb - 3 Maret 2008
Padepokan Pencak silat
10
10 Pelatihan Radio Komunitas 2 - 6 Desember 2008 5
11
Plth TOT Kader Lanjutan Tematik
12 Plth Hukum 6
13 Plth Pendidikan Politik 17
14 Plth Pendidikan PAUD
10 - 16 Des 2008 H.LPP, Jogja
6 15 Start UP Workshop 23 - 29 Januari 2005 Wisma Hijau 26 16 Refleksi & Ws Capacity Building 4 - 12 Agustus 2005 Wisma BPK 40 17
Plth Kapasitas bagi PL baru &
PL lama 4 - 12 Maret 2006 Wisma BPK 10
18
Refleksi, Strategic Plening & Plth
tingkat Lanjut 13 - 18 Maret 2006 Wisma BPK 30
19 WS Refleksi PL 7 - 13 Januari 2008
H. Santika,
Pontianak 29
20 Pelatihan penulisan 5 - 8 Agustus 2008 wisma hijau 20
TABEL 34. KEGIATAN MONITORING
No Wilayah Jumlah Kunjungan Jumlah Orang
1 Jawa Barat 19 24
2 Jawa Tengah 8 14
3 NTB 6 12
4 NTT 9 12
5 Kalimantan Barat 9 16
6 NAD 17 25
7 Sulawesi Tenggara 8 14
8 Maluku Utara 9 17
3. Pendanaan
Seperti telah diuraikan sebelumnya bahwa pendanaan pengembangan Pekka melalui beberapa proyek yang berbeda. Secara umum pendanaan proyek dapat dibagi berdasarkan kategori alokasi dana yaitu untuk bantuan langsung masyarakat (BLM), pelatihan, pendampingan tekhnis, dan biaya operasional.
Rata-rata pendanaan proyek dialokasikan 50-60% untuk BLM, 25-40% untuk pelatihan dan pendampingan serta 10-20% untuk biaya operasional.
Sejak awal Pekka dikembangkan hingga Desember 2008, melalui empat mekanisme proyek Pekka, telah disalurkan dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) sejumlah Rp.19,578,173,686,-. BLM ini terdiri beberapa kategori termasuk dana bergulir untuk usaha ekonomi produktif (UEP), beasiswa pendidikan anak, beasiswa pendidikan bagi perempuan, makanan sehat, pengobatan, perbaikan rumah, pembangunan fasilitasi masyarakat.
PIE CHART DANA BLM
REKAP BLM YANG SUDAH DI TERIMA