• Tidak ada hasil yang ditemukan

SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

Dalam dokumen PT. Pelayaran Tempuran Emas Tbk (Halaman 104-108)

Consolidat ed financial stat ement s as of December 31, 2016 and for the year t hen ended with independent audit ors’ report

NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

a. Dasar penyajian laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)

a. Basis of preparation of the consolidated financial statements (continued)

Laporan keuangan konsolidasian disusun

berdasarkan asas akrual, dengan

menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang disajikan

berdasarkan pengukuran lain sebagaimana

diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.

The consolidated financial statements have been prepared on the accrual basis, using the historical cost basis of accounting, except for certain accounts which are stated on the bases described in the related accounting policies for those accounts.

Laporan arus kas konsolidasian disusun

dengan menggunakan metode langsung dan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

The consolidated statement of cash flows is

prepared using the direct method and

presents cash flows classified into operating, investing and financing activities.

Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah rupiah (Rp), yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak kecuali Anemi Maritime Co. Ltd., yang mata uang fungsionalnya adalah dollar Amerika Serikat.

The reporting currency used in the

consolidated financial statements is the

Indonesian rupiah (Rp), which is also the functional currency of the Company and Subsidiaries except Anemi Maritime Co. Ltd., whose functional currency is the U.S. dollar.

b. Prinsip-prinsip konsolidasian b. Principles of consolidation

Laporan keuangan konsolidasian terdiri dari laporan keuangan Perusahaan dan Entitas Anaknya.

The consolidated financial statements

comprise the financial statements of the Company and its Subsidiaries.

Pengendalian didapat ketika Perusahaan

terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil

variabel dari keterlibatannya dengan investee

dan memiliki kemampuan untuk

mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui

kekuasaannya atasinvestee.

Control is achieved when the Group is exposed, or has rights, to variable returns from its involvement with the investee and has the ability to affect those returns through its power over the investee.

Secara spesifik, Kelompok Usaha

mengendalikan investee jika dan hanya jika

Kelompok Usaha memiliki seluruh hal berikut ini:

Specifically, the Group controls an investee if and only if the Group has:

• Kekuasaan atasinvestee(misal, hak yang

ada memberi kemampuan kini untuk

mengarahkan aktivitas relevaninvestee)

• Eksposur atau hak atas imbal hasil

variabel dari keterlibatannya dengan

investee

• Kemampuan untuk menggunakan

kekuasaannya atas investee untuk

mempengaruhi jumlah imbal hasil investor

Power over the investee (i.e., existing

rights that give it the current ability to

direct the relevant activities of the

investee)

Exposure, or rights, to variable returns

from its involvement with the investee

The ability to use its power over the

PT PELAYARAN TEMPURAN EMAS Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

KONSOLIDASIAN Tanggal 31 Desember 2016 dan

Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Disajikan dalam rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT PELAYARAN TEMPURAN EMAS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES

NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

As of December 31, 2016 and for the Year Then Ended

(Expressed in rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

b. Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan) b. Principles of consolidation (continued)

Ketika Kelompok Usaha memiliki kurang dari hak suara mayoritas, Kelompok Usaha dapat mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah memiliki

kekuasaan atasinvestee, termasuk:

When the Group has less than a majority of the voting or similar rights of an investee, the

Group considers all relevant facts and

circumstances in assessing whether it has power over an investee, including:

• Pengaturan kontraktual dengan pemilik

hak suara yang lain

• Hak yang timbul dari pengaturan

kontraktual lain

• Hak suara dan hak suara potensial

Kelompok Usaha.

The contractual arrangement with the

other vote holders of the investee

Rights arising from other contractual

arrangements

The Group’s voting rights and potential

voting rights. Kelompok Usaha menilai kembali apakah

investor mengendalikaninvesteejika fakta dan

keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas entitas anak

dimulai ketika Kelompok Usaha memiliki

pengendalian atas entitas anak dan berhenti

ketika Kelompok Usaha kehilangan

pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban atas entitas anak yang

diakuisisi atau dilepas selama periode

termasuk dalam laporan laba rugi dan

penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Kelompok Usaha memperoleh

pengendalian sampai dengan tanggal

Kelompok Usaha menghentikan pengendalian atas entitas anak.

The Group re-assesses whether or not it controls an investee if facts and circumstances indicate that there are changes to one or more of the three elements of control. Consolidation of a subsidiary begins when the Group obtains control over the subsidiary and ceases when the Group loses control of the subsidiary. Assets, liabilities, income and expenses of a subsidiary acquired or disposed of during the

period are included in the consolidated

statement of profit or loss and other

comprehensive income from the date the Group gains control until the date the Group ceases to control the subsidiary.

Laba atau rugi dan setiap komponen atas penghasilan komprehensif lain diatribusikan

pada pemegang saham entitas induk

Kelompok Usaha dan pada kepentingan non pengendali, walaupun hasil di kepentingan non pengendali mempunyai saldo defisit. Bila

diperlukan, penyesuaian dilakukan pada

laporan keuangan entitas anak agar kebijakan

akuntansinya sesuai dengan kebijakan

akuntansi Kelompok Usaha. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas berkaitan dengan transaksi antar anggota Kelompok Usaha akan dieliminasi secara penuh dalam proses konsolidasi.

Profit or loss and each component of other comprehensive income (OCI) are attributed to the equity holders of the parent of the Group and to the non-controlling interests (“NCI”), even if this results in the NCI having a deficit balance. When necessary, adjustments are

made to the financial statements of

subsidiaries to bring their accounting policies in line with the Group’s accounting policies. All

intra-group assets and liabilities, equity,

income, expenses and cash flows relating to transactions between members of the Group are eliminated in full on consolidation.

PT PELAYARAN TEMPURAN EMAS Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

KONSOLIDASIAN Tanggal 31 Desember 2016 dan

Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Disajikan dalam rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT PELAYARAN TEMPURAN EMAS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES

NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

As of December 31, 2016 and for the Year Then Ended

(Expressed in rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

b. Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan) b. Principles of consolidation (continued)

Perubahan kepemilikan di entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai

transaksi ekuitas. Jika Kelompok Usaha

kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka:

A change in the ownership interest of a subsidiary, without a loss of control, is accounted for as an equity transaction. If the Group loses control over a subsidiary, it:

• menghentikan pengakuan aset (termasuk

goodwill) dan liabilitas entitas anak

• menghentikan pengakuan jumlah tercatat

setiap Kepentingan nonpengendali (KNP)

• menghentikan pengakuan akumulasi selisih

penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada

derecognizes the assets (including

goodwill) and liabilities of the subsidiary

derecognizes the carrying amount of any

non-controlling interests

derecognizes the cumulative translation

differences recorded in equity

Perubahan kepemilikan di entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai

transaksi ekuitas. Jika Kelompok Usaha

kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka:

A change in the ownership interest of a subsidiary, without a loss of control, is accounted for as an equity transaction. If the Group loses control over a subsidiary, it:

• menghentikan pengakuan aset (termasuk

goodwill) dan liabilitas entitas anak

• menghentikan pengakuan jumlah tercatat

setiap Kepentingan nonpengendali (KNP)

• menghentikan pengakuan akumulasi selisih

penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada

derecognizes the assets (including

goodwill) and liabilities of the subsidiary

derecognizes the carrying amount of any

non-controlling interests

derecognizes the cumulative translation

differences recorded in equity

• mengakui nilai wajar pembayaran yang

diterima

• mengakui setiap sisa investasi pada nilai

wajarnya

• mengakui setiap perbedaan yang

dihasilkan sebagai keuntungan atau

kerugian dalam laba rugi

• mereklasifikasi ke laba rugi proporsi

keuntungan dan kerugian yang telah diakui

sebelumnya dalam penghasilan

komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi persyaratan jika Kelompok Usaha akan melepas secara langsung aset atau liabilitas yang terkait.

recognizes the fair value of the

consideration received

recognizes the fair value of any investment

retained

recognizes any surplus or deficit in profit or

loss

reclassifies the parent’s share of

components previously recognized in OCI to profit or loss or retained earnings, as appropriate, as would be required if the Group had directly disposed of the related assets or liabilities.

PT PELAYARAN TEMPURAN EMAS Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

KONSOLIDASIAN Tanggal 31 Desember 2016 dan

Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Disajikan dalam rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT PELAYARAN TEMPURAN EMAS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES

NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

As of December 31, 2016 and for the Year Then Ended

(Expressed in rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

c. Kas dan setara kas c. Cash and cash equivalents

Deposito berjangka dengan jangka waktu tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan

yang tidak dibatasi penggunaannya

diklasifikasikan sebagai “Setara Kas”.

Time deposits with maturities of three months or less at the time of placement, which are not

restricted, are classified as “Cash

Equivalents”. Bank yang dibatasi penggunaannya digunakan

untuk pembayaranon-linesehubungan dengan

jasa layanan kapal dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), dan deposito berjangka yang dijadikan jaminan untuk bank garansi tidak diklasifikasikan sebagai bagian dari “Kas dan Setara Kas” akan tetapi disajikan sebagai bagian dari “Aset Keuangan Lancar Lainnya”.

Cash in bank accounts which are restricted to be used for the on-line payment of ship service fees to PT Pelabuhan Indonesia (Persero), and time deposits which are pledged as collateral for bank guarantees are not classified as part of “Cash and Cash Equivalents”. These are presented as part of “Other Current Financial Assets”.

d. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi d. Transactions with related parties

Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan

dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan

dalam catatan atas laporan keuangan

konsolidasian yang terkait.

All significant transactions and balances with related parties are disclosed in the relevant

notes to the consolidated financial

statements.

e. Persediaan e. Inventories

Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto (the lower of cost or net realizable value).

Inventories are stated at the lower of cost or net realizable value.

Biaya perolehan ditentukan dengan metode

masuk pertama, keluar pertama (FIFO).

Penyisihan persediaan usang dan/atau

penurunan nilai persediaan disajikan untuk mengurangi nilai tercatat persediaan menjadi nilai realisasi neto.

Cost is determined by the first-in, first-out

(FIFO) method. Allowance for inventory

obsolescence and/or decline in the value of inventories is provided to reduce the carrying value of inventories to their net realizable value.

f. Biaya dibayar dimuka f. Prepaid expenses

Biaya dibayar dimuka diamortisasi dan

dibebankan pada operasi selama masa manfaat dengan menggunakan metode garis lurus. Bagian jangka panjang dari biaya dibayar dimuka disajikan sebagai bagian dari “Aset Tidak Lancar Lainnya” pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

Prepaid expenses are amortized and charged to operations over the years benefited using

the straight-line method. The long-term

portion of prepaid expenses is shown as part

of “Other Non-current Assets” in the

DAN ENTITAS ANAKNYA

Dalam dokumen PT. Pelayaran Tempuran Emas Tbk (Halaman 104-108)

Dokumen terkait