• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGESAHAN SKRIPSI

SURAT PERYATAAN TIDAK PLAGIAT

Saya yang bertandatangandibawahini:

Nama : Ester Pasaribu

NomorIndukMahasiswa : 131524113

Program Studi : S-1EkstensiFarmasi

JudulSkripsi : Formulasi dan Evaluasi Gel Ekstrak Benalu Kopi(Scurrula ferruginea (Jack) Danser) sebagai

Anti-Aging.

Denganinimenyatakanbahwaskripsiiniditulisberdasarkan data darihasilpekerjaan yang sayalakukansendiri, danbelumpernahdiajukanoleh orang

lain untukmemperolehgelarkesarjanaandiperguruantinggilain, danbukanplagiatkarenakutipan yang ditulistelahdisebutkansumbernyadidalamdaftarpustaka. Apabiladikemudianhariadapengaduandaripihaklainkarenadidalamskripsiinid itemukanplagiatkarenakesalahansayasendiri, makasayabersediamenerimasanksiapapunoleh Program StudiFarmasiFakultasFarmasiUniversitas Sumatera Utara,danbukanmenjaditanggungjawabpembimbing. Demikianlahsuratpernyataaninisayaperbuatdengansebenarnyauntukdapatdig unakanjikadiperlukansebagaimanamestinya. Medan, Agustus 2016 Yang membuatpernyataan, Ester Pasaribu NIM 131524113

FORMULASI DAN EVALUASI GEL EKSTRAK BENALU KOPI (Scurrula ferruginea (Jack) Danser) SEBAGAI ANTI-AGING

ABSTRAK

Latar belakang: Banyak faktor penyebab terjadinya proses tua secara dini yaitu antara lain karena faktor genetik, gaya hidup, lingkungan, mutasi gen, rusaknya sistem kekebalan dan radikal bebas. Antioksidan merupakan suatu zat yang memiliki kemampuan untuk memperlambat proses oksidasi yang berdampak negatif di dalam tubuh, benalu kopi berkhasiat sebagai anti oksidan yang dapat menangkap radikal bebas.

Tujuan penelitian: Untuk membuat formulasi dan menguji efek anti-aging gel ekstrak benalu kopi terhadap kulit punggung tangan sukarelawan.

Metode:Benalu kopi diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan dipekatkan dengan rotary evaporator pada suhu ±40°C. Ekstrak dibuat menjadi sediaan gel berbasis Carbomer 940 dengan variasi konsentrasi ekstrak benalu kopi dibuat dalam 4 formula yaitu 1% (F1), 2% (F2), 3% (F3), dan 4% (F4) kemudian dilakukan uji homogenitas, iritasi kulit, pH, uji viskositas, stabilitas penyimpanan dalam suhu kamar selama 90 hari dan uji efek anti-aging dilakukan terhadap formula F0 sampai F4 menggunakan sukarelawan 15 orang Parameter yang diukur meliputi kadar air, kehalusan, pori, banyak noda, dan keriput menggunakan Skin analyzer dan moisturizer checker selama empat minggu.

Hasil: Ekstrak etanol benalu kopi dapat diformulasi menjadi sediaan gel yang homogen, tidak menimbulkan iritasi kulit, memiliki pH 4,8-5,3 dan stabil dalam penyimpanan selama 90 hari. Pemulihan kulit yang paling baik pada konsentrasi ekstrak etanol benalu kopi 4% yang mampu meningkatkan kadar air dari kering menjadi normal, mengurangi kekerasan kulit dari normal menjadi halus, mengecilkan pori dari beberapa besar menjadi kecil, mengurangi noda dari banyak noda menjadi sedikit noda, mengurangi keriput.

Kesimpulan: Ekstrak etanol benalu kopi dapat diformulasikan dalam sediaan gel sebagai anti-aging dan pemulihan kulit semakin membaik setelah empat minggu perawatan dan pemulihan kulit yang paling baik adalah gel anti-aging ekstrak etanol benalu kopi 4%.

Kata kunci:Benalu kopi, ekstrak etanol benalu kopi, gel,Scurrula ferruginea

FORMULATION AND EVALUATION OF GEL OF BENALU KOPI (Scurrula ferruginea (Jack) Danser)EXTRACT AS ANTI-AGING

ABSTRACT

Background: Many factors can the premature aging process because of genetic factors, lifestyle, environmental, genetic mutation, damage of the immune system and free radicals. Antioxidant is a substance has ability to slow down the oxidation process which have the negative impact on the body, effect of benalu kopi as antioxidantcan capture free radicals.

Objective: To formulate and evaluation the effect of anti-aging ethanol extract of benalu kopi againt the back skin of hand of volunter.

Methods: Benalu kopi were extracted by maceration method using ethanol 96% and concentrated by rotary evaporator at temperature ±40°C. Extract was made into gel formulation based Carbomer 940 with variation consentration of extract benalu kopi made on four formula were 1% (F1), 2% (F2), 3% (F3), dan 4% (F4) then carried out the homogeneity test, pH test, viscosity test, stability at room temperature for 90 days and test effects of anti-aging formula was made to F0 until F4 using 15 people as the volunteers, parameters measured includingmoisture, smoothness, pore, number of stains, and wrinkles using skin analyzer for four weeks.

Results:Ethanol extract of benalu kopi could be formulated into a homogeneus gel, didn’t make a skin irritation had pH between 4.8-5.3 and stable in room temperature storage for 90 days. The best skin recovery was at concentration ethanol extract of benalu kopi 4% (F4) wich was able to increase the water content of the dry skin to normal, skin reducing the hardness of normal skin became smoother, shrink pores of few big to be small, reducing spot of many spot became little spot, reducing wrinkles.

Conclusion:Ethanol extract of benalu kopi could be formulated in a gel as anti-aging and treatment for skin getting better after treatment fors a weeks and the best skin recovery is the anti aging gel extract 4%.

Keywords:benalu kopi, ethanol extract benalu kopi, gel,Scurrula ferruginea,

DAFTAR ISI

Halaman

JUDUL ... i

PENGESAHAN SKRIPSI ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

SURAT PERYATAAN TIDAK PLAGIAT ... vi

ABSTRAK ... vii

ABSTRACT ... viii

DAFTAR ISI ... ix

DAFTAR TABEL ... xiii

DAFTAR GAMBAR ... xiv

DAFTAR LAMPIRAN ... xv BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Perumusan Masalah ... 3 1.3 Hipotesis Penelitian ... 4 1.4 Tujuan Penelitian ... 4 1.5 Manfaat Penelitian ... 4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 5

2.1 Tumbuhan Benalu Kopi ... 5

2.2 Gel ... 6

2.3 Bahan Pembuatan Gel ... 7

2.3.2 Propilen glikol ... 7

2.3.3 Metil paraben ... 7

2.4. Kulit ... 8

2.4.1 Epidermis ... 8

2.4.2 Dermis ... 10

2.5 Sinar Ultraviolet (UV) ... 11

2.6 Penuaan ... 12

2.6.1 Fungsi dan manfaat anti-aging ... 13

2.6.2 Pencegahan penuaan dini ... 13

2.7 Skin Analyzer ... 15

2.7.1 Pengukuran kondisi kulit dengan Skin analyzer ... 15

2.7.2 Parameter pengukuran ... 17

BAB III METODE PENELITIAN ... 18

3.1 Alat dan Bahan ... 18

3.1.1 Alat ... 18 3.1.2 Bahan ... 18 3.2 Sukarelawan ... 18 3.3 Tumbuhan ... 19 3.3.1 Pengambilan sampel ... 19 3.3.2 Identifikasi sampel ... 19 3.4 Prosedur Kerja ... 19 3.4.1 Pengolahan sampel ... 19

3.4.2 Pembuatan ekstrak benalu kopi ... 19

3.4.3 Pembuatan sediaan ... 20

3.4.3.2 Formulasi sediaan gel ... 21

3.5 Evaluasi Sediaan ... 21

3.5.1 Penentuan fisik sediaan gel ... 21

3.5.2 Pemeriksaan stabilitas sediaan gel ... 22

3.5.3 Pemeriksaan homogenitas sediaan gel ... 22

3.5.4 Penentuan pH sediaan gel ... 22

3.5.5 Penentuan viskositas sediaan gel ... 22

3.5.6 Uji iritasi terhadap kulit sukarelawan ... 23

3.5.7 Pengujian aktifitas anti-aging ... 23

3.6 Analisis Data ... 24

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 25

4.1 Hasil Identifikasi Sampel ... 25

4.2 Hasil Ekstraksi ... 25

4.3 Hasil Evaluasi Sediaan ... 25

4.3.1 Hasil pemeriksaan stabilitas fisik sediaan ... 25

4.3.2 Hasil pengamatan homogenitas sediaan ... 26

4.3.3 Hasil penentuan pH sediaan ... 27

4.3.4 Hasil penentuan viskositas sediaan ... 27

4.3.5 Hasil uji iritasi terhadap kulit sukarelawan ... 28

4.4 Hasil Pengujian Aktivitas Anti-Aging ... 29

4.4.1 Kadar air (Moisture) ... 29

4.4.2 Kehalusan (Evenness) ... 31

4.4.3 Pori (Pore) ... 33

4.4.4 Banyaknya noda (Spot) ... 35

4.4.5 Keriput (Wrinkle) ... 37

5.1 Kesimpulan ... 40

5.2 Saran ... 40

DAFTAR PUSTAKA ... 41

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

2.1 Parameter hasil pengukuran dengan Skin analyzer ... 16

3.1 Rancangan formula sediaan gel ekstrak etanol benalu kopi ... 21

4.1 Hasil pemeriksaan stabilitas fisik sediaan gel ekstrak etanol benalu kopi ... 26

4.2 Data pengamatan homogenitas sediaan ... 26

4.3 Data pengukuran pH ... 27

4.4 Data pengukuran uji viskositas ... 28

4.5 Hasil uji iritasi terhadap kulit sukarelawan ... 28

4.6 Hasilpengukurankadarair (Moisture) padakulitpunggung tangansukarelawan ... 30

4.7 Hasilpengukurankehalusan(Evenness) pada kulit punggung tangansukarelawan ... 32

4.8 Hasilpengukuranbesarpori(Pore) padakulitpunggungtangan sukarelawan ... 34

4.9 Hasil pengukuran besar noda (Spot) padakulitpunggungtangan sukarelawan ... 36

4.10 Hasil pengukuran keriput (Wrinkle) padakulitpunggungtangan sukarelawan ... 38

Dokumen terkait