BAB III : TINJAUAN KASUS
2. Susunan anggota keluarga
Pendidikan Pekerjaan Status imunisasi
51
Keterangan:
Laki- laki
Bercerai meninggal
Pasien
Perempuan ... Serumah
B. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA
1. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Tahap perkembangan keluarga Tn. R saat ini adalah tahap perkembangan anak usia Prasekolah, tugasnya yaitu:
a. Membantu anak untuk bersosialisasi
Memperbolehkan anak nya untuk bermain di lingkungan sekitar rumah, dan untuk memperkenalkan lingkungan sekitar rumah b. Mempertahankan hubungan yang sehat baik di dalam atau luar
Ny. I berkomunikasi baik dengan keluarga maupun dengan warga sekitar rumah nya
c. Pembagian waktu untuk individu, pasangan dan anak Pembagian waktu Ny. I jika pagi hari ia memberes kan rumah, jika sore hari Ny. I membagi waktu nya untuk mengurus anak.
Dan jika malah hari Ny. I membagi waktu untuk semua keluarga nya
d. Pembagian tanggung jawab anggota keluarga
Pembagian tanggung jawab keluarga Tn. R ialah, Tn. R sebagai ayah, bekerja sebagai karyawan swasta, Ny. I sebagai ibu rumah tangga, mengurus anak, mencuci, menggosok dan membereskan rumah. Sebagai anak An. Z bertanggung jawab membantu orang tua dan belajar
e. Merencanakan kegiatan dan waktu untuk menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak
Ny. I menjadwalkan anaknya untuk bermain pada sore hari untuk bermain di sekitar area rumah, bermain dengan teman seumurnya. Dan jika malam hari Ny. I memberi An. Z videovideo kartun yang mempunyai arti baik untuk An. Z
2. Tugas keluarga yang belum terpenuhi
Semua tugas keluarga tahap perkembangan dengan usia anak prasekolah telah terpenuhi dan terlaksana dengan baik
3. Riwayat keluarga inti
Tn. R berasal dari kuningan ( jawa barat) dan Ny. I berasal dari Jakarta (betawi), Ny. I sudah tinggal dijakarta sejak lahir, dan Tn. R pindahan dari kuningan ke Jakarta. Tn. R dan Ny. I menikah atas dasar suka sama suka, menikah pada tahun 2013. Dikaruniai anak pada tahun 2014
4. Tipe keluarga
Tipe keluarga Tn. R adalah Extended family dimana di dalam rumah terdiri dari suami, istri,orang tua dan satu orang anak.
C. STRUKTUR KELUARGA
1. Komunikasi dalam keluarga
Pola komunikasi yang digunakan adalah pola komunikasi terbuka yaitu dilakukan pada keluarga Tn R waktu berkomunikasi tidak ditentukan.
Anggota keluarga yang paling dominan berbicara adalah Tn. R.
Bahasa yang digunakan ketika berbicara bahasa Indonesia
2. Struktur keluarga
Pemegang keputusan keluarga adalah Tn. R, namun sebelum mengambil keputusan Tn. R mendiskusikan terlebih dahulu dengan Ny.
I atau anggota keluarga yang lain. Jika Tn. R tidak ada dirumah, yang mengambil keputusan adalah Ny. I, tetapi mendiskusi kan dulu kepada
Tn. R
3. Struktur nilai
Nilai yang dianut Tn. R adalah budaya Jawa sangat mempengaruhi keluarga misalnya anak-anak harus saling menghormati bapak/ibu dan berperilaku jujur, oleh karena itu bila melanggar orang tua akan marah.
Keluarga Tn. R menerapkan aturan sesuai dengan ajaran agama Islam dengan mengharapkan anaknya menjadi anak yang taat dalam menjalankan perintah agama.
4. Struktur peran
Peran formal Tn. R sebagai ayah dan suami bertugas atau berperan untuk membimbing dan memimpin keluarga dan mencari nafkah. Ny. I sebagai ibu dan istri bertugas untuk mengatur keuangan dan mengatur kondisi rumah. Dan An. Z sebagai anak bertugas untuk bertugas untuk menciptakan diri sendiri seperti orang tuanya, tetapi mandiri
D. FUNGSI KELUARGA
1. Fungsi afektif
Keluarga Tn. R selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan setiap anggota keluarga, saling membantu jika ada anggota keluarga yang mengalami kesulitan.
2. Fungsi sosialisasi
Keluarga Tn. R menekankan kepada seluruh anggota keluarga agar bersikap baik terhadap tetangga, berperilaku sopan, dan berperilaku ramah kepada sesama manusia. Tn. R juga mengikuti kegiatan sosialisasi bekerja bakti pada hari-hari libur.
3. Fungsi reproduksi
Keluarga Tn. R mempunyai 1 orang anak laki-laki berumur 4 tahun, Ny. I belum ada niat untuk memakai KB karena baru mempunyai anak 1, dan mempunyai niat untuk mempunyai anak lagi.
4. Fungsi ekonomi
Kondisi keuangan keluarga Tn. R di dapat dari penghasilannya sebagai karyawan swasta. Penghasilan Tn. R Rp. 2.500.000 per bulan, dengan pendapatan tersebut ekonomi keluarga Tn. R cukup untuk keperluan sehari-hari, Tn. R dan Ny. I berperan mengatur dana untuk kebutuhan rumah tangga, kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan anaknya.
E. FUNGSI PEMELIHARAAN KESEHATAN
1. Perilaku keluarga dalam penanggulangan sakit
Tn. R mengatakan jika ada anggota keluarga yang sakit biasa Ny. I membeli obat-obatan diwarung, tetapi jika tidak ada perubahan segera langsung dibawa ke pelayanan kesehatan terdekat.
2. Pemenuhan kebutuhan makan
Keluarga Tn R dalam pengadaan makanan sehari-hari dengan cara masak sendiri, yang memasak ialah Ny. komposisi jenis makanan sehari-hari: selalu ada makanan pokok, tetapi untuk protein hewani jarang keluarga Tn R membeli makanan jenis protein hewani, dan untuk protein nabati Ny I selalu menghidangkan seperti tempe, tahu menjadi makanan yang selalu ada untuk dihidangkan. Cara menyajikan makanan dalam keluarga Tn R menyediakan makanan selalu tertutup , dikeluarga tidak ada makanan pantangan. Kebiasaan makan dalam keluarga Tn. R selalu bersama-sama
3. Pemenuhan istirahat tidur
Ny. I mengatakan membiasakan diri untuk tidur siang, setiap anggota keluarga memiliki kamar tidur masing-masing, yaitu Tn. R tidur bersama Ny. I dan An. Z, dan Tn. I bersama Ny. I. Jika ada anggota keluarga yang kesulitan tidur mengatasinya dengan mendengarkan
lantunan ayat suci Al-Qur’an.
4. Pemenuhan kebutuhan rekreasi
Kebutuhan rekreasi keluarga Tn. R biasa menghabiskan waktu menonton TV bersama. Tidak ada kebiasaan rekreasi teratur pada keluarga Tn. R
5. Pemenuhan dan kebutuhan kebersihan diri
Pemenuhan kebersihan diri keluarga Tn. R biasa mandi 2x/ hari yaitu pagi dan sore, sikat gigi 2x/hari pada pagi hari dan malam, dan cuci rambut 1x/hari
F. STRESSOR DAN KOPING
Stress yang dihadapi keluarga Tn I khususnya Tn R mengatakan penyakit TBC dan hipertensi yang diderita merupakan cobaan dari Allah dan harus sabar menghadapinya serta bertawaqal dan berusaha atau mencari jalan keluarg bersama anggota keluarga agar dapat menghadapi penyakitnya
G. KESEHATAN LINGKUNGAN 1. Perumahan
Rumah yang ditempati Tn. R dengan jenis rumah petakan, dan sedikit padat.
Jenis bangunan rumah Tn. R permanen dinding rumah terbuat dari bata, lantai memakai keramik dan atap rumah memakai genteng. Luas bangunan kurang lebih panjang 12 meter, lebar 3,5 meter. Ada kamar tidur dua, dapur satu, kamar mandi satu, ada fentilasi kecil kurang lebih < 10% dari luas lantai. Cahaya matahari tidak dapat masuk, penerangan terang dengan menggunakan listrik, keluarga menggunakan PAM untuk masak dan mandi.
Air sisa pemakaian mengair ke saluran air (got). Secara keseluruhan kondisi
rumah Tn. R bersih
Denah rumah
H. PENGELOLAAN SAMPAH
Biasanya Tn. R membuang sampah di depan pintu rumah dengan wadah kecil dikumpulin hingga banyak. Jika sudah banyak di bawa dan dibuang ke tempat pembuangan sampah terdekat oleh Tn. R
I. JAMBAN KELUARGA
J. PEMBUANGAN LIMBAH
Pembuangan limbah atau air sisa pemakaian mengair ke saluran air (got)
K. FASILITAS SOSIAL DAN FASILITAS KESEHATAN
Dilingkungan rumah Tn. R dilakukan kegiatan rutin Gotong Royong setiap hari minggu untuk membersihan saluran air (got), ada fasilitas kesehatan di lingkungan rumah Tn. R puskesmas, jika ingin berobat kepuskesmas Tn. R hanya perlu jalan kaki sekita 5-10 menit saja.
L. PEMERIKSAAN FISIK ANGGOTA KELUARGA
No. Pemeriks
sekret sekret sekret sekret sekret
16. Kesimpu
keluhan keluhan
M. PENJAJAKAN II
1. Masalah Kesehatan: TBC Paru dan Hipertensi a. Masalah kesehatan keluarga
Tn. R mengatakan “TB adalah penyakit yang sering batuk batuk”.
Tn R mengatakan “tidak mengetahui akibat TB tidak ditanganin dengan serius”.
Tn I mengatakan “hipertensi adalah penyakit yang sering marahmarah”
b. Kemampuan mengambil keputusan
Tn. R mengatakan tidak mengetahui cara pencegahan yang dilakukan agar tidak terjadi penularan.
Tn I mengatakan tidak mengetahui apa komplikasi jika penyakit
c. Kemampuan merawat
Tn R mengatakan minum obat dengan teratur. Tn R mengatakan jika makan alat makan tidak terpisah, tempat tidur jarang di jemur kadang sebulan sekali
d. Kemampuan memodifikasi lingkungan
Tn R mengatakan tidak mengetahui modifikasi lingkungan yang harus dilakukan untuk penderita TB dan rumah Tn R jarang terkena sinar matahari
e. Kemampuan memanfaatkan fasilitas kesehatan
Tn R mengatakan sudah batuk dua bulan yang lalu dan dibawa ke puskesmas untuk pengobatan lebih lanjut. Sampai sekarang Tn R dalam masa pengobatan. Jika obat habis keluarga pergi ke puskesmas.
N. ANALISA DATA
Analisa data hasil pengkajian dalam data subjek dan objek, adapun analisa yang dilakukan penulis dibawah ini.
No. Data Masalah
1. DS:
a. Tn. R mengatakan mengetahui mempunyai penyakit TB Paru. Tn.
R mengakatan tidak mengerti tentang pengertian dan penyebab TB Paru. Tn. R mengatakan tidak tahu penyebab penyakit TB paru yang ia derita, karena tiba-tiba batuk. Tn. R mengatakan tanda
Risiko terjadinya penularan TB Paru pada anggota keluarga Tn R
63
gejala yang dialami yaitu batuk sering, sulit tidur, dan suka keringat dingin pada malam hari serta badan Tn. R tampak kurus.
b. Ny. I mengatakan yang dilakukan untuk Tn. R mengawasi minum obat.
Ny. I mengatakan tidak mengetahui cara pencegahan yang dilakukan agar tidak terjadi penularan.
c. Ny. I mengatakan selalu mengingatkan Tn. R untuk minum obat secara teratur
d. Ny. I mengatakan jika makan alat makan tidak terpisah, tempat tidur jarang di jemur kadang sebulan sekali.
e. Tn. R mengatakan tidak mengetahui memodifikasi lingkungan untuk penderita TB
Paru
f. Tn. R mengatakan sudah batuk dua bulan yang lalu dan tidak langsung dibawa ke pelayanan kesehatan, hanya meminum obat-obatan gelap, cahaya sinar matahari dari
pi tu saja
DS:
a.
Tn I mengatakan sering sakit b. kepala
Tn I mengatakan masih sering makan makanan asin, seperti ikan asin
Reriko pecahnya pembuluh darah pada keluarga Tn I khususnya Tn I
DO:
a. TTV
TD :140/100 mmHg N :83x/mnt
R :21x/mnt S : 36,1
b. Suara nafas veskuler
O. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. SKORING MASALAH
No Kriteria Bobot Perhitungan Pembenaran
1. A. sifat
masalah Skala:
Potensial = 1 Resiko = 2 Aktual = 3
1 2/3X1=2/3 Tn. R sudah terkena TB Paru dan sekarang sedang dalam pengobatan. Anggota belum ada yang tertular.
2. B.
2 1/2X2=1 Karena pengetahuan keluarga tentang TB Paru yang kurang, tetapi karena pengobatan TB Paru gratis periode 6 bulan, keluarga mau merawat, jarak puskesmas yang dekat dan Ny.
I selalui mengingatkan untuk minum obat teratur jadi kemungkinan masalah diubah mudah.
3. Potensial masalah untuk dicegah Skala:
Tinggi =3 Cukup= 2 Rendah=1
1 3/3X1=2/3 Masalah untuk dicegah tinggi karena belum ada komplikasi yang terjadi, sakitnya baru 3 bulan dan sekarang dalam masa pengobatan
4. Menonjolnya msalah Skala: berat karena sudah 2 bulan tidak sembuh dan harus ditangani.
Sehingga langsung dibawa berobat ke puskesmas. Dan sampai sekarang masih dalam pengobatan.
Masalah tidak dirasakan = 0
DX. 2 resiko pecahnya pembuluh darah pada keluarga Tn I khususnya Tn I
1. A. sifat masalah Skala:
Aktual =3 Resiko =2 Potensial =1
1 3/3x1=3/
3
Masalah yang terjadi aktual, karena hipertensi merupakan tekanan darah di atas rata-rata normal yang dapat menyebabkan stroke bahkan kematian.
Dan keluarrga Tn I khususnya Tn I belum memahami dan masih
menyepelekan mengenai tekanan darah tinggi Tn I dan sudah di tindak lanjut mengenai control rutin Tn I, dan pencegahan yang di lakukan oleh keluarga belum di lakukan karena kemungkinan besar keluarga tidak mengetahui diit yang harus di berikan, maka dari itu perawat akan memberikan penkes mengenai hipertensi dan upaya apa saja yang harus dilakukan.
2. B.kemungkina 2 0/2x2=1 Kemungkinan masalah untuk di rubah
Skala Mudah= 2 Sebagian=1 Tidak dapat=0
yang asin, seperti ikan asin, dan
kebiasaan tidur malam pun sangat sulit di ubah karena sudah menjadi kebiasaan keluarga tidur malam, dan dari
kebaisaan keluarga yang tidak baik dapat berpotensi tekanan darah Tn I akans elalu tinggi dan dapat
menyebabkan serangan stroke berulang.
Pencegahan yang dilakkan perawat yaitu memberikan penkes dan mengontrol tekanan darah Tn I
3. Potensial
2 2/3X2= Potensial masalah untuk dicegah sedang, karena keluarga Tn. I masih bisa di berikan penjelasan tentang hipertensi
4. Menonjolnya masalah Skala Masalah berat, harus segera
1 0/2X1=½ Ny. I mengatakan ingin menyediakan makanan tinggi protein tetapibagaimana lagi ekonomi tidak mendukung. Jadi dibiarkan saja
III. Perencanaan Keperawatan
Perencanaan keperawatan akan menyusun rencana yang akan dilakukan pada pemenuhan kebutuhan dasar pada keluarga Tn I khususnya Tn R dengan gangguan sistem pernafasan: Tuberkulosis Paru yang disusun berdasarkan prioritas masalah. Berikut adalah tabel yang berisi rencana asuhan keperawatan pada keluarga Tn I
Diagnosa Tujuan Evaluasi Intervensi
TUM TUK Kriteria Standart parenkin paru-paru dan disebabkan
keluarga tentang
pengertian TB Paru dengan menggunakan lembar balik 3. Tanyakan kembali pada
keluarga tentang
pengertian TB Paru
infeksi atas jawaban yang tepat
1.2 Penyebab Respon Verbal Menyebutkan penyebab TBC:
1. Diskusikan dengan keluarga tentang tanda dan gejala TBC
2. Motivasi keluarga untuk menyebutkan kembali tanda dan gejala TBC
3. Beri pujian atas perilaku yang benar
1.3 Menyebut
Menyebutkan 1 dari 2 faktorresiko TB
Menyebutkan 3 dari 7 tanda dan gejala:
1. Batu berdahak lebih dari 2
1. Diskusikan dengan keluarga tentang tanda-tanda
tuberkulosis
2. Motivasi keluarga untuk menyebutkan kembali tanda-tanda tuberkulosis
4. Batuk berdahak beserta darah
5. Berkeringat malam hari 6. Nafsu makan berkurang 7. Berat badan menurun
3. Beri reinforment atau pujian atas usaha yang dilakukan keluarga
Menyebutkan2 cara penularan TB Paru:
Cara langsung:
penderita berbicara dan batuk tanpa ditutup
Cara tidak
langsung: meludah sembarangan
tempat sehingga
kuman TB
menyebar
1. Diskusikan dengan keluarga tentang cara penularan Tb paru
2. Dorong keluarga untuk mengidentifikasikan cara penularan Tb paru yang diderita Tn. R
3. Berikanreinforment atau pujian atas jawaban keluarga
2. Keluarga
2.1 menyebutkan akibat lanjut jika tidak diobatinya
tuberkulosis Resp
on verba l
Menyebutkan 2 dari 4 akibat lanjut dari Tuberkulosis yang tidak diobati:
1. terjadi kerusakan tulang dan sendi, jantung dan ginjal 2. hati dan ginjal 3. nyeri tulang
1. jelaskan pada keluarga akibat lanjut apabila Tuberkulosis tidak diobati dengan menggunakan lembar balik
2. motivasi keluarga untuk menyebutkan kembali akibat lanjut dari Tuberkulosis yang tidak diobati 3. beri reinforment atau pujian atas jawaban keluarga
2
memutuskan untuk mengatasi TB Paru menyebutkan cara pencegahan TB Paru
1. penderita Tb
1.jelaskan pada keluarga organ lain yang dapat diserang TB paru
2. motivasi keluarga untuk menyebutkan cara pencegahan TB paru
3. beri reinforcement atau pujian atas jawaban keluarga
3. Kelurga mampu melakukan tindakan untuk
- minum obat secara teratur sampai selesai
- menutup mulut waktu batuk dan bersin
2. untu keluarga - jemur kasur secara teratur dibawah matahari
- buka pintu atau ventilasi agar udara dan matahari masuk
1. Diskusikan dengan keluarga tentang cara memisahkan alat-alat makan
2. Motivasi keluarga untuk menyebutkan kembali tentang cara memisahkan alat-alat makan
yang menderita TB paru
3.1 memisahkan alat makan
Alatmakan seperti piring, gelas, sendok pada setiap anggota keluarga dipisahkan
3. Beri reinforcement atau pujian atas usaha yang dilakukan keluarga
1. diskusikan bersama keluarga tentang cara memisahkan alat-alat makan
2. motivasi keluarga untuk menyebutkan kembali tentang cara memisahkan alat-alat makan
3.3
Keluarga menjemur kasur dan bantal dengan tujuan untuk membantu mematikan TB Paru
Cara membuang ludah pada tempat yang benar tidak meludah pada tempat sembarang,
3. berikan reinforcement atau pujian atas jawaban keluarga
1. diskusikan besama keluarga tentang cara membuang ludah yang tepat
2. motivasi keluarga untuk meyebutkan kembali tentang cara membuang ludah yang tepat
3. beri reinforcement atau pujian atas jawaban keluarga
4. Keluarga mampu
memodifikasi lingkungan untuk mengatasi
TB pada
4. anjurkan klien untuk membuang ludah pada tempat yang sudah diberi desinfektan (bayeklin)
1. diskusikan bersama keluarga situasi lingkungan yang dapat menyebabkan
penularan penyakit TB Paru
2. motivasi keluarga untuk memelihara atau memodifikasi
4.1
membersihan rumah sehingga tampak berih dan tidak berdebu
3. beri reinforcement atau pujian untu usaha yang dilakukan keluarga
4. motivasi keluarga untuk menjaga kesehatan
1. jelaskan lingkunga yang dapat mencegah TBC
2. motivasi keluarga untuk membersihkan rumah secara rutin dan diskusikan dengan keluarga tentang hal
2. Risiko Setelah
Manfaat kunjungan ke fasilitas kesehatan:
- Mendapatkan
pelayanan kesehatan - Mendapat pendidikan
kesehatan
2. dari fasilitas kesehatan untuk mengatasi TB paru:
- posyandu
positif yang sudah dilakukan keluarga 3. beri reinforcement positif atas upaya yang dilakukan keluarga
1.informasikan
tentang pengobatan dan pendidikan kesehatan yang dapat diperoleh keluarga di klinik
2. motivasi keluarga untuk menyebutkan kembali hasil diskusi 3. beri reinforcement atau pujian atas hasil yang didapat
I khusus nya
keluarga tentang fasilitas yang dapat digunakan untuk mengatasi Tb paru 2. motivasi keluarga untuk ke puskesmas untuk berobat
3. berikan
reinforcement atau pujian atas hasil yang tepat
n untuk mengatasi TB paru
Resp on verba l
1.1 Hipertensi adalah tekanan darah lebih dari batas normal yaitu:
>140mmHg
>90mmHg
1.2 menyebutkan 3
1. diskusikan dengan keluarga tentang penyakit hipertensi 2. beri kesempatan kepada keluarga untuk menerima konsisinya 3. beri pujian atas prilaku yang benar
kunjunga
- merokok& alkohol -faktor keturunan
Menyebutkan 3 dan
1. jelaskan kepada keluarga penyebab hipertensi dengan lembar balik
2. bimbing keluarga untuk mengulanginya kembali
3. beri pujian atas perilaku keluarga yang benar
1. jelaskan kepada keluarga tentang tanda dan gejala
2. bimbing keluarga untuk mengulangi
1.2
- gagal jantung - gagal ginjal - kerusakan pada mata
Menyebutkan 4 dari 6 cara pencegahan hipertensi:
- Periksakan tekanan darah secara teratur - Kurangi konsumsi keluarga akibat lanjut dari hipertensi
2. motivasi keluarga untuk menyebutkan kembali akibat lanjut dari hipertensi
3. beri pujian atas jawaban keluarga
1. diskusi kembali dengan keluarga untuk merawat anggota
1.3 keputusan yang diambil keluarga
1.demonstrasikan kepada keluarga cara melakukan teknik relaksasi
2. beri keluarga kesempatan untuk mencoba melakukan
dengan kunjungan fasilitas kesehatan:
- Mendapatkan
pelayanan kesehatan - Mendapatkan
pelayanan pendidikan
3. beri pujian atas usaha keluarga
4. pastikan keluarga untuk melakukan tindakan yang diajarkan jika diperlukan
1. jelaskan lingkungan yang nyaman bagi penderita hipertensi 2. motivasi keluarga untuk mengulangi penjelasan yang diberikan
3. berikan pujian atas jawaban keluarga
3. melakukan Teknik relaksasi progresif
Resp on verba l
kesehatan tentang hipertensi
- Keluarga membawa anggota keluarga dengan hipertensi apabila kondisi bertambah parah
1. informasikan mengenai pengobatan yang dapat diperoleh dipelayanan kesehatan 2. memotivasi keluarga untuk menyebutkan kembali hasil diskusi
3. beri pujian atas hasil yang dicapai
memodifika sikan lingkungan
5. keluarga mampu memanfaatkan pelayanan kesehatan
5.1 menyebutkan manfat
berkunjung ke fasilitas
kesehatan dalam memanfaatkan
1. memotivasi keluarga untuk berobat
2. temani keluarga untuk berobat kepelayanan
kesehatan
3. berikan hasil pujian atas hasil yang dicapai
pelayanan merawat hipertensi
21
22
Q. PELAKSANAAN KEPERAWATAN
Hari/Tgl jam No. DX Tindakan Keperawatan paraf Rabu, 04
april 2018
14.00 - 15.00
1 1. Mencari data Tn. R di puskesmas
2. Membina hubungan yang baik antara perawat dengan keluarga Tn. R DS:
a. “Tn. R
memperkenalkan dirinya serta keluarga nya”
b. “Tn. R mengatakan senang atas
kedatangan perawat”
DO:
a. “perawat
memperkenalkan nama”
b. “Tn. R
Irnita
1
memperkenalkan anggota keluarga dan tampak senang atas kedangan perawat”
3. Melakukan pengkajian terhadap Tn. R DS:
a. “Tn. R mengatakan dalam masa pengobatan TB Paru” DO:
a. “Tn. R menjawab pertanyaan yang diajukan perawat dengan baik”
TUK 1
1.1 mendiskusikan bersama keluarga Tn. R tentang pengertian, dan penyebab Tb paru sampai tanda dan gejala DS:
a. “Tn. R mengatakan penyakit TBC itu penyakit yang sering batuk-batuk” DO:
Irnita
a. “Tn. R tampak tidak mengetahui apa pengertian dan penyebab TBC yang diderita Tn. R”
3
1.1 mendiskusikan bersama keluarga tentang faktor risiko pada penyakit TBC:
DS:
a. “Tn. R mengatakan tidak mengetahui tentang faktor risiko TBC”
DO:
a. “Tn. R tampak tidak mengetahui tentang faktor risiko dari TBC”
3.1 endiskusikan bersama luarga Tn R tentang nda dan gejala TBC DS:
“Tn R mengatakan a. hanyak batuk-batuk
Irnita
dan serak” DO:
a. “Tn R tampak mengetahui tanda TBC walaupun tidak semua
2. Mendiskusikan bersama keluarga Tn S cara penularan penyakit TBC DS:
a. “Tn R mengatakan mungkin dari asap yang dihirup saat tinggal di daerah Galur dulu” DO:
a. “Tn R tampak
mengetahui cara penularan
Irnita
penyakit TBC
TUK 2
1.2 Mendiskusikan dengan keluarga Tn R organ lain yang dapat terserang TBC DS:
a. “Tn R mengatakan tidak tahu organ yang dapat diserang”
DO:
a. “Tn R tampak tidak
tahu organ lain yang diserang TBC”
1.2 Mendiskusikan dengan keluarga Tn R tentang cara pencegahan TBC DS:
a. “Tn R mengatakan tidak mengetahui cara pencegahan TBC “
DO:
a. “Tn R tampak tidak mengetahui cara pencegahan TBC
TUK 3
Irnita
Irnita
1.3 Menganjurkan keluarga Tn R menjemur kasur
minimal satu minggu sekali
DS:
a. “Tn S mengatakan menjemur kasur kadangkadang tidak rutin” DO:
a. “Kasur Tn S tampak kusut”
2.3 Menganjurkan Tn Runtuk tidak membuang ludah sembarangan dan membuang ludah di tempat yang sudah diberikan desinfektan DS:
a. “Tn R mengatakan sekarang sudah tidak batuk lagi” DO:
a. “Tn R tampak tidak batuk lagi”
Irnita
9
TUK 3
1.3 Menganjurkan untuk memberi bayeklin di wadah plastik jika batuk
TUK 4
1.4 Mendiskusikan dengan keluarga Tn R faktor lingkungan yang dapat berpengaruh terhadap penyakit TBC DS:
a. “Tn R mengatakan tidak paham tentang faktor lingkungan yang paham tentang faktor lingkungan yang mempengaruhi penyakit TBC”
2.4 mendiskusikan dengan keluarga Tn R tentang memodifikasi
lingkungan untuk penyakit TBC DS:
a. “Tn R mengatakan
Irnita
tidah tahu cara memodifikasi lingkungan untuk penyakit TBC” DO:
a. “Tn R tampak tidak mengetahui cara
memodifikasi lingkungan untuk penyakit TB
TUK 5
1.5 mendiskusikan dengan keluarga Tn R tentang manfaat berkunjung ke puskesmas DS:
a. “Tn R mengatakan biar sehat”
DO:
a. “Tn R tampak mengetahui tentang manfaat berkunjung ke puskesmas”
2.5 mendiskusikan dengan keluarga Tn R fasilitas kesehatan apa saja yang dapat dikunjungi
DS:
Irnita
14.00 2
a. “Tn R mengatakan bisa ke
a. “Tn R mengatakan bisa ke