B. Penelitian Terdahulu
1. Tabel Penelitian Terdahulu
1. Tabel Penelitian Terdahulu
Di bawah ini terdapat tabel ringkasan dari beberapa penelitian sebelumnya, diantaranya:
32 Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu No Peneliti/Judul/ Jurnal Tujuan Penelitian Variabel/ Metodologi Persamaan/ Perbedaan Hasil 1. Fauzi (2019) Peran Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Bangka Belitung
Jurnal Kordinat Vol. XVIII No. 2
Untuk mengetahui dan menjelaskan Peran Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung dalam
mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan
Menengah (UMKM), dan untuk mengetahui dan menjelaskan Kendala Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
menengah
Data primer dan data sekunder
Penelitian kualitatif deskriptif
Sumber data primer (data langsung dari lokasi/objek penelitian) dan data sekunder (kajian kepustakaan) X : Pembiayaan BPRS Bangka Belitung Y : UMKM Bangka Belitung Membahas pembiayaan BPRS, penggunaan data sekunder
Metode penelitian kualitatif deskriptif, penggunaan 1 variabel, perbedaan variabel Y
Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung dalam mengembangkan UMKM hanya sebatas penyedia pembiayaan bagi masyarakat yang membutuhkan modal untuk memulai usahanya ataupun mengembangkannya.
33 No Peneliti/Judul/ Jurnal Tujuan Penelitian Variabel/ Metodologi Persamaan/ Perbedaan Hasil 2. Noka (2019) Efektivitas Pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah (BPRS) Gayo Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Aceh Tengah Jurnal Tadabbur, Vol. 1, No. 2 Untuk mengetahui efektifitas pembiayaan UMKM BPRS Gayo terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat Aceh Tengah.
Metode kualitatif deskriptif
Menggunakan pendekatan etnografi (tulisan/laporan tentang suatu suku bangsa)
X1 : Pembiayaan UMKM X2 : pembiayaan BPRS Y : pemberdayaan ekonomi masyarakat Gayo Metode penelitian kuantitatif, membahas perekonomian sebagai salah satu faktor kemiskinan
Metode penelitian kualitatif, metode analisis deskriptif, membahas UMKM, variabel X hanya pembiayaan
Temuan dari penelitian ini mengkonfirmasi bahwa Pembiayaan yang disalurkan oleh BPRS Gayo untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat berlangsung efektif. efektifitas pembiayaan tersebut terlihat dari efek yang dirasakan oleh para nasabah dalam pengembangan usaha dan pemberdayaan ekonomi dalam masyarakat. Penilaian efektifnya pembiayaan yang disalurkan oleh BPRS Gayo berdasarkan pada beberapa indikator seperti peningkatan pendapatan, kestabilan usaha, dan kesejahteraan.
3. Azmy (2018) Analisis Pengaruh Rasio Kinerja
Untuk mengetahui pengaruh rasio kinerja keuangan terhadap
X1 : Capital Adequacy Ratio (CAR)
Variabel NPF dan FDR, metode penelitian
Rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak memiliki pengaruh dan arah hubungan bergerak
34 No Peneliti/Judul/ Jurnal Tujuan Penelitian Variabel/ Metodologi Persamaan/ Perbedaan Hasil Keuangan Terhadap Profitabilitas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Di Indonesia Jurnal Akuntansi/Vol. XXII, No. 01 profitabilitas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Indonesia X2 : Non Performing Financing (NPF) X3 : Financing to Deposit Ratio (FDR) X4 : Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) Y1 : Return on Assets (ROA) Y2 : Return on Equity (ROE). Metode Transformasi Logaritma Lin-Log pada model Regresi Berganda
Data bulanan dari tahun 2012 s/d 2016
Penelitian kuantitatif
kuantitatif
Data bulanan, Metode Transformasi Logaritma Lin-Log pada model Regresi Berganda, perbedaan variabel Y dan beberapa variabel X, tidak membahas mengenai pengentasan kemiskinan
negatif terhadap ROA dan ROE. Rasio Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) memiliki pengaruh dan arah hubungan bergerak negatif terhadap ROA dan ROE. Rasio Beban Operasional dan Pendapatan Operasional memiliki pengaruh yang signifikan. Arah hubungan bergerak negatif terhadap Return on Assets (ROA) dan positif terhadap Return on Equity (ROE).
4. Suriadi (2018) Peluang Dan Tantangan Lembaga
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
Penelitian kualitatif deskriptif
Data sekunder, penelitian kuantitatif, membahas
Faktor pendukung dapat dilihat dari kekuatan dan peluang yang dimiliki oleh lembaga keuangan
35 No Peneliti/Judul/ Jurnal Tujuan Penelitian Variabel/ Metodologi Persamaan/ Perbedaan Hasil Keuangan Mikro Syariah (BMT) Dalam Mengurangi Kemiskinan Di Nusa Tenggara Barat Artikel Ekonobis. Volume 4, No.1
menganalisis peluang dan tantangan
serta strategi
pengembangan lembaga keuangan mikro syariah (BMT) di Nusa Tenggara Barat.
Teknik analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Treath)
Jenis data kuantitatif dan data kualitatif
Sumber data primer (hasil wawancara stakeholder BMT) dan data sekunder (LKMS, PINBUK, dan BI)
X1 : peluang dan tantangan BMT X2 : strategi pengembangan BMT Y : kemiskinan di NTB mengenai LKMS dalam mengura-ngi kemiskinan LKMS menggunakan BMT, Teknik analisis SWOT, Penelitian kualitatif deskriptif,
mikro syariah (BMT) di Nusa Tenggara Barat yang harus memiliki lokasi yang strategis dan pemberdayaan masyarakat oleh lembaga keuangan mikro syariah (BMT), Faktor Penghambat dapat dilihat dari menggarap pasar mikro. 5. Prasetyo, et al (2018) The Effectiveness of Islamic Microfinance Distribution on Microbusiness Owner’s Poverty untuk menganalisis efektivitas distribusi keuangan mikro syariah
Penelitian deskriptif Penelitian kualitatif (pendukung hasil analisis penelitian), dan penelitian kuantitatif (analisis skala likert dan OLS)
Pembahasan mengenai LKMS, variabel jumlah pembiayaan, membahas mengenai pengurangan kemiskinan
Metode deskriptif, objek
Pembiayaan mikro syariah dianggap efektif dalam beberapa aspek, yaitu aspek proposal, aspek pengeluaran, aspek pemanfaatan, dan aspek pengembalian pembiayaan. Selain itu, keuangan
36 No Peneliti/Judul/ Jurnal Tujuan Penelitian Variabel/ Metodologi Persamaan/ Perbedaan Hasil Alleviation (Case Study: BMT Bina Masyarakat Purworejo)
Jurnal Afkaruna Vol. 14 No. 1
dan dampaknya terhadap pengentasan kemiskinan pemilik usaha mikro di Purworejo.
Metode analisis Skala Likert danordinary least square (OLS)
Data primer dengan wawancara pemilik usaha mikro di tiga kecamatan di Purworejo (Purwodadi, Kutoarjo, dan Bruno)
X1 : Jumlah penyedia keuangan dalam keluarga
X2 :pembiayaan/ jumlah pembiayaan X3 : pengeluaran rumah tangga X4 : usia bisnis X5 : pendidikan Y : profit bisnis setelah menerima pendapatan Murabahah
penelitian BMT, metode analisis skala likert dan OLS
mikro Islam memiliki dampak positif pada kinerja bisnis mikro dan pengentasan kemiskinan.
37 No Peneliti/Judul/ Jurnal Tujuan Penelitian Variabel/ Metodologi Persamaan/ Perbedaan Hasil 6. Qadariyah, Permata (2010) Peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah Dalam Perekonomian Di Indonesia: Studi Teoritik Dan Empirik
Forum on Religion and Public Life, The Future of the Global Muslim Population
untuk mengetahui peran lembaga keuangan mikro syariah (LKMS) di Indonesia secara teoritik dan empirik
Penelitian kualitatif deskriptif
Data bersumber dari kajian kepustakaan, artikel- artikel di media masa, dan hasil penelitian terdahulu
X1 : LKMS (studi teoritik) X2 : LKMS (studi empirik) Y : perekonomia n Indonesia
Pembahasan mengenai peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah
Metode penelitian kualitatif, metode analisis deskriptif
Variable tidak ada proksi
Secara teoritis peran LKMS bertindak sebagai lembaga keuangan dan lembaga sosial yang mampu memberdayakan masyarakat kecil dan mengatasi masalah sosial ekonomi. Dalam praktek empirisnya peran LKMS sudah maksimal memposisikan diri sebagai Lembaga keuangan dan sosial. 7. Jenita (2017) Peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah Dalam pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kecil Menengah Untuk mengetahui bagaimana peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil menengah Untuk mengetahui bagaimana Penelitian kualitatif deskriptif
Objek penelitian Lembaga Keuangan Mikro Syariah
subjek penelitian adalah peranan lembaga keuangan mikro dalam
Pembahasan mengenai peran LKMS, penggunaan data primer dan sekunder
Metode penelitian deskriptif kualitatif, objek penelitian BMT
Peran lembaga keuangan mikro syariah telah teruji dan mampu membuat masyarakat melampaui krisis ekonomi beberapa waktu bahkan semakin menguatkan.
38 No Peneliti/Judul/ Jurnal Tujuan Penelitian Variabel/ Metodologi Persamaan/ Perbedaan Hasil Jurnal Lembaga Keuangan dan Perbankan-Volume 2, Nomor 2
peran dari BPRS dalam memberdayakan perekonomian masyarakat Bangka Belitung
pengembangan ekonomi usaha kecil menengah
8. Janiar dan Soelistyo (2017) Analisis Penguatan Peran Kelembagaan Terhadap Pengentasan Kemiskinan dan Pemerataan Pendapatan di Indonesia Jurnal Ilmu
Ekonomi, Vol 1 Jilid 3
untuk mengetahui bagaimana peran
kelembagaan (pemerintah dan perbankan) serta pengaruh Upah Minimum Provinsi ( UMP), Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Non
Performing Loan (NPL) terhadap kemiskinan dan ketimpanga n pendapatan di Indonesia tahun 2015-2016.
Penelitian ini menggunakan pendekatan regresi data panel 33 provinsi di Indonesia dalam kurun waktu 2015-2016. Variabel : X1 = UMP X2 = BPR X3 = NPL Y1 = Jumlah Penduduk Miskin Y2 = Ketimpan gan Pendapatan Menggunakan pendekatan regresi data panel, memiliki kesamaan pada variabel jumlah kantor dan rasio pembiayaan bermasalah pada bank
banyak, tahun penelitian berbeda, menggunakan variabel UMP sebagai variabel independen.
UMP dan BPR berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan, dan NPL berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kemiskinan. Sedangkan BPR dan NPL berpengaruh negatif signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, dan UMP berpengaruh positif signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. UMP, BPR dan NPL secara bersama-sama berpengaruh terhadap kemiskinan dan ketimpangan pendapatan.
39 No Peneliti/Judul/ Jurnal Tujuan Penelitian Variabel/ Metodologi Persamaan/ Perbedaan Hasil 9. Hussaini (2017) Islamic Micro Finance Bank : An Alternative For Poverty Allevation In Northern Nigeria Jurnal İSLAM EKONOMİSİ VE FİNANSI DERGİSİ, 2017/1; 59-70 Untuk mengetahui bagaimana peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah sebagai alternatif dalam
pengentasan kemiskinan di Nigeria Utara
Penelitian kualitatif deskriptif
Data sekunder (kepustakaan) X : BPRS Y : kemiskinan di Nigeria Utara Pembahasan mengenai LKMS sebagai alat alternatif pengentasan kemiskinan, pembahasan secara nasional
Metode penelitian kualitatif deskriptif, sumber data kepustakaan
keuangan mikro syariah akan efektif dalam mengurangi sifat ekstrim kemiskinan di Nigeria utara dengan memberikan bunga kredit gratis untuk masyarakat yang kurang beruntung dan aktif
secara ekonomi.
Mempertimbangkan tantangan yang dihadapi oleh keuangan mikro konvensional institusi khususnya yang beroperasi dalam masyarakat yang didominasi Muslim seperti Nigeria utara dan prospek keuangan mikro Islam dan jumlah manfaatnya. 10. Kamrunnisha, Singh (2017) Islamic Microfinance Approach as a Tool of Povert untuk meneliti pendekatan yang dapat digunakan oleh keuangan mikro Islam dan faktor-faktor yang membantu
Penelitian kualitatif dan kuantitatif Data primer (wawancara 100 responden); dan data sekunder (data kepustakaan)
Penelitian kuantitatif; membahas LKMS dan pengentasan kemiskinan Menggunakan data primer (wawancara
Pemerintah dan nasabah dapat juga mengulurkan tangan mereka untuk membuka jalan bagi program keuangan mikro islam dengan memberikan peraturan
40 No Peneliti/Judul/ Jurnal Tujuan Penelitian Variabel/ Metodologi Persamaan/ Perbedaan Hasil Alleviation : An Empirical Study Srusti Management Review, Vol -X, Issue – I program LKMS untuk mengentaskan kemiskinan.
yang sesuai kerangka kerja dan menawarkan kebijakan bersama dengan menyediakan dana untuk membangun kapasitas, kemandirian dan keberlanjutan 11. Hassan, et al (2017) Role Of Islamic Microfinance Scheme In Poverty Allevation And Women Implemented By Islami Bank Bangladesh Limited Jurnal İSLAM EKONOMİSİ Well-Being Of VE FİNANSI2017/1; 1-32 Untuk menganalisis hubungan positif antara Islam
keuangan mikro dan kesejahteraan DERGİSİ. sosial ekonomi
perempuan dan untuk mengeksplorasi perspektif di
Penelitian kuantitatif Teknik analisis data regresi Data primer (wawancara)dan Data sekunder kepustakaan)
Jumlah sampel 700 customer LKMS perempuan X1 : pendapatan X2 : aset Pembahasan secara nasional; penelitian kuantitatif; membahas mengenai peran LKMS terhadap pengenta-san kemiskinan Pembahasan mengenai implementasi
Sangat penting untuk mengarahkan kembali keuangan mikro Islam ke lebih banyak sektor dan lebih banyak penerima manfaat, untuk menyebarkan manfaatnya dalam kegiatan pembangunan, yang akan mendorong kontribusi ke arah kesejahteraan penerima dan menuju pembangunan sosial-ekonomi negara, dalam jangka panjang.
12. Nurdany (2016)
Pengaruh
disusun dalam rangka menganalisis apakah
Metode regresi data panel
Metode regresi data panel, sampel yang digunakan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel
41 No Peneliti/Judul/ Jurnal Tujuan Penelitian Variabel/ Metodologi Persamaan/ Perbedaan Hasil Pembiayaan, Aset, dan FDR Perbankan Syariah terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Indonesia.
Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam, Vol. 2 No. 2
perbankan syariah berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat di Indonesia atau tidak, kalau berdampak kemudian bagaimana pengaruhnya apakah positif atau negatif.
Sampel 33 Provinsi di Indonesia selama kurun waktu 2012 s/d 2014
Variabel yang diteliti: X1 = Aset X2 -= Pembiayaan X3 = FDR Y = IPM+ adalah provinsi di Indonesia, eksamaan variabel aset dan variabel pembiayaan, membahas mengenai perekonomian Indonesia
Jumlah sampel yang digunakan lebih banyak, perbedaan periode
penelitian, variabel Y yang digunakan berbeda,
menggunakan variabel FDR
pembiayaan perbankan syariah berpengaruh positif signifikan, variabel aset perbankan syariah berpengaruh negatif signifikan, dan variabel FDR perbankan syariah tidak memiliki pengaruh. Namun demikian, secara bersama-sama variabel pembiayaan, aset, dan FDR perbankan syariah berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat menurut perspektif Islam di Indonesia. 13. Ibrahim (2015) Kontribusi Perbankan Syariah Terhadap Perekonomian Banten Jurnal Islamiconomic Vol.6 No.1 Untuk mengetahui kontribusi perbankan syariah terhadap peningkatan PDRB Provinsi Banten Y : perkembangan ekonomi Banten, X: pertumbuhan bank syariah
(dilihat dari aspek pengumpulan DPK dan penyaluran pembiayaan)
Data sekunder
Data sekunder, variabel jumlah DPK dan jumlah pembiayaan, metode penelitian kuantitatif
Objek perkembangan ekonomi Banten, alat analisis regresi berganda, X membahas perbankan
Pengolahan data menunjukkan bahwa DPK dan pembiayaan tidak berpengaruh secara parsial terhadap peningkatan PDRB Banten. Namun DPK dan pembiayaan secara bersama-sama/simultan berpengaruh terhadap PDRB Banten.
42 No Peneliti/Judul/ Jurnal Tujuan Penelitian Variabel/ Metodologi Persamaan/ Perbedaan Hasil 60 sampel Periode 2009-2013
Regresi berganda dengan metode ordinary least square(OLS)
Penelitian kuantitatif
syariah tidak terfokus pada BPRS
14. Abbas, Shirazi (2015)
The key players’ perception on the role of Islamic microfinance in poverty alleviation The case of Pakistan
Journal of Islamic Accounting and Business Research Vol. 6 No. 2,
untuk mengetahui struktur dan pergerakan bank Islam di Pakistan saat ini serta isu dan tantangan terkini untuk keuangan mikro Islam
Penelitian kuantitatif
Data primer
Metode penelitian dengan survei lapangan dengan 2 kuesioner ( Satu kuesioner kepada 270 pengusaha mikro dan pedagang kecil di tiga kota besar
Pakistan,survei lain 100 orang dari manajemen menengah dan atas dari lima bank Islam Pakistan)
Menggunakan software SPSS versi 16
Pembahasan mengenai peran LKMS terhadap pengentasan kemiskinan, sumber data dari
wawancara, data primer
Membahas mengenai kunci dari LKMS dalam
mengentaskan kemiskinan, software menggunakan SPSS
Penelitian ini menemukan pendapat yang kuat dari responden yang mendukung Keuangan mikro syariah di bawah sistem pembagian laba dan rugi. bank Islam telah menunjukkan konsensus besar bahwa bank Islam harus menawarkan produk dan instrumen keuangan mikro syariah untuk menanggapi kebutuhan masyarakat miskin terhadap pengentasan kemiskinan.
43 No Peneliti/Judul/ Jurnal Tujuan Penelitian Variabel/ Metodologi Persamaan/ Perbedaan Hasil 15. Elwardi (2015)
,.The role of Islamic Microfinance in Poverty Alleviation: Lessons from Bangladesh Experience
MPRA Paper No. 63665
tantangan dalam pengentasan kemiskinan.Untuk menentukan
peran keuangan mikro Islam dalam upaya pengentasan kemiskinan di Bangladesh dan bagaimana peran ini dapat ditingkatkan
Penelitian kualitatif deskriptif
Sumber data primer (kuesioner); dan data sekunder (kepustakaan dan data bank Bangladesh
Jumlah sampel 48 sampel
Penelitian secara nasional
Pembahasan penelitian mengenai peran LKMS terhadap pengenta-san kemiski-nan; sumber data sekunder; penelitian secara nasional
Jumlah sampel lebih sedikit; penelitian kualitatif deskriptif; sumber data primer (kuesioner)
Di Bangladesh, keuangan mikro Islam memiliki dampak positif pada pengurangan kemiskinan seperti yang ditunjukkan oleh studi empiris, khususnya di daerah pedesaan. Studi ini menyimpulkan bahwa berbagai program pinjaman memiliki peran penting dalam mengentaskan kemiskinan, kecuali mereka berada dalam lingkungan dengan modal material dan sosial yang cukup untuk mencapai tujuan program tersebut. 16. Murdian- syah (2014) Evaluasi Program Pengentasan Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Untuk menganalisis peran Gerdu-Taskin dalam memberdayakan orang-orang miskin dan mengidentifikasi setiap motivasi
Penelitian kualitatif deskriptif
Objek penelitian adalah program pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat
Sumber data sekunder, pembahasan mengenai pengenta-san kemiski-nan
Penelitian kualitatif deskriptif; data primer; Teknik analisis data yaitu
Unit Pengendali Keuangan secara efektif memainkan peran penting dalam meningkatkan kemandirian masyarakat, terutama di wilayah selatan Jakarta Malang. Implementasi program Gerdu-
44 No Peneliti/Judul/ Jurnal Tujuan Penelitian Variabel/ Metodologi Persamaan/ Perbedaan Hasil Masyarakat (Studi Kasus Pada Program Gerdu-Taskin di Kabupaten Malang)
Jurnal WIGA Vol. 4 No. 1 ISSN NO 2088-0944
dan faktor demotivasi Gerdu-Taskin untuk
Sumber data primer (diperoleh langsung melalui wawancara secara mendalam (depth interview), serta stakeholder
interactive model of analysis; variabel Y pemberdayaan masyarakat
Taskin melalui “Anggrek” Unit Pengendali Keuangan adalah sebagai salah satu bidang studi yang berperan penting secara efektif dalam meningkatkan pengembangan kelembagaan daerah pedesaan. Gerdu-Taskin 17. Aslam (2014) Role of Islamic Microfinance in Poverty Alleviation in Pakistan: An Empirical Approach Internatio-nal Journal of Academic Research in Accounting, Finance and Management Untuk menganalisis peran keuangan mikro Islam untuk
mengentaskan
kemiskinan di Pakistan dampaknya, tingkat kepuasan
Penelitian kualitatif dan kuantitatif
Sampel berjumlah 120 sampel
Data primer (60 kuesioner yang diisi oleh karyawan, 60 diisi oleh customer LKMS)
Teknik analisis data dengan descriptive analysis dan Pearson’s chi-square
Pembahasan mengenai peran LKMS terhadap pengentasan kemiskinan; pembahsan secara nasional Penggunaan data primer (kuesioner);
teknik analisis dengan descriptive analysis dan Pearson’s chi-square
Keuangan mikro syariah memainkan peran penting untuk meningkatkan taraf hidup, pendapatan per kapita, tingkat kesadaran (tingkat pendidikan), nilai-nilai etika, profitabilitas, keberlanjutan, posisi infrastruktur, tingkat pekerjaan di masyarakat, membantu mengendalikan inflasi dan distribusi kekayaan yang tidak merata.
18. Aslam (2014)
Role of Islamic
Untuk menganalisis peran keuangan mikro
Penelitian kualitatif dan kuantitatif
Pembahasan mengenai peran LKMS terhadap
Keuangan mikro syariah memainkan peran penting untuk
45 No Peneliti/Judul/ Jurnal Tujuan Penelitian Variabel/ Metodologi Persamaan/ Perbedaan Hasil Microfinance in Poverty Alleviation in Pakistan: An Empirical Approach Internatio-nal Journal of Academic Research in Accounting, Finance and Management Islam untuk mengentaskan kemiskinan di Pakistan dampaknya, tingkat kepuasan Sampel berjumlah 120 sampel
Data primer (60 kuesioner yang diisi oleh karyawan, 60 diisi oleh customer LKMS)
Teknik analisis data dengan descriptive analysis dan Pearson’s chi-square
pengentasan kemiskinan; pembahsan secara nasional Penggunaan data primer (kuesioner);
teknik analisis dengan descriptive analysis dan Pearson’s chi-square
meningkatkan taraf hidup, pendapatan per kapita, tingkat kesadaran (tingkat pendidikan), nilai-nilai etika, profitabilitas, keberlanjutan, posisi infrastruktur, tingkat pekerjaan di masyarakat, membantu mengendalikan inflasi dan distribusi kekayaan yang tidak merata. 19. Rahim, Rahman (2010) Islamic microfinance: an ethical alternative to poverty alleviation Jurnal Emerald Insight. Vol. 26, No. 4
Untuk
menilai potensi skema pembiayaan Islam untuk tujuan keuangan mikro.
Penelitian kualitatif deskriptif
Data sekunder kepustakaan)
Pembahasan mengenai peran LKMS terhadap pengentasan kemiskinan dan LKMS secara menyeluruh
Data sekunder; pembahasan mengenai peran LKMS terhadap pengentasan kemiskinan
Penelitian kualitatif deskriptif; pembahasan tidak terfokus pada 1 negara; pembahasan LKMS secara umum, tidak membahas BPRS
Keuangan Islam menawarkan berbagai skema dan instrumen etis yang dapat maju dan diadaptasi untuk tujuan keuangan mikro. Relatif, qardhul hasan, murabahah, dan ijarah. Skema ini relatif mudah dikelola dan akan memastikan kebutuhan modal (qardhul hasan), peralatan 20. Rahman (2010) Islamic Micro- Untuk menganalisis bagaimana pengaruh Sampel berjumlah 1020 respon Penelitian kuantitatif; pembahasan mengenail
Hasil dari model ekonometrik menunjukkan bahwa pendapatan
46 No Peneliti/Judul/ Jurnal Tujuan Penelitian Variabel/ Metodologi Persamaan/ Perbedaan Hasil
Finance and It’s Impact On Rural Poverty Alleviation
The Internatio-nal Journal of Banking and Finance, Vol. 7.
Lembaga keuangan Mikro Syariah terhadap pengentasan kemiskinan di pedesaan
Penelitian kuantitatif Teknik analisis data dengan Ordinary Least Square (OLS)
Menggunakan software SPSS versi 12.
X1 = total ukuran lahan X2 = usia nasabah
LKMS dan pengentasan kemiski-nan
Jumlah sampel lebih banyak; menggunakan SPSS; tidak membahas secara nasional variabel tidak ada yang sama
rumah tangga, produktivitas tanaman dan ternak, pengeluaran dan pekerjaan meningkat secara signifikan karena pengaruh perubahan perilaku dan keberadaan keuangan mikro.
54 2. Kerangka Pemikiran
Gambar 2.2 Kerangka Pemikiran
Uji Asumsi Klasik Variabel Independen (X) :
1. Aset (X1) 2. Pembiayaan (X2) 3. NPF (X3)
Variabel Dependen (Y) :
Jumlah Penduduk Miskin Peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS)
Terhadap Pengentasan Kemiskinan Di Indonesia
(Studi Kasus Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Periode 2015-2019)
Pemilihan Model Regresi Panel
Uji Signifikansi
Analisis dan Interpretasi
55 3. Keterkaitan Antar Variabel
a. Hubungan Aset Terhadap Tingkat Kemiskinan
Menurut hasil dari penelitian Nurdany (2016), Pendapatan Bank Syariah apabila tidak disalurkan dalam bentuk pembiayaan ataupun produk pembiayaan lainnya, kemungkinan besar akan dialokasikan untuk penambahan aset. Peningkatan porsi aset oleh bank Syariah (kategori non pembiayaan) akan menurunkan porsi jumlah pembiayaan yang akan disalurkan kepada masyarakat, sehingga akan berpengaruh negatif terhadap arus perputaran barang dan jasa yang ada dimasyarakat, diikuti penurunan kesejahteraan mayarakat, sehingga menyebabkan jumlah penduduk miskin meningkat.
Dalam penelitian oleh Hassan (2014) dijelaskan bahwa variabel aset menggemakan hasil keberlanjutan Islam keuangan mikro. Pertumbuhan pendapatan tentu tidak akan memberi dampak berkelanjutan pada wanita jika aset yang mereka pegang harus naik di tingkat atas. Setelah memperhatikan keuntungan yang lebih besar, tampaknya wanita suatu hari akan melakukannya, mengandalkan keuangan mikro syariah dan akan diakumulasikan, kredit / investasi digunakan untuk hal tersebut yang mana puncaknya bukan untuk konsumsi tetapi untuk produksi.
b. Hubungan Pembiayaan Terhadap Tingkat Kemiskinan
Penelitian Nurdany (2016) menghasilkan temuan bahwa peningkatan pembiayaan yang disalurkan oleh bank kepada msyarakat akan menyebabkan kegiatan tukar menukar barang maupun jasa di masyarakat juga semakin meningkat, sehingga dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat dari segi ekonomi dan mengurangi tingkat kemiskinan.
Hasil penelitian oleh Prasetyo et al. (2018) yaitu pembiayaan Lembaga Keuangan Mikro Syariah dianggap efektif dan berdampak positif pada kinerja keuangan Mikro dan pengentasan kemiskinan.
Dikatakan oleh Hussaini (2017) dalam penelitiannya bahwa keuangan mikro syariah akan efektif dalam mengurangi sifat ekstrim kemiskinan di Nigeria utara dengan memberikan bunga kredit gratis untuk masyarakat yang kurang beruntung dan aktif secara ekonomi. Model yang diusulkan itu akan layak secara finansial dan