DAFTAR PUSTAKA
SEBAGAI TABLET ISAP UNTUK IBU HAMIL DENGAN GEJALA MUAL DAN MUNTAH oleh Devita Kusuma Rahingtyas (A54104080), Mahasisiwi
Departemen Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Saya mohon kesediaan Anda meluangkan waktu (± 30 menit) untuk mengisi kuesioner ini secara jujur dan lengkap, kerahasiaan data Anda terjamin. Terima kasih atas bantuan dan kerjasama Anda.
82
Lampiran 1 (lanjutan)
B.a. Nama sheet: RiwKes
B. RIWAYAT KESEHATAN DAN KEHAMILAN IBU HAMIL B1. Riwayat Penyakit Ibu Hamil
Ba11 Ba12 Ba13
Jenis Penyakit
6 bln sebelum hamil Saat hamil
kode Frekuensi/6 bulan kode Frekuensi selama hamil a. Anemia Ba12a Ba13a
b. Jantung Ba12b Ba13b
c. Hipertensi Ba12c Ba13c
d. Diabetes Ba12d Ba13d
e. Typus Ba12e Ba13e
f. Diare Ba12f Ba13f
g. Batuk Ba12g Ba13g
h. Influenza Ba12h Ba13h
i. Ba12i Ba13i
j. Ba12j Ba13j
B2. Riwayat Kehamilan Ibu Hamil
Ba21 Ba22 Ba23 Ba24
Riwayat kehamilan Kode Frekuensi selama hamil
Keterangan a. Keguguran Ba22a
b. Aborsi Ba22b
c. Melahirkan bayi <2500g Ba22c
d. Melahirkan bayi <37 minggu Ba22d
e. Melahirkan bayi mati Ba22e
f. Melahirkan bayi sungsang Ba22f
g. Persalinan caesar Ba22g
h. Persalinan normal Ba22h
i. Ba22i
C. Nama sheet: kebiasaan
C. KEBIASAAN MAKAN IBU HAMIL
(kode: 1=jika jawaban ya, 2=jika jawaban tidak)
C 1. Berapa frekuensi Anda makan makanan utama dalam sehari:
a. 1x b.2x c. 3x d.>3x
C2. Berapa frekuensi Anda makan selingan dalam sehari:
a. 1x b.2x c. 3x d.>3x
C3. Apakah ibu memiliki jenis makanan pantangan:
a. Ya b. Tidak
C4. Jika YA sebutkan jenis makanan pantangan tersebut
a. b.
Alasan: ...
C5. Siapakah yang menganjurkan untuk tidak memakan makanan pantangan ...
C6. Makanan yang tidak disukai:...
Alasan: ...
C7. Apakah ibu alergi terhadap suatu jenis makanan? a. Ya b. Tidak C8. Jika YA sebutkan jenis makanan yang menyebabkan alergi tersebut a. b. Alasan: ...
C9. Apakah ada makanan yang dianjurkan selama hamil? a. Ya b. Tidak C10. Jika YA sebutkan jenis makanan yang dianjurkan tersebut a. b. Alasan: ...
C11. Siapakah yang menganjurkan...
83
Lampiran 1 (lanjutan)
D. Nama sheet: FFQ
D. Frekuensi Konsumsi Pangan Ibu Hamil
D1 D2 D3 D4
No Jenis Pangan Frekuensi … kali per1) Rata-rata/konsumsi Hari Ming Bln Thn URT Gram 1.1 Nasi 1.2 Nasi uduk 1.3 Bubur ayam 1.4 Nasi goreng 1.5 Mie instan 1.6 Roti 2. UMBI-UMBIAN 2.1 Singkong 2.2 Talas 2.3 Singkong
3. DAGING, IKAN, SUSU DAN TELUR
3.1 Daging ayam 3.2 Ikan laut 3.3 Ikan tawar 3.4 Ikan asin 3.5 Telur negeri 3.6 Susu 4. KACANG-KACANGAN 4.1 Tempe 4.2 Tahu 4.3 Kacang panjang 4.4 Kacang hijau 4.5 Kacang tanah 5. DAUN-DAUNAN 5.1 Bayam 5.2 Kangkung 5.3 Sawi
5.4 Sup (wortel, kol) 5.5 Daun singkong 5.6 Daun melinjo 5.7 Daun katuk 6. SAYURAN BUAH 6.1 Labu siam 6.2 Tomat 6.3 Mentimun 7. BUAH 7.1 Pepaya 7.2 Pisang 7.3 Jeruk 7.4 Apel 7.5 Melon 7.6 Semangka 7.7 Mangga 7.8 Rambutan 8. JAJANAN 8.1 Bakso 8.2 Siomay 8.3 Pisang goreng 8.4 Mie ayam 8.5 Bakwan 8.6 Tahu goreng 8.7 Tempe goreng 8.8 Kerupuk 8.10 Teh 8.11 Biskuit
84
Lampiran 1 (lanjutan)
E. Konsumsi Pangan Ibu Hamil Recall 1x24 Jam
E1 E2 E3
Waktu makan Hari………, tanggal…………
Kode Pangan Jenis makanan Banyaknya URT Gram Sarapan Selingan (camilan) Siang Selingan (camilan) Malam
F. Mual dan Muntah serta Produk Olahan Jahe Untuk Mengatasi Masalah Tersebut F1.
Frekuensi mual dan muntah ibu selama hamil:
a. setiap hari b. beberapa kali seminggu c. beberapa kali selama hamil d. Tidak pernah
F8.
Sebab mual dan muntah yang ibu alami: a. tekanan / stres b. kelelahan
c. rangsangan dari luar d. tidak ada sebab spesifik
F2.
Tingkat keparahan mual dan muntah ibu selama hamil: a. ringan b. sedang
c. berat d. Hiperemesis (sangat berat)
F9.
Konsumsi obat khusus selama mual dan muntah: a. sering b. jarang
c. tidak pernah d. tidak tahu
F3.
Jenis makanan yang banyak ibu konsumsi selama kondisi mual dan muntah kehamilan:
a. makanan berat b. buah-buahan b. camilan d. susu
F10.
Pendapat ibu apabila jahe diberikan kepada ibu hamil dengan gejala mual dan muntah:
a. dianjurkan b. dibolehkan c. tidak dibolehkan d. tidak tahu
F4.
Jangka waktu terjadinya mual dan muntah kehamilan: a. sepanjang trimester pertama
b. trimester pertama dan kedua
c. trimester pertama sampai trimester akhir d. tidak tentu
F11.
Produk pencegah mual dan muntah kehamilan yang ibu kehendaki:
a. susu b. bubur
c. tablet isap d. lain-lain, sebutkan ...
F5.
Kondisi mual dan muntah terparah terjadi pada kehamilan ke-:
a. 1 b. 2 c.>2 d. Keseluruhan
F12.
Pendapat ibu apabila jahe diolah menjadi produk untuk mengatasi mual dan muntah kehamilan:
a. sangat setuju b.setuju
c. tidak setuju d. sangat tidak setuju
F6.
Ke mana ibu memeriksakan diri apabila terjadi gangguan kehamilan:
a. dokter b. bidan
c. orang terpercaya d. tidak pernah periksa
F13.
Bersediakah ibu untuk mencoba produk olahan jahe untuk mengatasi mual dan muntah yang ibu alami:
a. bersedia b. ragu-ragu c. tidak bersedia d. tidak tahu
85
Lampiran 2 Metode analisis karakteristik fisik tepung ekstrak jahe
Kadar Air (Kailaku 2003)
Pengukuran dilakukan dengan metode oven. Tahapan yang dilakukan anatara lain adalah penimbangan 1-2 g contoh dengan seksama pada sebuah botol timbang bertutup yang sudah diketahui bobotnya. Botol timbang dikeringkan pada oven bersuhu 1050C selama 3 jam. Setelah itu, botol dimasukkan ke dalam desikator. Setelah dingin, botol ditimbang. Pengeringan dan penimbangan dilakukan hingga diperoleh bobot tetap. Kadar air bahan dihitung dengan menggunakan persamaan:
Kadar air = W x 100%
W1
Keterangan: W = kehilangan bobot setelah dikeringkan, dalam g W1 = bobot contoh sebelum dikeringkan, dalam g
Rendemen Ekstraksi (Khairani 2002)
Rendemen ekstraksi didapatkan dari perbandingan antara berat ekstrak jahe kering dengan berat tubuh buah jahe kering dikali 100%.
Rendemen (%) = a x 100%
b
Keterangan : a = berat ekstrak kering, dalam g b = berat buah kering, dalam g
Kelarutan (AOAC 1971 diacu dalam Khairani 2002)
Penilaian nilai kelarutan dilakukan dengan melarutkan sejumlah sampel ke dalam 100 ml akuades panas (80-85)0C, kemudian disaring dengan menggunakan kertas saring Whatman No.42 dengan bantuan pompa vakum. Sebelumnya, kertas saring dikeringkan di dalam oven pada suhu 1050C selama 3 jam. Selanjutnya, didinginkan di dalam desikator selama 15 menit dan ditimbang. Nilai kelarutan dinyatakan dalam persentase berat residu yang yang tidak dapat melalui kertas saring terhadap contoh bahan yang digunakan.
% Kelarutan = 1 – (C – B) x 100%
(100 – KA)% x A
Keterangan : A = berat contoh yang digunakan, dalam g B = berat kertas saring, dalam g
C = berat kertas saring + berat residu, dalam g
86
Lampiran 2 (lanjutan)
Kekerasan (Kailaku 2003)
Dilakukan dengan alat penetrometer, sepersepuluh milimeter division, dari Precisison Scientific Petroleum Instrument. Sampel tablet diletakkan pada bantalan penekan, kemudian ditekan dengan jarum pengukur. Kekerasan produk berbanding terbalik dengan jarak yang dapat dipenetrasi oleh jarum pengukur dalam jangka waktu tertentu. Sampel dipenetrasi dengan membebankan jarum dengan skala beban tertentu. Pengukuran berlangsung 10 detik dengan beban 50 g. Setelah penekanan, jarum yang dapat dipenetrasi akan ditunjukkan pada jarum penetrometer.
Waktu Larut (Nurharini 1997 diacu dalam Khairani 2002)
Pengukuran dilakukan dengan menggunakan stopwatch. Waktu larut diukur saat tablet dimasukkan ke dalam air dengan suhu 800C - 850C sehingga seluruh tablet larut.
Nilai pH (Hartanto 1992)
Tablet dilarutkan ke dalam 200 ml akuades panas dengan suhu 800C -850C , kemudian diambil air sebanyak 100 ml dan diukur pH-nya dengan pHmeter.
87
Lampiran 3 Kuesioner uji organoleptik tepung ekstrak jahe
UJI HEDONIK Nama :
Jenis Kelamin : L/P Tanggal Pengujian :
Dihadapan Anda disajikan beberapa tepung ekstrak jahe. Anda diminta untuk melakukan penilaian terhadap rasa jahe, rasa pedas, warna, aroma, tekstur, warna dan penampakan keseluruhan dari tepung jahe. Sebaiknya tidak dilakukan pembandingan antara produk satu dengan produk yang lain. Pengujian tepung ekstrak jahe dilakukan satu demi satu. Beri nomor sesuai dengan pilihan jawaban Anda. Kode Sampel Rasa Jahe Rasa Pedas
Aroma Tekstur Warna Penampakan Keseluruhan
101 102 103
Keterangan:
1. sangat tidak suka 2. tidak suka 3. agak tidak suka 4. agak suka 5. suka 6. sangat suka Komentar/saran : ... ... ... ... ...
88
Lampiran 4 Kuesioner Uji Organoleptik Tablet Isap Jahe UJI MUTU HEDONIK Nama :
Jenis Kelamin : L/P Tanggal Pengujian :
Dihadapan Anda disajikan tiga jenis tablet isap jahe. Anda diminta untuk melakukan penilaian terhadap kategori-kategori yang mempengaruhi mutu tablet isap tersebut. Sebaiknya tidak dilakukan pembandingan antara produk satu dengan produk yang lain. Pengujian dilakukan satu demi satu. Berilah nomor sesuai dengan peringkat penilaian yang Anda berikan, 1 untuk yang paling rendah dan 9 untuk yang paling tinggi.
Bungkus Kuning
Rasa manis (amat sangat tidak manis – amat sangat manis) Rasa asam (amat sangat tidak asam – amat sangat asam) Rasa pedas (amat sangat tidak pedas – amat sangat pedas) Rasa jahe (amat sangat tidak terasa – amat sangat terasa) Rasa keseluruhan (amat sangat tidak pas – amat sangat pas) Aroma jahe (amat sangat tidak tercium – amat sangat tercium) Aroma asam (amat sangat tidak tercium – amat sangat tercium) Aroma keseluruhan (amat sangat tidak pas – amat sangat pas) Mouthfeel (amat sangat tidak terasa – amat sangat terasa) Tekstur saat diisap (amat sangat kasar – amat sangat halus) Warna (amat sangat tidak homogen – amat sangat homogen)
89
Lampiran 4 (lanjutan)
Bungkus Hijau
Rasa manis (amat sangat tidak manis – amat sangat manis) Rasa teh hijau (amat sangat tidak terasa – amat sangat terasa) Rasa pedas (amat sangat tidak pedas – amat sangat pedas) Rasa jahe (amat sangat tidak terasa – amat sangat terasa) Rasa keseluruhan (amat sangat tidak pas – amat sangat pas) Aroma jahe (amat sangat tidak tercium – amat sangat tercium) Aroma teh hijau (amat sangat tidak tercium – amat sangat tercium) Aroma keseluruhan (amat sangat tidak pas – amat sangat pas) Mouthfeel (amat sangat tidak terasa – amat sangat terasa) Tekstur saat diisap (amat sangat kasar – amat sangat halus) Warna (amat sangat tidak homogen – amat sangat homogen)
Bungkus Merah
Rasa manis (amat sangat tidak manis – amat sangat manis) Rasa jahe (amat sangat tidak terasa – amat sangat terasa) Rasa pedas (amat sangat tidak pedas – amat sangat pedas) Rasa keseluruhan (amat sangat tidak pas – amat sangat pas) Aroma jahe (amat sangat tidak tercium – amat sangat tercium) Aroma keseluruhan (amat sangat tidak pas – amat sangat pas) Mouthfeel (amat sangat tidak terasa – amat sangat terasa) Tekstur saat diisap (amat sangat kasar – amat sangat halus) Warna (amat sangat tidak homogen – amat sangat homogen)