BAB IV HASIL PENELITIAN
C. Deskripsi Data
1. Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Tentang Kesulitan Belajar Agama
No Pertanyaan dan Alternativ Jawaban F %
1
Kesulitan dalam pelajaran Agama A. Membaca al-Qur’an
B. Tajwid
C. Menghafal ayat al-Qur’an D. Menghapal doa wudlu
1 8 116 0 8 % 6,4 % 92.8 % 0 % Jumlah 125 100 %
Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa siswa yang kesulitan menghapal ayat al-Qur’an sebanyak 116 siswa yang berada pada prosentase 92,8 % dan kesulitan belajar tajwid sebanyak 8 Siswa berada pada 6,4 %. Jadi lebih banyak Siswa yang kesulitan menghapal ayat al-Qur’an karena frekuensinya berada pada urutan paling tinggi pertama dan kesulitan memahami tajwid berada pada urutan kedua.
Tabel 8
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam
Tentang Kegiatan Yang Dilakukan Siswa Setelah Mendapakan Pelajaran Agama
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
2
Yang siswa lakukan setelah mendapatkan pelajaran Agama Islam
A. Mengulangnya kembali
B. Melaksanakan hal-hal yang ada didalam materi Pendidikan Agama Islam
C. Mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari D. Mengingatnya tanpa mewujudkan dalam kegiatan
sehari-hari 0 5 119 1 0 % 8 % 95,2 % 4 % Jumlah 125 100 %
Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa lebih banyak siswa yang langsung mengimplementasikan pendidikan agama dalam kehidupan sehari-hari dengan frekuensi sebanyak 119 Siswa (95,2%), dan melaksanakan materi yang ada di dalam pendidikan agama sebanyak 5 siswa yaitu 4 %, yang hanya mengulang saja sebanyak 8 %.
Tabel 9
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Tentang Kegunaan Pendidikan Agama Islam Bagi Siswa
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
3
Kegunaan Pendidikan Agama Islam bagi siswa A. Negara B. Keluarga C. Masyarakat D. Diri sendiri 6 11 6 102 4,8 % 8,8 % 4,8 % 81,6 % Jumlah 125 100 %
Dari tabel di atas, lebih banyak siswa yang berpendapat pendidikan agama Islam bermanfaat untuk diri sendiri sebanyak 102 Siswa dengan prosentase 81,6%, dibandingkan dengan yang memilih berguna untuk keluarga (11 orang) siswa (8,8 %) sedangkan berguna untuk Negara dan masyarakat 6 orang prosentase masing-masing 4,8 %.
Tabel 10
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Tentang Siswa Berdoa Ketika Beraktivitas
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
4
Berdoa ketika beraktivitas A. Belajar B. Makan C. Bangun tidur D. Sebelum tidur 57 2 9 57 45,6 % 1,6 % 7,2 % 45,6 % Jumlah 125 100 %
Berdasarkan tabel di atas, di ketahui bahwa kebanyakan siswa berdoa ketika belajar dan sebelum tidur. Siswa yang memilih berdoa ketika belajar dan sebelum tidur sebanyak masing-masing 57 orang dengan prosentase yang sama 45,6 %, berdoa ketika makan sebanyak 2 orang prosentasenya 1,6 %, berdoa ketika bangun dari tidur 9 Siswa prosentasenya 7,2 %.
Tabel 11
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam
Tentang Perbuatan Siswa Sebelum Melakukan Suatu Pekerjaan
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
5
Yang dilakukan Siswa sebelum melakukan suatu pekerjaan
A. Niat B. Berdoa
C. Membacabismillah
D. Membaca doa yang saya bias
94 13 12 6 75,2 % 10,4 % 9,6 % 4,8 % Jumlah 125 100 %
Dengan melihat tabel di atas, kebanyakan siswa yang senantiasa niat saja ketika akan melakukan suatu pekerjaan sebanyak 94 Siswa dengan prosentase 75,2 %, 13 Siswa selalu berdoa dengan prosenatse 10,4 %, 12 Siswa yang hanya
membacabasmallahsaja sebanyak 12 orang dengan prosentase 9,6 % dan 6 Siswa membaca doa yang ia bisa dengan prosentase 4,8 %. Tabel ini menunjukkan bahwa Siswa yang cukup dengan niat saja lebih tinggi dari pada membaca doa.
Tabel 12
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Tentang Cara Siswa Menghormati Orang Yang Lebih Tua
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
6
Cara Siswa menghormati orang yang lebih tua A. Bahasa yang santun
B. Berbicara lembut C. Berbicara lantang D. Suara yang tinggi
88 36 1 0 70,4 % 28,8 % 8 % 0 % Jumlah 125 100 %
Dari tabel di atas, diketahui bahwa dalam cara siswa menghormati orang yang lebih tua, para siswa yang menjawab berbicara dengan bahasa yang santun sebanyak 88 Siswa (70,4%), yang menjawab dengan berbicara lembut sebanyak 35 siswa (28,8%), yang menjawab dengan berbicara lantang sebanyak 1 siswa (8%).
Tabel 13
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam
Tentang Perbuatan Siswa Setelah Mendapatkan Pelajaran Agama Islam
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
7
Yang dilakukan siswa setelah mendapatkan Pelajaran Agama Islam
A. Belajar lebih giat
B. Melakukan hal yang baik C. Bersikap baik D. Berpenampilan baik 13 99 6 7 10,4 % 79,2 % 4,8 % 5,6 % Jumlah 125 100 %
Dari tabel di atas, diketahui bahwa setelah mendapatkan pelajaran agama Islam siswa lebih cenderung melakukan hal-hal yang terpuji sebanyak 99 siswa dengan prosentase 79,2%, siswa yang terus belajar lebih rajin sebanyak 13 orang jumlah prosentasenya 10,4%, selalu bersikap baik 6 siswa dengan prosentase 4,8 %, dan berpenampilan baik 7 orang 5,6 %.
Tabel 14
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Tentang Sikap Siswa Terhadap Teman
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
8
Sikap Siswa terhadap teman yang tidak menyenangkan A. Berusaha untuk tidak sakit hati
B. Berusaha untuk menyenangkan C. Berusaha untuk menghargai D. Berusaha untuk menerimanya
103 12 4 6 82,4% 9,6% 3,2% 4,8% Jumlah 125 100 %
Melihat tabel di atas, sikap siswa terhadap teman yang tidak menyenangkan dan berusaha untuk tidak sakit hati 103 siswa dengan prosentase 82,4%, berusaha menyenangkannya 12 orang dengan prosentase 9,6%, 4 orang, yang berusaha menghargai prosentasenya 3,2%, dan yang berusaha menerima saja 6 orang dengan prosentase 4,8%. Dari tabel tersebut Siswa sangat menjaga arti dari sebuah teman walaupun seorang teman ada yang tidak menyenangkan baginya.
Tabel 15
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Tentang Siswa Berdzikir Dalam Satu Minggu
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
9
Siswa berdzikir Dalam satu minggu A. Waktu
B. Jam C. Setiap hari
D. Bedzikir ketika mengingatnya saja
119 5 1 0 95,2 % 4,0 % 8 % 0 % Jumlah 125 100 %
Dari tabel di atas diketahui bahwa siswa senantiasa berzikir disetiap waktu sebanyak 119 orang dengan prosentase 95,2%, mengingatnya setiap jam hanya 5 orang (4,0%), berzikir setiap hari 1 orang (8%) dan berzikir ketika mengingatnya saja 0%.
Tabel 16
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Tentang Materi Yang Disenangi Siswa
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
10
Yang disenangi Siswa ketika belajar pendidikan agama A. Materi akhlaknya
B. Materi wudlunya C. Materi zakatnya D. Materi jaul belinya
109 4 0 12 87,2 % 3,2 % 0 % 9,6 % Jumlah 125 100 %
Dari tabel di atas, diketahui bahwa materi yang sangat disukai siswa adalah materi akhlak, siswa yang memilih materi tersebut sebanyak 109 (87,2 %), yang menyukai materi wudlu 4 siswa (3,2 %), yang menyukai materi jual beli 12 orang (9,6 %) sedangkan materi zakat tidak disukai oleh Siswa.
Tabel 17
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam
Tentang Sikap Siswa Terhadap Teman Yang Terkena Musibah
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
11
Sikap siswa terhadap teman yang mendapatkan kecelakaan
A. Menjenguknya
B. Mengucapkan“Inna Lillahi wainna ilaihi rajiun”
C. Ikut bela sungkawa D. Tidak berbuat apa-apa
0 3 91 31 0 % 2,4 % 72,8 % 24,8 % Jumlah 125 100 %
Dari pernyataan tabel tersebut, dapat di lihat sikap siswa terhadap teman yang mendapatkan musibah yaitu langsung mengucapkan Inna Lillahi Wainna Ilaihi Rajiun3 orang siswa (2,4 %), yang hanya ikut berbela sungkawa 91 orang (72,8 %), dan tidak berbuat apa-apa sebanyak 31 orang (24,8 %) pilihan menjenguknya sama sekali tidak ada yang memilih. Ini membuktikan bahwa siswa kurang resfek terhadap teman yang terkena musibah karena tidak ada sama sekali siswa yang memilih menjenguk.
Tabel 18
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Sikap Siswa Terhadap Teman Yang melakukan Pencurian
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
12
Sikap siswa ketika melihat ada teman yang mencuri A.Akan memastikan terlebih dahulu bahwa apakah
teman itu benar-benar mencuri atau tidak B. Langsung mengingatkannya bahwa mencuri itu
perbuatan tercela
C. Langsung melapor ke guru agar bisa diperbaiki D.Memanggil teman yang lain untuk mengeroyoknya
69 48 6 2 55,2 % 38,4 % 4,8 % 1,6 % Jumlah 125 100 %
Berdasarkan tabel di atas, sikap siswa terhadap teman yang melakukan kejahatan berupa kejahatan pencurian akan memastikan terlebih dahulu apakah temannya itu benar-benar melakukan pencurian atau tidak sebanyak 69 (55,2 %), 48 Siswa yang langsung mengingatkannya ketika melihat temannya melakukan pencurian (38,4 %), yang langsung melaporkannya ke guru agar bisa langsung diperbaiki sebanyak 6 orang (4,8 %), dan ada yang langsung mengeroyoknya sebanyak 2 orang (1,6 %).
Tabel 19
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Kebiasaan Siswa Setelah Shalat Subuh
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
13
Yang biasa Siswa lakukan setelah shalat subuh A. Membaca al-Quran
B. Mengulang pelajaran C. Mandi dan mencuci
D. Tidur karena masih ngantuk
41 26 20 38 32,8 % 20,8 % 16,0 % 30,4 % Jumlah 125 100 %
Berdasarkan tabel tersebut, kebiasaan siswa setelah shalat subuh ada yang membaca al-Qur’an 41 orang (32,8%), yang mengulangi pelajaran 26 siswa (20,8%), yang mandi dan mencuci 20 Siswa (16,0%), ada yang tidur karena merasa masih ngantuk 38 Siswa (30,4%). Data ini membuktikan bahwa lebih banyak Siswa yang membaca al-Qur’an ketimbang mengulangi pelajaran, mandi dan mencuci serta tidur lagi.
Tabel 20
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Sikap Siswa Ketika Dinasehati Orang Tua
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
14
Sikap Siswa ketika dinasehati orang tua A. Mendengarkan dan interospeksi diri B. Menyadari bahwa perbuatan saya salah C. Tidak menanggapi nasehatnya
D. Meninggalkannya 98 21 1 5 78,4 % 16,8 % 0,8 % 4 % Jumlah 125 100 %
Data dari tabel di atas, menyatakan bahwa 98 orang (78,4 %) yang senantiasa mendengarkan dan introspeksi diri apabila dinasehati kedua orang tuanya, 21 Siswa (16,8 %) yang menyadari bahwa perbuatannya salah sehingga dinasehati orang tuanya, 1 orang (0,8 %) yang tidak peduli dengan nasehat orang tua, 5 orang siswa yang meninggalkannya orang tuanya ketika menasehati dirinya (4%). Keterangan ini menunjukkan bahwa Siswa yang berbakti terhadap orang tua lebih banyak dari pada yang tidak menanggapi nasehat orang tua.
Tabel 21
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam
Sikap Siswa Terhadap Teman Yang Membuang Sampah Sembarangan
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
15
Sikap Siswa ketika melihat teman membuang sampah sembarangan
A. Menegurnya untuk membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan
B. Mengarahkan orang tersebut agar membuang sampah ke tempat yang sudah disediakan
C. Mengambil sampahnya dan membuang ketempat sampah D. Membiarkannya 85 23 7 10 68,0% 18,4% 5,6 % 8,0 % Jumlah 125 100 %
Melihat tabel di atas, menunjukkan bahwa sikap Siswa ketika melihat teman yang membuang sampah sembarangan yang menegurnya sebanyak 85 siswa (68,0%), yang mengarahkan supaya membuang sampah pada tempatnya sebanyak 23 siswa (18,4%), siswa yang mengambil dan langsung membuang pada
tempatnya 7 siswa (5,6%), dan membiarkannya 10 orang (8,0%). Data ini membuktikan bahwa Siswa sangat peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Tabel 22
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Kebiasaan Siswa Ketika Memasuki Kelas
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
16
Kebiasaan Siswa ketika masuk kelas A. MengucapkanAssalamualaikum
B. Mengucapkan selamat pagi C. Bersalaman D. Nyelonong aja 106 7 2 10 84,8 % 5,6 % 1,6 % 8 % Jumlah 125 100 %
Diketahui bahwa kebiasaan siswa ketika memasuki kelas yaitu mengucapkan salam 106 Siswa (84,8 %), yang mengucapkan selamat pagi 7 orang (5,6 %), yang senantiasa bersalaman 2 orang (1,6 %), yang asal masuk saja (nyelonong tanpa mengucapkan apa-apa) 10 orang (8 %). Ini membuktikan bahwa Siswa sangat taat dan berakhlak baik karena jawaban siswa lebih banyak mengucapkan salam.
Tabel 23
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam
Sikap Siswa Terhadap Teman Yang Membicarakan Orang Lain
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
17
Sikap Siswa ketika ada teman yang membicarakan orang lain
A. Menegurnya karena tidak baik B. Mendengarkannya
C. Mendengarkan tapi tidak menanggapinya D. Ikut membicarakan orang lain
64 9 46 6 51,2 % 7,2 % 36,8 % 4,8 % Jumlah 125 100 %
Dari tabel di atas, sikap siswa terhadap teman yang suka membicarakan orang lain yaitu yang menjawab akan menegurnya karena hal itu tidak baik 64 siswa (51,2%), yang mendengarkan saja sebanyak 9 siswa (7,2%), yang menjawab mendengarkan tapi tidak menanggapinya sebanyak 46 siswa (36,8%), yang menjawab akan ikut membicarakan orang lain sebanyak 6 siswa (4,8 %).
Tabel 24
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Sikap Siswa Terhadap Penjelasan Guru
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
18
Sikap Siswa ketika guru sedang menjelaskan pelajaran A. Memperhatikannya dengan seksama
B. Mencatat
C. SMS-an sama teman
D. Ngobrol sama teman disamping
94 14 5 12 75,2 % 11,2 % 4 % 9,6 % Jumlah 125 100 %
Dari table di atas, mengenai sikap siswa terhadap penjelasan yang disampaikan guru, yang menjawab memperhatikan dengan seksama ada 94 (75,2%), siswa yang menjawab mencatat ada 14 orang (11,2 %), 5 orang (4 %) yang menjawab SMS-an dengan teman ketika guru sedang menerangkan materi, 12 orang (9,6%) yang menjawab ngobrol sama teman ketika guru sedang menjelaskan materi. Jadi sebagian siswa benar-benar tekun dan serius dalam belajar.
Tabel 25
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Sikap Siswa Terhadap Lingkungan
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
19
Sikap siswa ketika melihat tanaman kering dan layu A. Mengajak teman untuk menyiramnya
B. Langsung menyiramnya sendiri C. Menunggu perintah dari guru D. Membiarkannya layu 34 46 35 10 26,4 % 38,4 % 28 % 7,2 % Jumlah 125 100 %
Berdasarkan tabel tersebut, sikap siswa terhadap lingkungan yang menjawab langsung menyiramnya sendiri sebanyak 46 siswa (38,4%), yang menjawab akan menunggu perintah guru sebanyak 35 orang (28%), yang menjawab akan mengajak teman untuk sama-sama menyiramnya sebanyak 34 orang (26,4%), dan yang menjawab akan membiarkannya layu sebanyak 10 orang (7,2%). Jadi lebih banyak siswa yang peduli dan peka terhadap lingkungan sekitarnya.
Tabel 26
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Kebiasaan Siswa Dalam Mengikuti Kajian Mingguan
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
20
Kebiasaan siswa ketika mengikuti kajian mingguan A. Membawa al-Qur’an terjemah
B. Membawa al-Qur’an tanpa terjemahannya C. Membawa buku catatan
D. Membawa Juz Amma
115 8 1 1 92,0 % 6,4 % 0,8 % 0,8 % Jumlah 125 100 %
Apabila melihat hasil tabel di atas, maka akan diketahui kebiasaan Siswa ketika mengikuti kajian mingguan. Yang senantiasa membawa al-Qur’an terjemahan ketika mengikuti kajian mingguan sebanyak 115 Siswa (92,0%), sebanyak 8 Siswa (6,4%) senantiasa membawa al-Qur’an tanpa terjemahan, sebanyak 1 Siswa (0,8%) hanya membawa buku catatan tanpa membawa al-Quran dan 1 Siswa (0,8%) yang membawa Juz amma. Dari data tersebut dapat dilihat bahwa lebih banyak Siswa yang membawa al-Qur’an dibandingkan yang membawa buku catatan.
Tabel 27
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam
Tentang Sikap Siswa Ketika Melakukan Kesalahan Terhadap Teman
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
21
Sikap Siswa setelah melakukan kesalahan kepada teman A. Langsung meminta maaf kepadanya
B. Diam saja
C. Gengsi untuk meminta maaf D. Pura-pura tidak punya salah
107 8 8 2 85,6 % 6,4 % 6,4 % 1,6 % Jumlah 125 100 %
Melihat tabel di atas, sikap siswa setelah melakukan kesalahan kepada teman yaitu langsung meminta ma’af ada 107 Siswa (85,6%), yang diam saja dan gengsi untuk meminta ma’af keduanya mendapatkan poin yang sama yaitu sebanyak 8 Siswa (6,4%), dan yang menjawab pura-pura tidak mempunyai salah 2 orang dengan prosentase 1,6%. Jadi ada 107 Siswa yang langsung meminta ma’af, ini membuktikan bahwa Siswa selalu menjaga hubungan baik antar sesama.
Tabel 28
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Sikap Siswa Setelah Mencontek
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
22
Sikap Siswa setelah mencontek
A. Tidak puas karena jawaban bukan hasil sendiri B. Tidak puas karena nilai tidak murni
C. Puas karena mendapatkan nilai bagus
D. Puas karena mendapat nilai tinggi dan tidak ketahuan
96 19 5 5 76,8 % 15,2 % 4 % 4 % Jumlah 125 100 %
Berdasarkan tabel di atas, siswa yang menjawab tidak puas dengan jawaban hasil mencontek sebanyak 96 siswa (76,8 %), siswa tidak puas karena nilai tidak murni 19 orang (15,2 %), Siswa yang menjawab puas karena nilainya bagus dan puas karena mendapatkan nilai tinggi karena tidak ketahuan keduanya sebanyak 5 siswa prosentasenya sama 4 %. Dari hasil jawaban siswa kebanyakan siswa tidak puas dengan nilai hasil mencontek. Ini membuktikan bahwa Siswa senantiasa berperilaku jujur.
Tabel 29
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam
Tentang Kebohongan yang dilakukan Siswa Dalam Satu Minggu
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
23
Banyaknya kebohongan yang dilakukan Siswa dalam satu minggu A. Dua kali B. Tiga kali C. Empat kali D. Lima kali 55 23 10 37 44,0 % 18,4 % 8,0 % 29,6 % Jumlah 125 100 %
Dapat dilihat dari tabel di atas, kebohongan siswa dalam satu minggu yaitu: yang menjawab 2 kali berbohong dalam satu minggu sebanyak 55 Siswa (44,0% ), yang menjawab 5 kali berbohong dalam satu minggu sebanyak 37 Siswa (29,6 %), yang menjawab 3 kali berbohong dalam satu minggu sebanyak 23 Siswa (18,4%), yang menjawab 4 kali berbohong dalam satu minggu sebanyak 10 Siswa (8,0%). Dapat diketahui dari data tersebut bahwa siswa yang paling sedikit berbohong dalam satu minggu sebanyak 55 siswa.
Tabel 30
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Kegiatan Siswa Setelah Shalat
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
24
Yang dilakukan siswa setelah melaksanakan shalat A. Berdoa dan wirid
B. Membaca al-Qur’an C. Berdoa saja
D. Tidak membaca apa-apa
69 11 45 0 55,2 % 8,8 % 36 % 0 % Jumlah 125 100 %
Dalam tabel tersebut dijelaskan bahwa yang dilakukan siswa setelah shalat adalah “berdoa dan wirid” sebanyak 69 siswa (55,2 %), yang berdoa saja sebanyak 45 orang (36 %), yang membaca al-Qur’an sebanyak 11 Siswa (8,8 %), dan tidak ada satu siswa pun yang menjawab tidak membaca apa-apa. Jadi seluruh siswa selalu berdoa dan wirid kemudian membaca al-Qur’an setelah shalat.
Tabel 31
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Tentang Kejujuran Ketika Tidak Mengerjakan Tugas
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
25
Yang dilakukan siswa ketika tidak mengerjakan tugas dari guru
A. Berbohong karena tugasnya belum selesai B. Berbohong karena tidak bisa mengerjakan tugas C. Berbohong karena tidak sempat mengerjakan tugas D. Berbohong karena terpaksa
43 20 40 22 34,4% 16,0% 32,0% 17,6% Jumlah 125 100%
Berdasarkan tabel di atas, bahwa Siswa yang berbohong karena tugasnya belum selesai sebanyak 43 siswa (34,4%), yang berbohong karena tidak bisa menjawab soalnya sebanyak 20 siswa (16,0%), yang berbohong karena tidak sempat mengerjakan tugas sebanyak 40 orang (32,0%), yang berbohong karena terpaksa sebanyak 22 siswa (17,6 %). Dari jawaban tersebut siswa berbohong karena tugasnya belum selesai lebih banyak dari pada berbohong karena tidak bisa mengerjakan tugasnya.
Tabel 32
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Yang Dilakukan Siswa Ketika Bertemu Guru
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
26
Yang dilakukan Siswa ketika bertemu guru A. Memberi salam dan bersalaman B. Memberi salam saja
C. Tersenyum tanpa mengucapkan apa-apa D. Pura-pura tidak melihatnya
103 12 9 1 82,4 % 9,6 % 7,2 % 8 % Jumlah 125 100 %
Dapat dilihat dari tabel di atas, yang memberi salam dan bersalaman ketika bertemu guru sebanyak 103 Siswa (82,4 %), yang memberi salam saja sebanyak 12 Siswa (9,6 %), yang hanya tersenyum tanpa mengucapkan apa-apa sebanyak 9 orang Siswa (7,2%), yang pura-pura tidak melihatnya sebanyak 1 Siswa (8 %). Dari data tersebut siswa yang memberi salam dan menyalami guru lebih banyak dari pada hanya memberi salam dan tersenyum saja. Ini membuktikan bahwa sebagian besar siswa (82,4%) senantiasa berbakti dan menghormati guru.
Tabel 33
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Yang Dilakukan Siswa Sebelum Berangkat Sekolah
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
27
Yang dilakukan Siswa sebelum berangkat sekolah A. Pamitan dan bersalaman kepada orang tua B. Bersalaman tanpa meminta izin
C. Memeriksa buku-buku pelajaran dan meminta izin D. Sarapan dan langsung pergi
67 9 25 24 53,6 % 7,2 % 20,0 % 19,2 % Jumlah 125 100 %
Tabel di atas menunjukkan bahwa yang menjawab pamitan dan bersalaman kepada orang tua ketika berangkat sekolah sebanyak 67 (53,6%), yang menjawab memeriksa buku pelajaran kemudian meminta izin sebanyak 25 orang (20,0%), yang menjawab sarapan dan langsung pergi sebanyak 24 orang (19,2%), yang menjawab bersalaman saja tanpa meminta izin sebanyak 9 orang (7,2%).
Tabel 34
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Yang Dilakukan Siswa Sebelum Keluar Rumah
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
28
Yang dilakukan siswa sebelum keluar rumah A. Membaca doa keluar rumah
B. MembacaBismillah
C. Membaca doa apa saja
D. Keluar rumah tanpa membaca doa
49 46 5 25 39,2 % 36,8 % 4,0 % 20,0 % Jumlah 125 100 %
Dalam tabel yang disajikan di atas, dapat diketahui bahwa siswa yang membaca doa ketika hendak keluar rumah sebanyak 49 orang (39,2%), yang membaca bismillah sebanyak 46 orang (36,8%), yang keluar rumah tanpa membaca doa sebanyak 25 orang (20,0%), yang membaca doa apa saja sebanyak 5 orang (4,0%). Dari jawaban yang dikemukakan tersebut bahwa siswa SMK Khazanah Kebajikan sudah terbiasa membaca do’a ketika hendak keluar rumah.
Tabel 35
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Tentang Pelanggaran Siswa Dalam Satu Minggu
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
29
Pelanggaran yang dilakukan siswa dalam satu minggu A. 1 kali B. 2 kali C. 3 kali D. 4 kali 80 21 9 15 64,0 % 16,8 % 7,2 % 12,0 % Jumlah 125 100 %
Tabel di atas menjelaskan bahwa siswa yang menjawab 1 kali melakukan pelanggaran sebanyak 80 orang 64,0%, yang menjawab 2 kali melakukan pelanggaran sebanyak 21 orang (16,8%), yang menjawab 3 kali melakukan pelanggaran sebanyak 9 orang (7,2%), dan yang menjawab 4 kali melakukan pelanggaran sebanyak 15 orang (12,0%).
Maka siswa yang paling sedikit melakukan pelanggaran sebanyak 101 orang dengan persentase 80,8 %, jadi siswa yang SMK Khazanah Kebajikan senantiasa taat dan disiplin terhadap peraturan yang ada.
Tabel 36
Tabulasi Hasil Angket Pendidikan Agama Islam Tentang Sikap Siswa Ketika Melihat Teman Yang Berduka
No Pertanyaan dan Alternative Jawaban F %
30
Sikap Siswa ketika melihat teman yang sedang berduka A. Memintanya untuk berbagi cerita supaya
perasaannya lebih tenang
B. Mengajak teman-teman untuk menemaninya C. Mengajaknya belanja ke Ramayana
D. Memarahinya karena berduka
99 22 3 1 79,2 % 17,6 % 2,4 % 0,8 % Jumlah 125 100 %
Tabel di atas menjelaskan bahwa siswa yang meminta temannya yang berduka untuk menceritakan perasaannya supaya merasakan ketenangan sebanyak 99 orang (79,2%), siswa yang mengajak teman yang lain untuk menemaninya sebanyak 22 orang (17,6 %), yang mengajaknya berbelanja sebanyak 3 orang (2,4 %) dan siswa yang memarahinya sebanyak 1 orang dengan persentase 0,8 %. Berdasarkan keterangan tersebut maka, siswa SMK mempunyai kepedulian dan yang tinggi antara sesame teman.
2. Tabulasi Hasil Angket Pembiasaan Akhlak Karimah Siswa