BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
F. Keterbatasan Penelitian
Dalam proses pengambilan data penelitian terdapat beberapa keterbatasan atau hambatan yang dialami oleh peneliti, diantaranya sebagai berikut:
1. Pada saat melakukan proses pengambilan data dengan mengunakan angket tidak semua responden mau dimintai untuk megisi angket tersebut.
96 Jefier Andrew Kuheba, dkk, Perbandingan Pendapatan Usahatani Campuran Berdasarkan Pengelompokkan Jenis Tanaman, Jurnal Agri-Sosioekonomi Unsrat, Volume 12 Nomor 2A Juli 2016, h. 77-90
84
2. Pada saat pengambilan data berupa hasil panen yang dimiliki oleh Dinas Pertanian Cianjur yang relative memakan waktu dan lokasi yang jauh.
3. Lokasi pengambilan dokumen berupa data cuaca Desa Ciwalen yang di miliki oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bogor, yang relative jauh dari lokasi penelitian.
4. Biaya yang diperlukan relative cukup besar yang berkaitan dengan biaya transportasi, dan biaya lainnya yang tidak terduga.
85 BAB V
KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis yang telah dilakukan, penulis menemukan jawaban dari pertanyaan yang telah dirumuskan sebelumnya.
Oleh karena itu penulis menarik dua kesimpulan dari hasil penelitian yaitu sebagai berikut:
1. Persepsi petani terhadap dampak dari perubahan cuaca dengan hasil panen tanaman bunga krisan di Desa Ciwalen bahwa terdapat perbedaan persepsi terkait hal tersebut. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji t (parsial) yang menunjukkan nilai hitung sebesar 11.360 dan positif dan t tabel 1.663 dengan siginifikansi 0.05 maka dapat dikatakan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel persepsi petani terhadap perubahan cuaca memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil panen tanaman bunga krisan. Petani mempersepsikan sudah sepenuhnya mengetahui dan merasakan perubahan-perubahan yang terjadi terkait perubahan cuaca seperti perubahan masa tanam, perubahan suhu, perubahan curah hujan, cuaca ekstrim berupa perubahan hari hujan, hujan angin, suhu yang semakin menghangat, dan serangan hama, akan tetapi petani tidak dapat menjelaskan secara rinci apa perubahan cuaca itu sendiri. Petani mempersepsikan bahwa dampak perubahan cuaca dengan hasil panen tanaman bunga krisan di Desa Ciwalen hal tersebut akan berdampak pada kualitas dan kuantitas dari tanaman bunga krisan, kemudian akan menyebabkan penurunan kualitas yang akan berdampak pada kuantitas atau jumlah hasil panennya.
2. Pendapatan jumlah hasil panen tanaman bunga krisan sebelum dan sesudah terjadinya perubahan cuaca di Desa Ciwalen Kecamatan Sukaresmi sangat dirasakan oleh petani bunga krisan. Pada saat sebelum terjadi perubahan cuaca hasil panen yang didapat oleh para petani bunga
86
krisan di Desa Ciwalen sebanyak 540.000 tangkai, sedangkan ketika perubahan cuaca terjadi jumlah pendapatan hasil panen meningkat menjadi 8.655.000 tangkai. Hal ini memberikan dampak yang positif pada para petani bunga krisan, karena ketika perubahan cuaca terjadi jumlah hasil panen menjadi meningkat lebih tinggi di bandingkan dengan sebelum terjadinya perubahan cuaca. Dapat diartikan bahwa perubahan cuaca memiliki peran yang cukup berpengaruh terhadap hasil panen.
B. Implikasi
Implikasi dalam penelitian ini adalah petani bunga krisan dapat mengetahui bahwa perubahan cuaca dapat memberikan dampak terhadap komoditas tanaman bunga krisan. Pengetahuan para petani terkait faktor cuaca sangat penting agar para petani dapat bersiap jika musim perubahan cuaca mulai memasuki masanya. Hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi penurunan hasil panen secara drastis yang akan berpengaruh terhadap pendapatan para petani.
C. Saran
1. Bagi UPTD Kecamatan Sukaresmi, perlu diadakannya sosialiasi terkaitan pemhaman yang baik terhadap konsep cuaca dan penyampaian informasi melalui kegiatan penyuluhan.
2. Untuk menghindari dampak terburuk dari perubahan cuaca, seluruh pihak, baik para petani sampai pemerintah terkait harus lebih meningkatkan kerjasama mengenai semua hal yang berkaitan dengan strategi dan adaptasi yang harus dilakukan.
3. Bagi peneliti selanjutnya, apabila mengkaji hal yang berkaitan dengan permasalahan yang dihadapi oleh petani maka peneliti harus memperhatikan aspek bahasa. Hal ini dikaenakan untuk memperlancar proses komunikasi saat melakukan pengambilan data mengenai faktor cuaca terhadap hasil panen kepada petani dan untuk menghadirkan suasa yang hangat antara peneliti dengan petani.
87
DAFTAR PUSTAKA
BUKU
Algifari. (2013). Analisis Regresi Teori, Kasus dan Solusi. Yogyakarta. BPFE-Yogyajarta.
Andriansyah, Andri Noor. (2013). Klimatologi Umum. Banten. UIN Jakarta Pers.
Andiani, Yuli. (2013). Budidaya Bunga Krisan: Potensi Besar Komoditas Ekspor.
Yogyakarta. Pustaka Baru Press.
Arikunto, Suharsimi. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendeketan Praktik.
Jakarta. Rineka Cipta.
Emzir. (2015). Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif dan Kualitatif.
Jakarta.Rajawali Pers.
Evizal, Rusdi. (2014). Dasar-dasar Produksi Perkebunan. Yogyakarta. Graha Ilmu.
Fauziah, Nining. (2018). Cuaca dan Iklim. Yogyakarta. Sentra Edukasi Media.
Haryanto, Sukandarrumidi. (2012). Metodologi Penelitian: Petunjuk Praktis Untuk Peneliti Pemula. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press.
Rahmat, Rukmana. (2017). Bunga Potong Unggulan: Budidaya & Pascapanen.
Yogyakarta. Lily Publisher.
Sari, Rita. (2017). Pengantar Penelitiam Kuantitatif. Yogyakarta. Deepublish.
Siyoto, Sandu., & Sodik Ali. (2015). Dasar Metodologi Penelitian.Yogyakarta.
Literasi Media Publishing.
Soerhartono, Iriawan. (2008). Metode Penelitian Sosial. Bandung. PT Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D cet. 23.
Bandung. Alfabeta.
88
Sujarweni, Wiratna. (2012). Statistika untuk Penelitian.Yogyakarta. Graha Ilmu.
Tjasyono, Bayong., & B. Sri Woro.(2012). Meteorologi Indonesia Volume II: Awan dan Hujan Monsun. Jakarta. BMKG.
Tjasyono, Bayong. (2012). Meterologi Indonesai Vol. 1: Karakteristik dan Sirkulasi Atmosfer cet. IV. Jakarta. BMKG>
Wirjohamidjojo, Soerjadi., & Swarinoto, Yunus S. Praktek Meteorologi Pertanian.
Winarni, Gynardi Djoko., dkk. (2019). Klimatologi Pertanian. Bandar Lampung.
Pusaka Media.
JURNAL
Adiyoga, Witono., & Basuki, Rorik Sinung. (2018). Presepsi Petani Sayuran tentang Dampak Perubahan Iklim di Sulawesi Selatan. Jurnal Balai Penelitian Tanaman Sayuran Bandung. Agustus.
Agustina, Ria. (2019). Implementasi Olah Data Tekanan Udara Ekstrim dari BMKG Untuk Meningkatkan Hasil Belakar Siswa pada Pokok Bahasan Tekanan di SMP Negeri 4 Kota Bengkulu. Jurnal Of Science Education.
Universitas Bengkulu.
Kuheba, Jefier Andrew., dkk. (2016). Perbandingan Pendapatan Usahatani Campuran Berdasarkan Pengelompokkan Jenis Tanaman. Jurnal Agri-Sosioekonomi Unsrat. Volume 12 Nomor 2A Juli.
Kurniyati, Ellya., R. Sahru Anggi., & Meinarti Norma. Presepsi Petani Padi Kabupaten Kendal terrhadap Perubahan Iklim(Studi Kasus di Desa Podosari dan Desa Margorejo Kecamatan Cepiring). Jurnal Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah.
Hayati, Nur Qomariah., dkk. (2018). Inovasi Teknologi Krisan yang Dibutuhkan Pelaku Usaha. Jurnal Holtikultural Volume 28 Nomor 1 Juni.
89
Miftahuddin. (2016). “Analisis Unsur-unsur Cuaca dan Iklim Melalui Uji Mann-Kendall Multivariat”. Jurnal Matematika, Statistika & Komputasi Vol.13, No.1. 26-38 Juli.
Mutiarawati. (2007). Penanganan Pasca Panen Hasil Pertanian. Bandung.
UNPAD Press.
Mustadjab, M. Muslich., Fahriyah., & Ifta Hana. (2012). Dampak Perubahan Iklim terhadap Pendapatan Petani Tebu (Studi Kasus pada KPTR (Koperasi Petani Tebu Rakyat) “Tani Mulya” di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur). Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian. Universitas Brawijaya. Vol. XII No. 1 Januari.
Nurdin. (2011). Antisipasi Perubahan Iklim Untuk Keberlanjutan Ketahanan Pangan. Jurnal Dialog Kebijakan Publik, Edisi 4 November.
Pangeman. L., Kapantow. G., & M. Watung. (2011). Analisis Pendapatan Usahatani Bunga Potong Krisan (Studi Kasus Petani Bunga Krisan Putih di Kelurahan Kakaskasen Dua Kecamatan Tomoho Utara Kota Tomoho).
Volume 7 Nomor 2.
Puspitasari, Sylvatera Ayu., & Idradewa, Didik. (2018). Pengaruh Lama Penyinaran Tambahan Krisan (Dendranthema sp.) Varietas Bakardi Putih dan Lolipop Ungu terhadap Pertumbuhan dan Hasil, Vegetalika.
SKRIPSI
Hairunisa, Henni. (2020). Analisis Dampak Musim Hujan Terhadap Hasil Panen Tomat di Desa Ciloto, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Skripsi.
Jakarta. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Prakoso, Dipa. (2018). “Analisis Pengaruh Tekanan Udara, Kelembaban Udara dan Suhu Udara Terhadap Tingkat Curah Hujan di Kota Semarang”. LTA D-III Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
UNNES.
Putri, Fitria Annisa. (2012). Strategi Adaptasi Dampak Perubahan Iklim (Climate Change) terhadap Sektor Pertanian Tembakau (Studi Kasus: Kecamatan
90
Bulu, Temanggung). Skripsi. Surakarta. Univesitas Sebelas Maret Surakarta.
Sahrah. (2018). “Pengaruh Harga, Luas Lahan dan Hasil Panen Terhadap Pendapatan Petani Kelapa Sawit di Desa Sei Litur Tasik Kecamatan Sawit Sebrang Kabupaten Langkat Periode 2013-2017”. Skripsi. Medan. UIN Sumatera Utara.
Rohmatin, Dina Ulfa. (2018). Pusat Budidaya dan Pengolahan Tanaman Bunga Krisan di Poncokusumo Kabupaten Malang dengan Pendekatan “Working With Climate. Skripsi. Malang. UIN Maulana Malik Ibrahim.
Tumanggor, Indahyo. (2016). “Laporan Praktikum Dasar Budidaya Tanaman:
Panen dan Pasca Panen”. Malang. Universitas Brawijaya.
TESIS
Kurniawati, Fitri. (2012). Pengetahuan dan Adaptasi Petani Sayuran terhadap Perubahan Iklim. Tesis. Bandung. Universitas Padjajaran.
WEBSITE DAN REFERENSI LAINNYA
Badan Pusat Statistik ( Statistik Tanaman Hias Indonesia) Tahun 2018 Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Holtikulturak Kabupaten Cianjur
Kurniawan, Kanada. Pengertian Cuaca Menurut BMKG.
(https://maritim.kalbar.bmkg.go.id/konten/pengertian-cuaca/). diakses pada Jumat, 12 Februari 2021, pukul 01.20
Qomariyah, Nur. Kelayakan Luas Optimum Usahatani Krisan Potong di Bandungan Jawa Tengah. diakses pada 1 Mei 2021, pada pukul 15.40.
Pangestika, Nevy Widya. Cara Memanen dan Menangani Pasca Panen Bunga Krisan. https://paktanidigital.com/artikel/menangani-pasca-panen-bunga-krisan/#.YLBkGqgzbIU. diakses pada Jumat 30 April 2021, Pukul 22.45.
Marwoto, Budi., Sanjaya, Lia., dkk. BUDIDAYA KRISAN.
http://balithi.litbang.pertanian.go.id/berita-501-budidaya-krisan.html.
diakses pada 03 Desember 2020, pukul 11.50.
91
Sutrisno, Nono., Pasandara, Effendi., & Nurwindah P. Antisipasi Perubahan dan Keragaman Iklim terhadap Pergeseran Siklus Hidrologi dan SIstem Pertanian Indonesia. http://www.litbang.pertanian.go.id/buku/politik-pembangunan/BAB-III/BAB-III-4.pdf. diakses pada 12 Februari 2021, pukul 02.45.
92 LAMPIRAN
93 Lampiran 1 Kuesioner
KUISIONER
PERSEPSI PETANI BUNGA KRISAN TERHADAP DAMPAK PERUBAHAN CUACA DENGAN HASIL PANEN TANAMAN BUNGA KRISAN DI DESA CIWALEN KECAMATAN SUKARESMI KABUPATEN
CIANJUR JAWA BARAT Petani Bunga Krisan
I. Identitas Responden Data Pribadi
Nama (Lengkap/Inisial) :
Jenis Kelamin :
Usia :
Pendidikan terakhir :
Lama Bertani :
II. Petunjuk Pengisian
a. Bacalah pernyataan dibawah ini dengan cermat dan teliti b. Berilah tanda ceklis (√) pada salah satu jawaban yang menurut
anda benar dan sesuai dengan situasi c. Jawablah pernyataan dengan baik dan jujur
d. Data yang saudara jawab akan terjamin kerahasiannya e. Keterangan:
SS = Sangat Setuju S = Setuju
R = Ragu-ragu TS = Tidak Setuju
STS = Sangat Tidak Setuju
94 III. Pernyataan
No Pernyataan Pilihan Jawaban
SS S R TS STS 1 Para petani bergantung kepada
cuaca
2
Curah hujan berpengaruh terhadap usahatani bunga krisan yang bapak/ibu lakukan
3
Keadaan suhu yang naik ataupun turun berpengaruh terhadap usahatani bunga krisan yang bapak/ibu lakukan
4
Kondisi angin yang tidak menentu berpengaruh terhadap usahatani bunga krisan yang bapak/ibu miliki
5
Kelembapan udara sangat berpengaruh terhadap usahatani bunga krisan yang bapak/ibu lakukan
6
Tekanan udara yang terus berubah berpengaruh terhadap usahatani bunga krisan yang bapak/ibu lakukan
7
Dari aspek suhu, curah hujan, kelembapan udara, angin dan tekanan udara, aspek tersebut merupakan penentu yang paling berpengaruh dalam usahatani bunga krisan yang bapak/ibu miliki
No Pernyataan Pilihan Jawaban
95
SS S R TS STS
8
Tanaman Bungan krisan tidak membutuhkan curah hujan yang berlebih, karena tanaman ini mudah sekali terkena hama
9
Tanaman bunga krisan membutuhkan suhu udara 17°C-16°C untuk pertumbuhan bunga yang baik
10
Fase pertumbuhan bunga krisan membuthkan kada kelembapan udara pada 70% - 90% untuk menghasilkan bunga yang baik
11
Suhu yang semakin tinggi menyebabkan serangan hama meningkat dan munculnya hama baru
12 Resiko kegagalan panen yang semakin tinggi
13
Resiko kerugian usahatani yang semakin tinggi dan berpengaruh langsung berkelanjutan usahatani
14
Dengan terjadinya perubahan cuaca menimbulkan dampak negative terhadap hasil usahatani
15
Penangan pascapanen sangat penting untuk melohat hasil dari tanaman yang sudah dipanen 16 Meletakkan bunga ditempat bersih
dan terang setelah pemanenan
No Pernyataan Pilihan Jawaban
96
SS S R TS STS
17
Melakukan sortasi/pemilihan dengan memisahkan bunga yang mulus dan cacat
18
Untuk memulai usahatani bunga krisan, petani membutuhkan modal untuk membeli peralatan maupun bahan-bahan yang dibutuhkan
19
Petani bunga krisan membuthkan biaya tetap untuk usaha dalam proses produksi, yang mana biaya tersebut dapat digunakan lebih dari satu kali produksi
20
Biaya tidak tetap atau biaya variabel merupakan biaya yang dapat berubah sesuai dengan volume produksi dari bunga krisan
21
Penerimaan hasil usahatani bunga krisan didapatkan dari hasil produksi yang dikalikan dengan harga bunga krisan per tangkai
22
Pendapatan usahatani yang didapatkan oleh para petani bunga krisan berasal dari perhitungan selisih antara penerimaan dan biaya usahatani selama satu musim tanam
23
Kendala yang terjadi pada usahatani ini adalah ketidak seimbangan harga yang dikarenakan oleh pemanenan tanaman bunga krisan secara serentak antara daerah lain
97 Lampiran 2 Hasil Kuesioner
AGUS L Laki-Laki 45 SD 20
98
T Laki-Laki 43 SMA 20
G Perempuan 35 SMA 9
YULI Perempuan 40 SMK 15
Y Perempuan 39 SMP 15
FADI Laki-Laki 40 SMP 10
DANI Laki-Laki 39 SMA 9
W Perempuan 46 SD 20
UJANG Laki-Laki 55 SD 25
H Laki-Laki 45 SD 15
U Laki-Laki 50 SD 20
99 Lampiran 3 Hasil Analisis Data
100
101 Lampiran 4 Hasil Uji Statistik
A. Uji Normalitas
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 86
Normal Parametersa,b Mean .0000
Std. Deviation 3.69125
Most Extreme Differences Absolute .092
Positive .084
Negative -.092
Test Statistic .092
Asymp. Sig. (2-tailed) .070c
Exact Sig. (2-tailed) .436
Point Probability .000
Sumber: hasil ouput SPSS22 yang diolah, 2021 a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
102 B. Uji Homogenitas
Test of Homogeneity of Variances
Hasil
Levene Statistic df1 df2 Sig.
1.204 7 78 .311
C. Regresi Linear Sederhana
Coefficientsa
a. Dependent Variable: Hasil
D. Koefisien Determinasi
Model Summaryb
a. Predictors: (Constant), Cuacca b. Dependent Variable: Hasil
E. Uji Hipotesis
103
Cuacca .800 .070 .778 11.360 .000
a. Dependent Variable: Hasil
104 Lampiran 5 Data Cuaca
Bulan : Agustus 2021 Bulan : September
105
106
107 Lampiran 6 Surat-surat
108
109
110
111
112
113 Lampiran 6 Dokumentasi
114
115
116 Lampiran 8 Biografi Penulis
BIOGRAFI PENULIS
Novita Rahayu alias Tata, lahir di Wonogiri pada 18 September 1999 merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, putri pertama dari pasangan bapak Sutarno dan Ibu Wartini. Bertempat tinggal di Jalan Lawanggintung, Gang Kampung Sawah, No. 18, RT03/RW06, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Pendidikan formal yang ditempuh ialah mulai dari sekolah taman kanak-kanak (TK) di Kartika X-11, selanjutnya menempuh pendidikan sekolah dasar di SDN Lawanggintung 2 Bogor Selatan, kemudian melanjutkan ke jenjang SMPN 13 Kota Bogor, kemudian menepuh sekolah menengah atas di SMA Insan Kamil Bogor dan menlanjutkan pendidikan di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial. Skirpsi ini penulis persembahkan untuk kedua orang tua yang sangat penulis hormati, sayangi dan cintai, serta tidak lupa juga untuk seluruh keluarga. Penulis bersyukur karena mendapat kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan S1. Penulis berharap semoga hasil skripsi ini dapat bermanfaat bagi diri penulis maupun orang lain. Pesan penulis untuk seluruh kerabat adalah, libatkan Allah dalam setiap prosesmu, maka Allah akan membersamaimu dalam setiap langkahmu. Jadilah manusia yang selalu bermanfaat dan berguna bagi orang disekitarmu, jalanin semua dengan hati yang lapang dan ikhlas dan love your self.