• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

A. Tempat dan Waktu Penelitian

Lokasi penelitian ini berada di Desa Ciwalen yang berada di Kecamatan Sukaresmi. Desa Ciwalen, Kecamatan Suakresmi tepatnya 5km dari pusat Kota Cipanas dan 20 km dari pusat Kota Cianjur yang memiliki luas wilayah sekitar 598.230 ha. Adapun batas geografis Desa Ciwalen, Kecamatan Sukaresmi, di sebelah utara terdapat Desa Cibanteng/Desa Kubang, sebelah selatan terdapat Desa Kawungluwuk, sebelah Barat terdapat Desa Cibadak dan sebelah Timur terdapat Desa Kawungluwuk.

Gambar 3.1 Peta Lokasi Penelitian

45

2.

Waktu Penelitian

Waktu pelaksanaan penelitian ini dilakukan secara bertahap, berikut alur kegiatan penelitian. Adapun gambaran kegiatan yang dilakukan dalam proses penelitian.

Table 3.1 Kegiatan Penelitian

No Kegiatan

2021 Bulan

5 6 7 8 9 10

1 Penyusunan Bab 1 Pendahuluan 2 Penyusunan Bab 2 Kajian Teori 3 Penyusunan Bab 3 Metode

Penelitian

4 Penyusunan Bab IV Hasil Penelitiam

5 Penyusunan Bab V Kesimpulan dan Saran

B. Metode Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Menurut Sugiyono, metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data dengan menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistic dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah digunakan.70

Selain itu, pendekatan kuantitatif merupakan suatu pendekatan penelitian yang secara primer menggunakan paradigm postpositivist dalam mengembangkan ilmu pengetahuan (seperti pemikiran sebab akibat, reduksi kepada variable, hipotesis dan pertanyaan spesifik,

70 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2016), Cetakan ke-23. H.8.

46

menggunakan pengukuran dan observasi, serta pengujian teori), menggunakan strategi penelitian seperti eksperimen dan survei yang memerlukan data statistic.71

Dari beberapa penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa metode peneltian kuantitatif merupakan penelitian hasil datanya berupa angka/numerikyang dianalisis menggunakan statistika. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui di antara variable yang ada dengan menggunakan pendekatan kuantitaif dengan menggunakan metode penyebaran angket.

C. Variebel Penelitian

Variable penelitian merupakan segala sesuatu yang berbentuk apa sajayang ditetapkan oleh penelitian untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat dua variabel penelitian yaitu variabel independen dan variabel dependen.72

1) Variable Independen (variable bebas) yaitu variable yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variable dependen (variable terikat).73 Dalam penelitian ini yang menjadi variable independen (variable bebas) yaitu persepsi petani bunga krisan terhadap dampak perubahan cuaca (X).

2) Variabel Dependen (variable terikat) yaitu variable yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variable independen (variabel bebas).74 Variabel dependen (variabel terikat) pada penelitian ini adalah hasil panen (Y) pada petani bunga krisan di Desa Ciwalen, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

71 Emzir, Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif dan Kualitatif, (Jakarta: Rajawali Pers, 2015), h.28.

72 Sugiyono, Op. Cit, h. 38

73 Ibid, h.39.

74 Ibid, h.39.

47 D. Populasi dan Sampel Penelitian

1. Populasi Penelitian

Menurut Sukandarrumidi, populasi adalah β€œkeseluruhan objek penelitian baik terdiri dari benda nyata, abstrak, peristiwa ataupun gejala yang ,erupakan sumber daya dan memiliki karakter yang sama”.75

Menurut Sugiyono, populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari atas objek/sub jek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.76 Artinya, populasi merupakan jumlah dari keseluruhan sampel atau subjek penelitian.

Menurut Arikunto, populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. Apabila seseorang ingin meneliti elemen yang ada dalam wilayah penelitian, maka penelitiannya merupakan penelitian populasi.77

Berdasarkan obyek penelitian, maka populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan petani bunga krisan yang terdiri dari 5 Dusun di Desa Ciwalen Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur yang berjumlah

Tabel 3.2 Jumlah Petani Bunga Krisan di Desa Ciwalen

No Dusun Jumlah Petani

1 Dusun I 80 Petani

2 Dusun II 85 Petani

3 Dusun III 100 Petani

75 Sukandarrumidi Haryanto, Metodologi Penelitian: Petunjuk Praktis Untuk Peneliti Semula, (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2012), cet. Ke-IV, hlm.46.

76 Sugiyono, Op. Cit, h.80.

77 Rita Sari, Pengantar Penelitiam Kuantitatif, (Yogyakarta: Deepublish, 2017), h. 53

48

4 Dusun IV 200 Petani

5 Dusun V 135 Petani

Jumlah 600 Petani

2. Sampel Penelitian

Menurut Sugiyono, sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut.78 Definisi lainnya mengenai sampel yaitu sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut, ataupun bagian kecil dari anggota populasi yang diambil menurut prosedur tertentu sehingga dapat mewakili populasinya.79 Maka dapat disimpulkan bahwa sampel merupakan sebagia dari jumlah populasi yang memiliki kriteria khusus untuk dapat mewakili populasinya.

Berdasarkan populasi makan Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah petani bunga krisan yang terdiri dari 5 dusun yang terdapat di Desa Ciwalen, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probality sampling dengan bentuk purposive sampling.

Purposive sampling adalah suatu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu atau seleksi khusus.80 Pengambilan sampel atau subjek tidak dilakukan atas dasar strata, daerah atau random, tetapi didasarkan karena adanya tujuan tertentu yakni untuk mengetahui hasil panen pada tanaman bunga krisan.

Agar hasil penelitian yang dilakukan terhadap sampel masih tetapi bisa dipercaya dalam artian masih bisa mewakili karakteristik populasoi, maka cara penarikan sampel yang harus dilakukan dengan

78 Ibid, h. 81

79 Sandu Siyoto dan Ali Sodik, Dasar Metodologi Penelitian, (Yogyakarta: Literasi Media Publishing, 2015), h..64.

80 Ibid, h.65.

49

teknik sampling atau teknik pengambilan sampel. Untuk menentukan ukuran sampel menggunakan rumus slovin sebagai berikut:

𝑛 = 𝑁

1+𝑁𝑒²

Dimana :

n : Jumlah sampel N : Jumlah populasi

e : Batas toleransi kesalahan

Dari rumus tersebut perhitungan sampel yang diambil dengan tingkat keprcayaan 90% dan tingkat kesalahan 10% adalah sebagai berikut:

𝑛 = 600

1 + (600 π‘₯ 10%)

𝑛 = 600

1 + (600 π‘₯ 0,01) 𝑛 = 600

1 + 6 𝑛 =600

7 𝑛 = 86

Berdasarkan hasil perhitungan sampel diatas, maka dapat disimpulkan bahwa jumlah sampel yang diambil sebanyak 86 orang petani bunga krisan yang mewakili dari ke 5 dusun di Desa Ciwalen.

E. Teknik Pengumpulan Data