HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Sejarah Masjid Jamik Ismailiyah Serdang Bedagai
4.3. Analisis Semiotika Pada Ornamen Masjid Jamik Ismailiyah
4.3.1. Analisis Motif Ornamen Masjid Jamik Ismailiyah
4.3.2.2. Tanda Konotatif dan Denotatif Ornamen Melayu
1. Tanda Denotatif dan Konotatif Ornamen Melayu “Lebah Bergayut” Yang Terdapat Pada Bawah Atap Masjid dan Atap Gapura
Gambar 61: Ornamen Lebah Bergayut Pada Bagian Bawah Atap Masjid dan Gapura (Sumber: Dok. Pribadi, 10/03/2017)
Secara denotatif, ornamen yang terletak pada pada bawah atap masjid dan gapura masjid ini menggambar bentuk lebah yang sedang bergayut atau bergantungan.Ornamen lebah ini dicat berwarna kuning, sesuai dengan warna kebudayaan melayu.
Secara konotatif, ornamen Lebah bergayut ini merupakan ornamen dengan motif hewan dan memiliki makna simbolis tentang kemakmuran.
2. Tanda Denotatif dan Konotatif Ornamen Melayu “Matahari” Yang Terdapat Pada Mimbar Utama Masjid
Gambar 62: Ornamen Bunga Matahari (Sumber: Dok. Pribadi, 10/03/2017)
Secara denotatif, ornamen yang terletak pada bagian paling atas mimbar utama di dalam masjid ini menggambarkan matahari dengan sinarnya yang memancar disekelilingnya dan dihiasi dengan bunga-bunga dan sulur-sulur yang bervariasi.Ornamen ini berwarna kuning keemasan.
Secara konotatif, Ornamen matahari ini memiliki makna simbolis tentang matahari sebagai sumber kehidupan manusia, dan akan membuat manusia merasa bahagia dan aman tentram dalam hidupnya (Situmorang, 1997: 66).
3. Tanda Denotatif dan Konotatif Ornamen Melayu “Bunga Ros” pada Mihrab Masjid
Gambar 63: Ornamen Bunga Ros (Sumber: Dok. Pribadi, 10/03/2017)
Secara denotatif, ornamen yang terletak pada bagian atas mihrab ini menggambarkan bunga yang memiliki kuncup dan daun-daunnya.Bunga ini terlihat seperti mawar dan hanya dicat berwarna putih saja.
Secara konotatif, ornamen bunga mawar atau bunga ros dalam ornamen melayu memiliki arti yaitu sebagai penawar rasa sakit ataupun rasa rindu.
(https//www.malaya.or.id/index.php/2016/01/03/makna-dan-motif-ragam-hias-rumah-ulu-oku/)
4. Tanda Konotatif dan Denotatif Ornamen Melayu “Daun Pakis”
Gambar 64: Ornamen Daun Pakis (Sumber: Dok.Pribadi, 10/03/2017)
Secara denotatif, ornamen yang terdapat pada dinding masjid dan menjadi penghias kaligrafi ini menggambarkan daun pakis yang melengkung.Gambaran tersebut dibuat menyerupai huruf “S” yang dibuat mendatar kesamping dengan sulur-sulur sebagai penghiasnya.Ornamen daun pakis ini dibuat dengan warna biru.
Secara konotatif, ornamen “Daun Pakis” memiliki makna simbolis tentang kesuburan dan kemakmuran.Ornamen ini biasa ditempatkan pada pojok atau sudut pada suatu ruang tertentu untuk keindahan. Maksudnya ialah tentang kesuburan alam Indonesia, tumbuh-tumbuhan dengan berbagai macam jenisnya dapat tumbuh di bumi
Indonesia, tentang kemakmuran yang didambakan bagi setiap warga Negara Indonesia dengan mengembangkan sumber daya alam tersebut. (Yusuf, 2015 : 115)
5.Tanda Denotatif dan Konotatif Ornamen Melayu “Roda sula”
Gambar 65: Ornamen Roda Sula (Sumber: Dok.Pribadi, 10/03/2017)
Secara denotatif, ornamen ini menggambarkan roda berbentuk setengah lingkaran dengan hiasan 10 mata sula sebagai jari-jarinya.Ornamen ini diletakkan di atas pintu dan jendela masjid sebagai lubang angin.
Secara konotatif, ornamen “Roda Sula” memiliki makna tentang kekuatan dan ketahanan manusia dalam menghadapi tantangan hidup. (Yusuf, 2015: 49) Ornamen melayu motif Roda Sula ini dijumpai pada setiap bagian atas pintu dan jendela pada Masjid Jamik Ismailiyah Serdang Bedagai.
6.Tanda Denotatif dan Konotatif Ornamen Melayu “Bunga Melati”
Gambar 66: Ornamen Bunga Melati (Sumber: Dok.Pribadi, 10/03/2017)
Secara denotatif, ornamen ini merupakan ornament bunga melati yang digambarkan secara berulang-ulang dengan warna biru dan latar berwarna merah muda, ornamen ini diletakkan di bagian dinding masjid bagian dalam, dan gunanya untuk memperindah dinding masjid.
Secara konotatif, ornamen bunga melati memiliki makna tentang melambangkan kesucian, biasanya ornamen bunga melati selalu digunakan dalam upacara adat.
7. Tanda Denotatif dan Konotatif Ornamen Melayu “Terali biola”
Gambar 67: Ornamen Trali Biola (Sumber: Dok.Pribadi, 10/03/2017)
Secara denotatif, ornamen ini menggambarkan bentuk bambu yang menjadi kisi-kisi atau jerjak yang dibuat secara tersusun rapi menyerupai pagar.Ornamen ini terdapat pada bagian pintu mimbar yang terdapat didalam masjid.
Secara konotatif, ornamen Melayu yang berbentuk kisi-kisi atau jerjak ini memiliki makna simbolis tentang kehidupan masyarakat yang memiliki pemimpin di suatu daerah tersebut (Raja).(Situmorang, 1997: 59) yang berarti bahwa didalam suatu masyarakat, terdapat pemimpin yang memplopori pembangunan di desa tersebut dan menjadi pemimpin bagi desanya.
8. Tanda Denotatif dan Konotatif Ornamen Melayu “Bunga Teratai”
Gambar 68: Ornamen Bunga Teratai (Sumber: Dok. Pribadi, 10/03/2017)
Secara denotatif, ornamen ini merupakan ornamen bunga teratai yang digambarkan dengan sulur-sulurnya, ornamen ini dibuat menggunakan warna kuning biru karena warna tersebut merupakan warna dari kerajaan melayu. Ornament ini terletak disepanjang tembok serambi masjid.
Secara konotatif, ornamen bunga teratai memiliki arti ucapan selamat datang.Karena ornamen ini letaknya berada diatas serambi masjid, ornamen ini sebagai symbol penyambutan bagi siapa saja yang datang untuk melakukan ibadah ke masjid.
(https//www.malaya.or.id/index.php/2016/01/03/makna-dan-motif-ragam-hias-rumah-ulu-oku/)
9. Tanda Denotatif dan Konotatif Ornamen Melayu “Kepala Saka”
Gambar 69: Ornamen Kepala Kala
(Sumber: Dok.Pribadi, 10/03/2017)
Secara Denotatif, ornamen ini seperti vas bunga yang dicat berwarna putih polos dan diberi beberapa hiasan seperti tongkat pada belakangnya, dan diberi beberapa ukiran pada vasnya.
Secara Konotatif, Ornamen ini merupakan ornamen melayu yang berada pada bagian mihrab Masjid, ornamen ini disebut sebagai ornamen kepala kala (Anom, 1999: 27). Ornamen ini memiliki arti keindahan.(Wawancara dengan BKM Masjid Jamik Ismailiyah pada tanggal 16 Mai 2017).
10. Tanda Denotatif dan Konotatif Ornamen Melayu “Tampok Manggis”
Gambar 70: Ornamen Tampok Manggis (Sumber: Dok.Pribadi, 10/03/2017)
Secara denotatif, ornamen ini disebut sebagai ornamen tampok manggis, ornamen ini diletakkan disetiap tiang masjid yang terbuat dari batu.Ornamen ini dibuat mengelilingi semua tiang yang ada dimasjid.Ornamen ini sengaja dibiarkan berwarna putih seperti tiang tempat ornamen itu dibuat.
Secara konotatif, ornamen tampok manggis memiliki makna kemegahan (Skripsi Kartini, 2014: 17).Seperti maknanya, ornamen ini dibuat untuk menunjukkan betapa megah dan kokohnya bangunan masjid yang dibuat pada masa kerajaan sultan deli.
11. Tanda Denotatif dan Konotatif Ornamen Melayu “Kulit Kerang”
Gambar 71: Ornamen Kerang (Sumber: Dok.Pribadi, 10/03/2017)
Secara denotatif, ornamen ini menggambarkan kulit kerang yang berwarna putih.Ornamen ini berada pada tiang-tiang masjid bagian bawah, ornamen kerang ini juga dibuat mengelilingi tiang.
Secara konotatif, ornamen kulit kerang ini hanya memiliki arti keindahan (Wawancara dengan BKM Masjid Jamik Ismailiyah pada tanggal 16 Mai 2017).
12. Tanda Denotatif dan Konotatif Ornamen Melayu “bunga Bervariasi”
Gambar 72: Ornamen Bunga Variasi (Sumber: Dok. Pribadi, 10/03/2017)
Secara Denotatif Ornamen ini merupakan salah satu ornament Melayu yaitu Bunga Bervariasi, ornamen ini dibuat dalam satu tangkai yang dihiasi dengan berbagai macam bentuk bunga, kuncup dan sulur-suluran.
Secara Konotatif, ornamen ini memiliki arti keanekaragaman dalam kehidupan bermasyarakat.
13. Tanda Denotatif dan Konotatif Ornamen Melayu “Bunga melur”
Gambar 73: Ornamen Bunga Melur (Sumber: Dok. Pribadi, 10/03/2017)
Secara denotatif, ornamen ini disebut sebagai ornamen bunga Melur, ornamen ini dihiasi oleh hiasan-hiasan kecil di ujung-ujungnya.Ornamen bunga cendawan ini hanya di lukiskan menggunakan cat berwarna coklat.
Secara konotatif, ornamen ini hanya memiliki makna keindahan, karena ornamen ini dibuat sebagai hiasan yang dibuat untuk lebih memperindah kaligrafi masjid.keindahan (Wawancara dengan BKM Masjid Jamik Ismailiyah pada tanggal 16 Mai 2017).
14. Tanda Denotatif dan Konotatif Ornamen Melayu “Bunga Bogan”
Gambar 74: Ornamen Bunga Bogan (Sumber: Dok. Pribadi, 10/03/2017)
Secara denotatif, ornamen ini merupakan ornamen Melayu yang dibuat menggunakan cat berwarna hijau dengan latar berwarna kuning.Ornamen ini terdapat pada tembok pagar masjid dibagian luar.
Secara denotatif, ornamen bunga bogan ini hanya memiliki makna keindahan.
(Wawancara dengan BKM Masjid Jamik Ismailiyah pada tanggal 16 Mai 2017).
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN