BAGAN ALIR PELAKSANAAN AC BASE
E.2 PROGRAM KERJA
E.2.9 TATA LAKSANA BAKU (SOP) PENERAPAN K3 1. Pengertian
5. Tangga Kerja Lepas Dan Tangga Kerja Sementara
a. Persyaratan Umum, memuat :
Persyaratan Konstruksi
Pengawasan dan Pemeliharaan. b. Tangga Berkaki Yang Dapat Berdiri Sendiri. c. Tangga Kuda-kuda Yang Dapat Berdiri Sendiri. d. Tangga Yang Dapat Diperpanjang.
e. Tangga Lepas Mekanik. f. Tangga Permanen. g. Tangga Sementara.
h. Peralatan Untuk mengangkat. 1. Pesyaratan Umum, memuat :
Persyaratan Gaya Muatan Maksimal Yang Aman.
Persyaratan Pemasangan.
Persyaratan Ruang Kemudi dan Tenda Pengemudi.
Persyaratan Alat-alat Pengendali.
Persyaratan Alat Penyetop (Rem).
Persyaratan Keranjang dan Sangkar Muatan.
Persyaratan Mesin Derek dan Tromol.
Persyaratan Tali-tali dan Katrol.
Persyaratan Pengawasan dan Pemeliharaan.
PT. BUANA ARCHICON JO CV. BAYU PRATAMA, PT. CIPTA WAHANA NUSANTARA, DAN PT. GAGAS ADI BAGASKARA
Persyaratan Pengoperasian. 2. Alat Pengangkut, memuat :
Pesyaratan Ruang Luncur dan Menara.
Persyaratan Mesin Penggerak.
Persyaratan Tali Kawat Baja.
Persyaratan Pelataran.
persyaratan Pemberat.
Persyaratan Tempat Pemberhentian.
Persyaratan Pengawasan dan Pemeliharaan. 3. Derek atau Keran Angkat, memuat :
Persyaratan Kerangkanya.
Persyaratan Pemasangan.
Persyaratan Tentang Angker dan Bobot Imbang (ballast).
Persyaratan Kran Angkat Berbatang Tambahan.
Persyaratan Derek Bersumbu Putar.
Persyaratan Derek Scotch (Scotch Derrick Cranes).
Persyaratan Pengendalian Derek Angkat dengan Tenaga Listrik.
Persyaratan Muatan dan Indikator Radius.
Persyaratan Pemeriksaan dan Pengujian.
Persyaratan Pelaksanaan Pekerjaan.
4. Derek Atau Kran Pengangkat Yang Dapat Berpindah, memuat :
Persyaratan Batang Rel.
Persyaratan Jalur Jalan.
Persyaratan Jarak Yang Bebas Penghalang.
Persyaratan Kran Pengangkat Listrik Dengan Rel.
Persyaratan Jalur Kereta Listrik.
Persyaratan Kerangka Untuk Kran Pengangkat Yang Bergeser. 5. Derek Bergeser Di Atas, memuat :
Persyaratan Rel.
Persyaratan Konstruksi Derek/Kran Angkat.
Persyaratan Jembatan.
6. Derek/Kran Angkat Menara Yang Bersumbu Putar, memuat :
Persyaratan Bobot Pengimbang.
Persyaratan Untuk Menjalankan Derek/Kran Angkat. 7. Kerekan Monorail/Kerekan Ber-rel Tunggal, memuat :
Persyaratan Umum.
Persyaratan Pengendali Tenaga Gerak.
Persyaratan Ruang Kemudi. 8. D e r e k, memuat :
Persyaratan Derek Berkaki Kuat.
Persyaratan Derek Yang Memakai Jepit Penguat.
Persyaratan Menjalankan Derek.
9. Persyaratan Ranka Segi Tiga (A-frame) dan Kaki Penahan (Sheer- legs).
Persyaratan Tiang Derek dan Roda Derek.
Persyaratan Kerekan (Winches), memuat :
Persyaratan Umum.
Teromol Kerekan.
Kerekan Yang Digerakkan Oleh Tangan.
D o n g k r a k.
i. Tali, Rantai dan Perlengkapan Lainnya.
Persyaratan Umum.
Kabel-kabel Kawat Baja.
Tali-tali Yang Terbuat Dari Serat (Fibre Rops).
Rantai-rantai.
Alat Penggantung.
Roda Kerekan.
P e n g a i t.
Belenggu Pengikat. j. Permesinan, Ketentuan Umum :
Instasi dan Pemasangan.
Pengawasan dan Pemeliharaan Mesi.
Penggunaan Mesin. k. P e r a l a t a n, terdiri atas :
PT. BUANA ARCHICON JO CV. BAYU PRATAMA, PT. CIPTA WAHANA NUSANTARA, DAN PT. GAGAS ADI BAGASKARA
1. Peralatan Pemindahan Tanah, Ketentuan Umum :
Persyaratan Kontruksi.
Persyaratan Cara Penggunaan Peralatan. 2. Power Schovels dan Excavator, memuat :
Persyaratan Umum.
Persyaratan Cara Penggunaan Schovels. 3. B u l d o z e r s
4. S c r a p e r s. l. Peralatan Aspal, memuat :
Persyaratan Umum.
Persyararan Cara Penggunaan. q. Mesin Penggilas Jalan. r. Pengaduk Beton, memuat :
Persyaratan Umum
Persyaratan Cara Penggunaan.
m. Alat-alat Pemuat (Ban Berjalan atau Wheel Loaders). n. Mesin Untuk Pekerjaan Kayu, memuat :
Pesyaratan Umum. o. Gergaji Bundar, memuat :
Persyaratan Pemeriksaan dan Pemeliharaan.
Persyaratan Cara Penggunaan. p. Gergaji Pita, memuat :
Persyaratan Kontruksi.
Persyaratan Cara Penggunaan. q. Mesin Penyerut, memuat :
Persyaratan Konstruksi.
Persyaratan Cara Penggunaan r. Alat Kerja Tangan (Hand Tools), memuat :
Persyaratan Bahan dan Konstruksinya.
Persyaratan Pemeliharaan.
Persyartatan Pengangkutan.
Persyaratan Tempat Penyimpanan.
s. Peralatan Yang Menggunakan Tekanan Udara, memuat :
Persyaratan Konstruksi.
t. Alat Yang Menggunakan Bubuk Peledak Sebagai Tenaga (Powder Actuated Tools), memuat :
Defiinisi
Ketentuan Umum
Persyaratan Konstruksi Alat.
Persyaratan Peluru dan Amunisi.
Persyaratan Proyektil.
Persyaratan Pemeriksaan dan Pemeliharaan.
Persyaratan Penyimpanan Alat, Peluru dan Proyektil
Persyaratan Penggunaan. u.Traktor Dan Truk, memuat :
Persyaratan umum.
Persyaratan Kabin.
Persyaratan
Persyaratan Alat Penyambung/Penggandeng.
Persyaratan Titik Penggandeng.
Persyaratan Lampu Sorot.
Persyaratan Alat Penghidup Mesin (Alat Starter).
Persyaratan Peralatan Lainnya.
v.Truk Pengangkut Dan Truk Keperluan Industri Lainnya, memuat :
Persyaratan Konstruksi.
Persyaratan
w. Pekerjaan Bawah Tanah, memuat :
Persyaratan Umum.
Persyaratan Membuat atau Menggali Sumur.
Persyaratan Penyangga.
Persyaratan Ventilasi Udara.
Persyaratan Perlindungan Terhadap Bahaya Kebakaran.
Persyaratan Penerangan Bawah Tanah.
Persyaratan Pengeboran.
Persyaratan Pengaturan Debu.
PT. BUANA ARCHICON JO CV. BAYU PRATAMA, PT. CIPTA WAHANA NUSANTARA, DAN PT. GAGAS ADI BAGASKARA
x.Pekerjaan Penggalian, memuat :
Persyaratan Umum.
Persyaratan Penyangga Pekerjaan Galian.
Persyaratan Pekerjaan Galian Parit.
Persyaratan Pekerjaan Galian Sumur. y.Pemancangan Tiang Bor, memuat :
Persyaratan Umum.
Persyaratan Pemeriksaan dan Pemeliharaan Mesin Bor.
Persyaratan Penggunaan Mesin Bor.
Persyaratan Mesin Bor Terapung. z. Pekerjaan Beton, memuat :
Persyaratan Umum.
Persyaratan Pengecoran dan Pemancangan Beton.
Persyaratan Besi Tulangan.
Persyaratan Menara Bak Muatan Beton.
Persyaratan Pekerjaan Struktur/Kerangka. aa. Operasi Lainnya Dalam Pembangunan, terdiri atas :
Persyaratan Pendirian Bangunan Dengan Menggunakan Prefab yang mudah Dibongkar-pasang.
Persyaratan Transportasi.
Persyaratan Penempatan Komponen Prefab.
Pemasangan Konstruksi Baja, memuat : - Persyaratan Umum.
- Persyaratan Lantai Floorinhg. - Persyaratan Pengerekan. - Persyaratan Pengelingan.
a. Persyaratan Pekerjaan Dalam Lift Koker dan Lubang Tangga.
b. Persyaratan Pemasangan Kerangka Atap. c. Persyaratan Mengenai Lantai Sementara.
d. Pekerjaan Dengan Aspal Panas, Ter dll., memuat : - Persyaratan Peralatan dan Perlengkapan. - Persyaratan Pengoperasian.
e. Persyaratan Pekerjaan Dengan Pengawet Kayu.
Terbakar.
g. Pekerjaan Insulasi, memuat ;
- Persyaratan Pekerjaan Dengan Asbes.
- Persyaratan Pekerjaan Yang Menggunakan Glass Wool Dan Bahan Sejenisnya.
h. Pekerjaan Yang Berhubungan Dengan Atap, memuat : - Persyaratan Umum.
- Persyaratan Atap Bangunan Yang Curam.
- Persyaratan Atap Bangunan Yang Terbuat Dari Bahan Yang Mudah pecah (Rapuh).
i. Pekerjaan Pengecetan, memuat : - Persyaratan Umum.
- Persyaratan Cat Yang Mengandung Timah. - Persyaratan Cat Semprot.
- Persyaratan Penyemprotan Cat Tanpa Udara.
j. Pengelasan dan Pemotongan Dengan Nyala Api, memuat : - Persyaratan Umum.
- Persyaratan Las Listrik.
- Pekerjaan Peledakan, memuat : - Persyaratan Umum.
- Persyaratan Pengeboran dan Pengisian Bahan Peledak Pada Lubang Bor.
- Persyaratan Penembakan dan Peledakan Memuat : k. Persyaratan Umum.
l. Persyaratan Peledakan Dengan Sumbu Peledak. m. Persyaratan Peledakan Dengan Listrik.
n. Persyaratan Setelah Penembakan dan Peledakan. o. Pekerjaan Pencampuran Batuan.
bb. Pembongkaran (demolition), memuat:
Persyaratan Persiapan Kerja.
Persyaratan Umum Pekerjaan Pembangunan.
Persyaratan Daerah Jalan Keluar-Masuk.
Persyaratan Alat Pelindung Diri.
Persyaratan Peralatan Untuk Pembongkaran.
Persyaratan Lantai Pengaman Untuk Pekerjaan Pembongkaran.
Persyaratan Pembongkaran Dinding
Persyaratan Pembongkaran lantai
Persyaratan Pembongkaran Bangunan Baja.
Persyaratan Pembongkaran Cerobong Tinggi dan
Sejenisnya,-PT. BUANA ARCHICON JO CV. BAYU PRATAMA, Sejenisnya,-PT. CIPTA WAHANA NUSANTARA, DAN PT. GAGAS ADI BAGASKARA
cc. Penanggulangan Kecelakaan.
Dalam hal terjadi kecelakaan kerja, proses yang harus ditempuh adalah sebagai berikut:
a. Kontraktor wajib melaporkan setiap terjadi kecelakaan kerja kepada Kantor Departemen/Dinas Tenaga Kerja dan PT Jamsostek Setempat.
b. Tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja, keluarganya atau teman sekerjanya berhak melaporkan terjadinya kecelakaan, tanpa menghilangkan kewajiban kontraktor menyampaikan laporan sebagaimana dimaksud di atas.
c. Dalam hal terjadi kecelakaan kerja, kontraktor wajib :
Memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan.
Membayar terlebih dahulu ongkos pengangkutan dari tempat terjadinya kecelakaan ke Rumah Sakit atau ke-rumahnya.
Membayar terlebih dahulu biaya pengobatan dan perawatan.
Membayar terlebih dahulu santunan sementara tidak mampu bekerja.