BAB III METODE PENELITIAN
4.2 Analisis Deskriptif
4.2.1 Tanggapan Responden terhadap Kebutuhan Informasi
Variabel Kebutuhan Informasi Siswa diukur berdasarkan indikator jenis kebutuhan informasi dan sumber informasi. Untuk mengetahui tanggapan responden terhadap kebutuhan informasi siswa dapat dilihat dari jawaban setiap indikator nomor 1 sampai nomor 10 pada Variabel X. Adapun proses penghitungan data dilakukan dengan menggunakan program aplikasi komputer SPSS 16.0.
Variabel X (Kebutuhan Informasi Siswa)
Tabel 3. Jenis Kebutuhan Informasi Siswa
No. Pertanyaan Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%) 1. Apakah Saudara
membutuhkan informasi yang berkaitan dengan proses belajar dan tugas-tugas sekolah? A. Sangat membutuhkan 76 90,5 B. Membutuhkan 8 9,5 C. Kurang membutuhkan 0 0 D. Tidak membutuhkan 0 0 Jumlah 84 100
Berdasarkan Tabel 3 di atas dapat diketahui bahwa 76 responden (90,5%) menyatakan bahwa siswa sangat membutuhkan informasi yang berkaitan dengan proses belajar dan tugas-tugas sekolah. Sedangkan 8 responden (9,5%) menyatakan membutuhkan informasi yang berkaitan dengan proses belajar dan tugas-tugas sekolah. Tidak ada responden yang menyatakan kurang membutuhkan dan tidak membutuhkan informasi yang berkaitan dengan proses belajar.
Sesuai dengan kriteria interpretasi data dari Tabel 3, responden yang menyatakan membutuhkan informasi yang berkaitan dengan proses belajar dan tugas-tugas sekolah sebanyak 84 responden (100%). Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa seluruh responden menyatakan membutuhkan informasi yang berkaitan dengan kegiatan belajar dan tugas-tugas sekolah. Hal ini disebabkan karena setiap siswa pasti membutuhkan informasi-informasi yang berkaitan dengan kegiatan belajar. Informasi tersebut dapat dijadikan sebagai referensi atau bahan tambahan untuk mendukung mata pelajaran siswa disekolah maupun di rumah yaitu membantu siswa untuk menyelesaikan tugas-tugas sekolah sehingga pengetahuan dan wawasan siswa menjadi luas.
Dari gambaran tersebut dapat diketahui bahwa kebutuhan informasi terpenting bagi siswa adalah informasi tentang pelajaran di sekolah dan informasi yang mendukung proses belajar seperti tugas-tugas sekolah. Oleh sebab itu, Perpustakaan Sekolah dituntut untuk menyediakan koleksi seperti buku-buku pelajaran utama dan tambahan yang terbaru dan lebih lengkap supaya dapat
membantu siswa dalam mengikuti proses belajar dan meningkatkan keterampilan, kreativitas dan kecerdasan sisswa sehingga akan melahirkan siswa-siswa yang berprestasi.
Tabel 4. Jenis Kebutuhan Informasi Siswa
No. Pertanyaan Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%) 2. Apakah Saudara
membutuhkan informasi yang berkaitan dengan lingkungan? A. Sangat membutuhkan 40 47,6 B. Membutuhkan 39 46,4 C. Kurang membutuhkan 4 4,8 D. Tidak membutuhkan 1 1,2 Jumlah 84 100
Dari Tabel 4 di atas dapat diketahui bahwa 40 responden (47,6%) menyatakan sangat membutuhkan informasi tentang lingkungan, 39 responden (46,4%) menyatakan membutuhkan, 4 responden (4,8%) menyatakan kurang membutuhkan dan 1 responden (1,2%) menyatakan tidak membutuhkan.
Sesuai dengan kriteria interpretasi data dari Tabel 4, responden yang menyatakan membutuhkan informasi tentang lingkungan sebanyak 79 reponden (94,0%) sedangkan yang menyatakan tidak membutuhkan berjumlah 5 responden (6,0%). Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa pada umumnya responden menyatakan membutuhkan informasi yang berkaitan dengan lingkungan seperti lingkungan sekolah dan lingkungan tempat tinggal.
Kebutuhan informasi tentang lingkungan baik lingkungan sekolah maupun lingkungan tempat tinggal ini sesuai dengan yang diutarakan oleh Wilson dalam Harissanty (2007: 14) bahwa seseorang membutuhkan informasi untuk mengikuti perkembangan yang terjadi di dunia sekitar. Hal ini juga merupakan bagian dari kebutuhan manusia akan kebutuhan kognitif yaitu kebutuhan untuk memperkuat atau menambah informasi, pengetahuan dan pemahaman seseorang akan lingkungan (Yusuf, 2009: 338).
Tabel 5. Jenis Kebutuhan Informasi Siswa
No. Pertanyaan Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%) 3. Apakah Saudara membutuhkan informasi tentang kesehatan, pengembangan pribadi dan agama? A. Sangat membutuhkan 64 76,2 B. Membutuhkan 20 23,8 C. Kurang membutuhkan 0 0 D. Tidak membutuhkan 0 0 Jumlah 84 100
Dari Tabel 5 di atas dapat diketahui bahwa 64 responden (76,2%) menyatakan sangat membutuhkan informasi tentang kesehatan, pengembangan pribadi dan agama, 20 orang (23,8%) menyatakan membutuhkan.
Sesuai dengan kriteria interpretasi data dari Tabel 5, responden yang menyatakan membutuhkan informasi tentang kesehatan, pengembangan pribadi dan agama berjumlah 84 responden (100%). Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa seluruh responden membutuhkan informasi tentang kesehatan, pengembangan pribadi dan agama.
Informasi tentang kesehatan, pengembangan pribadi dan agama sangat dibutuhkan oleh siswa dimana mereka dapat mengetahui informasi menyangkut tentang penyakit, pencegahan dan penyembuhannya. Sedangkan informasi tentang agama juga sangat dibutuhkan siswa dimana pada masa remaja kebutuhan tentang agama dan spiritual sangat penting untuk membatasi para remaja/ siswa melakukan tindakan-tindakan yang menyimpang. Untuk memfasilitasi dan memenuhi kebutuhan informasi siswa tentang kesehatan, pengembangan pribadi dan agama dibutuhkan peran dari Perpustakaan Sekolah.
Tabel 6. Jenis Kebutuhan Informasi Siswa
No. Pertanyaan Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%) 4. Apakah Saudara
membutuhkan
informasi-A. Sangat membutuhkan 51 60,7
informasi terbaru? C. Kurang membutuhkan 0 0 D. Tidak membutuhkan 1 1,2
Jumlah 84 100
Dari Tabel 6 di atas dapat diketahui bahwa 51 responden (60,7%) menyatakan sangat membutuhkan informasi terbaru, 32 responden (38,1%) menyatakan membutuhkan dan 1 responden (1,2%) menyatakan tidak membutuhkan.
Sesuai dengan kriteria interpretasi data dari Tabel 6, responden yang menyatakan membutuhkan informasi terbaru berjumlah 83 responden (89,8%) sedangkan yang menyatakan tidak membutuhkan 1 responden (1,2%). Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa pada umumnya responden membutuhkan informasi-informasi terbaru. Oleh karena itu, Perpustakaan Sekolah harus mampu menyediakan informasi terbaru kepada pengguna. Apabila belum mampu menyediakan informasi dalam bentuk elektronik/ digital paling tidak Perpustakaan Sekolah harus mampu menyediakan informasi terbaru dalam bentuk cetak seperti surat kabar, buku dan majalah terbaru.
Tabel 7. Jenis Kebutuhan Informasi Siswa
No. Pertanyaan Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%) 5. Apakah Saudara
membutuhkan informasi/ bacaan ringan yang bersifat menghibur? A. Sangat membutuhkan 31 36,9 B. Membutuhkan 44 52,4 C. Kurang membutuhkan 7 8,3 D. Tidak membutuhkan 2 2,4 Jumlah 84 100
Dari Tabel 7 di atas dapat diketahui bahwa 31 responden (36,9%) menyatakan sangat membutuhkan informasi yang bersifat menghibur, 44 responden (52,4%) menyatakan membutuhkan, 7 responden (8,3%) menyatakan kurang membutuhkan dan 2 responden (2,4%) menyatakan tidak membutuhkan.
Sesuai dengan kriteria interpretasi data dari Tabel 7, responden yang menyatakan membutuhkan informasi yang bersifat menghibur berjumlah 75 responden (89,3%) dan yang menyatakan tidak membutuhkan berjumlah 9 responden (10,7%). Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa pada umumnya responden membutuhkan informasi/ bacaan ringan yang bersifat menghibur.
Kebutuhan akan hiburan merupakan sebuah kebutuhan untuk melepaskan diri dari ketegangan emosional atau kebutuhan untuk melarikan diri (escapist
needs) dan hasrat untuk mencari pengalihan (diversion) (Yusup dalam Harissanti,
2007). Jadi informasi hiburan juga perlu disediakan di Perpustakaan Sekolah yang dapat membantu siswa melepaskan diri dari kepenatan sehari-hari.
Tabel 8. Sumber informasi
No. Pertanyaan Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%) 6. Apakah Saudara
menggunakan buku sebagai sumber informasi dalam memenuhi kebutuhan informasi Saudara? A. Selalu 22 26,2 B. Sering 40 47,6 C. Jarang 22 26,2 D. Tidak pernah 0 0 Jumlah 84 100
Dari Tabel 8 di atas dapat diketahui bahwa 22 responden (26,2%) menyatakan selalu menggunakan buku sebagai sumber informasinya, 40 responden (47,6%) menyatakan sering dan 22 responden (26,2%) menyatakan jarang.
Sesuai dengan kriteria interpretasi data dari Tabel 8, responden yang selalu menggunakan buku sebagai sumber informasi dalam memenuhi kebutuhan informasinya sebanyak 62 responden (73,8%) dan yang jarang atau tidak pernah sebayak 22 responden (26,2%). Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden selalu menggunakan buku sebagai sumber informasi dalam memenuhi kebutuhan informasi mereka. Sehingga dapat diketahui bahwa sumber informasi yang sering digunakan oleh siswa di Perpustakaan Sekolah
adalah buku. Oleh karena itu, pihak pengelola Perpustakaan Sekolah harus mampu mempertahankan keberadaan buku menyediakan koleksi buku di Perpustakaan Sekolah yang dibutuhkan pengguna yaitu siswa.
Tabel 9. Sumber Informasi
No. Pertanyaan Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%) 7. Apakah Saudara
menggunakan majalah sebagai sumber informasi dalam memenuhi kebutuhan informasi Saudara? A. Selalu 1 1,2 B. Sering 14 16,7 C. Jarang 63 75,0 D. Tidak pernah 6 7,1 Jumlah 84 100
Dari Tabel 9 di atas dapat diketahui bahwa 1 responden (1,2%) menyatakan selalu menggunakan majalah sebagai sumber informasi, 14 responden (16,7%) menyatakan sering, 63 responden (75,0%) menyatakan jarang dan 6 responden (7,1%) menyatakan tidak pernah.
Sesuai dengan kriteria interpretasi data dari Tabel 9, responden yang selalu menggunakan majalah sebagai sumber informasinya berjumlah 15 responden (17,9%) dan yang jarang atau tidak pernah berjumlah 69 responden (82,1%). Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa pada umumnya responden jarang menggunakan majalah sebagai sumber informasi dalam memenuhi kebutuhan informasi mereka. Hal ini disebabkan karena kurang tersedianya koleksi majalah di Perpustakaan SMA St. Petrus Sidikalang. Padahal majalah juga menyediakan informasi yang penting dan lebih mutakhir karena memuat berita-berita terbaru, artikel/ tulisan yang dapat menambah wawasan pembacanya. Oleh karena itu perlu adanya penambahan koleksi majalah di Perpustakaan SMA St. Petrus.
Tabel 10. Sumber Informasi
No. Pertanyaan Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%) 8. Apakah Saudara
menggunakan surat kabar sebagai sumber informasi dalam memenuhi kebutuhan informasi Saudara? A. Selalu 14 16,7 B. Sering 28 33,3 C. Jarang 40 47,6 D. Tidak pernah 2 2,4 Jumlah 84 100
Dari Tabel 10 tersebut dapat diketahui bahwa 14 responden (16,7%) menyatakan selalu menggunakan surat kabar sebagai sumber informasi, 28 responden (33,3%) menyatakan sering, 40 responden (47,6%) menyatakan jarang dan 2 responden (2,4%) menyatakan tidak pernah.
Sesuai dengan kriteria interpretasi data dari Tabel 10, responden yang selalu menggunakan surat kabar sebagai sumber informasinya sebanyak 42 responden (50%) dan yang jarang atau tidak pernah sebanyak 42 responden (50%). Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa responden yang selalu dan yang jarang menggunakan surat kabar sebagai sumber informasinya jumlahnya berimbang.
Tabel 11. Sumber Informasi
No. Pertanyaan Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%) 9. Apakah teman sesama
pelajar juga menjadi sumber informasi yang dapat memenuhi kebutuhan informasi Saudara? A. Selalu 14 16,7 B. Sering 53 63,1 C. Jarang 16 19,0 D. Tidak pernah 1 1,2 Jumlah 84 100
Dari Tabel 11 di atas dapat diketahui bahwa responden memilih teman sesama pelajar sebagi sumber informasinya. 14 responden (16,7%) menyatakan
selalu, 53 responden (63,1%) menyatakan sering, 16 responden (19,0%) menyatakan jarang dan 1 responden (1,2%) menyatakan tidak pernah.
Sesuai dengan kriteria interpretasi data dari Tabel 11, responden yang selalu menggunakan teman sesama pelajar sebagai sumber informasinya sebanyak 67 responden (79,8%) dan yang jarang atau tidak pernah sebanyak 17 responden (20,2%). Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa pada umumnya responden selalu memilih teman sesama pelajar menjadi sumber informasi yang dapat memenuhi kebutuhan informasinya. Hal ini disebabkan karena lebih mudah dan cepat jika seseorang meminta informasi dari teman dibanding dengan sumber informasi lain seperti buku. Siswa dapat bertanya kepada temannya mengenai sesuatu informasi sekaligus dapat berdiskusi baik tentang pelajaran di sekolah, tugas-tugas maupun informasi lain yang berkaitan.
Tabel 12. Sumber Informasi
No. Pertanyaan Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%) 10. Apakah Saudara
menggunakan
perpustakaan sebagai sumber informasi yang dapat memenuhi kebutuhan informasi Saudara? A. Selalu 6 7,1 B. Sering 18 21,4 C. Jarang 45 53,6 D. Tidak pernah 15 17,9 Jumlah 84 100
Dari Tabel 12 di atas dapat diketahui bahwa 6 responden (7,1%) menyatakan selalu menggunakan perpustakaan sebagai sumber informasi, 18 responden (21,4%) menyatakan sering, 45 responden (53,6) menyatakan jarang dan 15 responden (17,9%) menyatakan tidak pernah.
Sesuai dengan kriteria interpretasi data dari Tabel 12, responden yang selalu menggunakan perpustakaan sebagai sumber informasinya sebanyak 24 responden (28,5%) dan yang jarang atau tidak pernah sebanyak 60 responden (71,5%). Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden
jarang menggunakan perpustakaan sebagai sumber informasi yang dapat memenuhi kebutuhan informasi mereka.
4.2.2 Tanggapan Responden terhadap Ketersediaan Koleksi Perpustakaan