BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
5.2. Tanggpan Responden Mengenai Kepuasan Kerja
Dalam penelitian ini faktor kepuasan kerja merupakan suatu variabel tetap
(dependent variabel). Untuk lebih jelasnya mengenai kepuasan kerja di PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru, dapat dilihat pada hasil
Tabel 5.5
Tanggapan Responden Mengenai Sistem pembayaran gaji Pada Saat ini Pada PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru No. Kategori Frekuensi (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 13 14,13
2 Setuju 62 67,40
3 Cukup Setuju 17 18,47
4 Tidak Setuju -
-5 Sangat Tidak Setuju -
-JUMLAH 92 100
Sumber : Data Olahan
Dari tabel diatas mengenai pembayaran gaji yang diterapkan pada saat ini di PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru menurut tanggapan responden, paling banyak 62 orang atau 67,39 % menyatakan setuju dan paling sedikit menyatakan sangat setuju yakni 13 orang atau 14,13 %., Jadi kesimpulannya bahwa sistem pembayaran gaji yang diterapkan oleh PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru adalah baik dan karyawan setuju.
Gaji adalah salah satu hal yang penting bagi setiap karyawan yang bekerja dalam suatu perusahaan, karena dengan gaji yang diperoleh seseorang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Gaji merupakan salah satu unsur yang penting yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan, sebab gaji adalah alat untuk memenuhi berbagai kebutuhan pegawai, sehingga dengan gaji yang diberikan pegawai akan termotivasi untuk bekerja lebih giat. Gaji dapat berperan dalam meningkatkan motivasi karyawan untuk bekerja lebih efektif, meningkatkan kinerja, meningkatkan produktivitas dalam perusahaan.
Kelancaran dan ketepatan waktu serta kerahasiaan pembayaran gaji karyawan merupakan sesuatu hal yang amat penting bagi sebuah perusahaan. Bila hal ini tidak terpenuhi, bukan tak mungkin karyawan akan merasa kecewa yang bisa berdampak pada menurunnya gairah bekerja. Namun kendala seperti itu rasanya bukanlah perkara besar kalau perusahaan bersangkutan telah memilih sistem pembayaran gaji (Payroll System). Untuk menentukan besarnya gaji karyawan, PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru perlu mempertimbangan biaya-biaya yang dikeluarkan dengan manfaat yang diperolehnya, supaya besarnya gaji/upah karyawan seimbang dengan tingkat pengamalan, kecakapan, pendidikan, UU ketenagakerjaan dan peraturan pemerintah.
Masalah yang terdapat dalam kepegawaian antara lain menyangkut sistem pengendalian intern, seperti efisiensi kerja dari pegawai dan adanya kecurangan/kesalahan dalam pembayaran gaji dan upah. Masalah penggajian sangat penting karena klasifikasi/ pengalokasian biaya tenaga kerja yang tidak tepat akan mempengaruhi perhitungan laba bersih perusahaan. Penanganan gaji dan upah karyawan yang kurang cermat dan tidak efektif dapat menyebabkan keresahan pada tenaga kerja yang akhirnya akan mempengaruhi kelancaran operasi perusahaan. Berkaitan dengan hal tersebut, maka perusahaan dituntut untuk membuat suatu kebijakan sistem penggajian dan pengupahan yang baik.
Gaji yang memberikan rasa puas adalah gaji yang mampu mencukupi kebutuhan hidup sehingga menimbulkan rasa aman bagi para pegawai. Mereka tidak perlu mencari tambahan penghasilan di luar pekerjaan pokok, karena
penghargaan hasil kerja yaitu gaji telah mampu membiayai kebutuhan hidupnya. Di samping itu, para pegawai juga mengharapkan bahwa gaji yang diterima sesuai dengan hasil kerjanya. Sistem insentif merupakan upah/gaji yang berbeda, tetapi bukan berdasarkan pada evaluasi jabatan namun ditentukan karena perbedaan prestasi kerja untuk dapat meningkatakan organisasi/perusahaan.
Tabel 5.6
Tanggapan Responden Terhadap Keadilan Pembayaran Gaji Pada PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru
No. Kategori Frekuensi (orang) Persentase (%)
1 Sangat Puas 14 15,21
2 Puas 55 59,79
3 Cukup Puas 23 25,00
4 Tidak Puas -
-5 Sangat Tidak Puas -
-JUMLAH 92 100
Sumber : Data Olahan
Dari tabel diatas mengenai keadilan terhadap pembayaran gaji pada saat ini di PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru menurut tanggapan responden, paling banyak 55 orang atau 57,79 % menyatakan puas dan paling sedikit menyatakan sangat puas yakni 14 orang atau 15,21 %. Jadi kesimpulannya bahwa karyawan PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru merasa puas terhadap keadilan pembayaran gaji.
Keadilan pembayaran gaji adalah suatu fundamental dari sistem kompensasi. Pernyataan seperti “perlakuan yang adil untuk semua karyawan” merefleksikan sebuah perhatian terhadap keadilan. Tujuan keadilan berusaha untuk menjamin keadilan kompensasi untuk semua individu dalam hubungan
ketenagakerjaan. Tujuan keadilan fokus kepada pembuatan sistem kompensasi yang mengenali baik kontribusi pekerja (semakin tinggi kinerja atau pengalaman atau training maka semakin tinggi pula kompensasi yang diberikan) dan kebutuhan pekerja (memberikan upah minimum, atau asuransi kesehatan).
Ganjaran yang pantas merupakan keinginan karyawan akan sistem upah dan kebijakan promosi yang mereka persepsikan sebagai adil, tidak kembar arti, dan segaris dengan pengharapan mereka. Bila upah dilihat sebagai adil yang didasarkan pada tuntutan pekerjaan, tingkat keterampilan individu, dan standar pengupahan komunitas, kemungkinan besar akan dihasilkan kepuasan. Tentu saja tidak semua orang mengejar uang, banyak orang bersedia menerima baik uang yang lebih kecil untuk bekerja dilokasi yang lebih diinginkan atau dalam pekerjaan yang kurang menuntut atau mempunyai keleluasaan yang lebih besar dalam kerja yang mereka lakukan dan jam-jam kerja. Tetapi kunci yang menautkan upah dengan kepuasan bukanlah jumlah mutlak yang dibayarkan, lebih penting adalah persepsi keadilan.
Didalam pemberian gaji, PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru perlu memperhatikan prinsip keadilan. Keadilan disini berarti bahwa pemberian gaji harus dihubungkan atau dibandingkan dengan persyaratan yang harus dipenuhi oleh karyawan yang bersangkutan., sehingga ada keseimbangan antara pengorbanan dan penghasilan. Para karyawan biasanya menilai keadilan pembayaran gaji mereka melalui pembandingan besarnya gaji antara karyawan satu dengan karyawan-karyawan lain. Mereka merasa pendapatan yang mereka terima adalah adil atau tidak tergantung pada bagaimana mereka melihat nilai
relatifnya dibanding dengan yang lain. Sebagian besar ketidakpuasan karyawan diakibatkan adanya perbedaan dalam pembayaran diantara jabatan dan individu. Pada umumnya para karyawan akan menerima perbedaan-perbedaan penggajian berdasarkan pada perbedaan tanggung jawab, kemampuan, pengetahuan, produktivitas atau kegiatan-kegiatan manajerial.
Selain prinsip keadilan, faktor lain yang perlu diperhatikan mengenai masalah gaji adalah kelayakan. Besarnya gaji yang diterima karyawan harus dapat memenuhi kebutuhannya pada tingkat normatif yang ideal. Kelayakan ini bisa dibandingkan dengan penggajian pada perusahaan-perusahaan lain yang sejenis, atau didasarkan pada peraturan pemerintah tentang batas upah minimal regional dan eksternal konsisten yang berlaku. Sukses PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru memerlukan strategi efektif yang harus dicapai untuk menuju keberhasilan. Para manajer dan departemen sumber daya manusia dapat menggunakan insentif dan bagi hasil sebagai alat untuk memotivasi pekerja guna mencapai tujuan perusahaan.
Tabel 5.7
Tanggapan Responden Mengenai Jaminan Kesehatan dan Asuransi Pada PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru
No. Kategori Frekuensi (orang) Persentase (%)
1 Sangat Baik 20 21,74
2 Baik 56 60,87
3 Cukup Baik 16 17,39
4 Tidak Baik -
-5 Sangat Tidak Baik -
-JUMLAH 92 100
Dari tabel diatas mengenai jaminan kesehatan dan asuransi yang diterima oleh karyawan saat ini di PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru menurut tanggapan responden, paling banyak 56 orang atau 60,87 % menyatakan baik dan paling sedikit menyatakan sangat baik yakni 16 orang atau 17,39 %. Jadi kesimpulannya bahwa jaminan kesehatan dan asuransi yang diterima karyawan PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru saat ini dikatakan dalam kategori baik.
Akhir-akhir ini program-program kesejahteraan karyawan telah mengalami perkembangan yang luas. Banyak alasan yang menjadikan makin diperhatikannya masalah kesejahteraan karyawan, salah satunya adalah untuk melindungi karyawan dalam bekerja. PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru memberikan jaminanan kesehatan dan asuransi terhadap karyawannya. Perusahaan yang mengadministrasikan pembayaran preminya, yang menjadi tanggung jawab dari perusahaan atau karyawan atau kombinasi dari keduanya (Asuransi jiwa, kesehatan, kecelakaan).
Tabel 5.8
Tanggapan Responden Terhadap Program dana pensiun di PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru
No. Kategori Frekuensi (orang) Persentase (%)
1 Sangat Puas 16 17,40
2 Puas 52 56,52
3 Cukup Puas 24 26,08
4 Tidak Puas -
-5 Sangat Tidak Puas -
-JUMLAH 92 100
Dari tabel diatas bahwa mengenai program dana pensiun tanggapan responden, paling banyak 52 orang atau 56,52 % menyatakan puas dan paling sedikit menyatakan sangat puas yakni 16 orang atau 17,40 %. Dengan demikian karyawan merasa puas terhadap program dana pensiun yang diberikan oleh perusahaan
Pemberian dana pensiun adalah perusahaan memberikan sejumlah uang tertentu secara berkala kepada karyawan yang telah berhenti bekerja setelah mereka bekerja dalam waktu yang lama atau setelah mencapai suatu batas usia tertentu. Tidak banyak orang yang tahu mengenai cara mengelola dana pensiun di perusahaan. Penyelenggaraan program pensiun dapat dikelola pemberi kerja atau dengan menyerahkan kepada lembaga-lembaga keuangan yang menawarkan jasa pengelolaan program pensiun. Tujuan Penyelenggaraan Dana Pensiun :
a. Bagi PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru, jika dipandang dari sisi perusahaan tujuannya :
1) Kewajiban Moral, perusahaan mempunyai kewajiban moral untuk memberikan rasa aman dan jaminan ketenangan atas masa depan karyawannya saat mencapai usia pensiun, dengan mengikuti atau membentuk sendiri dana pensiun untuk para karyawannya;
2) Loyalitas, jaminan rasa aman dan ketenangan yang diberikan perusahaan kepada karyawannya akan meningkatkan loyalitas dan dedikasi kepada perusahaan;
3) Kompetisi pasar tenaga kerja, dengan memasukkan program pensiun sebagai bagian dari kompensasi perusahaan yang diberikan kepada
karyawannya, akan memberikan nilai lebih dan daya saing bagi perusahaan dalam upaya mendapatkan karyawan yang berkualitas dan profesional di pasar tenaga kerja.
b. Bagi Karyawan, dari sisi karyawan tujuannya :
1) Rasa aman terhadap masa yang akan datang, karyawan mengharapkan rasa aman dengan mendapatkan jaminan penghasilan setelah memasuki masa pensiun, hal ini juga akan mempengaruhi kinerjanya saat masih produktif;
2) Kompensasi yang lebih baik, karyawan mempunyai tambahan kompensasi meskipun baru bisa dinikmati pada saat memasuki usia pensiun atau berhenti kerja.
PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru biasanya menetapkan pensiun karyawan pada usia 55-60 tahun. Saat seseorang memasuki masa pensiun, berarti sebagian dari pendapatan rutin yang diterimanya akan hilang. Padahal, yang namanya pengeluaran cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Itulah kenapa beberapa perusahaan menyelenggarakan program pensiun untuk para pekerjanya. Ini dimaksudkan agar karyawan dapat mempersiapkan hari tuanya dengan lebih baik. Di lain pihak, program ini akan membantu perusahaan menyiapkan dana bagi karyawan ketika masa pensiunnya tiba.
Setidaknya ada empat prinsip dasar yang harus diterapkan dalam tata kelola dana pensiun yang baik, yakni: transparansi, keadilan, akuntabilitas, dan resposibilitas, ditambah satu lagi independensi. Hal ini penting, karena melakukan pengelolaan dana merupakan hal yang sangat sensitif. Karena itu prinsip tata
kelola yang baik patut dijaga. Ini tidak saja untuk menghindari terjadinya penyelewengan dana, tetapi juga menghindari kesalahan dalam mengalokasikan investasi yang dikhawatirkan berdampak negatif kepada dana yang dikelola.
Prinsip keterbukaan dalam pengelolaan dana pensiun PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru, disampaikan dengan cara memberikan laporan setiap bulan mengenai akumulasi dana, baik dari iuran perusahaan maupun karyawan.
Tabel 5.9
Tanggapan Responden Terhadap Penyediaan Asrama dan Perumahan Pada PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru
No. Kategori Frekuensi (orang) Persentase (%)
1 Sangat Baik 10 10,87
2 Baik 62 67,40
3 Cukup Baik 20 21,73
4 Tidak Baik -
-5 Sangat Tidak Baik -
-JUMLAH 92 100
Sumber : Data Olahan
Dari tabel diatas bahwa tanggapan responden mengenai penyediaan asrama dan perumahan oleh perusahaan, paling banyak 62 orang atau 67,40 % menyatakan baik dan paling sedikit menyatakan sangat baik yakni 10 orang atau 10,87 %. Untuk mempertahankan karyawan agar tetap betah berada dalam PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru, selain diadakan program keselamatan dan kesehatan, juga diadakan program penyedian asrama dan perumahan bagi karyawan. Fungsinya adalah untuk memelihara kondisi fisik dan mental para karyawan. Kondisi fisik dan mental yang baik akan diciptakan oleh penarikan karyawan yang baik, pengembangan, pemberian kompensasi dan
integrasi, dan dilanjutkan dengan pemeliharaannya yang salah satunya penyediaan perumahan bagi karyawan pada PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru.
Masalah penyediaan perumahan ternyata mendorong PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru untuk membangun perumahan karyawan yang diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan dan kinerja para karyawannya. Penyedian rumah tersebut diprioritaskan untuk karyawan dan yang dianggap belum mampu untuk memenuhi kebutuhan akan rumah mereka.
Tabel 5.10
Tanggapan Responden Mengenai Sistem Kriteria Umur Pada PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru
No. Kategori Frekuensi (orang) Persentase (%)
1 Sangat Sesuai 19 20,65
2 Sesuai 54 58,70
3 Cukup Sesuai 19 20,65
4 Tidak Sesuai -
-5 Sangat Tidak Sesuai -
-JUMLAH 92 100
Sumber : Data Olahan
Dari tabel diatas bahwa tanggapan responden mengenai sistem kriteria umur karyawan, paling banyak 54 orang atau 58,70 % menyatakan sesuai dan paling sedikit menyatakan cukup dan sangat sesuai yakni 19 orang atau 20,65 %. Dengan demikian mengenai kriteria umur karyawan sesuai dengan kriteria perusahaan.
Umur merupakan faktor yang menentukan seseorang dalam pengambilan keputusan. Semakin dewasa umur seseorang maka semakin banyak pertimbangan yang akan dilakukannya sebelum mengambil keputusan. Umur karyawan pada
PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru menjadi faktor pendukung untuk menentukan kualitas sumber daya manusia sebab usia berpengaruh juga terhadap kinerja dengan usia dapat dilihat apakah karyawan tersebut masih mempunyai potensi yang besar bagi perusahaan. PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru perlu memperhatikan umur karyawan. Umur dari seorang karyawan dapat mempengaruhi hasil kerjanya. Tenaga kerja yang masih muda cenderung mempunyai fisik yang lebih kuat daripada yang umurnya lebih tua. Dengan kata lain, tenaga kerja yang lebih muda akan menghasilkan produk yang lebih banyak, sehingga pada akhirnya akan dapat meningkatkan produktivitas kerjanya.
Tabel 5.11
Tanggapan Responden Mengenai Sistem Pembagian Kerja Sesuai dengan Umur Pada PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru No. Kategori Frekuensi (orang) Persentase (%)
1 Sangat Sesuai 18 19,57
2 Sesuai 59 64,13
3 Cukup Sesuai 15 16,30
4 Tidak Sesuai -
-5 Sangat Tidak Sesuai -
-JUMLAH 92 100
Sumber : Data Olahan
Dari tabel diatas bahwa tanggapan responden mengenai sistem pembagian kerja sesuai dengan umur, paling banyak 59 orang atau 64,13 % menyatakan sesuai dan paling sedikit menyatakan cukup sesuai yakni 15 orang atau 16,30 %. Dengan demikian pembagian kerja di PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru sudah sesuai dengan kriteria umur karyawan.
Pada dasarnya setiap organisasi atau perusahaan yang didirikan mempunyai tujuan bahwa kelak kemudian hari akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat didalam ruang lingkup usahanya. Luas sempitnya tujuan tergantung dari besar kecilnya organisasi yang bersangkutan. Suatu organisasi atau perusahaan yang memiliki tujuan yang luas, jumlah kerjanya pun akan menjadi lebih banyak dan beragam. Dalam keadaan yang demikian, suatu organisasi atau perusahaan dituntut mampu menyediakan sejumlah pegawai sesuai dengan jenis dan beban kerja yang ada. Akan tetapi karyawan yang ada belumlah cukup sehingga perlu adanya pembagian kerja agar masing-masing karyawan memperoleh tugas sendirisendiri untuk dipertanggung jawabkan.
Oleh karena itu pembagian kerja pada PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru merupakan salah satu faktor yang paling penting karena adanya pembagian kerja akan dapat memberikan kejelasan bagi para karyawan untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan beban kerja yang menjadi tanggung jawab serta mencegah kemungkinan terjadinya tumpang tindih pekerjaan, pemborosan dan saling melempar tanggung jawab bilamana terjadi kesalahan dan kesulitan.
Pembagian kerja mutlak diperlukan, sebab tanpa adanya pembagian kerja mereka akan bekerja menurut kemauan sendiri-sendiri tanpa menghiraukan tujuan organisasi atau perusahaan secara keseluruhan yang berakibat tidak tercapainya tujuan organisasi atau paling tidak tujuan organisasi akan terhambat pencapaiannya, oleh karena itu di dalam suatu organisasi perlu sekali adanya pembagian kerja yang baik yang dapat memberikan penjelasan bagi para
karyawan untuk dapat melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan beban kerja yang menjadi tanggung jawab, sehingga proses organisasi dapat berjalan dengan lancar.
Tabel 5.12
Tanggapan Responden Mengenai Pengaturan Waktu Kerja Pada PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru
No. Kategori Frekuensi (orang) Persentase (%)
1 Sangat Puas 28 30,44
2 Puas 56 60,86
3 Cukup Puas 8 8,70
4 Tidak Puas -
-5 Sangat Tidak Puas -
-JUMLAH 92 100
Sumber : Data Olahan
Dari tabel diatas bahwa tanggapan responden mengenai pengaturan waktu kerja, paling banyak 56 orang atau 60,86 % menyatakan puas dan paling sedikit menyatakan cukup puas yakni 8 orang atau 8,70 %. Dengan demikian karyawan merasa puas mengenai pengaturan waktu kerja diberikan oleh perusahaan.
Jumlah karyawan pada PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru bagian produksi keseluruhannya berjumlah 1670 orang karyawan, terbagi atas 360 orang karyawan pada bagian produksi mi instan, 350 orang pada bagian produksi tepung terigu, 300 orang pada bagian produksi minyak goreng, 300 orang pada bagian produksi makanan ringan, dan 360 orang pada bagian produksi bumbu penyedap.
Pada bagian produksi mie instan, karyawan berjumlah 360 orang yang terbagi atas 3 shift. Shift pertama dimulai dari jam 7 pagi sampai jam 1 siang
dengan jumlah karyawan yang bekerja sebanyak 120 orang karyawan, shift kedua dari jam 1 siang sampai jam 7 malam dengan jumlah karyawan yang bekerja sebanyak 120 orang karyawan, dan shift yang ketiga dari jam 7 malam sampai jam 1 malam dengan jumlah karyawan yang bekerja juga sebanyak 120 orang karyawan.
Tabel 5.13
Tanggapan Responden Mengenai Sistem Pembagian Kerja Pada Saat ini Pada PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru No. Kategori Frekuensi (orang) Persentase (%)
1 Sangat Puas 29 31,52
2 Puas 40 43,48
3 Cukup Puas 23 25,00
4 Tidak Puas -
-5 Sangat Tidak Puas -
-JUMLAH 92 100
Sumber : Data Olahan
Dari tabel diatas bahwa tanggapan responden mengenai sistem pembagian kerja, paling banyak 40 orang atau 43,48 % menyatakan puas dan paling sedikit menyatakan cukup puas yakni 23 orang atau 25 %. Dengan demikian karyawan merasa puas terhadap sistem pembagian kerja yang diberikan oleh perusahaan.
Pembagian kerja adalah pemecahan tugas kompleks menjadi komponen-komponennya sehingga setiap orang bertanggung jawab untuk beberapa aktifitas terbatas”. Bukan tugas secara keseluruhan, sering dirujuk sebagai pembagian tugas. Dalam melaksanakan kerjanya PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru menginginkan agar semua karyawan dapat melakukan tugas atau pekerjaan dengan baik. Sistem pembagaian keraja pada PT. Indofood Sukses
Makmur Cabang Pekanbaru berdasarkan shift ini selalu dirolling tiap minggunya, dengan kata lain karyawan yang masuk pada shift pertama (pagi) minggu depannya akan masuk pada shift kedua (siang) dan minggu berikutnya akan masuk pada shift ketiga (malam), shift ketiga ini dihitung lembur. Jadi tiap karyawan dalam satu bulan kebagian tiga shift dalam tiap minggunya, yaitu masuk pagi, siang dan malam atau lembur.
Tabel 5.14
Tanggapan Responden Mengenai Masalah Kesehatan Karyawan Pada Saat ini Pada PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru No. Kategori Frekuensi (orang) Persentase (%)
1 Sangat Diperhatikan 13 14,13
2 Diperhatikan 53 57,60
3 Cukup Diperhatikan 26 28,27
4 Tidak Diperhatikan -
-5 Sangat Tidak Diperhatikan -
-JUMLAH 92 100
Sumber : Data Olahan
Dari tabel diatas bahwa tanggapan responden mengenai masalah kesehatan karyawan dalam bekerja, paling banyak 53 orang atau 57,60 % menyatakan diperhatikan dan paling sedikit menyatakan sangat diperhatikan yakni 13 orang atau 14,13 %. Dengan demikian PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru memperhatikan masalah kesehatan karyawannya.
Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan adalah kesehatan kerja, PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru perlu memelihara kesehatan para karyawan, kesehatan ini menyangkut kesehatan fisik ataupun mental. Kesehatan para karyawan yang buruk akan mengakibatkan kecenderungan
tingkat absensi yang tinggi dan produksi yang rendah. Adanya program kesehatan yang baik akan menguntungkan para karyawan secara material, karena mereka akan lebih jarang absen bekerja dengan lingkungan yang menyenangkan, sehingga secara keseluruhan akan mampu bekerja lebih lama berarti lebih produktif.
Program kesehatan kerja dapat dilakukan dengan penciptaan lingkungan kerja yang sehat. Hal ini menjaga kesehatan dari gangguan-gangguan penglihatan, pendengaran, kelelahan dll. Penciptaan lingkungan kerja yang sehat secara tidak langsung akan mempertahankan atau bahkan meningkatkan kinerja karyawan.
Program kesehatan fisik yang dibuat oleh PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru sebaiknya terdiri dari salah satu atau keseluruhan elemen-elemen berikut ini :
a. Pemeriksaan kesehatan pada waktu karyawan pertama kali diterima bekerja.
b. Pemeriksaan keseluruhan para karyawan kunci (key personal) secara periodik.
c. Pemeriksaan kesehatan secara sukarela untuk semua karyawan secara periodik.
d. Tersedianya peralatan dan staff media yang cukup.
e. Pemberian perhatian yang sistematis yang preventif masalah ketegangan. f. Pemeriksaan sistematis dan periodic terhadap persyaratan-persyaratan
sanitasi yang baik.
Selain melindungi karyawan dari kemungkinan terkena penyakit atau keracunan, usaha menjaga kesehatan fisik juga perlu memperhatikan
kemungkinan-kemungkinan karyawan memperoleh ketegangan atau tekanan selama mereka bekerja.
Tabel 5.15
Tanggapan Responden Tentang Penghargaan dan Apresiasi Kerja Pada PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru
No. Kategori Frekuensi (orang) Persentase (%)
1 Sangat Dihargai 17 18,48
2 Dihargai 40 43,48
3 Cukup Dihargai 35 38,04
4 Tidak Dihargai -
-5 Sangat Tidak Dihargai -
-JUMLAH 92 100
Sumber : Data Olahan
Dari tabel diatas bahwa tanggapan responden mengenai penghargaan dan apresiasi kerja, paling banyak 40 orang atau 43,48 % menyatakan dihargai dan paling sedikit menyatakan sangat dihargai yakni 17 orang atau 18,18 %. Dengan demikian karyawan merasa dihargai atas apresiasi kerja mereka. Guna untuk mendapatkan karyawan yang profesional sesuai dengan tuntutan jabatan diperlukan suatu pembinaan yang berkesinambungan, yaitu suatu usaha kegiatan perencanaan, pengorganisasian, penggunaan dan pemeliharaan tenaga kerja agar mampu melaksanakan tugas dengan efektif dan efisien.
Sebagai langkah nyata dalam hasil pembinaan maka diadakan pemberian penghargaan pegawai yang telah menunjukkan prestasi kerja yang baik. Adapun pengertian dari penghargaan dalam perusahaan kerap dalam bentuk pemberian berupa piagam dan sejumlah uang dari perusahaan karyawan yang mempunyai prestasi. Ada juga perusahaan yang memberikan penghargaan kepada karyawan