• Tidak ada hasil yang ditemukan

AGENDA

KALENDER PERENCANAAN KEISTIMEWAAN

JANUARI FEBRUARI MARET APRIL

Verifikasi Realisasi Tahun N-1 Untuk Persiapan Pencairan

15 %

BA Awal dais Tahun n+1

SEPTEMBER OKTOBER NOVEMBER DESEMBER

Usulan Perubahan II Tahun n

BA Perubahan II Dais Tahun n

DOKUMEN KELENGKAPAN PERANGKAT PENCERMATAN DAIS

Selama satu tahun Pemerintah DIY menyusun usulan program dan kegiatan Dana Keistimewaan dalam 4 usulan, yaitu:

1. Usulan Perubahan I Dana Keistimewaan Tahun n 2. Usulan Perubahan II Dana keistimewaan Tahun n 3. Usulan Program dan Kegiatan Keistimewaan Tahun n+1 4. Usulan Program dan Kegiatan Keistimewaan Tahun+2

Kelengkapan yang seharusnya ada dalam pengusulan program dan kegiatan Dana Keistimewaan adalah surat KPA kepada PA tentang pengusulan program dan kegiatan, rekap usulan program dan kegiatan keistimewaan, Kerangka Acuan Kerja, Rencana Anggaran Belanjadan atau Rencana Kerja dan Anggaran, surat kesediaan masyarakat untuk menjual barang miliknya kepada pemerintah jika terkait pengadaan lahan, DED jika terkait usulan pembangunan konstruksi,

Kerangka Acuan Kerja (KAK) merupakan Acuan Pelaksanaan Kegiatan yang menjelaskan rasionalitas kegiatan maupun posisi kegiatan dalam desain dukungan untuk mendukung suatu program dalam rangka memecahkan akar permasalahan secara logis.

Disusun saat awal proses perencanaan, terutama pada aspek mengapa kegiatan ini penting dijalankan dan output apa yang dihasilkan. Berbasis pada Level kegiatan.

Adanya fenomena kegiatan disusun tanpa adanya kak, berdampak terhadap output yang dihasilkan, biasanya memiliki keterkaitan yang kurang optimal terhadap capaian program dan tolak ukur kegiatan belum mampu menjawab latar belakang kegiatan. Kak menjadi dasar mengapa kegiatan itu penting dilakukan. KAK menjadi pijakan selanjutnya dalam menyusun rencana pelaksanaan kegiatan.

A. FORM REKAP USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN

USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN KEISTIMEWAAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN ………..

URUSAN ………

PAGU: ………..

NO PROGRAM KEGIATAN SUB KEGIATAN KELUARAN KEGIATAN ANGGARAN KETERANGAN

TOLOK UKUR TARGET

B. FORM REKAP USULAN PERUBAHAN PROGRAM DAN KEGIATAN

USULAN PERUBAHAN PROGRAM DAN KEGIATAN KEISTIMEWAAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN ANGGARAN ………..

URUSAN

Pagu Awal :

Pagu Menjadi:

Selisih :

N O

PROGRAM KEGIATAN SUB KEGIA

TAN

KELUARAN SEMULA

KELUARAN MENJADI PAGU ANGGARAN KETERANGAN

TOLOK UKUR

TARGET TOLOK UKUR

TARGET SEMUL A

PENAMBAH AN

PENGURANGAN MENJADI

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 13 14

DINAS …….

PROGRAM

……..

C. FORMAT BA PENILAIAN KELAYAKAN RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN DAIS

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN

Gedung Radius Prawiro Lantai 9, Jalan Dr Wahidin Nomor 1, Jakarta 10710 Telepon (021) 3510201 Faksimile (021) 3510201 Situs www.djpk.depkeu.go.id

BERITA ACARA

PENILAIAN KELAYAKAN USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN DANA KEISTIMEWAAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN ANGGARAN ……..

URUSAN/KEWENANGAN ………

PEMERINTAH DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Pada hari ini …………, tanggal ………….(huruf, bukan angka), bulan …………..(huruf, bukan angka), tahun dua ribu …………., bertempat di Ruang Rapat

………Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Jl Dr Wahidin 1 Jakarta, dalam rangka melaksanakan amanat Pasal 3 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 173/PMK.07/2017 tentang Tata Cara Pengalokasian dan Penyaluran Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta, kami masing-masing:

1. Nama : ………..

NIP : ………

Jabatan : ... Pihak Kementerian Teknis

2. Nama : ………

NIP : ………

Jabatan : ……… Pihak Pengguna Anggaran Dais

telah melaksanakan penilaian kelayakan usulan program dan kegiatan Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 20…….

urusan/kewenangan …………. Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan hasil sebagai berikut:

a. Dasar hukum pembahasan:

1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta;

2. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 173/PMK.07/2017 tentang Tata Cara

Pengalokasian Dan Penyaluran Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta;

3. Peraturan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah DIY Tahun 2017-2022;

4. Surat Undangan dari Direktur Jenderal Perimbangan, Kementerian Keuangan Nomor …………. Tanggal ……….. perihal

………...

b. Penilaian kelayakan usulan program dan kegiatan Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 20…….. dilakukan berdasarkan:

1. Kesesuaian antara usulan dengan program prioritas nasional;

2. Kesesuaian antara usulan dengan Perdais;

3. Kewajaran nilai program dan kegiatan;

4. Asas efisiensi dan efektifitas;

5. Hasil pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Dana Keistimewaan.

c. Program dan Kegiatan yang disetujui untuk diusulkan terkait urusan ...

Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 20….. adalah sebanyak ... (...) program yakni:

1. Program ...;

2. Program ………;

3. Program ……….;

4. Program ……….;

5. Program ...;

6. Program ...;

7. Program ...;

8. dst

Program-program tersebut terinci menjadi ... (...) kegiatan sebagaimana terlampir.

d. Beberapa catatan dalam pembahasan:

1. ………..

2. ...

3. ...

4. ...

5. ...

6. dst

Sehubungan dengan pembahasan dimaksud, diusulkan pendanaan untuk program dan kegiatan Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 20…….

urusan/kewenangan ………… Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan jumlah semula sebesar Rp……….(………….. milyar ………. juta …….. ratus ……..

puluh …… ribu rupiah) menjadi Rp………. (………….. milyar ………. juta ……..

ratus …….. puluh …… ribu rupiah).

Lampiran dari berita acara ini merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Berita acara ini dibuat dengan sesungguhnya dalam rangka melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Jakarta, ……….

Dinas ………..

Daerah Istimewa Yogyakarta,

………

Direktorat Jenderal ..., Kementerian ...,

………..

Mengetahui:

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan,

………

Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Kementerian Dalam

Negeri,

………..

Kedeputian Bidang Pengembangan Regional, Kementerian

PPN/Bappenas

……….

D. FORMAT BA PENILAIAN KELAYAKAN RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN DAIS BANTUAN KEUANGAN KHUSUS

PEMERINTAH DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta Telepon (0274) 562811 Faksimile (0274) 521818 Website : jogjaprov.go.id Email : [email protected] Kode Pos 55213

BERITA ACARA NOMOR:

KESEPAKATAN PEMBAHASAN PEMBERIAN BANTUAN KEUANGAN KHUSUS PEMERINTAH DAERAH DIY YANG BERSUMBER DARI DANA KEISTIMEWAAN

PERUBAHAN I TAHUN ANGGARAN …….. URUSAN ………..

KEPADA PEMERINTAH KABUPATEN ………

Pada hari ini ………, tanggal …….., bulan ………., tahun dua ribu ……….., bertempat di Gedung Pracimosono Komplek Kepatihan Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pelayanan keistimewaan, telah menyepakati hasil pembahasan Bantuan Keuangan Khusus Pemerintah Daerah DIY yang bersumber dari Dana Keistimewaan Tahun …….. Urusan

…………. kepada Pemerintah Kabupaten …………, sebagai berikut:

a. Dasar hukum pembahasan:

1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta;

2. Peraturan Presiden No. ………….. tentang Rincian APBN TA ……., Pagu Indikatif Dana Keistimewaan DIY Tahun Anggaran …….. sebesar ……….;

3. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 173/PMK.07/2017 tentang Tata Cara Pengalokasian dan Penyaluran Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta;

4. Peraturan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2017-2022;

5. Peraturan Daerah Istimewa Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 1 Tahun 2013 tentang Kewenangan Dalam Urusan Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Istimewa Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 1 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Istimewa Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 1 Tahun 2013 tentang Kewenangan dalam Urusan Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta

6. Berita Acara Penilaian Kelayakan Perubahan Pertama Program dan Kegiatan Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2019 Urusan /Kewenangan ………… tanggal ……….

b. Ketentuan pelaksanaan program dan kegiatan, sebagai berikut:

1. Berdasarkan asas efisiensi dan efektivitas;

2. Target kinerja Kegiatan mendukung pencapaian target Program yang telah ditentukan, dengan melampirkan KAK dan RKA masing-masing kegiatan yang sudah ditelaah bersama.

3. Dinas Kebudayaan Kabupaten xxxxx selaku pelaksana Bantuan Keuangan Khusus Dana Keistimewaan melaporkan capaian fisik dan keuangan kepada Paniradya Kaistimewan dengan tembusan kepada Dinas Kebudayaan DIY sesuai dengan mekanisme pelaksanaan Dana Keistimewaan di Daerah Istimewa Yogyakarta;

4. Bupati Kulon Progo menunjuk SKPD Kabupaten xxxxxx sebagai PA dan melaporkan penunjukan PA dimaksud kepada Gubernur melalui Paniradya Kaistimewan dengan tembusan kepada Dinas Kebudayaan DIY.

5. Membuat kode rekening urusan Keistimewaan.

c. Program dan Kegiatan yang disepakati sebagai berikut:

1. Program ………;

2. Program ………..

3. Program ………

4. Program ………

Program-program tersebut terinci menjadi …………. kegiatan sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Berita Acara ini.

e. Anggaran yang disepakati untuk melaksanakan program/kegiatan huruf C sebesar Rp. xxxxxxxxxxxxx,- (……….. rupiah)

f. Lain-lain:

1. Dinas ……… Kabupaten ……… diharapkan selalu melaporkan progres pelaksanaan kegiatan minimal satu bulan sekali dan melakukan koordinasi dengan Dinas ……… DIY dalam pelaksanaan kegiatan.

2. Pelaksanaan program dan kegiatan Urusan ………….. bertujuan untuk

……….

3. Perlu dilakukan penyesuaian sebagaimana tercantum dalam Berita Acara dan Lampiran ini.

Demikian Berita Acara ini dibuat dalam rangkap 4 (empat) dan dipergunakan sebagaimana mestinya.

Yogyakarta, ……….

Dinas ………..

Kabupaten/Kota,

………

Dinas ...

Kementerian ...,

………..

Mengetahui:

Paniradya Kaistimewan

………

Kepala BPKA DIY

………..

Bappeda Kab/Kota...

……….

E. FORMAT KERANGKA ACUAN KERJA

KERANGKA ACUAN KERJA

KEGIATAN ……… (sesuai cascade) PROGRAM ……… (sesuai rpjmd)

TAHUN ANGGARAN ………

1. PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang

Bagian I

Menjelaskan gambaran umum dan permasalahan yang ada dalam masyarakat

………

……….

Bagian II

Menguraikan penyelesaian permasalahan yang ada dalam masyarakat

………

……….

Bagian III

Menguraikan keterkaitan output dengan solusi

permasalahan………

………

….

1.2. Dasar hukum Bagian I

Undang-undang yang berkaitan dengan program dan

kegiatan………

……….

Bagian II

Peraturan Pemerintah yang berkaitan dengan program dan kegiatan………

……….

Bagian III

Perdais, Perda, Pergub yang berkaitan dengan program dan kegiatan………

……….

2. MAKSUD DAN TUJUAN Bagian I

Maksud dan inti dari kegiatan ini dalam rangka apa

………

……….

Bagian I

Targetnya apa melakukan kegiatan ini

………

……….

3. RUANG LINGKUP

Kegiatan ini mencakup sub-sub kegiatan apa

saja………

……….

4. SASARAN

Kegiatan ini menyasar untuk siapa saja atau siapa penerima manfaatnya, apakah ASN,

pemerintah, desa, masyakat

………

……….

5. LOKASI KEGIATAN

Kegiatan ini dilaksanakan di mana

………

……….

6. JADWAL KEGIATAN

Agenda pelaksanaan tiap-tiap tahapan pencapaian sub output………

……….

7. OUTPUT/KELUARAN Bagian I

Output dan suboutput yang akan

dihasilkan………

……….

Bagian II

Output dan suboutput yang dihasilkan tahun

n-2………

……….

Bagian III

Output dan suboutput yang dihasilkan tahun

n-1………

……….

8. ANGGARAN Bagian I

Rencana besaran anggaran yang akan digunakan untuk kegiatan ini………

……….

Bagian II

Sumber pendanaan dari mana tahun

berapa………

……….

9. PENUTUP

Kesimpulan dan harapan dari dilaksanakan kegiatan ini………

……….

Yogyakarta, ………20….

Kepala Sub Bidang/Seksi/Bagian/PPTK

………

………

………

Nama dan NIP

F. FORMAT RENCANA KERJA DAN ANGGARAN

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA ANGGARAN 2019

Urusan Pemerintahan : X.XX Urusan Wajib ……….

Organisasi : X.XX Dinas ………

Program : X.XX Program ……….. (sesuai RPJMD) Kegiatan : X.XX Kegiatan ……… (sesuai rekap

usulan)

Sub Kegiatan : X.XX Kegiatan ……… (sesuai rekap usulan)

Waktu Pelaksanaan : Bulan ……. s/d …………

Lokasi Kegiatan : ….……… (ditulis DIY, jika kabupaten/kota tetap menulis DIY (Kab/Kota ……..)

JUmlah tahun n-1 : Rpxxxxxx (huruf) Jumlah tahun n : Rpxxxxxxx (huruf) Jumlah tahun n+1 : Rpxxxxxxx(huruf) Sumber Dana : DANA KEISTIMEWAAN

INDIKATOR TOLOK UKUR KINERJA TARGET

Capaian Program : sesuai dengan rpjmd Sesuai rpjmd Masukan : 1. Jumlah Dana

: 2. Jumlah SDM

1. Sesuai rekap usulan (Rp tanpa spasi

FORMULIR RKA-SKPD

2.2.1

: 3. Jumlah Peralatan 2. Sesuai rincian 3. Sesuai keadaan

Keluaran : sesuai rekap usulan Sesuai rekap

usulan Hasil : Dukungan ……..% untuk capaian

………

………( sesuai capaian program di rpjmd )

100%

Kelompok Sasaran : ……… (sesuaikan kegiatan)

RINCIAN ANGGARAN BELANJA LANGSUNG

MENURUT PROGRAM DAN PER KEGIATAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH RINCIAN ANGGARAN BELANJA LANGSUNG

KODE REKENING U R A I A N

RINCIAN PERHITUNGAN

JUMLAH

Volume Satuan Harga Satuan

BELANJA DAERAH

BELANJA PEGAWAI Pembatasan

honor

BELANJA BARANG DAN JASA

ATK sesuai kebutuhan dengan rasio 0,01 dari total anggaran

SDM :

Uraian jumlah dan tugas masing-masing SDM. SDM adalah semua orang yang terlibat dalam kegiatan, kecuali peserta. Termasuk di dalamnya adalah Tim, Non PNS, Tenaga Ahli, Narasumber maupun Instruktur)

Lokasi Kegiatan:

Jika lokasi di 4 kabupaten 1 kota ditulis DIY. Jika lokasi spesifik ditulis DIY (lokasi), contoh DIY (Sleman). Intinya, tetap harus ada tulisan DIY (kecuali untuk Bahubda)

Masukan :

Menggunakan nomor urut. Jumlah Dana yang Dibutuhkan Rp123.456.789,00 (Rp tanpa spasi; koma 00; sesuai dengan jumlah di RKA). SDM …… orang. Sarana Prasarana

……, ……, ……, dst (tanpa menyebut jumlah) Keluaran

Menggunakan nomor urut. Jika terdapat hibah, bantuan sosial maupun bantuan keuangan khusus harus dicantumkan

Korps disesuaikan untuk usulan dari Kabupaten.

HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM KEGIATAN:

1. Memastikan kronologi setiap kegiatan dari proses perencanaan dan pelaksanaan tercatat dengan baik dan terarsip secara tertib.

2. Memastikan kegiatan-kegiatan itu tidak melanggar kaidah yang berlaku

3. Kegiatan bantuan kepada masyarakat selalu diverifikasi dan dipantau secara bertahap.

4. Bantuan rehab perlu memperhatikan status lahan dan prosedur lainnya.

5. Syarat-syarat pengadaan barang harus selalu ditanyakan, misalnya surat pernyataan kesediaan pembelian dari yang bersangkutan, appraisal, dan lainnya.

6. Mematuhi Standard Belanja Barang dan Jasa dan menyesuaikan analisis standard belanja yang sewajarnya.

VERIFIKASI USULAN DAIS

Verifikasi usulan dana keistimewaan mencakup verifikasi substantif dan administratif.

Verifikasi substantif mencakup kesesuaian judul kegiatan dengan isi, keterkaitan antar subbab, rincian rencana anggaran belanja. Selama ini yang terjadi adalah :

1. Ketidaksesuaian nama program dengan list program dan indikator kinerja yang sudah ditentukan oleh RPJMD.

2. Ketidaksesuaian nama kegiatan dengan renstra dan cascade.

3. Ketidaksesuaian kegiatan dengan tugas pokok fungsi

4. Ketidaksesuaian RKA dan KAK dengan Rekap usulan program dan kegiatan keistimewaan.

5. Penggunaan RKA dan KAK tahun-tahun sebelumnya.

6. Ketidakjelasan status tanah yang akan menjadi target pengadaan.

7. Cara verifikasi program dan kegiatan yang masih manual.

BAB VII

Gambar 7.1 Verifikasi usulan secara manual

Integritas perencanaan menjadi tuntutan di era good governance yang menganjurkan perencanaan yang sesuai prosedur dan regulasi yang berlaku.

Perencanaan menjadi objek pengawasan dari pihak yang berwenang.

Kronologis proses perencanaan semestinya menjadi suatu dokumen yang terjilid dengan rapi. Pengagendaan sejak perencanaan kegiatan harus tercatat dengan jelas.

Dokumen-dokumen administratif suatu kegiatan, terlebih untuk kegiatan pengadaan barang dan jasa dalam besaran harga yang tinggi harus terarsip dengan baik, misalnya undangan rapat, notulensi, daftar hadir. Apabila pengadaan barang dan jasa harus dilengkapi dokumen pengadaan barang dan jasa.

Tabel 7.1 Format Uji Kesesuaian antar dokumen

NO Nama Program/Kegiatan Nama Sub Kegiatan Kesesuaian KAK dengan Rekap

Kesesuaian RKA dengan Rekap

Kesesuaian KAK dan RKA

Tabel 7.2 Format progres kegiatan prioritas

NO Nama Program/Kegiatan Nama Sub Kegiatan Progres th1 Progres th 2 Progres th 3 Rencana th 4

Tabel 7.3 Format Prioritasisasi program dan kegiatan

No Program/kegiatan Penting

mendesak

Penting, tapi

tidak mendesak Sangat bermanfaat Bermanfaat

Tabel 7.4 Format Penilaian Kesesuaian dengan Kebijakan Nasional dan daerah No Program/kegiatan Kesesuaian

dengan RPJMD

Kesesuaian dengan UU13/2012

Keseuaian dengan Perdais Induk

Kesesuaian dengan Perdais Urusan

Kesesuaian dengan Tugas Pokok dan Fungsi

Capaian Kinerja

Kesiapan pelaksanaan

Tabel 7.5 Format Hibah Barang kepada Masyarakat NO PROGRAM DAN

KEGIATAN

BENTUK BARANG

HARGA SATUAN

PENERIMA ALAMAT BELANJA PENGGUNA PENCATATAN BARANG PERSEDIAAN

BBJ BM PA KPA PA KPA

PENUTUP

Pangripta Titis ini hanyalah alat bantu untuk merencanakan program dan kegiatan keistimewaan yang dijabarkan dari Peraturan Gubernur tentang Ruang Lingkup Penugasan Keistimewaan, Pengelolaan Dana Keistimewaan, Perdais Induk dan Perdais Per Urusan, dokumen-dokumen perencanaan dan kebijakan strategis baik pusat maupun daerah. Pangripta Titis diharapkan dapat membantu pemangku kepentingan untuk memahami batasan-batasan dan prosedur dalam perencanaan program dan kegiatan keistimewaan secara tepat.

a. Menjaga konsistensi antara dokumen perencanaan, penganggarandan laporan pelaksanaan.

b. Mengarahkan dampak kegiatan untuk penanggulangan kemiskinan, pengentasan pengangguran, mengurangi kesenjangan antarwilayah, mendorong investasi, penanganan dampak covid-19, pemberdayaan masyarakat,

c. Antisipasi perubahan, ketidakpastian, kompleksitas, dan mengacu banyak hal (VUCA) sesuai perkembangan tuntutan dan pemanfaatan dana keistimewaan d. Mendukung target capaian Indikator Kinerja Utama Grand Desain

Keistimewaan, RPD dan RPJPD DIY dan Kabupaten/Kota terkait.

e. Optimalisasi kontrol terhadap perencanaan, pelaksanaan, dan monev Danais seiring semakin banyaknya OPD pelaksana Danais.

f. BKK Danais bukan untuk cadangan dan bukan hanya milik Pemda DIY.

Semua kabupaten/kota harus saling handarbeni, sehingga BKK Danais menjadi bagian prioritas pembangunan di kabupaten/kota.

g. Bagi yang akan membangun harus mematangkan konsep perencanaan dan konstruksi.

h. Kabupaten/Kota dan Kalurahan harus meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam mendesain kegiatan, agar menjadi icon dan branding yang dapat dipromosikan ke luar DIY dan negeri.

i. Penilaian kelayakan program dan kegiatan keistimewaan agar dapat dilakukan lebih intensif dan berjenjang agar menghasilkan perencanaan keistimewaan yang berkualitas dan berintegritas.

j. Penyamaan tingkat persepsi dan interpretasi pemangku kepentingan terhadap ruang lingkup per urusan dan isu-isu strategis agar tidak terjadi ketumpangtindihan pekerjaan, ketidakkonsistenan fungsi pemangku kepentingan, dan perencanaan dapat dilaksanakan dengan baik.

k. Peningkatan ketepatan dalam penyusunan dokumen perencanaan agar dapat dilaksanakan tepat sasaran dan tepat waktu penyelesaiannya.

l. Kerjasama yang kuat dalam perencanaan keistimewaan akan menghasilkan perencanaan yang lebih berkualitas dan memastikan urusan keistimewaan dapat saling melengkapi dengan pembangunan daerah secara menyeluruh.

Sekian, agar Pangripta Titis dapat diimplementasikan secara konsisten dalam perencanaan program dan kegiatan keistimewaan.

83 DAFTAR PUSTAKA

Peraturan Perundang-undangan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

Undang Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta;

Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan;

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1312);

Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 2 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005 – 2025;

Peraturan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2017 – 2022.

Peraturan Daerah Istimewa Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Tata Cara Pengisian Jabatan, Pelantikan, Kedudukan, Tugas, Dan Wewenang Gubernur Dan Wakil Gubernur;

Peraturan Daerah Istimewa Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Kelembagaan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta;

Peraturan Daerah Istimewa Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Pengelolaan Dan Pemanfaatan Tanah Kasultanan Dan Tanah Kadipaten;

Peraturan Daerah Istimewa Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Tata Ruang Tanah Kasultanan Dan Tanah Kadipaten;

Peraturan Daerah Istimewa Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Pemeliharaan Dan Pengembangan Kebudayaan;

Peraturan Gubernur DIY Nomor 85 tahun 2019 tentang Pengelolaan Dana Keistimewaan;

Peraturan Gubernur DIY Nomor 20 tahun 2020 tentang Kedudukan, Struktur Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Paniradya Kaistimewan;

84

Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2011 tentang

Tata Nilai Budaya Yogyakarta;

BUKU

Hamengku Buwono, (2012). Yogyakarta Menyongsong Peradaban Baru, Yogyakarta Sudaryono, (2003). Karakter Ruang Lokal Sebagai Mainstream Perencanaan

Pembangunan Ruang Lokal, Upaya Menyumbang Pendekatan dan Substansi Teori Ruang Lokal untuk Pembangunan Lokal, Laporan Akhir II-2003, Yogyakarta, Pusat Studi Perencanaan Pembangunan Regional Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi.

Sudaryono, 2012: 13-14, Fenomenologi sebagai Epistemologi Baru dalam Perencanaan Kota dan Permukiman, Pidato Pengukuhan Guru Besar UGM, 14 Maret 2012.

Suyitno, tanpa tahun, Tanah Kasultanan (SG) & Puro Paku Alaman (PAG) Yogyakarta:

Tinjauan Historis-Yuridis, UGM, hlm. 16.

PAPARAN-PAPARAN DALAM BERBAGAI FORUM

Dokumen terkait