BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Hasil penelitian akan menjawab rumusan masalah yang diajukan, dalam skripsi ini peneliti menerapkan 3 rumusan masalah yang akan dijawab. Rumusan masalah 1 dan 2 menggunakan instrumen berupa soal sedangkan rumusan masalah 3 menggunakan soal, observasi dan angket.
1. Kemampuan Metakognitif IPA Peserta Didik Sebelum Menggunakan Media Torso di Kelas V MI Attanmiyatul Ilmiah Makassar
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di MI Attanmiyatul Ilmiah Makassar diperoleh data dari instrumen pretest kemampuan metakognitif IPA peserta didik kelas V dengan jumlah sampel 14 orang, data tersebut disajikan pada tabel 4.1.
Tabel 4.1 Hasil Pretest
No Nama Lengkap C4 C5 Nilai
Pretest
1 2 5 3 4
1 Alzena Macca Emha 2 4 3 4 2 75
2 Safwa 3 2 1 3 2 55
3 Andra 2 4 2 1 3 60
4 Nur Afikah 1 3 2 3 2 55
5 Andi Muh Alif 4 3 3 1 4 75
6 Raditya 2 1 3 3 4 65
7 M. Ilham Aditya 3 2 2 2 1 50
8 M. Rizki Ramadhan 4 3 3 1 4 75
9 Muh. Akbar 1 1 2 3 4 55
10 Muh. Fauzan Saputra 4 1 1 1 4 55
11 Pikram 2 2 3 1 2 50
12 Andi Mukarramah 2 4 3 4 2 75
13 Muhammad Nur Qadri 4 2 2 2 2 60
14 Jihan Fahirah 2 4 2 1 4 65
Rata-rata 62 58 62,14
Berdasarkan tabel 4.1 dapat dilihat bahwa rata-rata nilai pretest kemampuan metakognitif IPA peserta didik sebesar 62, 14. Soal yang berjumlah 5 buah terdiri dari 3 soal C4 dan 2 soal C5 dengan perolehan nilai rata-rata masing-masing adalah sebesar 62 dan 58.
Untuk mendapatkan hasil penelitian yang dilakukan di MI Attanmiyatul Ilmiah Makassar pada peserta didik kelas V sebelum menggunakan media torso yaitu data pretest, peneliti menggunakan analisis statistik deskriptif. Dalam hal ini, analisis deskriptif digunakan untuk memberi gambaran tentang kemampuan metakognitif peserta didik yang diperoleh berupa skor tertinggi, skor terendah, rata-rata (mean), range, standar deviasi dan varians. Adapun analisis deskriptif pretest disajikan pada tabel 4.2
Tabel 4.2 Analisis Deskriptif Pretest Descriptive Statistics
N Range Minimum Maximum Mean Std.
Deviation Variance
Pretest 14 25 50 75 62.14 9.550 91.209
Valid N (listwise) 14
Sumber: Hasil Analisis Data Penelitian dengan Aplikasi SPSS 29.0.0.0
Berdasarkan tabel 4.2 terlihat bahwa, kemampuan metakognitif peserta didik kelas V MI Attanmiyatul Ilmiah Makassar sebelum menggunakan media torso memperoleh nilai rata-rata sebesar 62,14 sedangkan standar deviasi sebesar 9,550. Perolehan nilai maksimum 75 dan skor minimum 50 sehingga diperoleh rentang data (range) sebesar 25 dengan jumlah sampel 14 peserta didik.
Selanjutnya analisis kategorisasi hasil tes kemampuan metakognitif IPA peserta didik kelas V MI Attanmiyatul Ilmiah Makassar sebelum menggunkaan media torso terdapat 5 kategorisasi yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi. Adapun tabel kategorisasinya disajikan pada tabel 4.3.
Tabel 4.3 Kategorisasi Kemampuan Metakognitif Peserta Didik Sebelum Menggunakan Media Torso
NO Interval Frekuensi Kategori Presentasi
1 0 – 40 0 Sangat rendah 0%
2 41 – 55 6 Rendah 43%
3 56 – 70 4 Sedang 28,5%
4 71 – 85 4 Tinggi 28,5%
5 86 – 100 0 Sangat tinggi 0%
Data pada tabel 4.3 menunjukkan bahwa hanya terdapat tiga kategori yang dicapai dari lima kategori pilihan (sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi). Ketiga kategori yag diperoleh yaitu 6 peserta didik yang berada pada kategori rendah dengan persentase 43%, 4 peserta didik berada pada kategori sedang dengan persentase 28,5% dan 4 peserta didik berada pada kategori tinggi dengan persentase 28,5%. Berdasarkan nilai rata-rata hasil tes kemampuan metakognitif IPA peserta didik kelas V MI Attanmiyatul Ilmiah Makassar sebelum menggunakan media torso maka diperoleh hasil yaitu sebesar 43%
berada pada kategori rendah.
2. Kemampuan Metakognitif IPA Peserta Didik Setelah Menggunakan Media Torso di Kelas V MI Attanmiyatul Ilmiah Makassar
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di MI Attanmiyatul Ilmiah Makassar diperoleh data dari instrumen posttest kemampuan metakognitif IPA peserta didik kelas V dengan jumlah sampel 14 orang, data tersebut disajikan pada tabel 4.4.
Tabel 4.4 Hasil Posttest
No Nama Lengkap C4 C5 Nilai
Pretest
1 2 5 3 4
1 Alzena Macca Emha 4 3 4 4 4 95
2 Safwa 2 4 3 2 3 70
3 Andra 4 4 3 4 3 80
4 Nur Afikah 3 3 2 2 3 65
5 Andi Muh Alif 4 4 4 4 3 95
6 Raditya 3 3 3 3 3 75
7 M. Ilham Aditya 2 3 3 3 2 65
8 M. Rizki Ramadhan 3 4 2 4 3 80
9 Muh. Akbar 3 3 2 4 3 75
10 Muh. Fauzan Saputra 3 4 3 3 3 80
11 Pikram 4 3 2 4 3 80
12 Andi Mukarramah 4 3 4 4 4 95
13 Muhammad Nur Qadri 4 4 2 4 4 90
14 Jihan Fahirah 2 4 2 2 4 70
Rata-rata 79 82 79,64
Berdasarkan tabel 4.4 dapat dilihat bahwa rata-rata nilai posttest kemampuan metakognitif IPA peserta didik sebesar 79, 64. Soal yang berjumlah 5 buah terdiri dari 3 soal C4 dan 2 soal C5 dengan perolehan nilai rata-rata masing-masing adalah sebesar 79 dan 82.
Untuk mendapatkan hasil penelitian yang dilakukan di MI Attanmiyatul Ilmiah Makassar pada peserta didik kelas V setelah menggunakan media torso yaitu data posttest, peneliti menggunakan analisis statistik deskriptif. Dalam hal ini, analisis deskriptif digunakan untuk memberi gambaran tentang kemampuan metakognitif peserta didik yang diperoleh berupa skor tertinggi, skor terendah, rata-rata (mean), range, standar deviasi dan varians. Adapun hasil analisis deskriptif posttest disajikan pada tabel 4.5.
Tabel 4.5 Analisis Deskriptif Posttest Descriptive Statistics
N Range Minimum Maximum Mean Std.
Deviation Variance
Posttest 14 30 65 95 79.64 10.645 113.324
Valid N
(listwise) 14
Sumber: Hasil Analisis Data Penelitian dengan Aplikasi SPSS 29.0.0.0
Berdasarkan tabel 4.5 terlihat bahwa, kemampuan metakognitif peserta didik kelas V MI Attanmiyatul Ilmiah Makassar setelah menggunakan media torso memperoleh nilai rata-rata sebesar 79,64 sedangkan standar deviasi sebesar 10,645. Perolehan nilai maksimum 95 dan skor minimum 65 sehingga diperoleh rentang data (range) sebesar 30 dengan jumlah sampel 14 peserta didik.
Selanjutnya analisis kategorisasi hasil tes kemampuan metakognitif IPA peserta didik kelas V MI Attanmiyatul Ilmiah Makassar setelah menggunkaan media torso terdapat terdapat 5 kategorisasi yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi. Adapun tabel kategorisasinya disajikan pada tabel 4.6.
Tabel 4.6 Kategorisasi Kemampuan Metakognitif Peserta Didik Setelah Menggunakan Media Torso
NO Interval Frekuensi Kategori Presentasi
1 0 – 40 0 Sangat rendah 0%
2 41 – 55 0 Rendah 0%
3 56 – 70 4 Sedang 28,5%
4 71 – 85 6 Tinggi 43%
5 86 – 100 4 Sangat tinggi 28,5%
Data pada tabel 4.6 menunjukkan bahwa hanya terdapat tiga kategori yang dicapai dari lima kategori pilihan (sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi). Ketiga kategori yag diperoleh yaitu 4 peserta didik yang berada pada kategori sedang dengan persentase 28,5%, 6 peserta didik berada pada
kategori tinggi dengan persentase 43% dan 4 peserta didik berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 28,5%. Berdasarkan nilai rata-rata hasil tes kemampuan metakognitif IPA peserta didik kelas V MI Attanmiyatul Ilmiah Makassar setelah menggunakan media torso maka diperoleh hasil yaitu sebesar 43% berada pada kategori tinggi.
3. Efektivitas Penggunaan Media Torso Terhadap Kemampuan Metakognitif IPA Peserta Didik Kelas V MI Attanmiyatul Ilmiah Makassar
Penggunaan media torso terhadap kemampuan metakognitif IPA peserta didik dapat dikatakan efektif apabila dua atau lebih dari tiga indikator memenuhi kriteria keberhasilan. Adapun kriteria keberhasilan efektivitas yang dimaksud yaitu: (1) apabila tes kemampuan metakognitif IPA peserta didik dengan menggunakan uji n-gain mengalami peningkatan minimal berada pada kategorisasi sedang atau nilai n-gain ≥ 0,3. (2) apabila ≥ 75% peserta didik terlibat aktif dalam pembelajaran. (3) apabila ≥ 75% peserta didik memberikan respons positif terkait dengan penggunaan media torso.
a. Peningkatan kemampuan metakognitif IPA peserta didik menggunakan media torso
Untuk mengetahui peningkatan kemampuan metakognitif IPA peserta didik kelas V MI Attanmiyatul Ilmiah Makassar sebelum dan setelah penggunaan media torso maka dilakukan uji N-gain dengan menggunakan rumus. Hal tersebut dilakukan dengan cara menghitung selisih antara nilai pretest (tes sebelum diberikan perlakuan) dan nilai posttest (tes setelah diberikan perlakuan).
Adapun hasil peningkatan kemampuan metakognitif IPA dengan menggunakan rumus n-gain, lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 4.7.
Tabel 4.7 Perhitungan N-Gain Score
No Nama Siswa Nilai
Pretest
Nilai Posttest
Pretest – Posttest
Skor Ideal – Pretest
N-Gain
1 Alzena Macca Emha 75 95 20 25 0,80
2 Safwa 55 70 15 45 0,33
3 Andra 60 80 20 40 0,50
4 Nur Afikah 55 65 10 45 0,22
5 Andi Muh Alif 75 95 20 25 0,80
6 Raditya 65 75 10 35 0,29
7 M. Ilham Aditya 50 65 15 50 0,30
8 M. Rizki Ramadhan 75 80 5 25 0,20
9 Muh. Akbar 55 75 20 45 0,44
10 Muh. Fauzan Saputra 55 80 25 45 0,56
11 Pikram 50 80 30 50 0,60
12 Andi Mukarramah 75 95 20 25 0,80
13 Muhammad Nur Qadri 60 90 30 40 0,75
14 Jihan Fahirah 65 70 5 35 0,14
Rata-rata 62,14 79,64 17,50 37,85 0,48
Tabel 4.7 di atas menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest adalah 62,14 dan nilai rata-rata posttest adalah 79,64 sehingga diperoleh hasil normalized gain atau rata-rata gain ternormalisasi adalah sebesar 0,48.
Untuk lebih jelasnya, kategorisasi peningkatan kemampuan metakognitif siswa dapat dilihat pada tabel 4.8.
Tabel 4.8 Kategorisasi Peningkatan dengan N-Gain Skor
Nilai N-Gain Kategorisasi Frekuensi Presentase (%)
g > 0,7 Tinggi 4 28,5
0,3 g 0,7 Sedang 6 43
g < 0,3 Rendah 4 28,5
Berdasarkan tabel 4.8 di atas dapat dilihat bahwa ada 4 atau 28,5% peserta didik yang memiliki nilai n-gain > 0,7 yang berarti peningkatan kemampuan
metakognitifnya berada pada kategorisasi tinggi, 6 atau 43% peserta didik yang memiliki 0,3 nilai n-gain 0,7 yang berarti peningkatan kemampuan metakognitifnya berada pada kategorisasi sedang, dan 4 atau atau 28,5% peserta didik yang memiliki nilai n-gain < 0,3 yang berarti peningkatan kemampuan metakognitifnya berada pada kategorisasi rendah.
Jika rata- rata nilai n-gain peserta didik sebesar 0,48 dikonversi dalam 3 kategorisasi di atas, maka rata-rata nilai n-gain berada pada interval 0,3 g 0,7 artinya peningkatan kemampuan metakognitif IPA peserta didik dengan menggunakan media torso umumnya berada pada kategorisasi sedang. Nilai rata-rata gain sebesar 0,48 yang berarti berada pada kategorisasi sedang atau nilai n-gain ≥ 0,3, sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan metakognitif IPA peserta didik memenuhi kriteria keberhasilan.
b. Hasil observasi aktivitas peserta didik pada saat pembelajaran
Hasil pengamatan aktivitas peserta didik dengan menggunakan media torso selama 3 kali pertemuan dinyatakan pada tabel 4.9 berikut:
Tabel 4.9 Hasil Observasi Aktivitas Peserta Didik
No. Aspek Penilaian
Pertemuan Ke-
Persentase
I II III
1 Keaktifan
75 80 79 78
2 Kedisiplinan
79 82 80 80
3 Pengetahuan
82 79 75 79
4 Kesopanan
100 98 100 99
Persentase
84 85 84 84%
Berdasarkan tabel hasil observasi aktivitas peserta didik di atas dapat dilihat bahwa persentase keaktifan peserta didik sebesar 78%, persentase kedisiplinan peserta didik sebesar 80%, persentase pengetahuan peserta didik
sebesar 79%, dan persentase kesopanan peserta didik sebesar 99%. Berdasarkan 4 aktivitas yang diamati selama tiga kali pertemuan di atas maka rata-rata persentase aktivitas peserta didik sebesar 84% yang berarti ≥ 75% peserta didik terlibat aktif dalam pembelajaran, sehingga dapat disimpulkan bahwa aktivitas peserta didik dalam pembelajaran memenuhi kriteria keberhasilan.
c. Respons penggunaan media torso
Data tentang respons peserta didik terhadap pembelajaran dengan menggunakan media torso diperoleh melalui pembagian lembar angket respons peserta didik yang memuat 11 pernyataan. Hasil analisis data respons peserta didik terhadap pembelajaran dengan menggunakan media torso yang diisi oleh 14 peserta didik ditunjukkan pada tabel 4.10.
Tabel 4.10 Respon Peserta Didik Terhadap Media Torso
No Nama Lengkap Persentase
1 Alzena Macca Emha 84
2 Safwa 73
3 Andra 87
4 Nur Afikah 86
5 Andi Muh Alif 98
6 Raditya 86
7 M. Ilham Aditya 77
8 M. Rizki Ramadhan 73
9 Muh. Akbar 73
10 Muh. Fauzan Saputra 64
11 Pikram 75
12 Andi Mukarramah 75
13 Muhammad Nur Qadri 89
14 Jihan Fahirah 84
Persentase 80%
Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa rata-rata persentase respons peserta didik terkait penggunaan media torso sebesar 80% yang berarti ≥ 75%
peserta didik memberikan respons positif terkait dengan penggunaan media torso, sehingga dapat disimpulkan bahwa respons peserta didik terkait penggunaan media torso memenuhi kriteria keberhasilan.
Berdasarkan ketiga indikator efektivitas penggunaan media torso terhadap kemampuan metakognitif peserta didik kelas V MI Attanmiyatul Ilmiah di atas diperoleh hasil bahwa 1) Peningkatan kemampuan metakognitif peserta didik terhadap penggunaan media torso dalam perhitungan n-gain memperoleh nilai sebesar 0,48 berada pada kategorisasi sedang. 2) Berdasarkan hasil observasi, aktivitas peserta didik yang terlibat aktif dalam pembelajaran sebesar 84%. 3) berdasarkan hasil lembar angket, respons peserta didik terhadap penggunaan media torso memperoleh nilai sebesar 80% peserta didik memberikan respons positif. Berdasarkan pernyataan di atas maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media torso efektif terhadap kemampuan metakognitif IPA peserta didik.