• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

E. Teknik Pengumpulan Data

Penelitian ini menggunakan beberapa metode atau cara pengumpulan data, yaitu :

1. Metode Kuesioner atau Angket

Menurut Bimo Walgito “kuesioner atau angket adalah suatu

daftar yang berisikan pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab atau dikerjakan oleh responden atau orang atau anak yang ingin

diselidiki”.1

Dengan kuesioner ini orang dapat diketekahui tentang keadaan atau data diri, pengalaman, pengetahuan sikap atau pendapatannya, dan lain-lain.

Dalam penelitian ini kuesioner yang digunakan adalah kuesioner tertutup (Responden tinggal memilih jawaban yang telah disediakan jadi responden tidak diberikan kesempatan untuk berpendapat) dengan kriteria penilaian sebagai berikut:

a. Jika siswa memberikan jawaban SS diberi skor 4 b. Jika siswa memberikan jawaban S diberi skor 3 c. Jika siswa memberikan jawaban KS diberi skor 2 d. Jika siswa memberikan jawaban TS diberi skor 1

untuk mendapatkan data tentang minat belajar siswa dan persepsi siswa tentang pengelompokan kelas IPA-IPS yang diajukan pada siswa, maka pada kuesioner ini digunakan untuk pengambilan data, pernyataan-pernyataan pada kuesioner diberikan terlebih dahulu kepada 9 orang untuk di uji coba kemudian disebarkan pada 45 siswa dikelas X.

2. Observasi

Obeservasi merupakan metode pengumpulan data yang paling tua yang digunakan sepanjang sejarah perkembangan ilmu pengetahuan. Observasi berasal dari bahasa latin yang berarti memperrhatikan dan mengikuti. Memperhatikan dan mengikuti dalam arti mengamati dengan teliti dan sistematis sasaran perilaku yang dituju. Inti dari observasi adalah adanya perilaku yang tampak dan adanya tujuan yang ingin dicapai. Perilaku yang tampak dapat berupa perilaku yang dapat dilihat langsung oleh mata, dapat didengar, dapat dihitung, dan dapat diukur.2 Penelitian

1

Bimo Walgito, Bimbingan dan Konseling (Studi & Karier), (Yogyakarta:Andi,2010) hal.72.

2 Haris Herdiansyah, Metodelogi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-ilmu Sosial, (Jakarta, Salemba Humanika. 2012)Hal.131

mengadakan pengamatan tentang bagaimana persepsi siswa tentang pengelompokan kelas IPA-IPS yang ada disekolah MAN 4 Jakarta.

3. Wawancara

Wawancara adalah merupakan proses komunikasi dua arah antara kedua pihak dan memiliki arti penting berkenan dengan upaya mendapatkan informasi awal.3 Wawancara digunakan untuk memperoleh data atau informasi dari pihak sekolah dan siswa MAN 4 Jakarta. Penulis akan mewawancarai waka kurikulum. Beserta peserta didiknya sebanyak 5 orang.

4. Dokumentasi

Dokumentasi adalah pengambilan data melalui dokumen-dokumen. Dalam hal ini dokumentasi digunakan untuk memperoleh data tentang sejarah berdirinya sekolah, visi dan misi sekolah serta sarana dan prasarana disekolah tersebut.

F. Teknik Pengolahan Data

Data yang terkumpul diolah terlebih dahulu melalui langkah-langkah sebagai berikut :

1. Editing

Editing adalah proses pengecekan atau pemeriksaan data yang telah berhasil dikumpulkan dari lapangan, karena ada kemungkinan data yang telah masuk tidak memenuhi syarat atau tidak dibutuhkan. Tujuan dilakukan editing adalah untuk mengoreksi kesalahan-kesalahan dan kekurangan data yang terdapat pada catatan lapangan.4

3

Purbayu budi Santosa Dan Muliawan Handayani, statistika Deskriptif dalam Bidang Ekonomi dan Niaga,... hal.14

4 Syofian Siregar, Statistik Parametrik untuk Penelitian Kuantitatif,(Jakarta, Bumi Aksara.2013)Hal.126

2. Skoring

Skoring yaitu pemberian skor terhadap butir pertanyaan yang terdapat dalam angket. Untuk menentukan skoring, semua pernyataan angket akan ditabulasi dengan skor nilai setiap itemnya, dengan cara jawaban dengan huruf akan diubah menjadi angka, yaitu sebagai berikut:

Tabel 3.1

Skor Alternatif Jawaban Responden

Pilihan Jawaban Skor

Pernyataan Skor Sangat Setuju 4 Setuju 3 Kurang Setuju 2 Tidak Setuju 1 3. Tabulating

Tabulating adalah penempatan data kedalam bentuk tabel yang telah diberi kode susuai dengan kebutuhan analisis.5 Kemudian data diolah sehingga hasil angket dinyatakan sah, maka selanjutnya melakukan analisis data dengan analisa kuantitatif. Analisa yang sebelumnya telah ditentukan persentasenya dengan menggunakan distribusi frekuensi.

Keterangan : P : Angka persentase

N : Number of Cases (Jumlah frekuensi atau banyaknya individu)

5

F : Frekuensi jawaban.6 G. Instrumen Penelitian

1. Variabel Persepsi Siswa (Variabel X) a. Kisi-kisi Variabel Persepsi Siswa

Tabel 3.2

Kisi-kisi variabel X yaitu Persepsi Siswa

Variabel Sub Variabel Indikator

Nomor Butir Soal Jumlah Persepsi Siswa 1. Perhatian a. Rasa perhatian ketika masuk sekolah 1 1 2. Set a. Mengikuti psikotes awal masuk b. Pemilihan kelas dari diri sendiri c. Penempatan kelas berdasarkan hasil belajar 2 3 dan 4 5 dan 6 1 2 2 3. Kebutuhan a. Kebutuhan informasi untuk penjurusan 7, 8 dan 9 3 4. Sistem Nilai

a. Hasil tes dan hasil belajar 10, 11 dan 12 3 5. Ciri Kepribadia n a. Kepribadian guru

dan orang tua 13, 14

dan 15 3

Jumlah Butir Soal 15

b. Pengujian Instrument

Sebelum angket di sebarkan kepada responden, terlebih dahulu angket diuji cobakan kepada 9 responden diambil ditiap-tiap kelas X. Angket variabel X yang diuji cobakan sebanyak 15 soal sesuai dengan kisi-kisi soal di atas. Setelah angket diisi oleh responden, peneliti melakukan scoring, sebagai berikut:

6 Anas Sudijono, Pengantar Statistik Pendidikan, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2006)hal. 43

Tabel 3.3

Skor Alternatif Jawaban Responden

Pilihan Jawaban Skor

Pernyataan

Sangat Setuju 4

Setuju 3

Kurang Setuju 2

Tidak Setuju 1

Setelah melakukan scoring, peneliti melakukan uji instrument yaitu uji validitas dan uji reliabilitas.

1) Uji Validitas

Validitas adalah keadaan yang menggambarkan tingkat instrumen yang bersangkutan mampu mengukur apa yang akan diukur.7 Uji validitas digunakan untuk mengetahui kelayakan butir-butir dlam suatu daftar pernyataan dalam mendefinisikan suatu variabel. Daftar pertanyaan ini pada umumnya mendukung suatu kelompok variabel tertentu.8 Dalam pengujian instrumen penelitian ini digunakan rumus korelasi product moment dengan maksud untuk mengukur apakah variabel-variabel dalam penelitian ini valid atau tidak valid (Drop), yaitu :

Keterangan :

r xy : Angka Indeks Korelasi “r” Product Moment N : Number of Cases (Jumlah data)

XY : Jumlah hasil perkiraan antara skor X dan skor Y

7 Suharsimi Arikunto, Menejemen Penelitian,(Jakarta,Rineka Cipta.2007)Cet ke-9.Hal.167

8

V. Wiratna Sujarweni dan Poly Endrayanto, Statistik untuk Penelitian,(Yogyakarta, Graha Ilmu.2012)Hal.177

X : Jumlah seluruh skor X Y : Jumlah seluruh skor Y.9

Hasil perhitungan setiap butir tersebut akan dikonsultasikan dengan

“r” tabel, dengan ketentuan jika “r” hitung lebih besar dari “r” tabel (rhitung

> rtabel) maka butir tersebut dinyatakan valid dan dapat digunakan untuk menjaring data yang dibutuhkan. Sebaliknya, jika “r” tabel lebih besar dari “r” hitung maka variabel tersebut tidak valid dan tidak dapat digunakan untuk menjaring data.

2) Uji Reliabilitas

Reliabilitas (keandalan) merupakan ukuran suatu kestabilan dan konsistensi responden dalam menjawab hal yang berkaitan dengan kontruk-kontruk pertanyaan yang merupakan dimensi suatu variabel dan disusun dalam bentuk kuisioner.10 Tahap perhitungan uji reabilitas dengan menggunakan teknik alpha cronbach, yaitu:

a) Menentukan nilai varian setiap butir pertanyaan :

b) Menghitung varians total dengan rumus :

c) Menghitung reliabilitas dengan rumus Alpha :

(

)

Keterangan : r11 : Reliabilitas 9 Ibid., 169 10

k : Banyaknya butir pertanyaan σb2

: Jumlah varians butir

σt2

: Varians total11

Tabel 3.4

Interpretasi Nilai Reliabilitas

Besar nilai r Interpretasi

0,800-1,000 0,600-0,799 0,400-0,599 0,200-0,399 Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah

Jika dari hasil perhitungan reliabilitas menghasilkan nilai r sebesar 0,800 berarti instrument penelitian dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data. Akan tetapi apabila dari hasil perhitungan menghasilkan nilai r sebesar 0,399, berarti instrument penelitian tidak dapat dipercaya untuk penelitian.

Berikut butir soal pernyataan angket persepsi siswa yang valid, diantaranya :

Tabel 3.5

Perhitungan Butir Soal Valid dan Drop N = 9

α = 0,05 (maka angka kritis r atau rtabel = 0,666)

Butir Soal Hasil Koefisien Korelasi Keterangan

1 0,689 Valid 2 0,776 Valid 3 0,666 Valid 11 Ibid., h. 188

4 0,486 Drop 5 0,599 Drop 6 0,844 Valid 7 0,789 Valid 8 0,697 Valid 9 -0,188 Drop 10 0,769 Valid 11 0,842 Valid 12 0,538 Drop 13 0,780 Valid 14 -0,647 Drop 15 0,842 Valid

Reliabililitas 0,919 Reliabilitas sangat tinggi

Berdasarkan hasil uji validitas, dapat diketahui bahwa pada angket variabel X (Persepsi Siswa) terdapat 10 item yang valid, dan 5 item yang tidak valid. Dengan demikian item pernyataan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 10 item. Sedangkan reliabilitas variabel X sebesar 0,919 > 0,666 atau rhitung > rtabel angket dinyatakan reliabel (perhitungan uji validitas dan reliabilitas lampiran 5 dan 6)

2. Variabel Y (Minat Belajar Siswa)

Tabel 3.6

Kisi-kisi variabel Y yaitu Minat Siswa

Variabel Sub Variabel Indikator

Nomor Butir Soal Jumlah Minat Belajar Siswa 6. Perhatian b. Perhatian terhadap mata pelajaran c. Aktif dalam mengikuti pelajaran 1 dan 2 2, 3, 4, 5 dan 6 2 5 7. Ketertarika n d. Sering membaca buku pelajaran e. Persiapan sebelum belajar f. Memiliki buku pelajaran yang lengkap 7 dan 8 9 10 2 1 1 8. Perasaan senang b. Mata pelajaran yang Menyenangkan ketika belajar 11, 12, 13 dan 14 4 9. Manfaat belajar

c. Manfaat dan hasil yang diperoleh ketika belajar

15 1

Jumlah Butir Soal 15

b. Pengujian Instrument

Sebelum angket di sebarkan kepada responden, terlebih dahulu angket diuji cobakan. Angket variabel Y yang diuji cobakan sebanyak 15 soal sesuai dengan kisi-kisi soal di atas. Setelah angket diisi oleh responden, peneliti melakukan scoring, sebagai berikut:

Tabel 3.7

Skor Alternatif Jawaban Responden

Pilihan Jawaban Skor

Pernyataan

Sangat Setuju 4

Setuju 3

Kurang Setuju 2

Tidak Setuju 1

Setelah melakukan scoring, peneliti melakukan uji instrument yaitu uji validitas dan uji reliabilitas.

1) Uji Validitas

Validitas adalah keadaan yang menggambarkan tingkat instrumen yang bersangkutan mampu mengukur apa yang akan diukur.12 Uji validitas digunakan untuk mengetahui kelayakan butir-butir dlam suatu daftar pernyataan dalam mendefinisikan suatu variabel. Daftar pertanyaan ini pada umumnya mendukung suatu kelompok variabel tertentu.13 Dalam pengujian instrumen penelitian ini digunakan rumus korelasi product moment dengan maksud untuk mengukur apakah variabel-variabel dalam penelitian ini valid atau tidak valid (Drop), yaitu :

Keterangan :

r xy : Angka Indeks Korelasi “r” Product Moment N : Number of Cases (Jumlah data)

XY : Jumlah hasil perkiraan antara skor X dan skor Y

12

Suharsimi Arikunto. Loc. Cit.

13

X : Jumlah seluruh skor X Y : Jumlah seluruh skor Y.

Hasil perhitungan setiap butir tersebut akan dikonsultasikan dengan

“r” tabel, dengan ketentuan jika “r” hitung lebih besar dari “r” tabel (rhitung

> rtabel) maka butir tersebut dinyatakan valid dan dapat digunakan untuk menjaring data yang dibutuhkan. Sebaliknya, jika “r” tabel lebih besar dari “r” hitung maka variabel tersebut tidak valid dan tidak dapat digunakan untuk menjaring data.

2) Uji Reliabilitas

Reliabilitas (keandalan) merupakan ukuran suatu kestabilan dan konsistensi responden dalam menjawab hal yang berkaitan dengan kontruk-kontruk pertanyaan yang merupakan dimensi suatu variabel dan disusun dalam bentuk kuisioner.14 Tahap perhitungan uji reabilitas dengan menggunakan teknik alpha cronbach, yaitu:

a) Menentukan nilai varian setiap butir pertanyaan :

b) Menghitung varians total dengan rumus :

c) Menghitung reliabilitas dengan rumus Alpha :

(

)

Keterangan : r11 : Reliabilitas 14

k : Banyaknya butir pertanyaan σb2

: Jumlah varians butir

σt2

: Varians total15 Tabel 3.8

Interpretasi Nilai Reliabilitas

Besar nilai r Interpretasi

0,800-1,000 0,600-0,799 0,400-0,599 0,200-0,399 Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah

Jika dari hasil perhitungan reliabilitas menghasilkan nilai r sebesar 0,800 berarti instrument penelitian dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data. Akan tetapi apabila dari hasil perhitungan menghasilkan nilai r sebesar 0,399, berarti instrument penelitian sangat rendah.

Berikut butir soal pernyataan angket minat belajar siswa yang valid, diantaranya :

Tabel 3.9

Perhitungan Butir Soal Valid dan Drop N = 9

α = 0,05 (maka angka kritis r atau rtabel = 0,666)

Butir Soal Hasil Koefisien Korelasi Keterangan

1 0,751 Valid 2 0,456 Drop 3 0,677 Valid 4 0,697 Valid 15 Ibid., h. 188

5 0,823 Valid 6 0,774 Valid 7 0,778 Valid 8 0,819 Valid 9 0,751 Valid 10 0,886 Valid 11 0,834 Valid 12 0,658 Drop 13 0,750 Valid 14 0,387 Drop 15 0,813 Valid

Reliabililitas 0,952 Reliabilitas sangat tinggi

Berdasarkan hasil uji validitas, dapat diketahui bahwa pada angket variabel Y (Minat Belajar Siswa) terdapat 12 item yang valid, dan 3 item yang tidak valid. Dengan demikian item pernyataan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 12 item. Sedangkan reliabilitas variabel Y sebesar 0,952 > 0,666 atau rhitung > rtabel

angket dinyatakan reliabel (perhitungan uji validitas dan reliabilitas lampiran 7 dan 8)

H. Uji Hipotesis Penelitian

Dokumen terkait