BAB III TINJAUAN IMPLEMENTASI ANALISA JABATAN STAF
3.4 Teknik Pengumpulan Data
Selama melaksanakan praktik kerja lapangan, penulis mengumpulkan data-data yang diperlukan untuk melengkapi informasi yang dibutuhkan dalam pembuatan laporan kerja praktik. Penulis mengumpulkan data dengan menggunakan metode sebagai berikut:
1. Teknik Observasi
Teknik observasi atau teknik pengamatan yang penulis lakukan adalah dengan observasi/pengamatan. Dengan terjun langsung terhadap proses kerja sebagai staf administrasi pada divisi HRGA di PT Sangkan Jaya Bandung. Menurut Siregar (2017: 19) “Observasi atau pengamatan langsung adalah kegiatan pengumpulan data dengan melakukan penelitian langsung terhadap kondisi objek penelitian yang
26
mendukung kegiatan penelitian, sehingga didapat gambaran secara jelas tentang kondisi objek penelitian tersebut”.
2. Teknik Wawancara
Penulis melakukan wawancara secara langsung dengan karyawan guna memperoleh informasi atau data untuk tujuan penelitian dengan mengajukan beberapa pertanyaan terkait penelitian yang sedang dilakukan yang kemudian akan dijawab secara langsung oleh karyawan. Jawaban karyawan tersebut akan dituangkan dalam sebuah catatan dan dibantu oleh alat perekam.
3. Teknik Studi Pustaka
Teknik studi pustaka yang penulis lakukan adalah melakukan pengumpulan data dengan mencari dari berbagai sumber mengenai analisa jabatan yang memiliki hubungan dengan penelitian yang sedang penulis amati guna memperoleh data. Dengan cara mencari buku referensi, e-book, jurnal dan internet.
4. Teknik Dokumentasi
Teknik dokumentasi menurut Djaali (2020: 55) menyatakan bahwa “Teknik dokumentasi diartikan sebagai cara pengumpulan data, dengan mencatat atau mengambil data yang sudah ada dalam dokumen atau arsip.” Penulis melakukan pengumpulan data dengan mengumpulkan dokumen dan gambar yang berkaitan dengan penelitian, data yang digunakan bersumber langsung dari PT Sangkan Jaya Bandung.
BAB IV
HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN
4.1 Analisis Implementasi Analisa Jabatan Staf Administrasi di Divisi Human Resources General Affair PT Sangkan Jaya Bandung
Pada saat melaksanakan praktik kerja lapangan, penulis ditempatkan pada Divisi HRGA dan mendapatkan pengalaman serta pengetahuan lebih mengenai pelaksanaan administrasi secara langsung. Berdasarkan deskripsi pekerjaan Divisi HRGA bertanggung jawab merencanakan dan mengendalikan salah satunya meliputi bidang SDM dalam rangka mencapai tujuan-tujuan perusahaan dan mendukung terbangunnya SDM yang kompeten dan kompetitif. Sehingga, staf administrasi pada divisi HRGA secara umum bertanggung jawab terhadap administrasi karyawan.
Mengenai analisa jabatan, PT Sangkan Jaya sedang berada di masa peralihan dari manajer lama ke manajer baru, sehingga adanya perbedaan dalam hal analisa jabatan salah satu contohnya adalah job description yang tidak diberikan berdasarkan posisi jabatan dan merekrut karyawan tidak berdasarkan job specification.
Namun untuk saat ini manajer HRGA telah menerapkan analisa jabatan dengan baik, karyawan mempunyai pemahaman yang jelas mengenai pekerjaannya dan terhadap apa yang seharusnya dikerjakan. Meskipun PT Sangkan Jaya tidak memiliki Standard Operating Procedure (SOP) untuk analisa jabatan namun penerapan analisa jabatan tetap berjalan dengan baik dan
27
28
proses rekrutmen karyawan baru atau karyawan naik jabatan bergantung kepada user atau pimpinan. Analisa jabatan di PT Sangkan Jaya dibuat oleh pimpinan, karena pimipinan lebih mengetahui mengenai jabatan dan pekerjaan.
Sehingga pada saat melakukan proses rekrutmen atau proses naik jabatan Divisi Human Resource General Affair hanya memberi masukan yang kemudian akan didiskusikan kepada user.
Pada saat Human Resources melakukan proses rekrutmen, terdapat job description yang berisi mengenai nama pekerjaan, ringkasan pekerjaan,
Divisi/Department, tujuan pekerjaan, tanggung jawab umum, lingkup organisasi dan penjelasan hubungan organisasional yang berhubungan dengan pekerjaan. Job description yang sudah diterapkan pada PT Sangkan Jaya dibuat dengan baik dan sedetail mungkin. Begitu pula dengan job specification yang sudah diterapkan juga berjalan dengan baik, perusahaan memberikan beberapa spesifikasi untuk jabatan-jabatan tertentu. Job specification mencakup mengenai pendidikan, pengalaman bekerja, kompetensi (hard skills dan soft skills) dan pendidikan informal atau pelatihan. Selain itu, PT Sangkan Jaya juga
memerlukan karakteristik mental dan emosional pribadi melalui psikotes yang diadakan oleh Divisi Human Resource General Affair.
4.1.1 Job Description Staf Administrasi
Staf administrasi pada PT Sangkan Jaya bertanggung jawab kepada HR Supervisor dan unit pemberi kerja nya adalah HR Supervisor dan HRGA Manager. Job description staf administrasi pada divisi HRGA di PT Sangkan Jaya secara umum adalah bertanggung jawab melakukan
29
administrasi penyusunan dan perapihan administrasi karyawan mulai dari data pribadi, absensi sampai dengan benefit administration. Untuk job description staf administrasi dapat dilihat pada gambar 4.1 di bawah ini:
Gambar 4. 1
Job Description Staf Administrasi PT Sangkan Jaya Bandung Sumber: PT Sangkan Jaya Bandung (2021)
30
Dalam hal keterbatasan waktu, penulis hanya diberikan beberapa pekerjaan dari job description yang telah dilampirkan diatas. Maka dari itu penulis hanya akan menganalisa beberapa pekerjaan dan diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Melakukan update dan dokumentasi filling karyawan baru.
Pada saat HR (Human Resources) mempunyai tugas untuk merekrut karyawan baru, Penulis akan melakukan update dan mendokumentasikan filling karyawan baru yang akan digunakan untuk untuk penghitungan gaji, laporan absensi, dan pengelolaan cuti. Penulis akan melakukan update data karyawan menggunakan excel dan dokumentasi filling karyawan akan disimpan dalam sebuah display book 60 pockets yang diurutkan berdasarkan tahun mulai bekerja. Untuk data karyawan yang diolah menggunakan excel dapat dilihat pada gambar 4.2 dibawah ini.
Gambar 4. 2
Database Karyawan Tahun 2021
Sumber: PT Sangkan Jaya (2021)
31
Dan untuk dokumentasi filling yang disimpan di display book 60 pockets dapat dilihat pada gambar 4.3 dibawah ini.
Gambar 4. 3 Display Book 60 Pockets
Sumber: PT Sangkan Jaya (2021)
2. Melakukan perhitungan absensi karyawan.
Perhitungan absensi karyawan dilakukan setiap hari dan akan direkap setiap perbulan menggunakan excel, seorang karyawan dengan perhitungan absensi paling tinggi akan mendapatkan penghargaan tertentu terhadap hasil pekerjaannya. Berikut adalah gambar 4.4 untuk perhitungan absensi karyawan menggunakan excel
Gambar 4. 4
Rekap Absensi Karyawan Tahun 2021
Sumber: PT Sangkan Jaya (2021)
32
Setelah melakukan perhitungan absensi seperti pada gambar diatas, karyawan dengan tingkat kehadiran paling tinggi dalam bulan tersebut akan mendapatkan penghargaan, berupa foto yang akan dipajang pada dinding bagian timur di lobi. Penghargaan tersebut diberikan karena menjadi karyawan disiplin dalam bulan tersebut.
Dapat dilihat pada gambar 4.5 dibawah ini.
Gambar 4. 5
Foto The Most Disciplined Employee of The Month
Sumber: PT Sangkan Jaya (2021)
3. Membuat laporan bulanan terkait dengan kehadiran, cuti, lembur dan izin karyawan.
Karyawan PT Sangkan Jaya dalam rentang waktu satu minggu wajib untuk bekerja di kantor selama 5 hari yaitu hari Senin s/d Jumat. Laporan bulanan ini dibuat untuk mengetahui bagaimana kinerja karyawan dan mengetahui kedisiplinan karyawan serta pemberlakukan tunjangan harian, pengambilan jatah cuti karyawan,
33
dan kepentingan perusahaan lainnya. Karyawan yang akan cuti, lembur maupun izin terlebih dahulu mengisi form yang berisi seperti pada gambar 4.6 dan 4.7 di bawah ini:
Gambar 4. 6
Form Perbaikan Absen Karyawan
Sumber: PT Sangkan Jaya (2021)
Gambar 4. 7
Form Permohonan Cuti Karyawan
Sumber: PT Sangkan Jaya (2021)
34
Setelah karyawan mengisi form perbaikan absensi karyawan dan permohonan cuti seperti pada gambar diatas, kemudian melaporkannya kepada atasan langsung yaitu supervisor divisi, lalu disetujui dan ditandatangi oleh kepala department atau divisi dan manajer HRGA dan yang terakhir form tersebut akan diberikan kepada penulis sebagai bukti keterangan terserbut. Kemudian penulis akan menyimpan form terserbut pada odner dan membuat laporan bulanan dengan menggunakan excel seperti pada gambar 4.8
Gambar 4. 8
Rekapitulasi Absensi Karyawan Kantor Pusat
Sumber: PT Sangkan Jaya (2021)
4. Membuat dan mempersiapkan pembukaan rekening karyawan baru untuk diperiksa oleh HR Supervisor.
Setelah karyawan dinyatakan diterima untuk bekerja pada PT Sangkan Jaya, penulis mempersiapkan pembukaan rekening karyawan baru untuk penggajian karyawan. HR Supervisor
35
membuat google form yang berisi beberapa pertanyaan dan dokumen yang diperlukan, sehingga karyawan baru mengisi google form dan mengunggah dokumen yang diperlukan oleh perusahaan.
Penulis mengumpulkan data dari hasil google form kedalam sebuah excel dan disimpan di google drive dan diserahkan serta diperiksa oleh HR Supervisor. Dapat dilihat pada gambar 4.9 dibawah ini
Gambar 4. 9 D
ata Base Karyawan dalam Bentuk Google Form
Sumber: PT Sangkan Jaya (2021)
Gambar 4. 10
Database Karyawan dalam Bentuk Excel
Sumber: PT Sangkan Jaya (2021)
36
Gambar 4. 11
Dokumen Database Karyawan Setelah dibuat dalam Bentuk pdf Sumber: PT Sangkan Jaya (2021)
5. Filling surat keluar terkait kepentingan karyawan dan perusahaan.
Filling surat keluar dilakukan secara manual dengan ditulis
pada lembar buku agenda. Namun untuk perapihan dan arsip, maka surat keluar yang sudah ditulis pada lembar buku agenda tersebut diolah menggunakan excel dan dipisahkan berdasarkan divisi serta berdasarkan jenis surat agar memudahkan untuk mencari file apabila sedang diperlukan. Dapat dilihat pada gambar 4.12 dan 4.13 dibawah ini.
Gambar 4. 12 Lembar Buku Agenda
Sumber: PT Sangkan Jaya (2021)
37
Gambar 4. 13
Filling Surat Keluar Menggunakan Excel
Sumber: PT Sangkan Jaya (2021)
6. Melakukan administrasi dan mengumpulkan terkait data pribadi dan data kepegawaian perusahaan.
Penulis perlu mengumpulkan data pribadi dan data kepegawaian perusahaan hal ini dapat berguna untuk benefit administration. Benefit yang dimaksud bisa dalam bentuk
pengumpulan data terkait lama kerja, sudah terdaftar BPJS atau tidak, bonus setiap tahun karyawan, dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan kepentingan karyawan dalam perusahaan.
Pengumpulan data tersebut dilakukan secara online yaitu melalui google form, dan akan dipindahkan ke excel. Untuk dokumentasi
data tersebut berupa soft copy yang disimpan pada google drive atau alat penyimpanan lainnya. Karena alurnya tidak jauh berbeda dengan job description pada no 4 maka gambar dapat dilihat pada gambar 4.9 4.10 dan 4.11
38
7. Melakukan filling terkait dengan cuti, surat keluar dan surat masuk, surat kecelakaan kerja, SPL (Surat Pengajuan Lembur karyawan) dan surat dokter dan update setiap bulan kepada atasan terkait.
Pengaturan arsip dan dokumen adalah hal yang membutuhkan kerapihan dan ketelitian, filling yang dilakukan secara manual dan arsip disimpan pada lemari kabinet yang akan berfungsi sebagai tempat penyimpanan arsip serta melindungi arsip dari kerusakan. Dapat dilihat pada gambar 4.14 dibawah ini.
Gambar 4. 14 Filling Cabinet
Sumber: PT Sangkan Jaya (2021)
Untuk dokumen diatas seperti cuti, SPL (Surat Pengajuan Lembur Karyawan) dan surat dokter disimpan pada odner dan diurutkan berdasarkan tanggal. Dapat dilihat pada gambar 4.15, 4.16, 4.17 dan 4.18 dibawah ini.
39
Gambar 4. 15 Surat Tugas Karyawan
Sumber: PT Sangkan Jaya (2021)
Gambar 4. 16
Keterangan Surat Sakit dari Dokter
Sumber: PT Sangkan Jaya (2021)
40
Gambar 4. 17
Map Odner Surat Perjalanan Dinas / Surat Tugas Karyawan Sumber: PT Sangkan Jaya (2021)
Gambar 4. 18
Map Odner untuk Surat Izin Karyawan
Sumber: PT Sangkan Jaya Bandung (2021)
41
4.1.2 Job Specification Staf Administrasi
Gambar 4. 19
Job Specification Staf Administrasi PT Sangkan Jaya Bandung Sumber: PT Sangkan Jaya Bandung (2021) Job Specification (Spesifikasi Jabatan) pada PT Sangkan Jaya Bandung adalah sebagai berikut:
42
1. Pendidikan Formal minimal S1 Hukum/Psikologi/Ekonomi SDM.
2. Memiliki pengalaman 2 tahun di Recruitment & ER.
3. Memiliki kemampuan dan pengetahuan (hard skill) yaitu:
a. Recruitment b. Orientation c. Pengupahan
d. Perusahaan & Kebijakan Industrial e. Administrasi Personalia & System Sunfish f. Pelaksanaan Training
g. Appraisal System h. Recovery System i. Termination System j. Administrasi
4. Memiliki kepribadian dan sikap (soft skill) yaitu:
a. Planning Skill
b. Conflict Management Skill c. Time Management Skill d. Creative Thinking Skill e. Coordination Skill f. Inspection Skill g. Priority Thinking Skill h. Persuasion Skill i. Service Excelente Skill
43
j. Building Teamwork
4.2 Pembahasan
Berdasarkan dengan penelitian penulis selama melakukan kerja praktik, analisa jabatan yang dilakukan pada Divisi Human Resources General Affair untuk staf administrasi secara umum sudah berjalan dengan sangat baik.
Meskipun analisa jabatan yang diterapkan pada PT Sangkan Jaya belum memiliki ketetapan khusus atau Standard Operating Prosedure (SOP) penerapan analisa jabatan tetap dilakukan dengan baik dan PT Sangkan Jaya sudah memiliki standar baku terhadap analisa jabatan. Divisi Human Resources General Affair dan user sangat berperan penting dalam proses
analisa jabatan.
Menurut hasil analisis penulis dan hasil wawancara dengan karyawan PT Sangkan Jaya, job description yang dilakukan pada divisi HRGA untuk Staf Administrasi sudah berjalan dengan baik. Sebelumnya PT Sangkan Jaya sedang ada di masa peralihan dari manajer lama ke manajer baru, sehingga adanya perbedaan dalam hal job description salah satu contohnya adalah job description yang tidak diberikan berdasarkan posisi jabatan.
Namun untuk saat ini manager HRGA telah menerapkan job description dengan baik dan secara umum sudah sesuai dengan teori Kusworo
(2019: 136) yang menegaskan bahwa job description menjelaskan apa yang diharapkan seorang pemberi kerja/atasan dari karyawannya. Dengan adanya job description diharapkan karyawan mempunyai pemahaman yang jelas
44
tentang pekerjaannya dan mempunyai persepsi yang sama terhadap apa yang seharusnya dikerjakan, sekaligus akan menjadi dokumen utama atau dasar untuk penilaian kinerja karyawan dikemudian hari.
Sesuai dengan analisis penulis, job description pada PT Sangkan Jaya Bandung Divisi HRGA Staf Administrasi sesuai dengan teori Marsinah dan Zamzam (2021: 64) yaitu berisi nama pekerjaan, ringkasan pekerjaan, daftar tugas dan tanggung jawab serta penjelasan hubungan organisasional yang terkait dengan pekerjaan. Sehingga Staf Administrasi pada Divisi HRGA PT Sangkan Jaya mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab terhadap pekerjaan dan jabatannya.
Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan oleh penulis selama kerja praktik, job specification Staf Administrasi pada Divisi HRGA di PT Sangkan Jaya Bandung memiliki spesifikasi seperti yang sudah dijelaskan diatas. Hal ini telah sesuai dengan teori Marsinah dan Zamzam (2021: 65) yang menyatakan bahwa job specification merupakan standar manusianya yang menetapkan kualifikasi minimal yang dapat diterima dan harus dimiliki oleh pemangku jabatan untuk melaksanakan pekerjaan secara berhasil. Job specification mengidentifikasi pengetahuan, keahlian, pendidikan, pengalaman, sertifikasi dan kemampuan yang dibutuhkan untuk menuaikan pekerjaan secara efektif.
Berdasarkan hasil wawancara, job specification bukan merupakan persyaratan mutlak, hanya menunjukkan indikator-indikator sebagai bukti
45
bahwa jabatan tersebut akan lebih efektif apabila pemangku jabatan memiliki indikator atau spesifikasi seperti yang tertulis pada job specification.
Berdasarkan teori yang telah diuraikan, dan hasil analisis penulis selama melaksanakan kerja praktik, pelaksanaan analisa jabatan yang terdiri dari job description dan job specification staf administrasi Divisi HRGA PT Sangkan Jaya sudah sesuai dengan teori. Menurut Siregar, et al (2020: 55) analisa jabatan sebagai panduan terhadap pekerjaan yang akan dikerjakan sebelum melakukan proses penempatan. Analisa jabatan sebagai pedoman terhadap penempatan karyawan pada tempat yang paling sesuai atau “the righ man on the right place”. Dalam praktiknya saat HR (Human Resource)
melakukan rekrutmen karyawan, terdapat job description dan job specification adalah bagian dari analisa jabatan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan menempatkan karyawan sesuai dengan posisi yang tepat.
Selain itu membantu perusahaan untuk mencari tenaga kerja sesuai dengan yang dibutuhkan. Meskipun PT Sangkan Jaya belum memiliki ketetapan khusus atau SOP mengenai analisa jabatan, tetapi penerapan analisa jabatan sudah dilakukan dengan sangat baik dan PT Sangkan Jaya juga sudah memiliki standar baku mengenai analisa jabatan.
Menurut teori Marsinah dan Zamzam (2021: 65) yang menyatakan bahwa dengan dilaksanakan analisa jabatan, pegawai lebih mudah diarahkan, dikendalikan dan didayagunakan secara tepat guna dan berhasil guna, bahkan dapat mengurangi pemborosan. Dalam praktiknya job description dan job specification membantu seorang staf untuk bekerja dengan baik karena
46
mengetahui apa saja wewenang dan tanggung jawabnya dalam melaksanakan pekerjaan.
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
5.1 Simpulan
Setelah melaksanakan kerja praktik dan mengkaji serta menganalisis permasalahan yang ada khususnya mengenai “Tinjauan Implementasi Analisa Jabatan Staf Administrasi di Divisi Human Resources General Affair di PT Sangkan Jaya Bandung”,
Penulis mempunyai beberapa simpulan diantaranya:
1. Secara keseluruhan, implementasi analisa jabatan staf administrasi pada divisi HRGA di PT Sangkan Jaya sudah berjalan dengan baik.
Meskipun PT Sangkan Jaya tidak memiliki Standard Operating Procedure (SOP) untuk analisa jabatan namun penerapan analisa
jabatan tetap berjalan dengan baik. Analisa jabatan diadakan untuk mencari tenaga kerja sesuai dengan yang dibutuhkan pada PT Sangkan Jaya, seorang pekerja memiliki keahlian dan keterampilan yang berbeda-beda. Maka, dengan analisa jabatan yang terdiri dari job description dan job specification seorang pekerja akan ditempatkan
pada posisi yang tepat sesuai dengan kemampuan, minat dan kebutuhan perusahaan. Analisa jabatan sangat mendukung dan menguntungkan perusahaan dan karyawan khususnya staf administrasi di PT Sangkan Jaya dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya karena kinerja organisasi dapat terorganisir secara optimal.
47
48
2. Implementasi analisa jabatan untuk staf administrasi di PT Sangkan Jaya sudah berjalan dengan baik. Analisa jabatan yang terdiri dari job description dan job specification sudah sesuai dengan teori. Menurut
Marsinah dan Zamzam (2021: 64) Job description adalah ringkasan sistematik dari informasi yang dikumpulkan dari analisis pekerjaan, apa yang akan dilakukan, dimana akan melakukannya dan bagaimana melakukannya. Mencakup hal-hal seperti nama pekerjaan, ringkasan pekerjaan, daftar tugas dan tanggung jawab dan penjelasan hubungan organisasional yang terkait dengan pekerjaan. Job description staf administrasi di PT Sangkan Jaya terdiri dari nama jabatan, divisi/department, tujuan pekerjaan, lingkup organisasi atau penjelasan hubungan organisasional yang terkait dengan pekerjaan, dan tanggung jawab umum. Dan secara keseluruhan job description yang dibuat dengan sedetail mungkin memudahkan seorang karyawan khususnya staf administrasi dapat bekerja dengan baik.
3. Job specification untuk staf administrasi di PT Sangkan Jaya setelah Penulis membandingkan realita dengan teori sudah dilaksanakan dengan baik. Menurut Kusworo (2019: 139) spesifikasi jabatan (job specification) mencakup pendidikan gelar/diploma, pelatihan dan atau
sertifikasi keahlian, keterampilan dan pengetahuan, pengalaman kerja, dan karakteristik mental atau emosional pribadi dan fisik (jika diperlukan) calon karyawan, serta ringkasan persyaratan pekerjaan.
Karakteristik pribadi yang mencakup sifat kepemimpinan,
49
adaptabilitas, kreativitas, dan lainnya. Hal tersebut mengacu kepada uraian kualifikasi (minimum) dan karakteristik karyawan yang dibutuhkan untuk dapat melaksanakan pekerjaan tertentu dengan baik.
Job specification staf administrasi di PT Sangkan Jaya terdiri dari
pendidikan formal (D3/S1) semua jurusan, pengalaman bekerja minimal 2 tahun di Human Resources (HR), kompetensi yang terdiri dari hard skills dan soft skills, dan pendidikan informal atau pelatihan.
PT Sangkan Jaya juga memerlukan karakteristik mental dan emosional pribadi melalui psikotes yang diadakan pada saat HR melakukan recruitment. Secara keseluruhan job specification bukan merupakan
persyaratan mutlak, hanya menunjukkan indikator-indikator sebagai bukti bahwa jabatan tersebut akan lebih efektif apabila pemangku jabatan memiliki indikator atau spesifikasi seperti yang tertulis pada job specification.
5.2 Saran
Setelah menjabarkan beberapa simpulan, penulis mencoba mengemukakan beberapa saran yang penulis harap dapat bermanfaat bagi perusahaan tempat melakukan praktik kerja lapangan. Saran yang penulis sampaikan adalah untuk analisa jabatan pada PT Sangkan Jaya sudah memiliki standar baku yang baik, namun alangkah lebih baik apabila perusahaan dapat membuat Standard Operating Procedure (SOP) atau ketetapan mengenai analisa jabatan.
DAFTAR PUSTAKA
Ajabar. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Penerbit Deepublish
Catio, Mukhlis., et al. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi. Penerbit: Yayasan Kita Menulis.
Djaali. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Penerbit: PT Bumi Aksara.
Hamali, Arif Yusuf & Eka Sari Budihastuti. (2019). Pemahaman Praktis Administrasi, Organisasi, dan Manajemen: Strategi Mengelola Kelangsungan Hidup Organisasi. Penerbit: Prenadamedia Group.
Hadi, Cholichul & Fattah Hanurawan. (2017). Psikologi Industri dan Organisasi.
Penerbit: Zifatama Jawara.
Indahingwati, Asmara & Nugroho, Novianto Eko. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Penerbit: PT Scopindo Media Pustaka.
Kurniawati, Endah. (2018). Pelaksanaan Analisa Jabatan pada Universitas Islam Kediri. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan. Melalui https://ejournal.uniska
kediri.ac.id/index.php/ManajemenKewirausahaan/article/view/366/300 Kusworo, Rudi. (2019). To Build a Great Workplace: Membangun Perusahaan
TempatKerja Idaman. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.
Larasati, Sri. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia. Penerbit: Deepublish Marsinah, Luis & Fakhry Zamzam. (2021). Manajemen Analisis Jabatan. Penerbit:
CV Budi Utama.
Nugroho, Yohanes Arianto Budi. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia:
Mengelola SDM Secara Profesional. Penerbit: Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.
Susan, Eri. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam.Melalui
http://jurnal.iainbone.ac.id/index.php/adara/article/download/429/354 Sinambela, Lijan Poltak. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia: Membangun
Tim Kerja yang Solid untuk Meningkatkan Kinerja. Jakarta: PT Bumi Aksara.
50
51
Suryani, Kadek & John. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia: Tinjauan Praktis Aplikatif. Penerbit: Nilacakra Publishing House.
Suryani, N. Lilis. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia (Konsep dan Praktik).
Penerbit: Desanta Muliavisitama.
Siregar, Robert Tua., et al. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi. Penerbit: Yayasan Kita Menulis.
Siregar, Syofian. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif. Dilengkapi dengan Perbandingan Perhitungan Manual & SPSS. Penerbit:
Utama, Zahera Mega. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia: Konsep dan Teori Penerbit: Zahera Mega Utama.
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Kiara Khainurisa
Tempat tanggal lahir : Surabaya, 4 Agustus 1998
Alamat : Jl.Satria Raya, Blok H.66 Kec. Babakan Ciparay, Kel.
Margahayu Utara, Kota Bandung Jawa Barat (40224)
Agama : Islam
Status : Belum Kawin
Kewarganegaraan : Indonesia
Kewarganegaraan : Indonesia