BAB III METODOLOGI PENELITIAN
G. Teknik Triangulasi
Keabsahan atau truthworthiness, dalam penelitian kualitatif dapat diperiksa melalui empat teknik, yaitu perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi data dan pemeriksaaan sejawat melalui diskusi (Moloeng,2004:175-178). Penelitian ini memilih teknik triangulasi data. Triangulasi data sendiri adalah teknik pemeriksaaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain diluar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu. Dalam penelitian ini, triangulasi dapat dilakukan dengan mengecek silang atau membandingkan hasil wawancara primer dengan pengamatan terhadap logo, dengan pengamatan yang dilakukan kepada tim design/art PT. Asia Communication yang sudah dipilih dengan studi literatur terlebih dahulu dilakukan peneliti sebelum turun lapangan untuk mencari data dan dengan apa yang dikataka pada wawancara. Selain pengecekan studi literatur, adanya foto bisa menjadi alat untuk mengecek hasil penelitian. Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan untuk memastikan derajat kebenaran informasi yang diberikan oleh informan.
Selain itu pengecekan juga dilakukan dari hasil wawancara dengan para pengamat, semua jenis pengecekan silang ini dilakukan kepada data atau informasi yang didapat dari setiap informan.
Dalam buku metode penelitian kualitatif, Dr. Lexy J. Moloeng, M.A, dijelaskan bahwa hasil triangulasi data sebagai teknik pemeriksaaan
49
keabsahan penelitian kemudian diterapkan dalam empat kriteria keabsahan, yaitu derajat kepercayaan (credibillity), keteralihan (transferabillity), ketergantungan (dependabillity), dan kepastian (confirmabillity). Dari keempat kriteria diatas, kriteria yang mungkin dicapai dalam penelitian ini adalah credibillity, transferabillity dan dependabillity.
Dalam penelitian kualitatif, derajat kepercayaan (credibillity) diperhitungkan dari kedalaman dan kekayaan data yang berhasil dihimpun dari subjek penelitian. Kemudian keteralihan (tranferabillity) dalam penelitian kualitatif bahwa peniltian mengandung kemungkinan untuk diterapkan dalam kasus lain; yaitu derajat generalisasi penelitian dari penelitian kualitatif. Untuk mengatasi kriteria ini, peneliti memberikan gambaran dari konteks penelitian tentang makna apa saja yang yang terdapat dalam logo PT. Asia Communication.
Selanjutnya ketergatntungan (dependabillity) menekankan pada konsep penelitian yaitu dilakukan penelitian dan latar belakang sosial yang sedang terjadi, dalam penelitian kualitatif, reabillity (depndabillity dalam kualitatif) berarti sebuah penelitian akan tetap membeuahkan hasil yang sama setelah dilakukan berulang kali dalan rentan waktu tertentu.
Akan tetapi penelitian kualitatif yang dilangsungkan dalam konteks akan menjadi nilai keandalan penelitian.
Teknik triangulasi sendiri terbagi dari tiga jenis menurut buku metode Penelitian Kualitatif, Kualitatif dan R&D, Sugiyono yaitu:
50
1. Triangulasi Sumber : untuk menguji kredebilitas data dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber.
2. Triangulasi Teknik : menguji kredebilitas data dengan cara mengecek data dengan sumber yang sama dengan teknik yang berbeda.misalnya data yang diperoleh dengan wawancara, lalu dicek dengan observasi, dokumentasi dan kuisioner.
3. Triangulasi Waktu : waktu juga sering mempengaruhi kredibilitas data, data yang dikumpulkan dengan teknik wawancara di pagi hari pada saat narasumber masih segar, belum banyak masalah, akan memberikan data yang lebih valid sehingga lebih kredibel.35
Dalam penelitian ini,untuk triangulasi sumber, dilakukan dengan mengecek melalui sumber-sumber yang memang sesuai dengan penelitian ini. Dalam hal ini sumber-sumber yaitu pimpinan PT.Asia Communication dan tim kreatifnya. Untuk triangulasi teknik, penelitian ini selain dilakukan dengan cara wawancara, pengecekan dilakukan juga dengan dokumentasi. Dan untuk triangulasi waktu, penelitian ini dilakukan saat ini yang pastinya
35Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung, PT. Bumi Aksara, 2010hal.274
51
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Objek dan Subjek Penelitian 1. Sejarah Asia Communication
PT. ASIA communication adalah perusahaan lokal yang bergerak dibidang jasa periklanan (advertising) sejak tahun 1998, perusahaan ini telah berdiri selama enam belas tahun di Indonesia dan telah menjadi bagian dari perkembangan industri kreatif di Asia maupun di Indonesia, tidak banyak perusahaan lokal yang bergerak di bidang agensi periklanan di Indonesia mampu bertahan dengan jangka waktu yang cukup panjang. Dikarenakan ketatnya daya saing antara perusahaan periklanan lokal dengan perusahaan multinasional.
Awal berdirinya agensi periklanan ini menggunakan nama KorekApi Communication, karena dorongan kreativitas dan visi untuk terus maju maka membuat agensi periklanan yang sudah berdiri selama enam belas tahun inipun melakukan transformasi menjadi Asia Communication. bukan hanya nama bahkan Asia Communication merubah logo mereka yang bermula hanya bergambarkan logo batang korek api menjadi sebuah garis yang membentuk segitiga dengan bertuliskan nama perusahaan dibawahnya, perubahan inipun dilakukan agar transformasi yang yang
52
diinginkan dapat menghasilkan sebuah harapan baru dan kreatifitas yang terus berkembang. Dalam perjalanan selama enam belas tahun agensi ASIA Communication telah menghasilkan banyak kreatifitas dalam bidang periklanan maupun event organizer, adapun beberapa karya dan kreatifitas yang telah dibuat oleh Asia Communication selama tahun 2014 yaitu :
1. Iklan komersial Bank Jawa Barat (BJB).
2. Iklan komersial Biolisyn.
3. Iklan layanan masyarakat PT. JasaMarga.
4. Event Indonesia Bussines Award, yang diprakasai oleh salah satu pengusaha ternama Indonesia Abu Rizal Bakrie.
2. Visi dan Misi Perusahaan
Dalam mencapai sebuah tujuan yang diharapkan, tentu ASIA communication mempunyai visi dan misi sebagai pacuan untuk menentukan langkah yang akan dijalani, berikut visi dan misi ASIA communication :
Visi
a. Menjadi agensi yang terus berkembang dalam memperhatikan keinginan klien dan memberi nilai positif bagi klien maupun khalayak sasaran.
b. Menjadi agensi iklan lokal yang kredibel, profesional dalam mengembangkan usaha klien.
53
Misi
a. Memberi layanan yang tepat waktu dan tepat mutu dengan konsistensi yang diberikan kepada klien.
b. Memahami low cost high impact yang masih menjadi nilai kompetitif agensi tanpa mengurangi kreatifitas.
a. Deskripsi Logo Asia Communication
Dewasa ini perusahaan-perusahaan melakukan transformasi untuk menuju perbaikan dan pencitraan. Salah satu pencitraan tersebut melalui penciptaan sebuah logo baru. Saat ini logo mempunyai tempat tersendiri sebagai representasi nilai, sistem dan perusahaan mampu dicitrakan melalui logo. Logo baru pada Asia Communication yang sekarang ini berupa tiga garis yang sedikit melengkung dan membuat bentuk segitiga, dengan penggunaan warna merah, biru dan hijau, serta terdapat tulisan
“Asia Communication” dibawah bentuk segitiga dengan penggunaan warna abu-abu yang diberi goresan shading pada warna tersebut. Hal ini dilakukan karena adanya perubahan nama perusahaan yang ingin terus lebih berkembang dalam menjadi bagian kreatifitas di Indonesia.
54
Gambar 4.1 Logo Asia Communication
b. Identifikasi dan Klasifikasi Tanda
Identifikasi dan klasifikasi tanda pada penelitian ini dilakukan dengan cara menghadapi jenis-jenis tanda bedasarkan hubungan objek dengan tanda yang dikemukakan oleh Pierce. Pada logo ASIA communication ini, dapat diidentifikasi dan dilakukan klasifikasi beberapa jenis tanda dalam struktur teks sebagai unit analisis yang diteliti. Ini dapat dilihat dari tabel berikut.
55
Tabel 4.1 Klasifikasi Tanda
Jenis Tanda Unit Analisis
Ikon
Simbol - Bentuk Segitiga
- Nama perusahaan - Warna pada logo
Indeks
- Bentuk Segitiga - Nama perusahaan - Warna pada logo
Dari tabel diatas, selajutnya akan dibuat pembagian tanda berdasarkan simbol dan indeks dengan menggunakan hubungan segitiga yaitu representamen yang disebut juga tanda (sign) berhubungan dengan objek yang dirujuk, sehingga hubungan tersebut menghasilkan interpretant yang ditimbulkan dari proses penandaan atau bisa juga interpretant merupakan tanda yang diserap oleh benak, sebagai hasil penghadapan peneliti dengan tanda itu sendiri.
56
3. Makna tanda tipe ikon
Berdasarkan idenifikasi tabel tanda di atas ditemukan tanda tipe ikon pada logo tersebut. Tanda dan maknanya akan dibahas pada tabel berikut. Tabel ini diadaptasi dari segitiga Pierce.
Tabel 4.2 tipe ikon segitiga
No Ikon
1
a. Tanda ikon gambar segitiga
Berdasarkan ikon atau sesuatu yang menandai objek perusahaan adalah gambar segitiga. Ikon yang terdapat pada logo ASIA communicaion yaitu berupa bentuk segitiga.
4. Makna tanda tipe indeks
Berdasarkan identifikasi table 4.1, ditemukan beberpa tanda tipe indeks atau tanda yang berhubungan dengan berdasarkan eksistansial pada logo ASIA communication, Dalam analisis semiotika Pierce, tanda indeks dalam logo baru ASIA communication yaitu berupa segtiga, nama perusahaan, dan warna yang terdapat di dalamnya.
57
a. Tanda indeks segitiga
Tabel 4.3 segitiga
Gambar segitiga memiliki arti pengenalan diri dan menggambarkan perusahaan yang kokoh, menunjukan kekokohan perusahaan yang mampu bersaing selama empat belas tahun. (hasil wawancara)
b. Tanda indeks nama perusahaan
Tabel 4.4 nama perusahaan
Nama dari perusahaan yang dibuat guna mengenalkan nama perusahaan kepada stakeholder khususnya dan masyarakat pada umumnya. (hasil wawancara)
No. Indeks
1
Segitiga
No. Indeks
2 Nama perusahaan
58
c. Tanda indeks sisi dominan
Tabel 4.5 sisi dominan segitiga
Dalam logo agensi ASIA Communication, bentuk yang paling dominan adalah pada salah satu sisi segitiga yang ditarik lebih panjang, hal ini dibuat untuk menggambarkan keinginan perusahaan untuk selalu lebih berkembang serta memperluas cakupan bisnis secara global, sisi lain melindungi kepentingan perusahaan dan kepentingan klien. (hasil wawancara)
d. Tanda indeks warna merah
Tabel 4.5 indeks warna merah
No Indeks
4 Warna merah
No. Indeks
3 Sisi dominan
59
Warna merah pada logo melambangkan elemen api, karena dalam ilmu feng shui elemen api menggambarkan tentang sesuatu yang membara, hal ini dikaitkan dengan semangat perusahaan. (hasil wawancara)
e. Tanda indeks warna biru
Tabel 4.6 indeks warna biru
No Indeks
5 Warna biru
Warna biru pada logo mempunyai arti elemen air, karena dalam ilmu feng shui air menggambarkan sesuatu yang mengalir, hal ini dikaitkan dengan produktifitas dan jangkauan yang ditargetkan oleh perusahaan untuk bisa mencakup bisnis secara global. (hasil wawancara)
f. Tanda indeks warna hijau
Tabel 4.7 indeks warna hijau
No Indeks
8 Warna hijau
60
Warna hijau pada logo menunjukan elemen kayu, dalam ilmu feng shui kayu menggambarkan tentang moral dan rasa percaya diri yang tinggi, hal ini dikaitkan dengan kinerja para pegawai perusahaan dalam menjalankan bisnis. (hasil wawancara)
g. Tanda indeks warna silver
Tabel 4.10I indeks warna silver
No Indeks
9 Warna silver
Warna silver yang terdapat pada tulisan ASIA melambangkan unsur logam, karena dalam ilmu feng shui logam mempunyai arti sesuatu yang cerah dan bersinar, hal ini dikaitkan dengan tujuan perusahaan untuk selalu mampu bersinar dalam persaingan bisnis terutama pada bidang agensi periklanan. (hasil wawancara)
h. Tanda indeks warna merah kecoklatan
Tabel 4.11 indeks warna merah kecoklatan
No Indeks
10 Warna merah bata
61
Warna merah bata pada tulisan communication melambangkan unsur tanah, karena unsur tanah dalam ilmu feng shui mempunyai arti daya tahan, hal ini dikaitkan dengan konsistensi perusahaan yang sudah bertahan enam belas tahun. (hasil wawancara)
5. Makna tanda tipe simbol
Berdasarkan idenifikasi tabel tanda di atas ditemukan tanda tipe simbol pada logo tersebut. Tanda dan maknanya akan dibahas pada tabel berikut. Tabel ini diadaptasi dari segitiga Pierce.
Tabel 4.12 Intrepetasi tipe simbol segitiga
No Objek Simbol
1 Segitiga tidak teratur Melambangkan pengenalan diri perusahaan sesuai arti dari segitiga
a. Tanda simbol gambar segitiga
Bentuk segitiga adalah bentuk yang mewakili sifat stabil, diam, kokoh, teguh, rasional, api, kekuatan, gunung, harapan, terarah, progres, bernilai, suci, sukses, sejahtera, keamanan. Segitiga juga digunakan untuk menegaskan konsep tri-unggal, seperti kelahiran, kehidupan dan
62
kematian, filsuf yunani, pitagoras abad ke 6 sebelum masehi menggunakan segitiga ini sebagai simbol kearifan. Menurut Cooper, segitiga adalah sorga, bumi dan manusia atau ayah, ibu dan anak, masih banyak lagi kepercayaan-kepercayaan dimuka bumi ini yang menggunakan bentuk segitiga sebagai simbol yang memiliki arti religius.36
Gambar segitiga yang terdapat pada logo Asia communication diintrepetasikan penulis sebagai sesuatu yang melambangkan tentang pengenalan diri terhadap stakeholder maupun khalayak akan logo baru yang dimiliki. Gambar segitiga ini tidak seperti segitiga pada umumnya yang mempunyai tiga sisi sama panjang atau bersisikan garis horizontal dan vertikal, pada logo ini segitiga yang dibuat sebagai ikon Asia communication memiliki sisi bawah yang lebih panjang dibanding dengan dua sisi samping, disertai garis lengkung pada setiap sisinya.
b. Tanda simbol warna merah
Tabel 4.13 simbol warna merah
No Simbol
4 Warna merah
Warna merah menurut Anne Dameria, merah adalah warna yang bersifat menaklukkan, ekspansif (meluas), dominan (berkuasa), aktif
36 Cooper,JC,An Illustrated Encyclopaedia of Traditional Symbols,Thames & Hudson LTD, London,1998,Hal.179
63
dan vital (hidup), sifat yang tak terhingga dan transenden, disamping itu memiliki sifat tantangan.37
Sedangkan menurut J. Linschoten & Drs. Mansyur, merah mempunyai arti panas dan penuh energi. Merah positif memiliki arti hidup, cerah, pemimpin, gairah, dan kuat. Merah negatif memiliki arti panas, bahaya, emosi yang meledak, agresif dan brutal.38
Dari deskripsi warna merah diatas, penulis mengambil asumsi bahwa warna merah yang tertera pada logo baru ASIA communication melambangkan tentang energi yang kuat dalam mengembangkan kinerja perusahaan untuk menjadi lebih baik dan mempunyai jiwa kompetitif dalam persaingan.
c. Tanda simbol warna hijau
Tabel 4.14 simbol warna hijau
No Simbol
5 Warna hijau
37http://www.logoresource.com/artikel/warna_logo.php. Diakses pada 18 Agustus 2014
38 Anne Dameria, Color Basic Panduan Warna Dasar Untuk Desainer & Industri Grafika. Link&Match Graphic, Jakarta, 2007
64
Warna hijau menurut Anne Dameria, mempunyai arti alami dan sehat. hijau positif memiliki arti sensitive, stabil, formal, toleran, humoris, dan keberuntungan. Sedangkan hijau negatif melambangkan pahit.39
Warna hijau menurut J. Linschoten & Drs. Mansyur juga mempunyai sifat keseimbangan dan selaras, membangkitkan ketenangan dan tempat mengumpulkan daya-daya baru, identik dengan pertumbuhan dalam lingkungan, pasukan perdamaian, kepuasan.40
Pada logo baru ASIA communication, penulis mengintrepetasikan warna hijau pada segitiga dalam logo memberi arti kealamian atau kesehatan, warna ini jelas diciptakan karena perusahaan yang sangat memperhatikan kesehatan karyawannya sebagai syarat untuk dapat berkerja secara maksimal dan memenuhi kebutuhan klien.
d. Tanda simbol warna biru
Tabel 4.15 simbol warna biru
No Simbol
6 Warna biru
39Anne Dameria, Color Basic Panduan Warna Dasar Untuk Desainer & Industri Grafika. Link&Match Graphic, Jakarta, 2007
40 J. Linschoten & Drs. Mansyur, Pengantar Ilmu Jiwa Fenomelogi, Jemmars, 1983, Bandung, http://www.logoresource.com/artikel/warna_logo.php. Pada 18 Agustus 2014
65
Warna biru menurut Anne Dameria, mempunyai arti yang tenang dan menyejukkan. biru positif memiliki arti kebenaran, kontemplatif, damai, intelgensi tinggi dan mediatif. Biru negatif melambangkan emosional, egosentris dan racun.41
Warna biru menurut J. Linschoten & Drs. Mansyur juga mempunyai arti sebagai warna yang menimbulkan kesan dalamnya sesuatu (dediepte), sifat yang tak terhingga dan transenden. Disamping itu biru juga memiliki sifat tantangan. 42
Pada logo ASIA communication, warna biru diintrepetasikan penulis sebagai warna yang melambangkan intelegensi yang tinggi dalam memberikan kepuasan berupa kinerja kerja yang profesional, warna ini menunjukan konsistensi dalam perusahaan dalam menjaga citra dan kepercayaan terhadap klien.
e. Tanda simbol warna silver
Tabel 4.16 simbol warna silver
No Simbol
7 Warna silver
41 Anne Dameria, Color Basic Panduan Warna Dasar Untuk Desainer & Industri Grafika. Link&Match Graphic, Jakarta, 2007
42 J. Linschoten & Drs. Mansyur, Pengantar Ilmu Jiwa Fenomelogi, Jemmars, 1983, Bandung, http://www.logoresource.com/artikel/warna_logo.php. Pada 18 Agustus 2014
66
Warna silver menurut Anne Dameria, merupakan warna yang paling netral dengan tidak adanya sifat atau kehidupan spesifik. Namun warna silver identik dengan warna perak yang melambangkan energi yang cerah atau berkilau.43
Warna silver yang ditampilkan dalam huruf ASIA di dalam logo, memberikan arti energi, warna silver yang dituangkan dalam huruf Asia ini membuktikan energi positif perusahaan dalam melayani klien secara totalitas dan energi yang mempunyai harapan untuk menjadi yang terbaik dalam skala Asia.
f. Tanda simbol warna merah bata
Tabel 4.17 simbol warna merah bata
No Simbol
7 Warna merah bata
43 Anne Dameria, Color Basic Panduan Warna Dasar Untuk Desainer & Industri Grafika. Link&Match Graphic, Jakarta, 2007
67
Warna merah kecoklatan yang mempunyai warna paduan coklat ini menurut Anne Dameria, memiliki arti alami, cokelat juga dihubungkan dengan kesederhanaan dan abadi.44
Warna coklat menurut J. Linschoten & Drs. Mansyur adalah warna yang mengesankan hangat, identik dengan musim gugur, bumi.
Sedangkan warna merah kecoklatan pada huruf communication dalam logo diintrepetasikan penulis sebagai sesuatu yang menggambarkan daya tahan, warna ini diambil sebagai gambaran perusahaan yang mampu bersaing ditengah ketatnya persaingan agensi periklanan di Indonesia.45
B. Pembahasan
Logo merupakan suatu simbol yang dibuat dengan suatu proses karya seni rupa yang bersifat dua dimensi maupun tiga dimensi yang mewakili arti dari perusahaan yang disebut juga sebagai Corporate Identity. Logo diibaratkan bagian tubuh yang mampu mengutarakan isi hati dari produk atau perusahaan maka dalam aspek pemasaran logo dapat berfungsi sebagai identitas dari perusahaan yang dapat membedakan sebuah produk dengan produk lainnya.
Logo dari ASIA Communication merupakan hasil seni rupa yang dimaksudkan untuk mewakili landasan perusahaan maupun visi dan misi perusahaan yang terdapat dibalik elemen desain yang berada
44 Ibid
45J. Linschoten & Drs. Mansyur, Pengantar Ilmu Jiwa Fenomelogi, Jemmars, 1983, Bandung, http://www.logoresource.com/artikel/warna_logo.php. Pada 18 Agustus 2014
68
didalam logo tersebut. Didalam dunia periklanan logo dubuat secara menarik dan dapat mempresentasikan pesan yang ingin disampaikan dari perusahaan kepada audience. Logo ASIA communication menggunakan bentuk segitiga dimana sisi bawah segitiga ditarik lebih panjang dibanding dengan sisi kanan dan sisi kiri dan bertuliskan nama perusahaan dibawah bentuk segitiga tersebut. Makna segitiga yang merupakan ikon dan simbol dalam analisis semiotika Pierce.
Bentuk segitiga adalah bentuk yang mewakili sifat stabil, diam, kokoh, teguh, rasional, api, kekuatan, gunung, harapan, terarah, progres, bernilai, suci, sukses, sejahtera, keamanan. Segitiga juga digunakan untuk menegaskan konsep seperti kelahiran, kehidupan dan kematian, filsuf yunani, pitagoras abad ke 6 sebelum masehi menggunakan segitiga ini sebagai simbol kearifan. Menurut Cooper, segitiga adalah sorga, bumi dan manusia atau ayah, ibu dan anak, masih banyak lagi kepercayaan-kepercayaan dimuka bumi ini yang menggunakan bentuk segitiga sebagai simbol yang memiliki arti religius.46
Segitiga dalam logo ASIA communication diintrepetasikan sebagai simbol untuk sesuatu yang mencolok atau tinggi seperti bentuk gunung yang tinggi, kokoh dan mencolok.
Sisi yang ditarik lebih panjang diantara tiga sisi segitiga pada logo, diintrepetasikan penulis sebagai sesuatu yang lebih dominan
46 Cooper,JC,An Illustrated Encyclopaedia of Traditional Symbols,Thames & Hudson LTD, London,1998,Hal.179
69
atau lebih berkembang, seperti keinginan perusahaan yang ingin terus lebih maju atau berkembang dari sebelumnya dengan menggunakan inovasi untuk menyegarkan kembali perusahaan salah satunya yaitu dengan perubahan logo.
Dalam analisis semiotika Pierce, terdapat tanda index dalam logo baru ASIA communication berupa warna-warna.Pembagian warna disetiap negara mempunyai arti yang berbeda-beda, bahkan dalam satu negara mempunyai arti yang beda disetiap budaya yang ada dinegara tersebut. Contohnya di Indonesia, bagi bangsa indonesia warna bendera merah berati berani dan putih berati suci.
Pemilihan warna juga dihubungkan dengan perlambangan dan makna, karena mempunyai hubungan terhadap pengalaman-pengalaman yang berpengaruh terhadap emosi seseorang.
Penggunaan warna dan kombinasinya tidak dilepaskan dari arti perkembangannya agar sesuai dengan pesan dan kesan yang akan disampaikan.
Menurut J. Linschoten dan Drs. Mansyur tentang warna sebagai berikut : ”warna-warna itu bukan hanya gejala yang dapat diamati saja, warna itu mempengaruhi kelakuan, memegang peranan penting dalam penilaian estetis dan turut menentukan suka tidaknya kita akan bermacam-macam benda.47
47 J. Linschoten & Drs. Mansyur, Pengantar Ilmu Jiwa Fenomelogi, Jemmars, 1983, Bandung,http://www.logoresource.com/artikel/warna_logo.php. Pada 18 Agustus 2014
70
Dari pemahaman diatas dapat dijelaskan bahwa warna, selain hanya dapat dilihat dengan mata ternyata mampu mempengaruhi perilaku seseorang, mempengaruhi penilaian estetis dan turut menentukan suka tidaknya seseorang pada suatu benda. Berikut potensi karakter warna yang mampu memberikan kesan pada seseorang :
1. Silver, merupakan warna yang paling netral dengan tidak adanya sifat atau kehidupan spesifik.
2. Merah, bersifat menaklukkan, ekspansif (meluas), dominan (berkuasa), aktif dan vital (hidup), panasBiru, sebagai warna yang menimbulkan kesan dalamnya sesuatu (dediepte), sifat yang tak terhingga dan transenden, disamping itu memiliki sifat tantangan.
3. Hijau, mempunyai sifat keseimbangan dan selaras, membangkitkan ketenangan dan tempat mengumpulkan daya-daya baru, identik dengan pertumbuhan dalam lingkungan, pasukan perdamaian,kepuasan.
4. Coklat, warna yang mengesankan hangat, identik dengan musim gugur, bumi.
5. Biru, sebagai warna yang menimbulkan kesan dalamnya sesuatu (dediepte), sifat yang tak terhingga dan transenden.
Disamping itu biru juga memiliki sifat tantangan.
71
Penggunaan warna juga bisa dikaitkan untuk terapi, hal ini sudah mulai dilakukan sejak jaman mesir kuno, mereka memilih warna yang berbeda untuk efek yang diinginkan. Berikut signifikasi warna yang dipakai untuk terapi pada jaman mesir kuno yang terkandung dalam tanda indeks logo baru ASIA communication :
1. Merah, dikenal mampu merangsang otak dan meningkatkan kepercayaan diri seseorang.
2. Hijau, dikenal memiliki efek yang menenangkan, dan membantu membawa perasaan rileks serta perasaaan harmoni.
2. Hijau, dikenal memiliki efek yang menenangkan, dan membantu membawa perasaan rileks serta perasaaan harmoni.