• Tidak ada hasil yang ditemukan

No Komponen gerak dasar Gerak dribel Nilai

E. Tempat dan Waktu Pelaksanaan 1. Tempat Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 3 Kaorgading Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus

2. Waktu Pelaksanaan

Penelitian ini dilaksanakan sejak tanggal...sampai dengan ...2012

F. Pelaksanaan Penilaian Tindakan Kelas 1. Model sistem

a) Peneltian putaran pertama

1. Guru menjelaskan dan memperlihatkan potongan gambar-gambar tentang bagaimana gerakan dribel atau menggiring bola

2. Kemudian siswa diberikan tugas untuk melakukan gerakan menggiring setelah melihat apa yang dijelaskan dan dicontohkan dalam gambar tadi.

22

1. Setelah melakukan penelitian putaran pertama lalu guru memperlihatkan video gerakan dribel atau menggiring bola melewati rintangan

2. Kemudian siswa diberikan tugas untuk melakukan gerakan seperti yang telah dijelaskan dan dicontohkan dalam video tadi serta mengevaluasinya.

2. Implementasi di Kelas

Pelaksanaan tes awal (pre test), tes siklus pertama, tes siklus kedua, tes siklus ketiga, dilakukan oleh peneliti.Tindakan ini dilakukan sebanyak 2 kali pertemuan.

a. Siklus Pertama 1. Rencana :

a. Menyiapkan sarana dan prasarana untuk proses pembelajaran b. Menyiapkan siswa untuk mengikuti pembelajaran pada siklus

pertama dengan diawali apersensi, pemanasan, peregangan. 2. Tindakan:

a. Guru menjelaskan tentang tata cara melakukan gerakan dribelnya dan memberikan contoh gerakan secara langsung b. Guru memberikan contoh beberapa gambar atau foto tentang

pembelajaran gerak dasar mendribel bola

c. Setelah melihat gambar tadi Siswa diberikan tugas untuk melakukan gerakan mendribel bola.

23

Setelah diberikan tindakan maka peneliti melakukan pengamatan dan evaluasi serta penilaian dengan menggunakan instrument penelitian yang telah disusun.

4. Refleksi

Refleksi dilakukan setelah pelaksanaan dan observasi

b. Siklus kedua 1. Rencana :

a. Menyiapkan alat-alat yang berkaitan dengan proses pembelajaran dan instrumen yang diperlukan dalam mengevaluasi tindakan.

b. Menyiapkan siswa untuk mengikuti pembelajaran pada siklus kedua dengan diawali apersensi, pemanasan dan peregangan 2. Tindakan:

a. Guru kembali menjelaskan tentang tata cara melakukan gerakan dribelnya dan memberikan contoh gerakan secara langsung.

b. Guru memberikan contoh sebuah video pembelajaran gerak dasar mendribel bola dan video tentang pembelajaran dribel dan video gerak dasar dribel melewati rintangan.

c. Setelah melihat video Siswa diberikan tugas mendribel bola melewati rintangan dan melakukan secara bergantian. 3. Observasi

Setelah dilakukan tindakan, pengamatan, koreksi, penilaian dan evaluasi hasil belajar pada siklus kedua.

24

Hasil observasi dapat disimpulkan setelah pelaksanaan dan observasi.

G. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes. Teknik ini akan peneliti uraikan sebagai berikut:

Teknik tes adalah serentetan pertanyaan atau latihan yang digunakan untuk mengukur keterampilan, pengetahuan, intelegensi, atau bakat yang dimiliki individuatau kelompok ( Arikunto,2006:223)

Bentuk tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dribel bola secara zig-zag yang ditunjukkan kepada sampel kelas 5 siswa SD Negeri 3

Kaorgading Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus

Instrumen Penilaian

No

Komponen gerak dasarGerak dribel Nilai

1 2 3

1 Persiapan

 Sikap tubuh tegak dengan pandangan ke depan  Meletakkan salah satu kaki di depan,kanan

atau kiri

 Posisi tangan mengayun menyesuaikan gerakan kaki

2 Pelaksanaan

25

kanan dan kaki bagian kiri saat belok ke kiri jika dribel menggunakan kaki kanan

 Memiringkan badan saat berbelok guna menghindar dari rintangan

 Memfokuskan perhatian pada bola dan rintangan

3 Gerakan lanjutan

 Tetap menjaga penguasaan bola Jumlah skor

Diadopsi dari H. Harsono, (2005:13) Keterangan :

1. Untuk melihat kualitas hasil tindakan disetiap siklus menggunakan rumus yang dikemukakan (Subagio dalam Fajar, 2005:36)

Keterangan :

P = Presentasi keberhasilan

F = Jumlah siswa yang melakukan gerak dengan benar N = Jumlah sampel

2. Untuk keefektifan hasil tindakan pada penelitian ini digunakan perhitungan yang dipergunakan yang dikemukakan oleh Goodwin dan Coates dalam Fajar, (2005:37) dengan rumus sebagai berikut :

E = Xn Xi x 100% Xi

Keterangan :

E : Efektifitas hasil belajar P = X100 %

26

Xn : Rerata nilai hasil siklus ketiga Xi : Rerata tes awal / tes sebelumnya

3. Menyimpulkan hasil penelitian, bila perhitungan meningkat 50% keatas maka tindakan yang dilakukan dinyatakan efektif.

H. Uji Hipotesis

Di dalam penelitian ini tingkatan selanjutnya adalah uji hipotesis dimana jawaban sementara dilakukan pengujian dalam bentuk praktik di lapangan dan apabila penelitian ini dilakukan tingkat keberhasilan siswa sudah melebihi 50 % maka penelitian ini dihentikan, karena penelitian ini sudah dianggap tuntas.

I. Penentuan Kriteria Ketuntasan Minimal

Penilaian adalah istilah umum yang mencakup semua metode yang bisa digunakan untuk menilai unjuk kerja individu atau kelompok peserta didik. Proses penilaian mencakup pengumpulan bukti yang menunjukan pencapaian belajar peserta didik. Penilaian merupakan suatu pernyataan berdasarkan sejumlah fakta untuk menjelaskan karakteristik seseorang atau sesuatu

( Griffin & Nix, 1991 ).

Hal yang harus diperhatikan dalam menentukan kriteria ketuntasan minimal adalah :

a. Tingkat kompleksitas

Kesulitan atau kerumitan indikator, kompetensi dasar, dan standar kompetensi yang harus di capai peserta didik.

27

1. Sarana dan prasarana pendidikan yang sesuai dengan tuntutan kompetensi yang harus dicapai peserta didik.

2. Ketersediaan tenaga, manajemen sekolah, dan kepedulian stakeholder sekolah.

c. Tingkat Kemampuan (Intake) Rata-Rata Peserta Didik

Penetapan Intake di kelas dapat didasarkan pada hasil seleksi pada saat penerimaan peserta didik baru.

J. Proses Pembelajaran Gerak Dasar Dribel

Proses pembelajaran ketrampilan gerak dasar passing bawah melalui siklus sebagai berikut :

Tes Awal :

Siswa melakukan ketrampilan gerak dasar dribel dengan melakukan gerakan menggiring bola.

Siklus Pertama Rencana :

- Menyiapkan RPP pembelajaran yang berisi kegiatan-kegiatan yang dilakukan meliputi kegiatan pendahuluan, inti dan penutup yang dilaksanakan untuk 2 kali pertemuan.

- Menyiapkan instrumen penilaian berupa indikator-indikator gerak dasar dribel atau menggiring bola yang meliputi tahap persiapan, tahap gerakan dan akhir gerakan.

- Menyiapkan siswa untuk mengikuti pembelajaran penjaskes bermain sepak bola. 15 orang, 9 putra dan 6 putri.

28

- Memberikan materi teori dan tujuan pembelajaran agar siswa memiliki motivasi untuk mengikuti pembelajaran.

- Melakukan pemanasan

- Menyiapkan perangkat kamera

- Menyiapkan bola untuk pembelajaran

Tindakan

- Siswa di bariskan menjadi 2 berbanjar kebelakang menyesuaikan. Masing-masing anak dibarisan depan menghadapi bola yang akan didribel.

- Pada saat akan menggiring bola,siswa melakukan secara bergantian. Menggiring bola ke arah depan dengan melewati rintangan kayu yang berjajar.

- Memberi kesempatan kepada siswa untuk mempraktekan dan memperbaiki gerakan-gerakan yang masih salah.

Observasi

- Setelah tindakan dilakukan, diamati, dikoreksi, diberikan waktu

pengulangan, dievaluasi dari hasil tindakan pada siklus pertama dengan menggunakan kamera dan mendapatkan kesimpulan.

- Pada saat persiapan awalan anak yang melakukan gerak dasar dribel atau menggiring bola anak-anak masih menggunakan ujung kaki untuk menggiring bola yang menyebabkan hasil yang kurang bagus.

- Jumlah testor ada 3 orang,untuk menjaga objektivitas dalam penilaian. Refleksi

29

- Pada saat persiapan awalan anak yang melakukan gerak dasar dribel atau menggiring bola gerakan mendorong bola anak-anak masih menggunakan ujung kaki sehingga gerakannya tidak sempurna, sehingga pada siklus ke 2 gerakan-gerakan yang masih salah di betulkan untuk mendapat hasil yang lebih baik.

- Didiskusikan rencana tindakan pada siklus kedua

Siklus Kedua Rencana :

Menyiapakan rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pembelajaran yang berisi kegiatan-kegiatan yang dilakukan meliputi kegiatan pendahuluan, inti, dan

penutup yang dilaksanakan untuk 2 kali pertemuan.

- Menyiapkan instrumen penilaian berupa indikator-indikator gerak dasar dribel yang meliputi tahap persiapan, tahap gerakan dan akhir gerakan.

- Menyiapkan instrumen penilaian berupa indikator-inkator gerak dasar dribel yang meliputi tahap persiapan, tahap gerakan dan akhir gerakan.

- Menyiapkan siswa untuk mengikuti pembelajaran Penjaskes bermain sepak bola.

- Membariskan siswa menjadi 3 bersab. Memberikan materi teori dan tujuan pembelajaran agar siswa memiliki motivasi untuk mengikuti pembelajaran

- Melakukan pemanasan

- Menyiapkan kamera

- Menyiapkan bola untuk pembelajaran Tindakan

30

- Siswa melakukan gerakan mendribel bola lurus ke depan dan kembali ke belakang secara bergantian. Lalu kembali melakukan gerakan menggiring kembali tetapi menggunakan rintangan batu bata yang telah disusun berjajar. Siswa melakukan secara bergantian

- Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempraktekan dan memperbaiki gerakan-gerakan yang masih salah.

Observasi

- Setelah tindakan dilakukan, diamati, dikoreksi, diberikan waktu

pengulangan, dievaluasi dari hasil tindakan pada siklus pertama dengan menggunakan kamera dan mendapatkan kesimpulan.

- Pada saat observasi gerakan saat mendribel sudah benar dan gerakan saat berbelok sudah mengalami peningkatan ke arah yang lebih baik.

- Jumlah testor ada 3 orang,untuk menjaga objektivitas dalam penilaian. Tes Akhir

Siswa melakukan ketrampilan gerak dasar dribel atau menggiring bola melewati rintangan yang berjajar

32

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

Dokumen terkait