• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

A. Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di kelas IV SD Negeri 02 Borongan Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten tahun ajaran 2011/ 2012.

Peneliti memilih tempat ini dikarenakan beberapa alasan diantaranya menghemat waktu, biaya, dan keberadaan sampel yang memudahkan peneliti memperoleh data- data yang dibutuhkan, serta lokasinya mudah dijangkau oleh peneliti.

2. Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan, dimulai dari bulan Januari 2012 Juni 2012 s.d Mei 2012 yang terdiri dari beberapa tahap, dari tahap penyusunan proposal sampai ujian skripsi.

Rincian waktu dan kegiatan dapat digambarkan pada tabel di bawah ini : Tabel 3.1 : Rencana Pelaksanaan Penelitian

No

commit to user

B. Subjek Penelitian

Subjek penelitian adalah siswa dan guru kelas IV SD Negeri 02 Borongan Klaten tahun ajaran 2011/2012 yang berjumlah 16 siswa, terdiri dari 6 siswa laki

laki dan 10 siswa perempuan.

C. Sumber Data

Sumber data merupakan kegiatan yang sangat penting bagi peneliti karena ketepatan memilih dan menetukkan jenis sumber data akan menentukan ketepatan dan kekayaan data atau informasi yang diperoleh (St. Y. Slamet dan Suwarto, 2007: 37). Data atau informasi yang paling penting untuk dikumpulkan dan dikaji dalam penelitian ini diperoleh dari data kualitatif. Data penelitian ini dikumpulkan dari berbagai macam sumber. Adapun sumber data yang dimanfaatkan dalam penelitian ini antara lain:

1. Sumber data primer

Sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data.

Adapun data yang tergolong sebagai sumber data primer ini adalah siswa dan guru SD Negeri 02 Borongan Klaten.

2. Sumber data sekunder

Arsip atau dokumen yang berkaitan dengan pembelajaran bahasa Indonesia pada pokok bahasan menulis deskripsi yaitu silabus, RPP, daftar nilai siswa.

D. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data tyang digunakan dalam penelitian ini adalah:

1. Dokumentasi

Dokumen menurut Sugiyono adalah catatan peristiwa yang sudah berlalu.

Dokumen biasanya berbentuk tulisan, gambar, atau karya yang monumental dari seseorang (2009: 329). Dalam penelitian ini peneliti menggunkan dokumentasi yang berbentuk gambar yang diambil pada saat proses pembelajaran berlangsung yaitu menggunakan foto dan video.

commit to user

2. Observasi

Menurut H.B. Sutopo teknik observasi digunakan untuk menggali data dari sumber yang berupa peristiwa, aktivitas, perilaku, tempat atau lokasi, dan benda, serta rekaman gambar (2002: 64). Observasi dapat dilakukan secra langsung maupun tidak langsung. Pada observasi langsung dapat dilakukan dengan mengambil peran atau tak berperan. Dalam penelitian ini, observasi yang dilakukan adalah observasi langsung yaitu observasi yang dilakukan secara langsumg terhadap objek yang diteliti. Observasi dilakukan pada siswa kelas IV SD Negeri 02 Borongan Polanharjo Klate untuk mengetahui keterampilan menulis deskripsi siswa dan proses pembelajaran menulis deskripsi siswa dengan menggunakan media poster.

3. Wawancara

Menurut St. Y. Slamet dan Suwarto wawancara bertujuan untuk menyajikan konstruksi saat sekarang, dalam suatu konteks mengenai tanggapan atau persepsi, tingkat dan bentuk keterlibatan (2007: 48).

Wawancara dilakukan terhadap guru kelas IV SD negeri 02 Borongan Polanharjo Klaten dan siswa kelas IV SD Negeri 02 Borongan Polanharjo Klaten sebelum dan sesudah peneliti melakukan tindakan. Wawancara pada guru bertujuan untuk memperoleh informasi tentang pembelajaran menulis deskripsi yang dilakukan oleh guru, media yang digunakan, hambatan-hambatan yang dialami oleh guru dalam pembelajran menulis deskripsi.

Sedangkan wawancara dengan siswa bertujuan untuk memperoleh informasi tentang kesulitan yang dihadapi dalam menulis deskripsi sebelum dan sesudah tindakan.

4. Tes/evaluasi

Menurut Sarwiji Suwandi tes adalah kegiatan untuk mengukur seberapa jauh hasil yang diperoleh siswa setelah kegiatan pemberian tindakan (2009: 59). Tes yang digunakan adalah tes bentuk uraian dalam menulis deskripsi. Tes diberikan kepada siswa kelas IV SD Negeri 02 Borongan pada saat akhir pertemuan dalam siklus I, dan Siklus II.

E. Validitas Data

commit to user

Semua data yang dikumpulkan hendaknya mencerminkan apa yang sebenarnya diukur atau diteliti. Agar data yang didapat valid maka pengujiannya menggunakan validitas isi. Untuk instrumen yang berbentuk tes, pengujian validitas isi dapat dilakukan dengan membandingkan antara isi instrumen dengan materi pelajaran yang diajarkan (Sugiyono 2010: 182).

Secara teknik, pengujian validitas isi dibantu dengan kisi-kisi instrumen.

Didalamnya terdapat variabel yang diteliti, indikator sebagai tolak ukur dan nomor butir pernyataan yang dinyatakan dengan indikator.

F. Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif komparatif. Teknik statistik deskriptif komparatif digunakan untuk data kuantitatif, yakni dengan membandingkan hasil antar siklus (Sarwiji Suwandi 2008: 70). Langkah-langkahnya antara lain:

1) Pengolahan

Data diolah, misalnya penghitungan nilai interval, pengelompokan ke dalam kelas interval sampai data tersebut siap untuk disajikan.

2) Penyajian.

Data selanjutnya disajikan dalam bentuk tabel dan grafik agar data mudah untuk dibaca. Selanjutnya siap untuk dibandingkan dengan data yang lain.

3) Analisis.

Peneliti membandingkan hasil antar siklus. Hasil yang dibandingkan adalah hasil sebelum penelitian dan hasil pada akhir setiap siklus. Dalam hal ini, peneliti membandingkan hasil operasi hitung bilangan bulat prasiklus, setelah siklus I, setelah siklus II, juga dibandingkan dengan kriteria keberhasilan (indikator kinerja).

4) Penyimpulan.

Terakhir dibuat suatu kesimpulan berdasarkan perbandingan hasil antar siklus.

Sehingga dapat diketahui apakah hasil akhirnya sudah sesuai dengan tujuan penelitian.

commit to user

G. Indikator kinerja

Indikator kinerja merupakan rumusan kinerja yang akan dijadikan acuan atau tolok ukur dalam menentukan keberhasilan atau keefektifan penelitian. Indikator kinerja yang ingin dicapai dalam penelitian tindakan kelas ini adalah meningktnya keterampilan menulis deskripsi dengan menggunakan media poster pada siswa kelas IV SD Negeri 02 Borongan.

Indikator keberhasilan meliputi kompetensi produk dan kompetensi proses.

Pembelajaran dikatakan berhasil apabila pada keterampilan menulis deskripsi secara klasikal siswa yang memperoleh nilai mencapai 0% dari jumlah siswa. Hal ini berdasarkan pada KKM di SD Negeri 02 Borongan Polanharjo Klaten untuk mata pelajaran Bahasa Indonesiakelas IV yaitu 70. Apabila dalam kelas tersebut hasil yang diperoleh belum mencapai angka tersebut, penelitian akan terus dilanjutkan ke siklus berikutnya sampai tercapai indicator yang ditentukan.

H. Prosedur Penelitian

Prosedur Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dimulai dengan siklus pertama yang terdiri dari empat kegiatan (Iskandar, 2009: 48), yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Apabila peneliti sudah mengetahui letak keberhasilan dan hambatan dari tindakan yang dilaksanakan pada siklus pertama, maka peneliti menentukan rancangan tindakan berikutnya pada siklus kedua. Tindakan pada siklus kedua merupakan tindakan lanjutan dari siklus pertama, namun kegiatan pada siklus kedua mempunyai berbagai tambahan untuk perbaikan pada siklus pertama.

Adapun langkah-langkah prosedur penelitian tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

commit to user

Gambar 3.1. Alur siklus penelitian tindakan kelas Sumber: Suharsimi Arikunto (2010: 16)

Rancangan Prosedur Penelitian Tindakan Kelas ini adalah sebagai berikut:

1. Siklus I

a. Perencanaan

Adapun langkah langkah yang dilakukan dalam tahap ini adalah:

1) Merencanakan pelaksanaan pembelajaran (RPP) 2) Menentukan pokok bahasan

3) Menyusun lembar kerja siswa (LKS) 4) Menyiapkan instrumen

5) Menyiapkan sumber belajar dan media 6) Menyusun lembar evaluasi

b. Pelaksanaan

Pada tahap ini, peneliti bertindak sebagai guru dan menerapkan rencana yang telah dirancang yaitu melaksanakan pembelajaran dengan

commit to user

mengenalkan media poster. Dalam hal ini, pelaksanaan pembelajaran dilakukan dalam 2 kali pertemuan.

Penerapan Media poster dilaksanakan ketika guru memberikan penjelasan mengenai materi tentang narasi. Adapun langkah langkah pembelajarannya adalah sebagai berikut:

a. Eksplorasi

1) Guru bertanya jawab tentang siapa yang pernah melihat poster?

2) Guru menunjukkan gambar poster kepada siswa.

3) Guru menjelaskan kepada siswa tentang pengertian karangan deskripsi 4) Guru melakukan tanya jawab kepada siswa tentang

langkah-langkah menulis karangan deskripsi menggunakan media poster b. Elaborasi

1) Guru menampilkan media gambar poster didepan kelas.

2) Guru menjelaskan urutan atau langkah-langkah terjadinya peristiwa digambar poster.

3) Guru memberikan tugas kepada siswa untuk membuat karangan deskripsi melalui gambar poster.

4) Guru memberikan nilai.

c. Konfirmasi

1) Siswa yang belum mengerti diberi kesempatan untuk bertanya.

2) Guru bersama-sama siswa membuat kesimpulan c. Observasi

Dalam melakukan observasi, peneliti dibantu mitra untuk mengamati jalannya proses pembelajaran yang meliputi aktivitas siswa. Selain itu, dalam tahap ini peneliti juga menilai hasil belajar siswa dengan menggunakan LKS yang telah disusun oleh peneliti dan pengumpulan data pendukung.

d. Refleksi

commit to user

Refleksi dilakukan setiap akhir pembelajaran. Refleksi dilaksanakan untuk mengetahui bagian yang sudah sesuai dengan tujuan penelitian, masalah-masalah yang muncul saat kegiatan pembelajaran, dan bagian yang masih perlu diperbaiki, berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan oleh peneliti.Refleksi meliputi beberapa komponen yaitu:

menganalisis, mensintesa dan menerangkan. Pencapaian ketuntasan siswa pada siklus I sebesar 62,5% dengan rata rata kelas 75%. Karena penelitian yang dilakukan pada siklus I hanya mencapai 62,5% dan belum mencapai

siklus II.

2. Siklus II

a. Perencanaan

Kegiatan yang dilakukan dalam tahap ini adalah kegiatan yang menindaklanjuti tindakan dari siklus I (bersumber dari tahap refleksi) yang hasilnya masih kurang memuaskan. Kegiatan ini adalah sebagai berikut:

1) Identifikasi masalah yang terjadi selama pelaksanaan siklus I

2) Penetapan alternatif pemecahan masalah yang dialami dalam siklus I dengan menerapkan pembelajaran menggunkan media poster.

3) Menentukan pokok bahasan

4) Merencanakan pelaksanaan pembelajaran (RPP) 5) Menyusun LKS

6) Menyiapkan sumber belajar dan media 7) Menyusun lembar evaluasi

b. Pelaksanaan

Kegiatan yang dilakukan dalam tahap ini adalah menerapkan rencana yang telah disusun pada tahap perencanaan siklus II yang meliputi:

a. Eksplorasi

1) Guru mengulas kembali tentang pengertian karangan deskripsi 2) Guru bertanya jawab langkah-langkah membuat karangan

deskripsi.

3) Guru menampilkan gambar postet di depan kelas.

commit to user

b. Elaborasi

1) Guru mengulas kembali pengertian karangan deskripsi.

2) Guru menjelaskan urutan atau langkah-langkah membuat karangan deskripsi melalui gambar poster.

3) Guru memberikan tugas kepada siswa untuk membuat karangan deskripsi melalui gambar poster.

4) Siswa yang sudah selesai diberi kesempatan untuk mempresentasikan didepan kelas dan siswa lain menanggapi.

c. Konfirmasi

1) Siswa yang belum mengerti diberi kesempatan untuk bertanya.

2) Guru bersama-sama siswa membuat kesimpulan c. Observasi

Dalam melakukan observasi, peneliti dibantu mitra untuk mengamati jalannya proses pembelajaran yang meliputi aktivitas guru dan siswa. Selain itu, dalam tahap ini peneliti juga menilai hasil belajar siswa dengan menggunakan LKS yang telah disusun oleh peneliti dan pengumpulan data pendukung.

d. Refleksi

Refleksi dilakukan untuk menganalisis hasil pengamatan untuk memperoleh gambaran tentang tindakan yang dilakukan.Untuk mengetahui peningkatan penggunaan media poster bagi keterampilan menulis deskripsi dan memperbaiki sikap atau perilaku siswa saat mengikuti pembelajaran. Pencapaian ketuntasan siswa di siklus II sebesar 87,5% dengan rata rata kelas sebesar 78. Diputuskan bahwa siklus II sudah berhasil sehingga tidak dilanjutkan ke siklus berikutnya.

commit to user

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Pratindakan 1. Deskripsi Lokasi Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 02 Borongan Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah. Sekolah ini berdiri pada tahun 1972 dan berstatus negeri. Secara geografis SD Negeri 02 Borongan terletak di desa Jimus, Kelurahan Borongan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.

SD Negeri 02 Borongan memiliki 6 runag kelas yaitu kelas I, kelas II, kelas III, kelas IV, kelas V, dan kelas VI. Bangunan lain diantaranya adalah 1 ruang kepala sekolah, 1 ruang guru, 1 mushola, 1 ruang perpustakaan dan 1 ruang UKS, 1 kantin, tempat parkir, 2 kamar mandi siswa dan 1 kamar mandi guru. SD Negeri 02 Borongan juga memiliki halaman sekolah yang cukup luas yang bisa digunakan sebagai tempat upacara, olahraga, dan bermain siswa.

Kepala SD Negeri 02 Borongan saat ini adalah Bapak Sumardja, S.Pd personil ketenagaan di SD ini terdiri dari satu kepala sekolah, enam guru kelas, satu guru agama Islam, satu guru penjaskes, satu guru Bahasa Inggris, satu pegawai perpustakaan, dan satu penjaga sekolah. Semua personil sudah melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan tanggung jawabnya masing-masing sehingga semua kegiatan sekolah dapat berjalan dengan baik demi kemajuan di sekolah ini.

Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 02 Borongan, Polanharjo, Klaten. Lokasi kelas IV berada di antara kelas V dan Kelas VI kondisi kelasnya cukup baik. Pencahayaan dan siklus udaranya baik sehingga keadaannya nyaman jika digunakan untuk belajar. Kondisi meja dan kursi yang ada di kelas IV tergolong baik karena bersih dari coret-coretan. Dinding kelas banyak terdapat gambar-gamabr pahlawan. Namun, tidaj ada alat peraga atau alat peraga atau media untuk pembelajaran menulis deskripsi pada Bahasa Indonesia.

2. Deskripsi Kondisi Awal ( Prasiklus )

Sebelum melaksanakan tindakan, terlebih dahulu peneliti melaksanakan kegiatan survei awal dengan tujuan mengetahui keadaan nyata yang ada di lapangan.

Berdasarkan hasil wawancara sebelum adanya tindakan (lampiran 1) dengan guru

commit to user

yang dilaksanakan pada hari Rabu, 15 Januari 2012, juga dengan siswa yang dilaksanakan pada hari Rabu, 15 Januari 2012, dapat diketahui pemahaman siswa terhadap mata pelajaran Bahasa Indonesia pada materi menulis karangan deskripsi masih rendah. Keadaan seperti ini terjadi pada siswa kelas IV SD Negeri 02 Borongan. Siswa masih mengalami kesulitan karena guru belum mengupayakan media pembelajaran yang tepat dan menarik untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran sehingga hasil yang diperoleh pun juga belum maksimal. Hal ini ditunjukkan pada nilai keterampilan menulis deskripsi siswa pada kondisi awal (lampiran 22) masih adanya 9 siswa atau sekitar 56,25% siswa yang nilainya belum dapat memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 70 dan hanya 7 siswa atau 43,75% siswa yang nilainya diatas batas KKM. Sedangkan rata-rata nilai kelas 65. Untuk mengatasi hal tersebut maka peneliti mengadakan penelitian di kelas IV dengan menggunakan media poster diharapkan dapat meningkatkan keterampilan menulis deskripsi siswa.

Agar lebih jelas maka kondisi awal hasil belajar Keterampilan Menulis Deskripsi Siswa Kelas IV SD Negeri 02 Borongan dapat dilihat dari Tabel 4.1. dan Gambar 4.1.

Tabel 4.1. Daftar distributif nilai pra siklus menulis deskripsi siswa kelas IV SD 02 Borongan

No Interval Nilai

Frekuensi (fi)

Nilai Tengah

(xi) fi.xi Prosentase

(%) Ket.

1 48-54 4 51 204 25 BT

2 55-61 2 58 116 12,5 BT

3 62-68 3 65 195 18,75 BT

4 69-75 4 72 288 25 T

commit to user

5 76-82 3 79 237 18,75 T

Jumlah 16 1040 100

Nilai rata-rata = 1040 : 16 = 65

Ketuntasan klasikal = (7:16) x 100 % = 43,75%

Nilai Di bawah KKM = (9:16) x 100% = 56,25%

Nilai Tertinggi =80 Nilai Terendah = 48

Dari tabel nilai Bahasa Indonesia materi keterampilan menulis deskripsi pada siswa kelas IV SD Negeri 02 Borongan sebelum diadakan tindakan melalui penerapkan media poster, dapat disajikan dalam bentuk Grafik 4.1.

Gambar 4.1. Grafik Nilai Keterampilan Menulis Deskripsi Siswa Kelas IV SD Negeri 02 Borongan Kondisi Awal

Berdasarkan tabel 4.1 dan gambar 4.1 tentang nilai keterampilan menulis karangan deskripsi pada tahap pra siklus dan diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 65 dan pada gambar 4.1 yang ada grafik nilai menulis karangan deskripsi menunjukkan bahwa siswa yang mendapatkan nilai 48-54 sebanyak 4 siswa atau sebesar 25 %.

Siswa yang mendapatkan nilai 55-61 sebanyak 2 siswa atau sebesar 12,5 %. Siswa yang mendapatkan nilai 62-68 sebanyak 3 siswa atau sebesar 18,25 %. Siswa yang mendapatkan nilai 69-75 sebanyak 4 siswa atau sebesar 25%. Siswa yang

Nilai Awal

commit to user

mendapatkan nilai 76-82 sebanyak 3 siswa atau sebesar 18,25 %. Sehingga dapat dibuat tabel ketuntasan belajar siswa seperti tabel 4.2 sebagai berikut:

Tabel 4.2. Nilai Keterampilan Menulis Deskripsi Sebelum Tindakan

No Keterangan Sebelum Tindakan

1 Nilai terendah 48

2 Nilai tertinggi 80

3 Rata-rata kelas 65

4 Siswa belajar tuntas 43,75%

Dari hasil nilai keterampilan siswa dapat disimpulkan bahwa nilai keterampilan siswa kelas IV SD Negeri 02 Borongan dalam menulis deskripsi masih rendah.

Rendahnya nilai keterampilan siswa ini memerlukan suatu tindak lanjut agar tidak terus berlanjut. Alternatif pemecahan yang dilakukan yaitu denagn penggunaan media poster. Melalui penggunaan media ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis deskripsi.

B. Deskipsi Hasil Tindakan Setiap Siklus 1. Siklus I

Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Dimana setiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan dan 4 tahapan yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan atau observasi, dan (4) refleksi. Adapun tahapan yang dilakukan adalah sebagai berikut:

a. Perencanaan

Informasi yang diperoleh dari data awal siswa sebagai subjek penelitian sebanyak 9 siswa dari 16 siswa mendapatkan nilai keterampilan menulis deskripsi dibawah 65, sehingga belum mencapai ketuntasan minimal yang telah ditetapkan yaitu 70. Selain itu, hasil wawancara dengan guru kelas menyatakan bahwa keterampilan menulis deskripsi siswa masih rendah. Oleh karena itu, perlu diadakan pembelajaran dengan media gambar poster untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam keterampilan menulis deskripsi.

commit to user

Tahap perencanaan ini dipersiapkan beberapa hal antara lain:

1) Mengidentifikasi masalah belajar siswa terutama dalam proses pembelajaran menulis dskripsi.

2) Mengkaji materi pembelajaran menulis kelas IV semester II dengan indikator:

Menjawab pertanyaan berdasarkan teks karangan, mengidentifikasi unsur-unsur karangan, dan menyimpulkan isi karangan.

3) Merumuskan rencana pembelajaran RPP siklus 1 terdapat pada (lampiran 19) 4) Merancang pelaksanaan kegiatan serta mempersiapkan sarana dan prasarana

yang digunakan untuk pembelajaran menulis deskripsi yang berupa: lembar pengamatan kinerja guru (lampiran 6), menyiapkan teks karangan deskripsi, menyiapkan tes formatif untuk penilaian hasil belajar. Kegiatan dirancang dan dikoordinasi dengan guru kelas IV sebagai observer.

b. Pelaksanaan Tindakan

Setelah rencana tindakan dibuat, dilanjutkan tindakan penelitian dengan melakukan pembelajaran bahasa Indonesia menulis deskripsi dengan media poster untuk meningkatkan hasil pembelajaran keterampilan menulis deskripsi.

Pelaksanaan siklus I ini dilaksanakan pada tanggal 25 dan 27 April 2012.

1) Pertemuan pertama

Pertemuan pertama pada pelajaran menulis yang diajarkan yaitu menulis deskripsi dengan indikator dapat menentukan tema, menyusun kerangka karangan. Sebagai kegiatan awal guru mengkondisikan kelas dan melakukan apersepsi.

Pada kegiatan inti:

a) Kegiatan Awal 1) Berdoa

2) Salam pembuka dan presensi 3) Mengondisikan kelas

4) Apersepsi: Guru bertanya kepada siswa siapa yang pernah melihat poster?

5) Motivasi

commit to user

6) Orientasi

b) Eksplorasi

1) Guru menunjukkan contoh contoh karangan deskripsi 2) Guru menunjukkan gambar poster kepada siswa.

3) Guru menjelaskan kepada siswa tentang pengertian karangan deskripsi.

4) Guru melakukan Tanya jawab kepada siswa tentang langkah-langkah menulis karangan dskripsi menggunakan media poster.

c) Elaborasi

1) Guru menunjukkan gambar-gambar poster tentang membuang sampah sembarangan.

2) Guru membimbing siswa untuk menentukkan tema berdasarkan gambar poster yang telah ditunjukkan oleh guru.

3) Siswa diminta untuk membuat kerangka karangan berdasarkan gambar poster yang telah ditunjukkan oleh guru.

4) Konfirmasi

1) Siswa diberi kesempatan bertanya apabila terdapat materi yang belum dipahami.

2) Guru bersama-sama siswa membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari

3) Guru memberikan pengutana kepada siswa.

Selanjutnya, guru memberikan tugas kepada siswa untuk mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh guru.

2) Pertemuan kedua

Pertemuan kedua guru memberikan pembelajaran dengan materi yang sama namun kegiatannya yang berbeda. Pertemuan kedua, guru melanjutkan kegiatan pembelajaran pada pertemuan pertama yaitu mengarang deskripsi dan bertanya jawab tentang tanda baca yang benar dalam kalimat. Sebagai kegiatan awal guru melakukan apersepsi tentang materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya yaitu tentang karangan deskripsi dengan tujuan

commit to user

memberikan penguatan dan mengingat kembali pelajaran yang telah dilaksanakan.

Kegiatan intinya sebagai berikut:

a) Kegiata Awal 1) Berdoa

2) Salam pembuka dan presensi 3) Mengondisikan kelas

4) Apersepsi: Guru bertanya kepada siswa pengertian deskripsi.

5) Motivasi 6) Orientasi b) Eksplorasi

1) Siswa menyebutkan tanda baca yang ada dan mereka kenal.

2) Siswa mendengarkan penjelasan guru mengenai penggunaan huruf kapital, tanda titik, tanda koma dalam kalimat

c) Elaborasi

3) Siswa diminta untuk mengeluarkan hasil pekerjaan berupa kerangka karangan pada pertemuan sebelumnya

4) Siswa dibimbing untuk mengembangkan kerangka karangan menjadi sebuah paragraf deskripsi yang baik sesuai dengan ejaan dan tanda baca yang benar.

5) Guru membimbing siswa untuk mengerjakan tugas.

6) Beberapa siswa maju ke depan untuk membacakan hasil karangan deskripsi yang telah dikerjakan.

d) Konfirmasi

7) Siswa bersama guru mengevaluasi hasil pekerjaan siswa yang maju.

8) Siswa yang aktif diberi penguatan baik lisan maupun hadiah.

9) Siswa yang belum aktif diberikan motivasi agar dapat berpartisipasi Kegiatan akhir diberikan penguatan materi dan siswa diajak membuat kesimpulan atas materi pembelajaran secara keseluruhan. Kemudian siswa mengerjakan evaluasi secara individu untuk mengetahui tingkat pemahaman

commit to user

siswa dan guru memberikan tugas kepada siswa untuk mepelajari tentang karangan anak lainnya.

Pertemuan 1 dan 2 di atas merupakan rangkaian kegiatan tindakan pada siklus I. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai keterampilan siswa dalam menulis deskripsi mengalami peningkatan yang cukup baik. Berdasarkan daftar nilai keterampilan menulis deskripsi siklus I ( lampiran 23 ) dapat dibuat tabel distributive frekuensi mengenai nilai keterampilan siswa dalam menulis deskripsi pada siklus I seperti tabel 4.3 sebagai berikut:

Tabel 4.3. Nilai Keterampilan Menulis Deskripsi Kelas IV SD Negeri 02 Borongan Siklus I

Jika dibuat menjadi sebuah grafik tentang hasil keterampilan siswa dalam menulis deskripsi pada siklus I maka akan menjadi bentuk grafik seperti pada gambar 4.2 berikut ini:.

commit to user

Gambar 4.2. Grafik Nilai Keterampilan Menulis Deskripsi Siklus I Tabel 4.3 dan gambar 4.2 dapat dijelaskan bahwa nilai keterampilan menulis deskripsi pada siklus 1 mencapai rata-rata klasikal sebesar 72 dengan nilai tertinggi 96 dan nilai terendah 53. Siswa yang memperoleh nilai 53-61 sebanyak 2 siswa atau 12,5%. Siswa yang memperoleh nilai 62-70 sebanyak 3 siswa atau 18,75%. Siswa yang memperoleh nilai 71-79 paling banyak yakni sebanyak 6 siswa atau 37,5%. Siswa yang memperoleh nilai 80-88 sebanyak 3 siswa atau 18,75%. Siswa yang memperoleh nilai Nilai 89-97 sebanyak 2 siswa 12,5%. Jumlah siswa yang memenuhi KKM sebanyak 10 siswa atau 62,5%. Kemudian data tentang nilai menulis deskripsi siklus I tersebut

Gambar 4.2. Grafik Nilai Keterampilan Menulis Deskripsi Siklus I Tabel 4.3 dan gambar 4.2 dapat dijelaskan bahwa nilai keterampilan menulis deskripsi pada siklus 1 mencapai rata-rata klasikal sebesar 72 dengan nilai tertinggi 96 dan nilai terendah 53. Siswa yang memperoleh nilai 53-61 sebanyak 2 siswa atau 12,5%. Siswa yang memperoleh nilai 62-70 sebanyak 3 siswa atau 18,75%. Siswa yang memperoleh nilai 71-79 paling banyak yakni sebanyak 6 siswa atau 37,5%. Siswa yang memperoleh nilai 80-88 sebanyak 3 siswa atau 18,75%. Siswa yang memperoleh nilai Nilai 89-97 sebanyak 2 siswa 12,5%. Jumlah siswa yang memenuhi KKM sebanyak 10 siswa atau 62,5%. Kemudian data tentang nilai menulis deskripsi siklus I tersebut