BAB V PENUTUP
B. Saran-saran
Adapun beberapa saran yang dapat dan perlu menjadi pertimbangan bagi redaksi foto Koran Tempo adalah sebagai berikut :
1. Sebagai salahsatu media cetak atau Koran yang cukup komprehensif, Koran Tempo sangat baik dalam memberikan informasi terhadap masyarakat Indonesia baik berita tulis maupun berita foto, karena memberikan ruang khusus untuk penikmat foto. Namun sangat disayangkan Koran Tempo tidak menetapkan rubrik fotografi pada hari yang tetap dan tidak tentu.
2. Alangkah baiknya jika semua foto yang ditampilkan Koran Tempo
3. Koran Tempo dapat terus mempertahankan memberikan berita-berita terkini kepada masyarakat disertakan dengan foto berita yang telah memenuhi syarat sebagi foto berita dan caption yang telah memenuhi standard jurnalistik.
DAFTAR PUSTAKA
Ajidarma, Seno Gumira, Kisah Mata, Fotografi, Yogyakarta: Galang Press, 2002.
Antara, LKBN, Sebuah Pedoman untuk Pewarta Kantor Berita Jakarta: PT. Sinar Hudaya.
Alwi, Audy Mirza, Foto Jurnalistik, Jakarta: Bumi Aksara, 2004
Bungin, Burhan, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004.
Effendy, Onong Uchjana, Dimensi-dimensiKomunikasi, Bandung: Mandar Maju, 1981.
Junaedhie, Kurniawan, Ensiklopedi Pers Indonesia, Gramedia Pustaka Utama, 1991
Manurung, Pappilon, Editor: M. Antonius Birowo, Metodologi Penelitian Komunikasi.
Mudaris, M., Dasar-Dasar Photo Jurnalism, Semarang : Aksara, 1976
---, Jurnalistik Foto, Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 1996.
Mulyana, Dedi Metodelogi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2002.
Parwito, Penelitian Komunikasi Kualitatif, Yogyakarta: LKis Pelangi Aksara, 2007.
Pranata, Moeljadi. Apakah Desain Komunikasi Visual Itu?, Surabaya: Fakultas Seni dan Desain UK Petra, 2000
Rahardi, F., Panduan Lengkap Menulis Artikel, Features, Depok: Kawan Pustaka, 2006.
Rakhmat, Jalaluddin, Metode Penelitian Komunikasi, Bandung: Rosdakarya, 2005.
Ruslan, Rosady, Metode Penelitian Public Relation dan Komunikasi, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2005.
Santosa, Puji, Ancangan Semiotika dan Pengkajian Susastra, Bandung: Angkasa, 1931.
Saussure, Ferdinand de, A Course In General Linguistics, New York: Mc. Graw-Hill, 1966
Sobur, Alex, Analisis Teks Media, Suatu Pengantar untuk Analisis Wacana, analisis Semiotik dan Analisis Framing, Bandung Remaja Rosdakrya, 2004 ---, Semiotika Komunikasi, Bandung, Rosdakarya, 2006.
Soehoet, A.M. Hoeta, Dasar-dasar Jurnalistik, (Jakarta: Yayasan Kampus Tercinta IISIP, 2003
Sunardi, ST, Semiotika Negativa, Yogyakarta: Kanal, 2002. Tinarbuko, Sumbo, Semiotika Komunikasi Visual.
Yuwono, Untung dan Christomy. T, Semiotika Budaya, Depok: Universitas Indonesia, 2004.
Zoelverdi, ED, Mat Kodak, Jakarta: PT. Temprint, 1985. .
Media Indonesia, Bedah Buku: Belajar Membedah Mitos (Mitologi karya Roland Barthes), Minggu, 25 Maret 2007).
http://astaganaga.multiply.com/journal/item/5?&item_id=5&view:replies=threade d diakses pada 17 Juli 2009.
http://abunavis.wordpress.com/2007/12/31/mitos-dan-bahasa-media-mengenal-semiotika-roland-barthes diakses pada 17 Juli 2009.
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0509/17/pustaka/2053888.htm,artikel berjudul “Enak dibaca, tetapi Ini Sejarah dari Atas” karya Ignatius Haryanto,diakses pada 9 September 2009
http://id.wikipedia.org/wiki/Koran_Tempo, diakses pada 1 September 2009 Lampiran company profile Tempo Inti Media
http://homework-uin.blogspot.com/2009/07/perbandingan-berita-headline-pada.html diakses pada 17 Juli 2009.
http://www.deptan.go.id/pusdatin/statistik/metodologi/3_wawancara.pdf. diakses pada 17 Juli 2009
Laporan wawancara langsung dengan Rully Kesuma, redaktur foto Koran Tempo. Selasa, 10 November 2009 pukul 13.30 WIB di Kantor redaksi Koran Tempo, Kebayoran Centre Blok A11-A15, Jalan Kebayoran Baru-Mayestik, Jakarta 12240.
1. Apa pengertian foto berita menurut Koran Tempo?
Jawab: Kalau secara umum foto berita atau foto jurnalistik adalah merupakan gabungan medium visual dan medium verbal yang artinya foto dilengkapi dengan tulisan yang mengantar dari isi foto itu sendiri...foto itu harus kuat jika berdiri sendiri (tanpa teks/keterangan foto)
2. Bagaimana foto yang baik menurut Koran Tempo?
Jawab: salahsatu syarat foto yang baik itu harus dramatis, artinya orang begitu melihat langsung bisa merasakan. Foto-foto dramatis akan lebih kuat meskipun tanpa keterangan foto.
3. Apakah ada proses editing atau pun cropping pada foto berita di Koran
Tempo?
Jawab : Editing hanya sebatas warna atau pencahayaan, tapi bukan menambah yang tidak ada atau pun mengurangi yang ada. Proses cropping pasti ada dan hanya sebatas kewajaran. Terkadang ada beberapa bagian yang dihilangkan untuk kebutuhan tipografi berkaitan dengan lay out atau desain.
4. Bagaimana proses pemilihan sebuah foto berita menjadi sebuah foto
headline di Koran Tempo?
Jawab: Pada dasarnya kita memilih foto yang terbaik. Meskipun redaktur memiliki ”kekuasaan dalam masalah foto”, namun tetap saja akan melalui beberapa proses. Setelah redaktur foto memilih foto kemudian didiskusikan dengan redaktur eksekutif dan juga dengan bagian desain (design), kira-kira foto seperti apa yang nanti akan ditampilkan, bagian yang bagaimana yang tidak boleh ditampilkan, bagian mana yang harus dipotong/crop. Semua akan melalui diskusi yang ”alot” namun bisa juga fleksibel.
5. Bagaimana proses pemilihan judul headline di Koran Tempo?
Jawab : Judul bisa dimainkan, tapi foto kita agak terbatas.... Pemilihan judul tidak hanya sekedar memberikan informasi foto, namun satu langkah lebih maju yakni terkait dengan Isu atau kritik dari suatu peristiwa.
6. Dalam menentukan angle dalam suatu foto, apakah secara tidak langsung ideologi Koran Tempo mempengaruhi foto tersebut?
Jawab: tidak semuanya seperti itu, namun semuanya tetap akan berkaitan dengan kebijakan redaksional dari Koran Tempo dan biasanya mereke (fotografer) sudah paham atas kebijakan redaksi dari Tempo itu sendiri.
7. Dari segi foto berita apakah Koran Tempo berusaha untuk menampilkan foto yang berbeda pada surat kabar lainnya?
Jawab: semua media pasti ingin beda dan menampilkan foto yang paling baik. Kita selaku media berusaha dengan sebaik mungkin untuk memanjakan atau men-servis pembacanya dengan foto, berita dan informasi yang baik.
8. Bagaimana penggunaan caption atau keterangan foto pada Koran Tempo? Jawab : Ada yang sederhana maupun yang lengkap.... pemberian keterangan foto/caption tergantung dari kekuatan foto itu sendiri maupun dari kebutuhan lay out atau desain, namun lebih bagus menggunakan keterangan foto berdasarkan 5w+1h.
9. Secara Umum, bagaimana pendapat Koran Tempo tentang perang Israel-Palestina?
Jawab : Secara umum kita mengecam serang Israel terhadap Palestina. Dan secara umum kita sangat mendukung adanya negara Palestina yang mandiri, bebas dari tekanan dan bisa menentukan hidupnya sendiri. Berita tentang ketidakadilan itu kita coba ungkapan melalui tulisan, walaupun apakah membawa hasil atau tidak.
Dokumentasi saat melakukan wawancara langsung dengan Rully Kesuma, Redaktur foto Koran Tempo.