• Tidak ada hasil yang ditemukan

tergugat tidak menanggapinya dan menolaknya karena sudah dijawab pada jawaban sebelumnya

tanggal 19 Juni 2015 yang mengeluarkan REKOMENDASI No

A. TENTANG MEKANISME PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PENGGUGAT ATAS DUGAAN PELANGGARAN PASAL 14

27 tergugat tidak menanggapinya dan menolaknya karena sudah dijawab pada jawaban sebelumnya

12. Bahwa dalil penggugat pada angka 29 dan angka 30, angka 31, angka 32 yang mendalilkan tentang hasil rapat staf tidak ada gunanya, tergugat menanggapinya bahwa rapat staf tidak diatur didalam Perkap Nomor 19 Tahun 2012 untuk menjadi pertimbangan dalam sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri, karena rapat staf tersebut nantinya menjadi pertimbangan pejabat yang berwenang dalam hal ini ANKUM, dalam rumusan Pasal 14 ayat 1 huruf a PP Rl Nomor 1 Tahun 2003 tidak ada unsur menurut pertimbangan pejabat yang berwenang sehingga Kornisi

Halaman 63 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

Kode Etik Profesi Polri Polda Riau tidak mempertimbangkan dalam putusannya, incassu dalam pelaksanaan sidang Kode Etik Profesi Polri yang dicari adalah 2 (dua) alat bukti yang sah seperti absensi dan keterangan saksi-saksi serta yang sangat mendukung untuk diputuskan sanksi bersifat administrasi berupa rekomendasi PTDH adalah penggugat telah 4 (empat) kali melakukan pelanggaran dan sudah diputus dengan putusan Pembinaan, sehingga dinilai penggugat tidak memiliki itikad baik untuk memperbaiki kelakuannya, serta ada rekomendasi atasan yang berhak menghukum yang berwenang penuh (Ankum berwenang penuh) yang isinya penggugat tidak Iayak lagi dipertahankan sebagai anggota Polri dengan pertimbangan apabila dipertahankan maka akan menjadi preseden buruk terhadap anggota Polri yang lain, minimal dilingkungan SPN Pekanbaru anggota lain akan beranggapan meskipun melakukan pelanggaran berkali-kali tidak di PTDH dan akan merajalela kelakuan anggota Polri seperti itu di SPN Pekanbaru, sedangkan SPN Pekanbaru adalah sebagai pendidik Polri dan menjadi contoh setiap anggota Polri yang lainnya. --- 13. Bahwa dalil penggugat angka 33, angka 34, angka 35 tergugat menolak dan tidak menanggapinya, karena sudah dijawab sebelumnya. --- 14. Bahwa dalil penggugat pada angka 36 dan angka 37 yang

mendalilkan satu orang anggota Komisi Kode Etik an.

Kompol ROMMEL HUTAGAOL, SIP berpendapat bahwa terhadap terduga pelanggar agar diberikan sanksi yang

Halaman 64 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

bersifat pembinaan dengan mempertimbangkan kelanjutan karier terduga pelanggar, tergugat menanggapi dalil tersebut dalam system peradilan disebut dengan dissenting opinion, yaitu berbeda pendapat, sedangkan yang akan menjadi keputusan sidang adalah dari suara atau pendapat yang terbanyak, incassu Hakim Komisi Kode Etik yang memeriksa perkara penggugat sebanyak 3 (tiga) orang dan 2 (dua) orang hakim yang berpendapat menjatuhkan sanksi berupa Rekomendasi PTDH, maka keputusannya adalah Rekomendasi PTDH. --- Berdasarkan alasan-alasan hukum tersebut diatas, bahwa proses pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM (penggugat) telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku di institusi Polri dan sumpah anggota Polri dalam rangka menegakkan hukum dan wibawa Polri ditengah masyarakat dan sesuai dengan asas umum pemerintahan yang baik. --- Kami mohon kepada Majelis Hakim yang terhormat yang menyidangkan perkara ini berkenan memutuskan sebagai berikut : --- 1. menolak seluruh gugatan penggugat atau setidak-tidaknya menyatakan

gugatan penggugat tidak dapat diterima. --- 2. menyatakan suat keputusan Kapolda Riau Nomor : Kep/507/XI/2015

tanggal 24 November 2015 tentang pemberhentian dengan tidak hormat dari dinas Polri (PTDH) a.n. BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM adalah sah menurut hukum. --- 3. Membebankan seluruh biaya yang timbul dalam perkara ini kepada

penggugat. ---

Menimbang, bahwa atas Jawaban Tergugat tersebut,

Halaman 65 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

pihak Penggugat telah mengajukan Replik pada persidangan tanggal 19 April 2016 dan atas Replik Penggugat, pihak Tergugat telah mengajukan Duplik pada persidangan tanggal 26 April 2016 dan untuk mempersingkat uraian putusan maka Replik Penggugat serta Duplik Tergugat tidak diuraikan pada Putusan namun ditunjuk dalam Berita Acara Persidangan dalam perkara ini; ---

Menimbang, bahwa untuk mempertahankan dalil-dalil gugatannya, Pihak Penggugat telah mengajukan bukti surat berupa fotokopi surat-surat yang telah diberi meterai cukup dan telah dilegalisir sehingga dapat dijadikan sebagai alat bukti yang sah serta masing-masing diberi tanda P-1 sampai dengan P-24, sebagai berikut: --- 1. Bukti P-1 : Fotokopi PETIKAN KEPUTUSAN KEPALA KEPOLISIAN DAERAH RIAU, Nomor : Kep/507/XI/2015 Tentang PEMBERHENTIAN TIDAK DENGAN HORMAT DARI DINAS POLRI, tanggal 24 November 2015 atas nama AAN SUPARJO RUSTAM, PANGKAT BRIGADIR, NRP.

85071002, JABATAN/ KESATUAN BANUM SUBBAG JARLAT SPN PEKANBARU POLDA RIAU;--- (sesuai dengan aslinya) --- 2. Bukti P-2 : Fotokopi Ijazah Kepolisian Negara Republik Indonesia

Reg. No.Pol. : B/269/VII/2005, atas nama AAN SUPARJO RUSTAM, tanggal 4 JULI 2005;--- (sesuai dengan aslinya) --- 3. Bukti P-3 : Fotokopi PETIKAN SURAT KEPUTUSAN No. Pol. :

Kep/274/XII/2005 tentang PENEMPATAN PERTAMA BINTARA POLRI GELOMBANG I T.A. 2005 DI LINGKUNGAN POLDA RIAU, tanggal 26 Desember 2005, a.n. AAN SUPARJO RUSTAM;---

Halaman 66 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

(sesuai dengan aslinya) --- 4. Bukti P-4 : Fotokopi PETIKAN KEPUTUSAN KEPALA KEPOLISIAN

DAERAH RIAU Nomor : Kep/49/II/2012, Tentang MUTASI PERSONEL DI LINGKUNGAN POLDA RIAU, tanggal 17 Februari 2012, a.n. AAN SUPARJO RUSTAM;--- (sesuai dengan aslinya) --- 5. Bukti P-5 : Fotokopi Fotokopi PUTUSAN SIDANG KOMISI KODE

ETIK POLRI Nomor : PUT/06/VII/2015/KKEP, tanggal 6 Juli 2015, terhadap terduga pelapor atas nama AAN SUPARJO RUSTAM;--- (sesuai dengan fotokopinya) --- 6. Bukti P-6 : Fotokopi NOTA PEMBELAAN ATAS TUNTUTAN

PELANGGARAN KODE ETIK Nomor : NO-02/VI/2015/Etik/Bidkum, a.n. AAN SUPARJO RUSTAM, tanggal 22 Juni 2015; --- (sesuai dengan aslinya) --- 7. Bukti P-7 : Fotokopi LAPORAN PELAKSANAAN RAPAT

KOORDINASI REKOMENDASI LAYAK ATAU TIDAK LAYAK DIPERTAHANKAN SEBAGAI ANGGOTA POLRI ATAS NAMA BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM NRP.

85071002, tanggal 19 Juni 2015; --- (sesuai dengan fotokopinya) --- 8. Bukti P-8 : Fotokopi REKOMENDASI KEPALA SEKOLAH POLISI NEGARA PEKANBARU Nomor : R/10/VI/2015/SPN, LAYAK DAN TIDAKNYA DIPERTAHANKAN ANGGOTA POLRI AN. BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM NRP.

85071002, tanggal 19 Juni 2015;--- (sesuai dengan fotokopinya) ---

Halaman 67 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

9. Bukti P-9 : Fotokopi surat Pemohon banding/pendamping Kepada KAPOLDA RIAU, Perihal : Permohonan banding atas nama AAN SUPARJO RUSTAM, tanggal 14 Juli 2015; ---- (sesuai dengan fotokopinya) --- 10. Bukti P-10 : Fotokopi PUTUSAN SIDANG BANDING KOMISI KODE

ETIK PROFESI POLRI NOMOR : PUT

BANDING/16/IX/2015/KOM BANDING, tanggal 17 September 2015, a.n. AAN SUPARJO RUSTAM;--- (sesuai dengan fotokopinya) --- 11. Bukti P-11 : Fotokopi surat dari a.n. KAPOLDA RIAU Kepada KA SPN

PEKANBARU, Nomor : R/138/II/2015/Bidkum, tanggal 27 Februari 2015, Perihal Saran dan pendapat hukum terperiksa BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM NRP.

85071002 Ba SPN Pekanbaru; --- (sesuai dengan fotokopinya) --- 12. Bukti P-12 : Fotokopi surat KEPUTUSAN KEPALA KEPOLISIAN

DAERAH RIAU Nomor : Kep/232/V/2015 tentang PEMBENTUKAN KOMISI KODE ETIK PROFESI KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA, a.n.

AAN SUPARJO RUSTAM, tanggal 29 Mei 2015; --- (sesuai dengan fotokopinya) --- 13. Bukti P-13 : Fotokopi LAPORAN POLISI Nomor :

LP/76/K/IX/2014/Riau/Res Kpr/Sek Tbg, Pelapor ZUBAIDAH, tanggal 18 September 2014;--- (sesuai dengan fotokopinya) --- 14. Bukti P-14 : Fotokopi BERITA ACARA PEMERIKSAAN (Saksi) a.n.

AAN SUPARJO RUSTAM, tanggal 24 September 2014;--- (sesuai dengan aslinya) ---

Halaman 68 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

15. Bukti P-15 : Fotokopi SURAT PANGGILAN Nomor : S.Pgl./179/IX/2014/Reskrim, a.n. AAN SUPARJO RUSTAM, tanggal 23 September 2014;--- (sesuai dengan aslinya) --- 16. Bukti P-16 : Fotokopi BERITA ACARA PEMERIKSAAN LANJUTAN

(Saksi), tanggal 13 Oktober 2014, a.n. AAN SUPARJO RUSTAM;--- (sesuai dengan aslinya) --- 17. Bukti P-17 : Fotokopi SALINAN RESEP a.n. NY. Azni, dan lampiran-lampiran;--- (sesuai dengan aslinya) --- 18. Bukti P-18 : Fotokopi Surat keterangan istirahat atas nama Aan

Suparjo Rustam dari dr. Santy, tanggal 18-09-2014; --- (sesuai dengan fotokopinya);--- 19. Bukti P-19 : Fotokopi Surat Keterangan Sakit dari KLINIK PRATAMA

”SANUR MEDIKA” atas nama ABDI DERMAWAN, tanggal 2 Oktober 2014; --- (Sesuai dengan fotokopinya); --- 20. Bukti P-20 : Fotokopi Foto atas nama Abdi Dermawan; --- (Sesuai dengan foto); --- 21. Bukti P-21 : Fotokopi KARTU KELUARGA No. 1471101408120001,

atas nama Kepala Keluarga AAN SUPARJO RUSTAM, Alamat : JL. INDRAPURI NO. 3, RT/RW : 004/020, Desa/Kel. : REJO SARI, Kecamatan : TANAYAN RAYA, Kabupaten/Kota : KOTA PEKANBARU, Kode Pos : 28241, Provinsi : RIAU, dikeluarkan tanggal 06-04-2015;--

(Sesuai dengan fotokopinya); --- 22. Bukti P-22 : Fotokopi SURAT PERNYATAAN atas nama Novi Yanti,

Halaman 69 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

tanggal 16 Mei 2016 ; --- (Sesuai dengan aslinya); --- 23. Bukti P-23 : Fotokopi KARTU KELUARGA No. 001739, atas nama

Kepala Keluarga AMIRIN, Desa/Kelurahan : LUBUK LINTANG, Kecamatan : SELUMA, Bengkulu Selatan, dikeluarkan tanggal 1 April 1997; --- (Sesuai dengan fotokopinya); --- 24. Bukti P-24 : Fotokopi SURAT PERNYATAAN atas nama A. RADJIKIN

T, tanggal 23 Mei 2016 ; --- (Sesuai dengan aslinya); --- Menimbang, bahwa untuk mempertahankan dalil-dalil jawabannya, Pihak Tergugat telah mengajukan bukti surat berupa fotokopi surat-surat yang telah diberi meterai cukup dan telah dilegalisir sehingga dapat dijadikan sebagai alat bukti yang sah serta masing-masing diberi tanda T-1 sampai dengan T-28, sebagai berikut :--- 1. Bukti T-1 : Fotokopi SALINAN KEPUTUSAN KEPALA KEPOLISIAN DAERAH RIAU, Nomor : Kep/507/XI/2015 Tentang PEMBERHENTIAN TIDAK DENGAN HORMAT DARI DINAS POLRI, tanggal 24 November 2015, No. Urut 2, atas nama AAN SUPARJO RUSTAM, PANGKAT BRIGADIR, NRP. 85071002, JABATAN/KESATUAN BANUM SUBBAG JARLAT SPN PEKANBARU POLDA RIAU; --- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 2. Bukti T-2 : Fotokopi LAPORAN POLISI Nomor :

LP-A/11/XI/2014/Provos, Terlapor AAN SUPARJO RUSTAM, Pelapor RUSLAN, tanggal 4 Nopember 2014; --- (Sesuai Dengan Aslinya); ---

Halaman 70 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

3. Bukti T-3 : Fotokopi SURAT PERINTAH KABID PROPAM POLDA RIAU Nomor : Sprin/39/XI/2014, untuk melakukan pemeriksaan dan pemberkasan terduga pelanggar BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM, tanggal 20 Nopember 2014; --- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 4. Bukti T-4 : Fotokopi BERITA ACARA PEMERIKSAAN SAKSI atas nama pelapor RUSLAN, AIPDA NRP. 75110542, tanggal 22 Desember 2014, terhadap Terduga Pelanggar BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM; --- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 5. Bukti T-5 : Fotokopi BERITA ACARA PEMERIKSAAN SAKSI atas nama pelapor ERIYANTO, AIPTU NRP. 63100768, tanggal 31 Desember 2014, terhadap Terduga Pelanggar BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM; --- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 6. Bukti T-6 : Fotokopi BERITA ACARA PEMERIKSAAN SAKSI atas nama pelapor BUNAIDI HAKIM, BRIGADIR NRP.

77110912, tanggal 31 Desember 2014, terhadap Terduga Pelanggar BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM; --- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 7. Bukti T-7 : Fotokopi BERITA ACARA PEMERIKSAAN TERDUGA PELANGGAR, tanggal 12 Januari 2015, a.n. BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM; --- (Sesuai Dengan Fotokopinya); --- 8. Bukti T-8 : Fotokopi SURAT PANGGILAN KABID PROPAM POLDA

RIAU, Nomor: S.Pgl/140/XII/2014/Wabprof, memanggil RUSLAN, AIPDA NRP. 75110542 sebagai saksi Terduga

Halaman 71 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

Pelanggar BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM, tanggal 18 Desember 2014; --- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 9. Bukti T-9 : Fotokopi SURAT PANGGILAN KABID PROPAM POLDA RIAU, Nomor: S.Pgl/141/XII/2014/Wabprof, memanggil ERIYANTO, AIPTU NRP. 63100768 sebagai saksi Terduga Pelanggar BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM, tanggal 18 Desember 2014; --- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 10. Bukti T-10 : Fotokopi SURAT PANGGILAN KABID PROPAM POLDA RIAU, Nomor: S.Pgl/142/XII/2014/Wabprof, memanggil BUNAIDI HAKIM, BRIGADIR NRP. 77110912 sebagai saksi Terduga Pelanggar BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM, tanggal 18 Desember 2014; --- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 11. Bukti T-11 : Fotokopi SURAT PANGGILAN KABID PROPAM POLDA RIAU, Nomor: S.Pgl/01/I/2015/Wabprof, memanggil Terduga Pelanggar AAN SUPARJO RUSTAM, BRIGADIR NRP. 85071002, tanggal 6 Januari 2015; --- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 12. Bukti T-12 : Fotokopi SURAT PANGGILAN KABID PROPAM POLDA RIAU, Nomor: S.Pgl/01.a/I/2015/Wabprof, memanggil Terduga Pelanggar AAN SUPARJO RUSTAM, BRIGADIR NRP. 85071002, tanggal 9 Januari 2015;--- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 13. Bukti T-13 : Fotokopi SURAT REKOMENDASI KEPALA SEKOLAH

POLISI NEGARA PEKANBARU, Nomor :

R/10/VI/2015/SPN, LAYAK DAN TIDAKNYA

Halaman 72 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

DIPERTAHANKAN ANGGOTA POLRI AN. BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM NRP 85071002, tanggal 19 Juni 2015; --- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 14. Bukti T-14 : Fotokopi Surat KABIDKUM an. KEPALA KEPOLISIAN DAERAH RIAU Kepada KABID PROPAM POLDA RIAU, Nomor : R/52/III/2015/Bidkum, Perihal : Saran dan pendapat hukum terduga pelanggar BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM NRP 85071002 Ba SPN Pekanbaru, tanggal 9 Maret 2015; --- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 15. Bukti T-15 : Fotokopi surat KEPUTUSAN KEPALA KEPOLISIAN DAERAH RIAU Nomor : Kep/232/V/2015 tentang PEMBENTUKAN KOMISI KODE ETIK PROFESI KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA, a.n.

AAN SUPARJO RUSTAM, tanggal 29 Mei 2015; --- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 16. Bukti T-16 : Fotokopi SURAT PERINTAH KEPALA KEPOLISIAN DAERAH RIAU, Nomor : Sprin/723/V/2015, kepada IPDA MUSTAKIM untuk melaksanakan tugas persangkaan dan penuntutan terduga pelanggar BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM, tanggal 29 Mei 2015; --- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 17. Bukti T-17 : Fotokopi SURAT PERINTAH KEPALA KEPOLISIAN DAERAH RIAU, Nomor : Sprin/724/V/2015, kepada BRIPKA HIDINIA RAHMAT TUESA, S.H. dan BRIGADIR PETRUS R. W. LUMBANBATU, S.H., untuk melaksanakan tugas pencatatan dan perekaman fakta

Halaman 73 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

dalam sidang pelanggaran KKEP/Banding terhadap terduga pelanggar BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM, tanggal 29 Mei 2015;--- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 18. Bukti T-18 : Fotokopi Surat KEPALA SEKOLAH POLISI NEGARA PEKANBARU Kepada KABID PROPAM POLDA RIAU, Nomor : B/437/XI/2014/SPN, Perihal : Pelimpahan Laporan Polisi Nomor : LP-A/11/XI/2014/Provos An.

Brigadir AAN SUPARJO RUSTAM anggota BA Subbag Jarlat SPN Pekanbaru, tanggal 11 Nopember 2014; ---

(Sesuai Dengan Aslinya); --- 19. Bukti T-19 : Fotokopi Surat TUNTUTAN DALAM SIDANG KOMISI KODE ETIK POLRI, Nomor : TUT/06/VI/2015/Wabprof, terhadap terduga pelanggar BRIGADIR AAN SUPARJO RUSTAM, tanggal 15 Juni 2015;--- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 20. Bukti T-20 : Fotokopi Surat NOTA PEMBELAAN ATAS TUNTUTAN PELANGGARAN KODE ETIK Nomor : NO-02/VI/2015/Etik/Bidkum, dari Pendamping Terduga pelanggar, a.n. AAN SUPARJO RUSTAM, tanggal 22 Juni 2015; --- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 21. Bukti T-21 : Fotokopi PUTUSAN SIDANG KOMISI KODE ETIK POLRI Nomor : PUT/06/VII/2015/KKEP, tanggal 6 Juli 2015, terhadap terduga pelapor atas nama AAN SUPARJO RUSTAM; --- (Sesuai Dengan Aslinya); ---

Halaman 74 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

22. Bukti T-22 : Fotokopi surat AAN SUPARJO RUSTAM Kepada KAPOLDA RIAU (SELAKU PEJABAT PEMBENTUK KOMISI BANDING) MELALUI SEKRETARIAT KKEP, Perihal : Permohonan banding, tanggal 6 Juli 2015, beserta lampiran memori banding tanggal 14 Juli 2015 yang ditandatangani oleh YUDI KRISMEN, S.H., M.H., pendamping selaku kuasa; --- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 23. Bukti T-23 : Fotokopi surat KEPUTUSAN KEPALA KEPOLISIAN DAERAH RIAU SELAKU PEJABAT PEMBENTUK KOMISI BANDING, Nomor : Kep/319/VII/2015 tentang PEMBENTUKAN KOMISI KODE ETIK PROFESI TINGKAT BANDING, a.n. AAN SUPARJO RUSTAM, tanggal 22 Juli 2015; --- (Sesuai Dengan Aslinya);--- 24. Bukti T-24 : Fotokopi PUTUSAN SIDANG BANDING KOMISI KODE

ETIK PROFESI POLRI NOMOR : PUT

BANDING/16/IX/2015/KOM BANDING, tanggal 17 September 2015, a.n. AAN SUPARJO RUSTAM;--- (Sesuai Dengan Aslinya); --- 25. Bukti T-25 : Fotokopi SURAT KEPUTUSAN HUKUMAN DISIPLIN Nomor : SKHD/01/II/2013 a.n. AAN SUPARJO RUSTAM, yang ditetapkan tanggal 8 Februari 2013 oleh KEPALA SEKOLAH POLISI NEGARA PEKANBARU Selaku ATASAN YANG BERHAK MENGHUKUM;--- (Sesuai Dengan Aslinya);--- 26. Bukti T-26 : Fotokopi SURAT KEPUTUSAN HUKUMAN DISIPLIN

Nomor : SKHD/01/I/2015 a.n. AAN SUPARJO RUSTAM,

Halaman 75 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

yang ditetapkan tanggal 21 Januari 2015 oleh WAKA a.n.

KEPALA SEKOLAH POLISI NEGARA PEKANBARU Selaku ATASAN YANG BERHAK MENGHUKUM,;--- (Sesuai Dengan Aslinya);--- 27. Bukti T-27 : Fotokopi SURAT KEPUTUSAN HUKUMAN DISIPLIN

Nomor : SKHD/07/I/2015 a.n. AAN SUPARJO RUSTAM, yang ditetapkan tanggal April 2015 oleh WAKA a.n.

KEPALA SEKOLAH POLISI NEGARA PEKANBARU Selaku ATASAN YANG BERHAK MENGHUKUM,;--- (Sesuai Dengan Aslinya);--- 28. Bukti T-28 : Fotokopi DAFTAR PEMERIKSAAN PENDAHULUAN

PELANGGARAN DISIPLIN Nomor :

DP3D/82/I/2015/Provos, tanggal 5 Januari 2015, LAPORAN POLISI Nomor : LP/102/IX/2014/Yanduan, tanggal 22 September 2014 a.n. AAN SUPARJO RUSTAM; --- (Sesuai Dengan Aslinya);--- Menimbang, bahwa dalam sengketa ini telah dipanggil oleh Pengadilan tertanggal 12 Mei 2016 atas permintaan secara tertulis dari Kuasa Hukum Penggugat dan telah hadir 2 (dua) orang Saksi pada persidangan tanggal 17 Mei 2016, yaitu : --- 1. Nama : DASRIL, Tempat tanggal lahir Pekanbaru, 05-04-1970, Umur 46

Tahun, Jenis Kelamin Laki-laki, Kewarganegaraan Indonesia, bertempat tinggal di Jalan Paus Gg. Lumba-lumba Blok A4 RT.

002 RW. 007 Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Agama Islam, Pekerjaan Anggota Kepolisian RI dan telah memberikan keterangannya di bawah sumpah pada pokoknya sebagai berikut : ---

Halaman 76 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

- Bahwa Saksi merupakan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan Pangkat Komisaris Polisi dan menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Pengajaran dan Pelatihan (KASUBBAG JARLAT) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru sejak tahun 2012;--- - Bahwa Saksi kenal dengan Penggugat karena Penggugat merupakan

salah seorang staf yang ada di bawah Kepala Urusan Rencana Pendidikan dan Pelatihan (KAUR RENDIKLAT) yang ada di bawah koordinasi JARLAT SPN Pekanbaru;--- - Bahwa Tugas Pokok dan Fungsi JARLAT adalah pengajaran dan

pelatihan, tidak ada tugas JARLAT untuk menangkap penjahat;--- - Bahwa sepengetahuan Saksi Penggugat memang tidak masuk kerja

lebih dari tiga puluh (30) hari kerja, namun tidak ingat tanggal dan bulannya serta tidak tahu alasannya tidak masuk kerja;--- - Bahwa selama Penggugat tidak masuk kerja, Saksi sering

mengingatkan Penggugat melalui SMS sebanyak 5 (lima) kali agar Penggugat segera masuk kerja;--- - Bahwa mekanisme izin untuk Penggugat pada SPN Pekanbaru harus

diketahui oleh Saksi;--- - Bahwa Saksi tidak pernah memberikan uang kepada Penggugat untuk ongkos pergi ke Bengkulu menengok orang tuanya yang sakit; --- - Bahwa setahu Saksi tidak ada anggota yang lainnya ada memberi

uang kepada Penggugat; --- - Bahwa tidak ada Penggugat datang ke kantor saat meminta bantuan

uang untuk ongkos ke Bengkulu; --- - Bahwa Penggugat tidak ada datang ke kantor pada bulan September-Nopember 2014; --- - Bahwa setelah Penggugat masuk kantor ada diberikan pekerjaan

sesuai tupoksi yang ada pada Rendiklat dan saat itu dikerjakan;---

Halaman 77 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

- Bahwa tahun 2015 pernah terhadap Penggugat diadakan rapat rekomendasi masih layak/tidak layak yang diikuti kurang lebih 20 an orang; --- - Bahwa kesimpulan dari rapat tersebut ada yang layak dan tidak layak

dipertahankan sedangkan kesimpulan Saksi, Penggugat masih layak dipertahankan dengan Penggugat datang dan menyelesaikan pekerjaan yang diberikan; --- - Bahwa setahu Saksi, satu kali Penggugat pernah dijatuhi hukuman

disiplin masuk kerja; --- - Bahwa sistem absensi di SPN yaitu ada petugas Provos yang

langsung mengabsen saat apel pagi dan yang kedua sistem tanda tangan serta finger print yang digunakan sebagai dasar penghitungan remunerasi; --- - Bahwa petugas provos pengambil absen berganti-ganti dan berada di

lingkungan SPN; --- - Bahwa provost pengambil absensi mendata absensi saat apel pagi,

apel siang dan apel pulang; --- - Bahwa apabila ada perbedaan antara absensi manual, absensi finger

print dan absensi yang diambil provost, maka absensi yang digunakan mengacu pada absensi yang ada pada Provost; --- - Bahwa Saksi pernah mengetahui, Penggugat ada membantu bekerja

di Polsek Tambang karena Penggugat bercerita kepada Saksi; --- - Bahwa Saksi tidak tahu setelah masuk pada tanggal 3 Nopember,

Penggugat ada disuruh melakukan tes narkoba oleh Kepala SPN;--- - Bahwa wajib harus tetap izin tertulis jika tiba-tiba sakit kepada Kepala

SPN kalau di luar Pekanbaru sedangkan kalau masih di Pekanbaru bisa lewat telepon; --- - Bahwa Saksi tidak pernah menerima surat izin dari Penggugat selama

Halaman 78 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

Penggugat tidak masuk kerja sesuai dengan bukti P-18 ataupun surat yang lainnya; --- - Bahwa yang berwenang memberikan izin dalam lingkungan SPN

adalah Kepala SPN;--- - Bahwa selama 30 hari lebih Penggugat tidak masuk kantor tidak ada

izin kepada Kepala SPN;--- 2. Nama : BRIPKA AFRIZAL ARIF, Tempat tanggal lahir Danau

Bingkuang, 16-04-1980, Umur 36 Tahun, Jenis Kelamin Laki-laki, Kewarganegaraan Indonesia, bertempat tinggal di Jalan Suka Karya Gg. Saiyo Perum Damai Saiyo C3 RT. 002 RW.

003 Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Agama Islam, Pekerjaan Anggota Kepolisian RI dan telah memberikan keterangannya di bawah sumpah pada pokoknya sebagai berikut : --- - Bahwa saksi adalah Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan Pangkat Brigadir Polisi Kepala (BRIPKA) dan menjabat sebagai Provost di Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru sejak tahun 2013; --- - Bahwa Saksi kenal dengan Penggugat di SPN, sepengetahuan Saksi

saat itu Penggugat bekerja di bagian Jarlat; --- - Bahwa tugas pokok provost adalah menegakkan kedisiplinan, mengecek anggota yang hadir; --- - Bahwa di SPN Pekanbaru ada 8 anggota Provos, ada pembagian

tugas masing-masing, bagian absensi, administrasi dan administrasi sidang disiplin; --- - Bahwa Provos yang memeriksa kehadiran anggota Polri di SPN

dilakukan secara bergantian;--- - Bahwa mekanisme pengambilan absensi dibagi setiap bagian, siapa

Halaman 79 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

yang piket pada hari itu, maka Dia lah yang melakukan pengambilan absensi dan biasanya dibantu oleh provost lainnya untuk mengecek; --- - Bahwa Saksi tidak mengetahui masalah absensi Penggugat karena waktu itu Saksi menerima Sprin (Surat Perintah) untuk menjadi pengasuh siswa SPN dari tanggal 1 Juni 2014 sampai Desember 2014; --- - Bahwa Saksi mengetahui dari Provos pengambil absen bahwasanya

Penggugat tidak masuk;--- - Bahwa biasanya Provos yang bertugas 8 orang, pada saat itu 1 orang

diambil sebagai ajudan, Kanitnya 1 orang, 4 orang ditarik sebagai pengasuh, jadinya tinggal 2 orang yang bertugas;--- - Bahwa Saksi masih ingat yang menggantikan Saksi saat itu adalah 2

orang namanya Hendra HW dan Hendro; --- - Bahwa tidak pernah Penggugat meminta izin tidak masuk kantor kepada Saksi maupun kepada kawan-kawan yang lainnya; --- - Bahwa selama periode antara 18 September-3 November 2014, Saksi tidak pernah melihat Penggugat ada di Kantor, walaupun siang hari; --- - Bahwa pada bulan September-November Penggugat tidak pernah

menelpon Saksi meminta izin;--- - Bahwa Penggugat tidak pernah memberitahu Saksi bahwa dia

membantu Polda Riau khususnya Polsek Tambang; --- Menimbang, bahwa pada persidangan tanggal 7 Juni 2016, Pihak Penggugat telah mengajukan Kesimpulan secara tertulis sedangkan pihak Tergugat mengajukan Kesimpulan secara lisan; --- Menimbang, bahwa selanjutnya Para Pihak menyatakan tidak mengajukan suatu apapun lagi dan mohon Putusan; --- Menimbang, bahwa untuk mempersingkat uraian putusan ini maka segala sesuatu yang terjadi di persidangan sebagaimana termuat dalam

Halaman 80 dari 115 halaman Putusan Nomor : 13/G/2016/PTUN-PBR.

Berita Acara Persidangan adalah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan putusan ini. ---

Dokumen terkait