• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Skripsi Syahirah Ahmad (2018) Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare dengan judul

“Pengaruh Intensitas Bimbingan Agama Islam Terhadap Perilaku Keberagamaan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Parepare”. Penelitian ini merupakan penelitian dengan penelitian kuantitatif yang didasari oleh filsafat positivisme yang menekankan fenomena-fenomena objektif dan dikaji secara kuantitatif.

Adapun hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian layanan bimbingan Islam yang intens berpengaruh terhadap berperilaku keberagamaan

13

narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Parepare.

Hasil dari penelitian ini adalah secara signifikan terhadap perilaku keberagamaan narapidana di Lembaga Pemasyarakat Kelas IIB dengan perolehan rhitung = 3,608 > rtabel = 0,316 dengan taraf signifikan.

Menurut peneliti dalam skripsi ini mendeskripsikan bahwa pentingnya ajaran agama bagi manusia kemudian agama merupakan peranan penting dalam menuntun manusia menuju jalan kebenaran oleh karenanya dirasa sangat penting bagi narapidana diberikan bimbingan agama Islam sehingga ketika keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Parepare dapat hidup dijalan yang benar sesuai dengan ajaran agama Islam.

Kelebihan dari skripsi ini adalah sangat dibahas mendalam dan sangat lengkap serta dapat dengan mudah dipahami oleh pembaca.

2. Skripsi Robbiana Saputra (2015) mahasiswa Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang dengan judul “Pengaruh Intensitas Mengikuti Bimbingan Agama Islam Terhadap Kesehatan Mental Para Lanjut Usia di Panti Wredha Harapan Ibu Semarang”. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan Teknik pengumpulan data menggunakan skala intensitas mengikuti

14

bimbingan agama dan skala kesehatan mental. Hasil dalam penelitian ini adalah tidak ada pengaruh intensitas bimbingan agama Islam terhadap kesehatan mental para lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Semarang. Menurut peneliti dalam skripsi ini ketika memasuki fase usia lanjut pada manusia maka manusia itu akan merasakan kesepian dan kesendirian, keadaan tersebut dapat berpengaruh terhadap kondisi kejiwaannya yang dapat menunjukkan berbagai gangguan jiwa yang diantaranya adalah depresi yang pada gilirannya akan menimbulkan depresi dan putus asa sehingga dengan adanya bimbingan agama Islam dapat mengisi kekosongan hati para lansia dan lebih mendekatkan diri kepada Allah serta menjauhkan para lansia dari gangguan kejiwaan karena memiliki mental yang sehat.

Hasil dari penelitian ini adalah nilai Fregresi sebesar 2,659 lebih besar dari pada F tabel pada taraf signifikan 0,05= 3,20 dan F tabel 0,01= 4,13 dengan nilai (p value) lebih besar dari 0,05 dengan nilai R square sebesar 6,9 yang menunjukkan pengaruh sebesar 6,9%.

Kekurangan dari penelitian skripsi ini adalah pada hasil ditunjukkan ternyata tidak adanya pengaruh intensitas dalam mengikuti bimbingan agama terhadap kesehatan mental para lanjut usia.

15

Perbedaan penelitian skripsi ini dengan sebelumnya adalah terletak pada variabel X dimana penelitian sebelumnya ialah Kesehatan Mental dan penelitian kali ini adalah perubahan perilaku, serta objek penelitian juga berbeda.

3. Skripsi Anis Lud Fiana (2018) mahasiswi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang dengan judul “Pengaruh Intensitas Mengikuti Bimbingan dan Konseling Islam Terhadap Kecemasan Emosional Siswa Sekolah Menengah Pertama Islam Nudia Semarang”. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah adanya pengaruh intensitas mengikuti bimbingan dan konseling Islam terhadap kecerdasan emosional siswa Sekolah Menengah Pertama Islam Nudia Semarang dengan nilai lebih besar dari dengan taraf signifikan 5% (1: 55) yaitu 9,89 > 4,02, hal tersebut menunjukkan adanya nilai signifikan. Penelitian skripsi ini memiliki kelebihan yakni dapat membuktikan bahwa adanya hasil nilai signifikan sehingga pemberian layanan bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan diikuti secara sungguh-sungguh dan rutin akan menjadikan siswa bersikap dan bertindak sesuai dengan norma-norma dan agama dalam kehidupan sehari-hari, baik yang hubungannya dengan sesama manusia maupun dengan Allah.

16

Kekurangan dari penelitian skripsi ini adalah pengaruh R Square (R2) yaitu 0,152 atau 15,2 %.

Adapun sisanya sebesar 84,8 % dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian, sehingga lebih banyak faktor lain yang mempengaruhi yang diantaranya adalah keluarga, lingkungan, ekonomi dan teman sebaya dibandingkan dengan pengaruh konseling Islam terhadap kecerdasan emosional siswa.

Perbedaan penelitian skripsi ini dengan penelitian yang akan penulis teliti ialah terletak pada variabel Y (Intensitas Bimbingan Agama) dan variabel X (Perubahan Perilaku Anak) objek dari penelitian inipun berbeda yakni penelitian sebelumnya siswa menengah pertama dan peneltian yang penulis teliti adalah anak jalanan.

4. Skripsi Trinikmah Utamimah (2015) mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Salatiga dengan judul “Pengaruh Intensitas Layanan Bimbingan dan Konseling Terhadap Ketaatan Siswa Pada Tata Tertib Sekolah di MTS Yakti Tegalrejo Tahun Pelajaran 2014/2015”. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan hasil penelitian harga r observasi lebih besar dari r tabel, baik taraf signifikan 5% atau 1%. Dinyatakan apabila r observasi lebih besar dari r tabel maka ada komparasi dan hipotesis yang menyatakan pengaruh positif antara intensitas layanan bimbingan dan

17

konseling terhadap ketaatan siswa pada tata tertib sekolah diterima.

Kelebihan dari penelitian ini adalah peneliti mencantumkan berbagai faktor yang mempengaruhi siswa yang dapat melanggar tata tertib itu sangat lengkap dan teori-teori yang diberikan pun lengkap.

Perbedaan skripsi ini dengan skripsi yang akan penulis teliti ialah terletak pada variael Y dan variabel X juga berbeda tetapi persamaannya terletak pada pengaruh intensitas suatu bimbingan.

5. Skripsi Rina Wati (2018) mahasiswi Universitas Islam Walisongo Semarang dengan judul “Pengaruh Intensitas Mengikuti Kegiatan Keagamaan Terhadap Perkembangan Moral Siswa Kelas IX Di SMP Hasanuddin 6 Tugu Semarang”. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan studi populasi yang mana semua populasi menjadi subyek penelitian. Subyek penelitian berjumlah 53 siswa kelas IX angkatan tahun 2017 di SMP Hasanuddin 6 Tugu Semarang.

Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh intensitas mengikuti kegiatan keagamaan terhadap perkembangan moral siswa kelas IX SMP Hasanuddin 6 Semarang. yang ditunjukkan Freg hitung yang menunjukkan nilai 34.859 dengan tingkat signifikan 0,000. Oleh karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka dapat

18

disimpulkan bahwa ada pengaruh intensitas mengikuti kegiatan keagamaan terhadap perkembangan moral siswa kelas IX SMP Hasanuddin 6 Tugu.

Berdasarkan hal tersebut, maka dapat diambil kesimpulan bahwa ada hubungan positif antara intensitas mengikuti kegiatan keagamaan dengan perkembangan moral siswa kelas IX SMP Hasanuddin 6 Semarang. Semakin tinggi Intensitas mengikuti kegiatan keagamaan maka akan semakin tinggi perkembangan moral siswa kelas IX SMP Hasanuddin 6 Semarang. Sebaliknya semakin rendah intensitas mengikuti kegiatan keagamaan maka akan semakin rendah pula perkembangan moral siswa kelas IX SMP Hasanuddin 6 Semarang. Intensitas mengikuti kegiatan keagamaan memengaruhi perkembangan moral siswa kelas IX SMP Hasanuddin 6 Semarang, sebesar 40,6% dengan R square 0,406, sedangkan sisanya 0,594 artinya 59,4%

dipengaruhi faktor lainnya diluar variabel yang tidak diteliti misalnya dari faktor intern citra diri dan dari faktor ekstern peran orang tua, lingkungan sosial.

Persamaan penelitian ini dengan penelitian penulis adalah sama-sama ingin mengukur pengaruh intensitas mengikuti bimbingan agama terhadap sesuatu. perbedaannya ialah terletak pada variable Y dimana penelitian sebelumnyaterhadap moral siswa

19

namun penelitin penulis variabel Y nya adalah perubahan perilaku anak jalanan.

6. Skripsi Robbiana Saputra (2015) mahasiswa Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang dengan judul “Pengaruh Intensitas Mengikuti Bimbingan Agama Islam Terhadap Kesehatan Mental Para Lanjut Usia di Panti Wredha Harapan Ibu Semarang”. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan Teknik pengumpulan data menggunakan skala intensitas mengikuti bimbingan agama dan skala kesehatan mental. Hasil dalam penelitian ini adalah tidak ada pengaruh intensitas bimbingan agama Islam terhadap kesehatan mental para lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Semarang. Menurut peneliti dalam skripsi ini ketika memasuki fase usia lanjut pada manusia maka manusia itu akan merasakan kesepian dan kesendirian, keadaan tersebut dapat berpengaruh terhadap kondisi kejiwaannya yang dapat menunjukkan berbagai gangguan jiwa yang diantaranya adalah depresi yang pada gilirannya akan menimbulkan depresi dan putus asa sehingga dengan adanya bimbingan agama Islam dapat mengisi kekosongan hati para lansia dan lebih mendekatkan diri kepada Allah serta menjauhkan para lansia dari gangguan kejiwaan karena memiliki mental yang sehat.

20

Kekurangan dari penelitian skripsi ini adalah pada hasil ditunjukkan ternyata tidak adanya pengaruh intensitas dalam mengikuti bimbingan agama terhadap kesehatan mental para lanjut usia.

Perbedaan penelitian skripsi ini dengan sebelumnya adalah terletak pada variabel X dimana penelitian sebelumnya ialah Kesehatan Mental dan penelitian kali ini adalah perubahan perilaku, serta objek penelitian juga berbeda.

7. Skripsi Anis Lud Fiana (2018) mahasiswi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang dengan judul “Pengaruh Intensitas Mengikuti Bimbingan dan Konseling Islam Terhadap Kecemasan Emosional Siswa Sekolah Menengah Pertama Islam Nudia Semarang”. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah adanya pengaruh intensitas mengikuti bimbingan dan konseling Islam terhadap kecerdasan emosional siswa Sekolah Menengah Pertama Islam Nudia Semarang dengan nilai lebih besar dari dengan taraf signifikan 5% (1: 55) yaitu 9,89 > 4,02, hal tersebut menunjukkan adanya nilai signifikan. Penelitian skripsi ini memiliki kelebihan yakni dapat membuktikan bahwa adanya hasil nilai signifikan sehingga pemberian layanan bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan diikuti secara sungguh-sungguh dan rutin akan menjadikan

21

siswa bersikap dan bertindak sesuai dengan norma-norma dan agama dalam kehidupan sehari-hari, baik yang hubungannya dengan sesama manusia maupun dengan Allah.

Kekurangan dari penelitian skripsi ini adalah pengaruh R Square (R2) yaitu 0,152 atau 15,2 %.

Adapun sisanya sebesar 84,8 % dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian, sehingga lebih banyak faktor lain yang mempengaruhi yang diantaranya adalah keluarga, lingkungan, ekonomi dan teman sebaya dibandingkan dengan pengaruh konseling Islam terhadap kecerdasan emosional siswa.

Perbedaan penelitian skripsi ini dengan penelitian yang akan penulis teliti ialah terletak pada variabel X ( Bimbingan Agama) dan variabel Y (Peningkatan Pengetahuan Agama) objek dari penelitian inipun berbeda yakni penelitian sebelumnya siswa menengah pertama dan peneltian yang penulis teliti adalah anak jalanan.

8. Skripsi Trinikmah Utamimah (2015) mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Salatiga dengan judul “Pengaruh Intensitas Layanan Bimbingan dan Konseling Terhadap Ketaatan Siswa Pada Tata Tertib Sekolah di MTS Yakti Tegalrejo Tahun Pelajaran 2014/2015”. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan hasil penelitian harga r observasi lebih besar dari r tabel,

22

baik taraf signifikan 5% atau 1%. Dinyatakan apabila r observasi lebih besar dari r tabel maka ada komparasi dan hipotesis yang menyatakan pengaruh positif antara intensitas layanan bimbingan dan konseling terhadap ketaatan siswa pada tata tertib sekolah diterima.

Kelebihan dari penelitian ini adalah penelitian peneliti mencantumkan berbagai faktor yang mempengaruhi siswa yang dapat melanggar tata tertib itu sangat lengkap dan teori-teori yang diberikan pun lengkap. Perbedaan skripsi ini dengan skripsi yang akan penulis teliti ialah terletak pada variael Y dan variabel X juga berbeda tetapi persamaannya terletak pada pengaruh intensitas suatu bimbingan.

9. Skripsi Rina Wati (2018) mahasiswi Universitas Islam Walisongo Semarang dengan judul “Pengaruh Intensitas Mengikuti Kegiatan Keagamaan Terhadap Perkembangan Moral Siswa Kelas IX Di SMP Hasanuddin 6 Tugu Semarang”. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan studi populasi yang mana semua populasi menjadi subyek penelitian. Subyek penelitian berjumlah 53 siswa kelas IX angkatan tahun 2017 di SMP Hasanuddin 6 Tugu Semarang.

Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh intensitas mengikuti kegiatan keagamaan terhadap

23

perkembangan moral siswa kelas IX SMP Hasanuddin 6 Semarang. yang ditunjukkan Freg hitung yang menunjukkan nilai 34.859 dengan tingkat signifikan 0,000. Oleh karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh intensitas mengikuti kegiatan keagamaan terhadap perkembangan moral siswa kelas IX SMP Hasanuddin 6 Tugu.

Berdasarkan hal tersebut, maka dapat diambil kesimpulan bahwa ada hubungan positif antara intensitas mengikuti kegiatan keagamaan dengan perkembangan moral siswa kelas IX SMP Hasanuddin 6 Semarang. Semakin tinggi Intensitas mengikuti kegiatan keagamaan maka akan semakin tinggi perkembangan moral siswa kelas IX SMP Hasanuddin 6 Semarang. Sebaliknya semakin rendah intensitas mengikuti kegiatan keagamaan maka akan semakin rendah pula perkembangan moral siswa kelas IX SMP Hasanuddin 6 Semarang. Intensitas mengikuti kegiatan keagamaan memengaruhi perkembangan moral siswa kelas IX SMP Hasanuddin 6 Semarang, sebesar 40,6% dengan R square 0,406, sedangkan sisanya 0,594 artinya 59,4%

dipengaruhi faktor lainnya diluar variabel yang tidak diteliti misalnya dari faktor intern citra diri dan dari faktor ekstern peran orang tua, lingkungan sosial.

24

Persamaan penelitian ini dengan penelitian penulis adalah sama-sama ingin mengukur pengaruh intensitas mengikuti bimbingan agama terhadap sesuatu. perbedaannya ialah terletak pada variable Y dimana penelitian sebelumnya terhadap moral siswa namun penelitin penulis variabel Y nya adalah perubahan perilaku anak jalanan.

10. Skripsi Muhammad Nurul Hukmah Dzikriyyah (2014) mahasiswa Universitas IAIN Walisongo dengan judul “Pengaruh Pengetahuan Agama Islam Terhadap Religiusitas Peserta Didik SMP Hasanuddin 4 Mijen Semarang”. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini memiliki hasil 11,9% pengaruh yang signifikan dan positif antara Pengetahuan Agama Islam Terhadap Religiusitas Peserta Didik SMP Hasanuddin 4 Mijen Semarang dengan persamaan regresi Y=

67,315+0,556 X. Dan hasil varians garis regresi Fhitung = 7,447 > Ftabel ( 0,05 ; 1, 55) = 4,02 berarti signifikan, dan Fhitung = 7,447 > Ftabel ( 0,01 ; 1, 55) = 7,12 berarti signifikan.

Perbedaan dengan penelitian penulis terdapat pada Variabelnya dimana penelitian terdahulu Variabel X nya adalah pengetahuan agama dan Variabel Y adalah religiusitas.

25 G. Sistematika Penulisan

Penulisan skripsi ini terbagi menjadi lima bab, yang terdiri dari pendahuluan, tinjauan pustaka, metode penelitian, temuan penelitian dan pembahasan, serta simpulan dan saran dengan rincian selanjutnya sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN

Meliputi latar belakang, identifikasi masalah, batasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian dan manfaat penelitian, tinjauan kajian terdahulu, sistematika penulisan BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Meliputi teori yang terkait dengan variabel penelitian, kerangka pemikiran, dan hipotesis.

Dokumen terkait