• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tipe Pembeli di BlackBerry

Dalam dokumen TEMBUS OMSET 100 JUTA MODAL BLACKBERRY (Halaman 125-141)

TIPE PEMBELI DI

BLACKBERRY

embeli di Blackberr

y

“Setiap pembeli itu unik. Ada yang menyenangkan, ada

juga yang menyebalkan. Begitulah…”

Hehehe… Bab ini akan membahas tentang hal-hal yang sering kita temui saat melakukan transaksi jual-beli di BlackBerry. Mereka adalah orang-orang yang membeli produk kita. Ada yang menyenangkan, ada juga yang menyebalkan. Ya begitulah… Mau bagaimana lagi, kita tidak bisa mengubah sifat dan karakteristik mereka. Kita hanya bisa mengubah respon sikap kita terhadap mereka. Mari kita mulai…

Kenapa Harus Tahu Tipe Pembeli?

Alasan utamanya sebenarnya hanya ada satu, yaitu CLOSING!

Tapi pada kenyataannya di lapangan, kita tidak bisa

memaksakan semua transaksi jual-beli harus closing. Justru

semakin dipaksakan untuk closing, akan membuat reputasi

dan kredibilitas kita semakin jelek di mata mereka. Mereka

berpikir, “Ini orang kok maksa banget sih jualannya… Sumpah

BT banget”. Selain seperti itu, bisa jadi mereka memang benar-

benar tidak membutuhkan produk kita, sehingga mereka tidak

beli.

“Jangan pernah paksa orang lain beli produk Anda, jika

Anda tidak mengenal mereka…”

Walaupun demikian, dengan kita mengenal berbagai tipe pembeli, sedikit banyak akan membantu kita dalam merespon berbagai keadaan dan tipe pembeli yang berbeda-beda. Kita akan lebih mengenal siapa mereka. Harapannya tidak muluk-muluk, mereka

embeli di Blackberr

y

nyaman dengan kita, beli produk kita, dan terus repeat order ke kita. Sepakaaat…?

Pembeli adalah Raja. Yakin?

Banyak orang yang mengatakan bahwa pembeli adalah raja. Kata siapa??! Saya pribadi sangat tidak setuju. Yang namanya transaksi jual beli adalah win-win solution. Kalau kita gunakan istilah pembeli adalah raja, seakan-akan kita rugi, dia untung. Nggak banget…

Kalaupun ada yang masih keukeuh beranggapan bahwa pembeli adalah Raja, oke bolehlah… Namun kita harus menganggap bahwa diri kita adalah Ratunya, yang MAMPU MENENANGKANNYA DALAM KONDISI APAPUN JUGA. Paham kan maksud Saya?

Dengan mengenal tipe-tipe pembeli, kita akan punya banyak strategi dalam meghadapi berbagai ‘raja’ yang punya karakter berbeda-beda. Ya minimal kita akan tahu harus bersikap seperti apa

embeli di Blackberr

y

kepada mereka. Tak hanya itu, kita pun bisa memberikan pelayanan maksimal agar mereka benar-benar mendapatkan apa yang mereka mau.

“Pelayanan yang maksimal saja belum tentu

menghasilkan penjualan, apalagi pelayanan yang

seadanya”

5 Tipe Pembeli di BlackBerry

1. Brengsek

Mereka adalah pembeli yang sangat tidak kita harapkan keberadaannya. Lebih baik tidak mengenal mereka daripada harus bertransaksi dengan mereka.

2. Menyebalkan

Mereka seringkali membuat kita tersinggung dan sakit hati. Tapi tipe ini masih mending dibandingkan dengan tipe pertama.

3. Rewel

Mereka biasanya banyak tanya, cerewet, plin plan, dan lain- lain. Kunci menghadapinya hanya satu, SABAR…

4. Hemat

Mereka sangat perhitungan, sangat detil, ingin tahu lebih banyak manfaatnya, dan lain-lain.

5. Asyik

Mereka orangnya asyik. Merekalah yang kita harapkan.

embeli di Blackberr

y

BRENGSEK

Saya bingung ha- rus menggunakan

ka ta apa yang paling pas untuk menun juk kan karakter tipe ini. Saya menjatuhkan pilihan pada sebutan, “Brengsek”.

Kenapa segitunya?

Ya memang mereka begitu. Bayangkan saja… Jika ini terjadi pada Anda, apa yang Anda rasakan jika mereka menipu Anda? Apa yang Anda rasakan jika mereka mengambil satu per satu customer Anda dan beralih ke kompetitor Anda? Apa yang Anda rasakan…? *nyesek!* Apa saja ciri-ciri pembeli tipe Brengsek? Bagaimana cara mengatasinya?

Suka Nipu

Mereka mengatakan bahwa mereka sudah transfer ke rekening Anda, tapi nyatanya sebenarnya belum. Ketika dikonfirmasi, mereka keukeuh bilang sudah transfer, padahal kenyataannya uangnya belum masuk ke rekening Anda. Ketika Anda minta bukti transfer darinya, mereka banyak alasan dan tidak memberikan bukti transfernya ke Anda. Alhasil mereka adalah penipu.

embeli di Blackberr

y

Solusi:

Tinggalkan mereka. Jangan terlalu lama berkomunikasi dengan mereka. Delcont saja pin BB nya. Doakan mereka segera taubat….

Nyuri Customer Anda, Pindah ke Kompetitor

Mereka sebenarnya bukan pembeli produk Anda. Mereka hanya berpura-pura menjadi pembeli produk Anda. Itu adalah strategi mereka. Misalnya mereka meminta kepada Anda untuk memasukkan mereka ke grup BB Anda. Setelah masuk grup, mereka akan invite satu per satu customer Anda yang lainnya di grup BB tersebut. Lama kelamaan mereka akan leave grup dan akan menghubungi customer Anda satu per satu untuk beli produk mereka.

Solusi:

Anda tidak bisa mencegah orang-orang seperti ini. Apalagi jika Anda menggunakan grup BB sebagai channel penjualan. Mereka bisa masuk sesukanya, dan keluar sesukanya. Anda hanya bisa lebih selektif dalam memilih siapa saja orang-orang yang layak masuk grup. Atau jangan-jangan, Anda juga termasuk orang tipe ini ketika bertransaksi dengan yang lainnya? *plak!*

MENYEBALKAN

Saya yakin Anda pernah berhadapan dengan tipe pembeli yang menyebalkan. Alhasil orang-orang seperti mereka telah berhasil membuat emosi Anda naik dan bawaannya ingin marah, walaupun masih jauh lebih baik dibandingkan tipe Brengsek tadi.

embeli di Blackberr

y

Apa saja ciri-ciri pembeli tipe Menyebal- kan? Bagaimana cara mengatasinya?

Hit & Run

Apakah Anda pernah berhadapan dengan orang yang sudah janji mau beli, tapi pada akhirnya nggak beli-beli? Nah itulah yang disebut dengan hit & run. Di- SMS nggak dibales, di-BBM nggak diread, ditelepon nggak diangkat. Aduuuh…. PHP banget dah!

Solusi :

Jangan buang-buang waktu menghadapi tipe ini. Boleh Anda ingatkan seperlunya saja. Selebihnya, jika memang tidak ada kabar juga, tinggalkan saja. Masih banyak orang yang membutuhkan produk Anda. Yakin deh…

Curigaan

Walaupun itu sebenarnya hal yang wajar, tapi terkadang menyebalkan juga. Misalnya, “Mba, ini beneran dikirim kan nanti, mba gak nipu kan?” Wah wah wah…. belum apa-apa sudah dituduh macam-macam. Dalam hati ingin nuntut dia dengan tuduhan pencemaran nama baik tuh. *heu*

Solusi :

Pasang testimoni yang bisa dipercaya dalam Display Picture. Cantumkan juga nomor telepon Anda di Display Name Anda agar mereka bisa menghubungi Anda langsung untuk membuktikan bahwa Anda itu orang baik-baik.

embeli di Blackberr

y

Nanya Doang!

Tipe ini sukanya hanya tanya-tanya tentang produk kita termasuk harga, ongkos kirim ke tempat dia, dan lain-lain. Setiap kita menawarkan produk baru tapi tidak pernah melakukan pembelian. Misalnya…

Pembeli : “Ih barangnya lucu banget sist, berapaan harganya? Anda : “Rp 35.000 sist”

Pembeli : “Ongkirnya berapa sist? Pengeeen...” Anda : “Kemana?”

Pembeli : “Ke Sorong Papua sist” Anda : “Rp. 86.000”

Pembeli : “Ya sist, mahalan ongkirnya. Nggak jadi deh…” Solusi:

Anda minta dia cek sendiri ongkos kirim di website jasa pengiriman yang Anda gunakan. Atau Anda minta rekomendasi dari dia jasa pengiriman apa yan cocok dan murah ke kota mereka. Biarkan dia yang menentukan sendiri.

Sudah Keep Barang, Tapi Nggak Jadi Beli

Mereka pilih barang “A” dan janji akan segera transfer. Karena Anda tidak ingin kehilangan stok barang tersebut, akhirnya Anda beli barang yang mereka inginkan ke supplyer dan keep

barang tersebut. Setelah Anda konfirmasi ulang ke pembeli, mereka bilang, “Mas nggak jadi beli kayanya…”. Bayangkan… bagaimana nggak nyesek, Anda sudah keluar duit pesankan barangnya ke supplyer, eeeh nggak jadi beli. *ngelus dada*

embeli di Blackberr

y

Solusi:

Sebelum dia benar-benar transfer, pastikan Anda tidak keluar uang sedikitpun walaupun untuk keep barang yang dia pesan. Ini untuk meminimalisir risiko. Minta agar dia transfer terlebih dahulu. Minta bukti transfernya dan kirim melalui BBM. Jika bukti transfer sudah Anda terima, baru Anda bisa pesan barang yang dia inginkan ke supplyer Anda.

“Kalau stok barangnya keburu habis bagaimana?”

Salah dia juga, kenapa nggak buru-buru transfer… Kalau dia segera transfer, pastinya Anda juga bisa segera keep barang tersebut.

REWEL

Diantara tipe-tipe lain, Saya yakin Anda paling sering menghadapi tipe ini. Lagi-lagi mereka menguji kesabaran Anda. Sabar…

Apa saja ciri-ciri pembeli tipe Rewel? Bagaimana cara mengatasinya?

Cerewet

Tipe ini adalah tipe yang sangat hati-hati. Dia bertanya tentang produk yang ingin dia beli. Sampai semua produk yang kita jual ditanyakan, alias cerewet. Walaupun ujung-ujungnya akhirnya hanya membeli 1 produk saja. Misalnya…

embeli di Blackberr

y

Pembeli : “Sist, yang di DP berapa?” Anda : “Rp 125.000”

Pembeli : “Adanya warna apa aja?” Anda : “Pink, kuning, ungu, hijau…” Pembeli : “Selain ini ada yang lain?” Anda : “Ada sist, mau yang apa?” Pembeli : “Coba lihat semua...” Anda : (sending picture)

Pembeli : “Yang ini berapa? Anda : “Rp 145.000” Pembeli : “Yang ini? Anda : “Rp 180.000”

dan seterusnya. Akhirnya… Pembeli : Beli yang ini aja deh. *gubrak!* Solusi:

Ikut saja flow dia. Apa sebenarnya yang dia inginkan. Bersabarlah… Gunakan teknik closing yang akan Saya bahas pada bab selanjutnya.

Plin Plan

Tipe ini suka gonta-ganti pesanan dalam beberapa menit saja. Padahal kitanya sudah terlanjur pesan sama supplier kita karena kalau kita tidak pesan dulu ke supplier nanti keburu habis. Dampaknya, kita harus memohon maaf kepada supplier kita meminta pengertian kalau kita punya pembeli yang plin- plan.

Solusi:

Berikan keyakinan kepada pembeli setiap kali dia memilih produk tertentu. Katakan juga bahwa produk yang sudah diplih tidak bisa ditukar dengan warna atau barang lain.

embeli di Blackberr

y

Tidak Sabaran

Pernah nggak, saat orang lain ingin membeli produk Anda, mereka malah justru marah-marah kepada Anda. Misalnya, “Lama amat sih balesnya? Niat jualan gak sih?”. Atau kalau nggak seperti itu, biasanya ditandai dengan “PING!!” berkali- kali selama kita belum melayaninya. Padahal yang namanya manusia, kita juga terkadang nggak selalu pegang BB. Ada keperluan-keperluan yang harus kita kerjakan selain melayani mereka. Betul kan?

Solusi :

Kalau memang Anda sedang sibuk dan tidak bisa fast response, buatlah tanda “busy” dalam status Anda. Perjelas dengan tulisan, “Maaf, slow respon…”, dan lain-lain. Anda juga bisa menyediakan waktu khusus untuk menghubungi mereka, misal malam hari pukul 18.00 sampai 24.00 WIB. Dengan demikian kegiatan-kegiatan Anda tetap berjalan lancar dan tidak terganggu. Anda pun bisa fokus melayani mereka saat waktunya tiba.

Nggak Sabar Menunggu Pengiriman

Bedanya dengan tipe Brengsek dan Menyebalkan, tipe ini sudah melakukan transfer ke rekening Anda. “Mba, barangnya kok gak nyampe-nyampe sih?” Mau nipu ya?” Zzzzzz.... Padahal kita sama sekali tidak bisa mengendalikan lama atau cepatnya pengiriman yang dilakukan oleh jasa pengiriman yang kita pilih, kok jadi kita yang kena?

Solusi :

Setelah barang dikirim, berikan nomor resi pengirimannya. Kalau memang terjadi demikian, Anda bantu mereka hubungi

embeli di Blackberr

y

kantor pusat. Jangan buang nomor resi sebelum barang benar- benar terkirim. Kalau mereka masih tidak percaya juga, berikan nomor kantor pusat dari jasa pengiriman yang Anda pilih. Mintalah customer untuk menghubungi nomor tersebut untuk lebih meyakinkan mereka.

HEMAT

Orang-orang tipe ini terlalu memperhitungkan untung rugi dan memanfaatkan setiap hal yang akan dibelinya. Pembeli tipe ini memang

harus memperhitungkan seberapa besar manfaat yang akan diperoleh

jika membeli produk itu. Tak hanya itu, mereka pun cenderung ingin menghemat pengeluaran mereka. Walaupun sebenarnya mereka tipe yang bagus untuk produk Anda. Setiap orang bahkan kita juga pasti memiliki sifat seperti ini, yaitu hemat…

Apa saja ciri-ciri pembeli tipe Hemat? Bagaimana cara mengatasinya?

Minta Diskon

Hehehe… Saya yakin Anda paling sering berhadapan dengan pembeli yang seperti ini. Bawaannya ingin minta diskon mulu. Padahal kita pun sudah mengambil margin sedikit.

Solusi :

Untuk menyiasatinya, tawarkan edisi ekonomis dari produk kita dengan harga lebih murah. Atau jika Anda sulit melakukan penyesuaian terhadap produknya, Anda bisa menyiasatinya

embeli di Blackberr

y

dengan menawarkan jasa pengiriman dengan tarif yang lebih murah.

Tanya Manfaat

Mereka menanyakan manfaat detilnya untuk apa. Apakah manfaat produknya akan membantu dia dalam menyelesaikan masalahnya atau tidak? Apakah manfaat produknya dapat membantu dia dalam mencapai impiannya atau tidak? Dan lain-lain…

Solusi:

Siapkan penjelasan yang sangat detil dan lengkap. Simpan di AutoText BB Anda. Sampaikan manfaat dan fungsi setiap produk kepada konsumen sedetil mungkin.

Perhitungan

Karena tipe ini sangat hemat, selisih Rp 1.000 saja diperhitungkan. Pastikan data uang yang harus dikirim sesuai. Jangan lebih, jangan kurang.

Solusi:

Cek terlebih dahulu data uang yang harus dia kirim sebelum Anda menginfokannya ke mereka.

embeli di Blackberr

y

ASYIK

Inilah tipe pembeli yang paling ditunggu- tunggu. Semua orang menginginkan tipe ini. Mereka orang yang asyik. Berikut adalah ciri-ciri mereka:

 Beli Banyak  Langsung Transfer  Nggak Banyak Nawar  Nggak Banyak Tanya  Nggak Minta Diskon  Nggak Minta Bonus  Nggak Minta FREE Ongkir

 Terus-terusan Beli  Ngomong Kemana-mana

Bayangkan… Kalau semua pembeli Anda adalah tipe ini, Anda pasti bahagia bukan?

Fokuslah pada Mereka…

Setelah Anda tahu dan mengenal berbagai tipe pembeli, maka Anda sudah harus bisa mengambil sikap dan tindakan untuk melayani mereka sesuai dengan tipe-tipe pembeli Anda. Dibutuhkan kesabaran tingkat tinggi untuk bisa mengenal dan menghadapi mereka. Tapi jika Anda sudah terbiasa, maka tidak akan susah lagi. Tugas Anda selanjutnya adalah mencari SIAPA SAJA PENYUMBANG OMSET TERBESAR UNTUK BISNIS ANDA.

embeli di Blackberr

y

“Biasanya, 80% Omset terbesar hanya datang dari 20%

Customer saja…”

Fokuslah pada mereka yang memberikan kontribusi Omset besar untuk bisnis Anda. Jangan buang waktu Anda berlama-lama menangani mereka yang hanya beli sedikit, apalagi tidak beli sama sekali. Fokuslah pada mereka yang…

 Asyik saat melakukan transaksi  Closing dalam jumlah yang banyak

 Terus-terusan beli produk Anda

 Suka mereferensikan teman-temannya untuk beli produk Anda Terlepas apapun tipe mereka, tapi jika mereka bisa menjadi penyumbang Omset terbesar, fokuslah pada mereka….

embeli di Blackberr

141

Dalam dokumen TEMBUS OMSET 100 JUTA MODAL BLACKBERRY (Halaman 125-141)