• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tingkat Pendidikan Anak

B. Hasil Analisis dan Pembahasan 1.Uji Instrumen Kuesioner 1.Uji Instrumen Kuesioner

1) TPA 2) Pesantren

3) Masjid 2. Pendapatan a. Rumah: 1) Permanen 2) semipermanen b. Luas Kolam:

1) Kolam kecil depan halaman rumah

2) Kolam dengan lahan yang luas atau empang

3. Kebutuhan a. Primer : 1) Sandang 2) Pangan 3) Papan b. Sekunder: 1) Pendidikan 2) Alat komunikasi 3) Pekerjaan c. Tersier: 1) Mobil 2) Motor 3) Berlian

4. Petani Ikan Air Tawar

a. Jenis ikan: 1) Ikan konsumsi 2) Ikan hias √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √

b. Luas kolam

1) Kolam petakan kecil 2) Kolam lahan empang

√ √

Sumber: Hasil Observasi Data 2014 Desa Babakan

Dari hasil tabel observasi di atas dapat diketahui bahwa:

1. Pendidikan Anak

Peran keluarga sudah memberikan kesempatan pendidikan bagi anak, ketersediaan waktu mendampingi anak belajar dan tersedianya sarana dan prasarana belajar di rumah. Peran pemerintah dan masyarakat juga sudah menyediakan fasilitas pendidikan dengan tersedianya SD, SMP, SMA untuk menunjang proses pendidikan. Tidak hanya pendidikan fromal tetapi pendidikan non-formal juga tersedia di Desa Babakan sepertinya Pesantren, TPA, dan Ikatan Remaja Masjid setempat dengan adanya peran masyarakat ikut andil dalam proses pendidikan di lingkungan maka akan tercipta pendidikan yang baik.

2. Pendapatan

Pendapatan diperoleh dari budidaya ikan dengan kolam kecil petakan dan lahan tambak, kebutuhan petani juga sudah terpenuhi yakni kebutuhan primer, sekunder dan tersier, dengan melihat kondisi tempat tinggal atau rumah para petani ikan air tawar dengan kondisi rumah permanen maka dapat disimpulkan bahwa keadaan ekonomi para petani jauh lebih baik. Karena dengan adanya perolehan atas usaha budidaya ikan air tawar maka para petani ikan dapat memenuhi kebutuhannya.

3. Kebutuhan

Petani ikan air tawar dalam pemenuhan kebutuhan lebih mengutamakan kebutuhan pendidikan anak dibandingkan dengan kebutuhan akan barang-barang mewah, contohnya masih sangat sedikit

petani ikan air tawar Desa Babakan yang mempunyai kendaraan mobil dan barang mewah lainnya.

4. Petani Ikan Air Tawar

Jenis ikan yang dibudidayakan ialah ikan untuk konsumsi seperti lele jumbo, patin dan ikan hias seperti mas koki dan koi. Hampir semua petani ikan tambak mempunyai lahan untuk budidaya ikan dengan kolam petakan kecil di depan rumah dan juga mempunyai lahan luas dengan berhektar-hektar yang letaknya sangat jauh dari rumah.

C. Pembahasan Hasil Penelitian

Hasil penelitian di atas merupakan proses penelitian yang telah dilakukan peneliti selama kurun waktu Mei 2014 – Agustus 2014 dengan pemenuhan persyaratan administrasi penelitian dan pengurusan surat izin penelitian. Dan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, tentang apakah ada pengaruh pendapatan petani ikan air tawar terhadap pendidikan anak di Desa Babakan Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor?. Dan berikut pembahasan yang akan diinterpretasikan sesuai dengan instrumen dan hasil penelitian lapangan.

1. Pendidikan Anak

Pendidikan anak dalam lingkungan masyarakat petani ikan air tawar, berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwasannya keluarga petani ikan air tawar berperan aktif dalam memperhatikan tingkat pendidikan anak dan memberikan pendidikan yang tinggi hal ini didasari dengan keinginan besar petani ikan air tawar untuk memberikan pendidikan tinggi pada anaknya. Memperhatikan lingkungan masyarakat dan membantu peran pemerintah dalam mensejahterakan pendidikan. Keluarga dan lingkungan telah menciptakan nilai-nilai dan kebudayaan yang baik agar terciptanya tujuan pendidikan yakni perbaikan sikap dan perilaku anak. Kesempatan anak petani ikan air tawar untuk memperoleh pendidikan

sudah terpenuhi dengan adanya peran keluarga, lembaga pendidikan, masyarakat dan pemerintah sangat membantu mewujudkan pendidikan bagi anak petani ikan air tawar.

2. Pendapatan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan bersih per bulan yang diperoleh oleh petani ikan air tawar akan mempengaruhi tingkat kebutuhan. Hal ini sesuai dengan teori dari Lukman dan Indoyana bahwa tingkat pendapatan akan mempengaruhi jenis kebutuhan dan cara memenuhi kebutuhan seseorang.10 Dengan perolehan pendapatan petani ikan air tawar lebih mengutamakan kebutuhan akan pendidikan anaknya agar kelak anak petani ikan memperoleh pekerjaan yang jauh lebih baik dan kehidupan yang baik pula. Membudidayakan ikan air tawar menjadi peluang bisnis yang menjanjikan karena dilihat dari permintaan ikan selalu naik. Pendapatan yang diperoleh petani ikan air tawar diperoleh dari hasil budidaya ikan air tawar usaha milik sendiri dengan lahan budidaya ikan dari petakkan kolam-kolam kecil sampai pada lahan luas berhektar-hektar dengan jumlah pemeliharaan ikan dengan jumlah besar.

Pendapatan petani ikan air tawar yang diperoleh dari hasil budidaya ikan air tawar di Desa Babakan akan berpengaruh pada pemenuhan kebutuhan petani ikan air tawar dengan segala mengutamakan kebutuhan pendidikan anak yang didasarkan dari pendapatan yang diperoleh dari budi daya ikan air tawar di Desa Babakan yang mayoritas penduduk aslinya ialah sebagai petani tambak / petani ikan air tawar.

3. Pemenuhan Kebutuhan

Dari hasil peroleh pendapatan tersebut petani ikan air tawar dalam pemenuhan dan pemilihan kebutuhannya berdasarkan tingkat kebutuhan, setelah terpenuhinya kebutuhan primer masyarakat petani ikan air tawar

10

Lukman dan Indoyana Nasarudin, Pengantar Teori Mikro Ekonomi. (Jakarta: UIN Jakarta Perss, 2007), h. 3

lebih memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pendidikan anak. Pendapatan yang diperoleh dari hasil budidaya ini akan berpengaruh pada tingkat dan pemenuhan kebutuhan pendidikan hal ini pada dasarnya pendidikan memang dipengaruhi oleh pendapatan atau penghasilan yang didapatkan keluarga, semakin tinggi tingkat pendapatan maka akan semakin tinggi pula tingkat pendidikan ini didasarkan oleh tingginya biaya pendidikan saat ini. Data Susenas 2003 mengungkapkan bahwa faktor ekonomi (75,7 persen) merupakan alasan utama anak putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan, baik karena tidak memiliki biaya sekolah (67,0 persen) maupun karena harus bekerja (8,7 persen).11 Hal tersebut berdampak pada tingginya kesenjangan pertisipasi pendidikan antara penduduk miskin yang pendapatannya rendah dengan penduduk kaya yang pendapatannya tinggi. Kebutuhan akan pendidikan juga sangat berpengaruh terhadap pendapatan seseorang. Kebutuhan apa yang harusnya diutamakan juga berpengaruh terhadap tingkat pendapatan seseorang atau suatu keluarga. Karena kebutuhan apa yang seharusnya diutamakan dengan kemampuan dari perolehan pendapatan.

Hal ini juga sangat berkaitan dengan pendapat JJ Rousseau yang mengemukakan bahwa terdapat hubungan antara pendapatan dan pendidikan, seperti yang dikutip oleh Abu Ahmadi dan Nur Uhbiayati. 12 Melalui pendapatan, seseorang dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Begitupun sebaliknya, bila pendapatan yang rendah maka pendidikan yang diperoleh juga rendah. Dengan kata lain pendidikan dan pendapatan sangat berkaitan erat satu dengan yang lainnya, maka manusia tidak dapat meninggalkan salah satu dari keduanya.

Dari hasil penelitian ini terdapat kemiripan hasil yang terdapat pada penelitian yang terdahulu. Yakni, Skripsi milik Sifa Fauziah, Mahasiswa

11

Dodi Nandika, Pendidikan di Tengah Gelombang Perubahan, (Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia, 2007), h. 6

12

Sifa Fauziah, Pengaruh Pendapatan Keluarga dan Pendidikan Perempuan Terhadap Perencanaan Keuangan Keluarga (Studi Pada Masyarakat RW 04 Kuningan Barat)”. SKRIPSI Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta 2012 h. 57, tidak dipublikasikan

Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta 2012 dengan judul

“Pengaruh Pendapatan Keluarga dan Pendidikan Perempuan Terhadap Perencanaan Keuangan Keluarga (Studi Pada Masyarakat RW 04 Kuningan Barat)”. Penelitian ini meneliti untuk mengetahui konsep perencanaan keuangan syariah dan menegtahui bagaimana pengaruh pendapatan keluarga dan pendidikan perempuan terhadap perencanaan keuangan keluarga pada msyarakat RW 04 Kuningan Barat. Dengan hasil pengaruh pendapatan keluarga dan pendidikan perempuan (ibu) pada masyarakat RW 04 Kuningan Barat tersebut mempunyai pengaruh signifikan antara pendapatan keluarga dan pendidikan perempuan terhadap perencanaan keuangan keluarga. Persamaan penelitian ini ialah sama-sama membahas pendapatan dan pendidikan yang ada di suatu wilayah pada masyarakat. Perbedaannya ada objek dan subjek atas penelitian.

80

BAB V

Dokumen terkait