LANDASAN TEORI
F. Dimensi Kualitas Pelayanan
2. Tujuan Credit Union
Tujuan didirikannya Credit Union (Sagimun M.D, 1985: 71) adalah
untuk saling membantu memperbaiki keadaan ekonomi/kesejahteraan
anggota, memberikan pinjaman murah, tepat dan cepat untuk kebutuhan
produktif atau kesejahteraan, serta mendidik para anggotanya untuk
meningkatkan kemampuan dalam hal menggunakan uang secara bijaksana.
Credit Union yang baik harus mendidik anggotanya agar jangan suka
menggali lubang untuk menjerumuskan diri kedalamnya. Credit Union justru
harus mendidik anggotanya mengetahui kapan harus meminjam, bagaimana
cara menggunakan, serta mengatur uang yang mereka pinjam, sehingga
pinjaman tersebut mampu memberikan manfaat bagi kehidupan anggota.
3. Tata Susunan Credit Union
Semua anggota, pengurus atau panitia Credit Union dipillih dari anggota
koperasi dalam rapat tahunan, dengan masa jabatan 3 tahun dan bertanggung
jawab kepada Rapat Anggota yang merupakan kekuasaan tertinggi dalam
koperasi. Sebuah Credit Union dipimpin oleh (Pedoman Koperasi Simpan
Pinjam, 1968) :
a. Dewan Pemimpin, diberi tugas memimpin seluruh kegiatan koperasi,
b. Panitia Credit, bertugas untuk mempertimbangkan dan memutuskan
c. Badan Pemeriksa, bertugas mengawasi kegiatan koperasi, menyelidiki
usahanya dan melaporkan kepada anggota dalam rapat anggota.
d. Panitia Pendidikan, bertugas mengusahakan pendidikan para calon
anggota dan anggota, dalam hal simpan pinjam, penghematan uang,
organisasi, dan cara kerjanya.
4. Tata Kerja Credit Union
Operasi Credit Union pada dasarnya meliputi tiga hal : simpanan,
pinjaman, dan pendidikan (Pedoman Koperasi Simpan Pinjam, 1968).
a. Menabung dalam Credit Union
Menabung merupakan langkah pertama, sebab uang tabungan itulah yang
menjadi dasar usaha Credit Union serta pangkal stabilisasi ekonomi rumah
tangga anggota. Tabungan dalam Credit Uniondibedakan menjadi :
1) Simpanan pokok
Simpanan pertama yang merupakan syarat untuk menjadi anggota
Credit Union
2) Simpanan tabungan
Simpanan yang dilakukan oleh anggota setelah simpanan pokok
dilunasi seluruhnya.
b. Meminjam dalam Credit Union
Pinjaman hanya dibenarkan diberikan kepada anggota yang telah
memasukan simpanan pokok serta berhak mendapatkan pinjaman asal
tidak memiliki tunggakan pinjaman lama.
c. Pendidikan Anggota Credit Union
Pelaksanaan pendidikan antara lain dengan tujuan :
1) Mendorong anggota untuk menabung dengan teratur, biarpun dalam
jumlah-jumlah yang kecil.
2) Memberikan bimbingan dan pengarahan dalam hal meminjam uang.
I. Credit Union Sandya Swadaya
1. Produk-produk Layanan
a. Simpanan Suka Rela
1) SIPARI (Simpanan Harian)
SIPARI adalah simpanan harian dengan jasa simpanan 3%-5% p.a
sesuai dengan saldo simpanan. Bisa menyimpan atau menarik setiap
waktu selama pelayanan kas buka.
2) SiPEMA (Simpanan Pelajar dan Mahasiswa)
SiPEMA adalah simpanan harian khusus bagi anggota yunior mulai
balita hingga perguruan tinggi dengan maksimal usia 22 tahun dengan
3) SIRADIK (Simpanan Rancangan Pendidikan)
SIRADIK adalah simpanan untuk merencanakan pembiayaan
pendidikan, dengan jasa simpanan 10% p.a. Jangka waktu kontrak 1-6
tahun. Dengan setoran awal Rp.50.000,-
4) SIDAMAI (Simpanan Dana Mandiri)
SIDAMAI adalah simpanan unggulan CU Sandya Swadaya, dengan
jasa simpanan 15% p.a, dan bertujuan untuk membangun asset
anggota dan menjamin kehidupan di masa yang akan datang dengan
pensiun.
5) SiKOMAS (Simpanan Komunitas)
SiKOMAS adalah simpanan bagi komunitas/kelompok milik anggota
CU Sandya Swadaya, dengan jasa simpanan 8% p.a. Jangka waktu
kontrak minimal 3 tahun.
b. Pinjaman-Pinjaman
1) PUNDi (Pinjaman Untuk Disimpan Kembali)
Pinjaman ini adalah pinjaman khusus untuk disimpan kembali dalam
rangka untuk meningkatkan tabungan, jasa pinjaman 1.75% menurun
(setara dengan 11%/tahun) dengan plafon maksimal 25 juta, dengan
2) Pinjaman Usaha Produktif
Ini adalah pinjaman untuk mengembangkan usaha produktif anggota.
Jasa pinjaman 2% menurun (atau setara dengan 13%/tahun), plafon
maksimal 50 juta, dengan jangka waktu maksimal 60 bulan.
3) Pinjaman Konsumtif
Pinjaman Konsumtif adalah pinjaman untuk kebutuhan konsumsi dan
kesejahteraan anggota CU Sandya Swadaya, jasa pinjaman 2%
menurun (atau setara dengan 13%/tahun), plafon maksimal 25 juta,
dengan jangka waktu maksimal 48 bulan.
4) Pinjaman Khusus Pendidikan
Pinjaman Khusus Pendidikan adalah pinjaman khusus untuk
pembiayaan pendidikan keluarga anggota CU Sandya Swadaya,
dengan jasa pinjaman 1,75% menurun (atau setara dengan 8%/tahun),
maksimal plafon 50 juta, dengan jangka waktu maksimal 60 bulan.
5) Pinjaman Komunitas
Pinjaman Komunitas adalah pinjaman bagi komunitas/kelompok milik
anggota CU Sandya Swadaya, jasa pinjaman 2% menurun (setara
dengan 13%/tahun), maksimal plafon 25 juta, dengan jangka waktu
c. Bantuan dan Perlindungan
1) SOKA (Solidaritas Kematian Anggota)
SOKA adalah solidaritas yang dibangun oleh seluruh anggota tanpa
kecuali, berupa iuran Rp.20.000,- / tahun, yang kemudian diwujudkan
berupa santunan bagi anggota CU Sandya Swadaya yang meninggal
dunia sebesar Rp. 3.000.000,- dan diserahkan langsung oleh pengurus
CU Sandya Swadaya.
2) SURIN (Subsidi Rawat Inap)
SURIN adalah bentuk solidaritas bagi anggota CU Sandya Swadaya
yang kurang mampu, berupa subsidi yang diberikan CU Sandya
Swadaya kepada anggota CU yang sakit dan harus opname di Rumah
Sakit. Besarnya subsidi ditentukan oleh besarnya tabungan di
SIDAMAI.
J. Penelitian terdahulu
Dalam melakukan penelitian ini, penulis mengacu pada beberapa
penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya. Beberapa penelitian tersebut
adalah sebagai berikut:
Penelitian yang dilakukan oleh Eva Sheila (2001) “Analisis Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Minat Beli dan Keputusan Pembelian” (Study pada pengguna Handphone Merek Sony Ericson di kota Semarang)
Sampel penelitian ini adalah 100 responden pengguna handphone di kota
Semarang, Hasil analisis menunjukkan bahwa citra merek dan kualitas
layanan berpengaruh terhadap minat beli dalam meningkatkan keputusan
untuk membeli. Temuan empiris tersebut mengindikasikan bahwa kualitas
layanan berpengaruh signifikan terhadap minat membeli dengan nilai korelasi
sebesar 0,30, dan kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan
untuk membeli dengan nilai korelasi sebesar 0,60.
K. Kerangka Penelitian
Gambar II.1 Kerangka Penelitian
Kualitas Layanan
Reliability Responsiveness Assurance Emphaty Tangibles
L. Hipotesis
Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah
karena sifatnya masih sementara, maka perlu dibuktikan kebenarannya
melalui data empirisnya yang terkumpul. Berdasarkan pokok
permasalahannya yang ada dalam penelitian maka penulis mengajukan
hipotesis yang merupakan anggapan sementara sebagai pedoman
mempermudah jalannya penelitian.
Berdasarkan data yang diambil maka dapat diambil indikatornya yang
nantinya menjadi persepsi layanan dan karakteristik anggota CUSS di
BAB III