D. Manfaat Penelitian
2. Tujuan Komunikasi
2. Tujuan Komunikasi
Agar dapat dimengerti oleh komunikan maka komunikator perlu menjelaskan pesan utama dengan sejelas-jelasnya dan sedetail mungkin dangan cara cara seperti berikut :
a) Agar dapat memehami orang lain , pada saat melakukan komunikasi, antara Individu, salah satu dari individu tersebut harus mendengarkan apa yang dibicarakan orang lain.
b) Mendengar kan orang lain untuk melakukan sesuatu.komunikasi ini mampu Membangun persamaan persepsi dengan orang kemudian menggerakkannya Sesuai keinginan kita14
4Mujami,Qamar(2007)Manajemen Pendidikan Islam, Malang: Erlanga ,hal 256 diaskes www.satujam.com.pengertian komunikasi , minggu 12 juli 2020 pukul 21.50
13 Rogerdan D.Lawrnce Kincaid dalam Hafied Cangara,(2002), Pengantar Ilmu Komunikasi, JakartaPT. Raja Grafindo Persada,hal.65
Tujuan dari komunikasi ini adalah untuk memberikan balikan, memberikan Saran dan mengajukan pertanyaan. Komunikasi ini mempunyai efek pada Penyempurnaan moral dan sikap,tipepesan adalah integrasi dan pembaharuan.
dikatakan,komunikasi pada tingkat ini merupakan saran atau mekanisme umpan balik(feedback) dari komunikator kepada komunikan.
a) Menurut Mujamil Qomarada delapan prinsip yang perlu dilakukan agar Komunikasi bisa dikerjakan dengan efektif,yaitu:
b) Berfikir dan berbicara dengan jelas
c) Ada sesuatu yang penting untuk disampaikan d) Ada tujuan yang jelas
e) Penguasaan terhadap masalah
f) Pemahaman proses komunikasi dan penerapannya dengan konsisten
g) Mendapat empati dari komunikasi
h) Selalu menjaga kontak mata,suara yang tidak terlalu keras atau lemah
i) Serta menghindari ucapan pengganggu.
Komunikasi harus direncanakan (apa pesan yang ingin di komunikasikan,siapa Komunikan yang ingin dituju,buatlah sekenario yang jelas,dan hendak mempersiapkan Diri agar menguasai masalah). 15
15 Mujamil Qomar,(2007),Manajemen Pendidikan Islam,Malang: Erlangga,hal.256.
Jadi,komunikasi berlangsung apabila antara orang-orang yang terlibat terdapat Kesamaan makna mengenai suatu hal yang dikomunikasikannya. Jelasnya,jika Seseorang mengerti tentang sesuatu yang dinyatakan orang lain kepadanya,maka Komunikasi berlangsung,sebaliknya jika ia tidak mengerti,maka komunikasi tidak berlangsung. Dengan kata lain perkataan,hubungan antara orang-orang itu tidak komunikatif. Komunikasi dapat merubah tingkah laku,merubah polapikir, atau sikap oranglain. Untuk dapat membangun kebersamaan mencapai ide yang sama demi satutujuan yang sama.16
Komunikasi merupakan alat yang efektif untuk menyampaikan aspirasi Dimanapun manusia berada tidak akan terlepas dari komunikasi, pendidikan tidak akan berjalan lancar tanpa adanya komunikasi. Komunikasi merupakan salah satu Fungsi kehidupan manusia. Fungsi komunikasi dalam kehidupan menyangkut banyak aspek. Melalui komunikasi seseorang menyampaikan apa yang ada dalam benak fikiran nya atau perasaan hati nuraninya kepada orang lain baik secara langsung ataupun tidak langsung. Melalui komunikasi seseorang juga dapat membuat dirinyaUntuk tidak terasing atau terisolasi dari lingkungan disekitarnya.17
Dalam proses komunikasi,tentunya ada kompenen-komponen yang harus ada Setiap terjadinya komunikasi tersebut diantaranya yaitu:
a) Pihak yang berkomunikasi, yakni pengirim dan penerima informasi yang dikomunikasikan. Pihak yang terlibat dalam
16 Nasrul Syakur Chaniago, (2011), Manajemen Organisasi, Bandung: Cipta pustaka Media Perintis,hal.89.
17 Pawit M Yusuf, (2009) ,Ilmu Informasi Komunikasi danKepustakaan, Jakarta: Bumi aksara:hal 30
komunikasi itu tentunya ada dua orang atau dua kelompok orang, yaitu pengirim (sender).
b) informasi, dan yang menerima (receiver) informasi. Informasi yang dikomunikasikan yang disampaikan tentunya berupa suatu ide, gagasan, keterangan, atau pesan.
c) Alat yang digunakan dalam komunikasi itu,biasanya berupa lambang, tanda-tanda, seperti rambu-rambu lalu lintas, gambar atau penunjuk, dan dapat juga Berupa gerak gerik anggota badan.18
Selain komponen diatas ada juga seperangkat alat yang digunakan sebagai lambang-lambang dalam proses komunikasi yaitu:
a) Bahasa,baiklisandantulisan b) Gambarataulukisan
c) Gerak-gerak d) Sikap
e) Isyarat-isyarat19
3. komunikasi Pendidikan Agama Islam a) Pengertian Agama Islam
Pendidikan agama Islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, mengimani, bertakwa, berakhlak mulia, mengamalkan ajaran agama Islam dari sumber
18 Abdul Chaer, Leone Agustia, (2001) ,Sosiolinguistik Suatu Pengantar, Jakarta: Rineka Cipta, hal. 23
19 Syukur Kholil,(1994), Ilmu Komunikasi (Suatu Pengantar),Medan: IAINSU, hal.15
utamanya kitab suci Al-Quran dan Hadits, melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, serta penggun aan pengalaman. Seperti yang tertulis dalam Surah Al-Mujadalah 58: ayat 11
ا ي
“Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu:
"Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan:
"Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orangorang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”20.
Pendidikan Agama Islam adalah usaha sadar untuk menyiapkan siswa agar memahami ajaran Islam , terampil melakukan atau mempraktekkan ajaran Islam, dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari Dari berbagai literatur terdapat berbagi macam pengertian pendidikan Agama Islam menurut beberapa ahli
Athiyah Al-Abrasy,menyatakan bahwa:
pendidikan Agma Islam adalah mempersiapkan manusia supaya hidup dengan sempurna dan bahagia, mencintai tanah air, tegap jasmaninya, sempurna budi pekertinya, pola pikirnya teratur dengan rapi, perasaannya halus, profesiaonal dalam bekerja dan manis tutur sapanya.21
20 Kementrian Agama RI, Al-Quran Tajwid Dan Terjemahan (Bandung, Diponegoro.2006)QS. Mujadillah, 58: 11 hal 434
21 Sudirman, peranan pendidikan bagi kehidupan manusia, 2014 jakarta. diaskes https://www.gurupendidikan.com, senin 13 juli 2020 pukul 13.00
22
Hamka, Ilmu Pendidikan Agama Islam 2012 Yogyakarta. di askes di https://dalam slam.com. Senin 13 juli 20 13.10
Menurut penejlasan di atas peneliti dapat menyimpulkan bahwa, Pendidikan agama islam adalah pendidikan yamg merupakan pondasi dalam semua pelajaran yang diterima, karna apapun mata pelajarannya dan apapun tingkatannya kita harus iringkan dangan pelajaran agama islam agar ilmu yang kita dapatkan tidak keluar dari ajaran agama.
Ahmad D. Marimba memberikan pengertian bahwa pendidikan Islam adalah bimbingan jasmani dan rohani berdasarkan hukum-hukum islam menuju kepada terbentuknya kepribadian utama menurut ukuran-ukuran Islam.22
Berdasarkan penjelasan di atas peneliti dapat menyimpulkan, Pendidikan agama islam, adalah kepribadian bagi setiap muslim dengan mempelajari agama islam kita dapat membina akhlak, dengan akhlak yang kita peroleh dari pelajaran agama islam bisa membantu menuju pelajaran-pelajaran lainnya dengan akhlak yang baik.
Dari pengertian di atas dapat dipahami bahwa Pendidikan Agama Islam adalah upaya untuk meningkatkan pemahaman tentang ajaran Islam, keterampilan mempraktekkannya, dan meningkatkan pengamalan ajaran Islam itu dalam kehidupan sehari-hari.
b ) Tujuan Pendidikan Agama Islam
Tujuan pendidikan Islam tidak terlepas dari tujuan hidup manusia dalam Islam, yaitu untuk menciptakan pribadi-pribadi hamba Allah yang selalu bertakwa kepadaNya, dan dapat mencapai kehidupan yang berbahagia di dunia dan akhirat (lihat S. Al-Dzariat:56; dan . ali Imran: 102).
Surah Az-Zariyat 51: Ayat 56
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam”24
Secara ringkas dapat dikatakan bahwa tujuan utama Pendidikan Agama Islam adalah keberagamaan, yaitu menjadi seorang Muslim dengan intensitas keberagamaan yang penuh kesungguhan dan didasari oleh keimanan yang kuat.
Adapun pendapat lain dari para ahli tentang tujuan dari pendiidikan agama islam adalah :
Menurut al abrasyi, merinci tujuan akhir pendidikan islam menjadi 1. Pembinaan akhlak.
2. menyiapkan anak didik untuk hidup dudunia dan akhirat.
3. Penguasaan ilmu.
4. Keterampilan bekerja dalam masyrakat.25
23 Kementrian Agama RI, Al-Quran Tajwid Dan Terjemahan (Bandung, Diponegoro.2006)QS. Az-Zariyat 51: Ayat 56 hal 417
24 Kementrian Agama RI, Al-Quran Tajwid Dan Terjemahan (Bandung, Diponegoro.2006)QS Ali Imran . 3: Ayat 102 hal :50
25 Wahid, R, ”Peranan dan fungsi Pendidikan Agama Islam” 2017, diaskes dari tips serabaserbi Islam https://tipsserbaserbi.blogspot..html senin 13 juli 20 20:00
Upaya untuk mewujudkan sosok manusia seperti yang tertuang dalam definisi pendidikan di atas tidaklah terwujud secara tiba-tiba. Upaya itu harus melalui proses pendidikan dan kehidupan, khususnya pendidikan agama dan kehidupan beragama. Proses itu berlangsung seumur hidup, di lingkungan keluarga , sekolah dan lingkungan masyarakat. Salah satu masalah yang dihadapi oleh dunia pendidikan agama Islam saat ini, adalah bagaimana cara penyampaian materi pelajaran agama tersebut kepada peserta didik sehingga memperoleh hasil semaksimal mungkin.
Selain dari kekhususan sifat dan tujuan materi pelajaran yang dapat membedakan dalam penggunaan metode, juga faktor tingkat usia, tingkat kemampuan berpikir, jenisl embaga pendidikan, perbedaan pribadi serta kemampuan guru , dan sarana atau fasilitas yang berbeda baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Hal ini semua sangat mempengaruhi guru dalam memilih metode yang tepat dalam rangka mencapai tujuan pendidikan.