• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tujuan Laporan Praktikum

Dalam dokumen LAPORAN PRAKTIKUM SOLIDWORK (Halaman 7-0)

Adapun tujuan laporan praktikum ini, diantaranya :

1. Melatih praktik dalam menganalisis suatu permasalahan dalam pembuatan gambar 3D dengan solidworks menggunakan metode-metode yang diterapkan

2. Mempelajari cara membuat gambar 3D dengan Solidworks

3 BAB II

PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Solid Works

Solidworks adalah software design engineering khususnya design model 3D yang di produksi oleh DASSAULT SYSTEMES. Software ini biasanya digunakan dalam mendesign model 3D dan ada 3 tampilan dalam solidwork yaitu part untuk menggambar model lalu assembly yaitu untuk mengassembly atau

menggabungkan model model part yang telah kita gambarkan menjadi sebuah kontruksi yang kita inginkan dan selanjutnya drawing yaitu untuk

menggambar/mempersentasikan model part atau assembly yang telah kita buat untuk diteruskan menjadi lembar kerja yang siap di cetak/print dan diteruskan ke industri. Solidworks pertama kali diperkenalkan pada tahun 1995 sebagai pesaing dari software software CAD lainnya seperti Pro-Engineer, Siemens, Unigraphics, Autodesk Inventor, Autodesk Autocad, dan Catia.

Solidworks corporation didirikan pada tahun 1993 oleh Jon Hirschtick, dengan merekrut engineer engineer profesionals untuk mengembangkan perusahaannya yang dibidang perangkat lunak CAD 3D, dengan kantor pusatnya di Concord, Massachusetts, dan merilis produk pertama pada tahun 1995 dengan nama Solidworks 95. Padatahun 1997 Dassault systemes yang terkenal dengan product software 3Dnya yang bernama CATIA Cad, mengakuisisi perusahaan dan sekarang ini memiliki100% dari saham SolidWorks. SolidWorks yang dipimpin oleh John McEleney dari tahun 2001 hingga juli 2007, dan sekarang dipimpin oleh JeffRay. Saat ini banyak industry manufacture yang menggunakan software SolidWorks ini. Diperkirakan ada lebih dari 3-4 juta engineer yang menggunakan software ini dari 80.000 perusahaaan yang ada di dunia.

2.2 Elemen – elemen Tampilan Solid Works

Tools adalah comment atau perintah untuk menjalankan pengerjaan suatu desain pada Solidworks maupun AutoCAD berikut, Tools yang ada pada Solidworks

4

2.2.1 Toolbar Sketch

Gambar 2. 1 ToolBar Sketch

Fungsi yang dimiliki toolbar ini adalah untuk membuat sketch dasar yang akan dijadikan kedalam bentuk 3D pada pembuatan part, kelompok toolbar ini diantara lain sebagai berikut:

a) Line sketch (sketch a line) yang terdiri dari line dan center line b) Corner rectangle (sketches a rectangle) untuk membuat sketch

dalam bentuk kotak (rectangle) secara langsung

c) Circle (sketch a circle) yang terdiri dari circle dan perimeter sircle d) Spline (sketch a spiline) yang terdiri dari spline, spile on surface

dan equation driven curve

e) ARC yang terdiri dari 3 point arc, cener point arc dan tangen arc f) Ellipse (sketch a ellipse) yang terdiri dari ellipse, partial ellipse dan

parabola

g) Straight slot (sketches a straight slot) yang terdiri dari straight slot, centerpoint straight slot, 3 point arc slot dan centerpoint arc slot h) Polygon (sketches a polygon)

i) Sketch fillet

j) Smart dimension untuk mengukur dan menentukan ukuran

k) Line untuk membuat sebuah garis lurus (garis yang tidak membuat lengkungan)

l) Circle untuk membuat sebuah lingkaran

5 m) Trim entities untuk memotong garis yang berlebihan atau

menambahi yang kurang

n) Offset entities membuat cermin sebuah sketch atau membuat dua kali sketch

2.2.2 Toolbar Features

Gambar 2. 2 Toolbar Features

Fungsi dari kelompok toolbar ini adalah untuk melakukan proses pembentukan benda solid dari sketch yang telah dibuat sebelumnya. Yang termasuk toolbar features ini adalah sebagai berikut:

a) Extruded Boss/Base, Jenis toolbar ini berfungsi untuk membuat atau menambah solid

b) Extruded Cut, Jenis toollbar ini berfungsi untuk memotong atau mengurangi kesolidan suatu benda.

c) Revolved Boss/Base, Jenis tulbar ini berfungsi untuk membuat atau menambah solid dengan cara memutar sketch dengan center line sebagai titik point yang digunakan.

d) Revolved Cut, Jenis tulbar ini berfungsi untuk memotong atau mengurangi kesolidan dari suatu benda/ part dengan cara memutar sketch dengan center line sebagai titik point yang digunakan.

e) Swept Boss/Base, Jenis tulbar ini berfungsi untuk membuat benda solid dengan cara menambahkan sketch bantuan sebagai rel atau acuan.

6 f) Swept Cut, Jenis tulbar ini berfungsi untuk memotong benda solid

dengan cara menambahkan sketch bantuan sebagai rel atau acuan.

g) Lofted Boss/Base,Jenis tulbar ini memiliki fungsi hampir sama dengan Swept Boss/base.

h) Lofted Cut,Jenis tulbar ini memiliki fungsi hampir sama dengan Swept Cut.

i) Boundary Boss/Base,Jenis tulbar ini memiliki fungsi hampir sama Lofted Boss/Base, features ini melibatkan beberapa sketch untuk menggunakannya.

2.2.3 Toolbar Surfaces

Gambar 2. 3 Toolbar Surfaces

Fungsi dan sistem operasi dari kelompok toolbar ini hampir sama dengan toolbar features, hanya saja dalam toolbar ini lebih kepada permukaan dan lapisan tipis yang dihasilkan dan yang digunakan baik untuk memotong atau untuk membuat benda solid dari lapisan tipis yang tergolong toolbar surfaces diantaranya sebagai berikut :

a) Extrude surface, jenis toolbar ini berfungsi untuk membuat surface atau lapisan tipis dari sketch

b) Revoled surface, jenis toolbar ini berfungsi untuk membuat surface dengan cara merevold/ memutar sketch dengan center bantuan sebagai rel atau acuan

c) Lofted surface, jenis toolbar ini memiliki fungsi hampir sama dengan sept surface

7 d) Boundary surface

e) Filled surface dan lainnya

2.2.4 Toolbar Assembly

Gambar 2. 4 Toolbar Assembly

Dengan memanfaatkan jenis toolbar ini kita bisa merakit/merangkaikan atau menggabungkan komponen – komponen atau part – part yang sudah kita buat secara terpisah sebelumnya, kita juga bisa membuat komponen – komponen langsung di layer kerja assembly.

2.2.5 Toolbar Sheet Metal

Gambar 2. 5 Toolbar Sheet Metal

Kelompok toolbar ini digunakan untuk pembuatan part – part dari bahan

plate/sheet metal pada tampilan pertama ketika kita membuat program solidworks umunya toolbat ini belum muncul apabila kita ingin memunculkan toolbar ini kita harus memunculkan nya dengan cara sebagai berikut : klik insert lalu klik sheet

8 metal atau juga dengan cara klik kanan pada area panel bar kemudian checklist sheet metal.

2.2.6 Toolbar View Layout

Dengan jenis toolbar ini kita bisa mengkonversi gambar 3D (solid) ke gambar 2D secara otomatis sehingga kita bisa print gambar 2D nya

2.2.7 Toolbar Toolbox

Kita akan dimanjakan oleh jenis toolbar ini, karena di dalam nya terdapat part – part standar yang bisa kita ambil seperti baut, mur (nut) bearing, gear dan part – part lainnya.

9

BAB III

LANGKAH KERJA

1. Nyalakan PC / Laptop.

2. Buka aplikasi SolidWork.

3. Klik new part lalu klik OK.

Gambar 3. 1 Center Rectangle 300mmx200mm 4. Mulai proses pembuatan part 1.

Klik front plan > Normal to >Sketch >pilih Center Rectangle >cari center pada front plan kemudian klik kiri dan tahan kemudian tarik hingga membentuk persegi > Smart Dimension>

tarik garis yang akan di beri ukuran kemudian klik kiri masukan ukuran 300 mm X 200 mm >

Enter.

Gambar 3. 2 Extrded Boss 250 mm

5. Klik Features >Extruded Boss > masukkan ukuran pada bagian kiri 250mm.

10 Gambar 3. 3 Fillet 125 mm

6. Klik Fillet > klik kedua garis ujung yang akan di Fillet > masukan ukuran Fillet yang diingingkan pada sisi kiri monitor 125 mm.

Gambar 3. 4 Center Circle Ø150 mm dan extruded Cut 250 mm

7. Klik Normal to pada bagian yang akan diberi center cyrcle > Center Circle cari titik tengah pada objek gamabar kemudian klik dan tahan > Smart Dimension klik pada garis lingkaran kemudian masukan diameter yang diingingkan Ø150 mm. klik Features > Extrude Cut masukan ukuran 250 mm > klik centang hijau pada sisi kiri atas monitor.

11 Gambar 3. 5 Center Rectangle & Extruded Cut

8. Klik Normal To pada objek gambar yang diingingkan > Sketch >Center Rectangle > cari bagiang tengah pada objek lalu klik, tahan dan geser mouse > Smart Dimension > klik garis masukan ukuran 260 mm X 150 mm > Enter. Klik Features > Extruded Cut > maukan ukuran pada sisi kiri monitor 250 mm sesuai tebalnya objek yang akan kita Extruded Cut.

Gambar 3. 6 Center Circle Ø150 mm & Extruded Boss 50 mm

9. Klik Normal To pada bagian bawah objek > Sketch > Center Circle > cari titik tengah pada obejek dan masukkan ukuran diameter lingkaran Ø150 mm. klik Features > Extruded Boss >

masukan ukuran 50 mm.

Hasil setelah Extrude Cut

Hasil Extruded Boss

12 Gambar 3. 7 Center Circle Ø100 mm& Extruded Boss 200 mm

10. Klik Normal To pada bagian lingkaran terakhir > Sketch >Center Circle cari titik tengah pada objek kemudian klik,tahan dan geser > Smart Dimension > klik garis lingkaran > klik ukuran dan masukan ukuran Ø100 mm > Enter. Klik Features > Extruded Boss masukan ukuran 200 mm > klik centang hijau.

Gambar 3. 8 Chamfer 50 mm

11. Klik Features >Fillet pilih Chamfer >klik garis yang akan di Chamfer kemudian beri ukuran 50 mm > klik centang hijau pada sisi kiri atas monitor. Save As, Part 1 selesai.

13 Gambar 3. 9 Part 2 Center Rectangle 300 mm x 250 mm & Extruded boss 100 mm

12. Mulai proses pembuatan Part 2.

Klik front plan > Normal to >Sketch >pilih Center Rectangle >cari center pada front plan kemudian klik kiri dan tahan kemudian tarik hingga membentuk persegi > Smart Dimension>

tarik garis yang akan di beri ukuran kemudian klik kiri masukan ukuran 300 mm X 250 mm >

Enter. klik Features > Extruded Boss > masukan nominal ukuran 100 mm > Enter

> klik centang hijau.

Gambar 3. 10 Center Rectangle 150 mm x 420 mm & Extruded Boss 100 mm

13. Klik Normal To pada bagian sisi bawah objek gamabar > Sketch > Center Rectangle > cari titk tengah pada objek klik, tahan dan geser mouse > Smart Dimension > klik garis yang akan diberi ukuran > masukan ukuran 150 mm x 42o mm > Enter. klik Features > Extruded Boss >

masukan nominal ukuran 100 mm > Enter > klik centang hijau.

14 Gambar 3. 11 Fillet 125 mm kedua sisi bagian atas

14. Klik Fillet > klik kedua garis ujung yang akan di Fillet > masukan ukuran Fillet yang diingingkan pada sisi kiri monitor 125 mm > klik centang hijau.

Gambar 3. 12 Fillet 75 mm pada keempat sisi bagian bawah

15. Klik Fillet > klik keempat garis ujung yang akan di Fillet > masukan ukuran Fillet yang diingingkan pada sisi kiri monitor 75 mm > klik centang hijau.

15 Gambar 3. 13 Center Circle, Extruded cut & mirror entities

16. Buat garis bantu untuk meletakan lingkaran sesuai dengan ukuran pada posisi tengah objek,buat lingkaran pada posisi sembarang Sketch >Center Circle > Smart Dimension > Ø 30 mm > Enter. Kemudian untuk mengatur jarak lingkaran menggunakan Smart Dimension > klik titik tengah lingkaran tarik ke arah garis bantu yang telah dibuat > masukaan ukuran 180 mm.

Setelah klik Mirror Entities > klik garis lingkarang kemudian tarik ke arah garis bantu.

Gambar 3. 14 Center Circle Ø 150 mm & Extruded Cut 150 mm

17. Klik Normal to pada bagian yang akan diberi center cyrcle > Center Circle cari titik tengah pada objek gamabar kemudian klik dan tahan > Smart Dimension klik pada garis lingkaran kemudian masukan diameter yang diingingkan Ø150 mm. klik Features > Extrude Cut masukan ukuran 150 mm > klik centang hijau pada sisi kiri atas monitor. Save As, Part 2 selesai.

16 Gambar 3. 15 Center Circle Ø150 mm & Extruded Boss 250 mm

18. Mulai proses pembuatan Part 3.

Klik Front Plan > Normal To pada bagian lingkaran terakhir > Sketch >Center Circle cari titik tengah pada objek kemudian klik,tahan dan geser > Smart Dimension > klik garis lingkaran >

klik ukuran dan masukan ukuran Ø150 mm > Enter. Klik Features > Extruded Boss masukan ukuran 250 mm > klik centang hijau. Save As, Part 3 selesai.

Gambar 3. 16 Center Circle Ø100 mm & Extruded Boss 25 mm 19. Mulai proses pembuatan Part 4.

Klik Front Plan > Normal To pada bagian lingkaran terakhir > Sketch >Center Circle cari titik tengah pada objek kemudian klik,tahan dan geser > Smart Dimension > klik garis lingkaran >

klik ukuran dan masukan ukuran Ø100 mm > Enter. Klik Features > Extruded Boss masukan ukuran 25 mm > klik centang hijau.

17 Gambar 3. 17 Center Circle Ø250 mm & Extruded Boss 25 mm

20.Klik Front Plan > Normal To pada bagian lingkaran terakhir > Sketch >Center Circle cari titik tengah pada objek kemudian klik,tahan dan geser > Smart Dimension > klik garis lingkaran

> klik ukuran dan masukan ukuran Ø250 mm > Enter. Klik Features > Extruded Boss masukan ukuran 25 mm > klik centang hijau.

Gambar 3. 18 Center Circle Ø125 mm & Extruded Boss 150 mm

21.Klik Front Plan > Normal To pada bagian lingkaran terakhir > Sketch >Center Circle cari titik tengah pada objek kemudian klik,tahan dan geser > Smart Dimension > klik garis lingkaran

> klik ukuran dan masukan ukuran Ø125 mm > Enter. Klik Features > Extruded Boss masukan ukuran 150 mm > klik centang hijau.

18 Gambar 3. 19 Extruded Cut 250 mm & Chamfer 30 mm

22.Klik Front Plan > Normal To pada bagian lingkaran terakhir > Features > Extruded Cut masukan ukuran 250 mm > klik centang hijau. Klik Features >Fillet pilih Chamfer >klik garis yang akan di Chamfer kemudian beri ukuran 30 mm > klik centang hijau pada sisi kiri atas monitor.

Gambar 3. 20 Center Circle Ø25 mm

23. buat lingkaran pada posisi sembarang Sketch >Center Circle > Smart Dimension > Ø 25 mm

> Enter. Kemudian untuk mengatur jarak lingkaran menggunakan Smart Dimension > klik titik tengah lingkaran tarik ke arah titik pusat > masukaan ukuran 100 mm.

Chamfer 30 mm

19 Gambar 3. 21 Circular Pattern 8 Hole & Extruded Cut 25 mm

24. Klik Sketch > Linear Sketch Pattern > Circular Pattern > klik lingkaran tarik ke titik pusat kemudian ubah 4 hole menjadi 8 hole. Klik Features > Extruded Cut masukan ukuran 250 mm.

Save As, Part 4 selesai .

Gambar 3. 22 Proses Assembling

25. Klik New > assembl > insert semua part yang sudah dibuat mulai dari part 1 - 4.

Extruded Cut

20 Gambar 3. 23 Proses Mate Part 1 dan 2

26. Klik Mate > pilih sisi Part 1 dengan sisi Part 2 kemudian lingkaran Part 1dan part 2 > Enter

> klik Centang hijau.

Gambar 3. 24 Proses Mate Part 1-2 dengan Part 3

26. Klik Mate > pilih lingkaran Part 1 dan lingkaran part 3 >Enter > klik Centang hijau.

21 Gambar 3. 25 Proses Mate Part 1-3 dengan Part 4

26. Klik Mate > pilih lingkaran Part1 bagian dalam dan lingkaran part 3 bagian terluar >Enter >

klik Centang hijau. Save As, Proses Assembling selesai.

Gambar 3. 26 Drawing

28. Klik New > Drawingl >A4 ASI Landscape > insert semua part yang sudah dibuat mulai dari part 1 – 4 beserta 3D Assembly > Auto Balon > Note tulis untuk part 1 - 4. Kemudian tampilkan semua part dalam bentuk potongan atau 2D dan beri ukuran dengan cara > Smart Dimension >

untuk melengkapi semua ukuran dan pastikan jangan sampai ada yang tertinngal dalam pemberian ukuran. Save As dalam format PDF, drawing selesai.

BAB IV

COMPLIT

22

PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Solidwork merupakan Software/aplikasi yang bisa dibilang sudah modern dijaman sekarang, banyak juga program ataupun aplikasi yang menyerupai solidwork. Dari aplikasi ini saya belajar tentang menggambar dengan mudah dengan proyeksi 3D, mungkin saat ini saya belum terlalu mahir menggunakannya dan belum mengetahui banyak tentang feature apa saja yang disajikan dalam solidwork ini, tetapi setelah praktikum ini saya mendapat beberapa bekal baru yang bisa dijadikan pelajaran untuk mempelajari lebih lanjut tentang aplikasi solidwork. Mengetahui Tools-tools & Command-command dasar yang belum saya tau kegunaannya untuk apa dan fungsinya. Dan didalam praktikum ini saya di ajarkan step by step cara menggambar menggunakan Software/aplikasi Solidworks.

4.2 Saran

1. Perlu mempelajari lebih lanjut mengenai software Solidworks, guna untuk menyempurnakan desain yang cocok mahasiswa yang melakukan praktikum.

2. Perlu mempelajari lebih lanjut tentang tools-tools software Solidworks, untuk

memudahkan mahasiswa yang sedang melakukan praktikum,seperti pengetahuan tentang desain atau fitur tampilan pada software Solidworks.

23

DAFTAR PUSTAKA

http://manazati.blogspot.com/2013/10/solidwork-mengenal-extrude-lebih-dalam.html Modul Praktikum Solidworks Universitas Krisnadwipayana

https://pdfcoffee.com/modul-pembelajaran-software-solidwork-pdf-free.html

LAPORAN PRAKTIKUM AUOTOCAD

Dibuat Oleh :

Kamas Aidan Agassi

NIM : 2070011054

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS KRISNADWIPAYANA

JAKARTA 2020

i KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga dapat menyelesaikan tugas yang berjudul “Laporan Praktikum Solid Work” ini tepat pada waktunya.

Adapun tujuan dari penulisan Makalah ini adalah untuk memenuhi tugas pada mata kuliah Solid Work. Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan tentang bagaimana cara menggunakan atau menggambar 3D di aplikasi Solid Work

Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Aries Abbas, ST.,MM selaku Kalab (Kepala Laboratorium) yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang saya tekuni ini.

Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat daya sebutkan semua, terimakasih atas bandanna sehingga saya dapat menyelesaikan tugas ini. Saya menyadari, tugas yang saya tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun kami butuhkan demi kesempurnaan makalah ini.

Jakarta, 29 Mei 2022 Penulis,

Kamas Aidan Agassi

ii

1.3 Tujuan Laporan Praktikum ... 3 1.4 Pembahasan Masalah ... 3 1.5 Manfaat penulisan ... 3 BAB II ... 4 PEMBAHASAN ... 4 2.1 Pengertian AutoCAD... 4 2.2 Elemen – elemen Tampilan AutoCAD 2010 ... 4 2.4 Fitur-fitur AutoCAD 2010 ... 6 A. Perintah menggambar ... 6 B. Perintah edit gambar ... 8 C. Fasilitas obyek snap (OSNAP) ... 10 D. Pengatur tampilan gambar ... 11 E. Perintah zoom ... 11

iii

Daftar Gambar

Gambar 2. 1 Tampilan Program AutoCAD 2010 mode classic ... 4

Gambar 2. 2 Toolbar Draw AutoCAD 2010 ... 6

Gambar 2. 3 Obyek snap ... 10

Gambar 3. 1 Benda kerja yang akan di proyeksikan ... 13

Gambar 3. 2 Proses Trim pada lingkaran ... 13

Gambar 3. 3 dua buah lingkaran Ø 10 mm... 14

Gambar 3. 4 Membuat persegi dan meindahkan ... 14

Gambar 3. 5 Proses pembuatan garis ukuran ... 14

Gambar 3. 6 Proses pembuatan Tampak atas ... 15

Gambar 3. 7 Tampak atas beserta ukuran... 15

Gambar 3. 8 Tampak depan beserta ukuran ... 16

Gambar 3. 9 Secara keseluruhan besrte etiket ... 16

Gambar 3. 10 Lanscape Etiket ... 17

1 BAB I

PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Seiring dengan lajunya perkembangan teknologi informasi global dewasa ini, maka otomatis tuntutan terhadap penggunaan teknologi mutlak sangat diperlukan. Adapun sakah satu wujud teknologi yang sekarang sedang berkembang pesat adalah CAD ( Computer Aided Design ) atau disain berbantuan komputer, dimana tujuannya adalah untuk mempermudah para designer dan drafter untuk memvisualisasikan idenya kedalam bentuk gambar.

AutoCAD merupakan sebuah program CAD yang sangat terkenal dan familier dewasa ini, karena menawarkan berbagai kemudahan dan keunggulan yang bisa mempermudah kerja designer dan drafter dalam memvisualisasikan ide dan gagasannya. Sejak diciptakan pada tahun 1982 oleh Autodesk corporation hingga keluarnya release yang terbaru, AutoCAD mengalami perkembangan yang sangat berarti serta mempunyai peran yang sangat besar bagi perkembangan industry manufacturing saat ini.

AutoCAD adalah sebuah program aplikasi (software) yang digunakkan untuk menggambar dan mendisain gambar, seperti gambar arsitektur, mesin, sipil, elektro, dan lain-lain, dimana program AutoCAD mempunyai kemudahan dan keunggulan untuk membuat gambar dengan cepat dan akurat serta bias digunakan untuk memodifikasi gambar dengan cepat pula. Fasilitas yang dimiliki AutoCAD untuk menggambar 2 dimensi dan 3 dimensi sangat lengkap, sehingga hal ini membawa AutoCAD menjadi program disain terpopuler dibandingkan dengan program-program yang lain dewasa ini.

Beberapa software khusus desain konstruksi kapal seperti Tribon (Tribon.com), Ship Constructor (www.shipconstructor.com), dan Autoship dapat menjawab kebutuhan pemodelan konstruksi kapal secara 3D. Software-software tersebut menggunakan software database seperti Oracle atau SQL yang digabungkan dalam satu software yang terintegrasi. Selain itu, software tersebut menggunakan server jaringan komputer (network server) dan mampu membagi pekerjaan konstrksi menjadi beberapa bagan tapi saling berkaitan dan tersimpan dalam satu database server. Keunggulan ini memberikan kemudahan dalam hal pembagian desain konstruksi, kontrol perkembangan desain dan kemudahan pemeriksaan hasil pekerjaan.

Namun beberapa kelemahan masih terdapat dalam software canggih tersebut.

Disamping besar biaya investasi untuk pengadaan hardware dan software yang harus disesuaikan, beberapa kelemahan lain juga harus dipertimbangkan melalui :

1) struktur file hasil penggambaran, definisi database dan file database dari software tersebut rumit.

2 2) alur dari proses pekerjaan disain rumit karena software tersebut terbagi atas beberapa software lagi menurut bagian konstruksi mana yang akan dibuat.

3) software tersebut kurang familiar diantara para drafter dan desainer kapal, hanya orang yang pernah diberi pelatihan saja yang bisa, sementara pelatihan software tersebut sangat mahal.

Dalam proses desain konstruksi kapal, banyak drafter dan desainer menggunakan AutoCAD sebagai software untuk proses penggambaran sehingga software ini sangat populer.

Namun drafter dan desainer tersebut kurang optimal dalam menggunakan fitur- fitur yang terdapat di AutoCAD untuk mempermudah proses penggambaran dan pemodelan konstruksi kapal. Data di forum internet menyebutkan bahwa 90% pengguna AutoCAD tidak menggunakan fitur-fitur yang tersedia di AutoCAD secara optimal. Padahal AutoCAD merupakan software yang memiliki banyak workflow, yaitu tidak terpaku oleh aturan tertentu sehingga memungkinkan penggunanya menetapkan aturan dan sistem sendiri sesuai dengan aplikasi yang diinginkan dengan cara mengoptimalkan fitur- fitur yang terdapat di AutoCAD.

Beberapa fitur yang sangat jarang digunakan oleh pengguna AutoCAD untuk

Beberapa fitur yang sangat jarang digunakan oleh pengguna AutoCAD untuk

Dalam dokumen LAPORAN PRAKTIKUM SOLIDWORK (Halaman 7-0)

Dokumen terkait