TINJAUAN PUSTAKA
2.2 Konsep tentang Remunerasi .1 Pengertian Remunerasi .1 Pengertian Remunerasi
2.2.7 Tunjangan Khusus Pembinaan Keuangan Negara (TKPKN)
Tunjangan Khusus Pembinaan Keuangan Negara (TKPKN) adalah penghasilan selai lingkungan Kementerian Keuangan. TKPKN diberikan kepada pegawai yang aktif berdasarka sebagai
TKPKN pertama kali dibayarkan pada ta "Tundjangan Chusus Pembinaan Keuangan Negara" atau disingkat "TCPKN". Orang biasa menyebutnya hanya dengan "Tundjangan Chusus" saja dengan singkatan "TC" [baca: te-se]. Sebutan TC masih terucapkan hingga sekarang, bahkan oleh pegawai angkatan terbaru sekalipun.
TKPKN juga diberikan kepada lingkungan maupun yang belum mendapatkan SK CPNS (pegawai harian). Contoh pegawai harian adalah peserta ujian saringan masuk PNS Kementerian Keuangan yang
dinyatakan lulus dan lulusa Keuangan.
1.
Dasar Hukum pemberian TKPKN antara lain:
Pembinaan Keuangan Negara kepada Pegawai Departemen Keuangan
2.
telah beberapa kali diubah
2.2.8
Tujuan diberikannya TKPKN, diharapkan pegawai Kementerian Keuangan dapat:
Tujuan Pemberian TKPKN
1. Meningkatkan dan mengamanka
2.
dan pengeluaran negara diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin.
3. Melaksanakan
dalamnya dengan penuh rasa
4. Dibe
bagi pegawai yang melakukan perbuatan-perbuatan yang menyalahi tata tertib dan disiplin kerja.
1.
Pegawai yang berhak mendapatkan TKPKN di Kementerian Keuangan antara lain:
di Kementerian Keuangan
2. Calon Pegawai Negeri Sipil pada Kementerian Keuangan
3.
4. Pegawai Negeri Sipil yang
Keuangan
5. Anggota dan Purnawirawa
Keuangan
6.
Keuangan
Berdasarkan pasal 4, pegawai yang tidak berhak mendapatkan TKPKN adalah:
1. Pegawai yang nyata-nyata tidak mempunyai tugas/pekerjaa tertentu pad
2. Pegawai yang diberhentikan untuk sementara atau dinonaktifkan.
3. Pegawai yang diberhentikan dari pekerjaa
4. Pegawai ya
5. Pegawai yang menjalani
6. Pegawai yang menjalani
7. Pegawai yang menjalani
Pegawai yang melaksanaka enam bulan, terhitung mulai bulan pertama diberikan Tunjangan Pokok unsur TKPKN sebesar 50% dari tidak diber
2.2.9 2.2.9.1
Unsur-unsur TKPKN
Tunjangan Pokok diberikan kepada semua pegawai tanpa kecuali. Standar pemberian tunjangan pokok remunerasi/TKPKN terakhir di Kemenkeu adalah
Tunjangan Pokok
Kepmenkeu tersebut, remunerasi Kemenkeu diberikan dalam sebagai berikut pada Tabel 2.1:
Tabel 2.1.
Daftar Grade/Peringkat Remunerasi Kementerian Keuangan No. Grade Tunjangan Gol/Ruang Eselon Keterangan
1 27 46.950.000 2 26 41.550.000 3 25 36.770.000 IV/e Eselon I 4 24 32.540.000 5 23 24.100.000 6 22 21.330.000 IV/d Eselon II 7 21 18.880.000 8 20 16.700.000 9 19 12.370.000 10 18 10.670.000 11 17 9.360.000 12 16 6.930.000 III/d Eselon IV 13 15 6.030.000 14 14 5.240.000 15 13 4.370.000 III/b Eselon V 16 12 3.800.000 III/b Pelaksana 17 11 3.450.000 18 10 3.140.000 19 9 2.850.000 20 8 2.550.000 II/c Pelaksana 21 7 2.360.000
22 6 2.140.000 23 5 1.950.000 24 4 1.770.000 25 3 1.610.000 I/c Pelaksana 26 2 1.460.000 27 1 1.330.000 I/a Pelaksana Sumber : Wikiapbn “TKPKN”, 2012.
Khusus pegawai Dirjen Pajak ada tambahan tunjangan lagi yaitu Tunjangan Kegiatan Tambahan (TKT) dan Imbalan Prestasi Kerja (IPK). Diberikannya Tunjangan Kegiatan Tambahan (TKT) dan Imbalan Prestasi Kerja (IPK) diharapkan dapat meningkatkan kinerja pegawai.
Tabel 2.2.
Daftar Tunjangan Kegiatan Tambahan (TKT)
No Jenis Tunjangan Gol/Eselon Besarnya
TKT
1
Tunjangan Kegiatan Tambahan (TKT) Pelaksana
a Pengatur Muda II/a 2.600.000
b Pengatur MudaTk I II/b 2.800.000
c Pengatur II/c 3.000.000
d Pengatur Tingkat I II/d 3.200.000
e Penata Muda III/a 4.800.000
f Penata Muda Tk I III/b 5.100.000
g Penata III/c 5.400.000
h Penata Tk I III/d 5.700.000
i Pembina IV/a 7.500.000
j Pembina Tk I IV/B 8.000.000
k Pembina Utama Muda IV/c 8.500.000
l Pembina Utama Madya IV/d 9.000.000
m Pembina Utama IV/e 9.500.000
2
Tunjangan Kegiatan Tambahan (TKT) Pejabat Struktural
a Direktur Jenderal Ia 20.000.000
b Sekretaris Direktorat jenderal/Direktur/Kepala
Kanwil/Tenaga Pengkaji II a 16.600.000
c Tenaga Pengkaji/Kepala Unit pelaksana Teknis II b 13.200.000 d Kepala Sub Direktorat/Kabag/Kabid/Kepala Kantor
Pelayanan/Kepala Unit Pelaksana Teknis III a 10.800.000 e Kepala Sub bagian/Kepala Seksi/Kepala Kantor
3
Tunjangan Kegiatan Tambahan (TKT) Fungsional a Pemeriksa Pajak Ahli
Pemeriksa Pajak Madya 10.400.000
Pemeriksa Pajak Muda 7.600.000
Pemeriksa Pajak Pertama 6.800.000
b Pemeriksa Pajak Terampil :
Pemeriksa Pajak Penyelia 7.200.000
Pemeriksa Pajak Pelaksana Lanjutan 6.400.000
Pemeriksa Pajak Pelaksana 4.300.000
c Tunjangan Kegiatan Tambahan (TKT) Penelaah
Keberatan 5.600.000
d Tunjangan Kegiatan Tambahan (TKT) Account
Representative 5.600.000
Sumber : Stagu “Tabel Tunjangan Tambahan Pegawai Ditjen. Pajak”, 2011. 2.2.9.2
Tunjangan Pokok Harian adalah tunjangan pokok sebagai unsur TKPKN yang diberikan kepada pegawai dengan status
Tunjangan Pokok Harian
menjadi akhir bulan setelah yang bersangkutan secara nyata melaksanakan tugas (dibayarkan di belakang) dan besarnya berdasarkan tingkat pendidikan yang dipergunakan sebagai dasar pengangkatan menjadi CPNS dan dibuatkan daftar tersendiri.
Pegawai harian setelah diangkat me secara penuh dan dilakukan pada permulaan bulan yang bersangkutan (dibayar di muka) tanpa memperhitungkan potongan absensi. Oleh karena itu pada awal bulan di mana pegawai harian diangkat menjadi CPNS, dilakukan dua jenis pembayaran yaitu:
1. Tunjangan Pokok Harian untuk bulan yang lalu, absensi diperhitungkan.
Syarat-syarat pembayaran TKPKN pertama sebagai CPNS:
1.
2.
berwenang.
2.2.9.3
Tunjangan Kegiatan adalah tunjangan tambahan yang diberikan kepada pegawai yang tidak menduduki jabatan
Tunjangan Kegiatan dan Tunjangan Tambahan
Tambahan adalah tunjangan tambahan yang diberikan kepada pegawai yang menduduki
mengklasifikasikan dalamnya termasuk Tunjangan Pokok unt maka Tunjangan Kegiatan dan Tunjangan Tambahan tidak lagi diberikan.
2.2.9.4 2.2.9.4.1
Tunjangan Kelangkaan
Tunjangan Fungsional adalah tunjangan tambahan yang diberikan kepada pegawai yang menduduki
Tunjangan Fungsional
unsur TKPKN diintegrasikan ke dalam lebih tinggi daripada grade tertinggi yang ditetapkan unt dimilikinya.
2.2.9.4.2
Tunjangan Kegiatan Tambahan (TKT) adalah salah satu uns Tunjangan Kegiatan Tambahan (TKT)
yang diberikan kepada beberapa pegawai TKT diberikan hanya kepada para pegawai tertentu. Pengaturan pemberian TKT pun berbeda-beda, tergantung pada Namun, berdasarka diberikan kepada pegawai yang sedang menjalani
Gambaran kasar pemberian TKT kepada pegawai beberapa unit organisasi di Kementerian Keuangan:
1. Di
pegawai pendukung pengawasan lainnya. Besarnya TKT, berdasarkan Rp 2.800.000 (pelaksana) sampai dengan Rp 20.000.000 (Irjen dan Menteri Keuangan).
2. Di
27 peringkat (grade) sehingga take home pay pegawai Direktorat Anggaran tidak berubah antara sebelum dan sesudah diterapkannya remunerasi. TKT yang sebelumnya berkisar dua jutaan rupiah, turun hanya menjadi 300-500 ribu rupiah.
3. Di yang sedang menjalani Rp 2.600.000 (untuk pegawai golongan II/a) sampai dengan Rp 20.000.000 (dirjen). TKT yang hampir sama besar dengan yang diberikan kepada pegawai Ditjen Pajak, juga diberikan kepada pegawai
4. Di
5. Di
sebesar Rp 1.000.000, sedangkan untuk golongan III sebesar Rp 1.250.000.
6. Di
kecuali pegawai yang ditempatkan di sampai dengan R
2.2.10
Pemotongan TKPKN adalah pemotongan yang dikenakan terhadap Pemotongan TKPKN
lingkungan Kementerian Keuangan.
Pemotonga
2. Pegawai ya
3. Pegawai ya
4. Pegawai yang mendapat
5. Pegawai yang dijatuhi
6. Pegawai yang dikenai
2.3 Konsep tentang Motivasi Berprestasi