r = reliabilitas instrumen
ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
D. Analsis Data
1. Uji Asumsi Klasik
Suatu model regresi yang baik harus bebas dari masalah penyimpangan terhadap asumsi klasik. Berikut ini adalah pengujian terhadap asumsi klasik dalam model regresi.
a. Uji Normalitas
Pengujian normalitas dilakukan terhadap residual regresi. Pengujian dilakukan dengan menggunakan grafik P-P Plot. Data
yang normal adalah data yang membentuk titik-titik yang menyebar tidak jauh dari garis diagonal. Hasil analisis regresi linier dengan grafik normal P-P Plot terhadap residual error model.
Gambar V.1
Hasil Pengujian Normalitas
Sumber: Data primer yang diolah tahun 2012.
Hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa titik-titik berada tidak jauh dari garis diagonal. Hal ini berarti bahwa model regresi tersebut sudah berdistribusi normal.
b. Uji Multikolinearitas
Suatu variabel menunjukkan gejala multikolinieritas bisa dilihat dari nilai VIF (Variance Inflation Factor) yang tinggi pada variabel-variabel bebas suatu model regresi. Nilai VIF yang lebih besar dari 10 menunjukkan adanya gejala multikolinieritas dalam
model regresi. Hasil pengujian multikolinieritas dengan nilai VIF adalah sebagai berikut :
Tabel V.9
Tabel Pengujian Multikolinieritas
Variabel Tolerance VIF Keterangan
Persepsi atas Harga 0,890 1,123 Bebas Multikolinier Persepsi atas Produk 0,888 1,127 Bebas Multikolinier Persepsi atas Pelayanan 0,897 1,115 Bebas Multikolinier
Sumber: Data primer yang diolah tahun 2012.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua variabel yang digunakan sebagai prediktor model regresi menunjukkan nilai VIF yang cukup kecil, dimana semuanya berada di bawah 10 dan nilai tolerance lebih dari 0,1. Hal ini berarti bahwa variabel-variabel bebas yang digunakan dalam penelitian tidak menunjukkan adanya gejala multikolinieritas, yang berarti bahwa semua variable tersebut dapat digunakan sebagai variabel yang saling independen.
c. Uji Heteroskedastisitas
Pengujian heteroskedastisitas dilakukan dengan menggunakan Scatter Plot. Jika tidak terdapat variabel yang signifikan maka dapat disimpulkan tidak adanya masalah heteroskedastisitas. Hasil pengujian pada Lampiran sebagaimana juga pada Gambar V.2 berikut ini:
Gambar V.2
Hasil Uji Heteroskedastisitas
Sumber: Data primer yang diolah tahun 2012.
Hasil pengujian heteroskedastisitas menunjukkan tidak terdapat pola yang jelas dari titik-titik tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa model regresi tidak memiliki gejala adanya heteroskedastisitas, yang berarti bahwa tidak ada gangguan yang berarti dalam model regresi ini.
2. Persepsi atas Harga, Produk dan Pelayanan
a. Persepsi konsumen atas harga dalam pameran komputer di Jogja Expo Center (JEC)
Persepsi konsumen atas harga dalam pameran diukur dengan 2 butir pertanyaan. Dengan menghitung:
Jumlah skor untuk setiap responden: • Maksimal = (5x2) = 10 • Minimal = (1x2) = 2 • Median = (3x2) = 6 • Kuartil 1 = (2x2) = 4 • Kuartil 3 = (4x2) = 8
Jumlah skor untuk seluruh responden (200 responden):
• Maksimal = (10x200) = 2000
• Minimal = (2x200) = 400
• Median = (6x200) = 1200
• Kuartil 1 = (4x200) = 800
• Kuartil 3 = (8x200) = 1600 Interpretasi jumlah skor tersebut adalah:
• Kuartil 3 < skor < Maksimal, artinya sangat setuju
• Median < skor < Kuartil 3, artinya setuju
• Kuartil 1 < skor < Median, artinya tidak setuju
Dari hasil tabulasi diperoleh skor total untuk persepsi atas harga adalah 1500, maka persepsi konsumen terhadap harga dalam pameran adalah setuju bahwa harga produk di dalam pameran murah dan selalu memberikan diskon.
Tabel V.10
Distribusi Persepsi Konsumen atas Harga Dalam Pameran Komputer
Interval Persepsi Jumlah Persentase
>8 Sangat Setuju 52 26%
6 < x≤ 8 Setuju 99 49,5%
4 < x≤ 6 Netral 36 18%
2 < x≤ 4 Tidak Setuju 13 6,5%
x≤ 2 Sangat Tidak Setuju 0 0%
Total 200 100%
Berdasarkan tabel V.10 diatas, responden yang berkunjung ke pameran komputer di Jogja Expo Center (JEC) dengan jumlah 200. Sebagian besar berpersepsi bahwa harga produk yang ditawarkan dalam pameran komputer murah dan selalu memberikan diskon sebanyak 99 orang atau 49,5%. Konsumen yang berpersepsi bahwa harga produk yang ditawarkan dalam pameran komputer tidak murah sebanyak 13 orang atau 6,5%.
b. Persepsi konsumen atas produk dalam pameran komputer di Jogja Expo Center (JEC)
Persepsi konsumen atas produk dalam pameran diukur dengan 2 butir pertanyaan. Dengan menghitung:
Jumlah skor untuk setiap responden:
• Maksimal = (5x2) = 10
• Minimal = (1x2) = 2
• Median = (3x2) = 6
• Kuartil 1 = (2x2) = 4
• Kuartil 3 = (4x2) = 8
Jumlah skor untuk seluruh responden (200 responden):
• Maksimal = (10x200) = 2000
• Minimal = (2x200) = 400
• Median = (6x200) = 1200
• Kuartil 1 = (4x200) = 800
• Kuartil 3 = (8x200) = 1600 Interpretasi jumlah skor tersebut adalah:
• Kuartil 3 < skor < Maksimal, artinya sangat setuju
• Median < skor < Kuartil 3, artinya setuju
• Kuartil 1 < skor < Median, artinya tidak setuju
Dari hasil tabulasi diperoleh skor total untuk persepsi atas harga adalah 1642, maka persepsi konsumen terhadap produk dalam pameran adalah sangat setuju bahwa produk di dalam pameran sangat beragam.
Tabel V.11
Distribusi Persepsi Konsumen atas Produk Dalam Pameran Komputer
Interval Persepsi Jumlah Persentase
>8 Sangat Setuju 77 38,5%
6 < x≤ 8 Setuju 105 52,5%
4 < x≤ 6 Netral 16 8%
2 < x≤ 4 Tidak Setuju 2 1%
x≤2 Sangat Tidak Setuju 0 0%
Total 200 100%
Berdasarkan tabel V.11 diatas, responden yang berkunjung ke pameran komputer di Jogja Expo Center (JEC) dengan jumlah 200. Sebagian besar berpersepsi bahwa produk yang ditawarkan dalam pameran komputer beragam dan diikuti merk-merk terkenal sebanyak 105 orang atau 52,5%, sedangkan konsumen yang berpersepsi bahwa produk yang ditawarkan dalam pameran komputer tidak beragam dan tidak diikuti merk-merk terkenal sebanyak 2 orang atau 1%.
c. Persepsi konsumen atas pelayanan dalam pameran komputer di Jogja Expo Center (JEC)
Persepsi konsumen atas pelayanan dalam pameran diukur dengan 4 butir pertanyaan. Dengan menghitung:
Jumlah skor untuk setiap responden:
• Maksimal = (5x4) = 20
• Minimal = (1x4) = 4
• Median = (3x4) = 12
• Kuartil 1 = (2x4) = 8
• Kuartil 3 = (4x4) = 16
Jumlah skor untuk seluruh responden (200 responden):
• Maksimal = (20x200) = 4000
• Minimal = (4x200) = 800
• Median = (12x200) = 2400
• Kuartil 1 = (8x200) = 1600
• Kuartil 3 = (16x200) = 3200 Interpretasi jumlah skor tersebut adalah:
• Kuartil 3 < skor < Maksimal, artinya sangat setuju
• Median < skor < Kuartil 3, artinya setuju
• Kuartil 1 < skor < Median, artinya tidak setuju
Dari hasil tabulasi diperoleh skor total untuk persepsi atas harga adalah 2871, maka persepsi konsumen terhadap pelayanan dalam pameran adalah konsumen setuju bahwa pelayanan di dalam pameran baik.
Tabel V.12
Distribusi Persepsi Konsumen atas Pelayanan Dalam Pameran Komputer
Interval Persepsi Jumlah Persentase
>16 Sangat Setuju 28 14%
12 < x≤16 Setuju 130 65%
8 < x≤12 Netral 38 19%
4 < x≤8 Tidak Setuju 4 2%
x≤4 Sangat Tidak Setuju 0 0%
Total 200 100%
Berdasarkan tabel V.12 diatas, responden yang berkunjung ke pameran komputer di Jogja Expo Center (JEC) dengan jumlah 200. Sebagian besar berpersepsi bahwa pelayanan yang diberikan oleh peserta pameran komputer secara keseluruhan baik sebanyak 130 orang atau 65%, sedangkan konsumen yang berpersepsi bahwa pelayanan yang diberikan oleh peserta pameran komputer secara keseluruhan tidak baik sebanyak 4 orang atau 2%.
3. Analisis Regresi Berganda
Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel persepsi atas harga, produk dan pelayanan secara parsial maupun secara bersama-sama terhadap minat beli. Perhitungan statistik dalam analisis regresi linier berganda selengkapnya ada pada lampiran dan selanjutnya dijelaskan pada Tabel V.13 berikut ini.
Tabel V.13 Tabel Analisis Regresi
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 7,754 1,127 6,880 ,000 Harga ,027 ,091 ,020 ,293 ,770 Produk ,310 ,113 ,189 2,750 ,007 Pelayanan ,289 ,061 ,322 4,697 ,000 a. Dependent Variable: Minat beli
Sumber: Data primer yang diolah tahun 2012.
Model persamaan regresi yang dapat dituliskan dari hasil tersebut dalam bentuk persamaan regresi unstandardized adalah sebagai berikut :
Y = 7,754 + 0,027 X1+ 0,310 X2+ 0,289 X3
Persamaan regresi tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :
Dari persamaan tersebut dapat terlihat bahwa keseluruhan variabel bebas (persepsi atas harga, produk dan pelayanan) berpengaruh
terhadap minat beli. Berdasarkan persamaan dapat diketahui koefisien variabel bebas untuk variabel produk dengan koefisien 0,310, variabel pelayanan dengan koefisien 0,289, dan variabel harga dengan nilai koefisien 0,027.
4. Uji Goodness of Fit Model