• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN

B. Analisis dan Pembahasan

4. Uji Hipotesis

Teknik Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan bantuan program AMOS 6.01

commit to user

1. Analisis Kesesuaian Model (Goodness – of-F it)

Evaluasi nilai goodness of fit dari model penelitian yang diajukan dapat dilihat pada tabel IV.11 berikut ini :

Tabel IV.11

Hasil Goodness – of –F it Model

Goodness of Fit Indices Cut off Value Hasil Evaluasi Model

Chi Square (c2) Significance Probability (p) CMIN/DF GFI AGFI TLI CFI RMSEA Diharapkan kecil ≥0,05 ≤ 2,0 ≥ 0,9 ≥ 0,9 ≥ 0,9 ≥ 0,95 ≤ 0,08 325.800 0,196 1,012 0,880 0,849 0,998 0,998 0,009 --- Baik Baik Marginal Marginal Baik Baik Baik

Tabel IV.11 menjelaskan hasil goodness of fit dari model penelitian yang dilakukan. Dalam Pengujian ini nilai chi square

menghasilkan tingkat signifikansi lebih besar dari 0,05 dengan nilai chi square sebesar 325,800 menunjukkan bahwa chi square sudah memenuhi. Nilai CMIN/DF, TLI, CFI dan RMSEA dalam model penelitian ini menunjukkan tingkat kesesuaian yang baik. Sedangkan nilai GFI dan AGFI menunjukkan tingkat kesesuaian yang marginal. Secara keseluruhan pengukuran goodness of fit tersebut mengindikasikan bahwa model yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima.

commit to user 2. Analisis Koefisien Jalur

Analisis ini dilihat dari dignifikansi besaran regresion weights

model yang dapat dilihat pada tabel IV.12 berikut ini:

Tabel IV.12 Hasil Regresion Weights

Regression Weights Std.Estimate C.R. P

Customer Satisfaction < - - - Reliability Customer Satisfactio < -- - - - Responsiveness Customer Satisfaction < - - - Assurance Customer Satisfaction < - - - Emphaty Customer Satisfaction < - - - Tangible Customer Satisfaction < - - - Price

Customer Loyalty < - - - Customer Satisfaction Customer Loyalty < - - - - Reliability

Customer Loyalty < - - - - Responsiveness Customer Loyalty < - - - - Assurance Customer Loyalty < - - - - Emphaty Customer Loyalty < - - - - Tangible Customer Loyalty < - - - - Price

0,166 0,192 0,168 0,219 0,019 0.243 0,205 0,249 -0,134 0,180 0,158 -0,033 0,384 2,029 2,074 2,018 2,550 0,205 2,336 3,029 2,518 -1,224 1,826 1,542 -0,309 2,964 0,042 0,038 0,044 0,011 0,838 0,019 0,008 0,012 0,221 0,046 0,123 0,758 0,003

Hasil Pengujian pada Tabel IV.12 menunjukkan bahwa dari ketigabelas jalur yang dianalisis, terdapat empat jalur yang tidak signifikan pada tingkat signifikansi 5%, yaitu pengaruh dimensi tangible

pada kepuasan konsumen, responsiveness pada loyalitas konsumen,

Emphaty pada loyalitas konsumen dan tangible pada loyalitas konsumen. Analisis ini juga menunjukkan besaran dari pengaruh langsung (direct effect), dan pengaruh tidak langsung (indirect effect) dari satu variabel

commit to user

terhadap variabel lainnya. Hasil dari analisis tersebut dapat dilihat pada Tabel IV.13 berikut ini:

Tabel IV.13

Pengaruh Langsung, dan Tidak Langsung

Variabel Pengaruh (β)

Independen Dependen Langsung Tidak

langsung Reliability Customer Satisfaction 0,166 - Responsiveness 0,192 - Assurance 0,168 - Tangible 0,019 - Emphaty 0,219 - Price 0.243 - Reliability Customer Loyalty - 0,249 Responsiveness - -0,134 Assurance - 0,180 Tangible - -0,033 Emphaty - 0,158 Price - 0,384 Customer Satisfaction 0,205 - Sumber: Data primer yang diolah, 2011.

Tabel IV.13 menunjukkan nilai koefisien standardized beta pengaruh langsung maupun tidak langsung antar variabel. Dalam penelitian ini terdapat 7 jalur pengaruh langsung dan 6 jalur pengaruh tidak langsung. Untuk pengaruh langsung, yang memiliki pengaruh paling besar adalah pengaruh price pada customer satisfaction, yaitu

commit to user 0,166 0,192 0,168 0,019 0,219 0,243

sebesar 0,243. Untuk pengaruh tidak langsung, yang memiliki pengaruh paling besar adalah pengaruh tidak langsung price pada customer loyalty, yaitu sebesar 0,384.

Gambar IV.4

Model Penelitian hasil analisis menggunakan SEM

Keterangan: = Pengaruh signifikan = Pengaruh tidak signifikan 5. Pembahasan

Berikut adalah pembahasan untuk setiap hipotesis:

A.Hasil Tenemuan Pertama

“Dimensi reliability berpengaruh terhadap Customer satisfaction

(kepuasan konsumen)”. Reliability Respon- siveness Assurance Empathy Tangibles Price Costumer Satisfaction Costumer Loyalty 0,205

commit to user

Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel IV.12 didapatkan hasil nilai C.R. reliability pada customer satisfaction adalah sebesar 2,029 dan probabilitas sebesar 0,042 dengan tingkat signifikansi p<0,05, maka menunjukkan bahwa hipotesis 1a diterima. Artinya secara

statistik dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini reliability

berpengaruh secara signifikan atau mempunyai hubungan positif terhadap customer satisfaction (kepuasan pelanggan). Hasil tersebut sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Host and Andersen.(2004), yang menemukan bahwa reliability berpengaruh pada

customer satisfaction (kepuasan konsumen).

Dalam konteks objek studi hubungan positif dan signifikan ini memberikan pemahaman bahwa kehandalan layanan dan kekonsistenan kredit gadai Perum Pegadaian memberikan pengaruh tersendiri bagi kepuasan konsumen (customer satisfaction), dimana Perum Pegadaian merupakan lembaga keuangan yang menyalurkan dana kepada masyarakat atas dasar hukum gadai maka kehandalan layanan dan kekonsistenan kredit gadai menjadi salah satu hal yang mendapatkan perhatian penting bagi pelanggan selain jasa taksiran dan jasa pengiriman uang yang ditawarkan oleh perum Pegadaian.

B.Hasil Temuan kedua

“Dimensi responsiveness berpengaruh terhadap Customer satisfaction (Kepuasan konsumen)”

commit to user

Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel IV.12 didapatkan hasil nilai C.R. responsiveness pada customer satisfaction adalah sebesar 2,074 dan probabilitas sebesar 0,038 dengan tingkat signifikansi p<0,05, maka menunjukkan bahwa hipotesis 1b diterima. Artinya secara statistik dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini

responsivness berpengaruh secara signifikan atau mempunyai hubungan positif terhadap customer satisfaction (kepuasan konsumen). Hasil ini tidak sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Host and Andersen (2004) yang menemukan bahwa responsiveness tidak berpengaruh /tidak signifikan terhadap customer stisfaction. Ini dikarenakan penelitian sebelumnya yang dilakukan di Negara Denmark perusahaan jasa gadai berbeda dengan perusahaan jasa gadai yang ada di Indonesia dalam memahami kebutuhan konsumen akan dana ekstra/pinjaman kredit gadai, kecepatan dan ketepatan dalam memberikan pelayanan sesuai keinginan konsumen serta karakteristik produk jasa yang ditawarkan. Faktor eksternal seperti karakter penduduknya, sosial ekonomi keluarga,dan atau lingkungan sekitar perusahaan jasa yang kurang mendukung, sehingga mempengaruhi

customer satisfaction dan dimungkinkan hipotesis tesebut bila diterapkan untuk diteliti di Indonesia berbeda hasilnya atau tidak sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan di luar negeri. Hasil ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Arasli et al.(2005), yang

commit to user

menemukan bahwa responsiveness berpengaruh pada customer satisfaction.

Dalam konteks objek studi hubungan yang positif dan signifikan ini memberikan pemahaman bahwa semakin cepat dan tepat perum Pegadaian memberikan pelayanan kepada konsumen dalam penyediaan dana ekstra/pinjaman kredit gadai sesuai kebutuhan konsumen, semakin tinggi kecenderungan konsumen untuk puas (customer satisfaction), karena merasa diakui sebagai salah satu pelanggan di Perum Pegadaian.

C.Hasil Temuan Ketiga

“Dimensi assurance berpengaruh terhadap Customer satisfaction

(kepuasan konsumen)”

Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel IV.12 didapatkan hasil nilai C.R. assurance pada customer satisfaction (kepuasan konsumen) adalah sebesar 2,018 dan probabilitas sebesar 0,044 dengan tingkat signifikansi p<0,05, maka menunjukkan bahwa hipotesis 1c diterima. Artinya secara statistik dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini

assurance berpengaruh secara signifikan atau mempunyai hubungan positif tehadap customer satisfaction. Hasil ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Host and Andersen. (2004), yang menemukan bahwa assurance berpengaruh pada customer satisfaction.

Dalam konteks objek studi hubungan positif dan signifikan ini memberikan pemahaman bahwa semakin besar kemampuan perum

commit to user

Pegadaian dalam memberikan jaminan pelayanan (keramahan, kredibilitas karyawan, profesionalisme dalam bekerja, keamanan dan suasana yang nyaman) kepada konsumen/nasabah maka semakin tinggi kecenderungan konsumen untuk puas (customer satisfaction).

D. Hasil Temuan Keempat

“Dimensi emphaty berpengaruh terhadap customer satisfaction

(kepuasan konsumen)”

Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel IV.12 didapatkan hasil nilai C.R. emphaty pada customer satisfaction adalah sebesar 2,550 dan probabilitas sebesar 0,011 dengan tingkat signifikansi p<0,05, maka menunjukkan bahwa hipotesis 1d diterima. Artinya secara statistik dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini emphaty berpengaruh secara signifikan atau mempunyai hubungan positif terhadap customer satisfaction. Hasil ini tidak sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Host and Andersen (2004) yang menemukan bahwa

emphaty tidak berpengaruh / tidak signifikan terhadap customer satisfaction. Ini dikarenakan penelitian sebelumnya yang dilakukan di negara Denmark perusahaan kredit gadai berbeda dengan perusahaan kredit gadai yang ada di Indonesia dalam memberikan perhatian pribadi,/khusus kepada konsumen dengan rasa tulus dan ikhlas, dan pemahaman terhadap keinginan konsumen, serta karakteristik produk jasa yang ditawarkan. Faktor eksternal seperti karakter penduduknya, sosial, ekonomi keluarga,dan atau lingkungan sekitar perusahaan jasa

commit to user

yang kurang mendukung,sehingga mempengaruhi kepuasan konsumen

(customer satisfaction) dan dimungkinkan hipotesis tersebut bila diterapkan untuk diteliti di Indonesia berbeda hasilnya atau tidak sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan di luar negeri. Hasil ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Jamal dan Anastasiadou (2009) yang menemukan bahwa emphaty berpengaruh pada kepuasan pelanggan(customer satisfaction).

Dalam konteks objek studi hubungan yang positif dan signifikan ini memberikan pemahaman bahwa Perum Pegadaian mampu dalam memberikan perhatian secara pribadi/khusus kepada konsumen dengan komunikasi yang baik dan rasa tulus dan ikhlas dalam memenuhi keinginan konsumen akan jasa gadai, sehingga kecenderungan konsumen untuk puas (customer satisfaction)meningkat.

E.Hasil Temuan Kelima

“Dimensi tangible berpengaruh terhadap customer satisfaction”

Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel IV.12 didapatkan hasil nilai C.R. tangible pada customer satisfaction adalah sebesar 0,205 dan probabilitas sebesar 0,838 dengan tingkat signifikansi p<0,05, maka menunjukkan bahwa hipotesis 1e ditolak. Artinya secara statistik dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini tangible tidak berpengaruh atau tidak signifikan terhadap customer satisfaction. Hal ini dimungkinkan karena kebanyakan konsumen bekerja sebagai

commit to user

karyawan/pegawai swasta dan berpendidikan terakhir SMA/SMK tidak begitu memperhatikan aspek tangible atau penampilan fisik (gedung),fasilitas perusahaan yang digunakan beserta seluruh personilnya dalam memberikan pelayanan belum mampu meningkatkan

customer satisfaction.Hasilpenelitian ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Host dan Andersen. (2004), yang menemukan bahwa tangible tidak berpengaruh pada customer satisfaction.

Dalam konteks objek studi hubungan yang tidak signifikan ini memberikan pemahaman bahwa Perum Pegadaian kurang memperhatikan dimensi tangible yaitu bentuk bangunan (fisik) dan atau fasilitas, peralatan yang digunakan, beserta personilnya untuk mencapai kepuasan (customer satisfaction).

Secara praktis tangible perlu ditingkatkan agar menjadi variabel yang dipertimbangkan pelanggan untuk mencapai kepuasan. Namun demikian walaupun hipotesis tidak terdukung, konsep ini masih memerlukan penelitian lanjutan untuk meningkatkan generalisasi.

F. Hasil Temuan keenam

“Daya saing harga (Price) berpengaruh terhadap customer satisfaction”

Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel IV.12 didapatkan hasil nilai nilai C.R. price pada customer satisfaction adalah sebesar 2,336 dan probabilitas sebesar 0,019 dengan tingkat signifikansi p<0,05, maka menunjukkan bahwa hipotesis 2 diterima. Artinya secara statistik

commit to user

dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini price berpengaruh secara signifikan atau mempunyai hubungan positif terhadap customer satisfaction. Hasil ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan Host dan Andersen. (2004), dimana terdapat pengaruh yang kuat antara

price pada kepuasan pelanggan (customer satisfaction).

Dalam konteks objek studi hubungan positif dan signifikan memberikan pemahaman bahwa harga lelang barang gadai yang terjangkau dan harga kredit jasa gadai yang bersaing, semakin tinggi kecenderungan konsumen untuk puas (customer satisfaction).

Sebaliknya semakin mahal harga lelang barang gadai dan harga kredit jasa gadai semakin rendah kecenderungan konsumen untuk puas

(customer satisfaction).

G.Hasil Temuan ketujuh

“Customer satisfaction berpengaruh terhadap Customer loyalty”

Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel IV.12 didapatkan hasil, nilai C.R. customer satisfaction pada customer loyalty adalah sebesar 4,029 dan probabilitas sebesar 0,008 dengan tingkat signifikansi p<0,05, maka menunjukkan bahwa hipotesis 3 diterima. Artinya secara statistik dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini customer satisfaction berpengaruh secara signifikan atau mempunyai hubungan positif terhadap customer loyalty. Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian sebelumnya oleh Host dan Andersen. (2004), dimana

commit to user

terdapat pengaruh yang kuat antara customer satisfaction pada customer loyalty.

Dalam konteks objek studi hubungan positif dan signifikan memberikan pemahaman bahwa semakin tinggi perasaan puas semakin tinggi loyalitas pelanggan Perum pegadaian cabang bekonang. Dengan perasaan puas pelanggan atas kualitas layanan yang telah diterima, dengan sendirinya mendorong pelanggan tersebut untuk menggunakan lagi jasa gadai di perum pegadaian.

H.Hasil temuan kedelapan

“Dimensi reliability berpengaruh secara tidak langsung terhadap tingkat customer loyalty melalui tingkat customer satisfaction”.

Gambar IV.5. Customer satisfaction memediasi pengaruh reliability pada customer loyalty

Keterangan: = Pengaruh langsung, = pengaruh tidak langsung Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel IV.12 didapatkan hasil nilai C.R. reliability pada customer satisfaction signifikan pada p<0,05, nilai C.R satisfaction pada loyalty signifikan pada p<0,05, dan nilai CR.reliability pada loyalty signifikan pada p<0,05,maka

Reliability Customer

loyalty Customer satisfaction 0,166 0,205 0,249

commit to user

menunjukkan bahwa hipotesis 4a diterima. Artinya secara statistik

dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini customer satisfaction

memediasi pengaruh reliability terhadap customer loyalty (loyalitas pelanggan). Pengaruh mediasi dalam penelitian ini adalah mediasi secara parsial, karena reliability memiliki pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap customer loyalty.

Dalam konteks objek studi, hal ini mengindikasikan bahwa kehandalan layanan dan kekonsistenan kredit gadai Perum Pegadaian memberikan pengaruh tersendiri bagi loyalitas konsumen (customer loyalty), dimana Perum Pegadaian merupakan lembaga keuangan yang menyalurkan dana kepada masyarakat atas dasar hukum gadai maka kehandalan layanan dan kekonsistenan kredit gadai menjadi salah satu hal yang mendapatkan perhatian penting bagi pelanggan selain jasa taksiran dan jasa pengiriman uang yang ditawarkan oleh perum Pegadaian.

I. Hasil temuan kesembilan

“Dimensi responsiveness berpengaruh secara tidak langsung terhadap Customer loyalty melalui customer satisfaction”.

Responsive ness Customer satisfaction Customer loyalty 0,192 0,205 -0,134

commit to user

Gambar IV.6. Customer satisfaction tidak signifikan memediasi pengaruh responsiveness pada customer loyalty

Keterangan: = Pengaruh langsung, = pengaruh tidak langsung Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel IV.12 didapatkan hasil nilai C.R. responsiveness pada customer satisfaction signifikan pada p<0,05, nilai C.R satisfaction pada loyalty signifikan pada p<0,05, dan nilai CR. responsiveness pada loyalty tidak signifikan pada p<0,05, maka menunjukkan bahwa hipotesis 4b ditolak. Artinya secara statistik dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini customer satisfaction

tidak memediasi pengaruh responsiveness terhadap customer loyalty

(loyalitas pelanggan). Pengaruh mediasi dalam penelitian ini adalah mediasi secara full, karena responsiveness hanya memiliki pengaruh langsung terhadap customer satisfaction.

Dalam konteks objek studi hal ini mengindikasikan bahwa pelanggan/nasabah cenderung mengabaikan daya tanggap atau kurang menanggapi apa yang disampaikan karyawan perum pegadaian dalam memberikan pelayanan kepada konsumen dan penyediaan dana ekstra/pinjaman kredit gadai sesuai kebutuhan konsumen. Meskipun demikian pelanggan/konsumen merasa puas dengan kualitas pelayanan yang diberikan Perum Pegadaian kepada nasabah.

J. Hasil temuan kesepuluh

“Dimensi assurance berpengaruh secara tidak langsung terhadap

commit to user

Gambar IV.7. Customer satisfaction memediasi pengaruh

assurance pada customer loyalty

Keterangan: = Pengaruh langsung, = pengaruh tidak langsung Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel IV.12 didapatkan hasil nilai C.R. assurance pada customer satisfaction signifikan pada

p<0,05, nilai C.R satisfaction pada loyalty signifikan pada p<0,05, dan nilai CR. assurance pada loyalty signifikan pada p<0,05, maka menunjukkan bahwa hipotesis 4c diterima. Artinya secara statistik dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini customer satisfaction

memediasi pengaruh assurance terhadap customer loyalty (loyalitas pelanggan). Pengaruh mediasi dalam penelitian ini adalah mediasi secara parsial, karena assurance memiliki pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap customer loyalty.

Dalam konteks objek studi, memberikan pemahaman bahwa Perum Pegadaian mampu dalam memberikan jaminan pelayanan (keramahan, kredibilitas karyawan, profesionalisme dalam bekerja, keamanan dan suasana yang nyaman) sehingga kecenderungan konsumen untuk loyal (customer loyalty) meningkat.

Assurance Customer satisfaction Customer loyalty 0,205 0,168 0,180

commit to user K.Hasil Temuan kesebelas

“Dimensi Emphaty berpengaruh secara tidak langsung terhadap

customer loyalty melalui customer satisfaction”

Gambar IV.8. Customer satisfaction tidak memediasi pengaruh

emphaty pada customer loyalty

Keterangan: = Pengaruh langsung, = pengaruh tidak langsung Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel IV.12 didapatkan hasil nilai C.R. emphaty pada customer satisfaction signifikan pada

p<0,05, nilai C.R customer satisfaction pada customer loyalty

signifikan pada p<0,05, dan nilai CR. emphaty pada customer loyalty

tidak signifikan pada p<0,05, maka menunjukkan bahwa hipotesis 4d ditolak. Artinya secara statistik dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini customer satisfaction tidak memediasi pengaruh emphaty

terhadap customer loyalty (loyalitas pelanggan). Pengaruh mediasi dalam penelitian ini adalah mediasi secara full, karena emphaty hanya memiliki pengaruh langsung terhadap customer satisfaction.

Dalam konteks objek studi hubungan yang tidak signifikan ini memberikan pemahaman bahwa konsumen/nasabah cenderung

Emphaty Customer satisfaction Customer loyalty 0,205 0,219 0,158

commit to user

mengabaikan perhatian yang diberikan karyawan Perum Pegadaian secara pribadi/khusus kepada konsumen dengan komunikasi yang baik dan rasa tulus dan ikhlas dalam memenuhi keinginan konsumen akan jasa gadai. Meskipun demikian nasabah tetap puas dengan kualitas pelayanan yang telah diberikan Perum Pegadaian.

L.Hasil Temuan keduabelas

“Dimensi Tangible berpengaruh secara tidak langsung terhadap

customer loyalty melalui customer satisfaction”.

Gambar IV.9. Customer satisfaction tidak memediasi pengaruh

tangible pada customer loyalty

Keterangan: = Pengaruh langsung, = pengaruh tidak langsung

Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel IV.12 didapatkan

hasil nilai C.R. tangible pada customer satisfaction tidak signifikan pada p<0,05, nilai C.R customer satisfaction pada customer loyalty

signifikan pada p<0,05, dan nilai CR. tangible pada customer loyalty

tidak signifikan pada p<0,05, maka menunjukkan bahwa hipotesis 4e ditolak. Artinya secara statistik dapat disimpulkan bahwa dalam

Tangible Customer satisfaction Customer loyalty 0,205 0,019 -0,033

commit to user

penelitian ini customer satisfaction tidak memediasi pengaruh tangible

terhadap customer loyalty (loyalitas pelanggan). Pengaruh mediasi dalam penelitian ini adalah mediasi secara full, karena emphaty hanya memiliki pengaruh langsung terhadap customer satisfaction.

Dalam konteks objek studi hubungan yang tidak signifikan ini memberikan pemahaman bahwa bentuk bangunan (fisik) dan atau fasilitas, peralatan yang digunakan. beserta personilnya (Parasuraman

et al, 1985)., bukan variabel yang dipertimbangkan konsumen untuk mencapai loyalitas (customer loyalty). Meskipun demikian nasabah tetap puas dengan kualitas palayanan yang telah diberikan Perum Pegadaian selain dimensi tangible.

M. Hasil temuan ketigabelas

“Daya saing harga (Price) berpengaruh secara tidak langsung terhadap customer loyalty melalui customer satisfaction”.

Gambar IV.10. Customer satisfaction memediasi pengaruh

price pada customer loyalty

Keterangan: = Pengaruh langsung, = pengaruh tidak langsung Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel IV.12 didapatkan hasil nilai nilai C.R. price pada customer satisfaction signifikan pada

Customer satisfaction Price Customer loyalty 0,243 0,205 0,384

commit to user

p<0,05, nilai C.R customer satisfaction pada customer loyalty

signifikan pada p<0,05, dan nilai CR. price pada customer loyalty

signifikan pada p<0,05, maka menunjukkan bahwa hipotesis 5 diterima. Artinya secara statistik dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini customer satisfaction memediasi pengaruh price

terhadap customer loyalty (loyalitas pelanggan). Pengaruh mediasi dalam penelitian ini adalah mediasi secara parsial, karena price

memiliki pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap

customer loyalty.

Dalam konteks objek studi hubungan positif dan signifikan memberikan pemahaman bahwa konsumen/nasabah cenderung tidak memperhatikan/memperdulikan daya saing harga lelang barang yang di gadai dan berapapun harga kredit jasa gadai yang ditetapkan Perum Pegadaian kepada pelanggan, karena pelanggan loyal.

commit to user

BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari hasil penelitian mengenai pengaruh “ Service Quality dan Price terhadap Customer Loyalty melalui Customer Satisfaction pada Perum Pegadaian Cabang Bekonang” dan berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan peneliti pada bab IV dengan menggunakan metode analisis

Structural Equation Modelling (SEM) maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antar variable dalam interaksi hubungan. Hubungan yang dimaksud adalah:

1. “Reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty bepengaruh pada

customer satisfaction”.Pengaruh tersebut menandakan semakin tinggi

reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty yang diterima responden maka akan mengakibatkan customer satisfaction (kepuasan konsumen) yang tinggi, sebaliknya semakin rendah reliability, responsiveness,assurance, dan emphaty yang diterima responden akan mengakibatkan customer satisfaction (kepuasan konsumen) yang rendah.

2. “Harga (Price) berpengaruh pada customer satisfaction”. Pengaruh tersebut menandakan semakin tinggi daya saing harga (Price) yang

commit to user

diterima responden maka akan mengakibatkan customer satisfaction

(kepuasan konsumen) yang tinggi, sebaliknya semakin rendah daya saing harga (Price) yang diterima responden akan mengakibatkan

customer satisfaction yang rendah.

3. “ Customer satisfaction berpengaruh positif pada customer loyalty. Pengaruh positif tersebut menandakan semakin tinggi customer satisfaction yang dimiliki responden maka akan mengakibatkan

customer loyalty (loyalitas konsumen) yang tinggi, sebaliknya semakin rendah customer satisfaction yang dimiliki responden akan mengakibatkan customer loyalty yang rendah.

4. “Reliability dan Assurance bepengaruh secara tidak langsung pada

customer loyalty”. Pengaruh secara tidak langsung tersebut menandakan semakin tinggi reliability dan assurance yang diterima responden maka akan mengakibatkan customer loyalty (loyalitas konsumen) yang tinggi. 5. Harga (Price) berpengaruh secara tidak langsung pada customer loyalty”. Pengaruh secara tidak langsung tersebut menandakan semakin tinggi daya saing harga (Price) yang diterima responden maka akan mengakibatkan customer loyalty (loyalitas konsumen) yang tinggi. Sedangkan variabel yang tidak signifikan adalah

1. ”Tangible tidak berpengaruh/tidak signifikan pada customer satisfaction. Pengaruh negatif tersebut menandakan bahwa semakin rendah tangible

yang diterima responden maka akan mengakibatkan customer satisfaction yang rendah, sebaliknya semakin tinggi tangible yang

commit to user

diterima responden akan mengakibatkan customer satisfaction yang tinggi.

2. Responsiveness, dan emphaty, berpengaruh secara langsung pada

customer satisfaction. Pengaruh secara langsung tersebut menandakan responden belum loyal dan responsiveness, dan emphaty masih perlu ditingkatkan untuk mencapai loyalitas konsumen (customer loyalty). 3. Tangible tidak berpengaruh/tidak signifikan pada customer loyalty.

Pengaruh yang tidak signifikan tersebut menandakan bahwa responden

Dokumen terkait