• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembeli Bisnis

HASIL DAN PEMBAHASAN

D. Uji Hipotesis

1. Uji F (Uji secara Serentak)

Uji F dilakukan untuk mempengaruhi apakah serentak variabel bebas mempunyai pengaruh signifikan atau tidak terhadap variabel terikat. Model hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah:

Kriteria pengujiannya adalah:

H0 : b1, b2, b3, b4, b5, b6, b7 = 0, artinya secara serentak tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel bebas terhadap variabel terikat.

H0 : b1, b2, b3, b4, b5, b6, b7 ≠ 0, artinya secara serentak terdapat pengaruh

yang positif dan signifikan dari variabel bebas terhadap variabel terikat. Kriteria pengambilan keputusannya adalah:

H0 diterima jika Fhitung < Ftabel pada α = 10%

H0 diterima jika Fhitung > Ftabel pada α = 10%

Tabel 4.14 Hasil Uji Fhitung

ANOVAb

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression 201.008 7 28.715 22.285 .000a

Residual 87.623 68 1.289

Total 288.632 75

a. Predictors: (Constant), proses, bukti_fisik, promosi, tempat, harga, pelaku, produk

signifikan dari variabel bebas (X1,X2, X3, X4, X5, X6, X7 ) terhadap variabel terikat (Y).

Bentuk pengujiannya adalah:

Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh satu variabel independent secara parsial (individual) terhadap variasi variabel dependen. Kriteria pengujiannya adalah:

H0 : b1, b2, b3, b4, b5, b6, b7 = 0, artinya keputusan secara bebas tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Departemen Manajemen S1 Ekstensi Fakultas Ekonomi USU Medan.

H0 : b1, b2, b3, b4, b5, b6, b7 ≠ 0, artinya keputusan sebagai variabel bebas

berpengaruh positif dan signifikan terhadap Departemen Manajemen S1 Ekstensi Fakultas Ekonomi USU Medan.

Kriteria pengambilan keputusannya adalah:

Jika thitung < ttabel pada α = 10% maka koefisien parsial yang ditentukan

signifikan (nyata).

Jika thitung > ttabel pada α = 10% maka koefisien parsial yang

Nilai thitung diperoleh dengan bantuan SPSS versi 15.0 seperti yang terlihat pada Tabel 4.15

Uji thitug

Perbandingan nilai konstribusi setiap variabel (X1, X2, X3, X4, X5, X6, X7 ) menunjukkan bahwa variabel tempat merupakan yang dominan.

One-Sample Test Test Value = 0 95% Confidence Interval of the Difference t df Sig. (2-tailed) Mean

Difference Lower Upper

Produk 35.738 75 .000 11.329 10.70 11.96 Harga 23.590 75 .000 13.434 12.30 14.57 bukti_fisik 37.536 75 .000 18.908 17.90 19.91 Promosi 28.120 75 .000 10.855 10.09 11.62 Pelaku 41.693 75 .000 11.763 11.20 12.33 Tempat 48.401 75 .000 8.145 7.81 8.48 Proses 16.644 75 .000 11.250 9.90 12.60 keputusan_mahasiswa 34.616 75 .000 7.789 7.34 8.24

Tabel 4.16 Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Change Statistics R Square Change F Change df1 df2 Sig. F Change 1 .835a .696 .665 1.135 .696 22.285 7 68 .000

a. Predictors: (Constant), proses, bukti_fisik, promosi, tempat, harga, pelaku, produk

b. Dependent Variable: keputusan_mahasiswa

Dari tabel diatas menunjukkan bahwa 69% variabel keputusan dapat dijelaskan oleh variabel produk, harga, bukti fisik, promosi, pelaku, tempat, dan proses dari keputusan sedangkan sisanya 31% dipengaruhi oleh variabel lain, sedangkan koefisien korelasinya adalah 0.835

yang artinya hubungan antara variabel produk sebagai pendiri (X1) dengan keputusan

mahasiswa (Y) sebesar 83,5%. Nilai ini menunjukkan hubungan kuat karena lebih besar dari 0.5.

Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Change Statistics R Square Change F Change df1 df2 Sig. F Change 1 .835a .696 .665 1.135 .696 22.285 7 68 .000

a. Predictors: (Constant), proses, bukti_fisik, promosi, tempat, harga, pelaku, produk

b. Dependent Variable: keputusan_mahasiswa

Dari tabel diatas menunjukkan bahwa 69% variabel keputusan dapat dijelaskan oleh variabel produk, harga, bukti fisik, promosi, pelaku, tempat, dan proses dari keputusan sedangkan sisanya 31% dipengaruhi oleh variabel lain, sedangkan koefisien korelasinya adalah 0.835

yang artinya hubungan antara variabel produk sebagai pendiri (X1) dengan keputusan

mahasiswa (Y) sebesar 83,5%. Nilai ini menunjukkan hubungan kuat karena lebih besar dari 0.5.

Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate R Square Change F Change df1 df2 Sig. F Change 1 .835a .696 .665 1.135 .696 22.285 7 68 .000

a. Predictors: (Constant), proses, bukti_fisik, promosi, tempat, harga, pelaku, produk

b. Dependent Variable: keputusan_mahasiswa

Dari tabel diatas menunjukkan bahwa 69% variabel keputusan dapat dijelaskan oleh variabel produk, harga, bukti fisik, promosi, pelaku, tempat, dan proses dari keputusan sedangkan sisanya 31% dipengaruhi oleh variabel lain, sedangkan koefisien korelasinya adalah 0.835

yang artinya hubungan antara variabel produk sebagai pendiri (X1) dengan keputusan

mahasiswa (Y) sebesar 83,5%. Nilai ini menunjukkan hubungan kuat karena lebih besar dari 0.5.

Dari tabel diatas bahwa proses,bukti fisik,promosi, tempat, harga, pelaku dan produk memiliki pengaruh 66.5% terhadap keputusan mahasiswa dalam melanjutkan program S1 Ekstensi Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi USU.

Peran-peran yang berpengaruh penting terhadap keputusan mahasiswa dalam melanjutkan program S1 Ekstensi Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi USU adalah produk, pelaku dan promosi dimana produk dari tabel 4.13 memiliki 12.6% dalam memberikan peran pengaruh positif terhadap keputusan mahasiswa. Dan untuk pelaku memiliki jumlah terbesar dari variabel-variabel bauran pemasaran yaitu 62.3% dan harga juga tidak kalah pentingnya dengan nilai sebesar 0,60%.

Tabel 4.14 menunjukkan bahwa variabel produk, pelaku, harga, tempat, promosi, bukti fisik dan proses berhubungan secara signifikan terlihat dari F hitung (22.285)

Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Change Statistics R Square Change F Change df1 df2 Sig. F Change 1 .835a .696 .665 1.135 .696 22.285 7 68 .000

a. Predictors: (Constant), proses, bukti_fisik, promosi, tempat, harga, pelaku, produk

b. Dependent Variable: keputusan_mahasiswa

Dari tabel diatas menunjukkan bahwa 69% variabel keputusan dapat dijelaskan oleh variabel produk, harga, bukti fisik, promosi, pelaku, tempat, dan proses dari keputusan sedangkan sisanya 31% dipengaruhi oleh variabel lain, sedangkan koefisien korelasinya adalah 0.835

yang artinya hubungan antara variabel produk sebagai pendiri (X1) dengan keputusan

mahasiswa (Y) sebesar 83,5%. Nilai ini menunjukkan hubungan kuat karena lebih besar dari 0.5.

Dari tabel diatas menunjukkan bahwa 69% variabel keputusan dapat dijelaskan oleh variabel produk, harga, bukti fisik, promosi, pelaku, tempat, dan proses dari keputusan sedangkan sisanya 31% dipengaruhi oleh variabel lain, sedangkan koefisien korelasinya adalah 0.835 yang artinya hubungan antara

variabel produk sebagai pendiri (X1) dengan keputusan mahasiswa (Y) sebesar

Hasil penelitian pada Tabel 4.13 bahwa koefisien produk, harga, bukti fisik, promosi, pelaku, tempat dan proses mempengaruhi keputusan mahasiswa dalam memiih melanjutkan pendidikan di program S1 Ekstensi Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi USU.

Dukungan dari variabel-variabel bauran pemasaran sangat diperlukan oleh usahawan atau pemasar dalam memasarkan produk yang ditawarkannya baik produk barang atau jasa.

Dari Tabel 4.15 variabel yang dominan adalah tempat, dimana tempat Fakultas Ekonomi USU sangat mudah dijangkau dengan lokasi yang dekat dengan angkutan kota dan juga tempat perkuliahan yang dinilai sangat nyaman untuk belajar dan mengajar serta tempat yang memenuhi sarana prasarana mahasiswa dalam aktivitas perkuliahan seperti tersedianya wifi.

Dari Tabel 4.15 didapatkan juga untuk variabel proses adalah yang paling rendah dibanding variabel yang lainnya dengan nilai 16.64%. Dimana dari pertanyaan-pertanyaan kuesioner tentang proses untuk pertanyaan yang pertama bahwa proses perkuliahan jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi USU mudah di ikuti 53.95% setuju, untuk pertanyaan yang ke dua mengenai jadwal perkuliahan sudah sesuai di setujui oleh mahasiswa sebesar 42.11% dan untuk pertanyaan ke tiga mengenai proses administrasi jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi yang setuju 28.95% dimana untuk pertanyaan ke tiga memiliki angka rendah dibanding pertanyaan pertama dan kedua.

Dari variabel proses ini, perlu menjadi perhatian dalam proses awal masuk perkuliahan sampai masuk awal kuliah bagi mahasiswa baru. Dimana proses awal pendaftaran perlu adanya perubahan dengan memberikan keterangan yang jelas mengenai pendaftaran awal seperti perlunya tempat khusus bagi mahasiswa dalam mendaftar. Proses awal perkuliahan dimana perlu adanya informasi-informasi yang jelas seperti perlunya perkenalan terlebih dahulu mengenai kelas-kelas Jurusan Manajemen Ekstensi Fakultas Ekonomi USU.

Dari penelitian tersebut bahwa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi USU harus lebih meningkatkan lagi pelayanan administrasinya misalnya dengan memberikan pelayanan yang tidak berbelit-belit dalam hal memenuhi kebutuhan administrasi mahasiswa.

Untuk variabel promosi dari Tabel 4.15 menghasilkan 28.12% dimana hasil tersebut lebih kecil dibanding variabel tempat. Promosi untuk mengenalkan program Ekstensi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi USU lebih ditingkatkan dengan memperkenalkan keunggulan-keunggulan Jurusan Manajemen Ekstensi kepada mahasiswa-mahasiswa yang ingin melanjutkan program S1 Ekstensi dengan cara memberikan brosur-brosur kepada para mahaiswa-mahasiswa D3 misalnya di Politeknik Negeri Medan, D3 Sekretaris USU dan lainnya. Dan bisa juga untuk promosi dilakukan dengan mengadakan pengenalan-pengenalan di event-event pendidikan yang diselenggarakan.

Dari variabel yang terendah setelah promosi adalah harga yaitu sebesar 23.59%. Dari kuesioner yang dibagikan kepada para mahasiswa-mahasiswa untuk pertanyaan pertama uang kuliah S1 Ekstensi Manajemen Fakultas Ekonomi USU

38.16% setuju. Dan untuk pertanyaan ke tiga dengan biaya operasional yang lebih terjangkau untuk pernyataan setuju di dapat hasil 34.21% dan untuk pertanyaan ke empat 32.89% untuk biaya awal perkuliahan di Fakultas EKonomi USU lebih terjangkau di banding fakultas lain. Dari pertanyaan-pertanyaan kuesioner yang diberikan untuk pertanyaan ke empat dengan biaya awal perkuliahan di Fakultas Ekonomi USU lebih terjangkau di banding fakultas lain memiliki angka yang lebih sedikit dibanding pertanyaan lain. Dari sini dapat di bahas bahwa untuk biaya awal perkuliahan di Fakultas Ekonomi USU masih tidak terjangkau. Untuk variabel harga dapat dijangkau sesuai dengan kemampuan mahasiswa, yang biasanya biaya awal perkuliahan lebih besar dibanding biaya-biaya setelah kuliah. Dari variabel ini dapat juga untuk Fakultas Ekonomi memberikan tahapan-tahapan pembayaran kepada calon mahasiswa jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi USU misalnya awal pembayaran adalah uang kuliah semester pertama dengan biaya administrasi, untuk biaya-biaya diluar dari biaya kewajiban dapat dibayar bulan berikutnya setelah perkuliahan dijalani seperti uang jaket almamater dan biaya lainnya.

Dokumen terkait