• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

4.6 Uji Asumsi Klasik

4.6.4 Uji Linieritas

Uji ini dilakukan untuk mengetahui apakah spesifikasi model yang digunakan sudah benar atau tidak. Apakah fungsi yang digunakan dalam studi empiris berbentuk linier atau tidak. Uji linieritas dalam penelitian ini menggunakan uji Ramsey (Ramsey RESET Test).

Berdasarkan hasil estimasi Ramsey RESET test pada lampiran 9, diperoleh hasil nilai Fhit sebesar 2,015322 dan bila dibandingkan dengan nilai Ftabel sebesar 2,30 pada tingkat α = 5%, maka dapat disimpulkan bahwa nilai Fhit lebih kecil dan nilai Ftabel. Oleh karena itu, berdasarkan hasil uji Ramsey dapat disimpulkan bahwa model yang benar spesifikasinya dalam bentuk linier atau persamaan dalam bentuk linier.

Dengan melakukan berbagai uji asumsi klasik dan hasilnya ternyata bebas dari pelanggaran asumsi klasik maka dapat disimpulkan bahwa model yang digunakan dalam menaksir keuntungan usaha kecil di kabupaten Deli Serdang sudah baik. Selain itu juga karena variasi kemampuan variabel bebas (independent variable) dalam menjelaskan keuntungan usaha kecil dengan R-Squared = 0,863.

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya, maka dapatlah ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Modal kerja, jumlah tenaga kerja dan lama berusaha secara bersama-sama mempengaruhi keuntungan usaha kecil pada sektor perdagangan di Kabupaten Deli Serdang.

2. Modal kerja merupakan faktor yang memberikan kontribusi yang paling besar pada keuntungan usaha kecil pada sektor perdagangan dibandingkan dengan faktor jumlah tenaga kerja dan lama berusaha.

3. Dengan memperhatikan nilai elastisitas dari faktor modal dan tenaga kerja yang memberikan hasil inelastis maka untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan modal, produktivitas kerja dan daya saingnya untuk mengembangkan pasar dan keuntungannya.

5.2 Saran-Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan diatas, maka penulis memberikan beberapa saran, sebagai bentuk implementasi dari hasil penelitian ini sebagai berikut:

1. Untuk mendorong peningkatan keuntungan usaha kecil pada sektor perdagangan sudah seharusnya pemerintah Kabupaten Deli Serdang mencari solusi dari permasalahan modal kerja dengan membuka akses untuk mendapatkan modal kerja guna kesejahteraan dan pengembangan usaha kecil dengan membuat kebijakan atau peraturan yang memudahkan dalam berusaha dan bisa juga bekerjasama dengan lembaga keuangan untuk mencari solusi dari permasalahan modal kerja bagi usaha kecil. Selain itu juga Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dapat memberikan pembinaan dan pengembangan usaha kecil misalnya tentang pemasaran, sumber daya manusia, manajemen dan teknologi.

2. Dengan memperhatikan nilai elastisitas dari faktor modal dan tenaga kerja yang memberikan hasil inelastis, maka disarankan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan modal, produktivitas dan daya saingnya untuk mengembangkan pasarnya. Dengan penggunaan teknologi informasi sangat diperlukan dalam upaya melihat peluang dan tantangan dari dunia usaha yang sangat kompetitif. Sebenarnya prospek ekonomi bagi usaha kecil di masa depan sangat menjanjikan/ besar karena hal ini sudah dapat dibuktikan pada masa krisis bahwa sektor usaha kecil masih dapat bertahan menghadapi krisis yang terjadi dan bahkan menjadi penopang perekonomian pada saat itu.

3. Dari 3 faktor yang mempengaruhi keuntungan usaha kecil, ternyata modal kerja memberikan kontribusi yang lebih besar dibandingkan dengan faktor tenaga kerja dan lama berusaha. Dengan demikian dalam berusaha maka pemilik usaha kecil lebih memperhatikan modal kerja. Namun, juga harus memperhatikan faktor tenaga kerja karena faktor tenaga kerja merupakan salah satu dari faktor penunjang keuntungan usaha.

Departemen Perdagangan, 2006, Peraturan Menteri Perdagangan Republik

Indonesia No. 09/M-DAG/Per/3/2006 tanggal 29 Maret 2006 Tentang ketentuan dan tata cara penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan.

Departemen Perindustrian dan Perdagangan, 1998, Peraturan Pemerintah Nomor :

32 Tahun 1998 Tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kecil.

Departemen Perindustrian, 2006, Peraturan Menteri Perindustrian Republik

Indonesia No. 37/M-IND/PER/6/2006 tanggal 27 juni 2006 Tentang Pengembangan Jasa Konsultasi Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Departemen Perindustrian dan Perdagangan, 1999, Keputusan Menteri Perindustrian

dan Perdagangan Republik Indonesia No. 590/MPP/Kep/10/1999 tanggal 13 Oktober 1999 Tentang ketentuan dan tata cara pemberian izin usaha industri, izin perluasan dan tanda daftar industri.

Hartono, J., 2004, Teori Ekonomi Mikro Analisis Matematis, Penerbit Andi Offset, Yogyakarta.

Insukindro, 2000, Dasar-Dasar Ekonometrika, Kerjasama Bank Indonesia dengan Program Studi MEP UGM Yogyakarta, Yogyakarta.

Joesron dan Tati Suhartati, 2003, Teori Ekonomi Mikro, edisi pertama, Salemba Empat, Jakarta.

Manurung, 2006, Wirausaha: Bisnis UKM, Penerbit Kompas, Jakarta.

Miller, R. L., R. E. Meiners, 1999. Teori Ekonomimikro Intermediate, Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Nopirin, 2000. Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro dan Makro, Balai Pustaka Fakultas Ekonomi, Yogyakarta.

Pulungan, 2003, Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Industri

Kecil Dalam Rangka Pengembangan Ekonomi Kerakyatan di Kota Medan,

Tesis tidak dipublikasikan, Medan, Program Studi Perencanaan Wilayah Kota Pasca Sarjana USU, Medan.

Samosir Arpudin, 2001, Analisis Faktor-Faktor Pengembangan Industri Kecil Di

Kota Medan : Studi Kasus di Kecamatan Medan Denai, Tesis tidak

dipublikasikan, Medan, Program Studi Perencanaan Wilayah Kota Pasca Sarjana USU, Medan.

Sari, 2002, Peran Industri Kecil Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat

Untuk Mendorong Pengembangan Wilayah di Kota Medan : Studi Kasus Industri Kecil Konveksi Pakaian, Tesis tidak dipublikasikan, Medan, Program

Studi Perencanaan Wilayah Kota Pasca Sarjana USU, Medan.

Simanjutak, Jainar, 1998, Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kehidupan

Industri Kecil di Kota Medan, Tesis tidak dipublikasikan, Medan, Program

Studi Ekonomi Pembangunan Pasca Sarjana USU, Medan.

Simbolon, 2002, Analisis Pengembangan Industri Kecil Terhadap Peningkatan

Pendapatan Masyarakat : Studi Kasus di Kecamatan Medan Sunggal, Tesis

tidak dipublikasikan, Medan, Program Studi Perencanaan Wilayah Kota Pasca Sarjana USU, Medan.

Soekartawi, 2002. Prinsip Ekonomi Pertanian. Raja Grafindo Persada, Jakarta. Sukirno, S., 2004, Pengantar Teori MikroEkonomi, Raja Grafindo Persada, Jakarta. Thamrin, 2006, Analisis Sektor Industri Kecil Perdesaan Terhadap Peningkatan

Pendapatan Masyarakat di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, Tesis tidak dipublikasikan, Medan, Program Studi Perencanaan

Wilayah Kota Pasca Sarjana USU, Medan.

Noname, 1999, Perkembangan Industri Skala Kecil di Indonesia, Mutiara Sumber Widya, Jakarta.

Noname, 2001, Industrialisasi di Negara Sedang Berkembang, Penerbit Ghalia, Jakarta.

MAGISTER EKONOMI PEMBANGUNAN

Dokumen terkait