BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
E. Uji Normalitas
Pada uji korelasi diperlukan adanya uji syarat normalitas pada masing-masing variabel. Uji normalitas tersebut adalah sebagai berikut : 1. Uji Normalitas Kuesioner Motivasi Sesudah menggunakan Model
Kooperatif tipe NHT
H0 = data berdistribusi normal H1 = data tidak berdistribusi normal Taraf Signifikasi (α) = 0,05
Dtabel = 0,236
Wilayah kritis : Dmax> 0,236
Statistik Uji : = {|� − � |,|� − − � |} Nilai Statistik Uji : terlampir
Dalam perhitungan didapat Dmax = 0,0654
Karena Dmax = 0,0654 <Dtabel 0,236 maka H0 diterima. Jadi data kuesioner motivasi sesudah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berdistribusi normal. 2. Uji Normalitas Tes Hasil Belajar Sesudah menggunakan Model
Kooperatif tipe NHT
H0 = data berdistribusi normal H1 = data tidak berdistribusi normal Taraf Signifikasi (α) = 0,05
Dtabel = 0,236
Statistik Uji : = {|� − � |,|� − − � |} Nilai Statistik Uji : terlampir
Dalam perhitungan didapat Dmax = 0,1944.
Karena Dmax = 0,1944 <Dtabel 0,236 maka H0 diterima. Jadi data tes hasil belajar siswa berdistribusi normal.
F. Inferensi
1. Korelasi antara Motivasi Belajar Sesudah Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT terhadap Tes Hasil Belajar Siswa
Analisis korelasi ini digunakan untuk memngetahui hubungan antara motivasi belajar sesudah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap tes hasil belajar siswa. Melalui uji normalitas diatas terbukti masing-masing berdistribusi normal sehingga uji korelasi dilakukan dengan menggunakan rumus Product Moment dari Pearson. Uji korelasinya antara motivasi dengan hasil belajar adalah sebagai berikut :
H0 = Tidak ada hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa
H1 = Ada hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa
Taraf Signifikasi (α) = 0,05 rtabel = 0,3506
Wilayah kritis : rhitung>0,3506 atau rhitung< -0,3506
Statistik Uji :
= � ∙ ∑ Y −{ ∑ ∙ ∑ }
√{ � ∙ ∑ − ∑ }∙{ � ∙ ∑ − ∑ }
Nilai Statistik Uji :
Tabel 4.14. Perhitungan Korelasi antara Motivasi Belajar dengan Tes Hasil Belajar
X Y X2 Y2 XY 139 139 139 139 139 145 145 145 145 145 155 155 155 155 155 132 132 132 132 132 143 143 143 143 143 153 153 153 153 153 140 140 140 140 140 137 137 137 137 137 129 129 129 129 129 143 143 143 143 143 148 148 148 148 148 150 150 150 150 150 144 144 144 144 144 152 152 152 152 152 141 141 141 141 141 149 149 149 149 149 124 124 124 124 124 139 139 139 139 139 143 143 143 143 143 155 155 155 155 155 140 140 140 140 140 130 130 130 130 130 156 156 156 156 156 134 134 134 134 134 161 161 161 161 161 149 149 149 149 149
141 141 141 141 141 137 137 137 137 137 144 144 144 144 144 133 133 133 133 133 147 147 147 147 147 132 132 132 132 132
ΣX = 4565 ΣY = 2344 ΣX2 = 653631 ΣY2 = 185350 ΣXY = 336579 (ΣX)2 = 20839225 (ΣY)2 = 5494336 = � ∙ ∑ Y −{ ∑ ∙ ∑ } √{ � ∙ ∑ − ∑ }∙{ � ∙ ∑ − ∑ } = ∙ −{ ∙ } √{( ∙ − )}∙{( ∙ − )} = − √ ∙ = , = ,
Dalam perhitungan didapat rhitung = 0,3827.
Karena rhitung = 0,3827>rtabel 0,3506 maka H0 ditolak.
Jadi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Godean.
2. Regresi Linear Motivasi Belajar dan Tes Hasil Belajar
ΣX = 4565; ΣX2 = 651364; ̅ = ,
ΣY = 2344; (ΣX)2 = 20839225; ̅ = ,
Sehingga, = ∙ ∑ Y −{ ∑ ∙ ∑ } ∙ ∑ − ∑ b = ∙ ∙ − { − ∙ } b= , = ̅ − ̅ = , − , = , − , , = − , ̂ = + = − , + ,
Grafik 4.1. Fungsi Hubungan Motivasi Belajar dan Tes Hasil Belajar
x y y y x y x y
Grafik linear diatas menunjukkan bahwa tangen α bernilai positif
sehingga dapat dikatakan makin tinggi motivasi belajar siswa maka makin tinggi pula hasil belajar siswa.
G. Pembahasan
1. Korelasi Antara Motivasi Belajar Dan Tes Hasil Belajar Siswa
Berdasarkan hasil analisis diatas, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Korelasinya adalah sebesar 0,3827 yang signifikan. Dengan persamaan regresinya y = -56,852 + 0,912x, artinya setiap satu kenaikan motivasi belajar terdapat kenaikan sebesar 0,912 unit hasil belajar siswa. Nilai korelasinya sebesar 0,3827 sehingga didapat r2 = 0,147 = 14,7%. Hal
ini berarti bahwa 14,7% pengaruh hasil belajar merupakan kontribusi dari motivasi belajar. Sedangkan untuk sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, bisa faktor internal siswa maupun faktor eksternal. 2. Perbandingan Skor Motivasi Belajar Siswa
Skor motivasi belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT rata-rata pada tingkat sedang. Berdasarkan grafik perbandingan rata-rata skor motivasi belajar siswa, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas X MIA3 SMA Negeri 1 Godean. Peningkatan motivasi siswa setelah penggunaan model adalah sebesar 5,624%.
3. Perbandingan Skor Tes Hasil Belajar Siswa
Skor tes hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT rata-rata pada tingkat tinggi. Berdasarkan grafik perbandingan rata-rata skor hasil belajar siswa, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas X MIA3 SMA Negeri 1 Godean. Peningkatan motivasi siswa setelah penggunaan model adalah sebesar 15,625%.
4. Analisis Pendalaman melalui Wawancara
Wawancara ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui alasan dari masing-masing siswa yang motivasi dan hasil belajarnya tergolong diskonkordan atau tidak berkorelasi positif. Berikut ini tabel pengelompokan motivasi belajar dan hasil belajar siswa yang dibagi menjadi dua kriteria, yaitu tinggi dan rendah.
Tabel 4.15. Pengelompokan Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Siswa
Hasil Belajar Siswa
Tinggi (T) Rendah (R) Mot iva si B el aj ar Sis w a Tingg i (T) S2, S3, S, S10, S11, S12, S13, S14, S20, S23, S26, S29 S5, S16, S19, S25, S31 R enda h (R ) S1, S15, S22, S28, S30 S4, S7, S8, S9, S17, S18, S21, S24, S27, S32
Hasil Belajar : T jika x≥ 66
Dari tabel diatas diperoleh dua kriteria yang diketahui tidak berkorelasi positif atau diskonkordan, yaitu siswa dengan motivasi tinggi tetapi hasil belajar rendah dan siswa dengan motivasi rendah tetapi dengan hasil belajar yang tinggi. Terdapat enam siswa yang diketahui memiliki motivasi tinggi tetapi hasil belajar rendah dan lima siswa yang diketahui memiliki motivasi rendah tetapi dengan hasil belajar yang tinggi. Dari dua kriteria tersebut masing-masing diambil sampel sebanyak 3 siswa untuk diwawancara. Hasil wawancara masing-masing siswa adalah sebagai berikut :
a. Siswa dengan motivasi belajar rendah, hasil belajar tinggi (S1)
Siswa S1 ini cenderung malas belajar, orangtuanya pun jarang untuk mengingatkan anaknya belajar. S1 juga malas dalam mengerjakan PR, dia lebih suka menunda pekerjaannya. S1 mulai tidak menyukai pelajaran matematika ketika dia sudah menemui banyak kesulitan dalam mengerjakan latihan-latihan soal yang sulit. Dia menyadari bahwa dirinya sering menemui kesulitan dalam belajar matematika dikarenakan dia tidak memperhatikan penjelasan dari guru. Namun ia berusaha untuk bertanya kepada guru ketika dia menemui kesulitan belajar. Selain itu S1 juga mengikuti les diluar sekolah dan memiliki sumber belajar yang cukup banyak. Berdasarkan analisis tersebut terlihat
bahwa kurangnya motivasi belajar S1 dikarenakan rasa malas belajarnya ketika materi yang ia pelajari sudah mulai sulit dan orang tuanya juga jarang mengingatkan dia untuk belajar.
Tabel 4.16. Percakapan Wawancara S1
No Pertanyaan Jawaban
1
Apakah kamu rutin belajar setiap harinya ?
- “Enggak mbak. Aku jarang
banget belajar”
Biasanya waktu belajar kamu berapa jam ?
- “Gak tau mbak, gak pernah ngitungin.
2 Apakah orang tua kamu selalu mengingatkan kamu untuk belajar ?
“Jarang, kadang-kadang aja
ngingetinya”
3
Jika ada PR apakah langsung kamu kerjakan sepulang sekolah ?
-“Enggak. Biasanya akau kerjain
sehari sebelumnya mbak”
Kamu lebih suka mengerjakan PR sendiri atau bersama dengan teman ?
-“Bareng sama temen jadi kalo gak ngerti ya bisa langsung nanya temen”
4
Apakah jika di kelas kamu sering mencatat materi yang dijelaskan oleh guru ?
“Iya aku sering nyatet mbak”
Selain catatan kamu punya sumber belajar lain gak ?
“Ada mba. Dari sekolah dapet
LKS, ibu juga beliin aku buku paket dari Yudistira yang kurikulum 2013 itu mbak. Dari tempat les aku juga dapat modul
gitu.”
5
Kamu lebih suka mengikuti pembelajaran dengan menggunakan kelompok-kelompok belajar atau sekedar mendengarkan penjelasan guru di depan kelas saja ?
“Dengerin penjelasan guru, kelompok juga suka sih mbak. Tapi bu Tri jarang make kelompok-kelompok kaya mbak kemarin. ”
6 Apakah kamu suka pelajaran matematika ?
“Suka mbak kalo masih gampang,
tapi kalo udah rumit aku gak
suka.”
7
Kesulitan apa yang biasanya kamu temui ketika belajar matematika ?
-“Kadang gak paham sama materinya, aku gak ngerti karna aku suka gak dengerin guru waktu
ngejelasin sih mbak ”
Jika menemui kesulitan kamu biasanya bertanya atau berusaha mencari penyelesaiannya sendiri ?
-“Tanya sama guru mbak” 8 Bagaimana hasil ulangan kamu,
apakah memenuhi KKM ? “Seringnya tuntas sih mbak” 9 Jika akan mengikuti ulangan “Kadang-kadang sih belajar. Tapi
persiapan apa yang biasanya kamu lakukan ?
kadang juga enggak”
10
Apakah kamu mengikuti less di luar
sekolah ? -“Iya mbak” Jika iya, itu merupakan kemauan
kamu sendiri atau orang tua ? -“Disuruh sama orang tua”
b. Siswa dengan motivasi belajar rendah, hasil belajar tinggi (S2)
Siswa S2 tidak setiap harinya belajar. Ia belajar hanya saat ulangan saja atau ketika dia sedang ingin belajar meskipun terkadang orang tuanya mengingatkan untuk belajar. Dia mengerjakan PR hanya jika guru meminta agar PR dikumpulkan. S2 lebih suka belajar dalam diskusi kelompok. Siswa ini mudah bosan ketika mengikuti pelajaran. Dia akan diam-diam bermain game saat pelajaran jika sudah merasa bosan dengan penjelasan guru dia juga malas mencatat materi yang dijelaskan guru. Jika menemui kesulitan. Dia lebih suka berdiskusi dengan temannya. Dapat disimpulkan bahwa siswa S2 motivasi belajar siswa tersebut rendah dikarenakan kemauannya untuk belajar hanya tergantung keinginan hatinya saja dan dia mudah bosan.
Tabel 4.17. Percakapan Wawancara S2
No Pertanyaan Jawaban
1
Apakah kamu rutin belajar setiap harinya ?
- “Kalo lagi pengen aja belajarnya
atau kalo lagi mau ulangan”
Biasanya waktu belajar kamu berapa jam ?
- “Gak mesti, kadang lama kadang bentar. Tergantung mood”
2 Apakah orang tua kamu selalu
mengingatkan kamu untuk belajar ? “Kadang mengingatkan”
3
Jika ada PR apakah langsung kamu kerjakan sepulang sekolah ?
-“Aku ngerjain PR kalau harus dikumpul aja. Kalau gak dikumpulin
ak males ngerjainnya”
Kamu lebih suka mengerjakan PR
sendiri atau bersama dengan teman ? -“Bareng-bareng temen”
4
Apakah jika di kelas kamu sering mencatat materi yang dijelaskan oleh guru ?
“Gak punya”
Selain catatan kamu punya sumber belajar lain gak ?
“LKS dari sekolah sama fotocopy’an yang sering dibagi bu Tri. Ada latihan-latihan soal juga dari guru private”
5
Kamu lebih suka mengikuti pembelajaran dengan menggunakan kelompok-kelompok belajar atau sekedar mendengarkan penjelasan guru di depan kelas saja ?
“Kelompok. Bosen dengerin guru
doang mending aku tinggal main
game”. 6 Apakah kamu suka pelajaran
matematika ? “Gak juga”
7
Kesulitan apa yang biasanya kamu temui ketika belajar matematika ?
-“Langkah-langkah ngerjain soalnya
panjang”
Jika menemui kesulitan kamu biasanya bertanya atau berusaha mencari penyelesaiannya sendiri ?
-“Diskusi sama temen” 8 Bagaimana hasil ulangan kamu,
apakah memenuhi KKM ? “Tuntas” 9
Jika akan mengikuti ulangan persiapan apa yang biasanya kamu lakukan ?
“Belajar pas Subuhnya sebelum
berangkat sekolah”
10
Apakah kamu mengikuti less di luar
sekolah ? -“Iya ada les private dirumah”
Jika iya, itu merupakan kemauan kamu sendiri atau orang tua ?
-“orang tua menawarkan mau les tidak, terus aku bilang mau tapi les private aja. Jadi setiap hari selasa aku les private matematika
c. Siswa dengan motivasi belajar rendah, hasil belajar tinggi (S3)
Siswa S3 mengaku bahwa dirinya tidak pernah belajar kecuali jika akan mengikuti ujian. Hal ini disebabkan karena banyaknya tugas dan kegiatan sekolah yang ia ikuti, sehingga waktu dan tenaganya sudah terkuras. Orang tuanya juga tidak menuntut dirinya untuk selalu belajar setiap hari. Dalam mengerjakan PR, S3 selalu mengerjakannya sehari sebelumnya sambil belajar mengulang materi yang sudah diajarkan guru. Dia tidak terlalu suka belajar dalam diskusi kelompok. Ketika mengalami kesulitan dia akan berusaha bertanya kepada guru untuk mendapatkan penjelasan yang lebih rinci. Saat ulangan S3 tidak pernah belajar karena waktunya sudah tersita untuk banyak hal. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa motivasi belajarnya rendah karena waktu dan tenaga S3 sudah terkuras oleh banyaknya tugas dan kegiatan-kegiatan sekolah yang ia ikuti.
Tabel 4.18. Percakapan Wawancara S3
No Pertanyaan Jawaban
1
Apakah kamu rutin belajar setiap harinya ?
- “Kadang-kadang, paling ming nek arep ujian opo ono PR” Biasanya waktu belajar kamu berapa
jam ? - “2 jam lah kira-kira” 2 Apakah orang tua kamu selalu
mengingatkan kamu untuk belajar ?
“Ora sih mbak. Bapak ibu ngerti gaweanku akeh”
3 Jika ada PR apakah langsung kamu kerjakan sepulang sekolah ?
-“Tak garap bengi sakdurunge. Itung-itung karo sinau”
Kamu lebih suka mengerjakan PR sendiri atau bersama dengan teman ?
-“Dewe. Nek bareng-bareng mesti rasido garap malahan”
4
Apakah jika di kelas kamu sering mencatat materi yang dijelaskan
oleh guru ? “Ya kadang” Selain catatan kamu punya sumber
belajar lain gak ?
“LKS, Handout guru, kadang aku searching google mbak”
5
Kamu lebih suka mengikuti pembelajaran dengan menggunakan kelompok-kelompok belajar atau sekedar mendengarkan penjelasan guru di depan kelas saja ?
-“Penjelasan guru. Luweh mudeng nek di private. Nek kelompok ki mengko ono sing ora kerjo mbak, dadi aku males.”
6 Apakah kamu suka pelajaran
matematika ? “Orak. Rumuse akeh”
7
Kesulitan apa yang biasanya kamu
temui ketika belajar matematika ? “Rumuse akeh” Jika menemui kesulitan kamu
biasanya bertanya atau berusaha mencari penyelesaiannya sendiri ?
“Takon guru penjelasane sing luweh rinci mbak”
8 Bagaimana hasil ulangan kamu, apakah memenuhi KKM ?
“Tuntas, tapi pernah sekali ra tuntas”
9
Jika akan mengikuti ulangan persiapan apa yang biasanya kamu lakukan ?
“Nek tugase ra akeh ya kadang
sinau”
10
Apakah kamu mengikuti less di luar sekolah ?
-“Ra sempet mbak. Wes akeh tugas karo kegiatan nang
sekolahan”
Jika iya, itu merupakan kemauan
kamu sendiri atau orang tua ? -
d. Siswa dengan motivasi belajar tinggi, hasil belajar rendah (S4)
Siswa S4 termasuk siswa yang rutin belajar dan mengikuti bimbingan belajar diluar sekolah berdasarkan kemauannya sendiri. Dia juga rajin mengerjakan PR meski lebih sering mengerjakan bersama temannya. S4 menyukai pelajaran matematika namun dia sering mengalami
kebingungan dalam menentukan rumus mana yang harus digunakan untuk mengerjakan soal. Jika menemui kesulitan S2 akan berusaha mencari penyelesaiannya sendiri apabila dia tidak menemukan penyelesaiannya ia akan bertanya kepada temannya. Namun kelemahannya dalam memahami konsep suatu materi masih lemah sehingga dia sering mengalami kebingungan dalam menentukan rumus mana yang harus ia gunakan. Hal ini mengakibatkan nilai ulangannya rendah.
Tabel 4.19. Percakapan Wawancara S4
No Pertanyaan Jawaban
1
Apakah kamu rutin belajar setiap harinya ?
- “Iya setiap malam saya selalu belajar karena sudah terjadwal.”
Biasanya waktu belajar kamu berapa jam ?
- “Biasanya kurang lebih dua jam. Tapi kalau tugasnya sedang banyak ya bisa lebih dari dua jam.”
2 Apakah orang tua kamu selalu mengingatkan kamu untuk belajar ?
“Orang tua selalu mengingatkan
saya untuk belajar”
3
Jika ada PR apakah langsung kamu kerjakan sepulang sekolah ?
-“Kadang-kadang langsung saya
kerjakan”
Kamu lebih suka mengerjakan PR sendiri atau bersama dengan teman ?
-“Bersama teman. Soalnya jika saya tidak mengerti saya bisa langsung meminta penjelasan dari teman saya”
4
Apakah jika di kelas kamu sering mencatat materi yang dijelaskan
oleh guru ? “Iya saya sering mencatat” Selain catatan kamu punya sumber
belajar lain gak ?
“LKS sama fotocopy’an dari guru saja. Saya juga sering meminjam buku paket diperpustakaan” 5
Kamu lebih suka mengikuti pembelajaran dengan menggunakan kelompok-kelompok belajar atau sekedar mendengarkan penjelasan
“Belajar dalam kelompok. Jadi
jika saya tidak paham saya bisa bertanya kepada teman. Soalnya saya sering malu jika akan
guru di depan kelas saja ? bertanya kepada guru” 6 Apakah kamu suka pelajaran
matematika ? “Suka tapi kadang terlalu rumit”
7
Kesulitan apa yang biasanya kamu temui ketika belajar matematika ?
-“Saya suka bingung harus pakai
rumus yang mana”
Jika menemui kesulitan kamu biasanya bertanya atau berusaha mencari penyelesaiannya sendiri ?
-“Saya biasanya berusaha menyelesaikannya sendiri terlebih dulu, tapi jika saya sama sekali tidak bisa saya akan bertanya
kepada teman saya”
8 Bagaimana hasil ulangan kamu,
apakah memenuhi KKM ? “Banyak yang tidak tuntas kak” 9
Jika akan mengikuti ulangan persiapan apa yang biasanya kamu lakukan ?
“Saya belajar sehari sebelum ulangan”
10
Apakah kamu mengikuti less di luar
sekolah ? -“gak ada” Jika iya, itu merupakan kemauan
kamu sendiri atau orang tua ? -
e. Siswa dengan motivasi belajar tinggi, hasil belajar rendah (S5)
Siswa S5 merupakan siswa yang rajin belajar dan mengerjakan PR. Waktu belajarnya setiap hari kurang lebih dua jam. Terkadang orang tuanya juga menemani dia belajar dirumah. Menurut S5 pelajaran matematika merupakan pelajaran yang menantang. Dia lebih suka belajar dalam diskusi kelompok karena bisa bertukar pendapat dan lebih bisa memahami materi tersebut. Setiap akan mengikuti ulangan dia selalu mempersiapkan diri dengan mengerjakan latihan-latihan soal. Namun ketika mengerjakan soal ulangan siswa S5 ini sering mendadak lupa rumus atau tidak teliti
dalam menghitung. Oleh sebab itu hasil ulangan S5 sering tidak maksimal.
Tabel 4.20. Percakapan Wawancara S5
No Pertanyaan Jawaban
1
Apakah kamu rutin belajar setiap harinya ?
- “Ya rutin mbak soalnya dirumah aku ada jam belajarnya.”
Biasanya waktu belajar kamu berapa
jam ? - “Sekitar 2-3 jam tiap harinya” 2 Apakah orang tua kamu selalu
mengingatkan kamu untuk belajar ?
“Mengingatkan kadang nemenin
aku belajar juga”
3
Jika ada PR apakah langsung kamu kerjakan sepulang sekolah ?
“Langsung aku kerjain mbak biar
gak lupa”
Kamu lebih suka mengerjakan PR sendiri atau bersama dengan teman ?
-“Lebih seringnya aku kerjain sendiri dulu kalo ada yang gak bisa aku tanya temen mbak”
4
Apakah jika di kelas kamu sering mencatat materi yang dijelaskan oleh guru ?
“Aku nyatet terus mbak. Buat
belajar dirumah”
Selain catatan kamu punya sumber belajar lain gak ?
“Ada LKS sama buku paket mbak”
5
Kamu lebih suka mengikuti pembelajaran dengan menggunakan kelompok-kelompok belajar atau sekedar mendengarkan penjelasan guru di depan kelas saja ?
“Diskusi kelompok soalnya aku
bisa tukeran pendapat dan lebih mudah ngerti materi kalo diskusi
sama temen”
6 Apakah kamu suka pelajaran matematika ?
“Suka mbak. Matematika itu pelajaran yang nantang, bikin
penasaran”
7
Kesulitan apa yang biasanya kamu temui ketika belajar matematika ?
-“Kalau harus gambar grafik mbak. Aku gak ngerti langkah- langkahnya itu gimana. Panjang banget sih.”
Jika menemui kesulitan kamu biasanya bertanya atau berusaha mencari penyelesaiannya sendiri ?
-“Tanya ke temen atau guru” 8 Bagaimana hasil ulangan kamu,
apakah memenuhi KKM ? “Jarang kak bisa tuntas”
9
Jika akan mengikuti ulangan persiapan apa yang biasanya kamu lakukan ?
“Biasanya aku ngulang materi
sambil ngerjain latihan-latihan soalnya. Tapi pas lagi ulangan tu suka gak teliti seringnya aku itu suka mendadak lupa rumus. Soal
ulangannya juga susah-susah mbak”
10
Apakah kamu mengikuti less di luar sekolah ?
-“gak ada mbak. Aku gak pernah ikut les diluar sekolah dari dulu” Jika iya, itu merupakan kemauan
kamu sendiri atau orang tua ? -
f. Siswa dengan motivasi belajar tinggi, hasil belajar rendah (S6)
Siswa S6 memiliki kesadaran untuk belajar. Dia rutin belajar setiap harinya meskipun tidak pernah diingatkan oleh orang tua. S5 selalu mempelajari materi yang akan dibahas sehari sebelumnya. Dia lebih suka belajar dengan kelompok- kelompok belajar karena melalui diskusi kelompok mudahkan dirinya untuk bertanya kepada teman mengenai materi yang belum ia pahami. Sebenarnya siswa S6 ini suka belajar matematika namun dia sering mengalami kesulitan jika bilangannya besar dan kebingungan dalam menerapkan rumus. Namun jika ia merasa kesulitan dia tidak malu untuk bertanya kepada teman atau gurunya. Dari hasil analisis tersebut terlihat bahwa kemauan S6 untuk belajar keras karena dirinya merasa bahwa dia kurang menguasai hitungan dengan bilangan yang besar dan kebingungan dalam menerapkan rumus. Hal inilah yang menyebabkan nilai ulangannya kurang dari KKM.
Tabel 4.21. Percakapan Wawancara S6
No Pertanyaan Jawaban
1
Apakah kamu rutin belajar setiap
harinya ? - “Iya kak” Biasanya waktu belajar kamu berapa
jam ?
- “Sekitar 2 jam kak. Tapi tergantung materi yang mau dibahas. Kalau materinya susah
ya bisa dua jam lebih”
2 Apakah orang tua kamu selalu mengingatkan kamu untuk belajar ?
“Gak pernah sih kak. Kesadaran sendiri aja untuk belajar”
3
Jika ada PR apakah langsung kamu kerjakan sepulang sekolah ?
-“Gak mesti kak. Kadang
langsung kadang enggak”
Kamu lebih suka mengerjakan PR
sendiri atau bersama dengan teman ? -“Barengsama temen”
4
Apakah jika di kelas kamu sering mencatat materi yang dijelaskan oleh guru ?
-“Sering kak. Aku selalu mencatat materi yang dijelasin guru soalnya kalau gak nyatet aku gak bisa belajar”
Selain catatan kamu punya sumber belajar lain gak ?
“ada sih, LKS, fotocopy’an dari bu Tri, kadang minjem buku di
perpus kalo dapet tugas”
5
Kamu lebih suka mengikuti pembelajaran dengan menggunakan kelompok-kelompok belajar atau sekedar mendengarkan penjelasan guru di depan kelas saja ?
“Lebih enak kalo dalam kelompok kak. Kalo ak gak ngerti bisa
langsung tanya temen ku”
6 Apakah kamu suka pelajaran matematika ?
“Suka sih kak tapi kalo materinya
susah kadang males. Pusing!”
7
Kesulitan apa yang biasanya kamu temui ketika belajar matematika ?
-“Bingung nerapin rumusnya kak apalagi kalau bilangannya besar- besar bikin pusing ngitungnya” Jika menemui kesulitan kamu
biasanya bertanya atau berusaha mencari penyelesaiannya sendiri ?
-“Aku tanya ke bu Tri kadang ke
temen juga”
8 Bagaimana hasil ulangan kamu,
apakah memenuhi KKM ? “Gak tuntas kak. Sedih” 9
Jika akan mengikuti ulangan persiapan apa yang biasanya kamu lakukan ?
“Ya nyicil belajar sama temen. Kadang juga belajar sendiri kak”
10
Apakah kamu mengikuti less di luar
sekolah ? -“Ikut kak” Jika iya, itu merupakan kemauan
kamu sendiri atau orang tua ?
-“Kemauan aku sendiri kak. Orang tua memfasilitasi. Soalnya aku emang agak lemah dalam hitungan”
H. Kelemahan Penelitian
Terdapat beberapa kelemahan dalam pelaksanaan penelitian ini, diantaranya adalah :
1. Pada pertemuan pertama peneliti lupa untuk mendokumentasikan proses pembelajaran yang berlangsung.
2. Presentasi kelompok tidak dapat dilakukan oleh semua kelmpok