METODOLOGI PENELITIAN
4.3 Analisis Data
4.3.1.2. Usia Responden
46%
15-19 20-30 31-40 41-58
7% 18%
39%
36%
15-19 20-30 31-40 41-58
4.3.1.2. Usia Responden
Gambar 4.3 Usia Responden
Sumber : Hasil Penelitian, 2017 (data diolah)
Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar dari responden yaitu sebesar 46% berusia lebih dari 41-58 tahun. 43% responden berusia 31-40 tahun dan hanya sebagian lagi yakni 10% berusia 20-30 tahun dan hanya 1% yang berusia 15-19 tahun. Responden di Kecamatan Sei Rampah juga didominasi usia di atas 30 tahun, di mana terlihat 39% berusia 31-40 tahun dan 36% berusia 41-58 tahun. Hanya 7% yang berusia 15-19 tahun dan 18 % berusia 20-30 tahun.
Sebaran usia responden pada di Kecamatan Sei Rampah dapat dilihat pada diagram berikut ini.
Gambar 4.4 Usia Responden Kecamatan Sei Rampah
Sumber : Hasil Penelitian, 2017 (data diolah)
0% 2%
39%
59%
15-19 20-30 31-40 41-58
Hampir sama dengan Kecamatan Sei Rampah, di Kecamatan Tanjung Beringin juga didominasi usia 31 tahun keatas, namun bedanya tidak terdapat responden berusia 19 tahun ke bawah. Hal ini dapat dimaklumi karena khalayak sasaran kampanye Stop Narkoba di Kecamatan Tanjung Beringin adalah para pekerja, kelompok masyarakat dan ibu-ibu rumah tangga. Sehingga di lapangan diperoleh data sebaran usia berkisar 41-58 tahun sebanyak 60%, usia 31-40 tahun sebanyak 38% dan 2% lagi berusia 20-30 tahun. Sebaran usia responden pada di Kecamatan Tanjung Beringin dapat dilihat pada diagram berikut ini.
Gambar 4.5. Usia Responden – Kecamatan Tanjung Beringin
Sumber : Hasil Penelitian, 2017 (data diolah)
Responden dari BNNK Serdang Bedagai berada di usia produktif yang berumur 31-40 tahun dengan persentase 61.3%. Sementara 16.1% berusia 41-58 tahun dan sisanya 22.58 % berusia 20-30 tahun. Sebaran responden pegawai BNNK Serdang Bedagai berdasarkan usia dapat dilihat pada diagram berikut ini.
7
19 5
20-30
Gambar 4.6 Usia Responden – Pegawai BNNK Sergai
Sumber : Hasil Penelitian, 2017 (data diolah)
4.3.1.3. Pekerjaan
Responden pegawai BNNK Serdang Bedagai terdiri dari 16 orang pegawai negeri sipil dan 15 lagi tenaga kontrak. Keseluruhan tersebar dalam Seksi dan Sub bagian bidang pekerjaan. Selain kepala bagian, terdapat 1 Sub bagian umum dan 3 seksi yaitu Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Seksi Rehabilitasi dan Seksi Pemberantasan.
Gambar 4.7. Komposisi Subbagian BNNK Serdang Bedagai
Sumber : Hasil Penelitian, 2017 (data diolah)
Dari sebaran pembagian tugas tersebut, maka kemudian dapat diklasifikasikan kembali jumlah pegawai yang bekerja dimasing-masing bidang berdasarkan jabatannya, seperti yang terlihat dalam tabel berikut ini.
3% 39%
19%
23%
16%
Kepala
Subbagian Umum
Seksi Pencegahan &
Pemberdayaan Seksi Rehabilitasi
Tabel 4.2
Frekuensi Responden Pegawai BNNK Sergai Menurut Jabatannya
Sumber : Hasil Pengolahan dengan SPSS 16.0
Dilihat dari sebaran tersebut, kemudian responden diminta untuk menyebutkan berapa lama telah bekerja di BNNK Serdang Bedagai. Rata-rata responden telah berkecimpung di BNNK Serdang Bedagai antara 3-5 tahun. Sebanyak 48%
pegawai bekerja 3-5 Tahun, 32% pegawai bekerja lebih dari 5 tahun di BNNK Serdang Bedagai, dan sisanya sebanyak 16% bekerja 1-3 tahun serta 3% masih baru atau bekerja dibawah 1 tahun. Dapat disimpulkan bahwa rata-rata pegawai BNNK Sergai adalah orang-orang yang sudah lama bekerja pada organisasi ini.
Hal ini tentunya berdampak pada organisasi, yang dapat pula menghasilkan hasil positif maupun negatif. Hal yang positif yaitu kebersamaan yang ada mempermudah cara kerja masing-masing bidang karena telah saling kenal karakter dan cara kerja masing-masing. Namun hal ini juga dapat menimbulkan hal yang negatif apabila terjadi ketidakcocokan antar bidang yang tidak dapat diselesaikan sehingga berimbas pada kinerja organisasi. Berikut adalah sebaran responden berdasarkan lama bekerja di BNNK Serdang Bedagai.
No Jabatan Frekuensi
f %
Gambar 4.8. Lamanya Bekerja di BNNK Serdang Bedagai
Sumber : Hasil Penelitian, 2017 (data diolah)
Responden peserta kampanye Stop Narkoba di 2 (dua) kecamatan yaitu Kecamatan Sei Rampah dan Kecamatan Tanjung Beringin memiliki porsi yang berbeda yang sesuai dengan demografi lokasi penelitian. Kecamatan Sei Rampah didominasi oleh Pegawai Negeri Sipil, dimana responden yang menjadi khalayak sasaran dalam kampanye Stop Narkoba adalah para pemangku kebijakan yang bergerak dalam organisasi kemasyarakatan baik di desa dan kecamatan di wilayah Kecamatan Sei Rampah. Sebanyak 38% responden adalah TNI/ PNS, 8%
berwiraswasta dan sebagian kecil sisanya adalah ibu rumah tangga dan petani serta lainnya seperti pegawai honorer.
Sebaran jenis pekerjaan yang ditekuni para responden di Sei Rampah terlihat dari gambar berikut ini.
1
5
15
10
0 2 4 6 8 10 12 14 16
Kurang 1 Tahun 1-3 Tahun 3-5 Tahun lebih 5 Tahun
Lama Bekerja
39%
3%
29%
11%
7% 11%
TNI/PNS Pekerja Sosial Wiraswasta IRT Petani/Nelayan Lainnya
Gambar 4.9. Pekerjaan Responden Di Kecamatan Sei Rampah
Sumber : Hasil Penelitian, 2017 (data diolah)
Peserta kampanye Stop Narkoba di Kecamatan Tanjung Beringin yang menjadi responden dalam penelitian ini berbeda dengan di Kecamatan Sei Rampah, karena lebih didominasi oleh ibu rumah tangga sebanyak 32% dan PNS sebanyak 30%. Sedangkan untuk pekerja sosial hanya 2.3%, petani/nelayan 5.8%
dan yang lainnya 8.1% yang merupakan pegawai swasta dan kelompok masyarakat. Sebaran responden berdasarkan pekerjaan di Kecamatan Tanjung Beringin dapat terlihat dari gambar berikut ini.
Gambar 4.10. Pekerjaan Responden Di Kecamatan Tanjung Beringin
Sumber : Hasil Penelitian, 2017 (data diolah) 30%
2%
33% 21%
6%
8%
TNI/PNS Pekerja Sosial Wiraswasta IRT Petani/Nelayan Lainnya
4.3.1.4. Suku
Dalam suatu organisasi juga perlu dilihat tingkat kedekatan diantara sesama pekerja sebagai bagian dari organisasi. Faktor kedekatan dapat pula dilihat dari latar belakang masing-masing pegawai. Demikian pula di BNNK Serdang Bedagai, faktor kedekatan dapat dilihat dengan memetakan asal/ suku masing-masing individu. Dari diagram dibawah ini dapat dilihat perbedaan yang sangat kontras dari sisi suku, yang dapat diinpretasikan pada beberapa kesimpulan dari kondisi yang ditemukan ada dilapangan.
Gambar 4.11. Suku Pegawai BNNK Serdang Bedagai
Sumber : Hasil Penelitian, 2017 (data diolah)
Berdasarkan hasil kuesioner yang telah disebar, diketahui 90% lebih adalah suku Batak yang terbagi atas 74% bersuku Batak toba. 12.9 % suku Batak Karo, 3.2% suku Batak Simalungun. Sementara hanya 9.6% bersuku Jawa. Mayoritas pegawai bersuku Batak memungkinkan kedekatan antara satu dengan lain.
Pemahaman antar pegawai karena berasal dari adat dan kebiasaan yang sama dapat mempermudah komunikasi antarpersona dalam organisasi. Hal ini juga akan
74%
13%
3% 10%
Batak Toba Batak Karo Batak Simalungun Jawa
memudahkan penyelesaian perselisihan antara pegawai apabila terjadi konflik.
Karakteristik masing-masing pegawai dapat dipetakan dengan melihat latar belakang Suku yang sedikit banyak memberikan gambaran bagi setiap anggota organisasi untuk berkomunikasi dengan orang diluar sukunya. Namun dilihat dari komposisi suku, tidak ada pegawai yang bersuku melayu, padahal Kabuapaten Serdang Bedagai mayoritas bersuku melayu. Hal ini dapat menjadi catatan penting bagi organisasi, bahwa pemahaman komunikasi organisasi dan publiknya bisa saja tidak sinkron, karena adanya perbedaan suku, adat istiadat. Kondisi ini dapat disiasati dengan menambah pengetahuan organisasi tentang budaya dan istiadat setempat yang berbeda dengan karakteristik budaya organisasi. sehingga pesan yang disampaikan dipahami masyarakat.
4.3.2 Temuan Audit Komunikasi Organisasi BNNK Serdang Bedagai