• Tidak ada hasil yang ditemukan

UTANG BANK (lanjutan) BANK LOANS (continued)

Dalam dokumen 2015 Q4 Financial Report (Halaman 94-96)

CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Sebagaimana dijelaskan pada pengungkapan

20. UTANG BANK (lanjutan) BANK LOANS (continued)

a. Bank Sindikasi (lanjutan) a. Syndicated banks (continued)

Perjanjian tertanggal 19 Maret 2014 (lanjutan)

Agreement dated March 19, 2014

(continued) Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Revolving,

Perusahaan, ABN, IM dan TMU harus menjaga beberapa rasio keuangan tertentu antara lain

debt service cover ratio yang tidak boleh

kurang dari 1,5 : 1. Perusahaan juga diharuskan untuk memenuhi beberapa syarat dan ketentuan tertentu mengenai kegiatan usaha, dividen, aksi korporasi, kegiatan pembiayaan dan lainnya.

Under the Revolving Facility Agreement, the Company, ABN, IM and TMU have to maintain certain financial ratios such as debt service cover ratio shall at no time be less than 1.5 : 1. The Company is also required to comply with certain terms and conditions relating to the nature of business, dividends, corporate actions, financing activities and other matters.

Pada tanggal 31 Desember 2015, tidak ada

pelanggaran terhadap persyaratan

sebagaimana yang ditetapkan dalam

Perjanjian Fasilitas Revolving.

As of December 31, 2015, there was no non- compliance to the requirements as stipulated in the Revolving Facility Agreement.

Nilai nominal pinjaman pada tanggal

31 Desember 2015 dan 2014 adalah AS$45.500.000.

The nominal amount of loan as of

December 31, 2015 and 2014 amounted to US$45,500,000.

Pada tanggal 24 Desember 2014, IM dan TMU memperoleh fasilitas pinjaman modal kerja dan

bank garansi dengan jumlah total

AS$10.000.000 berdasarkan Perjanjian

Fasilitas untuk Fasilitas Modal Kerja dan

Fasilitas Bank Garansi sebesar

AS$10.000.000 (“Perjanjian Fasilitas

IM/TMU”). Perjanjian Fasilitas IM/TMU ini memiliki syarat dan ketentuan serta jaminan yang sama dengan perjanjian revolving loan

facility yang ditandatangani tanggal 19 Maret

2014. Perjanjian Fasilitas IM/TMU ini berlaku sampai 24 Desember 2015. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2015, IM dan TMU belum memanfaatkan fasilitas ini.

On December 24, 2014, IM and TMU obtained working capital and bank guarantee facility amounting to US$10,000,000 based on Facility Agreement relating to a Working Capital Facility and Bank Guarantee Facility of US$10,000,000 (“Facility Agreement IM/TMU”). This Facility Agreement IM/TMU has same terms and conditions with the revolving loan facility signed on March 19, 2014. The Facility Agreement IM/TMU is valid until December 24, 2015. Until December 31, 2015, IM and TMU have not utilised this facility.

b. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk (“BRI”)

b. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk (“BRI”)

PKU memperoleh pinjaman ini berdasarkan perjanjian fasilitas kredit investasi dan bunga selama masa konstruksi untuk kebun dan pabrik minyak kelapa sawit tertanggal 25 Maret 2013 antara PKU dan BRI dengan fasilitas

pinjaman seluruhnya berjumlah sebesar

Rp351.100.000.000 untuk kredit investasi dan Rp86.400.000.000 untuk kredit bunga selama masa konstruksi, sebagaimana yang telah diubah dengan Perubahan Pertama tertanggal 27 Juni 2013 yang mengubah syarat penarikan kredit (“Perjanjian”).

PKU obtained this borrowing based on an

investment credits and interest during

constructions facilities agreement for palm oil plantation and palm oil mill dated March 25, 2013 between PKU and BRI with total loan facilities of Rp351,100,000,000 for investments credit and Rp86,400,000,000 for interest during construction, which has been amended with the First Amendment dated June 27, 2013 regarding the change of the utilization requirements (the “Agreement”).

20. UTANG BANK (lanjutan) 20. BANK LOANS (continued)

b. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk (“BRI”) (lanjutan)

b. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk (“BRI”) (continued)

Sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian, penarikan pinjaman kredit investasi untuk kebun dilakukan secara bertahap selama tahun pertama hingga tahun ke 5, sedangkan kredit investasi untuk pabrik minyak kelapa sawit dilakukan pada tahun ke 2 dan tahun ke 3. Jatuh tempo angsuran I terjadi pada tahun ke 5. Jangka waktu kredit ini adalah sebelas tahun sejak perjanjian ditandatangani.

In accordance with the provision of the Agreement, the drawdown of facility for palm oil plantation can be executed in stages during the

first year through the 5th year, while for palm oil

mill can be executed on the 2nd year and 3rd

year. The first installment will be due on the 5th

year. The term of these borrowings are eleven years since the signing date of the agreement.

Fasilitas ini dijamin dengan bidang tanah dengan sertifikat HGU No. 32, 33, 34, 35, 36, dan 37 yang terdaftar atas nama PKU, beserta semua yang ada diatas tanah tersebut yaitu antara lain berupa tanaman.

These borrowings are secured with lots of land under HGU certificates No.32, 33, 34, 35, 36, and 37 which are registered under the name of PKU, including all on the land which include palm oil plants.

Fasilitas pinjaman ini membatasi PKU untuk, antara lain namun tidak terbatas pada,

membagi keuntungan atau pembayaran

dividen tunai, melunasi atau menurunkan posisi utang kepada pemegang saham kecuali

antara lain pelunasan utang kepada

Perusahaan terkait dengan refinancing kebun, maksimal sebesar Rp133.300.000.000.

This facility restricts PKU to, among others, distribute earnings or cash dividend payments, settle or reduce the balance of its loan to shareholder except but not limited to settle its loan to the Company in relation to plantation

refinancing at maximum amount of

Rp133,300,000,000.

Pada bulan September 2015, PKU melakukan penarikan atas fasilitas pabrik minyak kelapa sawit sebesar Rp81.821.000.000.

In September 2015, PKU made drawdowns of the palm oil mill facility amounting to Rp81,821,000,000.

Bunga atas pinjaman ini untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015 adalah setara dengan AS$1.615.375 (2014: AS$1.391.801). Dari jumlah tersebut, sebesar

AS$1.404.465 (2014: AS$1.229.650)

dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, sebesar nihil (2014: AS$162.151) dikapitalisasi menjadi harga perolehan tanaman belum menghasilkan dan sebesar AS$210.910 (2014: nihil) dikapitalisasi menjadi harga perolehan aset dalam penyelesaian.

Interest on this borrowing for the year ended

December 31, 2015 amounted to

US$1,615,375 (2014: US$1,391,801). Out of the total amount, US$1,404,465 (2014: US$1,229,650) is charged to the consolidated statements of profit or loss and other

comprehensive income, nil (2014:

US$162,151) is capitalized to acquisition cost of immature plantation and US$210,910 (2014: nil) is capitalised to cost of construction in progress.

21. SEWA PEMBIAYAAN 21. FINANCE LEASES

Dalam dokumen 2015 Q4 Financial Report (Halaman 94-96)