• Tidak ada hasil yang ditemukan

UTANG BANK

Dalam dokumen PT BII FINANCE CENTER (Halaman 33-36)

2011 2010 2009

Rp Rp Rp

Pihak berelasi

PT Bank Internasional Indonesia Tbk 38.000.000.000 4.000.000.000 25.000.000.000

Pihak ketiga

PT Bank Victoria International Tbk 75.000.000.000 -

-PT Bank Permata Tbk 50.000.000.000 -

-PT Bank OCBC NISP Tbk 50.000.000.000 -

-PT Bank Ekonomi Raharja Tbk - - 5.535.319.636

Jumlah pihak ketiga 175.000.000.000 - 5.535.319.636

Jumlah 213.000.000.000 4.000.000.000 30.535.319.636

Utang bank diklasifikasikan dalam kelompok liabilitas keuangan lainnya yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

Utang bank memiliki suku bunga tetap maupun mengambang, sehingga Perusahaan terpapar risiko suku bunga atas nilai wajar (fair value interest rate risk) dan risiko suku bunga atas arus kas (cash flow interest rate risk).

Nilai wajar untuk utang bank dengan bunga mengambang didasarkan pada kuotasi harga di pasar. Estimasi nilai wajar dari utang bank dengan suku bunga tetap tanpa kuotasi harga di pasar didasarkan pada diskonto arus kas menggunakan suku bunga untuk utang baru dengan jangka waktu yang serupa (Catatan 34).

PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII)

Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman dalam bentuk pinjaman promes berulang dari BII sejak tahun 2006 berdasarkan Perjanjian Kredit tanggal 14 Desember 2006 dan telah diperpanjang beberapa kali hingga tahun 2008.

Berdasarkan Perpanjangan Perjanjian Kredit tanggal 24 Desember 2008, Perusahaan memperpanjang fasilitas pinjaman promes berulang dengan jumlah pokok tidak melebihi Rp 25.000.000.000 dengan jangka waktu 1 tahun yang berakhir tanggal 14 Desember 2009. Tingkat bunga sebesar tingkat bunga SBI + 2,75% per tahun.

Berdasarkan Perpanjangan Perjanjian Kredit tanggal 8 Januari 2010, Perusahaan memperpanjang fasilitas pinjaman promes berulang dengan jumlah pokok tidak melebihi Rp 15.000.000.000 dengan jangka waktu 1 tahun yang berakhir tanggal 14 Desember 2010. Tingkat bunga sebesar 10% per tahun.

Berdasarkan Perjanjian Kredit tanggal 8 Januari 2010, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman dalam bentuk pinjaman rekening koran dengan jumlah pokok tidak melebihi Rp 10.000.000.000 dengan jangka waktu pinjaman dimulai dari tanggal 11 Januari 2010 sampai tanggal 14 Desember 2010. Tingkat bunga sebesar 10,5% per tahun.

Berdasarkan Perpanjangan Perjanjian tanggal 13 Desember 2010, Perusahaan memperpanjang fasilitas pinjaman promes berulang dan pinjaman rekening koran dengan jumlah pokok masing-masing tidak melebihi Rp 30.000.000.000 dan Rp 20.000.000.000 dengan jangka waktu 1 tahun yang berakhir tanggal 14 Desember 2011. Tingkat bunga per tahun adalah 10% untuk pinjaman promes berjangka dan 10,5% untuk pinjaman rekening koran.

Berdasarkan Perpanjangan Perjanjian tanggal 12 Desember 2011, Perusahaan memperpanjang fasilitas pinjaman promes berulang dan pinjaman rekening koran dengan jumlah pokok masing-masing tidak melebihi Rp 30.000.000.000 dan Rp 20.000.000.000 dengan jangka waktu pinjaman mulai tanggal

14 Desember 2011 sampai tanggal 14 Pebruari 2012. Tingkat bunga per tahun untuk pinjaman promes berjangka dan pinjaman rekening koran akan ditentukan oleh pihak bank pada saat penarikan fasilitas pinjaman.

Perusahaan memberikan jaminan fidusia berupa piutang pembiayaan konsumen yang diberikan kepada pihak ketiga sebesar 100% dari jumlah utang pokok fasilitas pinjaman (Catatan 7).

PT Bank Victoria International Tbk (Victoria)

Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit dengan Memakai Jaminan No. 163 tanggal 25 Maret 2011 yang dibuat dihadapan notaris, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman dalam bentuk fasilitas kredit modal kerja pinjaman tetap dengan angsuran dengan jumlah pokok tidak melebihi Rp 100.000.000.000 dan jangka waktu pinjaman maksimal 36 bulan atau maksimal 48 bulan terhitung sejak tanggal penarikan tiap fasilitas. Tingkat bunga sebesar 10,5% per tahun. Perusahaan menarik fasilitas I dan II masing-masing sebesar Rp 50.000.000.000 pada tanggal 28 Maret 2011 dan 30 Maret 2011.

Perusahaan memberikan jaminan fidusia berupa piutang pembiayaan konsumen yang diberikan kepada pihak ketiga sebesar 100% dari jumlah utang pokok fasilitas pinjaman (Catatan 7).

PT Bank Permata Tbk (Permata)

Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit (Fasilitas Money Market) No. 30 tanggal 15 Desember 2011 yang dibuat dihadapan notaris, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman dalam bentuk money market dengan jumlah pokok tidak melebihi Rp 50.000.000.000 dengan jangka waktu pinjaman 12 bulan yang berakhir tanggal 15 Desember 2012. Tingkat bunga adalah tetap selama tenor penarikan.

Perusahaan memberikan jaminan fidusia berupa piutang pembiayaan konsumen yang diberikan kepada pihak ketiga sebesar 100% dari jumlah utang pokok fasilitas pinjaman (Catatan 7).

PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC NISP)

Berdasarkan Akta Perjanjian Pinjaman No. 67 tanggal 15 Desember 2011 yang dibuat dihadapan notaris, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman dalam bentuk demand loan dengan jumlah pokok tidak melebihi Rp 50.000.000.000 dengan jangka waktu pinjaman yang berakhir tanggal 25 September 2012. Tingkat bunga adalah BLR (Base Landing Rate) + 0,5% per tahun.

Perusahaan memberikan jaminan fidusia berupa piutang pembiayaan konsumen yang diberikan kepada pihak ketiga sebesar 100% dari jumlah utang pokok fasilitas pinjaman (Catatan 7).

PT Bank Ekonomi Raharja Tbk (Ekonomi)

Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman dalam bentuk pinjaman aksep dari Ekonomi sejak tahun 2006 berdasarkan Perjanjian Kredit tanggal 29 September 2006 dan telah diperpanjang beberapa kali hingga tahun 2008.

Berdasarkan Perpanjangan Perjanjian Kredit tanggal 7 Agustus 2008, Perusahaan memperpanjang fasilitas pinjaman aksep dengan jumlah pokok tidak melebihi Rp 10.000.000.000 dengan jangka waktu 1 tahun yang berakhir tanggal 3 Oktober 2009. Tingkat bunga adalah suku bunga SBI + 3,25% per tahun.

Berdasarkan Perubahan Perjanjian Kredit tanggal 2 Oktober 2009, Perusahaan memperpanjang fasilitas pinjaman aksep dengan jumlah pokok tidak melebihi Rp 10.000.000.000 dengan jangka waktu 1 tahun yang berakhir tanggal 3 Oktober 2010. Tingkat bunga adalah suku bunga tertinggi deposito yang berjangka waktu 1 bulan di Bank Ekonomi + 4% per tahun.

Pada tanggal 30 September 2010, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman aksep dengan jumlah pokok tidak melebihi dari Rp 10.000.000.000 dengan jangka waktu pinjaman yang berakhir tanggal 3 Oktober 2011. Tingkat bunga adalah suku bunga tertinggi deposito yang berjangka waktu 1 bulan di Bank Ekonomi + 4% per tahun.

Pada tanggal 3 Oktober 2011, Perusahaan memperpanjang fasilitas pinjaman dengan jumlah pokok tidak melebihi dari Rp 10.000.000.000 dengan jangka waktu pinjaman yang berakhir tanggal 3 Pebruari 2012. Tingkat bunga adalah suku bunga tertinggi deposito yang berjangka waktu 1 bulan di Bank Ekonomi + 5% per tahun.

Perusahaan memberikan jaminan fidusia berupa piutang pembiayaan konsumen yang diberikan kepada pihak ketiga sebesar 120% dari jumlah utang pokok fasilitas pinjaman (Catatan 7).

Dalam dokumen PT BII FINANCE CENTER (Halaman 33-36)

Dokumen terkait