• Tidak ada hasil yang ditemukan

UTANG JANGKA PANJANG LAINNYA OTHER LONG TERM LIABILITIES 1 Januari/

Tahap I Tahun 2020 - Seri B Phase I Year 2020 - B Series

38. UTANG JANGKA PANJANG LAINNYA OTHER LONG TERM LIABILITIES 1 Januari/

31 Desember/ 31 Desember/ January 1, 2019/

December 31, December 31, 31 Desember/

2020 2019 December 31, 2018

Pembelian tanah 76.435.198.449 72.790.312.500 118.391.854.167 Land purchase Utang atas modal kerja 103.061.510.972 136.711.107.448 124.446.513.508 Working capital loan Beban pemeliharaan 59.842.083.854 69.924.272.787 164.564.338.966 Maintenance expense Utang pemegang saham - 10.000.000.000 5.145.315.615 Loan from shareholder Jumlah 239.338.793.275 289.425.692.735 412.548.022.256 Total

Utang beban pemeliharaan proyek merupakan cadangan biaya yang akan digunakan selama masa pemeliharaan proyek.

Project maintenance expenses payable represents allowance for maintenance of project during their maintenance period.

Utang pembelian tanah merupakan liabilitas PPRO entitas anak setelah dikurangi bagian jangka pendek sebagai berikut:

Land purchase liabilities are liabilities of PPRO less current portion as follow:

153

- Utang kepada PT Aneka Bangun Mulia Jaya

(Pemilik Tanah) untuk pembelian tanah seluas

41.634 m2 yang terletak di Surabaya. Proses

pembelian tanah sudah diikat dengan PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli) dikarenakan proses penggabungan 14 Sertifikat HGB telah dilakukan terlebih dahulu.

- Payable to PT Aneka Bangun Mulia Jaya

(Land owner) originated from the purchase of

the land with area of 41,634 m2, located in

Surabaya. Land acquisition process was facilitated through PPJB (Sale and Purchase binding Agreement) due to the process of merging of 14 HGB was complished first.

- Utang PP Properti kepada PT Intersurabaya

Intiland (Pemilik Tanah) untuk pembelian tanah

seluas 16.263 m2 yang terletak di Embong

Sawo, Surabaya. Proses pembelian tanah

sudah diikat dengan PPJB (Perjanjian

Pengikatan Jual Beli) No. 263 tanggal

31 Oktober 2016.

- PP Properti payable’s to PT Intersurabaya

Intiland (Land owner) originated from the

purchase of the land area of 16,263 m2,

located on Emang Sawo, Surabaya. Land acquisition process has been made under PPJB (Sale and Purchase binding Agreement) No. 263 dated October 31, 2016

PPEN PPEN

Utang atas modal kerja merupakan pinjaman yang diberikan PT Odira Energy Persada merupakan pinjaman yang diberikan oleh entitas induk terdahulu. Pinjaman terdiri dari pencairan pinjaman dalam bentuk kas yang transaksinya dilakukan dalam mata uang dollar sebesar USD7.144.271

Working capital loan is a loan provided by PT Odira Energy Persada represents payable of given by previous parent entity. Loans consist of loans disbursement in the form of cash which the transaction are conducted in dollar amounted USD7,144,271.

CPI CPI

Utang atas modal kerja merupakan pinjaman yang diberikan PT Kana Revayah Makmur dan PT Barak Sejahtera Mulia kepada CPI.

Working capital loan is a loan provided by PT Kana Revayah Makmur and PT Barak Sejahtera Mulia to CPI.

PPSD PPSD

PPSD membuat perjanjian dengan PT Wijaya

Karya (Persero) Tbk berdasarkan perjanjian

No. 007/PK/PPSD/VIII/2020 tanggal 11 Agustus 2020 mengenai Pemberian Pinjaman untuk Dana Talangan Tanah PPSD dengan nilai pinjaman Rp78.450.000.000 dan bunga sebesar 10,9% per tahun. Jangka waktu pinjaman 6 bulan sejak ditandatangani perjanjian. Biaya provisi sebesar 0,05% yang dibayarkan dimuka.

PPSD made an agreement with PT Wijaya Karya

(Persero) Tbk based on the agreement

No. 007/PK/PPSD/VIII/2020 dated August 11, 2020 regarding a Loan Agreement for PPSD Bridging Fund for Land with the amount of Rp78,450,000,000 and the interest at 10.9% per annum. The loan period is 6 months from the signing of the agreement. The provision fee of 0.05% is paid in advance.

Berdasarkan Perjanjian No. 008/PK/PPSD/IX/2020 tanggal 26 Agustus 2020 dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk mengenai pinjaman untuk

biaya operasional dengan jumlah sebesar

Rp9.152.500.000 dan jangka waktu lima bulan sejak ditandatangani perjanjian, PPSD dikenakan bunga sebesar 10,9% per tahun dan biaya provisi sebesar 0,05% yang dibayarkan dimuka dengan denda 2% per tahun.

Based on Agreement No. 008/PK/PPSD/IX/2020 dated August 26, 2020 with PT Wijaya Karya (Persero) Tbk regarding a loan for operational costs amounted Rp9,152,500,000 with period of five months from the signing of the agreement, PPSD bears an interest at 10.9% per annum and a provision fee of 0.05%, which is paid in advance with a penalty of 2% per annum.

154

39. MODAL SAHAM 39. SHARE CAPITAL

Berdasarkan dengan akta No. 46 tanggal 24 Juli 2019 dari Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., notaris di Jakarta dalam rangka peningkatan modal dasar dan modal disetor,

susunan pemegang saham Perusahaan per

31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebagai berikut:

Based on deed No. 46 dated July 24, 2019 from Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., a notary in Jakarta in order to increase authorized capital and paid-in capital, the composition of the Company's shareholders December 31, 2020 and 2019 are as follows:

Persentase Kepemilikan/

Jumlah Saham/ Percentage of Nilai Nominal/

Nama Pemegang Saham Number of Shares Ownership Par Value Name of Shareholders

Saham Seri A Dwiwarna Pemerintah Republik Series A Dwiwarna shares Government of

Indonesia 1 - 100 the Republic of Indonesia Series B shares Government of the

Saham Seri B Pemerintah Republik Indonesia 3.161.947.835 51,00% 316.194.783.500 Republic of Indonesia

Koperasi Karyawan Employees Cooperative

Pemegang Saham - PT PP (Persero) Tbk 2.029.692 0,03% 202.969.200 Shareholders of PT PP (Persero) Tbk

Publik 3.021.363.926 48,74% 302.136.392.600 Public

Saham treasuri 14.555.900 0,23% 1.455.590.000 Treasury shares

Jumlah 6.199.897.354 100,00% 619.989.735.400 Total

31 Desember 2020/ December 31, 2020

Persentase Kepemilikan/

Jumlah Saham/ Percentage of Nilai Nominal/

Nama Pemegang Saham Number of Shares Ownership Par Value Name of Shareholders

Saham Seri A Dwiwarna Pemerintah Republik Series A Dwiwarna shares Government of

Indonesia 1 - 100 the Republic of Indonesia

Saham Seri B Pemerintah Series B shares Government of the

Republik Indonesia 3.161.947.835 51,00% 316.194.783.500 Republic of Indonesia

Koperasi Karyawan Employees Cooperative

Pemegang Saham - PT PP (Persero) Tbk 4.529.692 0,07% 452.969.200 Shareholders of PT PP (Persero) Tbk

Publik 3.033.419.826 48,93% 303.341.982.600 Public

Jumlah 6.199.897.354 100,00% 619.989.735.400 Total

December 31, 2019 and January 1, 2019/ December 31, 2018 31 Desember 2019 dan 1 Januari 2019/ 31 Desember 2018/

Perusahaan hanya menerbitkan 1 saham Seri A Dwiwarna yang dimiliki oleh Pemerintah dan tidak dapat dialihkan kepada siapapun, dan mempunyai hak veto dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan berkaitan dengan pengangkatan dan

penggantian Dewan Komisaris dan Direksi,

penerbitan saham baru, serta perubahan Anggaran Dasar Perusahaan.

The Company issued only 1 Series A Dwiwarna share which is held by the Government and cannot be transferred to any party, and has a veto in the General Meeting of Shareholders of the Company with respect to election and removal from the Boards of Commissioners and Directors, issuance of new shares, and amendments of the Company’s Articles of Association.

Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana tercantum dalam berita acara No. 09 tanggal 4 Juni 2020 dari Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., notaris di Jakarta, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2019 sebesar 22,5% dari laba bersih atau sebesar Rp209.322.576.195 atau sebesar Rp33,84 per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan kepada pemegang saham.

Based on the Annual General Meeting of Shareholders as stated on Company’s deed No. 09 dated on June 4, 2020 from Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., a notary in

Jakarta. The shareholders approved the

distribution of cash dividends for 2019 of 22.5% of net income or amounting to Rp209,322,576,195 or amounting to Rp33.84 per shares was declared and paid as distribution to shareholders.

155

40. TAMBAHAN MODAL DISETOR 40. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL