• Tidak ada hasil yang ditemukan

Realisasi Belanja 31 Desember 2020

C.6 KEWAJIBAN Utang kepada

C.6.1 Utang kepada Pihak Ketiga

Utang kepada Pihak Ketiga per 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing sebesar Rp8.358.246.841,00 dan Rp7.762.110.766,00. Utang kepada Pihak Ketiga merupakan belanja yang masih harus dibayar dan merupakan kewajiban yang harus segera diselesaikan kepada pihak ketiga lainnya dalam waktu kurang dari 12 (dua belas bulan). Pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Utang kepada Pihak Ketiga terdiri dari honor kegiatan yang belum dibagikan kepada pegawai, kekurangan gaji pegawai yang belum dibayar, dan belanja barang yang tagihannya belum dilunasi serta utang lainnya pada pihak ketiga. Rincian Utang kepada Pihak Ketiga pada masing-masing eselon I disajikan sebagai berikut :

Tabel 78. Rincian Utang kepada Pihak Ketiga Per 31 Desember 2020 dan 2019

Kenaikan

31 Des 2020 31 Des 2019 (Penurunan)

029.01 Setjen 4.530.435.915 5.440.296.199 (909.860.284) -16,72 029.03 Ditjen PHPL 16.765.036 11.357.089 5.407.947 47,62 029.04 Ditjen PDASHL 320.604.719 407.728.904 (87.124.185) -21,37 029.05 Ditjen KSDAE 758.711.560 832.779.688 (74.068.128) -8,89 029.06 Ditjen PKTL 35.209.140 32.871.475 2.337.665 7,11 029.07 Badan Litbang 41.716.398 542.336.121 (500.619.723) -92,31 029.08 Badan P2SDM 140.682.399 198.652.159 (57.969.760) -29,18 029.09 Ditjen PSKL 26.837.000 13.693.491 13.143.509 95,98 029.10 Ditjen Gakum 93.527.461 32.255.976 61.271.485 189,95 029.11 Ditjen PPI 104.041.993 90.492.535 13.549.458 14,97 029.13 Ditjen PPKL 2.289.715.220 159.647.129 2.130.068.091 1.334,24 8.358.246.841 7.762.110.766 596.136.075 7,68

Kd Es1 Eselon I Saldo per %

Tabel 79. Perbandingan Utang kepada Pihak Ketiga menurut Eselon I Jumlah 029.01 Setjen 387.672.237 1.371.147.758 2.771.615.920 4.530.435.915 029.03 Ditjen PHPL - 16.765.036 - 16.765.036 029.04 Ditjen PDASHL 163.619.694 156.985.025 - 320.604.719 029.05 Ditjen KSDAE 504.919.518 228.940.042 24.852.000 758.711.560 029.06 Ditjen PKTL - 35.209.140 - 35.209.140 029.07 Badan Litbang 1.823.383 39.893.015 - 41.716.398 029.08 Badan P2SDM 13.587.411 127.094.988 - 140.682.399 029.09 Ditjen PSKL 26.837.000 - - 26.837.000 029.10 Ditjen PHLHK - 93.527.461 - 93.527.461 029.11 Ditjen PPI - 104.041.993 - 104.041.993 029.13 Ditjen PPKL 7.076.000 2.282.639.220 - 2.289.715.220 1.105.535.243 4.456.243.678 2.796.467.920 8.358.246.841

Utang Kepada Pihak Ketiga Lainnya Kd Es1 Eselon I Jumlah Belanja Pegawai Masih Harus Dibayar Belanja Barang Masih Harus Dibayar

Saldo Utang Pada Pihak Ketiga per 31 Desember 2020 sebesar Rp8.358.246.841,00 dijelaskan per Eselon I sebagai berikut :

1. Utang Pada Pihak Ketiga pada Eselon I Sekretariat Jenderal per 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebesar Rp4.530.435.915,00 dan Rp5.440.296.199,00 dengan rincian sebagai berikut :

a. Belanja Pegawai Masih Harus Dibayar sebesar Rp387.672.237,00 merupakan kekurangan pembayaran gaji pegawai dan uang makan pada satker Sekretariat Jenderal KLHK masing-masing sebesar Rp16.709.237,00 dan Rp370.963.000,00.

b. Belanja Barang Masih Harus Dibayar sebesar Rp1.371.147.758,00 dengan rincian satker sebagai berikut :

-Pusat Pengelolaan Ekoregion Jawa sebesar Rp12.923.099,00 merupakan utang terkait dengan tagihan pembayaran listrik sebesar Rp12.700.433,00 serta tagihan telepon sebesar Rp222.666,00.

-Sekretariat Jenderal KLHK sebesar Rp1.358.224.659,00

merupakan tagihan pembayaran listrik sebesar

Rp1.080.638.557,00, pembayaran telepon sebesar Rp21.164.034,00 dan pembayaran air sebesar Rp36.426.197,00, serta tagihan listrik, telepon dan PAM kantor kebon nanas sebesar Rp219.995.871,00. c. Utang Kepada Pihak Ketiga sebesar Rp2.771.615.920,00 merupakan

uang penyewa (tenant) Gedung Manggala Wanabakti yang masih diperhitungkan (dikembalikan kepada penyewa) pada satker Sekretariat Jendral KLHK.

Jenderal PHPL sebesar Rp16.765.036,00 merupakan utang atas belanja barang yang masih harus dibayar yaitu tagihan langganan listrik, air, dan telepon bulan Desember 2020 yang belum dibayar sampai dengan tanggal pelaporan, dengan rincian satker sebagai berikut :

Kode Nama Satker Jumlah (Rp)

029.03.426902 BPHP WILAYAH VIII PONTIANAK 588.900 029.03.613214 BPHP WILAYAH X PALANGKARAYA 81.100 029.03.613256 BPHP WILAYAH VII DENPASAR 12.211.363 029.03.888012 BPHP Wilayah XVI Manokwari 3.883.673 16.765.036 Jumlah

3. Utang Pada Pihak Ketiga pada Eselon I Direktorat Jenderal PDASHL per 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebesar Rp320.604.719,00 dan Rp407.728.904,00 dengan rincian sebagai berikut :

a. Belanja Pegawai Yang Masih Harus Dibayar sebesar

Rp163.619.694,00 merupakan kekurangan pembayaran gaji pegawai dan uang makan pada satker sebagai berikut :

Kode Nama Satker Jumlah (Rp)

029.04.427015 Balai PDASHL Cimanuk Citanduy 153.212.105 029.04.427021 Balai PDASHL Pemali Jeratun 8.221.466 029.04.427061 Balai PDASHL Jeneberang Saddang 208.020 029.04.427165 Balai PDASHL Ketahun 1.771.732 029.04.427247 Balai PDASHL Sampara 206.371 163.619.694 Jumlah

b. Belanja Barang Yang Masih Harus Dibayar sebesar

Rp156.985.025,00 tagihan pembayaran listrik, air, dan telepon bulan Desember 2020 yang belum dibayar sampai dengan tanggal pelaporan pada satker sebagai berikut :

Kode Nama Satker Jumlah (Rp)

029.04.426995 BALAI PDASHL WAMPU SEI ULAR 9.395.534 029.04.427009 BALAI PDASHL AGAM KUANTAN 12.455.112 029.04.427021 BALAI PDASHL PEMALI JRATUN 15.625.730 029.04.427030 BALAI PDASHL BRANTAS SAMPEAN 30.150.411 029.04.427061 BALAI PDASHL JENEBERANG SADDANG 1.523.000 029.04.427077 BALAI PDASHL TONDANO 16.401.816 029.04.427112 BALAI PDASHL ASAHAN BARUMUN 6.073.100 029.04.427165 BALAI PDASHL KETAHUN 13.922.051 029.04.427200 BALAI PDASHL SOLO 17.561.203 029.04.427278 BALAI PDASHL UNDA ANYAR 2.560.966 029.04.427335 BALAI PERBENIHAN TANAMAN HUTAN WILAYAH II 20.952.276 029.04.427341 BALAI PDASHL MAHAKAM BERAU 142.613 029.04.427604 BALAI PDASHL BATURUSA CERUCUK 9.923.213 029.04.427606 BALAI PDASHL AKE MALAMO 298.000

4. Utang Pada Pihak Ketiga pada Eselon I Direktorat Jenderal KSDAE per 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebesar Rp758.711.560,00 dan Rp832.779.688,00 dengan rincian sebagai berikut :

a. Belanja Pegawai Masih Harus Dibayar sebesar Rp504.919.518,00 merupakan kekurangan pembayaran gaji pegawai dan uang makan pada satker sebagai berikut :

Kode Nama Satker Jumlah (Rp)

029.05.238399 BALAI BESAR KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM JAWA BARAT

202.745 029.05.238514 BALAI BESAR KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM RIAU 10.471.432 029.05.238577 BALAI KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM KALIMANTAN

BARAT

7.387.000 029.05.239917 BALAI BESAR KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM PAPUA 33.302.000 029.05.465011 KANTOR PUSAT DIREKTORAT JENDERAL KONSERVASI

SUMBER DAYA ALAM DAN EKOSISTEM

364.728.000

029.05.549530 BALAI BESAR TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT 41.379.395 029.05.604172 BALAI TAMAN NASIONAL MERU BETIRI 21.711.000 029.05.604257 BALAI TAMAN NASIONAL KARIMUN JAWA 4.006.946 029.05.604371 BALAI TAMAN NASIONAL BUKIT BAKA BUKIT RAYA 21.731.000

Jumlah 504.919.518

b. Belanja Barang Masih Harus Dibayar sebesar Rp228.940.042,00 merupakan utang pembayaran listrik, air dan telepon dengan rincian satker sebagai berikut :

Kode Nama Satker Jumlah (Rp)

029.05.238399 BALAI BESAR KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM JAWA

BARAT

16.477.657 029.05.238411 BALAI KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM JAWA TENGAH 20.707.659

029.05.238500 BALAI KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM SUMATERA

BARAT

10.139.000 029.05.238514 BALAI BESAR KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM RIAU 21.709.358

029.05.238577 BALAI KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM KALIMANTAN

BARAT

19.599.920

029.05.238581 BALAI TAMAN NASIONAL TANJUNG PUTING 16.165.635

029.05.238687 BALAI KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM BALI 411.607

029.05.239807 BALAI BESAR TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE

PANGRANGO

9.725.268

029.05.239853 BALAI BESAR TAMAN NASIONAL BUKIT BARISAN

SELATAN

16.593.437

029.05.417797 BALAI TAMAN NASIONAL KAYAN MENTARANG 5.711.765

029.05.574315 BALAI TAMAN NASIONAL GUNUNG CEREMAI 5.991.000

029.05.574316 BALAI TAMAN NASIONAL GUNUNG MERAPI 6.343.920

029.05.574317 BALAI TAMAN NASIONAL GUNUNG MERBABU 7.228.563

029.05.574318 BALAI TAMAN NASIONAL MANUPEU TANAH DARU DAN

LAIWANGI WANGGAMETI

462.200

029.05.574323 BALAI TAMAN NASIONAL KEPULAUAN TOGEAN 4.250.000

029.05.604240 BALAI TAMAN NASIONAL GUNUNG HALIMUN 26.791.354

029.05.604257 BALAI TAMAN NASIONAL KARIMUN JAWA 9.020.077

029.05.604311 BALAI TAMAN NASIONAL KELIMUTU 165.000

029.05.604332 BALAI TAMAN NASIONAL GUNUNG PALUNG 7.689.323

029.05.604350 BALAI TAMAN NASIONAL BUKIT TIGA PULUH 4.838.925

029.05.604371 BALAI TAMAN NASIONAL BUKIT BAKA BUKIT RAYA 2.448.355

029.05.613150 BALAI KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM D.I

YOGYAKARTA

16.470.019

Jumlah 228.940.042

c. Utang Kepada Pihak Ketiga sebesar Rp24.852.000,00 merupakan uang makan pegawai bulan Desember 2020 yang belum diserahkan

5. Utang Pada Pihak Ketiga pada Eselon I Direktorat Jenderal PKTL per 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebesar Rp35.209.140,00 dan Rp32.871.475,00. Utang Pada Pihak Ketiga pada Eselon I Direktorat Jenderal PKTL sebesar Rp35.209.140,00 merupakan utang atas belanja barang yang masih harus dibayar yaitu tagihan langganan listrik, air, dan telepon bulan Desember 2020 yang belum dibayar sampai dengan tanggal pelaporan, dengan rincian satker sebagai berikut :

Kode Nama Satker Jumlah (Rp)

029.06.065132 BPKH WILAYAH XVIII BANDA ACEH 105.000 029.06.238631 BPKH WILAYAH VII MAKASSAR 9.831.825 029.06.427423 BPKH WILAYAH IV SAMARINDA 9.772.283 029.06.439649 BPKH WILAYAH XII TANJUNGPINANG 5.000.000 029.06.439686 BPKH WILAYAH XVI PALU 10.500.032

Jumlah 35.209.140

6. Utang Pada Pihak Ketiga pada Eselon I Badan Litbang dan Inovasi per 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebesar Rp41.716.398,00 dan Rp542.336.121,00 dengan rincian sebagai berikut :

a. Belanja Pegawai Yang Masih Harus Dibayar sebesar

Rp1.823.383,00 merupakan Kekurangan Gaji Bulan Oktober 2020 s/d Desember 2020 untuk 3 Pegawai di satker Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Disterokarpa sebesar Rp1.635.254,00 dan kekurangan gaji pegawai bulan Desember 2020 dikarenakan pangkat pengabdian pensiun di satker Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman sebesar Rp188.129,00.

b. Belanja Barang Yang Masih Harus Dibayar sebesar

Rp39.893,015,00 merupakan tagihan langganan listrik, air, telepon dan internet bulan Desember 2020 yang belum dibayar sampai dengan tanggal pelaporan, dengan rincian satker sebagai berikut :

Kode Nama Satker Jumlah (Rp)

029.07.403440 BALAI PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM

166.000

029.07.427448 BALAI PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN

9.667.994

029.07.427485 BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN EKOSISTEM HUTAN DIPTEROKARPA

3.000.000

029.07.549565 BALAI PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN MANADO

18.510.274

029.07.649898 BALAI PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI AGROFORESTRY

8.548.747

7. Utang Pada Pihak Ketiga pada Eselon I Badan P2SDM per 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebesar Rp140.682.399,00 dan Rp198.652.159,00 dengan rincian sebagai berikut :

a. Belanja Pegawai Masih Harus Dibayar sebesar Rp13.587.411,00 merupakan kekurangan pembayaran gaji pegawai dan uang makan pada satker sebagai berikut :

Kode Nama Satker Jumlah (Rp)

029.08.237195 BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN BOGOR

909.340

029.08.237640 BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PEMATANG

9.819.000

029.08.239111 BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PEKANBARU

2.859.071

Jumlah 13.587.411

b. Belanja Barang Yang Masih Harus Dibayar sebesar

Rp127.094.988,00 tagihan pembayaran listrik, air, dan telepon bulan Desember 2020 yang belum dibayar sampai dengan tanggal pelaporan pada satker sebagai berikut :

Kode Nama Satker Jumlah (Rp)

029.08.237195 BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN BOGOR

17.574.085

029.08.239111 BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PEKANBARU

21.016.051

029.08.239718 BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN KADIPATEN

16.355.400

029.08.400210 PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SUMBER DAYA MANUSIA LINGKUNGAN HIDUP DAN

17.290.023

029.08.451652 SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KEHUTANAN NEGERI DI MAKASAR

21.743.450

029.08.451653 SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KEHUTANAN NEGERI DI SAMARINDA

22.787.179

029.08.451654 SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KEHUTANAN NEGERI DI PEKANBARU

10.328.800

Jumlah 127.094.988

8. Utang Pada Pihak Ketiga pada Eselon I Direktorat Jenderal PSKL per 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebesar Rp26.837.000,00 dan Rp13.693.491,00. Utang Pada Pihak Ketiga pada Eselon I Direktorat Jenderal PSKL sebesar Rp26.837.000,00 merupakan belanja pegawai yang masih harus dibayar yaitu kekurangan pembayaran uang makan bulan November dan Desember 2020 pada satker Balai PSKL Wilayah Maluku Papua.

Jenderal PHLHK sebesar Rp93.527.461,00 merupakan belanja barang yang masih harus dibayar antara lain tagihan langganan listrik, air, telepon dan internet bulan Desember 2020 pada satker sebagai berikut :

Kode Nama Satker Jumlah (Rp)

029.10.401814 BALAI PENGAMANAN DAN PENEGAKAN HUKUM LHK WILAYAH SUMATERA

26.605.669

029.10.401815 BALAI PENGAMANAN DAN PENEGAKAN HUKUM LHK WILAYAH JAWA BALI NUSA TENGGARA

56.221.792

029.10.401816 BALAI PENGAMANAN DAN PENEGAKAN HUKUM LHK WILAYAH KALIMANTAN

3.700.000 029.10.401817 BALAI PENGAMANAN DAN PENEGAKAN HUKUM

LHK WILAYAH SULAWESI

7.000.000

Jumlah 93.527.461

Utang Pada Pihak Ketiga pada Eselon I Direktorat Jenderal PPI per 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebesar Rp104.041.993,00 dan Rp90.492.535,00. Utang Pada Pihak Ketiga pada Eselon I Direktorat Jenderal PPI sebesar Rp104.041.993,00 merupakan belanja barang yang masih harus dibayar antara lain tagihan langganan listrik, air dan telepon bulan Desember 2020 pada satker sebagai berikut :

Kode Nama Satker Jumlah (Rp)

029.11.401819 BPPI & KHL Wilayah Sumatera 37.000.000 029.11.401820 BPPI & KHL Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara 15.631.375 029.11.401821 BPPI & KHL Wilayah Kalimantan 33.410.618 029.11.401822 BPPI & KHL Wilayah Sulawesi 18.000.000

Jumlah 104.041.993

10. Utang Pada Pihak Ketiga pada Eselon I Direktorat Jenderal PPKL per 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebesar Rp2.289.715.220,00 dan Rp159.647.129,00 dengan rincian sebagai berikut :

a. Belanja Pegawai Yang Masih Harus Dibayar sebesar

Rp7.076.000,00 merupakan kekurangan uang makan pegawai sebanyak 10 orang pada satker Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan.

b. Belanja Barang Yang Masih Harus Dibayar sebesar

Rp2.282.639.220,00 dengan rincian satker sebagai berikut :

-Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan sebesar Rp1.170.995.320,00 terdiri dari :

 Tagihan listrik dan internet bulan Desember 2020 yang belum

dibayar sampai dengan akhir tahun 2020 sebesar

Rp23.368.447,00;

 Tagihan pembayaran dan retensi atas pekerjaan pihak ketiga per 31 Desember 2020 yang sudah terselesaikan namun karena terkendala waktu pencairan di KPPN maka dibayarkan pada Januari 2021 sebesar Rp1.147.626.873,00.

Pendapatan Diterima Dimuka Rp72,15M

-Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Propinsi Kalimantan Barat sebesar Rp1.111.643.900,00 terdiri dari :

 Tagihan atas pembuatan Sekat Kanal KHG Sungai Pungur desa limbung yang sudah selesai tahun 2020 tapi belum dilakukan pembayaran di tahun 2020 sebesar Rp855.869.000,00;

 Tagihan atas Konsultansi Pengawasan Sekat Kanal KHG Sungai Pungur yang sudah selsai tahun 2020 tapi belum dilakukan pembayaran di tahun 2020 sebesar Rp181.995.000,00;  Tagihan atas pembelian belanja bahan serta personal use kegiatan revegetasi border Pontianak sebesar Rp73.779.900,00. C.6.2 Pendapatan Diterima di Muka

Pendapatan Diterima di Muka per 31 Desember 2020 dan 2019 sebesar Rp72.155.654.616,00 dan Rp3.784.346.489,00. Pendapatan Diterima di Muka adalah pendapatan PNBP yang telah diterima tetapi belum menjadi hak sepenuhnya Karena masih melekat kewajiban untuk memberikan barang/jasa.Pendapatan Diterima di Muka pada Kementerian LHK per 31 Desember 2020 sebesar Rp72.155.654.616,00 dengan rincian per eselon I sebagai berikut :

Tabel 80. Rincian Pendapatan Diterima Dimuka Per 31 Desember 2020 dan 2019

Kenaikan

31 Des 2020 31 Des 2019 (Penurunan)

029.01 Setjen 61.961.642.116 - 61.961.642.116 100 029.04 Ditjen PDASHL 2.206.667 3.861.656 (1.654.989) (43) 029.05 Ditjen KSDAE - 14.950.000 (14.950.000) (100) 029.06 Ditjen PKTL 10.149.958.500 3.711.439.500 6.438.519.000 173 029.08 Badan P2SDM 41.847.333 54.095.333 (12.248.000) (23) 72.155.654.616 3.784.346.489 68.371.308.127 1.807

Kd Es1 Eselon I Saldo per %

Jumlah

Saldo Pendapatan Diterima di Muka per 31 Desember 2020 sebesar Rp72.155.654.616,00 dijelaskan per Eselon I sebagai berikut : 1. Pendapatan Diterima di Muka pada Eselon I Sekretariat Jenderal per 31

Desember 2020 dan 2019 masing-masing adalah sebesar

Rp61.961.642.116,00 dan Rp0,00. Saldo Pendapatan Diterima di Muka sebesar Rp61.961.642.116,00 merupakan pendapatan pembayaran PSDH dan DR yang dibayar dimuka sebesar 25% (dua puluh lima perseratus) sebelum diterbitkan izin pada satker Sekretariat Jenderal KLHK. Penerimaan / pendapatan tersebut belum dapat diakui menjadi hak pemerintah dikarenakan masih terdapat kewajiban

Uang Muka dari KPPN Rp201,69Jt

kayu. Penerimaan/pendapatan diakui ketika LHP sudah dicreate di SIPUHH dan pembayarannya diakui setelah dilakukan kompensasi. 2. Pendapatan Diterima di Muka pada Eselon I Direktorat Jenderal

PDASHL per 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp2.206.667,00 dan 3.861.656,00. Saldo Pendapatan Diterima di Muka sebesar Rp2.206.667,00 merupakan pendapatan sewa ruangan yang disewakan kepada koperasi pegawai “Relakontan Mitra Sejahtera” sesuai dengan surat perjanjian No: PKS.12/BPDASHL.KTN-1/2017 pada satker Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung Ketahun.

3. Pendapatan Diterima di Muka pada Eselon I Direktorat Jenderal PKTL per 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp10.149.958.500,00 dan Rp0,00. Saldo Pendapatan Diterima di Muka sebesar Rp10.149.958.500,00 merupakan pendapatan yang sudah diterima pembayarannya, namun barang/jasa belum diserahkan. Keseluruhan Pendapatan Diterima di Muka tersebut bersumber dari

Pendapatan Penggunaan Kawasan Hutan untuk Kepentingan

Pembangunan diluar kegiatan Kehutanan yang terdiri dari untuk pembayaran Tahun 2021 sebesar Rp10.147.334.500,00 dan Tahun 2022 sebesar Rp2.624.000,00 pada satker Kantor Pusat Direktorat Jenderal PKTL.

4. Pendapatan Diterima di Muka pada Eselon I Badan P2SDM per 31

Desember 2020 dan 2019 masing-masing adalah sebesar

Rp41.847.333,00 dan Rp54.095.333,00. Saldo Pendapatan Diterima di Muka pada Eselon I Badan P2SDM sebesar Rp41.847.333,00 merupakan pendapatan bersumber dari pendapatan sewa sebagian tanah bangunan pada kantor Balai Diklat LHK Pekanbaru untuk pemasangan papan reklame (baliho), dengan nilai sewa sebesar Rp61.240.000,00 untuk jangka waktu kontrak selama 5 tahun, TMT nya tanggal 27 Mei 2019 sampai dengan 26 Mei 2024.