HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
4. Validasi Desain
a. Validasi Ahli Materi
Fokus ahli materi adalah melakukan penilaian terhadap konteks dan isi materi anti korupsi pada media permainan. Validasi materi dilakukan oleh Dosen Dr. Wuri Wuryandani, M.Pd. merupakan dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Yogyakarta yang
berkompeten pada bidang PKn di sekolah dasar dinilai tepat untuk memberikan penilaian dan masukan terhadap materi pada media pembelajaran ular tangga anti korupsi. Uji validasi dilakukan satu kali pada tanggal 5 Agustus 2016 dan dinyatakan layak untuk diujicobakan di lapangan tanpa revisi. Data yang diperoleh dari uji validasi berupa data kuantitatif untuk menentukan kelayakan media dan data kualitatif berupa saran yang digunakan untuk mengembangkan media.
Validasi dilakukan menggunakan angket uji kelayakan ahli materi. Angket terdiri dari dua aspek penilaian yaitu aspek isi dan aspek materi. Jawaban merupakan skala rating satu sampai lima. Hasil validasi oleh ahli materi pada tanggal 5 Agustus 2016 disajikan dalam tabel 7 berikut.
Tabel 7. Hasil Validasi Ahli Materi
No. Aspek Indikator Skor Kategori
1. Isi 1) Kesesuaian SK/KD PKn KTSP 4 Baik 2) Kesesuaian indikator dengan
SK/KD
4 Baik 3) Kesesuaian materi dengan
ruang lingkup PKn
4 Baik 4) Kesesuaian media dengan
karakter siswa
5 Baik 5) Kesesuaian cara penyampaian
materi dengan perkem-bangan siswa
5 Sangat Baik
6) Menuntut interaksi siswa 5 Sangat Baik 7) Menunjukkan sikap kejujuran
siswa
5 Sangat Baik
Jumlah skor aspek isi 32
Sangat Baik
Rata-rata aspek isi 4,57
2. Materi 8) Kebenaran materi 4 Baik
9) Kejelasan materi 4 Baik
No. Aspek Indikator Skor Kategori 12)Kelengkapan materi 4 Baik 13)Ketercapaian tujuan 4 Baik 14)Kesesuaian penyajian kartu
permainan (modifikasi)
4 Baik 15)Kesesuaian bahasa dengan
EYD
4 Baik 16)Kesesuaian bahasa dengan
sasaran pengguna
4 Baik
Jumlah skor aspek materi 36
Baik
Rata-rata aspek materi 4
Jumlah 68
Rata-rata 4,25
Kategori Kualitas Materi Sangat Baik
Data pada tabel 7 menunjukkan hasil penilaian dari uji ahli materi dengan rata-rata skor 4,57 untuk aspek isi dan 4 untuk aspek materi sehingga skor total keseluruan adalah 4,25 atau masuk dalam kategori “Sangat Baik”. Media dengan kategori ini sudah dikatakan layak oleh validator tanpa revisi.
b. Validasi Ahli Media
Fokus penilaian ahli media adalah menilai media pembelajaran anti korupsi dengan model permainan ular tangga pada aspek media, terdiri dari dua aspek yaitu aspek tampilan dan permainan. Validasi dilakukan oleh Dosen Unik Ambarwati, M.Pd. selaku Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang berkompeten pada media pembelajaran. Validasi dilakukan sebanyak dua kali yaitu validasi ahli media tahap I pada tanggal 5 Agustus 2016 dan validasi ahli media tahap II pada tanggal 9 September 2016. Data yang diperoleh dari uji validasi berupa data kuantitatif untuk menentukan kelayakan media
dan data kualitatif berupa saran yang digunakan untuk mengembangkan media.
Validasi dilakukan menggunakan angket uji kelayakan ahli media. Angket terdiri dari dua aspek penilaian yaitu aspek tampilan dan aspek permainan. Jawaban merupakan skala rating satu sampai lima. Hasil validasi tahap I oleh ahli media pada tanggal 5 Agustus 2016 disajikan dalam tabel 8 berikut.
Tabel 8. Hasil Validasi Ahli Media Tahap I
No. Aspek Indikator Skor Kategori
1. Tampilan 1) Ketepatan pemilihan
background 4 Baik
2) Ketepatan proporsi tata letak 3 Cukup 3) Ketepatan pemilihan font
agar mudah dibaca 4 Baik
4) Ketepatan ukuran huruf agar
mudah dibaca 4 Baik
5) Ketepatan warna teks agar
mudah dibaca 3 Cukup
6) Komposisi gambar 3 Cukup
7) Ukuran gambar 4 Baik
8) Kualitas tampilan gambar 3 Cukup 9) Kemenarikankemasan 4 Baik 10)Kesesuaian kemasan dengan
isi 4 Baik
11)Keawetan media 4 Baik
12)Kesesuaian ukuran media 4 Baik
Jumlah skor aspek tampilan 44
Baik
Rata-rata aspek tampilan 3,67
2. Permainan 13)Kesesuaian dengan pengguna 4 Baik 14)Fleksibilitas (dapat
digunakan secara mandiri dan terbimbing) 4 Baik 15)Kejelasan petunjuk permainan 3 Cukup 16)Kelengkapan petunjuk permainan 4 Baik
No. Aspek Indikator Skor Kategori 18)Kejelasan isi kartu
permainan (modifikasi) 3 Cukup 19)Kemenarikan kartu
permainan (modifikasi) 4 Baik 20)Ketahanan/ keawetan kartu
permainan 3 Cukup
Jumlah skoraspek permainan 29
Baik
Rata-rata aspek permainan 3,62
Jumlah 73
Rata-rata 3,65
Kategori Kualitas Materi Baik
Data pada tabel 8 menunjukkan hasil penilaian dari uji ahli media dengan rata-rata skor 3,67 untuk aspek tampilan dan 3,62 untuk aspek permainan sehingga skor total keseluruan adalah 3,65 atau masuk dalam kategori “Baik”. Media dengan kategori ini sudah layak untuk diujicobakan di lapangan namun masih memerlukan perbaikan atau revisi. Adapun bagian yang harus diperbaiki adalah sebagai berikut:
1) Ketepatan proporsi tata letak
Masukan dari ahli media terhadap ketepatan proporsi tata letak terdapat pada beberapa bagian yang terdapat perintah untuk maju, mundur, menaiki tangga atau turun pada ular. Perintah maju atau menaiki tangga digunakan untuk memberikan reward, sedangkan perintah mundur atau turun dapat diartikan sebagai punishment. Berikut adalah contoh ketepatan proporsi tata letak yang harus diperbaiki.
Gambar 4. Contoh 1 Proporsi Tata Letak yang Perlu Diperbaiki Pada gambar 4 menunjukkan bahwa kalimat yang terdapat pada kotak 13 menunjukkan kalimat negatif, sehingga perintah untuk menaiki tangga kurang cocok untuk menunjukkan bahwa berperilaku korupsi merupakan hal yang tidak baik. Contoh yang kedua akan dijelaskan pada gambar 5 berikut.
Pada contoh dalam gambar 5 menunjukkan bahwa korupsi dilakukan karena kurangnya rasa syukur dan rusaknya mental seseorang. Pada kalimat tersebut mengartikan bahwa korupsi disebabkan oleh hal negatif, maka perintah menaiki tangga dirasa kurang tepat untuk menggambarkan kalimat tersebut. Selanjutnya adalah contoh ketidaktepatan tata letak pada gambar seperti pada contoh berikut.
Gambar 6. Contoh 3 Proporsi Tata Letak yang Perlu Diperbaiki Pada gambar 6 menunjukkan contoh ketidaktepatan tata letak perilaku baik. Oleh karena itu perintah menuruni kotak pada ular kurang tepat. Selain itu, gambar 6 menunjukkan penomoran pada setiap kotak yang terlalu kecil sehingga angka pada kotak sulit untuk dibaca.
2) Ketepatan warna teks
Ketepatan warna teks menrut ahli media kurang tepat. Berikut contoh warna teks yang kurang tepat.
Gambar 7. Contoh Ketepatan Warna Teks yang Perlu Diperbaiki Pada gambar 7 menunjukkan bahwa warna teks yang digunakan kurang tepat karena pada beberapa kotak yang berlatar gelap menggunakan warna huruf hitam, sehingga tulisan pada kotak sulit untuk dibaca. Selain itu warna teks yang hampir keseluruhan berwarna hitam kurang menarik untuk dilihat.
3) Komposisi dan kualitas gambar
Komposisi dan kualitas gambar menjadi salah satu bagian yang harus dikembangkan. Menurut ahli media, gambar pada media masih kurang. Gambar yang dimaksud adalah gambar yang menggambarkan materi. Penggunaan gambar menjadi salah satu hal yang menarik terutama bagi siswa sekolah dasar yang menurut teori berada pada tahap operasional konkret (Piaget, hal. 34). Gambar dapat menjelaskan dan menggantikan teks materi agar tidak terlalu monoton.
4) Kejelasan petunjuk permainan
Pada kejelasan petunjuk permainan, yang perlu diperbaiki adalah bahan yang digunaan untuk mencetak petunjuk permainan Bahan kertas HVS menurut ahli media kurang tepat apabila digunakan untuk waktu yang lama. Ketidaktahanan kertas HVS terhadap air dan mudah robek menjadi pertimbangan agar petunjuk permainan dicetak dengan kertas yang berkualitas lebih bagus dan tebal serta tahan lama. Berikut adalah penampak petunjuk permainan sebelum perbaikan.
Gambar 8. Petunjuk Permainan yang Perlu Diperbaiki 5) Kejelasan dan ketahanan kartu permainan
Kartu permainan terdiri dari dua kartu, yang pertama adalah kartu merah, dan yang kedua adalah kartu yang terdapat pada
kotak nomor 8. Berikut adalah kartu permainan yang perlu diperbaiki.
Gambar 9. Kartu Permainan yang Perlu Diperbaiki
Hal yang perlu diperbaiki adalah pada kartu merah memiliki ukuran yang kurang sesuai dengan gambar, yaitu terlalu kecil dan huruf yang digunakan juga terlalu kecil. Masih banyak ruang yang dapat dimanfaatkan dalam kartu merah agar huruf terlihat lebih jelas. Selain itu, tempat kartu pada papan juga belum tersedia, masukan ini berkaitan dengan kepraktisan media.