• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I. PENDAHULUAN

F. Metode Penelitian

8. Validitas Data

Keabsahan (validitas) merupakan bentuk batasan yang berkaitan dengan suatu kepastian bahwa yang berukur benar-benar merupakan variabel yang ingin diukur. Keabsahan ini juga dapat dicapai dengan proses

commit to user

pengumpulan data yang tepat. Salah satu caranya adalah dengan proses triangulasi, yaitu teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu. Validitas data menurut patton, sangat penting untuk memperoleh keabsahan dengan cara membandingkan derajat kepercayaan data yang didapat melalui waktu dan alat yang berbeda, dengan membandingkan hasil observasi wawancara maupun catatan dokumen.44

Triangulasi sumber adalah teknik yang digunakan dengan caramem bandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yangdiperoleh melalui sumber yang berbeda dalam metode kualitatif.

Triangulasisumber dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:

1) Membandingkan data hasil pengamatan dengan hasil wawancara.

2) Membandingkan apa yang dikatakan orang di hadapan umum dengan apa yang dikatakan secara pribadi.

3) Membandingkan apa yang dikatakan orang-orang tentang situasi penelitian dengan apa yang dikatakannya sepanjang waktu.

4) Membandingkan keadaan dan perspektif seseorang dengan pendapat dan pandangan orang lain.

5) Membandingkan isi dokumen dengan hasil wawancara yang berkaitan.

44Lexy J. Meleong, Metode Penelitian Kualitatif, Remaja Rosdakarya, Bandung, 2002, hal 178

Dari kelima cara dalam proses triangulasi sumber tersebut, maka pada penelitian teknik validasi yang akan digunakan adalah dengan membandingkan teks berita dengan hasil wawancara yang berkaitan.

commit to user

BAB II

DESKRIPSI LOKASI

A. SUARA MERDEKA

1) Sejarah Harian Umum Suara Merdeka

Suara Merdeka merupakan salah satu surat kabar terbesar di Jawa Tengah. Berdasarkan wilayah distribusinya Suara Merdeka termasuk jenis surat kabar regional. Sebelum menjadi surat kabar terbesar di Jawa Tengah seperti sekarang ini, terbitnya Suara Merdeka diawali dengan semangat untuk memberi penerangan dan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat yang dalam kondisi mempertahankan kemerdekaan yang baru berumur beberapa tahun.

Terbit pertama pada tanggal 11 Februari 1950 di kota semarang, Suara Merdeka menjadi pelopor persuratkabaran di Indonesia pasca kemerdekaan.

Hal tersebut juga yang melandasi nama “Suara Merdeka”. Awalnya, Suara Merdeka terbit sore hari dengan jumlah halaman empat halaman, dan jumlah karyawan lima orang, seta modal peralatan 2 mesin ketik dan dua meja tulis.

Namun seiring keadaan yang tidak menentu pada waktu itu seperti terjadinya krisis moneter dan adanya pemogokan dipercetakan De Locomotif sehingga memaksa penerbitan behenti selama satu bulan dan pada bulan berikutnya melakukan percetakan di Yogyakarta.

Pada perkembangan selanjutnya, suara Merdeka yang pada awalnya terbit pada sore hari, diubah menjadi terbit pada pagi hari yang diikuti pula

dengan penambahan isi sesuai dengan kebutuhan masyarakat terhadap informasi. Tidak hanya itu, sejak tahun 1956 diterbitkan edisi Minggu, yaitu

“Minggu Ini” yang sekarang berubah menjadi tabloid mingguan Cempaka.

Untuk lebih meningkatkan kualitas percetakan, maka didatangkan teknologi-teknologi baru. Mesin duplek diganti dengan ofset paser. Lalu ditambah dengan gross dengan kemampuan cetak 30.000 eksemplar tiap jamnya. Pengembangan yang dilakukan Suara Merdeka tidak hanya di bidang penerbitan saja tetapi sudah menerobos ke berbagai bidang usaha.

Sejalan dengan perbaikan dan pengelolaan manajemen secara profosional.

Suara Merdeka saat ini beralamat di Jalan Kaligawe Km 5, Semarang, merupakan surat kabar terbesar di Jawa Tengah, dengan tiras di atas 250.000 eksemplar tiap hari.

2) Visi dan Misi

Pendiri Suara Merdeka meletakan ide dasar sebagai cita-citanya adalah dengan menjadikan surat kabar ini sebagai sumber kebutuhan informasi demi kemajuan bangsa dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Memberi informasi yang bermakna bagi masyarakat luas agar selalu tahu benar apa yang terjadi di lingkungannya, dan dalam skala lebih luas tahu segala kejadian atau perstiwa nasional maupun internasional. Hal ini diyakini benar, karena hanya masyarakat yang tahu apa yang terjadi di sekitarnyalah yang bisa berperan lebih tepat dalam gerak pembangunan bangsanya.

commit to user

Misi Suara Merdeka tersebut kemudian diterjemahkan dalam motto, independent, obyektif, tanpa prasangka. Independent artinya bahwa suara Merdeka ingin menempatkan kepentingan umum diatas kepentingan kelompok, bebas dan tidak memihak. Independenet juga berarti bahwa apa yang di berikan dan dikemukakan Suara Merdeka dalam muatan-muatannya baik itu sebagai pendapat atau masukan selalu didasarkan atas rasa tanggung jawab dan keyakinan sendiri.

3) Struktur Organisasi

Susunan redaksional surat kabar harian Suara Merdeka adalah sebagai berikut:

a) Pendiri : H. Hetami b) Komisaris Utama : Ir. Budi santoso

c) Pemimpin Umum : Kukrit Suryo Wicaksono d) Direktur Bisnis : Poerwono e) Direktur pemberitaan : Sasongko Tedjo f) Direktur SDM : Sara Ariana Fiestri g) Wakil Pim. Redaksi : Amir Machmud

h) Redaktur senior : Sri Mulyadi, A Zaini Bisri

i) Redaktur Pelaksana : Heryanto Bagas P, Gunawan P, Ananto P j) Koor. Liputan : Murdiyat Moko, Edy Muspriyanto k) Sekretaris Redaksi : Eko Hari M

Sedangkan untuk kerja operasionalnya, dibentuk bentuk-bentuk unit bagian sebagai berikut:

a. Staff Redaksi : Soestyowaty, Cocong Arief P, Djito Patiyatmodjo, Eko R, Darjo Soeyat, Ghufron Hasyiem, Nengah Segara S, Muhammad Ali, Dwi Ani R, bambang TS, Johanes S, Hermanto, Simon D, Edi Indarto, Budi S, Triyanto T, Reni M, Diah Irawati, Agustadi, Gunarso, Mohamad S, Ahmad M, Bina S, nugroho DA, Nasrudin, Ali A, Sri Syamsiah LS, gunawan BS, Dwi PS, Imam N, arwan P, Irawan A, Arie W, Zulkifli M, Agus FY, Petrus HS, Tavif R, Dwi A, Benu H, M Joko M, Saroni A, Purwoko A, Karyadi, Jamaludin A, Hartono, Arswinda AR, Maratun N, Abduh I, Mundaru K, Achiyar P, Agus TW, Sarby SBW, Muhammad A, Kunadi A, Ida N, Aris M.

b. Litbang : Djuryanto P (kepala), M Norman W.

c. Pusdok dan Perpus : Sumayono HS (kepala), Dadang A, Sasi P.

d. Personalia : Sri M (kepala), Priyonggo.

e. Redaktur Artistik : Putu Wahyu W (koordinator), Toto TN, Joko S, Aji AS, Heru J, Djoko S.

f. Reporter

1) Biro Semarang : Setyawan HK (kepala), rukardi (Wakil), Sutomo, setya SM, Budi W, Fahmi ZM, Hasan H, Moh Kundori, Moh Anhar, Rony Y, Rosalina, Saptono JS, Surya YP, Widodo P, Yunantyo AS.

commit to user

2) Biro Jakarta : Hartono HM (kepala), A Adib, Wahyu A, Wagiman S, fauzan D, Budi Y, Sumardi, Tresnawati, Budi N, RM Yunus BS, SaktiyaAS.

3) Biro Surakarta : Budi Santoso (Kepala), Won P, Subakti AS, Joko DH, Bambang P, Anindito, Sriwahyudi, Setyowiyono, Merawati S, Sri H, Ani R, Wisnu K, Ahmad H, Djoko M, Langgeng W, Yusf GE

4) Biro Banyuma : Sigit H (kepala), Didi W, Anton S, Khoerudin I, Budi H, Agus S, RP Arif N, Agus W, M Syarif SW, Muhammad S, Sigit O.

5) Biro Pantura : Trias P (Kepala), Wahidin S, Saiful B, Nuryanto A, Arif S, Riyono T, Muhammad B, MA Achid N, Siti K, Wawan H.

6) Biro Muria : Muhammadun S (kepala), Prayitno AED, Djamal AG, Urip D, Sukardi, Abdul M, Anton WH, Mulyanto AW.

7) Biro Kedu/DIY: Komper W (Kepala), Dody A, Tuhu P, Sudarman, Eko P, Henri S, Solahudin, Bambang U, Sugiarto, Asril SM, agung PW.

8) Koresponden : Wiharjono (Malang), Ainur R (Surabaya).

4) Kebijakan Redaksional

Surat kabar yang menyandang predikat “Perekat Komunitas Jawa Tengah” dan filosofi Semar, membawa konsekuensi dan memberi penekanan

yang lebih besar pada kejadian-kejadian atau peristiwa-peristiwa yang terjadi di Jawa Tengah, akan tetapi menjadi perekat warga atau masyarakat Jawa Tengah. Tentunya dengan tidak mengabaikan pada komitmen untuk mengabdi kepada kepentingan nasional. Dengan kata lain, tetap ada keseimbangan antara berita nasional dan daerah.

Prinsip cover both side dan check and rechek tidak pernah ditinggalkan. Adapun porsi pemberitaan suara Merdeka adalah berita daerah (25%), beritanasional (6,25), berita internasional (12,5%), berita utama (12,5%), beritaekonomi (12,5%), berita kota (12,5%), berita olahraga (12,5) dan sisanya hiburandan lain-lain.

Adakalanya dalam pemberitaan, suara Merdeka Menyajikan halaman khusus. Biasanya digunakan untuk meliput peristiwa-peristiwa khusus yang bersifat monumental baik dalam skala nasional maupun internasional.

misalnya Sidang Umum MPR, kongres partai politik, olimpiade dunia, dan lainnya.

5) Rubrikasi

Terhitung mulai pertengahan tahun 1998 sampai saat ini, Suara Merdeka telah melakukan berbagai perubahan pola liputan yang berkiatan dengan tata letak dan penambahan rubrik baru. Perubahan ini sebagai konsekuensi logis kebijakan redaksional Suara Merdeka,dimana Suara Merdeka menambah jumlah halaman yang semula 16 halaman menjadi 20 halaman perharinya. Disamping keinginan redaksi untuk lebih memberikan kepuasan kepada para pembacanya, dengan penyajian informasiyang lebih

commit to user

lengkap dan akurat. Keinginan menambah jumlah halaman adalah manifestasi dari kondisi dimana jumlah pembaca Suara Merdeka adalah masyarakat Jawa Tengah, maka halaman yang ditambah adalah segmen informasi daerah.

Untuk edisi Minggu, Suara merdeka tampil dengan 16 halaman atau lebih sedikit 4 halaman dari edisi biasanya. Dalam liputanya, suara Merdeka selalu menyajikan sebuah headline dihalaman muka, satu foto sebagai visualisasi, headline maupun foto lepas, dan satu headline pada masing-masing halaman.

Berikut pengaturan dan tampilan tiap halaman dan peredisi surat kabar Suara Merdeka:

a. Halaman I atau Halaman muka

Berisi berita-berita aktual yang paling menarik yang terjadi baik berita ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, olahraga dan sebagainya baik bersifat lokal, nasional, maupun internasional. Pada halaman muka juga terdapat tulisan box, yaitu feature yang berperan sebagai berita yang aktual pada saat itu.

Penyajian tulisan box mempunyai maksud menyampaikan informasi mengenai peristiwa-peristiwa tertentu secara mendetail dengan menampilkan tokoh yang kompeten dibidangnya.

b. Rubrik Nasional

Merupakan rubrik halaman yang berisi berita seputar peristiwa nasional dan berkaitan dengan isu-isu nasional. Rubrik ini

menyangkut berita politik, sosial budaya dan lainnya sepanjang berkaitan dengan isu-isu, agenda atau kepentingan nasional.

c. Rubrik Hukum

Merupakan halaman yang memuat berita-berita atau persoalan hukum namun yang menyangkut wacana hukum nasional seperti korupsi, kejahatan pejabat pusat, dan perkara hukum lain yang menjadi agenda nasional di Indonesia.

d. Rubrik Ekonomi dan Bisnis

Merupakan rubrik yang membahas permasalah ekonomi dan bisnis yang terjadi di Indonesia. Baik menyangkut ekonomi mikro maupun makro. Info perbankan, valas, kurs dan nilia tukar rupiah, indeks harga saham, pasar modal, serta kebijakan moneter pemerintah, dapat dilihat dirubrik ini.

e. Rubrik Wacana

Rubrik ini berisi opini, baik dari redaksi (tajuk rencana) maupun opini dari penulis luar seperti praktisi, akademisi tentang suatu peristiwa, fenomena atau topik lainnya yang sedang banyak diperbincangkan. Selain opini, ada karikatur dan pojok.

f. Rubrik Wacana Lokal

Pada rubrik ini berisi gagasan dan pikiran dari penulis daerah atau masyarakat tentang kondisi diwilayahnya. Selain wacana lokal, terdapat pula surat pembaca, yaitu surat dari pembaca yang berisi keluhan, pendapat tentang suatu hal.

commit to user

g. Rubrik Iklan Kecik

Berisi bermacam-macam iklan, mulai dari lowongan pekerjaan, jual beli, kontrakan hingga berita kehilangan ada dirubrik ini.

h. Rubrik Olahraga

Berisi berits, informasi seputar dunia olahraga, baik dalam event lokal, nasional maupun internasional. Bermacam jenis pertandingan olahraga dapat dinikmati di rubrik halaman olahraga.

i. Rubrik Internasional

Rubrik ini berisi berita-berita dari luarnegeri. Dalam rubrik ini terdapat subrik lintas jagad, yang berisi informasi singkat tentang peristiwa-peristiwa diluar negeri. Selain itu juga teerdapat subrubrik analisis. Analisis ini biasanya adalah opini dari wartawan atau redaksi Suara Merdeka tentang isu utama yang dimuat pada rubrik internasional.

j. Rubrik Edukasia

Berisi berita-berita yang berkaitan dengan dunia pendidikan.

Dalam rubrik ini terdapat sub rubrik lintas akademia, yang berisis informasi atau agenda-agenda pendidikan di Jawa Tengah. Dalam rubrik ini juga terdapat informasi mengenai acara TV diberbagai stasiun TV swasta di Indonesia

k. Rubrik Perempuan

Rubrik ini adalah rubrik khusus memaparkan masalah perempuan.

Didalamnya terdapat sub rubrik konsultasi , genderang gender, dan

wacana atau opini tentang perempuan dari para tokoh-tokoh perempuan.

l. Rubrik Hiburan

Berisi seputar selebritis, tokoh-tokoh nasional, serta referensi film.

m. Rubrik Daerah

Dalam rubrik daerah, suara Merdeka menyiapkan halaman khusus,seperti Solo Metro, Semarang Metro, Lintas Pantura, Lintas Kedu, Banyumasan. Rubrik khusus tersebut berisis berita-berita yang berkaitan dengan daerah yang bersangkutan.

6) Alamat Redaksi

a. Alamat Redaksi

Jl. Raya Kali Gawe Km. 5 Semaran, 50118, Tlp. (024) 6580900,

6581925, Teleks 22269, Fax (024) 6580605.

b. Tata Usaha

Jl. Pandanaran 30 Semarang, 50241, Tlp. (024) 412600 c. Sirkulasi/ Pelayanan

Jl. Pandanaran30, Seemarang, Tlp. (024) 412600, Fax (024) 411104.

commit to user

B. JOGLOSEMAR

1) Sejarah Harian Umum Joglosemar

Berdasarkan media kit yang peneliti peroleh saat melakukan penelitian, Harian JOGLOSEMAR muncul bermula dari keprihatinan terhadap kondisi bangsa yang juga belum bangkit dari keterpurukan, sejumlah praktisi media berpengalaman tergerak untuk ikut andil memberikan pencerahan kepada masyarakat. Para praktisi media itu beranggapan lewat pencerahan akan mempercepat kebangkitan bangsa.

Pencerahan itu bisa dilakukan lewat media, di antaranya surat kabar.

Oleh karena itu, munculah gagasan untuk melahirkan sebuah surat kabar. Namun untuk mewujudkan gagasan itu mesti melewati jalan berliku.

Hampir dua tahun gagasan itu dimatangkan sampai benar-benar lahir sebuah surat kabar bernama Harian JOGLOSEMAR. Mengapa JOGLOSEMAR?

Para pendirinya mengacu pada sebuah kawasan yang tumbuh pesat yakni kawasan Joglosemar yang menghubungkan tiga titik utama: Jogjakarta, Solo dan Semarang.

Roda pembangunan ekonomi, politik maupun sosial budaya di Joglosemar berputar cepat, dan Harian JOGLOSEMAR ingin menjadi penggerak untuk mempercepat perputaran itu. Pada 29 Oktober 2007 secara resmi Harian JOGLOSEMAR meramaikan jagad persuratkabaran di Jawa Tengah. Informasi positif mengesampingkan polemik yang justru memperkeruh situasi politik di tanah air. Harian JOGLOSEMAR justru menjunjung tinggi kejernihan sebuah informasi. Kejernihan ini bermakna

tidak bermuatan kepentingan pihak tertentu, tetapi mengedepankan kepentingan rakyat. Harian JOGLOSEMAR memberikan solusi atas sebuah problem. Begitupun Harian JOGLOSEMAR ingin memberikan nilai tambah kepada masyarakat setelah membaca informasi sehingga Harian JOGLOSEMAR menjadi "lebih dari sekedar inspirasi". Atas dasar itulah Harian JOGLOSEMAR bermotto Jernih-Bernilai.

2) Visi dan Misi

Harian ini memboyong visi mewujudkan surat kabar harian regional yang mampu memberikan informasi positif dan bermanfaat kepada masyarakat Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya yang berada pada kawasan Joglosemar, sehingga mampu menjadi agen perubahan menuju masyarakat lebih baik lagi.

Misi Harian JOGLOSEMAR adalah menjadi media regional Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang mampu menjadi sarana komunikasi bottom up (penyerapan informasi dari masyarakat) maupun komunikasi top down (penyerapan informasi dari narasumber) demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Menurut manajer operasional harian Joglosemar, Wahyanuddin, misi Joglosemar adalah memberi pencerahan bagi masyarakat di wilayah Jogloemar dengan lebih memberi variasi ide/solusi yang diharapkan bisa membangun citra koran ini sebagai referensi.

commit to user

3) Struktur Organisasi

Setiap perusahaan memiliki struktur organisasi untuk mengetahui tugas dan kewajiban yang diembannya. Seperti organisasi pers lainnya, harian JOGLOSEMAR juga memiliki struktur organisasi baik dalam perusahaan maupun redaksi yaitu sebagai berikut:

a) Pemimpin Umum : S. Haryadi b) Wakil Pimpinan Umum : Alfian Mulyani c) Pimpinan Redaksi : Anas Syahirul A

d) Redaktur Pelaksana : Ari Kristoyono, Heru Ismantoro

e) Redaktur : Didik Kartika Putra, Suhamdi, Tri Hatmojo f) Asisten Redaktur : Cisilia Perwita Setyorini, Eko Susanto, Kiki Dian Sunarwati, Krisna kartika Sari, Muhaimin, Niko Fediyanto, Sika Nur Indah, Sri Nugrohho, Tri Idayati, Widi Purwanto.

g) Staf Redaksi : Agni Vidya P, Andi Wiratno, Anisaul Karimah, Ari Purnomo, Ario Bhawono, Ari Welianto, Deniawan Tomy, Dwi Hastuti, Ako Sudarsono, Farrah Ika Riptayani, Muhammad Ismail, Murniati, Suhamo, Triawati, Prihatsari Purwanto, Tri Sulistyani, Wardoyo, William Adi Putra JT, Yasser Arafat.

h) Fotografer : Abdulloh Azzam, Kurniawan ArieWibowo, Sidiq Setyawan

i) Grafis : Agung Setyawan

j) Koordinator Layout : Sugiyanto

k) Tim Kreatif : Afi NaharAS, Andi Kristo Wibowo, Asrori, Aziz Mardianusyah, Kustiono Ikhrom, Purnomo, Sugiyanto

l) Ilustrator : Warsono

m) Copy Editor : Donni Uji Widiatmoko, Joko Heri Waluyo

n) Litbang : Marwantoro Subagyo, Muhammad

Maksum.

4) Kebijakan redaksional

Kebijakan redaksional menjadi pedoman dan ukuran dalam menentukan kejadian macam apa yang oleh surat kabar itu patut diangkat serta dipilih untuk menjadi berita maupun bahan komentar. Visi pokok yang dijabarkan menjadi kerangka acuan serta kriteria dalam menyeleksi dan mengolahnya menjadi berita, juga menjadi visi serta seuntai nilai dasar yang dihayati bersama oleh para wartawan yang bekerja dalam penerbitan tersebut.

Kriteria fakta dalam konteks penyajian berita harus aktual dan mempunyai nilai publik yang cukup bagus, karena banyak fakta yang masih harus dipilah mana yang menarik bagi masyarakat, mana yang mempunyai nilai dramatis, mempunyai manfaat luas, dan memiliki kekuatan berita. Fakta yang berhasil membuat opini masyarakat dan pengaruhnya kuat serta menjadi isu yang hangat.

Sementara dalam proses produksi JOGLOSEMAR, pada umumnya kebijakan produksi yang dimiliki tiap surat kabar adalah sama. Begitu pula dengan JOGLOSEMAR. Kebijakan produksinya tidak berbeda jauh dengan

commit to user

media lainnya. Baik dari awal proses menyusun berita melalui jaringan komputer sampai dengan mencetak surat kabar yang kemudian didistribusikan kepada masyarakat.

5) Rubrikasi

Harian JOGLOSEMAR terbit 20 halaman dalam dua seksi setiap hari.

Seksi pertama sebanyak 12 halaman menampilkan informasi bernilai sesuai geografis. Harian JOGLOSEMAR memaparkan pandangan dan program pejabat publik, pelaku ekonomi, tetapi juga merekam suara-suara warga.

Seksi kedua sebanyak delapan halaman menyajikan artikel-artikel mencerahkan, dalam kemasan: Joglosemar-Politika, Joglosemar-Loker, Bisnis, Fokus, Rehat, dan Joglosemar-Budaya. Dulu Harian JOGLOSEMAR terbit enam kali dalam seminggu. Tapi mulai tanggal 14 Juni 2009, JOGLOSEMAR terbit tujuh kali dalam seminggu.

Berikut pengaturan dan tampilan tiap halaman dan peredisi surat kabar Joglosemar:

a. Halaman I atau halaman Muka

Berisi berita-berita yang diunggulkan di setiap terbitannya.

Merupakan rubrik yang mengulas berita umum yang terjadi di lingkup nasional yang disajikan dengan foto-foto berwarna.

Terdapat juga kolom SMS Warga, Iki Lho...!, Selamat Pagi.

b. Rubrik Jogja

Berisi informasi yang terjadi di kawasan Jogja. Juga terdapat kolom Lintas Malioboro, dan sambungan berita dari halaman 1 c. Rubrik Klaten & Boyolali

Berisi informasi yang terjadi di kawasan Klaten dan Boyolali, juga terdapat kolom Lintas Merapi.

d. Rubrik Solo

Berisi informasi yang terjadi di kota Solo. Terdapat juga kolom Balekambang

e. Rubrik Lapporan Khusus

Berisi informasi yang dikemas secara khusus dan lebih mendalam dengan tema terus berbeda.

f. Rubrik Sragen & Karanganyar

Berisi informasi yang terjadi di kawasan Sragen dan Karanganyar, juga terdapat kolom Patroli.

g. Rubrik Sukoharjo & Wonogiri

Berisi informasi seputar Sukoharjo dan Wonogiri, juga terdapat kolom Lintas Wonoharjo.

h. Rubrik Komunitas

Berisi informasi tentang komunitas-komunitas yang ada di kota Surakarta dan sekitarnya.

commit to user

i. Rubrik Akademia

Memuat informasi pendidikan, terdapat kolom Suara Mahasiswa, dan agenda kampus.

j. Rubrik Internasional

Berisi berita-berita lingkup internasional. Juga terdapat kolom Lintas Mancanegara, kolom Jagat unik dan jadwal pemutaran film

Bioskop.

k. Rubrik Hukum & Kriminal

Berisi berita-berita kriminal yang terjadi di kota Surakarta dan kota lainnya. Juga terdapat kolom Patroli dan kolom konsultasi hukum.

l. Rubrik Nasional

Berisi berita-berita lingkup Nasional. Juga terdapat kolom Lintas Global.

m. Rubrik Sport

Berisi informasi seputar olahraga baik dalam negeri maupun luar negeri, juga terdapat kolom Keliling Lapangan.

n. Rubrik Kesehatan

Berisi informasi seputar kesehatan. Terdapat juga kolom konsultasi kesehatan.

o. Rubrik Info Biz Berisi iklan property p. Rubrik Tokcer

Berisi informasi lowongan kerja dan jual beli otomotif

q. Rubrik Opini

Berisi refleksi yang merupakan tajuk rencana serta berbagai macam pendapat yang berupa tanggapan, saran maupun kritik dari para pemerhati masalah sosial dan politik, juga terdapat kolom Refleksi dan kolom Pojok.

r. Rubrik Rakyat Bicara

Berisi tentang Surat Pembaca, SMS Warga, dan jadwal penerbangan bandara Adi Sucipto, jadwal penerbangan bandara Adi Sumarmo, jadwal perjalanan kereta api, dan nomor taksi Solo.

s. Rubrik Panggung

Berisi berita-berita entertainment/hiburan yang terjadi dilingkup Solo. Terdapat juga kolom Siapa Mengapa? yang mengemas tulisan mengenai profil tokoh seniman/seniwati, kolom agebda Budaya, serta kolom TV Hari Ini)

t. Rubrik Perbankan

Memuat informasi seputar masalah ekonomi di Solo dan kota lainnya

u. Rubrik Market

Memuat informasi bisnis dan ekonomi. Terdapat kolom Gerai dan etalase Pendidikan.

commit to user

6) Alamat Redaksi

a) Alamat Redaksi

Jl. Setia Budi No. 89 Solo 57134, Surakarta. Tlp 0271-741926, 720496, 717141

b) Email/faks : [email protected]/ 0271-741696

BAB III

Framing Pemberitaan Nilai-Nilai Budaya Dalam

Kasus Pembongkaran Pabrik Es Saripetojo Di Harian Umum Suara Merdeka Dan Harian Joglosemar

Bagian ini berisi penyajian data tentang teks berita pembongkaran Pabrik Es Saripetojo di Harian Umum Joglosemar dan Suara Merdeka periode 16 Juni 2011-18 Juli 2011 dengan menggunakan analisis framing yang diambil dari model framing Zhondang Pan dan Gerald M. Kosicki (Pam Kosicki). Model analisis ini berasumsi bahwa setiap berita mempunyai frame yang berfungsi sebagai pusat organisasi ide.

Frame merupakan suatu ide yang dihubungkan dengan elemen yang berbeda dalam teks berita-kutipan narasumber, pemakaian kata atau kalimat tertentu ke dalam teks secara keseluruhan. Frame juga berkaitan dengan makna yang akan menjawab pertanyaan bagaimana seseorang memaknai suatu peristiwa dengan melihat perangkat tanda yang dimunculkan dalam teks.

Bagaimana dan perspektif apa yang menjadi cara media mengemas sebuah berita nantinya akan dikupas dengan analisis framing terhadap sejumlah teks berita.

Dalam hal ini, penelitian tetap mengacu pada interpretasi pemberitaan nilai-nilai budaya dalam kasus pembongkaran pabrik Es Saripetojo dengan menggunakan empat struktur model dari Pan Kosicki, meliputi struktur sintaksis, skrip, tematik dan retoris.

Dalam hal ini, penelitian tetap mengacu pada interpretasi pemberitaan nilai-nilai budaya dalam kasus pembongkaran pabrik Es Saripetojo dengan menggunakan empat struktur model dari Pan Kosicki, meliputi struktur sintaksis, skrip, tematik dan retoris.

Dokumen terkait