METODE PENELITIAN
D. Variabel Penelitian
1. Identifikasi variabel
Variabel yang didefinisikan secara operasional berdasarkan
rumusan masalah dan hipotesis adalah sebagai berikut:
a. Loyalitas adalah kesetiaan karyawan, karyawan menempatkan
kepentingan perusahaan diatas kepentingan pribadinya, sebagai
variabel independent atau variabel bebas (X1) dengan indikator:
1) Mempunyai kepedulian tinggi terhadap perusahaan (X1.1)
2) Rasa memiliki perusahaan (X1.2)
3) Mencegah terjadinya turn- over (X1.3)
b. Kondisi lingkungan kerja (X2) adalah segala sesuatu yang ada
disekitar para pekerja yang dapat mempengaruhi dirinya dalam
menjalankan tugas-tugas yang dibebankan, sebagai independent
atau variabel bebas (X2) dengan indikator:
1) Penerangan/ cahaya (X2.1)
2) Kebersihan (X2.2)
c. Kepuasan kerja ialah keadaan psikis atau emosional yang
menyenangkan yang dirasakan oleh pekerja disuatu lingkungan
pekerjaan karena terpenuhinya semua kebutuhan secara memadai,
sebagai independent atau variabel bebas (X3), (Sinambela, Lijan
Poltak, 2012 : 267-269) dengan indikator:
1) Ukuran Organisasi (X3.1)
2) Usia (X3.2)
3) Tingkat Pekerjaan (X3.3)
d. Kinerja karyawan adalah seperangkat hasil yang dicapai dan
merujuk pada tindakan pencapaian serta pelaksanaan sesuatu
pekerjaan yang diminta (Stolovitch, Keeps: 1992), sebagai variabel
dependent atau variabel terikat (Y1), (Moorhead, Gregory dan Ricky
W.Griffin, 2013 :123) dengan indikator :
1) Desain Pekerjaan (Y1.1)
2) Partisipasi Karyawan (Y1.2)
3) Penghargaan Organisasi (Y1.3)
2. Definisi Variabel
Penulis bekerja pada tataran teoritis dan tataran empiris. Pada
tataran teoritis, penulis mengidentifikasi hubungan-hubungan dengan
proporsi dan teori. Pada tataran empiris, penulis mengidentifikasi
variabel- variabel termasuk menemukan hubungan-hubungan
antarvariabel. Disini penulis mengidentifikasikan arti dari variabel-
a. Loyalitas karyawan adalah kesetiaan karyawan; karyawan
menempatkan kepentingan perusahaan diatas kepentingan
pribadinya.
b. Kondisi lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada disekitar
para pekerja yang dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankan
tugas-tugas yang dibebankan.
c. Kepuasan kerja ialah suatu keadaan yang menyenangkan yang
dirasakan oleh karyawan disuatu lingkungan pekerjaan karena
terpenuhinya semua kebutuhan secara memadai
3. Pengukuran variabel
Disini penulis menggunakan pengukuran berupa rating scale. Skala yang digunakan oleh penulis adalah skala interval yang merupakan
skala pengukuran yang menyatakan peringkat dan jarak konstruk dari
yang diukur. Dengan kata lain, sakala interval tidak hanya menyatakan
urutan prefensi, tetapi juga mengukur jarak antara pilihan yang satu
dengan yang lainnya. Informasi yang diberikan oleh responden ini
melalui kuesioner yang telah disebarkan dengan menggunakan metode
Tabel 3.1 Penilaian Keterangan Skor Sangat Setuju (SS) 5 Setuju (S) 4 Netral (N) 3 Tidak Setuju (TS) 2
Sangat Tidak Setuju (STS) 1
5. Definisi Operasional
Definisi operasional indikator variabel adalah penarikan batasan
yang lebih menjelaskan ciri-ciri spesifik dari suatu konsep. Tujuannya: agar peneliti dapat mencapai suatu alat ukur yang sesuai dengan hakikat indikator yang sudah di definisikan konsepnya serta mempermudah pembaca dalam mengartikan makna penelitian.
Adapun indikator variabel penelitian yang perlu didefinisikan adalah sebagai berikut :
a. Loyalitas
1) Mempunyai kepedulian tinggi terhadap perusahaan (X1.1)
Yang di maksud dengan kepedulian disini adalah bahwa SDM
tersebut selalu bersikap positif terhadap kondisi yang terjadi dalam
perusahaan. Baik kondisi itu yang mengarah pada kemajuan, maupun
kondisi yang mengarah pada kecenderungan merugikan perusahaan.
2) Rasa memiliki perusahaan (X1.2)
Yang di maksud dengan seorang karyawan dikatakan mempunyai
rasa memiliki terhadap perusahaan adalah ia merasakan bahwa kerugian
Bila perusahaan maju, maka hal itu diyakininya akan turut memajukan
kepentingan dirinya sendiri.
3) Mencegah terjadinya turn- over (X1.3)
Yang di maksud dengan mencegah terjadinya turn-over adalah bahwa perusahaan berusaha untuk mencegah terjadinya keluar masuk
karyawan secara terus menerus yang dapat mengganggu jalannya kerja
perusahaan.
b. Lingkungan Kerja
1) Penerangan/ cahaya (X2.1)
Yang dimaksud penerangan/cahaya adalah dalam melaksanakan
tugasnya karyawan membutuhkan penerangan yang cukup serta
mengatur lampu tersebut sehingga dapat memberikan penerangan yang
cukup tetapi tidak menyilaukan sehingga tidak mengganggu waktu kerja
karyawan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh atasan.
2) Kebersihan (X2.2)
Yang di maksud kebersihan disini adalah keadaan bebas dari
segala jenis kotoran, termasuk diantaranya : debu, sampah dan bau.
3) Sirkulasi udara (X2.3)
Yang di maksud dengan sirkulasi udara adalah pertukaran udara
yang cukup sehingga menyebabkan kesegaran fisik dari para karyawan.
c. Kepuasan kerja
1) Ukuran Organisasi (X3.1)
Yang di maksud dengan ukuran organisasi disini adalah ukuran
unit operasional. Dimana contohnya : pabrik cabang.
2) Usia (X3.2)
Yang di maksud usia disini adalah umur dari karyawan. Semakin
lanjut umur karyawan, tingkat kepuasannya dan kinerjanya pun semakin
tinggi.
3) Tingkat Pekerjaan (X3.3)
Yang di maksud dengan tingkat pekerjaan adalah sistem yang
mengatur perpindahan karyawan dari suatu jabatan ke jabatan lain
didalam organisasi suatu perusahaan.
d. Kinerja Karyawan
1)Desain Pekerjaan
Yang di maksud dengan desain pekerjaan disini adalah cara
organisasi mendefinisikan dan menstruktur pekerjaan yang ditujukan
pada tingkat individual.
2)Partisipasi Karyawan
Yang di maksud partisipasi karyawan adalah suara yang dimiliki
karyawan dalam mengambil keputusan-keputusan tentang pekerjaan
3)Penghargaan Organisasi
Yang di maksud dengan penghargaan organisasi adalah semua
komponen organisasi (orang, proses, aturan dan prosedur ,serta kegiatan
pengambilan keputusan) yang terlibat dalam mengalokasikan kompensasi
dan tunjangan kepada karyawan sebagai imbalan untuk kontribusi mereka
kepada organisasi.
E. Populasi dan Sampel
1. Populasi
Populasi adalah gabungan dari seluruh elemen yang berbentuk peristiwa,
hal atau orang yang memiliki karakteristik serupa yang menjadi pusat
perhatian peneliti, karenanya dipandang sebagai semesta penelitian
(Ferdinand, 2006).
Populasi pada penelitian ini adalah karyawan bagian produksi yang
bekerja di PT Kanisius. Terdapat total 96 orang karyawan tetap dan tidak
tetap yang bekerja pada PT Kanisius.
Sifat dari populasi : jumlahnya terbatas (finite) karena hanya terbatas pada karyawan bagian produksi di Penerbit dan Percetakan Kanisius.
Tabel 3.2
Populasi Subyek Penelitian
No. Divisi Jumlah 1 Pra Cetak : Kadiv ( 1 )
Bagian Cek File ( 7 ) Bagian Repro ( 4 )
12 2 Cetak : Cetak Offset (26)
Cetak Digital ( 4 ) 30
3 Paska Cetak 54
TOTAL JUMLAH KARYAWAN 96
F. Teknik Pengambilan Sampel
Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu pengambilan dengan
menggunakan sampling jenuh atau sensus, dimana semua anggota populasi
dijadikan sampel (Sugiyono, 2012 : 68 ). Dapat disimpulkan bahwa yang
akan menjadi sampel adalah seluruh karyawan bagian produksi yang terdiri
dari 96 karyawan dari tiga divisi, yaitu pra cetak, cetak dan paska cetak.