Good Corporate Governance
VI AUDIT INTERNAL
Fungsi Audit Internal di Bank Victoria dijalankan oleh Satuan Kerja Audit Intern (SKAI). SKAI dipimpin oleh seorang Kepala SKAI yang diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama atas persetujuan Dewan Komisaris dan dilaporkan kepada Bank Indonesia.
SKAI merupakan unit kerja independen yang dipimpin oleh seorang Kepala yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama dan memiliki jalur komunikasi langsung dengan Komite Audit dan Dewan Komisaris. SKAI memiliki akses yang tidak terbatas terhadap aktivitas Bank Victoria.
SKAI merupakan mitra manajemen dalam mewujudkan implementasi GCG di lingkungan Bank dan dituntut untuk selalu dapat memberikan nilai tambah bagi manajemen Bank Victoria.
Pedoman SKAI
Dalam melaksanakan tugasnya, SKAI telah dilengkapi Pedoman Kerja yang disebut dengan Internal Audit Charter yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor: 056/SK-DIR/03/13. Internal Audit Charter Bank juga telah disampaikan kepada regulator, yakni Otoritas Jasa Keuangan yang dikirimkan melalui surat No.063/DIR-EKS/04/13 tertanggal 24 April 2013 dan Bank Indonesia melalui surat No.056/DIR-EKS/04/13 tertanggal 17 April 2013.
Good Corporate Governance2013
29
Selain sebagai pedoman kerja, Internal Audit Charter juga berperan dalam penguatan peran dan tanggung jawab serta dasar keberadaan dan pelaksanaan tugas-tugas pengawasan bagi SKAI, Oleh karena itu,
Internal Audit Charter juga disebarluaskan agar diketahui oleh seluruh karyawan dan pihak lain yang terkait sehingga terjalin saling pengertian dan kerja sama yang baik dalam mewujudkan Visi, Misi, dan Tujuan Bank. Pelaksanaan Audit Internal di Bank Victoria berbasis risiko (Risk Based Internal Audit).
Isi dari Internal Audit Charter: 1. Misi Audit Intern Bank.
2. Mekanisme Pengendalian Umum.
3. Ruang Lingkup Pengendalian Intern dan Pekerjaan Audit Intern dalam Hubungannya dengan Struktur Pengendalian Intern Bank.
4. Kedudukan SKAI dengan Manajemen dan Dewan Komisaris.
Kode Etik Auditor
Dalam pelaksanaan fungsi dan tugasnya, selain mematuhi Code of Conduct yang berlaku secara umum, SPI juga memiliki Kode Etik Auditor yang tercantum di dalam Internal Audit Charter. Kode Etik Auditor Bank Victoria adalah:
1. Berperilaku jujur, santun, tidak tercela, obyektif dan bertanggung jawab. 2. Memiliki dedikasi tinggi.
3. Tidak akan menerima apapun yang dapat mempengaruhi pendapat profesionalnya.
4. Menjaga prinsip kerahasiaan sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. 5. Terus meningkatkan kemampuan profesional.
Profil Kepala SKAI
Sejak Agustus 2006 Audit Internal Bank dijabat oleh Djoko Soendjojo melalui Surat Keputusan Direksi No. 003/SK-DIR/08/06 tanggal 01 Agustus 2006. Seorang Warga Negara Indonesia, memulai karir di Bank Victoria, sebagai Kepala Seksi Manajemen Risiko tanggal 3 Januari 2005 dan pernah bertugas sebagai Kepala Bagian Financial Control (Perencanaan & Pengawasan Keuangan) tanggal 1 Desember 2005. Pengalaman pekerjaan sebelumnya adalah Staf Senior Keuangan dan Custody di Tim Likuidasi PT. Bank Prasida Utama - Jakarta, Staf Senior Administrasi BBO-BBKU di BPPN - Jakarta, Staf Senior Akuntansi dan Keuangan PT. Bank Alfa, Kantor Pusat. Meraih gelar sarjana Akuntansi tahun 1993 dari STIE Malangkucecwara Malang.
Jumlah Personil SKAI
Jumlah personil di SKAI berjumlah 11 orang yang pada umumnya memiliki latar belakang pendidikan yang memadai dalam menjalankan tugas SKAI.
Pengembangan Kompetensi SKAI tahun 2013
Dalam pengembangan karyawan SKAI, selama tahun 2013 telah dilakukan peningkatan kualitas kerja tim audit dengan melaksanakan training dan pelatihan baik internal maupun eksternal. Training dan pelatihan internaltersebut dilakukan dengan cara diskusi diantara Kepala SKAI, Direksi dan para auditor terhadap Kebijakan dan Prosedur Internal Bank. Sedangkan training dan pelatihan secara eksternal dilakukan dengan cara mengikuti pelatihan dan training yang diselenggarakan oleh pihak lain sebagai berikut:
No Nama Pelatihan Tanggal Penyelenggaraan
1 Ujian Management Sertifikasi Management Level 1 16 Februari 2013 2 Proses review Penilaian Risiko dan Persiapan Pelaporan Proses Penilaian
Modal Didasarkan Profil Risiko (ICAAP)
20-21 Februari 2013
3 Good Corporate Governance 21 Januari 2013
4 Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APUPPT) 02 dan 23 Maret 2013
5 Prinsip Dasar Akuntansi Perbankan 02 Maret 2013
6 Risk Based Internal Audit 04-05 Mei 2013
7 Laporan Bank Umum 11 dan 18 Mei 2013
Good Corporate Governance2013
30
No Nama Pelatihan Tanggal Penyelenggaraan
9 KPMM dan Cara Perhitungan Risiko 14 dan 21 September 2013
10 Work With Passion 16 November 2013
11 Advance Treasury 16 November 2013
12 Analisa Kredit dan Laporan Keuangan 30 November & 07 Desember 2013
13 Investment and Liquidity Management 07 Desember 2013
Tugas dan Tanggung Jawab SKAI
SKAI berperan memastikan dan memberikan konsultasi yang independen dan obyektif bagi manajemen sehingga dapat mendorong penciptaan nilai tambah dan memperbaiki operasional bisnis. Tugas dan tanggung jawab SKAI antara lain meliputi:
Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan dengan cara menjabarkan secara operasional baik perencanaan, pelaksanaan maupun pemantauan hasil audit.
Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntasi, operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi dan kegiatan lainnya melalui pemeriksaan langsung dan pengawasan secara tidak langsung.
Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkatan manajemen.
Menyusun Internal Audit Charter untuk disampaikan pada Direktur Utama dan Dewan Komisaris untuk mendapat persetujuan.
Menyusun dan melakukan pembaharuan pedoman kerja, sistem dan prosedur sebagaimana diatur dalam ketentuan Bank Indonesia.
Menyusun Program kerja Audit Tahunan (PKAT) termasuk anggarannya serta pelaksanaan, penilaian, pelaporan dan monitoring atas tindak lanjut hasil pemeriksaan.
Mempertanggungjawabkan kegiatannya secara berkala kepada Direktur Utama.
Melakukan pengujian kecukupan dan keefektifan sistem pengendalian intern untuk membantu pencegahan fraud.
Mengevaluasi dan memberikan rekomendasi yang sesuai untuk meningkatkan proses tata kelola.
Memantau, menganalisa dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah direkomendasikan.
Berkoordinasi dengan komite audit.
Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan.
Pelaksanaan Kegiatan SKAI Tahun 2013
Program Kerja Audit Tahunan (PKAT) 2013 sebagai berikut:
1. Melakukan peningkatan kualitas kerja tim audit dengan training dan pelatihan, baik internalmaupun eksternal.
2. Melakukan pemeriksaan operasional kantor-kantor Bank yang meliputi Perkreditan, Dana Pihak Ketiga (DPK), Penerapan APU dan PPT dan Know Your Customer (KYC), Teller & Uang Tunai, Security, Service Excellence, Laporan Keuangan, Gedung & Inventaris, dan lain-lain.
3. Melakukan pemeriksaan Divisi sebanyak 26 Divisi dari 26 Divisi yang direncanakan atau sebesar 100%. 4. Melakukan pemeriksaan sebanyak 96 kantor dari 96 kantor yang direncanakan atau sebesar 100%. 5. Melakukan pemeriksaan khusus, yaitu:
a. Cash Count
Sepanjang tahun 2013, SKAI telah melakukan 194 (seratus sembilan puluh empat) cash count atas Kantor Cabang/Cabang Pembantu/Kantor Kas Bank Victoria.
b. Audit Investigasi
Selama tahun 2013, SKAI telah melakukan audit investigasi, yaitu sebagai berikut:
1. Memo Intern No.008/SKAI-DIR/07/13 tanggal 04 Juli 2013 perihal Selisih Kurang Uang Kas dalam Khasanah di Kantor Kas Asemka tanggal 04 Juli 2013.
2. Memo Intern No.033/SKAI-DIR/12/13 Tanggal 27 Desember 2013 perihal Laporan Hasil Pemeriksaan Jaminan pada Custodian berupa Cover Note, Sertifikat, dan Akta Fidusia.
Good Corporate Governance2013
31
3. Memo Intern No.034/SKAI-DIR/12/13 Tanggal 27 Desember 2013 perihal Selisih Kurang Uang Kas Teller pada akhir hari, tanggal 24 Desember 2013 di Kantor Cabang Cideng.
c. Pemeriksaan Jaminan BPKB Perusahaan Multi Finance.
SKAI juga telah melakukan pemeriksaan jaminan BPKB di perusahaan Multi Finance, sebagai berikut:
1. Memo Intern No.022/SKAI-DIR/03/13 tanggal 20 Maret 2013 perihal Laporan Hasil Pemeriksaan Jaminan BPKB Kredit atas nama PT. Bima Multi Finance.
2. Memo Intern No.050/SKAI-DIR/04/13 tanggal 29 April 2013 Laporan Hasil Pemeriksaan Jaminan BPKB Kredit atas nama PT. Mega Auto Finance (PT. MAF).
3. Memo Intern No.051/SKAI-DIR/04/13 tanggal 29 April 2013 Laporan Hasil Pemeriksaan Jaminan BPKB Kredit atas nama PT. Mega Central Finance (PT. MCF).
4. Memo Intern No.006/SKAI-DIR/12/13 tanggal 09 Desember 2013 perihal Laporan Hasil Pemeriksaan Jaminan BPKB Kredit atas nama PT. Kencana Internusa Artha Finance (PT. KITA Finance) Cabang Surabaya.
5. Memo Intern No.008/SKAI-DIR/12/13 tanggal 10 Desember 2013 perihal Laporan Hasil Pemeriksaan Jaminan BPKB Kredit atas nama PT. Kencana Internusa Artha Finance (PT. KITA Finance) Cabang Bandung.
Hasil Temuan Audit
Hasil pelaksanaan tindak lanjut dilaporkan oleh auditee kepada Kepala SKAI, yang kemudian dievaluasi untuk menetapkan apakah tindak lanjut tersebut sudah sesuai dengan yang dimaksud. Untuk tindak lanjut
ya g sudah tu tas aka di yataka selesai diti dakla juti da dii for asika kepada auditee dan
Direksi. Adapu bagi ti dak la jut ya g belu selesai da asih berstatus pending item di inta untuk diselesaikan oleh auditee dengan penjelasan yang diperlukan dan akan dilaporkan oleh Kepala SKAI kepada Direksi.