• Tidak ada hasil yang ditemukan

Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Pembangunan Daerah

Dalam dokumen PROFIL DAERAH KABUPATEN TANA TIDUNG 2019 (Halaman 31-42)

3. Pemerintah Daerah

3.1. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Pembangunan Daerah

Dengan memperhatikan kondisi wilayah Kabupaten Tana Tidung, permasalahan, isu strategis, dan dasar filosofis, serta visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah disampaikan oleh Bupati dan Wakil Bupati pada saat kampanye, maka visi pembangunan yang ditetapkan untuk tahun 2016-2021:

” MENINGKATKAN PEMBANGUNAN KABUPATEN TANA TIDUNG

MELALUI HARMONISASI DALAM PENDAYAGUNAAN POTENSI

SUMBER DAYA MANUSIA, SUMBER DAYA ALAM, EKONOMI PRO

RAKYAT, BUDAYA LOKAL DAN IPTEK MENUJU KESEJAHTERAAN

MASYARAKAT YANG BERKELANJUTAN

Visi pembangunan 2016-2021 yang telah ditetapkan memiliki makna sebagai berikut:

1. Meningkatkan Pembangunan Kabupaten Tana Tidung bermakna

melanjutkan pembangunan yang telah dimulai pada periode sebelumnya untuk menjadikan Kabupaten Tana Tidung lebih baik lagi, dengan mengoptimalkan peran seluruh sumber daya yang ada.

2. Harmonisasi dimaksudkan untuk mensinergikan antara optimalisasi daya guna sumber daya alam dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia pada Kabupaten Tana Tidung. Sehingga diharapkan pemanfaatan sumber daya alam sepenuhnya dapat mendukung peningkatan sumber daya manusia baik secara langsung maupun tidak langsung.

3. Sumber Daya Manusia mengandung arti bahwa kemajuan

Kabupaten Tana Tidung hanya akan dapat dicapai apabila didukung oleh sumber daya manusia yang kompetitif, berdaya saing, mampu mandiri dalam segala hal dengan tetap memperhatikan tatanan kehidupan yang demokratis, berbudaya, religius, sehat dan cerdas, serta memiliki komitmen untuk maju dan berkembang guna mewujudkan Kabupaten Tana Tidung sebagai daerah yang menjadi pusat unggulan (center of excellent).

4. Sumber Daya Alam bahwa pemanfaatan sumber daya alam akan

dioptimalkan bagi pembangunan Kabupaten Tana Tidung melalui program- program yang mengarah pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

5. Ekonomi Pro Rakyat, Budaya Lokal Dan Iptek mengandung arti

bahwa pembangunan Kabupaten Tana Tidung senantiasa diarahkan pada penciptaan perekonomian yang melibatkan seluruh masyarakat dengan tetap memperhatikan nilai-nilai budaya dan mengoptimalkan Iptek sebagai salah satu sarana untuk mendukung program pembangunan yang telah ditetapkan.

6. Berkelanjutan yang artinya kegiatan pembangunan Kabupaten Tana

Tidung tidak semata-mata untuk kepentingan saat ini akan tetapi memperhatikan kepentingan generasi yang akan datang dengan melibatkan seluruh masyarakat untuk saling bersinergi dalam

mengupayakan percepatan pembangunan yang tetap memperhatikan aspek-aspek lainnya demi keberlanjutan bagi generasi mendatang.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tana Tidung Tahun 2016-2021 menjabarkan lebih lanjut visi di atas menjadi beberapa misi sesuai dengan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai, sebagai berikut:

1. Meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

2. Meningkatkan pengelolaan sumber daya alam melalui peningkatan nilai tambah dan berwawasan lingkungan.

3. Mengembangkan perekonomian daerah yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

4. Menjadikan budaya lokal sebagai fondasi pemanfaatan kepariwisataan dan ekonomi kreatif serta konservasi nilai- nilai luhur budaya lokal. 5 . Meningkatkan kualitas dan pemanfaatan sarana dan prasarana serta

infrastruktur berbasis Iptek.

6. Mengembangkan kapasitas, daya inovasi dan kreativitas.

7. Mengembangkan Kabupaten Tana Tidung sebagai pusat keunggulan dan daya saing di Provinsi Kalimantan Utara.

8 . Memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, murah, adil dan transparan.

9. Mengembangkan agroindustri pertanian.

Penjelasan berkenaan dengan masing-masing misi adalah sebagaimana diuraikan berikut:

Meningkatkan sumberdaya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Bahwa Bupati Tana Tidung

memiliki komitmen yang sangat kuat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.

Misi ini sangat penting dalam rangka menjawab tantangan globalisasi, khususnya dalam kerangka Masyarakat Ekonomi ASEAN, disamping itu mengingat Kabupaten Tana Tidung merupakan wilayah yang berdekatan dengan perbatasan antar Negara, sehingga keberadaan sumber daya yang berkualitas memiliki daya saing merupakan suatu keharusan, agar masyarakat Kabupaten Tana Tidung tetap menjadi pemain utama dalam kegiatan perekonomian di wilayahnya. Upaya meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tercermin dalam program-program kegiatan yang mendorong dan menempatkan masyarakat sebagai tujuan utama pembangunan dalam arti kepentingan masyarakat secara keseluruhan ditempatkan pada posisi utama agar menjadi bagian dari pelaku aktif pembangunan melalui model perencanaan pembangunan partisipatif (Participatory Planning Development Model).

Meningkatkan pengelolaan sumberdaya alam melalui peningkatan nilai

tambah dan berwawasan lingkungan. Bahwa peningkatan nilai tambah dari

sumber daya alam yang tersedia dengan tetap memperhatikan pembangunan yang berkelanjutan yang berwawasan lingkungan, merupakan upaya konkrit harus dilakukan Bupati Kabupaten Tana Tidung dalam memberdayakan masyarakat untuk turut berperan dan menjadi bagian dari kegiatan pengelolaan sumber daya alam. Pengelolaan sumber daya alam melalui peningkatan nilai tambah pada satu sisi akan menciptakan lapangan kerja sekaligus sebagai sarana

bagi untuk meningkatkan kemampuannya pada bidang-bidang tertentu sesuai dengan kebutuhan dunia usaha, sisi lain akan berkontribusi pada peningkatan pendapatan yang pada akhirnya dapat digunakan untuk mengoptimalkan program-program yang terkait dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tana Tidung.

Mengembangkan perekonomian yang berorientasi pada kepentingan

rakyat. Bahwa Bupati Kabupaten Tana Tidung wajib memperhatikan

kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan kegiatan perekonomian daerah yang diorientasikan pada kepentingan masyarakat. Semua aspek yang terkait dengan program pembangunan daerah yang berorientasi pada terciptanya kegiatan perekonomian akan senantiasa melibatkan masyarakat untuk menjadi bagian dari kegiatan dimaksud.

Menjadikan budaya lokal sebagai fondasi pemanfaatan kepariwisataan dan

ekonomi kreatif serta konservasi nilai- nilai luhur budaya lokal. Bahwa Bupati

Tana Tidung memiliki komitmen untuk mendorong agar budaya lokal tetap menjadi fondasi dalam pemanfaatan kepariwisataan yang diharapkan dapat menciptakan dan berkembangnya ekonomi kreatif yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sehingga diharapkan akan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai-nilai luhur budaya lokal yang harus di lestarikan. Melalui misi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing wisata dan budaya lokal di era persaingan global seperti sekarang ini melalui kebijakan pemberdayaan potensi wisata dan budaya lokal.

Meningkatkan kualitas dan pemanfaatan sarana dan prasarana serta

infrastruktur berbasis Iptek. Bahwa kegiatan perekonomian hanya akan tumbuh

secara optimal apabila telah ditunjang dengan sarana dan prasrana serta infrastruktur yang memadai. Adapun salah satu faktor penting dalam kegiatan pengembangan dan pembangunan infrastruktur adalah adanya dukungan ilmu

perekonomian yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, maka keberlanjutan pembangunan infrastruktur yang telah dilaksanakan pada periode sebelumnya, merupakan kebutuhan mutlak. Oleh karenanya, pada misi kelima, Bupati Tana Tidung wajib memberikan perhatian pada sektor infrastruktur yang hasilnya bukan saja dapat dinikmati oleh generasi saat ini namun juga bagi generasi mendatang.

Mengembangkan kapasitas, daya inovasi dan kreativitas. Bupati Tana Tidung

menyadari bahwa Kabupaten Tana Tidung sebagai Daerah Otonom Baru (DOB), memiliki potensi yang sangat besar dan dapat terus digali yang sepenuhnya dapat dinikmati oleh masyarakat. Untuk itu, guna mendorong masyarakat agar tetap kreatif dan inovatif dalam mencari berbagai potensi dan peluang yang ada, maka dalam misi keenam ditekankan pentingnya pengembangan kapasitas daya inovasi dan kreativitas untuk mendukung pertumbuhan perekonomian masyarakat Kabupaten Tana Tidung.

Mengembangkan Kabupaten Tana Tidung sebagai pusat keunggulan dan

daya saing di Provinsi Kalimantan Utara. Misi ini membuktikan bahwa Bupati

Tana Tidung memiliki komitmen yang kuat dalam mewujudkan Kabupaten Tana Tidung menjadi daerah yang berdaya saing. Posisi Tana Tidung yang cukup strategis, berada di tengah-tengah antara wilayah yang perekonomiannya relatif maju dengan wilayah yang sedang berkembang di provinsi Kalimantan Utara merupakan potensi yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Mengingat posisi tersebut, berdasarkan misi ketujuh, Bupati Tana Tidung telah memiliki konsep yang jelas yaitu menjadikan Kabupaten Tana Tidung sebagai pusat keunggulan dan daya saing di Provinsi Kalimantan Utara.

Memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, murah, adil dan

transparan. Misi ini membuktikan bahwa Bupati Tana Tidung memiliki komitmen

yang sangat kuat untuk menyediakan dan mengelola sarana dan prasarana minimal wajib yang dibutuhkan masyarakat dan menjadi hak masyarakat atas

dasar prinsip (standar pelayanan minimum) terhadap semua layanan yang diperlukan masyarakat secara cepat, adil, murah, mudah, merata, dan diberikan dengan ramah.

Mengembangkan agroindustri pertanian. Misiini membuktikan bahwa Bupati

Tana Tidung memiliki komitmen yang sangat kuat untuk menjadikan Kabupaten Tana Tidung sebagai kabupaten agroindustri modern, perdagangan modern

(Modern Business Society) dan jasa (Services), dengan mendorong skala

ekonomi, pertumbuhan, investasi, dan pemerataan, serta pemberdayaan ekonomi lokal berupa pemberian peluang dan kesempatan yang sama kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas ekonomi.

Dalam perencanaan pembangunan, Kabupaten Tana Tidung memiliki Filosofi pembangunan daerah yang digali dari filosofi luhur nenek moyang masyarakat Tana Tidung yang dikenal dengan Istilah “UPUNTAKA” yang melahirkan Konsep “PINEKINDI” dimana secara filosofis merupakan dasar membangun dengan pondasi yang kokoh dan secara rinci dapat dijabarkan sebagai berikut: Piawai, Indah, Ekonomis, Intelektual, Dinamis, dan Mandiri

TUJUAN DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

Berdasarkan visi dan misi

yang

ditetapkan, maka tujuan dan sasaran umum

pembangunan Kabupaten Tana Tidung untuK 5 (lima) tahun ke depan

adalah sebagai berikut:

Tujuan 1: Meningkatkankan kapasitas sumber daya manusia

Sasaran:

1. Terciptanya sumberdaya manusia yang berkualitas.

2. Tersedianya pelayanan pendidikan dasar dan menengah yang berkualitas dan merata.

3. Terwujudnya daya saing angkatan kerja lokal dalam seleksi ASN, Pegawai BUMN/BUMD, Karyawan Swasta.

4. Terwujudnya tenaga kerja yang produktif dan terampil dan berdaya saing.

Tujuan 2: Mengoptimalkan Pengelolaan Sumber Daya Alam

Sasaran:

1. Terwujudnya kegiatan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan didukung hilirisasi dalam kegiatan pengelolaannya bagi kesejahteraan masyarakat dan peningkatan investasi di daerah.

2. Terwujudnya peningkatan kualitas lingkungan hidup dan optimalisasi pengelolaan sumberdaya alam secara seimbang dan berkelanjutan serta memperhatikan aspek mitigasi bencana.

3. Terwujudnya pengelolaan kawasan perairan, pesisir, laut dan pulau-pulau kecil terpadu dan berkelanjutan.

4. Terwujudnya lingkungan yang bersih dan lestari.

5. Terwujudnya keserasian layanan pemanfaatan dan pengendalian ruang dalam suatu sistem wilayah pembangunan yang berkelanjutan.

6. Terwujudnya keterkaitan kegiatan ekonomi antar wilayah perkotaan dan perdesaan dalam suatu “sistem wilayah pengembangan ekonomi” yang saling menguntungkan.

Tujuan 3: Meyelesaikan Batas Wilayah

Sasaran: Terselesaikannya masalah batas wilayah dengan kabupaten lain untuk memperjelas pelaksanaan kewenangan masing-masing daerah.

Sasaran:

1. Terwujudnya kebijakan yang pro kesejahteraan masyarakat, yaitu masyarakat sejahtera, religius, sadar politik dan budaya, beretika dan demokratis dengan menjunjung tinggi kearifan lokal.

2. Meningkatnya pendapatan masyarakat. 3. Berkurangnya angka kemiskinan.

4. Terwujudnya ruang partisipasi seluruh komponen masyarakat dalam penyelengaraan pembangunan.

5. Terwujudnya pemerataan hasil pembangunan daerah secara seimbang.

6. Terwujudnya keadilan gender bagi peningkatan peran perempuan dalam berbagai bidang pembangunan.

Tujuan 5: Pengembangan Budaya dan Pariwisata berbasis kearifan

lokal

Sasaran:

1. Meningkatnya kesadaran, kecintaan dan kebanggaan masyarakat terhadap budaya lokal.

2. Meningkatnya kontribusi kearifan lokal dalam pelaksanaan pembangunan Tana Tidung sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerah.

3. Meningkatnya perlindungan terhadap budaya dan masyarakat adat dalam kegiatan pembangunan.

4. Terwujudnya masyarakat yang sadar wisata.

Tujuan 6: Melanjutkan pembangunan infrastruktur

1. Tercapainya target pengembangan dan/atau pembangunan sarana dan prasarana serta infrastruktur jalan untuk segera dioperasikan sebagai urat nadi perekonomian masyarakat. 2. Tercapainya target pengembangan dan/atau pembangunan

sarana dan prasarana serta infrastruktur pelabuhan Nusantara dan perbaikan pelabuhan penyeberangan beserta perbaikan fasilitas pendukungnya.

3. Tercapainya target pengembangan dan/atau pembangunan sarana dan prasarana serta infrastruktur sistem pengelolaan air bersih/air minum.

4. Terpenuhinya kebutuhan energi listrik bagi masyarakat secara memadai dan berkelanjutan.

5. Tercapainya target pengembangan dan/atau pembangunan sarana dan prasarana serta infrastruktur telekomunikasi. 6. Terlaksananya pembangunan serta perbaikan pasar-pasar

tradisional pada beberapa wilayah di Tana Tidung.

7. Terwujudnya sistem transportasi yang handal dan terpadu.

Tujuan 7: Pembukaan lapangan kerja

Sasaran:

1. Berkurangnya angka pengangguran.

2. Terwujudnya iklim usaha yang sehat dan kondusif.

3. Terwujudnya peningkatan produktivitas koperasi dan UMKM. 4. Terbukanya peningkatan proporsi usaha kecil formal.

5. Terciptanya peningkatan nilai investasi di sektor riil.

Tujuan 8: Pengembangan pusat keunggulan daerah

Sasaran:

1. Terwujudnya dengan baik dan berkelanjutan proses belajar mengajar pada sekolah unggulan.

2. Terpenuhinya jumlah guru kompeten serta seluruh fasilitas yang dibutuhkan untuk sekolah unggulan.

3. Tersedianya pusat/ balai Latihan kerja berbasis kompetensi, untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia di Kabupaten Tana Tidung.

4. Meningkatnya daya saing produk-produk unggulan lokal. 5. Tersedianya industri pengolahan yang berbasis potensi

unggulan lokal.

Tujuan 9: Meningkatkan Pelayanan Publik

Sasaran:

1. Terwujudnya peningkatan pelayanan dibidang kesehatan yang baik dan terjangkau, yang dilengkapi dengan dokter, dokter spesialis dan tenaga medis.

2. Terwujudnya peningkatan pelayanan dibidang administrasi kependudukan yang cepat, murah dan transparan.

3. Terwujudnya peningkatan pelayanan terkait perizinan usaha yang lebih cepat, murah dan prediktabel.

4. Terwujudnya peningkatan kualitas sistem pelayanan publik. 5. Terwujudnya sistem informasi administrasi kependudukan

yang berkelanjutan.

6. Terwujudnya Peningkatan PAD dari sektor-sektor ekonomi potensial;

7. Terumuskannya berbagai produk hukum yang dibutuhkan dalam mendukung kebijakan serta program pembangunan yang telah direncanakan.

8. Terwujudnya sinkronisasi dan harmonisasi produk hukum daerah dengan berbagai peraturan perundang-undangan pada tingkat pusat dan provinsi.

9. Terwujudnya peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan daerah.

10. Terciptanya kesehatan dan kebugaran jasmani masyarakat serta prestasi olahraga.

11. Terpeliharanya stabilitas harga barang yang didukung oleh meningkatnya aksesibilitas dan pemerataan distribusi barang dan jasa.

12. Berkembangnya lembaga keuangan dan perbankan di desa.

Tujuan 10: Meningkatkan Jaminan Keamanan

Sasaran: Terwujudnya stabilitas keamanan yang akan mendukung keberhasilan pembangunan Tana Tidung yang diabdikan pada kesejahteraan masyarakat

.

Tujuan 11: Mengupayakan Kemandirian Pangan

Sasaran:

1. Terwujudnya kemandirian dan ketahanan pangan melalui peningkatan intensifikasi dan ekstensifikasi dibidang pertanian yang diabdikan untuk kesejahteraan masyarakat. 2. Meningkatnya hasil produksi maupun kualitas pangan yang

mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Tana Tidung dan bahkan dapat disuplai ke daerah lain (kemandirian pangan).

Dalam dokumen PROFIL DAERAH KABUPATEN TANA TIDUNG 2019 (Halaman 31-42)

Dokumen terkait