Waktu Penelitian yang akan dilakukan selama 2-3 bulan, dari bulan Februari sampai bulan April.
5.4 Populasi dan Sampel Penelitian 5.4.1 Populasi Penelitian
MenurutSugiyono (2015:117), Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan. Menurut Sudjana (2005:161), Populasi adalah totalitas semua nilai yang mungkin, baik hasil mnghitung maupun pengukuran, kuntitatif atau kualitatif, daripada karakteristik tertentu mengenai sekumpulan obyek yang lengkap dan jelas. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Gugus Nyai Ageng Serang Kecamatan Tugu Kota Semarang.
Nama Sekolah Jumlah Siswa Kelas V SDN Mangkangkulon 1 29 SDN Mangkangkulon 2 23 SDN Mangkangkulon 3 18 SDN Mangkangwetan 1 18 SDN Mangkangwetan 2 50 (Paralel) SDN Mangkangwetan 3 20 SDN Mangunharjo 23 Jumlah Siswa 181 5.4.2 Sampel Penelitian
Menurut Sudjana (2005:161), sampel adalah sebagian yang diambil dari populasi dengan menggunakan cara-cara tertentu. Dalam Arikunto (2010:174) sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Peneliti menggunakan nomogram Harry King untuk menentukan jumlah sampel. Populasi berjumlah 339 orang dengan tingkat kesalahan 5%, tingkat kepercayaan 95 % (faktor pengali = 1.195), maka didapat bahwa ukuran sampel kurang lebih adalah 58 % dari populasi. Jadi, 58 % x 1,195 x 181 = 125,4511 sampel, dibulatkan menjadi 125 sampel.Untuk rincian sampel jumlah siswa setiap sekolah sebagai berikut.
Nama Sekolah Jumlah Sampel
SDN Mangkangkulon 1 29 181 x 125 = 20 siswa SDN Mangkangkulon 2 23 181 x 125 = 16 siswa SDN Mangkangkulon 3 18 181 x 125 = 12 siswa SDN Mangkangwetan 1 18 181 x 125 = 12 siswa
SDN Mangkangwetan 2 50 181 x 125 = 35 siswa SDN Mangkangwetan 3 20 181 x 125 = 14 siswa SDN Mangunharjo 23 181 x 125 = 16 siswa
Jumlah Sampel 125 siswa
5.5 Variabel Penelitian
Variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek, atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya. (Sugiyono, 2007:3)
5.5.1 Variabel Bebas
Variabel bebas merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi perubahannya atau timbulnya variabel terikat (Sugiyono 2015: 62). Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu pemanfaatan waktu luang dan pergaulan teman sebaya 5.5.2 Variabel Terikat
Variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas (Sugiyono 2014: 61). Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu hasil belajar IPS siswa
5.5.3 Variabel Kontrol
Variabel kontrol adalah variable yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga hubungan variabel independen terhadap dependen tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti. (Sugiyono 2015: 64) Variabel kontrol dalam penelitian ini yaitu kemampuan belajar yang hampir sama, lokasi (sekolah) sama, tempat tinggal yang sama, latar belakang/ kondisi ekonomi yang hampir sama. 5.5.4 Definisi Operasional Variabel
Pada penelitian ini, variabel-variabel yang diteliti yaitu pemanfaatan waktu luang (X1) , pergaulan teman sebaya (X2)dan hasil belajar IPS siswa (Y). Variabel-
variabel tersebut didefinisikan secara operasional sebagai berikut: 5.5.4.1Pemanfaatan Waktu Luang (X1)
Pemanfaatan waktu luang adalah penggunaan waktu luang siswa saat jam istirahat disekolah, sore hari/dirumah, hari minggu, hari besar dan libur sekolah/ libur panjang yang dapat dijadikan sarana menambah pengetahuan, mengembangkan bakat dan minta serta mengasah kreativitas dan keterampilan siswa melalui kegiatan – kegiatan yang positif dan bermanfaat baik didalam ruangan maupun diluar ruangan.
5.5.4.2Pergaulan teman sebaya (X2)
Pergaulan yang timbul sebagai akibatadanya hubungan atau interaksi antara individu dengan individu yang lain yang memiliki umur atau kedewasaan pada level yang sama yang juga memainkan peran kuat dalam perkembangan dan pendidikan.
5.5.4.3Hasil Belajar (Y)
Hasil belajar merupakan perubahan perilaku yang diperoleh peserta didik setelah mengalami kegiatan belajar. Perolehan aspek-aspek perubahan perilaku tersebut tergantung pada apa yang dipelajari oleh peserta didik. Hasil belajar mencakup kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan model penelitian paradigma ganda, yaitu terdapat dua variabel bebas/independen yaitu pemanfaatan waktu luang dan pergaulan teman sebaya serta variabel terikat/dependen yaitu hasil belajar mata pelajaran IPS. Apabila digambarkan adalah sebagai berikut:
Gambar : Desain Paradigma Penelitian ganda dengan 2 Variabel independen (Bebas) dan 1 Variabel Dependen (Terikat) . (Sugiyono, 2007:10)
Keterangan:
X1 = pemanfaatan waktu luang
X2 = pergaulan teman sebaya
Y = hasil belajar
r1 = hubungan X1 dengan Y r2 = hubungan X2 dengan Y r3 = hubungan X1 dengan X2
R = hubungan X1 dengan X2 secara bersama-sama dengan Y
5.6 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam penelitian (Sugiyono 2014: 308). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket, dokumentasi dan observasi.
5.6.1 Angket
Sugiyono (2015: 199) mendefinisikan bahwa “angket atau kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya”. Angket yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket tertutup yang disajikan dalam bentuk pernyataan. Responden diminta untuk memilih kategori jawaban dengan memberikan tanda centang (√) pada kolom yang tersedia. Dalam penelitian ini angket digunakan untuk mendapatkan data tentang pemanfaatan waktu luang siswa dan pergaulan teman sebaya pada SDN Ngaliyan 03 Kota Semarang. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis angket tertutup dengan bentuk checklist dan pilihan ganda Peneliti menggunakan skala
Likert dengan 4 alternatif pilihan jawaban yaitu selalu, sering, kadang-kadang, tidak pernah. Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Dalam skala
Likert , maka variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun item-
item instrumen yang dapat berupa pernyataan atau pertanyaan (Sugiyono, 2015: 134).
5.6.2 Dokumentasi
Dokumetasi/Studi Dokumenter merupakan suatu teknik pengumpulan data dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen, baik dokumen tertulis, gambar maupun elektroknik. (Sukmadinata, 2012:221). Di dalam melaksanakan metode dokumentasi, peneliti meyelidiki benda-benda tertulis seperti buku-buku, majalah, dokumen, peraturan, otulen rapat, catatan harian, dan sebagainya. Metode dokumentasi ini digunakan untuk mendapatkan data hasil belajar Pkn, Bahasa Indonesia, Matematika IPA, IPS dan SBdP siswa berupa nilai UTS semester II dan atau jumlah rata-rata nilai ulangan siswa di semester II
5.6.3 Observasi
Sutrisno Hadi 1986 dalam Sugiyono 2015:203 menyatakan bahwa “ observasi merupakan suatu proses yang kompleks , suatu proses yang tersusun dari pelbagai proses biologis dan psikologis. Dua diantara yang terpenting adalah
proses –proses pengamatan dan ingatan. Teknik observasi yang digunakan adalah observasi tidak terstruktur. Menurut Sugiyono (2015:205), Observasi tidak terstruktur adalah observasi yang tidak dipersiapkan secara sistematis tentang apa yang akan diobservasi. Hal ini dilakukan karena peneliti tidak tahu secara pasti tentang apa yang akan diamati. Dalam melakukan pengamatan peneliti tidak menggunakan instrumen yang telah baku, tetapi hanya berupa rambu-rambu pengamatan. Peneliti akan mengamati aktivitas siswa saat waktu luang baik disekolah maupun dirumah dan pergaulan siswa dengan teman sebayanya.
5.7 Uji coba Instrumen
Sebelum dibagikan kepada responden, peneliti melakukan pengujian instrumen terlebih dahulu. Pengujian instrumen dilakukan pada siswa kelas V di SDN Tugurejo 02. Peneliti memilih melakukan uji coba instrumen di sekolah tersebut karena peneliti berasumsi bahwa responden memiliki karakteristik yang menunjukkan kesamaan yaitu sama-sama duduk di bangku kelas V sekolah dasar
dan memiliki jumlah siswa yang mencukupi. Selain itu lokasi sekolah dasar ini juga berdekatan karena Kelurahan Tugurejo berada di sebelah timur wilayah Gugus Nyai Ageng Serang dan masih berada di satu kecamatan yaitu kecamatan Tugu. Pengujian tersebut meliputi uji validitas dan reliabilitas. Instrumen yang valid berarti alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan data (mengukur) itu valid. Valid berarti instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang hendak diukur. Instrumen yang reliabel adalah instrumen yang bila digunakan beberapa kali untuk mengukur obyek yang sama, akan menghasilkan data yang sama (Sugiyono, 2007:348 ). Uji instrumen bermaksud untuk mengetahui tingkat kesahihan atau validitas, dan tingkat kepercayaan atau reliabilitas suatu data. Dengan menggunakan instrumen yang valid dan reliabel dalam pengumpulan data, maka diharapkan hasil penelitian akan menjadi valid dan reliabel. Jadi instrumen yang valid dan reliabeL merupakan syarat untuk mendapatkan hasil penelitian yang valid dan reliabel.
Tahapan uji coba instrumen ini menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: a. Memberikan angket kepada sejumlah responden.
b. Menganalisis hasil uji coba instrumen untuk mengetahui validitas dan reliabilitas.
c. Pemilihan atau seleksi dari item-item yang valid untuk dipertahankan sedangkan item-item yang tidak valid perlu dibenarkan atau dihilangkan. (Fauzi 2013:57)
Adapun tujuan diadakan uji coba instrumen ini adalah: a. Mencari validitas dan reliabilitas instrumen.
b. Memilih item-item yang valid dan reliabel untuk dijadikan alat ukur dalam penelitian (Fauzi 2013:57)
5.7.1 Uji Validitas
Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan atau kesahihan sesuatu instrumen. Suatu instrument yang valid atau sahih mempunyai validitas tinggi. Sebaliknya, instrument yang kurang valid berarti
memiliki validitas rendah (Arikunto 2010:211). Validitas ada 2 macam yaitu validitas internal dan eksternal. Validitas internal meliputi validitas konstruk dan validitas isi. Sugiyono (2009: 125) untuk menguji validitas konstruk instrumen penelitian non tes, setelah instrumen dikonstruksi tentang aspek-aspek yang akan diukur berlandaskan teori tertentu selanjutnya dikonsultasikan kepada ahli materi (judgement experts). Instrumen yang valid adalah instrumen yang dapat mengungkap data dari variabel yang diteliti secara tepat.. Uji validitas digunakan untuk mengetahui valid tidaknya angket atau kuesioner. Untuk melakukan uji validitas angket, maka angket harus diujicobakan terlebih dahulu. Uji coba angket dilakukan pada siswa kelas VB SDN Ngaliyan 03. Peneliti memilih melakukan uji coba instrumen di kelas tersebut karena peneliti berasumsi bahwa responden memiliki karakteristik yang menunjukkan kesamaan yaitu sama-sama duduk di bangku kelas IV sekolah dasar dan memiliki jumlah siswa yang mencukupi. Dalam penelitian ini, untuk uji validitas angket akan menggunakan menggunakan korelasi product moment Karl Pearson. Adapun rumusnya adalah sebagai berikut :
Keterangan:
rxy = Koefisien korelasi setiap item dengan total
X = Nilai atau skor setiap item
Y = Nilai atau skor total
N = Jumlah responden
(Suharsimi Arikunto, 2010:213)
Selanjutnya nilai rxy dikonsultasikan dengan r tabel. Jika harga rxy> r tabel, maka butir tersebut adalah valid. Sedangkan item yang tidak valid tidak digunakan untuk mengumpulkan data penelitian.
Reliabilitas menunjukkan pada suatu pengertian bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik (Suharsimi Arikunto, 2010 : 221). Realibilitas berkenaan dengan tingkat keajegan atau ketetapan hasil pengukuran. Suatu instrumen memiliki tingkat realibilitas yang memadai , bila instrumen tersebut digunakan mengukur aspek yang diukur beberapa kali hasilnya sama atau relatif sama (Sukmadinata 2012:229-230) .
Penghitungan reliabilitas dalam penelitian ini menggunakan rumus Alpha.
Rumus tersebut digunakan untuk mencari reliabilitas instrumen yang jenis datanya interval/essay. Rumus reliabilitas menggunakan Alpha adalah sebagai berikut : r11=