Tema yg menguasai refleksi filosofis dlm abad
ke-20 ini adl p’mikir ttg bahasa. S’bag bsr pemikir abad ke-20 pernah menulis ttg bahasa. Tugas fils bkn m’buat p’nyata-2 ttg sst yg khusus, sbgm yg d’perbuat para filosof sblmnya, m’lain m’mecah p’soal yg timbul akibat k’tdk-paham thd bhs logika.
Russel dan Wittgenstein melangkah lbh jauh ke dlm metode analisis bhs ini sbg sikap at k’yakin ontologis memilih alternatif bg aktivitas
b’filsafat.
Mnrt Wittgenstein, apa yg d’hasil oleh sebuah karya fils bkn melulu s’deret ungkapan filsafati, m’lain upaya m’buat ungkapan2 itu m’jadi jelas.
Tujuan fils adl p’jelas logis thd p’mikir2. Sebuah karya fils hakikatnya t’diri atas p’jelas
Jd jelas apa yg dip’buat oleh para filosof analitik tdk lain sbg reaksi/respons thd aktivitas fils yg d’laku oleh para filosof idealisme.
Ungkapan2 filsafati yg d’kenal oleh p’anut idealisme – mnrt fils analitik – k’banyak b’makna ganda, kabur,
dan tidk t’pahami oleh akal sehat. Hal2 semacam itulah yg perlu diatasi dg analisis bhs.
P’kemb fils abad ke-20 juga ditandai oleh munculnya b’bagai aliran fils, dan k’banyak dr aliran tsb mrpk
spt: Neo-Thomisme, Neo-Kantianisme, Neo-
Hegelianisme, Neo-Marxisme, Neo-Positivisme, dsb.
Namun ada jg aliran fils yg baru dg ciri dan corak yg
lain sama sekali, spt: Fenomenologi, Eksis-
tensialisme, Pragmatisme, Strukturalisme, dan yg paling mutakhir adl aliran post-modernisme.
Tokoh-2 yg paling b’pengaruh di abad ke-20 adl: Edmund Husserl (1859 – 1938), pendiri aliran
fenomenologi yg tlh m’pengaruhi p’mikir fils abad ke-20 scr amat m’dlm.
Fenomenologi
Fenomenologi adl ilmu p’tahu (logos) ttg apa yg
tampak (phainomenon). Dg dmk fenomenologi adl ilmu yg m’pelajari apa yg tampak at apa yg
m’nampak diri at fenomenon.
Bagi Husserl fenomen adl realitas sendiri yg tampak.
Tdk ada selubung at tirai yg m’misah subyek dg realitas, realitas itu sendiri yg tampak bagi subyek.
►Sejak Descartes, k’sadar selalu d’paham sbg k’sadar t’tutup at cogito t’tutup, artinya, k’sadar mengenal diri sendiri dan hanya melalui jalan itu mengenal realitas.
S’balik Husserl b’pendpt bhw k’sadar t’arah pd
realitas, “kesadaran bersifat intensional” s’betul sama artinya dg m’ngata realitas m’nampak diri.
Eksistensialisme
Eksistensialisme dan fenomenologi mrpk dua
gerakan yg sngt erat dan m’nunjuk p’berontak thd metode2 dan pandangan2 fils Barat.
Istilah eksistensialisme tdk m’nunjuk suatu sist fils scr khusus.
→
Meski t’dpt p’beda-2 yg besar ant para p’ikut aliran ini, namun t’dpt tema2 yg sama sbg ciri khas aliran ini yg tampak pd para p’ikut-nya.Aliran eksisitensialisme m’identifikasi cirinya sbb:
a. Ekst adl p’berontak dan protes thd rasionalisme dan masy modern, khususnya thd idealisme
Hegel.
b. Ekst adl suatu protes atas nama individualis thd konsep2, fils akademis yg jauh dr k’hidup konkret.
c. Ekst jg mrpk p’berontak thd alam yg impersonal (tanpa k’pribadi) dr zaman industri modern dan teknologi, serta gerakan massa. Masy industri cenderung utk m’nunduk org kpd mesin.
d. Ekst mrpk protes thd gerakan2 totaliter, baik gerakan fasis at komunis, yg cenderung m’hancur p’org ke
dlm kolektif at massa.
e. Ekst m’nekan situasi man dan prospek/harapan man di dunia.
f. Ekst m’nekan k’unik dan k’duduk pertama eksistensi, p’alam k’sadar yg dlm dan langsung.
Salah s’org tokoh ekst yg populer adl Jean Paul Sartre (1905 -1980), ia m’beda rasio dialektis dg rasio analitis.
= Rasio analitis d’jalan dlm ilmu p’tahu, rasio dialektis hrs d’guna jika kita b’pikir ttg man, sejarah, dan
k’hidup sosial. Rasio t’akhir ini b’sifat dialektis, krn t’dpt identitas dialektis ant Ada dan p’tahu.
= Di sini Ada tdk dilahap oleh p’tahu (spt halnya
idealisme), ttp p’tahu t’masuk Ada, artinya p’tahu mrpk suatu proses yg b’langsung dlm Ada.
= Rasio ini dialektis krn obyek yg d’selidik-nya b’sifat dialektis dan juga krn ia sendiri d’tentu oleh tempat- nya dlm sejarah.
► Aliran fils eksistensialisme yg m’jadi mode b’fils pd p’tengah abad ke-20 m’dpt reaksi dr aliran
Jika ekst m’nekan pd peranan individu, mk strukt justru melihat man “terkungkung” oleh b’bagai struktur dlm k’hidup-nya.
Strukturalisme
Scr grs besar ada dua p’ngerti pokok yg sngt erat kaitannya dg struktruralisme sbg aliran fils.
Pertama, strukt adl metode/metodologi yg d’guna utk m’pelajar ilmu2 k’man dg b’titik tolak dr prinsip2
>
Di sini ilmu2 k’man d’mksd sbg ilmu2 yg dlmterminologi Dilthey disebut Geisteswissenschaften yg d’beda dg ilmu2 p’tahu alam (Natuurwissen-schaften).
Kedua, strukt mrpk aliran fils yg hendak m’ maham mslh yg muncul dlm sejarah fils.
Metode struktural dipakai utk m’bahas ttg man,
sejarah, k’budaya, serta hub ant k’budaya dan alam, yi dg m’buka scr sistematik struktur2 k’kerabat dan struktur2 yg lbh luas dlm k’susastera dan dlm pola2
►Para p’anut strukt menolak prioritas k’sadar,
bg mrk man tdk lagi mrpk titik pusat yg otonom, man tdk lagi m’cipta sistem m’lain takluk pd sistem.
Tokoh yg b’pengaruh dlm aliran strukt adl Michel Foucault (1926 – 1984), p’dptnya: K’sudah “man” sdh dekat (t’kenal ttg p’dptnya “k’mati” man). Mksd Foucault bkn b’arti bhw man tdk akan ada lagi, tp akan hilang konsep “manusia” sbg suatu kategori istimewa dlm p’mikir kita. Man akan k’hilang tmpt- nya yg sentral dlm bid ilmu p’tahu dan dlm kultur
Mnrt mrk fils masa lalu tlh keliru krn m’cari hal2
mutlak, yg ultimate, esensi2 abadi, substansi, prinsip yg tetap dan sistem kelompok empiris, dunia yg
b’ubah serta problem2nya, dan alam sbg sst dan man tdk dpt melangkah keluar drpdnya.
Pragmatisme
■
Salah s’org tokoh pragmatisme adl William James (1842-1910). Ia memandang p’mikir-nya sbg k’lanjut empirisme Inggris, namun bkn mrpk upaya utkmenyusun k’nyata b’dasar atas fakta2 lepas sbg hasil p’amat.
Wiliam James m’beda dua macam bentuk p’tahu,
pertama, p’tahu yg langsung dip’oleh dg jalan p’amat, kedua, mrpk p’tahu tdk langsung yg dip’oleh melalui
Post-modernisme
► Aliran Post-modernisme sbg trend dr suatu p’mikir
yg sngt populer pd p’hujung abad ke-20 ini
merambah ke b’bagai bid dan disiplin fils dan ilmu p’tahu.
Istilah “post-modern” tlh d’guna dlm banyak bid scr
hiruk-pikuk. K’meriah ini m’nyebab setiap referensi kpdnya m’andung resiko dicap sbg ikut m’abadi mode intelektual yg dangkal dan kosong.
Pd awalnya post-modernisme lahir sbg reaksi thd k’gagal modernisme, yg b’pusat pd episte-mologi yg b’sandar pd gagasan ttg subyektivitas dan
obyektivitas murni yg satu sama lain t’pisah tak saling b’kait.
Mnrt post-modernisme, tugas pokok fils adl m’cari fondasi sgl ilmu p’tahu (fondasionalisme), dan tugas pokok subyek adl m’representasi k’nyata obyektif
→Dg dmk maka klaim2 dr kaum post-modernist ttg “berakhirnya modernisme” biasanya d’mksd utk
m’nunjuk b’akhir anggapan modern ttg “subyektif” dan “dunia obyektif” tadi.
■ Wacana post-modern jadi populer stl Francois Lyotard m’nerbit buku: The Postmodern Condition: A Report on Knowledge (1979). Modernitas mnrt Lyotard
d’tanda oleh kisah2 besar yg m’punya fungsi m’arah serta m’jiwa masy modern, mirip dg mitos2 yg m’dasar masy primitif dulu.
= Spt halnya dg mitos dlm masy primitif, kisah2 besar pun melegitimasi institusi2 serta praktek2 sospol, sist hkm, serta moral, dan slrh cara b’pikir.
= Tapi beda dg mitos2, kisah2 besar itu tdk m’cari
legitimitasi dlm suatu peristiwa yg t’jadi pd awal mula (spt p’cipta oleh dewa2), m’lain dlm suatu masa
depan, dlm suatu ide yg hrs d’wujud. Mis. Ide emansipasi progresif dr rasio dan k’bebas dlm liberalisme politik.
► B’dasar aksi dan reaksi yg muncul dlm sejarah
p’kemb p’mikir fils Barat ini, maka ada bbrp butir k’simpul yg dpt ditarik sbb.:
1. Fils dpt d’pandang sbg sikap kritis yg m’persoal sgl sst yg mnrt kacamata awam tdk perlu d’persoal.
2. Fils m’milik daya dobrak yg tinggi thd k’mapan yg d’cipta oleh man dlm p’adab dan k’budaya-nya.
3. Fils bkn mrpk dogma, m’lain suatu aktivitas yg
menuntut kreativitas pikir scr terus menerus, shg mrpk sebuah proses panjang dlm sejarah p’mikir umat man. 4. Peran fils yg t’penting dlm abad ke-21 adl peran utk
m’ngemb p’dekat interdisipliner.
Fils sbg “Ibu” ilmu p’tahu d’harap dpt kembali m’arah “anak-cucunya” sbg “mitra dialog” dlm m’nyelesai
p’soal-2 aktual man masa kini dan masa datang yg semakin kompleks ruang lingkupnya.
Kuliah 10