• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembangunan Website Di Balai Besar Logam Dan Mesin

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pembangunan Website Di Balai Besar Logam Dan Mesin"

Copied!
82
0
0

Teks penuh

(1)

1 1.1 Latar Belakang Masalah

Balai Besar Logam dan Mesin atau (BBLM) di Bandung merupakan salah

satu lembaga instansi pemerintahan di bawah Departemen Perindustrian yang

bergerak dibidang pengerjaan logam, permesinan, alat angkut alat-alat besar dan

alat listrik dengan pendekatan-pendekatan rasional sebagai salah satu usaha dalam

pembinaan tekno ekonomi.

Dunia informasi saat ini telah mengalami perkembangan yang sangat pesat

yang dapat diakses di mana saja dan kapan saja, misalnya saja akses informasi

melalui sebuah website yang terdapat pada internet. Website dapat diartikan

sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar

diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya,

baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian

bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan

jaringan-jaringan halaman (hyperlink). Bersifat statis apabila isi informasi website

tetap, jarang berubah, dan isi informasinya searah hanya dari pemilik website.

Bersifat dinamis apabila isi informasi website selalu berubah-ubah, dan isi

informasinya interaktif dua arah berasal dari pemilik serta pengguna website.

Informasi-informasi kegiatan Balai Besar Logam dan Mesin dapat

diinformasikan kepada masyarakat melalui sebuah website. Balai Besar Logam

dan Mesin juga telah memiliki sebuah website yang dalam hal ini masih memiliki

(2)

karena itu diperlukan sebuah pembangunan untuk menyempurnakan tampilan

beserta informasi website Balai Besar Logam dan Mesin tersebut agar dapat

diakses secara cepat, tepat, efisien, dan bisa menarik perhatian masyarakat.

1.2 Perumusan Masalah

Dari latar belakang yang telah dipaparkan diatas maka dapat dirumuskan

permasalahannya yaitu bagaimana Membangun Sebuah Website di Balai Besar

Logam dan Mesin.

1.3 Maksud dan Tujuan 1.3.1 Maksud

Adapun maksudnya adalah untuk membangun sebuah website di Balai

Besar Logam dan Mesin.

1.3.2 Tujuan

Untuk Menampilkan informasi tentang Balai Besar Logam dan Mesin dan

juga masyarakat pengguna internet dapat memberikan saran dan kritik kepada

Balai Besar Logam dan Mesin.

1.4 Batasan Masalah

Website ini hanya menampilkan informasi-informasi tentang kegiatan dan

aktifitas Balai Besar Logam dan Mesin sehingga bisa digunakan dan diakses oleh

masyarakat, dan tentunya nanti masyarakat dapat memberikan masukan berupa

(3)

1.5 Metode Penelitian

Penelitian Kerja Praktek dilakukan di Balai Besar Logam dan Mesin

Bandung yang beralamat di jalan Sangkuriang No.12 Bandung. Kerja Praktek

dilaksanakan dari tanggal 3 Agustus 2009 sampai dengan 4 September 2009.

Dalam penulisan laporan Kerja Praktek ini dibagi dalam beberapa tahap

yang masing-masing memiliki kegiatan yang ditunjang dengan pemakaian

metode tertentu pula.

Tahapan yang digunakan dalam penyusunan penelitian ini adalah sebagai

berikut :

1. Metode Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara :

a. Observasi yaitu dilakukan secara langsung ke Balai Besar Logam dan

Mesin Bandung.

b. Wawancara dilakukan dengan pihak yang mempunyai wewenang dan

sudah ditunjuk oleh Balai Besar Logam dan Mesin.

2. Metode Pembangunan Perangkat Lunak

Metode pembangunan perangkat lunak yang digunakan adalah metode

Sekuensial Linier atau Waterfall. Adapun tahap-tahap dalam metode tersebut

adalah sebagai berikut :

a. System Engineering (Rekayasa Sistem)

Karena sistem merupakan bagian dari sebuah sistem yang lebih besar,

(4)

dan mengalokasikan beberapa bagian dari kebutuhan ke software

tersebut.dan mengalokasikan beberapa bagian dari kebutuhan ke

software tersebut.

Pandangan sistem ini penting ketika software harus berhubungan

dengan elemen-elemen yang lain seperti software, manusia dan

database. Rekayasa dan analisis sistem menyangkut pengumpulan

kebutuhan pada tingkat bisnis strategis dan tingkat area bisnis.

b. Analysis (Analisis)

Penguraian dari sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian

komponen dengan maksud mengidentifikasi dan mengevaluasi

permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan,

hambatan-hambatan yang terjadi serta kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat

diusulkan perbaikan-perbaikannya. Tahap analisis merupakan tahap

yang sangat penting, karena jika terjadi kesalahan pada tahap ini maka

akan menyebabkan kesalahan juga pada tahap selanjutnya.

c. Design (Perancangan)

Pada tahap perancangan sistem ini, yang dilakukan adalah dengan

mulai merancang design tampilan antarmuka dari sistem yang akan

dibangun sesuai dengan kebutuhan user yang telah di analisis

sebelumnya. Kegiatan perancangan sistem ini nantinya akan

menentukan arsitektur sistem secara keseluruhan yang melibatkan

(5)

d. Coding (Pengkodean)

Pada tahap ini proses penterjemahan dari keperluan data atau

pemecahan masalah yang telah dirancang ke dalam bahasa

pemrograman komputer menggunakan perangkat lunak bantu yaitu

Macromedia Dreamweaver 8 dan Database Management System yang

digunakan adalah MySQL.

e. Testing (Uji Coba)

Melakukan pengujian dari sistem untuk menemukan kesalahan yang

mengkin terjadi selama pengembangan, sehingga sistem yang baru

dapat berjalan dengan baik. Ini dilakukan dengan cara mendengarkan

keluhan pelanggan dan memperbaiki perangkat yang tidak sesuai

dengan keinginan pelanggan.

f. Maintenance (Pemeliharaan)

Tahap ini merupakan tahap akhir dimana perangkat lunak yang telah

selesai diimplementasikan dapat terjadi perubahan-perubahan atau

(6)

Gambar I-1 Metode Waterfall

1.6 Sistematika Penulisan

Pada sistematika penulisan bertujuan untuk menjelaskan bab-bab yang

akan dibuat pada pembuatan laporan kerja praktek secara garis besar adalah

sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini merupakan bagian yang mengemukakan Latar Belakang

Masalah, Perumusan Masalah, Maksud dan Tujuan, Batasan

Masalah, Metode Penelitian, serta Sistematika Penulisan Laporan

Kerja Praktek di Balai Besar Logam dan Mesin (BBLM).

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini berisi penjelasan tentang profil tempat kerja praktek serta

(7)

BAB III PEMBAHASAN

Berisi tentang analisis kebutuhan dan pembangunan website Balai

Besar Logam dan Mesin.

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

Bab ini merupakan penutup yang berisi kesimpulan dan

saran-saran yang dapat memberikan masukan bagi pembaca dan

(8)

8 2.1 Profil Tempat Kerja Praktek 2.1.1 Sejarah Instansi

Hasil simposium yang disponsori oleh United Nation Development

Organitation (UNIDO) pada tahun 1966 salah satunya mengenai tingkat

pengembangan industri pada negara berkembang, telah ditentukan

pengelompokan negara-negara berkembang yang didasarkan kepada pola struktur

enjinering negara maju, adalah berikut :

a. Produk sederhana 6 %

b. Produk mesin bukan listrik 33 %

c. Produk mesin listrik 24 %

d. Alat-alat transport 33 %

e. Instrumentasi 4 %

Pengelompokan negara berkembang tersebut sebagai berikut :

Tabel II-1 Tingkat Perkembangan Industri Engineering

Kelompok Nilai tambahan

(9)

I

Berdasarkan hasil pengembangan kelompok maka Indonesia pada tahun

1966 termasuk kategori II, artinya harus mengimpor barang-barang untuk

keperluan konsumsi produk enjinering sebesar 80 – 90 %. Sebagai tindak lanjut

dari memecahkan masalah tersebut, maka pada tahun 1967 dicetuskan gagasan

untuk mendirikan Pusat Pengembangan Industri Logam di Indonesia.

Pada tahun 1969 dibentuk suatu tim untuk menjajagi berdasarkan Surat

Keputusan Direktur Jendral Perindustrian Dasar No.48/Kpts.DD/Perdas/69,

tanggal 15 September 1969 yang bekerja sama dengan tim dari Pemerintahan

Kerajaan Belgia melakukan serangkaian penelitian dalam usaha mendirikan suatu

pusat Pengembangan Industri Logam di Indonesia.

Proyek ini mendapatkan bantuan teknik dari Pemerintah Kerajaan Belgia

melalui DTA-45 dalam bentuk perjanjian kerja sama bilateral antara Pemerintah

Indonesia dengan Pemerintah Kerajaan Belgia yang ditandatangani pada tanggal 3

Februari 1970 di Jakarta untuk masa lima tahun.

Perjanjian kerja ini diperpanjang untuk ketiga kalinya selama tiga tahun

mengingat bantuan teknik ini masih diperlukan, terhitung sejak tanggal 1 April

1979 sampai 31 Desember 1982. Selanjutnya diperpanjang lagi selama tiga tahun

sampai dengan tahun 1987, kemudian ditambah tiga tahun sampai 31 Desember

(10)

Sejak terbentuknya Proyek MIDC pada tahun 1969, kemudian disusul

dengan keluarnya Surat Keputusan Presiden No.44 dan 45 tahun 1974 maka

MIDC merupakan unit perangkat Pusat Penelitian dan Pengembangan Industri

Logam dan Mesin yang secara operasional berada dalam lingkungan Direktorat

Jendral Industri Logam dan Mesin Departemen Perindustrian. Pertumbuhan

industri yang semakin berkembang di Indonesia khususnya industri logam dan

mesin diikuti dengan timbulnya berbagai masalah teknologi dalam pengembangan

industri, maka kegiatan MIDC ini sangat menunjang pengembangan industri

logam dan mesin di Indonesia.

Pada tanggal 9 Maret 1979 Proyek MIDC berubah status menjadi Balai

Besar Pengembangan Industri Logam dan Mesin (BBLM) dibawah lingkungan

Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Departemen Industri (BPPI),

perubahan ini berdasarkan Surat Keputusan Mentri Perindustrian

No.45/M/SK/1979.

Selama pengembangan sejak berdirinya Proyek MIDC hingga menjadi

BBLM, selain bantuan teknik yang diterima dari Pemerintah Kerajaan Belgia,

BBLM juga mendapat bantuan teknik dari UNIDO dari tahun 1975 hingga 1978

dan juga dari Pemerintah Republik Federal Jerman pada tahun 1976.

Tahun 1988 SK Menteri Perindustrian No.45/79 diganti dengan SK

Menteri No.123/M/SK/4/88 untuk dapat menunjang kegiatan penelitian dan

pengembangan teknologi yang semakin meningkat serta meningkatkan

(11)

Pada akhir tahun 2002, berdasarkan Surat Keputusan Menteri

Perindustrian dan Perdagangan No.785/MPP/kep/II/2002, BBLM berubah posisi,

yang semula berada di bawah lingkungan BPPI dialihkan ke lingkungan

Direktorat Jenderal Industri dan Dagang Kecil Menengah (Dirjen IDKM).

Pada bulan Juni 2006, berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian No.

44/M-IND/PER/6/2006, BBLM kembali dibawah lingkungan BPPI. Balai Besar

(12)

lingkungan Departem

jawab kepada Kepala

2.1.2 Logo Instans

pada Peraturan Ment

sebagai berikut:

emen Perindustrian yang berada di bawah d

la Badan Penelitian dan Pengembangan Industr

ansi

um Instansi

Peraturan Menteri Perindustrian No. 44/M-IN

m Mesin (BBLM) kembali dibawah lingk

embangan Industri (BPPI).

rganisasi dan Job Description

anisasi pada Balai Besar Logam Mesin di Ba

nteri Perindustrian RI Nomor 44/M-IND/PER

Tabel II-2 Logo Instansi Gambar II-1 Logo Instansi

dan bertanggung

stri.

IND/PER/6/2006,

gkungan Badan

Bandung mengacu

(13)

Gambar II-2 Struktur Organisasi dan Job Description

2.2 Landasan Teori

2.2.1 Pengertian Perangkat Lunak (Software)

Perangkat lunak memiliki pengertian menunjuk pada program dan alat

bantu lain yang bersifat menambah kemampuan komputer sebagai alat untuk

melaksanakan tugas atau operasi tertentu. Program aplikasi dapat dibuat secara

khusus untuk memenuhi kebutuhan khusus pula (tailor-made) atau berupa paket

yang mempunyai aplikasi umum.

Disebut juga dengan perangkat lunak, merupakan kumpulan beberapa

(14)

perangkat lunak ini merupakan catatan bagi mesin komputer untuk menyimpan

perintah, maupun dokumen serta arsip lainnya.

Merupakan data elektronik yang disimpan sedemikian rupa oleh komputer

itu sendiri, data yang disimpan ini dapat berupa program atau instruksi yang akan

dijalankan oleh perintah, maupun catatan-catatan yang diperlukan oleh komputer

untuk menjalankan perintah yang dijalankannya. Untuk mencapai keinginannya

tersebut dirancanglah suatu susunan logika, logika yang disusun ini diolah melalui

perangkat lunak, yang disebut juga dengan program beserta data-data yang

diolahnya. Pengeloahan pada software ini melibatkan beberapa hal, diantaranya

adalah sistem operasi, program, dan data. Software ini mengatur sedemikian rupa

sehingga logika yang ada dapat dimengerti oleh mesin komputer.

2.2.1.1Konsep Dasar Sistem

Pengertian sistem menurut Jogiyanto H.M yang dalam bukunya

menyatakan :

Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau

subsistem yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan“ [4]

Sistem dapat didefinisikan juga sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari

dua atau lebih komponen atau sub-sistem yang berinteraksi untuk mencapai suatu

tujuan. Sistem adalah kumpulan dari bagian apapun baik fisik maupun non fisik

yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk

(15)

Dari pengertian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa didalam sistem

terdiri dari sistem-sistem bagian (subsistem). Masing-masing subsistem dapat

terdiri dari subsistem yang lebih kecil lagi. Subsistem ini saling berinteraksi dan

saling berhubungan membentuk satu kesatuan (terintegrasi) sehingga tujuan

sistem tersebut dapat tercapai.

2.2.1.2 Pengertian Dasar Sistem

Suatu sistem pada dasarnya merupakan suatu susunan yang teratur dari

kegiatan yang berhubungan satu sama lain dan prosedur-prosedur yang berkaitan

yang melaksanakan dan mempermudah pelaksanaan kegiatan utama dari suatu

organisasi. Menurut Jogiyanto “Sistem adalah jaringan kerja dari

prosedur-prosedur yang saling berhubungan, nerkumpul, bersama-sama untuk melakukan

suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu”. [4]

Sistem itu sendiri mempunyai tujuan yang sama untuk menghasilkan

sesuatu yang lebih bermanfaat ada yang menyebut mencapai suatu tujuan (goal)

dan ada yang menyebutkan untuk mencapai sasaran (object). Jadi dapat

disimpulkan pengertian sistem adalah kumpulan dari berbagai macam elemen

yang berbeda namun mempunyai tujuan yang sama untuk mencapai sasaran atau

objek.

Beberapa ciri dari sistem yaitu sebagai berikut :

(16)

Cara kerja sistem ini adalah merangkai dan mengkoordinasikan

fakta-fakta untuk mencapai tujuan dengan menggunakan aturan-aturan

tertentu.

2. Merupakan Suatu Keseluruhan

Sistem merupakan suatu keseluruhan yang bulat dan utuh, dimana

tujuan masing-masing dari bagian yang membentuk sistem akan saling

menunjang dan mencapai tujuan dari sistem secara keseluruhan, dan

ini berarti bahwa pencapaian tujuan dari salah satu bagian tidak dapat

dilakukan dengan mengabaikan pencapaian tujuan dengan bagian yang

lainnya.

3. Adanya Keterbatasan

Sistem memiliki sifat yang terbuka, dimana suatu sistem dapat

berinteraksi dengan sistem lainnya yang lebih besar.

4. Adanya Proses Transformasi

Suatu sistem mempunyai atau melakukan proses transformasi kegiatan

yang mengubah suatu input atau masukan menjadi suatu output untuk

mencapai suatu tujuan.

5. Saling Berkaitan

Sistem terdiri dari elemen-elemen yang saling berkaitan satu elemen

(17)

2.2.1.3Bentuk Umum Sistem

Bentuk umun dari suatu sistem terdiri atas masukan (input), proses dan

keluaran (output), dalam bentuk umum sistem ini bisa melakukan satu atau lebih

masukan yang akan diproses dan menghasilkan keluaran sesuai dengan rencana

yang telah ditentukan sebelumnya.

Gambar II-3 Bentuk Umum Sistem

2.2.1.4Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yaitu

mempunyai sebagai berikut :

1. Komponen Sistem (Components)

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi,

yang artinya saling bekerja sama untuk membentuk satu kesatuan.

Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa

suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem.

2. Batas Sistem (Boundary)

Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem

(18)

ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Batas

suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.

3. Lingkungan Luar Sistem (Environment)

Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem

yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat

menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut.

Lingkungan luar yang menguntungkan meupakan energi dari sistem dan

harus tetap dijaga dan dipelihara. Sedangkan lingkungan luar yang

merugikan harus ditahan dan dikendalikan, jika tidak maka akan

mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.

4. Penghubung Sistem (Interface)

Penghubung merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan

subsistem yang lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan

sumber-sumber daya mengalir dari subsistem ke subsistem lainnya. Keluaran

(output) dari suatu subsistem akan menjadi masukan (input) untuk

subsistem yang lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung

satu subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem yang lainnya

membentuk satu kesatuan.

5. Masukan (input)

Masukan adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat

(19)

(signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya

sistem tersebut beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk

didapatkan keluaran.

6. Keluaran (Output)

Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi

keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan

masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem.

7. Pengolahan (Process)

Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah

masukan menjadi keluaran.

8. Sasaran (Objective) atau Tujuan (Goal)

Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Sasaran dari sistem

sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran

yang akan dihasilkan sistem.

2.2.1.5Analisis Sistem

Analisis sistem dapat didefinisikan sebagai “penguraian dari suatu

sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan

maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi

permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan

kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan

(20)

2.2.1.6Alat-alat Pemodelan Sistem

Pemodelan sistem merupakan hal yang penting bagi kelangsungan sistem

itu sendiri. Pemodelan sistem adalah suatu upaya untuk menjaga efektifitas sistem

dalam memenuhi kebutuhan pengguna sistem. Pemodelan sistem dapat berarti

menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara

keseluruhan atau memperbaiki sistem yang sudah ada.

Alat-alat yang digunakan dalam pemodelan sistem antara lain adalah:

1. Diagram Konteks.

2. Entity Relationship Diagram (ERD)

3. Data Flow Diagram (DFD).

4. Kamus Data (Data Dictionary).

2.2.1.7Diagram Konteks

Diagram konteks menggambarkan aplikasi dalam satu lingkaran dan

hubungan dengan entitas luar. Dimana lingkaran tersebut menggambarkan

keseluruhan proses dalam aplikasi. Dalam penggambaran ini, sistem dianggap

sebagai sebuah objek yang tidak dijelaskan secara rinci, karena yang ditekankan

adalah interaksi sistem dengan lingkungan yang mengaksesnya.

2.2.1.8ERD (Entity Relationship Diagram)

Entity Relationship Diagram adalah salah satu model atau teknik

pendekatan yang dapat menyatakan atau mengambarkan hubungan antara entity di

dalam sebuah sistem di mana sebuah hubungan tersebut dinyatakan sebagai one

(21)

Entity Relationship Diagram memiliki komponen-komponen utama, yaitu:

1. Entitas (Entity)

Entitas adalah sebuah barang atau objek yang dapat dibedakan dari

objek lain. Entitas direpresentasikan dengan empat persegi panjang.

2. Atribut (Attribute)

Atribut adalah properti deskriptif yang dimiliki oleh setiap anggota dari

himpunan entitas. Atribut direpresentasikan dengan bentuk elips.

3. Relasi (Relationship)

Relasi adalah hubungan antara suatu himpunan entitas dengan

himpunan entitas yang lainnya. Relasi direpresentasikan dengan jajaran

genjang. Relasi antar tabel dikategorikan menjadi tiga macam, yaitu :

4. Kardinalitas (Cardinality)

Kardinalitas adalah angka yang menunjukkan banyaknya kemunculan

suatu objek terkait dengan kemunculan objek lainnya pada suatu relasi.

Jenis-jenis kardinalitas yaitu sebagai berikut :

a. One to One

Hubungan one to one adalah antara file pertama dengan file kedua

(22)

b. One to Many

banyak banding satu.

d. Many to Many

Hubungan many to many adalah sebuah relasi antara suatu file satu

dengan file yang kedua memepunyai relasi banyak berbanding

banyak.

2.2.1.9DFD (Data Flow Diagram)

Data Flow Diagram adalah diagram sistem yang menggambarkan cara

kerja aplikasi secara logic. Mulai dari tingkat paling tinggi sampai dengan tingkat

paling rendah. Pada perancangan ini terdiri dari perancangan awal (preliminary

design) dan perancangan rinci (detailed design) sesuai dengan tahap-tahap

rekayasa perangkat lunak. Adapun penjelasan dari perancangan awal adalah

perancangan sistem yang menggambarkan tentang hubungan antara sistem dengan

lingkungan luar sistem.

Hubungan ini dapat digambarkan dengan menggunakan diagram konteks.

(23)

tentang proses yang terjadi pada sistem serta arus data yang mengalir antar

proses. DFD merupakan alat yang digunakan pada metode pengembangan sistem

yang terstruktur, DFD ini menggambarkan arus data di dalam sistem yang

terstruktur dan jelas serta merupakan dokumentasi sistem yang baik.

2.2.1.10 Kamus Data (Data Dictionary)

Kamus data adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan

informasi dari suatu sistem informasi. Kamus data dapat mendefinisikan data

yang mengalir pada sistem dengan lengkap. Kamus data dapat digunakan pada

tahap analisa dan perancangan sistem. Pada tahap perancangan sistem, kamus

data digunakan untuk merancang masukan, merancang laporan-laporan dan

database.

Dengan adanya kamus data, didapat definisi-definisi dari bentuk-bentuk

yang tidak dimengerti dalam DFD yaitu aliran data, file, proses dan

elemen-elemen data. Arus data pada DFD bersifat global, hanyaditujukan nama arus

datanya saja. Keterangan lebih lanjut tentang struktur dari arus data, secara lebih

lengkap dapat dilihat di kamus data.

Kamus data adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan

informasi dari suatu sistem informasi. Kamus data dapat mendefinisikan data

yang mengalir pada sistem dengan lengkap. Kamus data dapat digunakan pada

tahap analisa dan perancangan sistem. Pada tahap perancangan sistem, kamus

data digunakan untuk merancang masukan, merancang laporan-laporan dan

(24)

Dengan adanya kamus data, didapat definisi-definisi dari bentuk-bentuk

yang tidak dimengerti dalam DFD yaitu aliran data, file, proses dan

elemen-elemen data. Arus data pada DFD bersifat global, hanyaditujukan nama arus

datanya saja. Keterangan lebih lanjut tentang struktur dari arus data, secara lebih

lengkap dapat dilihat di kamus data.

2.3 Database

Database adalah suatu koleksi data komputer yang terintegrasi,

diorganisasikan dan disimpan dalam suatu cara yang memudahkan pengambilan

kembali. Dua tujuan utama dari database adalah meminimumkan pengulangan dan

mencapai independensi data. Independensi data adalah kemampuan untuk

membuat perubahan dalam struktur data tanpa membuat perubahan pada program

yang memproses data.

2.3.1 Struktur Database

Integrasi logis file dapat dicapai secara eksplisit atau secara implisit.

1. Hubungan Eksplisit

Inverted index dan link field menetapkan hubungan eksplisit antara data

yang terintegrasi secara logis dalam file yang sama. Index dan field ada secara

fisik dan harus disatukan ke dalam file saat dibuat.

2. Hubungan Implisit

Hubungan implisit adalah hubungan yang dinyatakan secara tidak

(25)

2.3.2 Operasi Dasar Database

• Pembuatan database baru (creat database) yaitu menciptakan

database baru.

• Penghapusan database (drop database) yaitu penghapusan suatu

database.

• Pembuatan file/tabel baru ke dalam suatu databse yaitu penambahan

file/tabel ke dalam database.

• Penambahan/pengisian data baru ke sebuah file/tabel disebuah

database (insert).

2.3.3 Menggunakan Database

Pemakai database dapat berupa orang atau program aplikasi. Orang

biasanya menggunakan database dari terminal dan mengambil data dan informasi

dengan menggunakan query laguage. Query adalah permintaan informasi dari

database dan query laguage adalah bahasa khusus yang user friendly yang

memungkinkan komputer dapat menjawab query.

2.3.4 Siklus Pengolahan Data

Suatu proses pengolahan data terdiri dari tiga tahapan dasar yang disebut

dengan siklus pengolahan data (data processing cycle) yaitu input, processing dan

output.

1. Input, tahap ini merupakan proses memasukkan data ke dalam proses

(26)

2. Process, tahap ini merupakan proses pengolahan dari data yang sudah

dimasukkan yang dilakukan oleh alat pemroses (processing data), yang

dapat berupa proses menghitung, membandingkan, mengklasifikasikan,

mengurutkan, mengendalikan atau mencari di storage.

3. Output, tahp ini merupakan proses menghasilkan output dari hasil

pengolahan data ke alat output (output device), yaitu berupa informasi.

2.4 Internet

Internet adalah sekumpulan jaringan berbeda yang saling terhubung

bersama sebagai satu kesatuan dengan menggunakan berbagai macam protocol,

salah satunya adalah protocol TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet

Protocol). TCP/IP merupakan cara standar untuk memaketkan dan

mengalamatkan data computer (sinyal elektronik) sehingga data tersebut dapat

dikirim ke komputer terdekat atau keliling dunia dan tiba dalam waktu yang cepat

tanpa rusak atau hilang.

2.4.1 World Wide Web

World Wide Web biasa disebut dengan web merupakan sebuah sistem

yang interlinked (kumpulan link atau saluran yang saling terhubung), akses

dokumen hypertext melalui internet.

2.4.2 Hypertext Transfer Protocol (HTTP)

HTTP (Hypertext Transfer Protocol) merupakan aturan pengiriman

informasi yang berupa hypertext (teks pada computer yang memungkinkan user

(27)

2.4.3 Web Server

Web server merupakan server internet yang mampu melayani koneksi

transfer data dalam protocol HTTP. Web server merupakan hal yang terpenting

dari server di internet dibandingkan server lainnya seperti e-mail server, ftp server

ataupun news server. Hal ini di sebabkan web server telah dirancang untuk dapat

melayani beragam jenis data, dari text sampai grafis 3 dimensi.

Kemampuan ini telah menyebabkan berbagai institusi seperti universitas

maupun perusahaan dapat menerima kehadirannya dan juga sekaligus

menggunakannya sebagai sarana di internet.

Salah satu software yang biasa digunakan oleh banyak web master di

dunia adalah apache. Software tersebut dapat di download secara gratis dari web

resmi apache yaitu http://www.apache.org. Apache merupakan software open

source yang sekarang ini sudah merebut pasar dunia lebih dari 50%. Web server

ini fleksibel terhadap berbagai system operasi seperti windows9x/NT ataupun

unix/linux.

Apache web server mendukung penambahan modul-modul. Diantara

modul yang sering dipakai adalah modul php. PHP (Personal Homep Page Tool)

adalah salah satu jenis alat yang digunakan untk membuat halaman web anda

menjadi lebih menarik, lebih aman, dan lebih dinamik.

Pada dasarnya PHP mirip dengan bahsa script yang lainnya seperti asp,

Javascript , Visual BASic atau yang lainnya, namun keuntungannya adalah pada

PHP tidak diperlukan tambahan pada sisi webclient seperti halnya Javascript dan

(28)

PHP merupakan software yang open source yang dapat anda download

secara gratis dari situs resminya yaitu http://www.php.net, ataupun dari situs-situs

yang menyediakan software tersebut seperti di ftp://gerbang.che.itb.ac.id.

Software ini juga dapat berjalan pada web server seperti PWS (Personal

Web Server), Apache, IIS, AOLServer, fhttpd, phttpd dan sebagainya. PHP juga

merupakan bahasa pemograman yang dapat kita kembangkan sendiri seperti

menambah fungsi-fungsi baru.

Keunggulan lainnya dari PHP adalah PHP juga mendukung komunikasi

dengan layanan seperti protocol IMAP, SNMP, NNTP, POP3 bahkan HTTP.

2.4.4 Web Client

Web Client atau biasa disebut web browser merupakan suatu perangkat

lunak yang dijalankan pada komputer pemakai (user) yang menampilkan

dokumen atau informasi web yang diambil dari web server. Contoh dari web

browser adalah internet explorer, Mozilla Firefox, dan Opera.

2.5 PHP

PHP berawal dari skrip Perl/CGI yang dibuat oleh seorang pengembang

perangkat lunak bernama Rasmus Lerdorf untuk menghitung jumlah pengunjung

homepage-nya. Karena banyaknya pengunjung yang meminta skrip tersebut,

Lerdorf akhirnya membagi-bagikan skrip buatannya yang diberi nama Personal

Home Page (PHP).

Banyaknya permintaan membuat Lerdorf terus mengembangkan skripnya.

(29)

Sejak itu PHP berkembang pesat dengan banyak fungsi baru yang ditambahkan.

Kepanjangan dari PHP kini berubah menjadi PHP: Hypertext Preprocessor.

Ada tiga macam penggunaan PHP:

1. Server-side scripting. Ini merupakan jenis penggunaan yang paling

banyak dilakukan pengguna PHP. Untuk menggunakannya,

dibutuhkan tiga hal: PHP parser, aplikasi web server yang terkoneksi

dengan instalasi PhP, dan aplikasi web browser.

2. Command line scripting. Pada penggunaan PHP jenis ini hanya

dibutuhkan PHP parser.

3. Pembuatan aplikasi berbasis desktop. Pada penggunaan PHP jenis ini,

dibutuhkan ekstensi tambahan PHP-GTK.

PHP memiliki empat kelebihan utama yang menarik minat banyak

pengguna. Kelebihan utama PHP tersebut diringkas dalam 4P berikut:

1. Practicality. PHP dibuat dengan menitikberatkan pada kepraktisan.

Hasilnya, PHP adalah bahasa pemrograman minimalis, dilihat dari

segi kebutuhan pengguna dan kebutuhan sintaks.

2. Power. PHP memiliki banyak kemampuan, mulai dari kemampuan

untuk terhubung dengan basis data, membuat halaman web dinamis,

membuat dan memanipulasi berkas gambar, Flash dan PDF,

berkomunikasi dengan bermacam protokol seperti IMAP dan POP3,

dan masih banyak lagi.

3. Possibility. PHP dapat menyediakan lebih dari satu solusi untuk suatu

(30)

4. Price. PHP selalu dirilis kepada publik tanpa ada batasan untuk

penggunaan, modifikasi, atau redistribusi.

2.6 PHP MyAdmin

Php My Admin merupakan software yang digunakan untuk memudahkan

bagi seseorang untuk membuat suatu database dengan cepat tanpa harus mengetik

secara manual di Dos-Prompt.

2.6.1 Cara Kerja Php MyAdmin

Edit file httpd.conf pada bagian “Directory Index” tuliskan ekstention

.php3 atau .php agar ketika browser membuka folder tersebut, file tersebut

otomatis terbuka.

Setelah software tersebut bekerja maka akan tampil browser seperti

(31)

Gambar II-4 Halaman Utama PHP MyAdmin

Pada browser tersebut tampak beberapa bagian yang menyatakan nama

database yang telah dibuat sebelumnya yaitu di sebelah kiri gambar sedangkan di

sebelah kanan tampak suatu kolom yang di peruntukkan untuk membuat suatu

database yang baru.

2.6.2 Perancangan Database

Membuat suatu database yang baru dengan nama database inventori.

tuuliskan kata inventori di kolom yang telah tersedia kemudian klik button create.

(32)

Gambar II-5 Pembuatan Database inventori

Pada bagian samping bawah yaitu create new table, di bawahnya terdapat

nama table dan jumlah fields yang akan dibuat. Kedua kolom tersebut digunakan

untuk membuat table baru di dalam database.

Tuliskan nama tablenya admin dan fields-nya adalah 5, kemudian tekan

(33)

Gambar II-6 Pembuatan Tabel User

Pengisian nama field, typefield, besar tipefieldnya dan penentan field

primary key. Setelah semuanya di isi, tekan button save, maka akan di tampilkan

suatu halaman lainnya yaitu :

Gambar II-7 Pengisian Field dari Tabel User

Pengisian data ke table yaitu dengan menekan dua kali kata insert, maka

(34)

sebelumnya. Untuk melihat seluruh hasil input ke database, klik kata browse,

(35)

35

3.1 Deskripsi Permasalahan

Dengan semakin pesatnya perkembangan internet, website dinilai sangat

efektif dan membantu dalam memberikan informasi-informasi dan layanan milik

suatu instansi baik itu negeri maupun swasta yang dapat digunakan oleh para

pengguna yang mengaksesnya.

Dalam bagian analisis ini akan bertujuan untuk menghasilkan sebuah

website yang baru dan tertata dengan baik yang nantinya diharapkan dapat

membantu dalam memberikan informasi-informasi layanan dan jasa Balai Besar

Logam dan Mesin kepada para kalangan pengguna yang mengakses dan

membutuhkan layanan dan jasa ini.

3.2 Analisis sistem yang sedang berjalan

Analisis sistem ditujukan untuk menganalisis sistem yang sedang berjalan,

sehingga dapat dipahami keadaan sistem yang ada, analisis ini biasanya

menggunakan diagram alir dokumen.

Aliran dokumen dari satu ke bagian lain dapat terlihat dengan jelas, setelah

menentukan permasalahan yang ada maka dibuatlah sebuah website baru yang

diharapkan membantu masalah yang ada di perusahaan tersebut. Hasil analisis ini

(36)

3.2.1 Kebutuhan Proses Eksternal

Dari perangkat lunak dibagi menjadi dua bagian yaitu kebutuhan proses

eksternal admin dan kebutuhan proses eksternal user. Kebutuhan proses eksternal

admin dapat dilihat pada table III-1 sebagai berikut :

Tabel III-1 Kebutuhan Proses Eksternal

No Nama Kebutuhan Fungsi

1. Login Admin Memberi ijin dan validasi admin untuk masuk

ke dalam halaman administrator.

2. View Buku Tamu Melihat daftar buku tamu yang telah diisi oleh

pengunjung website.

3. Logout Proses keluar dari layanan view buku tamu.

4. Hapus Buku Tamu Proses menghapus daftar buku tamu.

Tabel III-2 Kebutuhan Proses Eksternal User

NO Nama Kebutuhan Fungsi

1. Lihat Website Melihat informasi-informasi yang terdapat

dalam website.

2. Isi Buku Tamu Mengisi form buku tamu yang terdapat dalam

website.

3.2.2 Kebutuhan Perangkat keras

Komputer terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat

lunak memberikan instruksi-instruksi kepada perangkat keras untuk melakukan

suatu tugas tertentu. Kebutuhan perangkat keras serta fungsinya untuk dalam

pengembangan perangkat lunak ini adalah sebagai berikut :

Tabel III-3 Kebutuhan Perangkat Keras

NO Nama Perangkat Keras Fungsi

1. Server Untuk memproses operasi disisi server.

(37)

3.2.3 Kebutuhan Perangkat Lunak

Perangkat lunak dan perangkat keras saling mendukung satu sama lain,

perangkat keras hanya berfungsi jika diberikan instruksi-instruksi kepadanya,

instruksi-instruksi inilah disebut dengan perangkat lunak.

Kebutuhan perangkat lunak yang akan dibangun serta fungsi dapat dilihat

pada Tabel III-4 sebagai berikut :

Tabel III-4 Kebutuhan Perangkat Lunak

Nama Nama Perangkat Lunak Fungsi

Server

1. Web Server Untuk mengatur proses

pengaksesan data dari client.

2. Data Base server Untuk mengatur pengolahan

database disisi server.

Untuk menyimpan data disisi server.

Client 1. Web Browser Mengakses internet dan aplikasi.

3.3 Analisis Kebutuhan Perangkat Keras

Perangkat komputer yang digunakan adalah perangkat keras yang dapat

mendukung perangkat lunak yang memiliki kemampuan atau tampilan grafis yang

cukup baik untuk menjalankan perangkat lunak yang akan dibangun. Kebutuhan

perangkat keras disisi server dan disisi client yang minimal digunakan.

Implementasi perangkat lunak yang akan dibangun adalah sebagai berikut.

Tabel III-5 Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Keras

NO Nama Perangkat Keras Spesifikasi

1. Server

1. Processor minimal Pentium III 2. Memori minimal 128 Mb 3. Harddisk minimal 10 Gb 4. VGA minimal 64 Mb 5. Monitor 15”

(38)

2. User

1. Prosesor minimal Pentium III 2. Memory minimal 64 Mb 3. Hardisk minimal 10 GB 4. VGA minimal 32 Mb 5. Monitor 15”

6. Keyboard dan Mouse 7. Kartu jaringan.

3.4 Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak

Kebutuhan Perangkat Lunak disisi server dan disisi client yang minimal

digunakan untuk implementasi. Perangkat Lunak yang akan dibangun adalah

sebagai berikut :

Tabel III-6 Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak

No Nama Nama Perangkat Lunak

1. Server

1. Apache version 2.2.4

2. Php version 5.2.0

3. Web Browser seperti : internet explorer,

Mozilla firefox, opera dan lain-lain.

4. MySQL version 5.0.18

5. Php myadmin version 2.10.1

6. WAMP5 version 1.7.2

7. Macromedia Dreamweaver MX

8. Adobe Photoshop CS

2. Client

1. Internet explorer 2. Mozilla firefox 3. Opera

4. Dan Web browser lain yang mendukung.

3.5 Analisis Sistem

Analisis sistem merupakan prosedur penjelasan tentang sistem yang

sedang berjalan sekarang yaitu prosedur yang berjalan di Balai Besar Logam dan

(39)

3.5.1 Flow Map <Process Name>

User Administrator

Gambar III-1 Flow Map Buku Tamu

Dari flow map sistem yang berjalan dapat dianalisis bahwa sistem

melibatkan tiga entitas dengan aliran dokumen dimana lingkupnya jelas terbatas

hanya pengisian buku tamu saja. Data buku tamu yang telah dimasukkan ke dalam

database akan diarsipkan dan dikelola oleh admin.

Data Buku Tamu

Mengisi Buku Tamu

Data Buku Tamu Terisi

Data Buku Tamu Terisi

Daftar Buku Tamu

File Buku Tamu

Data Buku Tamu

(40)

3.6 Pembangunan Website

Dalam membangun sebuah tampilan Website yang menarik, diperlukan

perencanaan yang baik. Proses yang dilakukan dalam pembangunan website

tersebut harus melalui sebuah perancangan yang tepat juga.

3.6.1 Entity Relationship Diagram (ERD)

Gambar III-2 Diagram ERD

3.6.2 Skema Relasi

Untuk menggambarkan relasi atau hubungan yang terjadi antara

masing-masing tabel pada sistem informasi yang dirancang, digunakan diagram Skema

Relasi berikut:

(41)

3.6.3 Struktur Tabel 3.6.3.1Tabel Admin

Tabel III-7 Tabel Admin

Nama Field Tipe Size Keterangan

Username Varchar 35 Primary Key

UserPass Varchar 41

Nama Varchar 50

Level enum

Alamat Varchar 20

Jns_kelamin enum

Email Varchar 30

3.6.3.2Tabel Buku Tamu

Tabel III-8 Tabel Buku Tamu

Nama Field Tipe Size Keterangan

IDTamu Smallint 6 Primary Key

Nama Varchar 15

Email Varchar 20

Alamat Varchar 30

Komentar Varchar 200

UserName Varchar 8 Foreign Key

3.6.4 Diagram Konteks

(42)

3.6.4.1DFD Level 1 Data Admin

Pada DFD level 1 ini terdapat tiga proses utama yaitu Login dan

Pengolahan Buku Tamu dan Pengolahan Data Admin.

Gambar III-5 DFD Level 1 Data Admin

3.6.4.2DFD Level 2 Buku Tamu

Pada DFD level 2 ini terdapat dua proses utama yaitu Hapus Buku Tamu

(43)

Gambar III-6 DFD Level 2 Buku Tamu

3.6.4.3DFD Level 2 Pengolahan Data Admin

Proses ini bertujuan untuk melakukan pengolahan data admin yang telah

diinput seperti tambah admin, edit admin, hapus admin.

(44)

3.6.4.3.1 Login

Proses ini bertujuan untuk melakukan verifikasi data administrator.

Kegiatan yang dilakukan adalah verifikasi password, kegiatan ini menampilkan

Data Buku Tamu dan kegiatan pengolahan data admin.

3.6.4.3.2 Pengolahan Buku Tamu

Merupakan proses pengolahan data buku tamu yang dilakukan oleh

admin.

3.6.4.3.3 Pengolahan Data Admin

Merupakan suatu proses yang dilakukan oleh admin ang telah

melakukan verifikasi data password.

3.6.4.3.4 Hapus Buku Tamu

Proses ini bertujuan menghapus data buku tamu yang dilakukan

oleh admin.

3.6.4.3.5 Isi Buku Tamu

Proses ini menggambarkan pengisian buku tamu yang dilakukan

oleh pengunjung website.

3.6.4.3.6 Tambah Admin

Proses ini bertujuan untuk melakukan penambahan data admin

yang dilakukan oleh admin itu sendiri yang telah valid masuk ke password admin.

3.6.4.3.7 Edit Admin

Proses ini bertujuan untuk mengedit data admin apabila terjadi

(45)

3.6.4.3.8 Hapus Admin

Proses ini bertujuan untuk menghapus data admin yang telah masuk kedalam database.

3.7 Perancangan Menu

Untuk memudahkan pengguna menggunakan website ini, dirancanglah

struktur menu yang berbentuk hirarki. Bentuk ini digunakan agar alur kerja

website tidak berbeda jauh dengan pada saat menggunakan manual sehingga

pengguna dapat beradaptasi dengan cepat. Struktur menu dirancang dalam gambar

seperti di bawah ini.

3.7.1 Perancangan Antar Muka

Merupakan bagian yang menggambarkan bentuk rancangan dari website

yang akan dibuat. Fungsi dari perancangan antarmuka ini adalah untuk

mempermudah dalam proses pembuatan website yang akan dibuat lebih efektif

sesuai dengan harapan. Bentuk dari rancangan antarmuka website tersebut adalah

(46)

3.7.1.1Halaman Utama Website / Home (P0-1)

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

1 2 3 4 5

Alamat: Jl.Sangkuriang No 12 Bandung 40135 Tlp. (022) 2504107 , 2503171 ; Fax (022)2503978 19 Link dari internet :

Gambar III-8 Halaman Utama Website/Home (P0-1) 3.7.1.2Halaman Form Isi Buku Tamu (A0-1)

1 2 3 4

Buku Tamu

Isi Komentar A nda di sini

Nama :

Balai Besar Logam dan Mesin

10 11

5

(47)

3.7.1.3Halaman Data Buku Tamu Tersimpan (A1-1)

1 2 3 4

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

5

Data Tamu telah disimpan Terima Kasih

Gambar III-10 Halaman Data Buku Tamu Tersimpan (A1-1) 3.7.1.4Halaman Berita (A0-2)

1 3 4 5

Berita

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

Gambar

Informasi 2

(48)

3.7.1.5Halaman View Buku Tamu (A0-3)

1 2 3 4

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

Data user ditemukan sebanyak : Record VIEW KOMENTAR

Gambar III-12 Halaman View Buku Tamu (A0-3) 3.7.1.6Halaman Profile (A0-4)

1 3 4 5

Profile BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

Gambar

Informasi 2

(49)

3.7.1.7Halaman Sejarah (B0-1)

1 3 4 5

Sejarah BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

Gambar

Informasi 2

Gambar III-14 Halaman Sejarah (B0-1) 3.7.1.8Halaman Visi dan Misi (B0-2)

1 3 4 5

Visi dan Misi BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

Gambar

Informasi 2

(50)

3.7.1.9Halaman Tugas dan Fungsi (B0-3)

1 3 4 5

Tugas dan Fungsi BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

Gambar

Informasi 2

Gambar III-16 Halaman Tugas dan Fungsi (B0-3) 3.7.1.10 Halaman Keterangan Organisasi (B0-4)

1 3 4 5

Organisasi BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

Gambar

Informasi 2

(51)

3.7.1.11 Halaman Aktifitas (B0-5)

1 3 4 5

Aktifitas BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

Gambar

Infromasi 2

Gambar III-18 Halaman Aktifitas (B0-5) 3.7.1.12 Halaman Informasi Pengecoran (C0-1)

1 3 4 5

Pengecoran BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

Gambar

Informasi 2

(52)

3.7.1.13 Halaman Informasi Pengujian (C0-2)

1 3 4 5

Pengujian BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

Gambar

Informasi 2

Gambar III-20 Halaman Informasi Pengujian (C0-2) 3.7.1.14 Halaman Informasi Pengelasan (C0-3)

1 3 4 5

Pengelasan BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

Gambar

Informasi 2

(53)

3.7.1.15 Halaman Informasi Kalibrasi (C0-4)

1 3 4 5

Kalibrasi BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

Gambar

Informasi 2

Gambar III-22 Halaman Informasi Kalibrasi (C0-4) 3.7.1.16 Halaman Informasi Sertifikasi (C0-5)

1 3 4 5

Sertifikasi BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

Gambar

Informasi 2

(54)

3.7.1.17 Halaman Informasi Diktat (C0-6)

1 3 4 5

Diktat

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

Gambar

Informasi 2

Gambar III-24 Halaman Informasi Diktat (C0-6) 3.7.1.18 Halaman Admin (D0-1)

1 2 3 4

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

6

(55)

3.7.1.19 Halaman Daftar Buku Tamu (D1-1)

1 2 3 4

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

Data user ditemukan sebanyak : Record 6

Gambar III-26 Halaman Daftar Buku Tamu (D1-1) 3.7.1.20 Halaman Form Hapus Buku Tamu (D1-2)

1 2 3 4

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

6

Form hapus Buku Tamu

IdTamu yang akan dihapus hapus 14 13

(56)

3.7.1.21 Halaman Penghapusan Buku Tamu (D2-1)

1 2 3 4

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

6

Gambar III-28 Halaman Penghapusan Buku Tamu (D2-1) 3.7.1.22 Halaman Proses Id Buku Tamu terhapus (D2-2)

1 2 3 4

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

6 Buku tamu form Hapus

Proses hapus

Databuku tamu dengan id...telah dihapus

(57)

3.7.1.23 Halaman View Admin (D1-3)

1 2 3 4

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

View User

6 7 DATA

BUKU TAMU DAFTAR ADMIN

Username

Data User ditemukan sebanyak : Record

Jenis Kelamin

Level : :

Gambar III-30 Halaman View Admin (D1-3) 3.7.1.24 Halaman Tambah Admin (D1-4)

1 2 3 4

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

6 7 DATA

BUKU TAMU Silahkan Isi Formulir

Nama

(58)

3.7.1.25 Halaman Data User Simpan (D1-4A)

1 2 3 4

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

6

Data User telah disimpan Silahkan Log in

Gambar III-32 Halaman Data User Simpan (D1-4A) 3.7.1.26 Halaman Form Hapus Data Admin (D1-5)

1 2 3 4

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

6

Nama User Yang akan dihapus hapus

13 14

(59)

3.7.1.27 Halaman Proses Hapus Data Admin (D1-5A)

1 2 3 4

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

6

Gambar III-34 Halaman Proses Hapus Data Admin (D1-5A) 3.7.1.28 Halaman Proses Admin Terhapus (D1-5B)

1 2 3 4

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

6 Data User dengan nama...telah dihapus

(60)

3.7.1.29 Halaman Form Edit Profile (D1-6)

1 2 3 4

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

6 *Password harus diisi kembali*

18 19 20

21 16

Gambar III-36 Halaman Form Edit Profile (D1-6) 3.7.1.30 Halaman Sukses Mengedit Profile (D1-6A)

1 2 3 4

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

5

Data Edit Profile telah disimpan Terima Kasih

(61)

3.7.1.31 Halaman Gagal Login Admin (D0-1A)

1 3 4 5

BbLm

Balai Besar Logam dan Mesin

(62)

3.8 Jaringan Semantik

Gambar III-38 Jaringan Semantik

3.9 Implementasi

Dalam bagian ini akan digambarkan secara keseluruhan berupa tampilan

website dari halaman utama sampai ke halaman lain, seperti informasi profile,

(63)

3.9.1 Halaman Utama Website/Home (P0-1)

Gambar III-39Halaman Utama Website/Home (P0-1) 3.9.2 Halaman Form Isi Buku Tamu (A0-1)

(64)

3.9.3 Halaman Data Buku Tamu Tersimpan (A1-1)

Gambar III-41 Halaman Data Buku Tamu Tersimpan (A1-1) 3.9.4 Halaman Berita (A0-2)

(65)

3.9.5 Halaman View Buku Tamu (A0-3)

Gambar III-43 Halaman View Buku Tamu (A0-3) 3.9.6 Halaman Profile (A0-4)

(66)

3.9.7 Halaman Sejarah (B0-1)

Gambar III-45 Halaman Sejarah (B0-1)

3.9.8 Halaman Visi dan Misi (B0-2)

(67)

3.9.9 Halaman Tugas dan Fungsi (B0-3)

Gambar III-47 Halaman Tugas dan Fungsi (B0-3)

3.9.10 Halaman Keterangan Organisasi (B0-4)

(68)

3.9.11 Halaman Aktifitas (B0-5)

Gambar III-49 Halaman Aktifitas (B0-5) 3.9.12 Halaman Informasi Pengecoran (C0-1)

(69)

3.9.13 Halaman Informasi Pengujian (C0-2)

Gambar III-51 Halaman Informasi Pengujian (C0-2) 3.9.14 Halaman Informasi Pengelasan (C0-3)

(70)

3.9.15 Halaman Informasi Kalibrasi (C0-4)

Gambar III-53 Halaman Informasi Kalibrasi (C0-4) 3.9.16 Halaman Informasi Sertifikasi (C0-5)

(71)

3.9.17 Halaman Informasi Diktat (C0-6)

Gambar III-55 Halaman Informasi Diktat (C0-6) 3.9.18 Halaman Admin (D0-1)

(72)

3.9.19 Halaman Daftar Buku Tamu (D1-1)

Gambar III-57 Halaman Daftar Buku Tamu (D1-1)

3.9.20 Halaman Form Hapus Buku Tamu (D1-2)

(73)

3.9.21Halaman Penghapusan Buku Tamu (D2-1)

Gambar III-59 Halaman Penghapusan Buku Tamu (D2-1) 3.9.22 Halaman Proses Id Buku Tamu Terhapus (D2-2)

(74)

3.9.23 Halaman View Admin (D1-3)

Gambar III-61 Halaman View Admin (D1-3) 3.9.24 Halaman Tambah Admin (D1-4)

(75)

3.9.25 Halaman Data User Simpan (D1-4A)

Gambar III-63 Halaman Data User Simpan (D1-4A) 3.9.26 Halaman Form Hapus Data Admin (D1-5)

(76)

3.9.27 Halaman Proses Hapus Data Admin (D1-5)

Gambar III-65 Halaman Proses Hapus Data Admin (D1-5) 3.9.28 Halaman Proses Admin Terhapus (D1-5B)

(77)

3.9.29 Halaman Form Edit Profile (D1-6)

Gambar III-67 Halaman Form Edit Pofile (D1-6) 3.9.30 Halaman Gagal Login Admin (D0-1A)

(78)

78

4.1 Kesimpulan

Kesimpulan yang diperoleh ketika telah melalui tahap pembangunan

website Balai Besar Logam dan Mesin, adalah sebagai berikut :

1. Perancangan website yang tertata dengan baik, akan lebih membantu dalam

penyajian tampilan awal lebih menarik untuk dilihat.

2. Website yang dimiliki Balai Besar Logam dan Mesin tentunya sangat

diperlukan dan dibutuhkan oleh para pengunjung, tentunya dalam hal

penyajian informasi dan layanan jasa.

3. Database memberi kemudahan dalam hal pengolahan data, terutama dalam

pengolahan data buku tamu yang didalamnya berisi proses isi buku tamu dan

hapus buku tamu.

4. Pada tahap perancangan website dirumuskan kebutuhan akan perangkat keras

dan perangkat lunak yang digunakan, untuk nantinya diimplementasikan

hingga menjadi sebuah tampilan website yang utuh.

5. Penggunaan website sebagai media informasi agar masyarakat umum

(79)

4.2 Saran

Saran dari penulis untuk pihak yang terkait dengan pelaksanaan kerja

praktek yang penulis lakukan, adalah sebagai berikut :

1. Hendaknya suatu instansi yang cukup besar peranannya terhadap pelayanan

masyarakat, sudah saatnya menggunakan situs website yang berkualitas dan

baik.

2. Diperlukan analisis yang lebih mendalam dan mengacu pada sistem

pembangunan website Balai Besar Logam dan Mesin.

3. Perlunya pemahaman akan pentingnya mengakses suatu layanan berbasis

website karena akan membantu dalam menyesuaikan cara implementasi dan

(80)

Prog

Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Kerja Praktek

ogram Strata Satu Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Universitas Komputer Indonesia

ADI WICAKSONO

10106229

MUNDIRIN

10106225

SYAIFUL KHOLIK

10106189

URUSAN TEKNIK INFORMATIKA

LTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUT

VERSITAS KOMPUTER INDONESI

BANDUNG

2010

(81)
(82)

80

Media

2. Nugroho, Bunafit, 2004, Trik dan Rahasia Membuat Aplikasi Web dengan

PHP, Gava Media

3. Herlambang, Ferry, 2006, Menggali Keajaiban Behaviors pada Dreamweaver

8, Elex Media Computindo

Gambar

Gambar II-4 Halaman Utama PHP MyAdmin
Gambar III-30 Halaman View Admin (D1-3)
Gambar III-32 Halaman Data User Simpan (D1-4A)
Gambar III-35 Halaman Proses Admin Terhapus (D1-5B)
+7

Referensi

Dokumen terkait

elemen, konsumen akan memiliki sikap yang lebih positif dan baik untuk berkunjung menuju website. H5: Persepsi kualitas website yang baik akan berpengaruh positif terhadap

Untuk membuat perancangan sistem website baru dengan lebih efektif serta efiesien yang pada akhirnya dapat di implementasi bila disetujui oleh pihak kepala Balai BBPPK.. Untuk

Dengan adanya sistem perancangan Smart Seminar dan Workshop berbasis website ini akan sangat membantu penyelenggaraan pada seminar dan workshop karena dapat menyelesaikan

Pada kegiatan Pengembangan proses injection molding untuk pembuatan komponen otomotif sudah dalam tahap Penelitian pembuatan feedstok akan dimulai diawali dengan

Website yang menarik dan mudah dimengerti akan membuat user lebih nyaman menggunakannya, sehingga peletakan informasi dan penulisan yang baik adalah faktor yang sangat

Website harus dirancang dengan baik serta dapat menampilakan citra dari produk atau jasa yang ditawarkan sebagai alat pendukung promosi.. Tampilan yang baik akan

Dalam perancangan promosi Distro Coral Girls melalui media website ini diharapkan akan dapat membantu promosi Distro Coral Girls lebih luas lagi, menjangkau para

Diharapkan perancangan Aplikasi Stok Barang dan Hasil Produksi berbasis Website yang dibuat dapat digunakan untuk membantu kinerja admin PT Subur Alam Sukses yang lebih cepat, tepat,