Efisiensi Dan Daya Saing Usahatani Jagung Pada Lahan Kering Dan Sawah Di Kabupaten Sumbawa
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Oleh karena itu, analisis efisiensi teknis diperlukan untuk melihat tingkat efisiensi penggunaan input-input produksi dari petani responden dan mengidentifikasi
Hasil pendugaan fungsi produksi dan fungsi produksi stocastik frontier menunjukan bahwa usahatani integrasi jagung-sapi secara teknis telah efisien, dengan nilai
Secara rinci tujuan penelitian adalah sebagai berikut (1) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung dan tingkat efisiensi teknis dan alokatif usaha tani jagung
Analisis terhadap kinerja usahatani tebu dilakukan dengan melihat tingkat efisiensi teknis total setiap petani responden, baik di lahan sawah maupun di lahan kering.. Pengukuran
Berdasarkan tabel 3 dapat diketahui bahwa pengalaman petani responden dalam menjalankan usahatani jagung untuk Kecamatan Labangka (lahan kering) lebih tinggi dibandingkan
Nilai efisiensi teknis ini menggunakan model VRS yang dipilih dengan pertimbangan bahwa dalam usahatani jagung ini, penambahan penggunaan faktor produksi sebesar satu
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi pada usahatani padi sawah; 2) Mengetahui tingkat efisiensi teknis yang
Metode analisis data yang digunakan untuk analisis efisiensi teknis usahatani padi sawah tadah hujan digunakan rumus yaitu: Y TER Yi Keterangan : TER = tingkat efisiensi teknis Y =